Home » , » Densus 88 Baku Tembak dengan Teroris di Tanjung Balai

Densus 88 Baku Tembak dengan Teroris di Tanjung Balai

Written By jambipos-online on Rabu, 16 Mei 2018 | 07:54

Salah seorang terduga teroris yang mengalami luka tembak di kaki diangkut petugas menggunakan becak bermotor. [Istimewa]
Jambipos Online, Medan-Petugas Densus Antiteror 88 terlibat baku tembak dengan terduga teroris di Jl Kolonel Yos Sudarso, Kelurahan Beting Kuala Kapias, Kecamatan Tanjung Balai, Sumatera Utara (Sumut), Selasa (15/5/2018) petang sekitar pukul 16.45 WIB.

Dalam baku tembak itu, dua pria terduga teroris berhasil dilumpuhkan. Salah satu terduga teroris bernama Saiful dilaporkan tewas di tempat kejadian. Dia mengalami luka tembak di bagian dada. Sementara itu, rekan Saiful ditembak di bagian kaki.

Belum ada laporan resmi dari pihak kepolisian terkait baku tembak antara pasukan antiteror dengan teroris tersebut. Beredar informasi di lokasi kejadian, ada lima orang pria dan seorang wanita yang turut diboyong petugas dari lokasi kejadian.

Informasi yang diperoleh SP, baku tembak itu terjadi ketika petugas Densus melakukan penggerebekan di salah satu rumah di tengah pemukiman penduduk di Jl Kolonel Yos Sudarso, Kelurahan Beting Kuala Kapias, kawasan Tanjung Balai Asahan.

Dari dalam rumah yang digerebek itu kemudian melepaskan tembakan. Baku tembak pun tidak dapat terelakkan. Tidak lama kemudian, petugas Densus berhasil melumpuhkan sasaran. Masyarakat pun heboh atas kejadian tersebut.

Menurut Camat Teluk Nibung Amiruddin, Kepala Desa Lingkungan IV, Syafii alias Atan, terluka akibat dibacok oleh salah seorang terduga teroris. Atan langsung diserang oleh salahb seorang penghuni rumah ketika mengetuk pintu rumah.

"Tangan kepala desa terluka akibat dibacok salah seorang dari mereka (teroris). Korban sudah dilarikan ke Rumah Sakit Umum (RSU) Tengku Mansyur. Untuk terduga teroris yang tewas sudah dibawa menggunakan mobil ambulan menuju Medan," sebutnya.

Sementara itu, pihak kepolisian sudah memasang garis polisi di salah satu rumah tempat terjadinya baku tembak tersebut. Polisi juga akan melakukan olah tempat kejadian perkara.

Beredar kabar, bahwa terduga teroris yang ditangkap dan tewas ditembak petugas itu memiliki kaitan dengan jaringan teroris yang melakukan serangan teror bom di Surabaya, baru - baru ini. Terduga teroris yang ditangkap itu pun dikabarkan mau melakukan serangkaian teror di Kota Medan. [JP]

Sumber: SP

Berita Terkait
22. Dilema Aksi Terorisme Tiga Tahun Terakhir
Share this article :

Posting Komentar