Berita Terbaru

Ir Tigor Gh Sinaga Menuju DPR RI Pemilu April 2019

Ir Tigor Gh Sinaga Menuju DPR RI Pemilu April 2019
Dapil Provinsi Jambi

Liga Sepakbola Usia 12 Tahun

Liga Sepakbola Usia 12 Tahun
Seri Kabupaten/Kota Piala Menpora 2018

Pengurus PWI Provinsi Jambi Periode 2017-2022

Pengurus PWI Provinsi Jambi Periode 2017-2022
KLIK Benner Daftar Pengurusnya
INDEKS BERITA TERBARU

KLHK Antisifasi Karhutla di Provinsi Jambi

Written By jambipos-online on Senin, 23 Juli 2018 | 16:55

LHK Terapkan Pembasahan Lahan Kering Cegah Karhutla
Pertemuan Bertempat di Ruang Rapat Sekda Provinsi Jambi, Pukul 13.00 WIB Senin (23/7/2018).
Jambipos Online, Jambi- Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) menyatakan satgas telah mengatur pembasahan lahan kering, terutama gambut guna mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Sumatera saat pelaksanaan Asian Games.

Asean Games dibuka pada tanggal 18 Agustus di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK). Kali kedua Indonesia sebagai tuan rumah Asian Games setelah tahun 1962 di Jakarta. 

Sehubungan dengan pergelaran akbar Asean Games di Indonesia, maka Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia (KLHK RI) melakukan kunjungan ke Provinsi Jambi.

Pertemuan ini bertempat di Ruang Rapat Sekda Provinsi Jambi, Pukul 13.00 WIB Senin (23/7/2018). Dalam pertemuan ini turut hadir Direktur Jenderal Planologi Kehutanan dan Tata Lingkungan RI Prof Dr. Ir. Sigit Hardwinarto, M.Agr. beserta rombongan untuk melakukan audiensi bersama Plt. Gubernur Jambi terkait penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Provinsi Jambi.

Cegah Karhutla

Menurut Sigit Hardwinarto , lahan yang kering dibasahkan untuk mencegah kebakaran, apalagi menghadapi puncak kemarau yang diperkirakan terjadi Agustus nanti.

Untuk memastikan pelaksanaan pesta olahraga se-Asia yang ke-18 di Jakarta dan Palembang tersebut berjalan sukses, berbagai upaya dilakukan pemerintah terutama agar tidak terganggu dampak kebakaran hutan dan lahan.

“Kementerian LHK sudah beberapa bulan lalu di lapangan, di daerah, Manggala Agni juga jalan memastikan karhutla tertangani," kata dia.

Begitu juga dengan sosialisasi kepada masyarakat terus berjalan agar tidak membuka lahan dengan cara membakar. Terutama menghadapi musim kemarau yang diperkirakan puncaknya pada Agustus 2018. Saat musim kemarau, lahan gambut sangat mudah terbakar, dampaknya bisa menimbulkan kabut asap jika tidak ditangani dengan cepat.

"Saya baru kembali dari Riau, memang kondisinya sudah seminggu tidak hujan, begitu juga Palembang. Jadi situasinya memang kering. Di samping itu masih ada oknum yang entah sengaja atau tidak membakar lahan, tapi sudah teratasi," katanya.

Sebelumnya terjadi karhutla di Sumatera Selatan, saat ini dinyatakan telah teratasi dengan upaya pemadaman baik lewat jalur darat maupun bom air lewat udara. Pemadaman titik api lewat udara, dikerahkan 17 unit helikopter untuk melakukan water boombing di empat Provinsi yang telah menetapkan status darurat.

Rinciannya, delapan helikopter di Propinsi Riau, empat helikopter di Sumsel, tiga heli di Kalbar, dan dua helikopter di Kalteng. Delapan Unit helikopter ini berasal dari KLHK, BNPB, TNI- AU dan pihak swasta.

Lima provinsi, satu kabupaten di Provinsi Aceh dan tiga kabupaten di Provinsi Jambi telah menetapkan status siaga darurat penanganan bencana asap. Provinsi dimaksud adalah Kalimantan Barat, Sumatera Selatan, Riau, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Selatan. (JP-Lee)

Miss Grand Indonesia Sampaikan Pesan Perdamaian

Miss Grand Indonesia Sampaikan Pesan Perdamaian

Peserta dari Bengkulu Nadia Purwoko keluar sebagai pemenang kontes kecantikan Miss Grand Indonesia (MGI) di JCC Senayan, Jakarta, Sabtu, 21 Juli 2018. ( Foto: Beritasatu Photo / Diana Fitri Anisa )

Jambipos Online, Jakarta - Pesan perdamaian dan ungkapan cinta pada tanah air memberikan kekuatan besar dari perhelatan beauty pageant atau kontes kecantikan Miss Grand Indonesia (MGI). Ajang yang baru yang baru pertama kali dihelat di JCC, Senayan, Sabtu (21/7/2018) ini menobatkan wanita cantik asal Bengkulu, Nadia Purwoko sebagai pemenang.
Malam itu, Nadia berhasil menyingkirkan 31 kontestan dari setiap provinsi di Indonesia. Ia mampu menyuarakan pesan perdamaian dan juga menunjukkan kelebihan yang ia miliki kepada dewan juri dan masyarakat luas.
Dalam pidato pertamanya untuk lolos ke babak tiga besar, dengan lancar ia berhasil menyampaikan pesan keberagaman dan kekayaan yang dimiliki Indonesia. Ia mengimbau kepada masyarakat luas, khususnya para generasi muda untuk bergerak maju dan juga menghargai segala perbedaan yang ada.
“Tunjukkan pada dunia, kita ini adalah bangsa yang kuat. Perbedaan membuat kita unik, cantik, dan kaya. Saya tidak bisa berbuat ini sendiri, saya butuh bantuan tangan dari Anda semua melakukan semua itu. Bersatu kita teguh bercerai kita runtuh,” tukasnya disambut teriakan dan tepuk tangan meriah dari penonton.
Pidato tersebut kemudian membawa wanita yang berprofesi sebagai pengacara ini masuk ke dalam tiga besar bersama, Stephanie dari DKI Jakarta (runner up 2) dan Sabrina Malik (runner up 1) yang mewakili Sumatra Utara. Mereka bertiga mendapatkan satu pertanyaan yang sama, “Jika dunia terancam karena peperangan, dan perdamaian telah memudar. Tetapi, Anda memiliki kekuatan super, apakah hal yang terlebih dahulu akan Anda selamatkan?”
Nadia pun menjawab dengan lugas dan yakin, ia mengatakan wanita dan anak-anaklah yang akan ia selamatkan terlebih dahulu. Karena, rasa kasih sayang dan perdamaian berasal dari jiwa anak-anak. Oleh karena itu, ia mengimbau bahwa pendidikan di dalam rumah sangatlah penting demi menumbuhkan generasi baru yang mamu memberikan perubahan.
Jawaban ini pun pada akhirnya yang dihadiahi mahkota Heart of Indonesia senilai Rp 3 miliar. Tidak hanya itu, Nadia juga berhak membawa pulang 1 unit apartemen dari Loftville.
Di lain sisi, lima penghargaan lainnya juga diberikan kepada para finalis yang memiliki prestasi selama perjalanan karantina. Sebut saja Best Traditional Costum, diberikan kepada Putu Ayu Sasadevi dari Bali, Miss Congeniality untuk Ni Komang dari NTT, Best Evening Gown direbut oleh Sabrina Malik dari Sumatra Utara. Selanjutnya Miss Favoritedisematkan untuk Putri Azizah perwakilan dari Sumatera Selatan.
Tidak hanya itu, sebuah penghargaan baru juga untuk menjadi Miss Perbankan BCA sengaja dihadirkan di MGI. Hal ini merupakan bentuk apresiasi dari BCA kepada finalis yang memiliki rencana pembangunan keuangan terbaik untuk Indonesia ke depannya. Dengan itu, finalis bernama Sevin Dwi P dari Lampung berhasil mendapatkan penghargaan tersebut.
Memang pada dasarnya, MGI memiliki misi untuk mencari bakat-bakat terpendam wanita Indonesia sekaligus membentuk karakter mereka agar siap menghadapi tantangan di abad 21. Sehingga, nantinya para finalis dan pemenang MGI mampu mewakili wanita Indonesia yang modern, mandiri, memiliki jiwa sosial serta dapat berkontribusi diberbagai bidang baik sosial, pemberdayaan, pariwisata dan ekonomi.
Berbeda Penilaian
Kualifikasi tersebut ternyata membawa MGI untuk merumuskan penilaian yang berbeda dibanding ajang kecantikan lainnya. Hal yang paling terlihat unik adalah, penyisihan kontestan untuk memasukkan peringkat lima besar didasari oleh kemampuan (talent) yang mereka miliki.
Namun, dalam penilaian ini mereka hanya boleh memperlihatkan kemampuan menari mereka saja, atau yang diberi nama Passion Dance Challenge. Satu per satu dari 10 finalis ini harus menari dengan baik sesuai dengan irama dan tempo lagu Peace yang dibawakan oleh Soundwave dan Firly Firlana, bernuansa electronic dance music (EDM).
“Kami ingin gunakan sesuatu yang berbeda. Biasanya ajang lain menggunakan QnA (tanya jawab), kami tidak ingin memakan waktu yang terlalu panjang. Tetapi, kami ingin menunjukkan bahwa sosok MGI tidak hanya cantik, pintar, tetapi juga bertalenta. MGI ingin yang berbeda. Kami ini ingin menghibur,” jelas National Director of Miss Grand Indonesia, Dikna Farabida saat dijumpai Suara Pembaruan.
Memang benar, MGI ingin menonjolkan sisi modern dari wanita Indonesia. Hal ini bahkan terlihat jelas saat tarian pembukaan yang biasanya dimasukkan unsur tradisi, tetapi MGI lebih memperlihatkan pesona 32 wanita yang mewakili masyarakat urban saat ini, aktif, modern, dan mandiri.
“Tidak melulu harus menghadirkan unsur tradisional. Namun, bagaimana cara kita mengemas dengan semodern mungkin, tanpa menghilangkan identitas kita. Jadi, nilai-nilai tersebut telah ditanamkan dan ditampilkan di belakang layar selama karantina. Seperti menari Tor-Tor, saat mengunjungi Danau Toba,” terangnya.
Selain Dikna dan sembilan juri yang terdiri dari Menteri Pariwisata Indonesia, Arief Yahya, perwakilan dari tokoh publik yaitu Sophia Latjuba, Wulan Guritno, Ivan Gunawan, Grand Final MGI ini turut dihadiri pula oleh pemilik lisensi Miss Grand International Nawat Itsaragrisil, Miss Grand International 2016 Ariska Putri Pertiwi, Miss Grand International 2015 Claire Elizabeth Parker, dan Miss Grand International 2017 Maria Jose Lora.


Sumber: BeritaSatu.com

Akibat Ricuh, Stadion Jakabaring Steril dari Semua Pertandingan


Akibat Ricuh, Stadion Jakabaring Steril dari Semua Pertandingan
Stadion Jakabaring akan disterilkan dari semua pertandingan sebagai imbas dari kericuhan yang dilakukan oleh oknum suporter yang melakukan pengrusakan terhadap kursi tribun saat laga antara Sriwijaya FC vs Arema FC Sabtu (21/7). ( Foto: Beritasatu Tv )

Jambipos Online Palembang - Stadion Jakabaring akan disterilkan dari semua pertandingan sebagai imbas dari kericuhan yang dilakukan oleh oknum suporter yang melakukan pengrusakan terhadap kursi tribun saat laga antara Sriwijaya FC vs Arema FC Sabtu (21/7/2018).
Wakil Direktur Venue Indonesian Asian Games Organizing Committe (Inasgoc) Basyaruddin Ahmad mengatakan, pihaknya akan meminta kepada Direktur Venue Inasgoc untuk melakukan sistem lock downkepada pihak Jakabaring Sport City (JSC) Palembang.
"Mulai besok melayangkan ke PT JSC untuk segera melakukan lock down, agar tidak terjadi hal-hal seperti ini lagi," ujar Basyaruddin di Palembang, Minggu (22/7).
Lock down yang dimaksud itu, adalah sterilisasi setiap venue yang ada di Sumsel. Baik yang berada di Kompleks JSC maupun Stadion Bumi Sriwijaya.
Kecuali, untuk hal-hal yang berkaitan dengan suksesnya penyelenggaraan Asian Games 2018. Seperti kegiatan Overlay yang dilakukan GL Event, Fair of Play dan lain-lain. Selain itu, apapun bentuknya baik kegiatan maupun pertandingan akan dilarang.
"Siapa yang mau bertanggung jawab jika ada pertandingan dan terjadi hal yang tidak diinginkan," kata Basyaruddin .
"Di saat berpacu dengan waktu, di saat fokus mempercantik venue ada kejadian ini. Kami harus ekstra bekerja. Kami terus terang dan mengharapkan ini segera kembali seperti semula lagi," tambahnya.
Pihak JSC sendiri telah melakukan perhitungan ulang terhadap kerusakan yang dilakukan oleh oknum suporter yang melakukan pengrusakan terhadap kursi tribun saat laga antara Sriwijaya FC vs Arema FC itu. Yaitu, total 373 kursi dengan rincian 182 kursi di Tribun Utara dan 191 kursi di Tribun Selatan.
"Untung masih ada rentang waktu untuk melakukan perbaikan. Kalau tidak ada rentang waktu siapa yang mau bertanggung jawab, sementara kita pontang-panting mengejar deadline yang ditentukan," pungkas Basyaruddin.


Sumber: BeritaSatu TV

Polisi Tangkap 4 Pelaku Perusakan Kursi Stadion Jakabaring

Polisi Tangkap 4 Pelaku Perusakan Kursi Stadion Jakabaring

Kompleks olahraga Jakabaring Sport City (JSC), Palembang, Sumatera Selatan. ( Foto: Antara )

Jambipos Online, Palembang - Polisi menangkap empat orang oknum suporter pelaku pengrusakan kursi Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Palembang, untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.
Kapolresta Palembang Kombes Wahyu Bintono HB di Palembang, Minggu, mengatakan, keempat tersangka sudah diperiksa terkait insiden perusakan kursi Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring,  Sabtu (21/7/2017) sore saat pertandingan Sriwijaya FC melawan Arema FC.
"Sudah empat orang kami periksa, mereka semua suporter. Motif masih kami dalami, termasuk apakah ada keterlibatan pihak lain dalam insiden kemarin," kata Wahyu.
Sejauh ini, Wahyu masih belum mau membeberkan peran dari empat orang yang diamankan tersebut, dan juga identitas empat orang itu.
Sebelumnya, oknum kelompok suporter Sriwijaya FC yang berada di tribun Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Palembang, melempar kursi penonton ke pinggir lapangan saat pertandingan tim melawan Arema FC, Sabtu sore.
Aksi puluhan suporter itu terjadi sesaat setelah gol ketiga tercipta pada babak kedua oleh Arema sehingga mengubah kedudukan menjadi 0-3 bagi tim tuan rumah pada menit ke-76.
Suporter yang memadati tribun utara sontak melepas kursi penonton kemudian melempar ke lapangan lintasan sintetis atletik.
Aksi tak terpuji ini diperingatkan oleh panitia pertandingan melalui pengeras suara. Bukannya, berhenti, aksi pun semakin menjadi-jadi. Larangan puluhan petugas yang berada di pinggir lapangan diabaikan saja oleh massa.
Direktur Venue Jakabaring Sport City Basyaruddin mengatakan akibat aksi anarkis itu negara mengalami kerugian atas aset yang rusak itu. Sebanyak 335 kursi yang berada di tribun Utara dan Selatan dirusak oleh para suporter Sriwijaya FC, dengan rincian 231 kursi yang rusak di tribun utara dan 104 di tribun selatan.
"Tak ada cara lain selain harus segera diperbaiki. Target kami pada 31 Juli sudah selesai. Setelah itu, seluruh venue di JSC steril, tidak boleh digunakan lagi hingga untuk pertandingan Asian Games," kata dia.
Sebelumnya Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring dinyatakan siap menggelar pertandingan Asian Games, 18 Agustus - 2 September 2018 berdasarkan hasil pemantauan Dewan Olimpiade Asia pasca renovasi.
Namun, lantaran adanya perusakan ini membuat membuat OCA mempertanyakan kesiapan Palembang sebagai tuan rumah.
Berdasarkan rilis pers Sekretaris Menpora Gatot S Dewa Broto dinyatakan bahwa Indonesia selaku tuan rumah akan membereskan semua persoalan tersebut sehingga memastikan Palembang siap menjadi tuan rumah Asian Games.


Sumber: ANTARA

Ketua KPK: Sistemis, Jual-Beli Sel Mewah

Barang sitaan dari Lapas Sukamiskin, Bandung. ( Foto: Antara )

Harus ada perubahan yang sangat mendasar terhadap tata kelola di lembaga pemasyarakatan.

Jambipos Online, Jakarta- Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Agus Rahardjo menyebutkan kejadian jual-beli sel mewah dan isinya di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Sukamiskin, Bandung, sistemis. Hal tersebut disampaikannya sebelum mengikuti rapat dengar pendapat (RDP) antara KPK dengan Komisi III DPR, Senin (23/7/2018).

KPK menilai kehadiran sel-sel mewah di lapas bukan lagi merupakan ulah oknum petugas lapas, tetapi akibat sistem yang korup. 

"Kejadian itu (terungkapnya transaksi sel mewah di Sukamsikin) penting, karena itu kami menganggapnya bukan oknum lagi, itu sudah sistematis gitu ya," ujar Agus.

Oleh karena itu, menurut Agus, harus ada perubahan yang sangat mendasar terhadap tata kelola di lembaga pemasyarakatan. Sebab, tujuan KPK menghukum para koruptor dengan memenjarakan mereka di lapas adalah agar saat kembali ke masyarakat mereka menjadi sadar dan baik.

"Kalau pengelolaannya banyak korupsi, tentu sangat memprihatinkan," katanya.

Sampai saat ini KPK terus melakukan penyelidikan terhadap sel mewah di Sukamiskin. Ruang tahanan mewah di lapas tersebut juga sudah disegel. 

Pihaknya berharap ada kebijakan mendasar di lapas agar kejadian serupa tidak terjadi lagi. Pasalnya, kasus sel-sel mewah sudah terjadi sejak lama dan kerap berulang.(JP)



Ini Deretan Sel Mewah yang Terungkap ke Publik

Gayus Halomoan Tambunan ( Foto: Istimewa )

Sejumlah praktik sewa menyewa ruangan sel penjara yang disulap layaknya menjadi hotel bintang lima atau hotel prodeo sudah terungkap sejak 2010 silam.

Jambipos Online, Jakarta-Penangkapan Kepala Lembaga Pemasyarakatan Sukamiskin, Wahid Husen oleh tim Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) semakin menambah rangkaian panjang praktik suap dalam hotel prodeo itu yang tujuan awalnya untuk membina orang jahat menjadi baik.

Sejumlah praktik sewa menyewa ruangan sel penjara yang disulap layaknya menjadi hotel bintang lima atau hotel prodeo sudah terungkap sejak inspeksi mendadak yang dilakukan ke sel Artalyta Suryani pada Minggu 10 Januari 2010 silam.

Berikut sejumlah sel mewah dalam penjara yang berhasil terungkap:

1. Artalyta Suryani alias Ayin

Pada Minggu, 10 Januari 2010 malam, anggota Satuan Tugas Pemberantasan Mafia Hukum yang dipimpin Denny Indrayana melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas II A Pondok Bambu, Jakarta Timur. Di antaranya ke ruang terpidana Artalyta Suryani alias Ayin dan Limarita alias Aling terpidana seumur hidup dalam kasus narkoba.

Ruangan Ayin berada di Blok Anggrek Nomor 19, dia tinggal bersama dengan asisten pribadinya, Asmiyati yang merupakan terpidana dua tahun enam bulan penjara. Di dalam ruangannya terdapat perlengkapan bayi untuk anak angkatnya.

Sedangkan di ruangan penjara Limarita alias Aling terdapat kamar khusus berukuran 3 x 3 meter dengan memiliki televisi layar datar ukuran 20 inchi serta dinding ruangannya telah disulap dengan motif daun serta bunga. Tidak luput juga ada meja kerja mewah.

2. Haryanto Chandra alias Gombak

Badan Narkotika Nasional (BNN) pada 31 Mei 2017, menemukan ruangan sel mewah yang ditempati narapidana di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Cipinang, Jakarta Timur, Haryanto Chandra alias Gombak.

Dalam sel tersebut, aparat BNN menemukan beberapa barang seperti satu unit laptop atau komputer jinjing, satu unit Ipad, empat unit telepon genggam dan satu unit token, serta memiliki fasilitas AC serta CCTV untuk memonitor setiap orang yang datang.

"Dalam penggeledahan tersebut terlihat situasi ruangan sel yang tidak seperti ruangan sel pada umumnya. Di ruangan tersebut terdapat AC, CCTV yang bisa memonitor setiap orang yang datang, wifi, akuarium ikan arwana dan menu makanan spesial," ungkap Komjen Pol (purn) Budi Waseso, yang saat itu menjadi Kepala BNN.

3. Freddy Budiman

Pada September 2013, Gembong narkoba yang sudah dieksekusi mati Freddy Budiman juga sempat menghebohkan selain meski tinggal di dalam ruangan sel di Lapas Cipinang namun dirinya masih mengendalikan peredaran narkoba. Yang menarik juga dia memiliki ruang atau dikenal dengan 'bilik asmara'. Vanny Rossyane, model majalah orang dewasa pernah blak-blakan mengaku adanya ruangan mewah di Lapas Cipinang yang berujung pada pemecatan kalapasnya, Thurman Hutapea.

4. Agusrin Najamuddin

Pada Sabtu, 18 Mei 2013, Satuan Tugas Pemberantasan Mafia Hukum mendapati ruangan sel mewah di sel nomor 38 Lapas Sukamiskin.

Ruangan itu dihuni oleh eks Gubernur Bengkulu, Agusrin Najamuddin. Di ruangannya yang berukuran 2,5 meter x 4 meter ditemukan tempat tidur, tape, meja kerja dan rak buku. Bahkan ada alat masak juga. Dia juga bisa memanggil narapidana lainnya untuk memijit jika letih yang tentunya mendapatkan imbalan tersendiri.

5. Gayus Tambunan

Pada November 2010, nama Gayus HP Tambunan kembali mencuat, manakala terdakwa kasus mafia pajak ini keluar dari Rumah Tahanan Markas Komando Brimob Kelapa Dua.

Saat Mabes Polri melakukan inspeksi mendadak dan ternyata diketahui tahanan kasus mafia pajak ini tidak ada di selnya.

6. Fahmi Darmawansyah

Pada Jumat (20/7/2018) sel yang dihuni terpidana korupsi Fahmi Darmawansyah di Lapas Sukamismin memiliki berbagai fasilitas seperti pendingin udara (AC), televisi, rak buku, lemari, wastafel, kamar mandi lengkap dengan toilet duduk dan mesin pemanas air, kulkas, dan kasur pegas.

Untuk mendapatkan berbagai fasilitas ini, Fahmi memberikan uang sekitar Rp200 juta sampai 500 juta. Selain sel mewah, Fahmi juga mendapatkan kemudahan untuk dapat keluar masuk tahanan.(JP)



Sumber: ANTARA

Mantan Kadis PUPR Provinsi Jambi (Ir PB Panjaitan MM) Nikahkan Putrinya di Jakarta

Selamat Membina  Rumah Tangga Clarissa Panjaitan dengan Samudra Hutabarat

Kedua mempelai Clarissa Panjaitan dan Samudra Hutabarat diselimuti kebahagiaan setelah mereka resmi mendapatkan Pemberkatan Nikah Kudus dalam membentuk keluarga baru. Usai diberkati dilanjutkan Pesta Adat Batak di Gedung Mulia Raja Jalan Kebon Nanas Jatinegara Jakarta Timur, Sabtu (21/7/2018).
Resepsi Nasional Pernikahan Clarissa Panjaitan dengan Samudra Hutabarat dilaksanakan di Gegung Menara Mandiri Jalan Sudirman Jakarta, Minggu 22 Juli 2018.
Jambipos Online, Jakarta-Kedua mempelai Clarissa Panjaitan dan Samudra Hutabarat diselimuti kebahagiaan setelah mereka resmi mendapatkan Pemberkatan Nikah Kudus dalam membentuk keluarga baru. Usai diberkati dilanjutkan Pesta Adat Batak di Gedung Mulia Raja Jalan Kebon Nanas Jatinegara Jakarta Timur, Sabtu (21/7/2018).

Pengantin Wanita Clarissa Panjaitan adalah Putri dari Ir PB Panjaitan MM/ Dra S Br Silaen (Mantan Kadis PU Provinsi Jambi). Sedangkan pengantin pria Samudra Hutabarat adalah putra dari Saur Hutabarat (Dewan Redaksi Metro TV dan Pendiri Partai Nasdem).

 

Resepsi Nasional Pernikahan Clarissa Panjaitan dengan Samudra Hutabarat dilaksanakan di Gegung Menara Mandiri Jalan Sudirman Jakarta, Minggu 22 Juli 2018. 

Sejumlah Tokoh Nasional dan Pejabat hadir pada Resepsi tersebut. Seperti Surya Palo, Kejagung RI, Rujut Sitompul, Kabid Bina Marga PU Provinsi Jambi Ir Tetap Sinulingga dan sejumlah undangan lainnya.   

Sementara acara Martumpol Clarissa Panjaitan dengan Samudra Hutabarat dilaksanakan di Gereja HKBP Kotabaru Jambi, Sabtu 23 Juni 2019. Kemudian dilanjutkan pada hari yang sama Acara Marhata Sinamot di Gedung Gracia Kotabaru Jambi. (JP-Asenk Lee Saragih)

Resepsi Nasional Pernikahan Clarissa Panjaitan dengan Samudra Hutabarat dilaksanakan di Gegung Menara Mandiri Jalan Sudirman Jakarta, Minggu 22 Juli 2018.
Foto-foto dari FB Budiman Panjiatan dan Samuel RB Panjaitan dan FB Clarissa Panjaitan.
Foto Serbi Pesta Pernikahan Clarissa Panjaitan dengan Samudra Hutabarat di Jakarta, Sabtu 21 Juli 2018.
Foto Serbi Pesta Pernikahan Clarissa Panjaitan dengan Samudra Hutabarat di Jakarta, Sabtu 21 Juli 2018.
Foto Serbi Pesta Pernikahan Clarissa Panjaitan dengan Samudra Hutabarat di Jakarta, Sabtu 21 Juli 2018.
Foto Serbi Pesta Pernikahan Clarissa Panjaitan dengan Samudra Hutabarat di Jakarta, Sabtu 21 Juli 2018.
Foto Serbi Pesta Pernikahan Clarissa Panjaitan dengan Samudra Hutabarat di Jakarta, Sabtu 21 Juli 2018.
Foto Serbi Pesta Pernikahan Clarissa Panjaitan dengan Samudra Hutabarat di Jakarta, Sabtu 21 Juli 2018.
Foto Serbi Pesta Pernikahan Clarissa Panjaitan dengan Samudra Hutabarat di Jakarta, Sabtu 21 Juli 2018.
Foto Serbi Pesta Pernikahan Clarissa Panjaitan dengan Samudra Hutabarat di Jakarta, Sabtu 21 Juli 2018.
Foto Serbi Pesta Pernikahan Clarissa Panjaitan dengan Samudra Hutabarat di Jakarta, Sabtu 21 Juli 2018.
Foto Serbi Pesta Pernikahan Clarissa Panjaitan dengan Samudra Hutabarat di Jakarta, Sabtu 21 Juli 2018.
Budiman Panjaitan dan Istri
Foto Serbi Pesta Pernikahan Clarissa Panjaitan dengan Samudra Hutabarat di Jakarta, Sabtu 21 Juli 2018.
Panjaitan Bersaudara.
Foto Serbi Pesta Pernikahan Clarissa Panjaitan dengan Samudra Hutabarat di Jakarta, Sabtu 21 Juli 2018.
Kumpulan Artis Batak Ibukota Jakarta Pada Pesta Adat Clarissa Panjaitan Dengan Samudra Hutabarat.
Foto Serbi Pesta Pernikahan Clarissa Panjaitan dengan Samudra Hutabarat di Jakarta, Sabtu 21 Juli 2018.
Foto Serbi Pesta Pernikahan Clarissa Panjaitan dengan Samudra Hutabarat di Jakarta, Sabtu 21 Juli 2018.
Foto Serbi Pesta Pernikahan Clarissa Panjaitan dengan Samudra Hutabarat di Jakarta, Sabtu 21 Juli 2018.
Foto Serbi Pesta Pernikahan Clarissa Panjaitan dengan Samudra Hutabarat di Jakarta, Sabtu 21 Juli 2018.
Foto Serbi Pesta Pernikahan Clarissa Panjaitan dengan Samudra Hutabarat di Jakarta, Sabtu 21 Juli 2018.
Foto Serbi Pesta Pernikahan Clarissa Panjaitan dengan Samudra Hutabarat di Jakarta, Sabtu 21 Juli 2018.
Politisi PDIP Trimedia Panjaitan (tengah).
Gallery Foto Resepsi Pernikahan di Jakarta, Minggu 22 Juli 2018  
Resepsi Nasional Pernikahan Clarissa Panjaitan dengan Samudra Hutabarat dilaksanakan di Gegung Menara Mandiri Jalan Sudirman Jakarta, Minggu 22 Juli 2018.
 
Anggun Gunawan dan Istri Bersama Kedua Pengantin Clarissa Panjaitan dengan Samudra Hutabarat dilaksanakan di Gegung Menara Mandiri Jalan Sudirman Jakarta, Minggu 22 Juli 2018.
Resepsi Nasional Pernikahan Clarissa Panjaitan dengan Samudra Hutabarat dilaksanakan di Gegung Menara Mandiri Jalan Sudirman Jakarta, Minggu 22 Juli 2018.
Resepsi Nasional Pernikahan Clarissa Panjaitan dengan Samudra Hutabarat dilaksanakan di Gegung Menara Mandiri Jalan Sudirman Jakarta, Minggu 22 Juli 2018.
Resepsi Nasional Pernikahan Clarissa Panjaitan dengan Samudra Hutabarat dilaksanakan di Gegung Menara Mandiri Jalan Sudirman Jakarta, Minggu 22 Juli 2018.
Resepsi Nasional Pernikahan Clarissa Panjaitan dengan Samudra Hutabarat dilaksanakan di Gegung Menara Mandiri Jalan Sudirman Jakarta, Minggu 22 Juli 2018.
Gallery Foto-Foto Martumpol di Jambi
Persiapan Berangkat dari Rumah Kel Ir PB Panjaitan MM ? Dra S Br Silaen (Lorong Citra) Jambi Menuju Gereja HKBP Kotabaru Jambi, Sabtu 23 Juli 2018.
Persiapan Berangkat dari Rumah Kel Ir PB Panjaitan MM ? Dra S Br Silaen (Lorong Citra) Jambi Menuju Gereja HKBP Kotabaru Jambi, Sabtu 23 Juli 2018.
Persiapan Berangkat dari Rumah Kel Ir PB Panjaitan MM ? Dra S Br Silaen (Lorong Citra) Jambi Menuju Gereja HKBP Kotabaru Jambi, Sabtu 23 Juli 2018.
Persiapan Berangkat dari Rumah Kel Ir PB Panjaitan MM ? Dra S Br Silaen (Lorong Citra) Jambi Menuju Gereja HKBP Kotabaru Jambi, Sabtu 23 Juli 2018.
Chandra Benny Gabriel Panjaitan dan Ir PB Bernhard Panjaitan MM.
(ki- ka) Saur Hutabarat dan Ir PB Bernhard Panjaitan MM.
Kedua Orang Tua Mempelai. Saur Hutabarat dan Istri  dan Ir PB Bernhard Panjaitan MM dan Istri.
Cara Martumpol Clarissa Panjaitan dengan Samudra Hutabarat di Gereja HKBP Kotabaru, Kota Jambi, Sabtu 23 Juni 2018.
Cara Martumpol Clarissa Panjaitan dengan Samudra Hutabarat di Gereja HKBP Kotabaru, Kota Jambi, Sabtu 23 Juni 2018.
Cara Martumpol Clarissa Panjaitan dengan Samudra Hutabarat di Gereja HKBP Kotabaru, Kota Jambi, Sabtu 23 Juni 2018.
Cara Martumpol Clarissa Panjaitan dengan Samudra Hutabarat di Gereja HKBP Kotabaru, Kota Jambi, Sabtu 23 Juni 2018.
Cara Martumpol Clarissa Panjaitan dengan Samudra Hutabarat di Gereja HKBP Kotabaru, Kota Jambi, Sabtu 23 Juni 2018.
Cara Martumpol Clarissa Panjaitan dengan Samudra Hutabarat di Gereja HKBP Kotabaru, Kota Jambi, Sabtu 23 Juni 2018.
Cara Martumpol Clarissa Panjaitan dengan Samudra Hutabarat di Gereja HKBP Kotabaru, Kota Jambi, Sabtu 23 Juni 2018.
Cara Martumpol Clarissa Panjaitan dengan Samudra Hutabarat di Gereja HKBP Kotabaru, Kota Jambi, Sabtu 23 Juni 2018.
Cara Martumpol Clarissa Panjaitan dengan Samudra Hutabarat di Gereja HKBP Kotabaru, Kota Jambi, Sabtu 23 Juni 2018.
Cara Martumpol Clarissa Panjaitan dengan Samudra Hutabarat di Gereja HKBP Kotabaru, Kota Jambi, Sabtu 23 Juni 2018.
Cara Martumpol Clarissa Panjaitan dengan Samudra Hutabarat di Gereja HKBP Kotabaru, Kota Jambi, Sabtu 23 Juni 2018.
Acara Ibadah Martumpol Clarissa Panjaitan dengan Samudra Hutabarat di Gereja HKBP Kotabaru, Kota Jambi, Sabtu 23 Juni 2018.
Acara Ibadah Martumpol Clarissa Panjaitan dengan Samudra Hutabarat di Gereja HKBP Kotabaru, Kota Jambi, Sabtu 23 Juni 2018.
Acara Ibadah Martumpol Clarissa Panjaitan dengan Samudra Hutabarat di Gereja HKBP Kotabaru, Kota Jambi, Sabtu 23 Juni 2018.
Acara Ibadah Martumpol Clarissa Panjaitan dengan Samudra Hutabarat di Gereja HKBP Kotabaru, Kota Jambi, Sabtu 23 Juni 2018.
Acara Ibadah Martumpol Clarissa Panjaitan dengan Samudra Hutabarat di Gereja HKBP Kotabaru, Kota Jambi, Sabtu 23 Juni 2018.
Acara Ibadah Martumpol Clarissa Panjaitan dengan Samudra Hutabarat di Gereja HKBP Kotabaru, Kota Jambi, Sabtu 23 Juni 2018.
Acara Ibadah Martumpol Clarissa Panjaitan dengan Samudra Hutabarat di Gereja HKBP Kotabaru, Kota Jambi, Sabtu 23 Juni 2018.
Acara Ibadah Martumpol Clarissa Panjaitan dengan Samudra Hutabarat di Gereja HKBP Kotabaru, Kota Jambi, Sabtu 23 Juni 2018.
Acara Ibadah Martumpol Clarissa Panjaitan dengan Samudra Hutabarat di Gereja HKBP Kotabaru, Kota Jambi, Sabtu 23 Juni 2018.
Acara Ibadah Martumpol Clarissa Panjaitan dengan Samudra Hutabarat di Gereja HKBP Kotabaru, Kota Jambi, Sabtu 23 Juni 2018.
Acara Adat di Gedung Reacia Kotabaru Kota Jambi.
Acara Adat di Gedung Reacia Kotabaru Kota Jambi.
Acara Adat di Gedung Reacia Kotabaru Kota Jambi.
Acara Adat di Gedung Reacia Kotabaru Kota Jambi.
Acara Adat di Gedung Reacia Kotabaru Kota Jambi.
Acara Adat di Gedung Reacia Kotabaru Kota Jambi.
Ir PB Bernhard Panjaitan MM/ Dra S Br Silaen
Acara Silaturahmi Keluarga Saur Hutabarat dan Istri di Rumah Keluarga Ir PB Bernhard Panjaitan MM/ Dra S Br Silaen di Lorong Citra, Telanaipura Kota Jambi, Jumat 22 Juni 2018.
 


Berita Lainnya

Jambi: Niat Bangun Stadion Internasional Belum Ada

Jambi: Niat Bangun Stadion Internasional Belum Ada
Klik Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Dahlan Iskan: 75 Persen Pemilik Media Siber Mantan Wartawan Surat Kabar

Dahlan Iskan: 75 Persen Pemilik Media Siber Mantan Wartawan Surat Kabar
Sebanyak 75 persen pendiri dan pemilik media siber di Indonesia merupakan bekas wartawan surat kabar. Saat ini tercatat sebanyak 43.300 media siber di seluruh Indonesia. Klik Gambar Untuk Selengkapnya

Olahraga di Jambi Makin Merosot?

Olahraga di Jambi Makin Merosot?
Catatan Ringan: KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Ragam Berita

Terimakasih Astra, Dengan Go-Car, Kami Tak Lagi Bonceng Lima

Terimakasih Astra, Dengan Go-Car, Kami Tak Lagi Bonceng Lima
KLIK Gambar Untuk Beritanya

Kode Etik Jurnalistik

Kode Etik Jurnalistik
Pahami dan Taati. KLIK Gambar Selengkapnya

Jurus Sakti KPK Itu Bernama OTT

Jurus Sakti KPK Itu Bernama OTT
KLIK GAMBAR UNTUK NEWS SELENGKAPNYA

RAGAM BERITA LAINNYA

Menuju DPRD Provinsi Jambi

Menuju DPRD Provinsi Jambi
Menjemput Aspirasi Rakyat Kota Jambi-KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Menuju DPRD Provinsi Jambi

Menuju DPRD Provinsi Jambi
Menjemput Aspirasi Rakyat Muarojambi-Batanghari-KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Menuju Senayan Pemilu 17 April 2019

Menuju Senayan Pemilu 17 April 2019
Menjemput Aspirasi Rakyat Provinsi Jambi-KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Portal Berita Polda Jambi (TribrataNews)

Portal Berita Polda Jambi (TribrataNews)
Klik Benner Untuk Mengunjunginya