. Jambipos | Online

Berita Terbaru

MENU BERITA

Kami Juga Ada Dengan Wajah dan Semangat Baru

Kami Juga Ada Dengan Wajah dan Semangat Baru
KLIK Benner Versi Baru di www.jambipos.id
INDEKS BERITA TERBARU

Mendikbud Ristek Nadiem Anwar Makarim Janji Perjuangkan Dana Penataan Kompleks Candi Muarojambi

Written By jambipos-online on Kamis, 23 September 2021 | 09:12

Pemprov Jambi Komitmen Jadikan Kawasan Candi Muarojambi Mendunia
Mendikbud Ristek Nadiem Anwar Makarim saat mengunjungi komplek Situs Candi Muarojambi, Rabu (22/9/2021). Dalam kunjungan yang dipusatkan di Candi Kedaton, kawasan Candi Muarojambi,  ini Mendikbud Ristek Nadiem Anwar Makarim didampingi Gubernur Jambi H Al Haris, Bupati Muarojambi Hj.Masnah Busro, Wakil Bupati Muarojambi Bambang Bayu Suseno, dan komunitas seniman dan budayawan. (Foto: DiskominfoJambi)

Jambipos, Muarojambi-Mendikbud Ristek Nadiem Anwar Makarim mengatakan dirinya akan memperjuangkan dana di Pemerintah Pusat untuk penataan komplek Situs Candi Muarojambi. Dia juga berharap komplek Situs Candi Muarojambi bisa menjadi slah satu obyek wisaya sejarah budaya yang mendunia.

Hal itu diungkapkan Mendikbud Ristek Nadiem Anwar Makarim saat mengunjungi komplek Situs Candi Muarojambi, Rabu (22/9/2021). Dalam kunjungan yang dipusatkan di Candi Kedaton, kawasan Candi Muarojambi,  ini Mendikbud Ristek Nadiem Anwar Makarim didampingi Gubernur Jambi H Al Haris, Bupati Muarojambi Hj.Masnah Busro, Wakil Bupati Muarojambi Bambang Bayu Suseno, dan komunitas seniman dan budayawan. 

Mendikbudristek Nadiem Anwar Makarim menyampaikan, semenjak dirinya dilantik menjadi Menteri, dirinya sudah diingatkan oleh Dirjen Kebudayaan, untuk  datang ke Muarojambi. 
Mendikbud Ristek Nadiem Anwar Makarim.

“Alhamdulilah sekarang baru bisa hadir di Kabupaten Muarojambi, dikarenakan Covid-19 selama ini sangat mengganggu semua aktifitas kita. Setelah saya datang ke Candi Muarojambi akhirnya saya mengerti kenapa selama ini, pak Dirjen Kebudayaan terus mengajak saya untuk datang kesini. Setelah dilihat betapa terpukaunya melihat situs yang berada di Candi Muarojambi, ini sangat luar biasa, juga pencerahannya juga sangat luar biasa,”ujarnya.

Kata Nadiem ada beberapa konsep yang sangat unik di candi ini, salah satunya adalah pusat pendidikan ini adalah kampus yang berdiri sudah beberapa ratusan tahun yang lalu. Kedua ini adalah kampus yang merdeka artinya murid murid datang dari berbagai negara seperti Cina, India untuk belajar dan menekuni ilmu yang berbagai macam  lima prodia. 

“Interaksi situs-situs di Indonesia cukup kuat dan juga interaksi situs-situs diluar Indonesia seperti di India yang ternyata situsnya banyak mirip dengan situs yang ada di Muarojambi. Juga luasnya juga sangat luas. Dengan luasnya lokasi Candi ini  tentunya kami akan memperjuangkan anggarannya di pusat. Dengan situasi saat ini Covid-19 semua anggaran sudah terpusat untuk Covid-19,” ujar Menteri.

Nadiem mengatakan dirinya akan memperjuangkan anggaran untuk Candi Muarojambi. “Nantinya saya akan menghadap Presiden RI dan akan menceritakannya semuanya apa yang saya lihat hari ini tentang situs situs di Candi Muarojambi. Dan apa potensi yang bisa dijadikan realita di Candi ini. Harapan kita bersama Candi Muarojambi bisa mendapatkan consensus, bahwa Muarojambi dijadikan salah satu area prioritas destinasi wisata, dengan tentu waktu yang begitu panjang,” katanya. 

Berkomitmen

Sementara itu Pemerintah Provinsi Jambi berkomitmen untuk menjadikan kawasan Candi Muarojambi menjadi situs sejarah yang mendunia. Hal ini disampaikan Gubernur Jambi Al Haris di hadapan Mendikbud Ristek Nadiem Anwar Makarim.

Gubernur Jambi Al Haris mengatakan, Candi Muarojambi merupakan situs purbakala yang banyak mempunyai sejarah.  
Gubernur Jambi Al Haris .

“Atas nama Pemerintah Provinsi Jambi dan Pemerintah Kabupaten Muarojambi merasa gembira dan bangga atas kehadiran Mas Menteri. Pada tahun 2014 yang lalu Presiden ke- 6 Republik Indonesia Bapak Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) bersama  Bapak Jero Wacik  datang ke Candi Muarojambi, sudah mulai ada pembicaraan tentang Candi Muarojambi di pemerintahan pusat, setelah itu redup kembali dan hilang,” ujar Al Haris.

Al Haris menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Jambi untuk untuk mengembangkan kawasan Candi Muarojambi dengan mengembangkan situs tertentu dan metode  pola sejarahnya. 

“Karena  ini  ada sejarah, tentu ketika kita ingin membangun di percandian ini  perlu memperhatikan nilai sejarah tersebut. Jadi kita tidak boleh membangun tampak memperhatikan nilai sejarahnya. Untuk itu kami juga akan menunggu Master Plan dari Kementerian. Pemerintah Provinsi Jambi siap berbagi dalam bidang membangun percandian, juga Kabupaten Muarojambi. Kami masih mengharapkan sebagai plot pembangunannya dari Kementrian Mendikbud Ristek, karena dalam penelitiannya kementrianlah yang lebih mengetahui nilai sejarahnya,” katanya.

Dikatakan bahwa Candi Muarojambi merupakan kawasan percandian terbesar di Asia Tenggara dan  membutuhkan dana yang besar untuk mengembangkannya. 

“Untuk itu kami akan menyerahkan  kepada Kementrian untuk dikembangkan. Kami  berharap Candi Muarojambi bisa masuk proyek strategis nasional. Karena percandian ini sejarah bagian dari pendidikan," kata Al Haris. 

"Pada hari ini saya lihat  tidak hanya kampus- kampus yang ada hubungannya dengan agama, tetapi ke depan bisa dijadikan tempat belajar penelitian sains- sains bagi pelajar dan mahasiswa. Karena Candi Muarojambi ada sejarah yang bisa diteliti. Contoh penelitian batu batanya sudah berapa tahun atau asul usulnya dan pohon pohon yang besar ini bisa diteliti semua,” jelasnya. 

Kunjungan Mendikbud Ristek Nadiem Anwar Makarim pada hari kedua (Rabu/22/2021) di Provinsi Jambi ini dipusatkan di Candi Kedaton kawasan Candi Muarojambi. Pada kesempatan tersebut Gubernur Jambi Al Haris bersama Menteri dan rombongan mengelilingi kawasan Candi Kedaton dengan mengendarai becak motor (bentor). 

Dilanjutkan, melihat langsung cara membersihkan Candi Muarojambi oleh juru  Pelestarian  Cagar Budaya, setelah itu Mendikbud Ristek dan Gubernur Jambi diajak memainkan alat musik tradisional Muaro Jambi Sambawi (Bujang Gondang) oleh Maestro. 

Usai tu dilanjutkan Diskusi dengan komunitas seniman dan budayawan dan menyaksikan MoU antara Dirjenbud dengan Bupati Muarojambi. (JP-Asenk Lee Saragih)








Anggota DPD RI Dapil Sumatera Bersatu Dukung Percepatan Proyek Jembatan Selat Sunda (JSS)

Written By jambipos-online on Rabu, 22 September 2021 | 14:31

Pelabuhan penyeberangan Bakauheni, Provinsi Lampung sepi dari aktivitas kenderaan dan penumpang, Sabtu (3/7/2021) pagi hingga sore. (Foto : Asenk Lee Saragih) 

Jambipos, Jambi
-Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI asal Pulau Sumatera menyatukan sikap dan mendukung pemerintah untuk percepatan pembangunan proyek Jembatan Selat Sunda (JSS) yang menghubungkan Pulau Jawa dengan Sumatera. Rencana proyek tol ini telah diwacanakan sejak 2009 silam.

Anggota DPD RI Dapil Provinsi Jambi Dra Hj Elviana MSi kepada Medialintassumatera baru-baru ini mengagatakan, Senator (Anggota DPD RI) Sumatera menyatukan sikap membahas problem Sumatera.

Menurut Elviana, pokok penting yang dibahas yakni tentang percepatan pembangunan Jembatan Selat Sunda, pembagian dana bagi hasil dan hubungan keuangan pusat dan daerah. 

Bahkan pada 18 September 2021 lalu, Senator asal Sumatera melakukan kunjungan ke Pulau Bidadari, Pulau Seribu guna meninjua lokasi pembangunan Jembatan Selat Sunda terseut.

Elviana juga mengatakan, DPD RI juga telah melakukan pertemuan dengan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi RI Luhut Binsar Pandjaitan  beberapa waktu lalu membahas JSS tersebut.

Disebutkan, Anggota DPD RI Dapil  Sumatera memikirkan ekonomi kita pada 10-20 tahun ke depan. Saat ini saja begitu ada gangguan sedikit saja, bagaimana truk-truk itu mengantre sampai 10 km karena memang ekonomi kita bergerak. Kemudian angkutan logistik meningkat, bahkan angkutan sudah melebihi 2 juta lebih roda empat yang menyeberangi Selat Sunda tersebut.

Kata Elviana, proyek jembatan dan kawasan ini sangat strategis karena bisa menjadi penghubung logistik dua pulau besar yang seringkali macet akibat terbatasnya sarana penyeberangan kedua pulau.
Elviana (tengah kemeja kotak hijau hitam) dan Senator Sumatera laiannya saat melakukan kunjungan ke Pulau Bidadari, Pulau Seribu guna meninjua lokasi pembangunan Jembatan Selat Sunda, 18 September 2021 lalu. (Foto: Istimewa)

Jadi Perbincangan

Mengutip dari Detik.com, proyek Jembatan Selat Sunda kembali menjadi bahan perbincangan publik. Bermula dari Menteri Koordinator Perekonomian era 2009-2014 Hatta Rajasa yang mengungkit proyek tersebut. Dia menjelaskan peran penting dari adanya JSS. Salah satunya bisa mendukung keberadaan Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS).

“Potensi (Tol Trans Sumatera) ini akan lebih optimal apabila Jembatan Selat Sunda dibangun sehingga akan mendorong migrasi industri di Jawa yang padat menuju ke Sumatera. Migrasi ini akan berdampak munculnya kawasan pertumbuhan ekonomi baru. Dengan demikian maka kita dapat mengatasi ketimpangan spasial antara wilayah," jelas Hatta dalam webinar HK Academy, Kamis (9/9/2021), seperti dilansir Detik.com.

Jauh sebelum itu, pada saat Hatta masih menjabat sebagai Menko Perekonomian, dia menjabarkan fungsi dari JSS. Menurutnya proyek itu bukan hanya sekadar membangun jembatan saja tapi juga mengembangkan kawasan industri strategis di sekitar jembatan tersebut.

"Keberadaan kawasan Jembatan Selat Sunda ini menjadi sangat strategis bagi tidak hanya dua pulau ini, tapi dalam arti keseluruhan ekonomi Indonesia. Dari Medan, dari Aceh itu sampai ke Lombok truknya melalui penyeberangan Feri mengalirkan berbagai macam komoditi dan logistik-logistik yang merupakan bagian daripada kebutuhan masyarakat untuk pembangunan ekonomi secara keseluruhan," papar Hatta.

Namun, saat Joko Widodo (Jokowi) melanjutkan estafet kepemimpinan sebagai Presiden, dirinya tak melanjutkan proyek Jembatan Selat Sunda. Hal itu diungkapkan oleh Andrinof Chaniago pada Oktober 2014 yang kala itu menjabat sebagai Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional.

"Sampai sekarang tak pernah ada pernyataan dari Bapak Presiden akan memajukan itu ke dalam program proyek infrastruktur," tuturnya 31 Oktober 2014 lalu.

Dia kembali menegaskan bahwa pemerintahan Presiden Jokowi belum berniat membangun mega proyek Jembatan Selat Sunda. Jembatan ini sedianya menghubungkan Pulau Jawa dan Sumatera melalui Banten dan Lampung.

"JSS kita ganti dengan perbaikan dermaga yang rusak. Kita beli kapal yang layak," kata Adrinof 25 Maret 2015.

Sejak saat itu mimpi terbangunnya Jembatan Selat Sunda terkubur dan tak pernah muncul wacana tersebut dari mulut pemerintah.

Rencana pembangunan Jembatan Selat Sunda (JSS) kembali disorot. Pembahasan proyek yang sudah dikubur pemerintah itu kembali diungkip oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian periode 2009-2014 Hatta Rajasa.

Menurut data pemberitaan, penghitungan rencana pembangunan JSS pernah disampaikan oleh Gubernur Banten yang kala itu dijabat oleh Ratu Atut Chosiyah. Dia menyerahkan hasil pra studi kelayakan Jembatan Selat Sunda di Hotel Borobudur, Jakarta pada 13 Agustus 2009.

Dari hasil pra studi kelayakan diungkapkan bahwa rencana pembangunan jembatan Selat Sunda yang rencananya dibangun mulai 2009-2010 ini menelan biaya Rp 100 triliun. Oleh karena itu pemerintah bekerja sama dengan swasta untuk pembiayaannya.

"Menurut studi kelayakan yang telah kita saksikan bersama, untuk pertanyaan berapa anggaran atau budget untuk proyek ini, kurang lebih Rp 100 triliun. Tetapi itu untuk infrastruktur pembangunan jembatan yang kurang lebih 29-30 km. Namun, lahan yang akan dikembangkan dalam kedua provinsi itu belum termasuk," tutur Atut.

Dalam pembangunan jembatan tersebut, pemerintah daerah yakni Banten dan Lampung menggandeng pihak swasta yang dikoordinir oleh Artha Graha. Rencananya jembatan ini selesai pada tahun 2020. Proyek tersebut menjadi salah satu prioritas pemerintah karena dalam 10 tahun ke depan sejak 2009 diperkirakan pelabuhan Bakauheni dan Merak tidak akan mampu lagi menampung penyeberangan.

Namun, memasuki tahun 2009 hingga 2010 belum juga ada kepastian Jembatan Selat Sunda akan dibangun. Sampai akhirnya pemerintah menerbitkan Peraturan Presiden (Perpres) No 86 Tahun 2011 tentang Pengembangan Kawasan Strategis dan Infrastruktur Selat Sunda (KSISS).

Tadinya lewat Perpres 86/2011, ditargetkan peletakan batu pertama atau groundbreaking Jembatan Selat Sunda dilaksanakan pada tahun 2014. Tapi seiring waktu berjalan tetap saja belum ada perkembangan.

Pada Juli 2012, Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) juga pernah mengestimasi biaya untuk merealisasikan Kawasan Strategis dan Infrastruktur Selat Sunda (KSISS)/Jembatan Selat Sunda (JSS) yang diperkirakan bisa menelan Rp 225 triliun untuk membangun jembatan sepanjang 27,4 km.

Diharapkan proses persiapan pembangunan proyek ini dimulai pada 2012-2014 termasuk FS dan basic design. Targetnya konstruksi awal pada 2015 dan mulai beroperasi pada 2025. Namun lagi-lagi rencana tersebut terkubur.

Beberapa waktu lalu, Hatta Rajasa, mantan Menko Perekonomian era SBY menggaungkan kembali pentingnya pembangunan proyek infrastruktur tersebut sebagai pelengkap Tol Trans Sumatera.

"Potensi (Tol Trans Sumatera) ini akan lebih optimal apabila Jembatan Selat Sunda dibangun sehingga akan mendorong migrasi industri di Jawa yang padat menuju ke Sumatera. Migrasi ini akan berdampak munculnya kawasan pertumbuhan ekonomi baru. Dengan demikian maka kita dapat mengatasi ketimpangan spasial antara wilayah," jelas Hatta dalam webinar HK Academy, Kamis (9/9/2021). (JP-Asenk Lee Saragih)

Gubernur Jambi Al Haris Yakinkan Mendikbud Ristek, Jambi Siap Laksanakan Pembelajaran Tatap Muka

Written By jambipos-online on Selasa, 21 September 2021 | 20:48

Gubernur Jambi saat mendampingi Mendikbudristek menyaksikan langsung pemberian Vaksin Covid-19 bagi pelajar di Kota Jambi, bertempat di Balai Prajurit Korem 042/Garuda Putih Jambi, Selasa (21/9/2021).(Foto: DiskominfoJambi)

Jambipos, Jambi-Gubernur Jambi Dr. H. Al Haris, S.Sos, M.H., meyakinkan Menteri Pendidikan Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Anwar Makarim bahwa masyarakat Provinsi Jambi telah siap melaksanakan kegiatan Pembelajaran Tatap Muka (PTM). Sebagaimana diketahui selama masa pandemi Covid-19 ini sebagian besar kegiatan sekolah dilaksanakan dari rumah melalui pembelajaran daring dan luring. 

Hal ini diungkapkan Gubernur Jambi saat mendampingi Mendikbudristek menyaksikan langsung pemberian Vaksin Covid-19 bagi pelajar di Kota Jambi, bertempat di Balai Prajurit Korem 042/Garuda Putih Jambi, Selasa (21/9/2021).

Pada kesempatan ini Gubernur Jambi, Al Haris, menyampaikan, saat ini sebanyak 87 persen masyarakat Kota Jambi telah divaksinasi. Ia menyampaikan terima kasih atas dukungan Kemendikbudristek dalam percepatan vaksinasi PTK dan peserta didik. Program Vaksinasi ini adalah upaya untuk memutuskan mata rantai pandemi Covid 19 yang telah merusak semua sendi-sendi kehidupan ekonomi dan mobilitas kita.

Menurut Al Haris Pembelajaran Tatap Muka sangat perlu dilakukan. “Bahwa PTM terbatas sangat penting dilakukan karena tidak optimalnya pembelajaran jarak jauh. Selain bagi anak anak pelajar terlalu lama bermain HP juga tidak bagus bagi perkembangannya. 

Menurut informasi yang kita peroleh, memang pendidikan melalui daring itu tidak optimal. Jadi sangat kurang, apalagi kalau daerahnya internetnya tidak tertangkap, lemah. Mereka sebenarnya tidak belajar. Bukan lagi belajar daring, tapi tidak belajar,” tutur Gubernur Haris.

Selain itu Gubernur mengajak masyarakat Kota Jambi untuk ikut serta dalam program vaksinasi dan tetap menjaga protokol kesehatan. Sebab menurutnya, suksesnya penanganan pandemi Covid-19 khususnya di Provinsi Jambi sangat bergantung pada kekompakan masyarakat. Selain itu menurutnya, dibutuhkan juga dukungan dari Pemerintah Pusat dan  swasta.

”Mudah-mudahan adanya dukungan dari Pemerintah Pusat dan Pihak Swasta untuk penaganan covid-19 di Provinsi Jambi, menjadi penyemangat bagi kita semua, untuk segera memulihkan Provinsi Jambi yang kita cintai dari bahaya pandemi covid-19, mudah mudahan cepat berakhir.” Kata Al Haris

Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek), Nadiem Anwar Makarim, mengatakan PTM terbatas merupakan amanat dari Presiden RI Joko Widodo. “Jangan PTM terbatas yang mengejar vaksinasi. Tapi, vaksinasi yang mengejar PTM terbatas,” ujarnya. 

Menteri Nadiem juga mengungkapkan, sebagai tindak lanjut amanat Presiden RI, ia segera melakukan koordinasi dengan Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin. Keduanya menyepakati langkah yang perlu diambil dalam upaya mendorong PTM terbatas. 

“Minggu lalu, saya dan Pak Menkes telah mengumpulkan seluruh kepala Dinas Kesehatan dan Dinas Pendidikan seluruh Indonesia. Di dalam pertemuan tersebut Pemerintah Pusat terus mendorong Pemerintah Daerah untuk mempercepat penuntasan vaksinasi PTK serta mendukung pelaksanaan PTM terbatas,” demikian disampaikan Menteri Nadiem.

Ia juga menyampaikan, Kemenkes melalui Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit juga telah mengeluarkan surat edaran Percepatan Penyelesaian Vaksinasi Covid-19 bagi Pendidik dan Tenaga Kependidikan yang ditujukan kepada Kepala Dinas Kesehatan Provinsi, serta Kabupaten/Kota se-Indonesia. 

Setelah melihat secara langsung proses vaksinasi di Jambi, Menteri Nadiem mengungkapkan kegembiraannya, “Hari ini adalah hari yang berbahagia bagi dunia pendidikan Jambi. Kita menyaksikan ribuan PTK telah divaksinasi. Begitupun dengan adik-adik pelajar dan warga sekitar sekolah.”

Mendikbudristek mengingatkan bahwa pembelajaran jarak jauh (PJJ) yang berkepanjangan dapat berdampak negatif dan permanen yang bisa menyebabkan anak-anak Indonesia sulit mengejar ketertinggalan.  

Antara  lain dilihat dari aspek putus sekolah, penurunan capaian pembelajaran, dan kesehatan mental serta psikis anak-anak, yang semuanya bisa menjadi risiko yang lebih besar. “Kami mohon sekali kepada Pemerintah Daerah untuk menyelamatkan anak-anak kita dari learning loss dan agar sekolah-sekolah bisa menerapkan PTM terbatas sesuai dengan SKB Empat Menteri,” tuturnya.

Setelah kegiatan vaksinasi Mendikbudristek yang didampingi Gubernur Al Haris juga melakukan kunjungan pada SMK 1 Kota Jambi, berdialog langsung bersama para Guru dan perwakilan pelajar. Dari SMK 1 Kota Jambi Usai mengunjungi Menteri dan rombongan melanjutkan perjalanan menuju Universitas Jambi Mendalo untuk berdialog dengan pimpinan perguruan tinggi dan warga Kampus Unja.(JP-DiskominfoJambi/Lee) 







Al Haris: Nota Keuangan RPAPBD Tahun Anggaran 2021 Prioritaskan untuk Infrastruktur Jalan dan Jembatan

Belanja Pegawai Turun, Anggarkan Pemeliharaan Jalan dan Unit Jembatan Untuk Masyarakat 
Gubernur Jambi Al Haris (kiri) dan Ketua DPRD Provinsi Jambi (kanan) pada Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jambi sampaikan Nota Keuangan Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RPAPBD) Provinsi Jambi Tahun Anggaran 2021 di Gedung DPRD Provinsi Jambi, Selasa (21/9/2021).(Foto: DiskominfoJambi)

Jambipos, Jambi-Gubernur Jambi Al Haris dalam Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jambi sampaikan Nota Keuangan Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RPAPBD) Provinsi Jambi Tahun Anggaran 2021 di Gedung DPRD Provinsi Jambi, Selasa (21/9/2021).

Gubernur Jambi Al Haris diawal Penyampaian Nota Keuangan berharap sisa waktu Tahun Anggaran seluruh kegiatan dapat berjalan dan berimplikasi terhadap penanganan dampak Covid-19 maupun pencapaian target pembangunan yang bermanfaat bagi masyarakat.

"Dukungan Anggota Dewan seluruh elemen masyarakat dan para pemangku kepentingan berpengaruh signifikan untuk pencapaian tujuan pembangunan Provinsi Jambi," ungkap Al Haris.

Berdasarkan KUPA PPAS-P yang telah disepakati pada tanggal 18 September 2021 yang lalu, secara keseluruhan target pendapatan daerah tahun 2021 bertambah sejumlah 23,679 milyar rupiah atau naik sebesar 0,55 persen dari target pendapatan pada APBD murni tahun 2021 yang ditetapkan sejumlah 4,294 triliun rupiah menjadi 4,318 triliun rupiah pada Perubahan APBD tahun 2021.
Gubernur Jambi Al Haris .

Al Haris memberi penjelasan terhadap kenaikan target pendapatan tersebut. Target Pendapatan Asli Daerah pada Perubahan APBD Tahun 2021 mengalami peningkatan sejumlah 51,009 miliar rupiah dari target sebelumnya sejumlah 1,507 triliun rupiah menjadi 1,558 triliun rupiah atau naik 3,38 persen. 

Peningkatan tersebut ditopang oleh kenaikan target pendapatan pajak daerah sebesar 8,32 persen atau dari 1,238 triliun rupiah menjadi 1,341 triliun rupiah. Sehingga, walaupun terjadi penurunan pada komponen target Pendapatan Asli Daerah yang lain, masih bisa tertutupi oleh peningkatan target pajak daerah. 

Target pendapatan yang bersumber dari retribusi daerah turun sejumlah 10,932 miliar rupiah dari target sebelumnya sejumlah 21,580 miliar rupiah menjadi 10,648 miliar rupiah; hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan juga mengalami penurunan sebesar 1,150 miliar rupiah dari semula 29,179 miliar rupiah menjadi 28,028 miliar rupiah; serta lain-lain pendapatan asli daerah yang sah turun sebesar 39,980 miliar rupiah dari semula 217,926 miliar rupiah menjadi 177,946 miliar rupiah. 

Pendapatan transfer pemerintah pusat juga mengalami penurunan sebesar 28,530 miliar rupiah, dari semula 2,785 triliun rupiah menjadi 2,757 triliun rupiah. Penurunan tersebut berasal dari penurunan Dana Perimbangan yang terdiri dari penurunan dana transfer umum sebesar 24,805 miliar rupiah dan penurunan Dana Alokasi Khusus sebesar 3,725 milyar rupiah. Sedangkan Dana Insentif Daerah tidak mengalami perubahan.

Sementara itu, Pendapatan Daerah yang bersumber dari Lain-lain Pendapatan Daerah yang sah mengalami peningkatan sebesar 1,2 miliar rupiah dari semula 1,623 miliar rupiah pada APBD Murni Tahun Anggaran 2021 menjadi 2,823 miliar rupiah pada Perubahan APBD Tahun Anggaran 2021 ini.

Dengan mempertimbangkan perubahan pendapatan maka Pemerintah Provinsi Jambi melakukan penyesuaian Belanja Daerah baik dengan melakukan pergeseran anggaran, pengurangan anggaran ataupun rasionalisasi belanja pada beberapa program/kegiatan Perangkat Daerah Provinsi Jambi.

Adapun Belanja Daerah dialokasikan sejumlah 4,691 triliun rupiah, alokasi tersebut bertambah sejumlah 175,695 miliar rupiah atau naik sebesar 3,89 persen dari alokasi belanja pada APBD Murni yang berjumlah 4,516 triliun rupiah. 

Belanja daerah tersebut terdiri dari Belanja operasional yang bertambah sebesar 105,709 miliar rupiah atau meningkat 3,22 persen dari alokasi sebelumnya sejumlah 3,283 triliun rupiah menjadi 3,388 triliun rupiah. 

Penambahan belanja operasional ini terutama disebabkan oleh penambahan belanja barang dan jasa sebesar 145,759 miliar rupiah; belanja hibah sebesar 36,023 miliar rupiah; dan belanja bantuan sosial sebesar 48,486 miliar rupiah, yang pada dasarnya dilakukan untuk penanganan dampak Covid-19 di Provinsi Jambi. 

Sedangkan belanja pegawai mengalami penurunan sebesar 124,559 miliar rupiah karena alokasi Tambahan Penghasilan Pegawai atau TPP 13 dan 14 yang semula telah dialokasikan tidak dapat direalisasikan karena Pemerintah Pusat tidak mengeluarkan kebijakan tersebut pada tahun 2021 ini.

Untuk Belanja Modal meningkat sebesar 183,678 miliar rupiah dan belanja tidak terduga turun sebesar 194,080 miliar rupiah. Penurunan pada belanja tidak terduga ini merupakan implikasi re-alokasi Dana Alokasi Khusus yang semula belanja tersebut pada APBD murni karena belum adanya petunjuk teknis, yang selanjutnya dikembalikan pada jenis belanja yang seharusnya setelah juknis diperoleh. Adapun belanja transfer meningkat sebesar 80,388 miliar rupiah yang merupakan peningkatan belanja bagi hasil bagi kabupaten/kota atas peningkatan pendapatan pajak daerah. 

Pada pembiayaan, dilakukan penyesuaian Silpa tahun anggaran sebelumnya berdasarkan hasil audit BPK menjadi 390,555 miliar rupiah atau bertambah sebesar 151,081 miliar rupiah dari Silpa yang ditetapkan pada APBD Murni 2021. Selain itu, terdapat pula penerimaan kembali atas Pemberian Pinjaman dari Rekening (KUPEM) sebesar 12,5 miliar rupiah, sehingga total penerimaan pembiayaan menjadi 403,055 miliar rupiah dari semula 239,473 miliar rupiah pada APBD murni Tahun Anggaran 2021. 

Terhadap pengeluaran pembiayaan, pada pembahasan KUPA PPAS-P lalu tidak disepakati untuk melakukan penambahan penyertaan modal kepada PT. BPD Jambi serta penganggaran pengembalian cicilan pokok hutang pembangunan gedung Bea dan Cukai kepada PT. Simota Putra Parayudha, hasil kesepakatan banggar atas anggaran pengeluaran pembiayaan telah digeser untuk beberapa kegiatan yang dipandang mendesak dan prioritas sebesar 12,494 miliar rupiah namun dalam hal ini belum disepakati pengalihan dari sisa dari pergeseran anggaran pengeluaran pembiayaan dimaksud. 

Sehingga hasil kesepakatan masih mencantumkan penyertaan modal pada Bank Jambi sebesar 29,564 miliar rupiah atau meningkat 11,564 miliar rupiah dari rencana pada APBD murni yang dianggarkan sebesar 18 miliar rupiah. 

Al Haris menyampaikan peningkatan kualitas infrastruktur jalan demi kelancaran arus barang dan logistik serta pencegahan daya rusak air yang dirasa mendesak pada saat memasuki musim hujan saat ini dengan mengusulkan untuk mengalihkan sisa anggaran penyertaan modal pada pengeluaran pembiayaan tersebut untuk rehabilitasi ruas jalan Margoyoso – Air Hitam, pemeliharaan jembatan sebanyak 15 unit, rehabilitasi jalan melalui penanganan rutin swakelola, pengadaan alat berat, pengadaan tanah akses Ujung Jabung dan normalisasi sungai.

Gubernur Jambi Al Haris menyadari bahwa Pendapatan yang ditargetkan relatif terbatas jika dibandingkan dengan kebutuhan belanja daerah, sehingga alokasi belanja pada Perubahan APBD Tahun 2021 lebih difokuskan pada penanganan dampak Covid-19 dengan tetap berupaya memperkecil kesenjangan atas pencapaian target pembangunan akibat Covid-19. 

Untuk lebih jelasnya rincian pendapatan daerah, belanja daerah dan pembiayaan daerah dapat dilihat pada buku Nota Keuangan dan buku Rancangan Peraturan Daerah tentang Perubahan APBD Provinsi Jambi Tahun Anggaran 2021 yang merupakan satu kesatuan dengan nota pengantar yang disampaikan.

"Mengajak bersama-sama mengawal pelaksanaan pembangunan sesuai dengan kapasitas kita masing-masing, sehingga tujuan yang ingin kita capai dapat berhasil guna dan berdaya guna dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat,"ajak Al Haris.(JP-DiskominfoJambi/Lee)





Hj Hesti Haris : TP PKK Mitra Pemerintah Mewujudkan Keluarga Sejahtera

Written By jambipos-online on Senin, 20 September 2021 | 13:50

Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Provinsi Jambi Hj. Hesnidar Haris, S.E yang sering dipanggil Hesti Haris ini, melakukan kegiatan Roadshow Pencanangan Gerakan Keluarga Pelopor Perubahan di pendopo rumah dinas Bupati Batanghari, Senin (20/9/2021).(Foto: DiskominfoJambi)

Jambipos, Batanghari-Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Provinsi Jambi Hj. Hesnidar Haris, S.E yang sering dipanggil Hesti Haris ini, melakukan kegiatan Roadshow Pencanangan Gerakan Keluarga Pelopor Perubahan di pendopo rumah dinas Bupati Batanghari, Senin (20/9/2021).
 
Acara tersebut juga dihadiri oleh  Wakil Ketua I TP PKK Provinsi Jambi, Hj. Komariah Abdullah Sani, Bupati Batanghari Muhammad Fadhil Arief yang sekaligus melantik Pengurus TP PKK Kabupaten Batanghari, juga Ketua TP PKK  Kabupaten Batanghari Zulva Fadhil, S.E. 

Menurut  Hesti  Haris, TP-PKK merupakan mitra Pemerintah dan Organisasi kemasyarakatan yang mempunyai peran untuk membantu Pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan menuju terwujudnya keluarga yang berdaya, sejahtera, maju, mandiri dan harmonis serta mempunyai peran dalam menumbuh kembangkan potensi peran perempuan dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga.

"Keluarga sebagai unit terkecil masyarakat  fokus pada potensi dan kebutuhannya yang secara langsung nantinya dapat mengetuk dan menularkan kemampuan pada lingkungan sekitar tempat tinggal kemudian memberi manfaat bagi banyak pihak. Gerakan PKK juga berpotensi memberdayakan masyarakat secara keseluruhan, sehingga sangat beralasan gerakan PKK untuk Indonesia Maju," ujar Hesti.

Dikatakannya, dalam pemberdayaan masyarakat melalui peningkatan peran gerak PKK tentu saja harus selaras sesuai dengan perkembangan dan tuntutan kebutuhan masyarakat yang semakin meningkat. 

"Saya berharap agar tim penggerak PKK dan kader kader PKK dapat bersinergi dengan Pemerintah Daerah dengan Stekholder terkait. Sebagai mitra Pemerintah Tim Penggerak PKK harus mensinergikan segala bentuk program-prongram yang dikembangkan dalam membantu Pemerintah untuk mengatasi berbagai persoalan di daerah,” ujar Hj. Hesti.

Dalam sambutannya Hj. Hesti mengemukakan, dalam rRakerda ini kita  bisa menyamakan persepsi tentang penggerakan PKK yang akan datang dan menyatukan program kerja mulai dari Pusat , TP-PKK Provinsi, Kabupaten/Kota, Kecamatan sampai ke desa.

"Kita mengajak kerja sama yang berkaitan program bersama OPD untuk mendukung gerakan PKK di daerah, kalau dulu PKK di atur oleh peraturan Menteri Dalam Negeri, agak sulit untuk mengajak OPD untuk berkerja sama, tetapi sekarang PKK Sudah diatur Peraturan Presiden nomor 99 tahun 2017 dan permendagri nomor 36 tahun 2020 tentang Gerakan pemberdayaan dan kesejahteraan keluarga, serta hasil Rakernas IX tahun 2020,” ungkap Hj. Hesti.

Untuk itu dibutuhkan persamaan persepsi dan keterpaduan dalam pengelolaan dan melaksanakan program gerakan PKK sekaligus mengoptimalkan pelaksanaan 10 Program Pokok PKK terutama program rutin yang menjadi prioritas PKK. 

“Saya minta kepada pengurus TP PKK Kecamatan dan Desa untuk menindaklanjuti setiap program kerja TP PKK Kabupaten. Sehingga tujuan program yang telah dirumuskan dapat tercapai sampai kepada masyarakat luas,” ujar Hj. Hesti.

Sementara itu Bupati Batanghari Muhammad Fadhil Arief menyatakan bahwa dengan dilantiknya kepengurusan TP PKK Kabupaten Batanghari ini diharapkan dapat meningkatkan peranan dari TP PKK sebagai mitra pemerintah membangun kesejahteraan masyarakat.  

“Pelajari 10 program pokok PKK yang isinya merupakan semua sendi kehidupan.Tolong dipelajari saya yakin ibu- ibu semangat,nanti disandingkan dengan visi misi Bupati dan Wakil Bupati tentang 36 program prioritas, nanti kita minta untuk mensinkronkan  dan mengkoordinasikan ini. Camat juga jangan risih dengan kehadiran TP PKK karena PKK ini sangat membantu kita untuk dekat dengan masyarakat, banyak kegiatan yang membutuhkan peran dari TP PKK,”ujar Bupati.(JP-DiskominfoJambi/Lee)








Gubernur Jambi Al Haris Berikan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Merangin



Gubernur Jambi Al Haris memberikan bantuan kepada korban kebakaran di Pasar Bawah Kota Bangko, Kabupaten Merangin, Senin (20/09/2021).(Foto: DiskominfoJambi)

Jambipos, Merangin
-Gubernur Jambi Al Haris memberikan bantuan kepada korban kebakaran di Pasar Bawah Kota Bangko, Kabupaten Merangin, Senin (20/09/2021). Gubernur didampingi Ketua DPRD Kabupaten Merangin, Pj Sekda Kabupaten Merangin, Plt. Kadis Kesehatan Provinsi Jambi, Plt Kadis Pendidikan Provinsi jambi dan jajaran OPD lingkup Pemerintah Provinsi Jambi.

Gubernur Jambi Al Haris turun langsung meninjau kondisi kebakaran yang menimpa pedagang-pedang di Pasar Bawah Kota Bangko.

"Pertama saya tentunya mendengar kabar musibah kebakaran yang melanda pedagang di Kota Bangko ini. Selama ini teman-teman pedagang yang bergerak dibidang germen, ada yang jual pernak perniklah dipinggir Sungai Kota Masumai ini," katanya. 

"Tentunya sebagai Gubernur Jambi saya melihat kondisi masyarakat yang ada musibah dan pedagang mengusulkan agar mereka diberikan tempat yang layak. Nanti semua adalah kewenangan Bupati. Saya akan berkoordinasi dengan beliau agar ada bantuan untuk mereka. Intinya mungkin mereka sementara waktu masih menunggu sambil pemerintah daerah menyusun langkah-langkah juga," kata Al Haris.

Gubernur Jambi Al Haris juga menyerahkan langsung bantuan secara simbolis kepada korban kebakaran. Bantuan ini diberikan kepada 48 kios yang terbakar. (JP-DiskominfoJambi)

Gubernur Jambi Al Haris Minta Pelajar di Merangin Yakinkan Orang Tua Pentingnya Vaksinasi

Para pelajar di Bangko, Kabupaten Marangin, Provinsi bersama Gubernur Jambi, H Al Haris (tengah) seusai pelaksanaan vaksinasi massal untuk pelajar di daerah itu, Senin (20/9/2021). (Foto : KominfoJambi). 





Jambipos, Merangin-
Kurangnya kesedaran orang tua mengenai pentingnya vaksinasi menjadi salah satu kendala percepatan vaksinasi di Kabupaten Merangin, Provinsi Jambi. Kondisi tersebut membuat realisasi vaksinasi di Kabupaten Merangin saat ini baru mencapai 63.000 orang atau 42 % dari total 150.000 orang sasaran vaksinasi di daerah itu.

“Realisasi vaksinasi di Merangin saat ini baru mencapai 42 %. Saya mengharapkan vaksinasi di daerah ini  dipercepat agar mencapai 70 % di akhir tahun ini. Anak-anak sekolah atau remaja yang sudah divaksinasi diharapkan bisa meyakinkan orang tua mereka mengenai pentingnya vaksinasi,”kata Gubernur Jambi, H Al Haris ketika meninjau vaksinasi remaja dan pelajar beberapa sekolah menengah pertama (SMP) dan sekolah menengah atas (SMA) dan sederajat di Bangko, Kabupaten Merangin, Provinsi Jambi, Senin (20/9/2021).

Pada kesempatan tersebut, Al Haris meninjau vaksinasi di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) 1 Merangin, SMA Negeri 12 Merangin dan SMP Negeri 3 Merangin dan beberapa pondok pesantren.

Di hadapan para pelajar atau siswa, Al Haris mengatakan, vaksinasi Covid-19 penting untuk meningkatkan daya tahan tubuh agar tidak mudah terpapar Covid-19. Namun bukan berarti orang yang sudah divaksin kebal terhadap Covid-19. Kendati sudah divaksinasi, setiap orang harus tetap mematuhi protokol kesehatan, khususnya memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan dengan sabun di air mengalir.

Al Haris meminta para pelajar yang sudah divaksinasi mengajak seluruh siswa untuk ikut vaksinasi dan menyampaikan kepada keluarga pentingnya vaksinasi bagi tubuh Dengan demikian kalangan orang tua yang enggan divaksin bisa segera divaksinasi.

"Saya mengharapkan para pelajar yang sudah divaksinasi meyakinkan yakinkan orang tua pentingnya vaksinasi. Ajak mak, bapak, nenek, kakak ikut vaksinasi. Pulang ke rumah ajak keluarga vaksinasi. Jadi semuanya harus divaksinasi,”ujarnya.

Mengenai pembelajaran tatap muka, Al Haris mengatakan, pembelajaran tatap muka di Merangin harus dipersiapkan dengan matang. Pembelajaran tatap muka di daerah itu sudah bisa dilaksanakans karena Merangin sudah turun ke zona kuning (risiko rendah) penularan Covid-19.

Sementara itu, Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Merangin, M Arief mengatakan, kasus Covid-19 di Merangin hingga Senin (20/9/2021) sudah mencapai 1.678 kasus dan kasus meninggal sebanyak 92 kasus. Sedangkan pasien Covid-19 yang sembuh sekitar 1.572 orang dan sedang dirawat 12 orang.

Dikatakan, Kabupaten Merangin yang sejak sebulan lalu masuk zona merah (risiko tinggi) penularan Covid-19 dan menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 kini sudah turun ke zona kuning.(JP-Lee/Matra)

Gubernur Jambi Al Haris Tinjau Perbaikan Jalan Pulau Rengas-Muarasiau

Written By jambipos-online on Minggu, 19 September 2021 | 15:34

Gubernur Jambi Al Haris (kedua dari kanan) saat meninjau perbaikan jalan milik Provinsi Jambi, di Pulau Rengas-Muara Kecamatan Bangko Barat Kabupaten Merangin, Minggu (19/9/2021).(Foto: DiskominfoJambi)

Jambipos, Merangin-Disela-sela kesibukan, Gubernur Jambi Al Haris menyempatkan untuk meninjau perbaikan jalan milik Provinsi Jambi, di Pulau Rengas-Muara Kecamatan Bangko Barat Kabupaten Merangin, Minggu (19/9/2021).

Ruas jalan Pulau Rengas-Muarasiau, Kecamatan Bangko Barat Kabupaten Merangin ini merupakan jalan penghubung  menuju Jangkat, Kabupaten Merangin. Jalan yang akan diperbaiki tersebut merupakan jalan milik Provinsi Jambi sepanjang 1,4 kilometer yang akan diaspal.

Tepat di pinggir jalan, Gubernur Jambi Al Haris melihat langsung dan turun ke lapangan untuk meninjau pekerjaan jalan yang ada. Kata Gubernur Jambi Al Haris, ini merupakan salah satu bentuk untuk mewujudkan pembangunan Jambi dengan visi misi Gubernur Jambi.

Untuk visi misi Gubernur Jambi tersebut yakni menciptakan Jambi yang maju, Aman, Nyaman, tertib Amanah dan Profesional atau Jambi MANTAP. “Meski ditengah pandemi saat ini, pembangunan daerah harus tetap jalan, dan ini harus di dukung dengan baik oleh pemerintah,” kata dia.

Di tengah pandemi Covid-19, program pemerintah harus tetap jalan termasuk tata kelola pemerintah, kemudian ketersediaan dan kualitas infrastruktur di Provinsi Jambi.

“Jika kondisi jalan yang baik, maka mobilitas masyarakat bisa dilalui dengan nyaman. Tidak ada lagi masyarakat yang mengeluh karena jalan yang rusak misalnya, ini kan harus di perhatikan dengan baik,” sebut Gubernur Jambi.

Lanjutnya, selain jalan, juga ada yang menjadi prioritas dalam percepatan pembangunan di Provinsi Jambi, seperti jembatan, pelabuhan laut dan bandara.

Sementara itu Kepala Dinas PUPR Provinsi Jambi, M Fauzi, di Jambi, baru-baru ini mengatakan, ruas jalan provinsi yang rusak di Provinsi Jambi tahun ini mencapai 113 Km atau sekitar 11,51 % dari 1.032 Km panjang jalan provinsi di Jambi.

Kerusakan jalan provinsi paling banyak di Jambi terdapat di Kabupaten Tanjungjabung Timur, yakni sekitar 23 Km dan di Kabupaten Muarojambi sekitar satu kilometer.

“Perbaikan jalan tersebut dilakukan secara darurat dan swakelola akibat keterbatasan dana. Peningkatan perbaikan kerusakan jalan di Jambi diupayakan tahun depan,”katanya. (JP-Diskominfo/Lee)


Gubernur Jambi Al Haris Paparkan Percepatan Penganganan Covid-19 Kepada Kapolri dan Panglima TNI

Written By jambipos-online on Sabtu, 18 September 2021 | 09:48

Gubernur Jambi H Al Haris saat menjelaskan penanganan Covid-19 di Provinsi Jambi dihadapan Panglima TNI Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jendral Polisi Listyo Sigit Prabowo di Jambi, Jumat (17/9/2021). (Foto: Kolase Video Zoom)

Jambipos, Jambi-Gubernur Jambi Dr.H. Al Haris, S.Sos, M.H., memaparkan upaya percepatan penanganan Covid-19 di wilayah Provisni Jambi di hadapan Kapolri Jendral Polisi Listyo Sigit Prabowo di  Jambi dan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto di Rumah Dinas Gubernur Jambi, Jumat siang (17/9/2021).

Gubernur Jambi memaparkan upaya percepatan tersebut, berupa pembelian rapid tes antigen sebesar 100.000 RDT.Ag, pembelian 4 unit PCR, pembentukan tim tracer tingkat Kabupaten/Kota hingga kecamatan dan Kelurahan, serta peningkatan target pelaksanaan vaksin di setiap kabupaten/kota.

Selain itu Gubernur Jambi Al Haris juga menjelasakan tentang peta resiko, jumlah kasus covid-19, peta keterisian tempat tidur (BOR), capaian vaksinasi, dan penyaluran bantuan jaring pengaman sosial, dan aksi percepatan penanganan.

Gubernur Jambi Al Haris menyampaikan update data terkini per 16 September 2021, terdapat 29.203 pasien positif, dengan jumlah pasien sembuh 27.550, meninggal 751 orang. “Tingkat keterisian rumah sakit rujukan Covid-19 dalam minggu terakhir juga semakin baik, tidak ada Kabupaten/ Kota yang BOR di atas 50%,” jelasnya.

Selanjutnya tentang sasaran vaksinasi Gubernur Jambi menyebutkan ada 2,686.193 masyarakat Provinsi Jambi yang menjadi target vaksinasi, terdiri dari tenaga kesehatan, lanjut usia, petugas publik, masyarakat rentan dan masyarakat umum usia12-17 tahun. Gubernur menyatakan untuk jumlah vaksin dosis pertama sebanyak 1.092.083 atau 40,66% dan jumlah vaksin dosis kedua sebanyak 567.693 atau 21,13%.

“Terkait penyaluran bantuan jaring pengaman sosial, tersedia kuota sebanyak 30.000. Penyaluran ini dilakukan dalam bentuk dana tunai, yang bekerjasama dengan pihak PT.Pos Indonesia dengan pola penyaluran via wesel pos, kepada penerima sesuai dengan data by name by address yang telah disahkan melalui SK Bupati dan Walikota," ungkap Gubernur Jambi yang juga disiarkan Zoom tersebut.

“Bantuan PPKM level 4 berupa penyaluran paket sembako kepada 130.000 keluarga penerima manfaat senilai Rp.150.000 dengan total jumlah Rp. 19.500.000.000,” katanya.

Sementara Kapolri Jendral Polisi Listyo Sigit Prabowo memberikan beberapa arahan terkait penanganan Covid-19 di Provinsi Jambi. Antara lain Kapolri memberikan arahan tentang pentingnya pengadaan fasilitas isolasi terpusat serta penyediaan obat-obatan. 

“Untuk obat-obatan tolong dicek ketersediaannya. Tolong berhubungan dengan Kemenkes di website, yang bisa mengecek ketersediaan obat-obatan, sehingga kekurangan-kekurangan di kita bisa segera diisi. Tolong dipastikan ketersediaan obat sehingga ketika ada penanganan-penanganan khusus obat-obat itu harus selalu ada,” himbau Jendral Polisi Listyo Sigit Prabowo.

Kemudian Jendral Polisi Listyo Sigit Prabowo juga meminta, agar jika berdasarkan evaluasi akan diputuskan penurunan level di Jambi, sehingga ada berbagai kelonggaran, kita harus memperhatikan resiko masyarakat yang kendor dalam melaksanakan aturan prokes.

“Jika tidak diantisipasi dengan baik maka laju pertumbuhan covid dapat meningkat lagi. Tolong diawasi agar aturan-aturan dilaksanakan. Kecenderungan masyarakat jika diberi kesempatan, dilonggarkan harus terus diawasi. Pemerintah mengeluarkan sistem pemantauan melalui aplikasi peduli lindungi, agar dikembangkan,” terang Jendral Polisi Listyo Sigit Prabowo.

Pada kesempatan yang sama, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, juga menyampaikan beberapa catatan yang harus diperhatikan dalam penanganan Covid 19 di Jambi antara lain, tentang percepatan vaksinasi, penganganan pekerja migran, assesmen situasi covid di beberapa Kabupaten di Provinsi Jambi.

Untuk langkah penanganan, Marsekal Hadi Tjahjanto menekankan agar jajaran Kodam dan Polda memberikan pendampingan manajemen lapangan. Juga agar ada sinergitas antara Kepala Daerah, TNI/Polri, Dinkes/Rumah Sakit/Puskesmas/BKKBN/IDI, Tokoh Masyarakat/Tokoh Agama/Tokoh Adat/Tokoh Pemuda, dan organisasi masyarakat.

“Kita juga meminta Dandim, kapolres se Provinsi Jambi untuk membantu manajemen lapangan kepala daerah dalam percepatan penanganan Covid-19 ini. Juga penanganan pekerja migran, paling banyak dari Malaysia dan Arab Saudi, yang berkemungkinan membawa virus varian baru. Agar Jambi ini bebas dari varian baru. Jambi ini cukup satu varian saja yaitu duku Jambi. Duku Jambi itu terkenal dan enak, jadi cukup itu saja,” ucap Marsekal Hadi Tjahjanto.

Marsekal Hadi Tjahjanto juga menyatakan, akan membantu Gubernur serta Bupati/Walikota di Jambi untuk percepatan vaksinasi. “Kalau semua sudah bisa divaksin maka sudah terproteksi, terutama lansia, masyarakat yang rentan, itu harus segera kita vaksin. Vaksinnya ada, tinggal kita laksanakan. Laporkan jika kekurangan vaksinator,” Marsekal Hadi Tjahjanto.

Marsekal Hadi Tjahjanto secara khusus meyoroti Pemerintah Kota Sungaipenuh, Kabupaten Kerinci, Kabupaten Sarolangun dan Kabupaten Muarojambi agar melakukan pendataan perkembangan penanganan Covid-19 secara benar sesuai dengan kondisi dilapangan. (Simak Videonya).

Rapat Interaktif Panglima TNI dan Kapolri bersama jajaran Pemerintah se-Povinsi Jambi ini juga disiarkan Via Zoom. (JP-Asenk Lee Saragih)

Pemprov Jambi Minta Pusat Alihkan Pengelolaan Tiga Pelabuhan

Written By jambipos-online on Jumat, 17 September 2021 | 13:28

Gubernur Jambi, H Al Haris (kiri) memimpin upacara peringatan Hari Perhubungan Nasional ke – 50 Tahun 2021 di Terminal Alam Barajo, Kota Jambi, Provinsi Jambi,  Jumat (17/09/2021). (Foto : KominfoJambi)

Jambipos, Jambi-
Gubernur Jambi, H Al Haris meminta Pemerintah Pusat mengalihkan pengelolaan tiga pelabuhan kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi sebagai salah satu upaya mendongkrak pendapatan asli daerah (PAD). Pelabuhan yang perlu dikelola Pemprov Jambi tersebut, yakni pelabuhan Mendahara dan pelabuhan Muarasabak di Kabupaten Tanjungjabung Timur dan pelabuhan Kualatungkal di Kabupaten Tanjungjabung Barat.

“Ketiga pelabuhan di pantai timur Jambi yang menjadi akses transportasi laut ke Batam, Provinsi Kepulauan Riau tersebut hingga kini masih diurus oleh Pemerintah Pusat. Kedepan kita minta Pemprov Jambi mengelola ketiga pelabuhan tersebut guna meningkatkan PAD,”kata Gubernur Jambi, H Al Haris pada peringatan Hari Perhubungan Nasional ke – 50 Tahun 2021 di Terminal Alam Barajo, Kota Jambi, Provinsi Jambi,  Jumat (17/09/2021). 

Peringatan Hari Perhubungan Nasional ke-50 Tahun 2021 tersebut turut dihadiri Wakil Gubernur Jambi, H Abdullah Sani dan Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Jambi, H Varial Adhi Putra. 

Menurut Al Haris, ketiga pelabuhan laut di pantai timur Jambi tersebut selama ini menjadi jalur utama perdagangan Provinsi Jambi ke Batam, Malaysia dan Singapura. Salah satu pelabuhan penumpang di pantai timur Jambi yang selama ini banyak melayani penumpang, yakni Pelabuhan Kualatungkal, Tanjungjabung Barat. Namun hasil retribusi pelabuhan tersebut mengalir ke pusat karena pelanuhan tersebut dikelola Pemerintah Pusat.

Dikatakan, peranan sarana dan prasarana perhubungan darat, laut dan udara di Provinsi Jambi memiliki peran penting menjadi akses utama pengiriman produksi daerah dan arus lalu lintas orang ke luar daerah. Untuk itu, pengelolaan sarana dan prasarana perhubungan di daerah itu perlu terus dilakukan lebih professional agar bisa menambah pendapatan daerah dan nasional.

"Jika arus tranportasi dari Jambi ke daerah lain dan sebaliknya lancar, transportasi orang dan barang juga akan lancar. Kemudian kelancaran arus tansportasi juga melancarkan jasa. Beberapa waktu lalu Pemprov Jambi mengekspor cukup banyak produk melalui pelabuhan Jambi. Selain itu pelabuhan juga menjadikan produk impor ke Jambi lancer,”ujarnya.

Al Haris mengatakan, peringatan Hari Perhubungan Nasional 2021 menjadi momentum bagi jajaran Dinas Perhubungan Provinsi Jambi meningkatkan pelayanan transportasi public. Pekan lalu Gubernur Jambi, Al Haris menemui Menteri Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi untuk meminta dukungan dan bantuan percepatan pembangunan pelabuhan Ujung Jabung di Jambi.

"Kami meminta Kementerian Perhubungan meningkatkan status pelabuhan Ujung Jabung dari pelabuhan pengumpul menjadi pelabuhan utama. Dengan demikian pelabuhan Ujung Jabung bisa melayani angkutan laut dan  alih muat internasional dalam jumlah besar,”katanya.

Selain itu, lanjutnya Pemprov Jambi juga meminta meminta penambahan dermaga di pelabuhan Roro (Roll on roll off) Tanjungjabung Barat, pengembangan pelabuhan Muarasabak, Nipahpanjang, Mendahara, Kualatungkal dan mengajukan penambahan moda transportasi publik berupa armada bus.

"Pemprov Jambi juga mengajukan usulan pembangunan jalur kereta api Sumatera dari jalur Sarolangun - Bungo - Talang Duku untuk mengangkut batu bara. Ketersediaan jalur kereta api penting agar pengangkutan batu bara tidak lagi mengganggu lagi pengendara jalur kendaraan darat,”katanya.

Guna mendukung percepatan pembangunan transportasi dan perhubungan di Jambi, Al Haris meminta jajaran Kementerian Perhubungan membantu daerah-daerah kabupaten dan kota di Jambi yang kondisi sarana dan prasarana transportasi dan perhubungannya masih kurang. Baik itu pelabuhan darat, laut dan udara.

Sementara itu, Menteri Perhubungan Budi Karya Suumadi dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Gubernur Jambi, Al Haris mengatakan, Indonesia telah dua tahun menghadapi pandemi Covid -19. Pandemi membuat tatanan di berbagai sektor mau tidak mau harus berubah, termasuk di sektor transportasi. Di sisi lain jajaran Kementerian Perhubungan harus tetap bekerja membangun berbagai infrastruktur transportasi.

“Menghadapi kondisi ini tentu tidak mudah, perlu inovasi dan terobosan tapi juga kehati-hatian. Yang tidak kalah penting adalah juga perubahan cara pandang untuk melihat perubahan lingkungan ini sebagai sebuah tantangan yang di baliknya selalu ada peluang. Kita memiliki tugas yang mulia untuk mewujudkan konektivitas yang handal, berdaya saing dan memberikan nilai tambah di seluruh Indonesia,”katanya.

Dikatakan, peningkatan pembangunan transportasi dan perhubungan tidak hanya perlu saat ini, tapi juga untuk jangka Panjang. Tantangan yang dihadapi membangun sarana dan prasarana transportasi dan perhubungan di masa depan akan lebih besar. Transportasi yang lebih berkelanjutan, lebih ramah lingkungan akan menjadi sebuah keniscayaan.

Untuk itu, lanjutnya, peringatan Hari Perhubungan Nasional 2021 menetapkan tema “Bergerak Harmonikan Indonesia”. Tema tersebut memiliki makna yang dalam, yaitu meminta seluruh unsur di sektor transportasi harus terus bergerak maju, berani berubah untuk memberi sumbangsih terbaik bagi kemajuan transportasi, yang pada akhirnya memberi harmoni bagi bangsa dan negara.

Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Jambi, Varial Adhi Putra pada kesempatan tersebut mengatakan, pihaknya mencanangkan pembangunan perhubungan yang terintegrasi di Jambi. Artinya semua jalur perhubungan dan transportasi, baik darat, laut dan udara dapat mempunyai konektivitas yang baik.

“Kami juga terus berupaya meningkatkan pelayanan transportasi demi perbaikan pelayanan transportasi dan perhubungan kepada masyarakat dan para pengusaha atau transportasi penumpang dan barang,”ujarnya.

Menurut catatan medialintassumatera.com, Hari Perhubungan Nasional ditetapkan pertama kali 17 September 1971 ketika Menteri Perhubungan saat itu dijabat Frans Seda. Penetapan Hari Perhubungan Nasional dilakukan melalui Surat Keputusan Menteri Perhubungan Nomor 274/G/1971.(JP-Lee/Matra)

Gubernur Jambi Al Haris Siapkan Bantuan dan Pendidikan Anak Panti Asuhan

Gubernur Jambi Al Haris bersama Pangdam II/Sriwijaya Mayjen TNI Agus Suhardi meresmikan Gedung Yayasan Panti Asuhan Bhadar Garuda Putih Korem 042/Gapu Jambi, Kamis (16/9/2021).(Foto:DiskominfoJambi)

Jambipos, Jambi-Gubernur Jambi Al Haris bersama Pangdam II/Sriwijaya Mayjen TNI Agus Suhardi meresmikan Gedung Yayasan Panti Asuhan Bhadar Garuda Putih Korem 042/Gapu Jambi, Kamis (16/9/2021).

Pemotongan pita oleh Pangdam II/Sriwijaya mengawali prosesi peresmian selanjutnya Gubernur Jambi melakukan penandatanganan didampingi Kapolda Jambi Irjen Pol A. Rachmad Wibowo, Danrem 042/Gapu Brigjen TNI M.Zulkifli, Ketua DPRD Provinsi Jambi Edi Purwanto, Wali Kota Jambi, serta Forkopimda lainnya. 

Dalam sambutan Gubernur Jambi Al Haris sangat mengapresiasi apa yang telah dilakukan oleh Korem 042/Gapu atas pembangunan Gedung Panti Asuhan Bhadar Garuda Putih.

"Menampung anak-anak yatim piatu disini kalau mereka butuh tempat untuk sekolah akan kita fasilitasi, panti ini untuk maslahat umat manusia dan terkait bantuan pangan kita Pemerintah Provinsi dan Kota siap membantu," kata Al Haris

Tidak hanya menawarkan fasilitas sekolah dan bantuan logistik dalam sambutan Gubernur Jambi Al Haris mengajak untuk menebar kebaikan. "Terima kasih kepada Pangdam dan Danrem telah berkarya untuk anak-anak dan negeri," ungkap Al Haris. 

Selanjutnya Al Haris berharap keberadaan Panti Asuhan Bhadar Garuda Putih tersebut menjadi tempat membantu anak yatim sekaligus menjadi amal ibadah sosial bagi semua pihak terkait pembangunan serta kepengurusan yayasan nantinya.

Dalam kesempatan sama Pangdam II/Sriwijaya Mayjen TNI Agus Suhardi menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pemerintah Daerah, Danrem 042/Gapu Jambi dan Forkopimda serta dirinya berharap pendidikan kemandirian menjadi ciri utama panti.

"Semoga Allah SWT meridhoi panti untuk mendidik anak-anak mandiri dan berkarya sehingga dapat bersaing termasuk mendapat orang tua asuh, pendidikan agama dan umum dan dapat mengembangkan kreativitas serta tidak mudah menyerah dengan keadaan," harap Pangdam II/Sriwijaya.

Danrem 042/Gapu Brigjen TNI M.Zulkifli menyampaikan awal pembangunan panti tanggal 9 September 2020 lalu dengan peletakan batu pertama oleh Pangdam II/Sriwijaya selanjutnya pengerjaan dilakukan Anggota TNI sementara untuk  finishing menggunakan pekerja umum.

"Terima kasih pada semua pihak termasuk dari swasta lainnya dan berharap panti tetap berjalan dengan adanya anggaran  bantuan, meminta kepada Gubernur Jambi, Ketua DPRD Provinsi Jambi agar tetap menjalankan ini, karena Saya dan Pangdam datang dan pergi paling dua tahun menjabat," jelasnya.

Panti Asuhan Bhadar Garuda Putih memiliki daya tampung sebanyak 30 orang sementara saat ini ada 16 orang anak. (JP-Diskominfo/Lee)






Dirgahayu RI Ke 76

Dirgahayu RI Ke 76
Dra Hj Elviana MSi

JAMBI MANTAP

Rasa Optimisme Pembangunan GKPS Tanah Kanaan Jambi Bersama St Radipoh Hasiholan Sinaga SH

Rasa Optimisme Pembangunan GKPS Tanah Kanaan Jambi Bersama St Radipoh Hasiholan Sinaga SH
KLIK Benner Untuk Beritanya

Sebesar Rp 211 Miliar Refokusing APBD Provinsi Jambi Seperti “Menggarami Laut”

Sebesar Rp 211 Miliar Refokusing APBD Provinsi Jambi Seperti “Menggarami Laut”
KLIK Benner Untuk Beritanya

Garis Tangan Ahmadi Zubir-Alvia Santoni Jadi Wali Kota dan Wali Kota Sungaipenuh

Garis Tangan Ahmadi Zubir-Alvia Santoni Jadi Wali Kota dan Wali Kota Sungaipenuh
Nyaris Gagal Maju Pilkada Karena Gerakan Rival Borong Partai

Halaman FB Media Lintas Sumatera

Laporan Akhir Tahun 2018 Polda Jambi

Laporan Akhir Tahun 2018 Polda Jambi
KLIK Benner Untuk Selengkapnya


Berita Lainnya

Jambi: Niat Bangun Stadion Internasional Belum Ada

Jambi: Niat Bangun Stadion Internasional Belum Ada
Klik Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Dahlan Iskan: 75 Persen Pemilik Media Siber Mantan Wartawan Surat Kabar

Dahlan Iskan: 75 Persen Pemilik Media Siber Mantan Wartawan Surat Kabar
Sebanyak 75 persen pendiri dan pemilik media siber di Indonesia merupakan bekas wartawan surat kabar. Saat ini tercatat sebanyak 43.300 media siber di seluruh Indonesia. Klik Gambar Untuk Selengkapnya

Ragam Berita

Terimakasih Astra, Dengan Go-Car, Kami Tak Lagi Bonceng Lima

Terimakasih Astra, Dengan Go-Car, Kami Tak Lagi Bonceng Lima
KLIK Gambar Untuk Beritanya

JAMBIPOS EDISI CETAK APRIL 2016 TAHUN XVII

JAMBIPOS EDISI CETAK APRIL 2016 TAHUN XVII
ePaper Klik Benner

Hidayat dan Istri Berdoa Syukur di Kelenteng Siau San Teng

Hidayat dan Istri Berdoa Syukur di Kelenteng Siau San Teng
KLIK GAMBAR UNTUK NEWS SELENGKAPNYA

Jurus Sakti KPK Itu Bernama OTT

Jurus Sakti KPK Itu Bernama OTT
KLIK GAMBAR UNTUK NEWS SELENGKAPNYA

RAGAM BERITA LAINNYA

Mengucapkan Turutberdukacita

Mengucapkan Turutberdukacita
Selamat Jalan Ibu..............

Ayo Sekolahkan Anak Anda di SD Xaverius 2 Kota Jambi

Ayo Sekolahkan Anak Anda di SD Xaverius 2 Kota Jambi
Telah dibuka Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) S ekolah dasar Swasta (SDS) Xaverius 2 Jambi Tahun Pelajaran 2021-2022. Ayo segera daftarkan putra/i anda... Dapatkan diskon khusus... Tempat terbatas!!!

Laporan Khusus Reses H Ivan Wirata, Dari Persoalan Jalan Desa Hingga “WC Terbang”

Laporan Khusus Reses H Ivan Wirata, Dari Persoalan Jalan Desa Hingga “WC Terbang”
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Oleh-Oleh Khas Jambi

Oleh-Oleh Khas Jambi
INFO SELENGKAPNYA KLIK BENNER

Raker PWI Pusat 2019

Raker PWI Pusat 2019
Menjawab Idealisme dan Realita Era Media Digital

Kode Etik Jurnalistik

Kode Etik Jurnalistik
Pahami dan Taati. KLIK Gambar Selengkapnya

Pengurus PWI Provinsi Jambi Periode 2017-2022

Pengurus PWI Provinsi Jambi Periode 2017-2022
KLIK Benner Daftar Pengurusnya
 

Copyright © 1998. Jambipos Hak Cipta PT JAMBI POS MULTI MEDIA