Berita Terbaru

Pengurus PWI Provinsi Jambi Periode 2017-2022

Pengurus PWI Provinsi Jambi Periode 2017-2022
KLIK Benner Daftar Pengurusnya

Menuju Jambi Tuntas 2021

Menuju Jambi Tuntas 2021
.
INDEKS BERITA TERBARU

Misteri Kematian Siswi Cantik di Merangin

Written By jambipos-online on Friday, November 24, 2017 | 11:29

(Alm) PN Siswi SAMN Merangin. (IST)
Jambipos Online, Merangin-PN, siswi SMAN Merangin yang ditemukan tewas. Sebelum Ditemukan Tewas, Sempat Pergi Bersama Teman Dekat-nya Kematian PW (16) siswi cantik pelajar SMA Negeri 6 Merangin ini masih menjadi misteri besar yang terjadi di Kabupaten Merangin. 

Banyak kabar yang berkembang di masyarakat. Seru Jambi-pun mencoba untuk menguak jengkal demi jengkal informasi sebelum PW ditemukan tak bernyawa.


Tubuh gadis malang itu ditemukan warga Desa Limbur Merangin Kecamatan Pamenang Barat dalam kondisi mengenaskan dengan wajah yang sudah tak dikenali lagi, pada Senin (20/11/2017) lalu.

Dari penulusuran yang dilakukan Seru Jambi, sebelum menghilang pada Jumat (17/11/2017), PW diketahui tidak masuk sekolah selama dua hari, Rabu dan Kamis. Penelusuran Seru Jambi, ternyata korban sempat bolos ke Sarolangun bersama seorang teman dekatnya.

Kepergian ke Sarolangun diakui oleh Kepala SMA Negeri 6 Merangin, Sugimin. Keterangan Sugimin, pelajarnya tersebut dari rumah pergi mengenakan seragam sekolah, namun korban tidak masuk ke sekolah.

“Rabu (15/11) anak kami ini mulai tidak sekolah. Kamis-nya dia keluar memakai seragam sekolah,” ujar Sugimin, Kamis (23/11/2017).

Dari cerita Sugimin, korban pergi bersama teman dekatnya. Ketika jam pulang sekolah, dia pulang ke rumah.

“Dari cerita orang tuanya, dia pergi ke Sarolangun satu hari sebelum menghilang. Siangnya dia pulang lagi ke rumah, ini menurut keterangan kakak korban,” sebut Kepsek.

Sementara, informasi terbaru yang diperoleh Seru Jambi, dari keterangan orang tua PW, Budi Ryokko. PW sempat diturunkan oleh tukang ojek tak jauh dari rumah teman dekatnya. Katanya, anaknya pergi sekitar pukul 05.30 WIB diantar tukang ojek.

“Malam Jumat sebelum menghilang, saya tidur jam tiga pagi. Jam setengah enam, pintu kamar anak saya masih tertutup. Setelah saya mengantar kayu, pintu kamar anak saya sudah terbuka,” ujar Budi.

“Karena tidak ada lagi, kami cari tidak ada yang tahu. Kami juga menanyakan ke sekolah, juga tidak ada. Kami cari sana-sini juga tidak ada yang tahu,” jelasnya, lagi.

Menurut Budi, Biasanya ada tukang ojek langganan warga di sini. ”Jadi Saya tanya ke ojek itu, dia mengaku mengantar penumpang perempuan yang minta antar ke Bangko Tinggi dekat jambatan. Di tempat dia turun terakhir ada teman dekatnya,” ungkap Budi.

Ia juga menanyakan kepada teman dekat anaknya tersebut, namun teman dekatnya mengaku tak tahu keberadaan PN.

“Namun teman dekatnya mengakui sehari sebelum menghilang, ia pergi bersama dengan anak saya ke Sarolangun. Di FB, anak saya (Putri Wulan Sari) memang ada memasang poto di Ancol Sarolangun,” ungkap Budi.

Dari penuturan Budi Ryoko, anaknya diantar ojek ke Bangko Tinggi, tak jauh dari rumah teman dekatnya. Di sinilah komunikasi terakhir terputus.(JP)


Elviana Kritisi Tingginya Tiket Nam Air Jakarta-Bungo

Anggota Komisi XI DPR RI Dapil Provinsi Jambi Hj Dra Elviana MSi (kanan) jumpa dengan Sudirman (Bupati Bungo 2011 - 2016) di Maskapai Nam Air Jakarta-Bungo, Jumat (24/11/2017). Keduanya sempat membatalkan rencana hendak berkunjung ke Bungo karena jengkel dengan harga tiket Nam Air yang mencapai hingga Rp 1,5 Juta Jakarta-Bungo, pada Kamis (23/11/2017). (Istimewa)
Jambipos Online, Jambi-Anggota Komisi XI DPR RI Dapil Provinsi Jambi Hj Dra Elviana MSi mengkritisi tiket penerbangan Jakarta-Bungo oleh Maskapai Nar Air dalam waktu tertentu. Elviana terpaksa membatalkan rencana hendak berkunjung ke Bungo karena jengkel dengan harga tiket Nam Air yang mencapai hingga Rp 1,5 Juta Jakarta-Bungo, pada Kamis (23/11/2017).

Akhirnya Elviana memilih berangkat dari Bandara Soekarno Hatta tujuan Bungo dengan maskapai Nam Air, Jumat (24/11/2017) dengan harga tiket yang lebih murah.

“Bang Sudirman (Bupati Bungo 2011 - 2016) juga membatalkan rencana balik ke Bungo hari Kamis kemarin. Sama dengan saya yang juga terpaksa ambil tiket hari Jumat ini. Alasannya sama, jengkel aja dengan harga tiket pesawat Nam Air Jakarta ke Bungo, masak Rp 1,5 juta kelas ekonomi?,” tulis Elviana pada linimasa akun sosial medianya , Jumat (24/11/2017).

Elviana juga menyinggung soal rencana Pemerintah Kabupaten Bungo yang hendak melobi pihak Managemen Maskapai Nam Air agar bisa melakukan penerbangan Jakarta-Bungo (PP) dua kali sehari. Kata dia, jika pihak Nam Air semaunya aja menaikkan harga tiket, bisa-bisa penumpangnya akan minim.   

“Hari ini seatnya hanya terisi 89 dari 120 kursi yang tersedia. Jika manejemen Nam Air masih juga gila-gilaan buat harga tiket ini, bisa-bisa  rencana Pemkab Bungo minta tambah jumlah penerbangan dua kali sehari bakalan gagal lagi. Bandara ini akan sepi,” kata Elviana. 

“Entah berapa orang setiap hari yang membatalkan terbang ke Bungo karena faktor harga tiket yang tergolong tinggi ini. Ini tidak baik untuk iklim investasi dan pariwisata Bungo dan daerah sekitarnya. Semoga manajemen NAM AIR mau menolong rakyat Bungo dan sekitarnya dengan merevisi kembali patokan harga tiket pesawat ke Bandara Bungo yang hanya 1 jam 10 menit lama terbangnya ini,” ujar Elviana.(JP-Asenk Lee)

Jambi Kebagian 381 Kilometer Tol Trans Sumatera

Ruas Jalan Tol Trans Sumatera yang akan dibangun sepanjang 2715 kilometer dibagi menjadi 24 ruas.(Ist)
Jambipos Online, Jambi-Pemerintah Provinsi Jambi mendapat jatah 381 Kilometer (Km) panjang pembangunan jalan Tol Trans Sumatera. Panjang pembangunan jalan Tol itu berada di dua titik yakni jalur dari Betung (Sumatera Selatan) hingga Kota Jambi sepanjang 191 Km dan dari Jambi hingga Rengat (Riau) sepanjang 190 Km.

Pembangunan jalan Tol Trans Sumatera yang akan melewati Provinsi Jambi ini akan berdampak positif bagi Provinsi Jambi, terutama dari segi perkembangan peningkatan perekonomian masyarakat. Pembangunan rus Tol di Provinsi Jambi dimulai tahun 2018 dan akan dioperasikan 2022-2023. 

Demikian diungkapkan Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat (PUPR) Provinsi Jambi H Arfan kepada Jambipos Online, Jumat (24/11/2017). Disebutkan, pembangunan Tol Trans Sumatera ini telah dibahas pada Rapat Koordinasi Pelaksanaan Jalan Tol Trans Sumatera, bertempat di Jaya Room Hotel Sari Pan Pacific Jakarta, Jum'at (10/11/2017). Pj.Sekda Provinsi Jambi, Drs H Erwan Malik,MM hadir pada rapat itu.

Dikatakan, rapat koordinasi ini merupakan tindak lanjut dari rapat terbatas yang dilakukan Gubernur Jambi H Zumi Zola bersama Presiden Jokowi beberapa waktu yang lalu, dimana Provinsi Jambi akan dilalui 2 ruas jalan Tol Trans Sumatera.

Menurut H Arfan, Pemerintah Provinsi Jambi sangat mendukung sekali pembangunan ruas jalan Tol Trans Sumatera yang dilakukan oleh Pemerintah Pusat, karena dampak yang timbul dari pembangunan jalan Tol Trans Sumatera ini sangat baik sekali bagi masyarakat Provinsi Jambi, khususnya akses ekonomi yang akan lancar.

Disebutkan, proses pembangunan jalan Tol Trans Sumatera yang ada di Provinsi Jambi akan dimulai pada tahun 2018, dengan melakukan design dan menentukan titik lokasi serta pembebasan lahan. Untuk pengerjaan itu semua akan menghabiskan waktu lebih kurang 6 bulan serta untuk pengerjaan fisik sendiri dijadwalkan pada tahun 2019.

Tol Betung-Jambi ditargetkan pengerjaan mulai dari pengadaan tanah hingga pengoperasian tahun 2018-2022. Kemudian Rual Tol-Jambi-Rengat Tahun 2018-2023. 

“Pemprov Jambi juga telah mengusulkan kepada Pemerintah Pusat, untuk jalur ruas jalan Tol Trans Sumatera ini bisa sejalan dengan jalur kereta api yang juga akan dibangun. Hal ini supaya lebih memudahkan Pemerintah Provinsi Jambi dalam hal pembebasan lahan. Pemerintah Pusat menyambut baik apa yang telah diusulkan tersebut,” katanya.

Ditambahkan, tujuan dari pembangunan ruas jalan Tol Trans Sumatera sendiri adalah untuk membantu meningkatkan perekonomian masyarakat yang ada di Sumatera. Karena dengan dibangunnya jalan Tol Trans Sumatera ini, pasokan logistik menjadi lancar serta wilayah yang akan dilalui jalan Tol Trans Sumatera ini akan berkembang dengan pesat.

Ruas Jalan Tol Trans Sumatera yang akan dibangun sepanjang 2715 kilometer dibagi menjadi 24 ruas, mulai dari Bakauheni, Palembang-Jambi-Riau-Medan-Binjai hingga Lhoksemaue-Sigli Aceh (Lihat Gambar). Perkembangan pembangunan jalan Tol Trans Sumatera ini sendiri menjadi perhatian yang utama bagi Presiden Jokowi dan Kementerian PUPR dan selalu dipantau sejauh mana kemajuan perkembangannya dalam mencapai target yang sudah ditentukan. (JP-Asenk Lee)
Jaringan Jalan Tol Trans Sumatera Sepanjang 2715 Kilometer dibagi menjadi 24 Ruas.(Ist)


Jaringan Jalan Tol Trans Sumatera Sepanjang 2715 Kilometer dibagi menjadi 24 Ruas.(Ist)

Jaringan Jalan Tol Trans Sumatera Sepanjang 2715 Kilometer dibagi menjadi 24 Ruas.(Ist)

Rapat Koordinasi Pelaksanaan Jalan Tol Trans Sumatera, bertempat di Jaya Room Hotel Sari Pan Pacific Jakarta, Jum'at (10/11/2017). Pj.Sekda Provinsi Jambi, Drs H Erwan Malik,MM dan Plt Kadis PUPR Provinsi Jambi H Arfan hadir pada rapat itu. (Istimewa)

Rapat Koordinasi Pelaksanaan Jalan Tol Trans Sumatera, bertempat di Jaya Room Hotel Sari Pan Pacific Jakarta, Jum'at (10/11/2017). Pj.Sekda Provinsi Jambi, Drs H Erwan Malik,MM dan Plt Kadis PUPR Provinsi Jambi H Arfan (paling kanan) hadir pada rapat itu. (Istimewa)

Rapat Koordinasi Pelaksanaan Jalan Tol Trans Sumatera, bertempat di Jaya Room Hotel Sari Pan Pacific Jakarta, Jum'at (10/11/2017). Pj.Sekda Provinsi Jambi, Drs H Erwan Malik,MM dan Plt Kadis PUPR Provinsi Jambi H Arfan (paling kanan) hadir pada rapat itu. (Istimewa)

Rapat Koordinasi Pelaksanaan Jalan Tol Trans Sumatera, bertempat di Jaya Room Hotel Sari Pan Pacific Jakarta, Jum'at (10/11/2017). Pj.Sekda Provinsi Jambi, Drs H Erwan Malik,MM dan Plt Kadis PUPR Provinsi Jambi H Arfan hadir pada rapat itu. Jaringan Jalan Tol Trans Sumatera Sepanjang 2715 Kilometer dibagi menjadi 24 Ruas.(Ist)

Rapat Koordinasi Pelaksanaan Jalan Tol Trans Sumatera, bertempat di Jaya Room Hotel Sari Pan Pacific Jakarta, Jum'at (10/11/2017). Pj.Sekda Provinsi Jambi, Drs H Erwan Malik,MM dan Plt Kadis PUPR Provinsi Jambi H Arfan hadir pada rapat itu. Jaringan Jalan Tol Trans Sumatera Sepanjang 2715 Kilometer dibagi menjadi 24 Ruas.(Ist)

Rapat Koordinasi Pelaksanaan Jalan Tol Trans Sumatera, bertempat di Jaya Room Hotel Sari Pan Pacific Jakarta, Jum'at (10/11/2017). Pj.Sekda Provinsi Jambi, Drs H Erwan Malik,MM dan Plt Kadis PUPR Provinsi Jambi H Arfan hadir pada rapat itu. Jaringan Jalan Tol Trans Sumatera Sepanjang 2715 Kilometer dibagi menjadi 24 Ruas.(Ist)

Rapat Koordinasi Pelaksanaan Jalan Tol Trans Sumatera, bertempat di Jaya Room Hotel Sari Pan Pacific Jakarta, Jum'at (10/11/2017). Pj.Sekda Provinsi Jambi, Drs H Erwan Malik,MM dan Plt Kadis PUPR Provinsi Jambi H Arfan hadir pada rapat itu. Jaringan Jalan Tol Trans Sumatera Sepanjang 2715 Kilometer dibagi menjadi 24 Ruas.(Ist)

Rapat Koordinasi Pelaksanaan Jalan Tol Trans Sumatera, bertempat di Jaya Room Hotel Sari Pan Pacific Jakarta, Jum'at (10/11/2017). Pj.Sekda Provinsi Jambi, Drs H Erwan Malik,MM dan Plt Kadis PUPR Provinsi Jambi H Arfan (paling kanan) hadir pada rapat itu. (Istimewa)

Rapat Koordinasi Pelaksanaan Jalan Tol Trans Sumatera, bertempat di Jaya Room Hotel Sari Pan Pacific Jakarta, Jum'at (10/11/2017). Pj.Sekda Provinsi Jambi, Drs H Erwan Malik,MM dan Plt Kadis PUPR Provinsi Jambi H Arfan hadir pada rapat itu. Jaringan Jalan Tol Trans Sumatera Sepanjang 2715 Kilometer dibagi menjadi 24 Ruas.(Ist)

Rapat Koordinasi Pelaksanaan Jalan Tol Trans Sumatera, bertempat di Jaya Room Hotel Sari Pan Pacific Jakarta, Jum'at (10/11/2017). Pj.Sekda Provinsi Jambi, Drs H Erwan Malik,MM dan Plt Kadis PUPR Provinsi Jambi H Arfan (paling kanan) hadir pada rapat itu. Jaringan Jalan Tol Trans Sumatera Sepanjang 2715 Kilometer dibagi menjadi 24 Ruas.(Ist)

Pewarta Antara Juara III Media Kompetisi SKK Migas Jambi

Jambi - Pewarta ANTARA Biro Jambi, Dodi Saputra meraih juara III dalam Media Kompetisi SKK Migas-KKKS Wilayah Jambi 2017 dengan kategori "Tulisan Berita Berkualitas".(Foto Antarajambi.com/ Ariyadi)
Jambipos Online, Jambi-Pewarta Lembaga Kantor Berita Antara (LKBN) Biro Jambi, Dodi Saputra berhasil meraih juara III dalam Media Kompetisi SKK Migas-KKKS Wilayah Jambi bersama Forum Jurnalis Migas (FJM) 2017 dengan kategori "Tulisan Berkualitas Kegiatan Usaha Hulu Migas".

Seperti dilansir, https://jambi.antaranews.comPengumuman Pemenang Media Kompetisi 2017 itu digelar di Hotel Novita, Kota Jambi, Kamis (23/11/2017). Kompetisi Media 2017 itu dimulai 3 Agustus hingga 31 Oktober 2017 dengan dua kategori. Yakni berita kuantitas dan tulisan berita berkualitas.

Untuk peraih juara I tulisan berkualitas yakni Fauzi (Bute Ekpres), juara II Hendry Nursal (Jambi Daily) dan juara III Dodi Saputra (LKBN ANTARA). Sementara untuk kategori berita kuantitas juara I diraih Surtan (onlinejambi.com), juara II Dodi Irawan (infojambi.com) dan juara II Yoga Julestama (imcNews.id).

Kepala Urusan Humas SKK Migas Perwakilan Sumbagsel, Dian Sulistiawan dalam kesempatan itu mengatakan untuk juri penulisan kategori berkualitas adalah orang-orang yang punya kompetensi yakni Kepala Kantor Bahasa Provinsi Jambi dan Tim Humas SKK Migas Pusat.

"Selamat kepada pemenang dan terima kasih atas partisipasi dari rekan-rekan jurnalis. Bagi yang belum beruntung jangan berkecil hati teruslah berkarya, tingkatkan kompetensi dan profesional," kata Dian.

Dian menambahkan, kompetesi serupa juga akan dilaksanakan lagi pada tahun-tahun berikutnya.

Sementara itu, Kepala Biro ANTARA Jambi, Syarif Abdullah mengapresiasi capaian yang diraih pewarta Antara Biro Jambi dalam kategori tulisan berkualitas dan berharap kembali meraih prestasi pada kompetisi-kompetisi lainnya. "Prestasi pewarta itu juga prestasi Biro ANTARA Jambi. Mudah-mudahan prestasi seperti ini terus dapat diraih," kata Syarif.(JP-Ant) 

Zola: Kita Tawarkan Dua Pelabuhan Guna Kembangkan Kawasan Strategis

Written By jambipos-online on Thursday, November 23, 2017 | 18:46

Gubernur Zola Paparkan Potensi Jambi kepada Investor 

Jambipos Online, Jambi-Gubernur Jambi H.Zumi Zola Zulkifli,S.TP,MA memaparkan peluang dan potensi dalam mendukung pengembangan kawasan strategis di Provinsi Jambi kepada investor, Abdul Latief pengusaha Indonesia yang juga pernah menjabat sebagai menteri pada era pemerintahan Suharto. Paparan ini berlangsung di ruang kerja Gubernur Jambi, Rabu (23/11/2017).
Turut mendampingi Gubernur Pj.Sekretaris Daerah Provinsi Jambi Erwan Malik dan Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Jambi, Pj. Dinas PU dan Dinas terkait lainnya. 

Disampaikan Gubernur Jambi Zola bahwa saat ini pemerintah terus menjual potensi yang dimiliki oleh Provinsi Jambi, mulai dari SDA, hasil perkebunan, pertambangan,dan pariwisata.

“Saya telah bertemu Beliau beberapa waktu yang lalu,  beliau,  dengan kesuksesan yang beliau raih itu lintas jaman dari beberapa Presiden sampai sekarang tetap luar biasa usahanya tetap sukses, pengalaman ini dan pandangan neliau yang harus kita pelajari. Dalam rapat itu kami menyampaikan semua potensi yang ada di Provinsi Jambi  dan saya tekankan bahwa jika ingin maju maka Provinsi Jambi harus memiliki pelabuhan yang kuat artinya posisi tepat dan strategis, fasilitas lengkap, saya ajukan dua hal yaitu Ujung Jabung dan Muara Sabak dua duanya tergantung goalnya mau apa,” katanya.

Dilanjutkan, bahwa setelah mendengarkan paparan dan diberikan masukan selanjutkan Abdul Latief  akan keliling di Jambi untuk melihat langsung di lapangan potensi yang dimiliki dan apa saja yang bisa dikembangkan.

“Apa yang kita bicarakan ini baru angka angka dan data  beliau sangat spesifik dan ingin melihat di lapangan  maunya kemana, perkebunan dan pengembangan pelabuhan kenapa tidak, karena beliau memiliki track record yang baik dan jika beliau mengatakan iya,pasti akan banyak juga yang akan berinvestasi,” katanya.

Sementara itu Abdul Latief mengatakan bahwa Provinsi Jambi memiliki potensi yang sangat luar biasa dan jika dikembangkan akan menarik setiap investor untuk berinvestasi. 

“Jambi memiliki potensi yang luar biasa, mulai dari hasil SDA nya hingga pariwisata, semua sudah disediakan, kelapa sawitnya bagus, gas juga sudah tersedia, tinggal infrastruktur jalan dan pelabuhan,” katanya.

Disampaikan Abdul Latief bahwa saat ini akan fokus di suatu Provinsi dan dirinya optimis untuk berinvestasi di Provinsi Jambi.

“Saat ini kami akan menjajaki apa potensi yang dimiliki oleh Provinsi Jambi langsung di lapangan,  yang paling bagus adalah saya datang kemeri tidak menjadi investor tetapi menjadi orang Jambi dulu dan mengetahui pikiran dan keinginan orang Jambi, saya sangat Indonesia dan Islami ,dan Jambi memiliki budaya Melayu dan Islam yang kuat karena itu buat saya pas, saya mau keliling dulu sehingga menjadi orang Jambi dan bisa membaur dengan kearifan local,” kata Abdul Latief.(JP-Hms)

Namaku Amel, Umurku 7 Tahun, Aku Murid Sekolah Besamo Hutan Harapan

Namaku Amel, umurku 7 tahun,Aku murid Sekolah Besamo Hutan Harapan. 
Jambipos Online-Namaku Amel, umurku 7 tahun, Aku anak Batin Sembilan masyarakat yang tinggal dikelompok Tanding kawasan Hutan Harapan. Aku murid Sekolah Besamo Hutan Harapan. 

Cita citaku ingin menjadi Polisi, biar bisa jaga hutan dari perambahan. Si Amel awalnya malu malu difoto, tapi setelah Ia melihat hasil fotonya di kamera, ehh malah minta difoto lagi. Semangat terus ya belajar di Sekolah Besamo.(JP)










Sumber: FB-Ardi Wijaya

Melihat Serbi Festival Sungai Batanghari, dari Ribuan Lampion Hingga Peragaan Kostum Unik

Melihat Serbi Festival Sungai Batanghari, dari Ribuan Lampion Hingga Peragaan Kostum Unik.
Melihat Serbi Festival Sungai Batanghari, dari Ribuan Lampion Hingga Peragaan Kostum Unik.

Jambipos Online, Jambi-Ragam serba-serbi acara Festival Sungai Batanghari (Batanghari River Festival) 2017, Rabu (22/11/2017) malam yakni pelepasan 1000 lampion yang digelar di halaman Rumah Dinas Gubernur Jambi, atau di kenal dengan Tepian Tanggo Rajo berlangsung meriah dan mendapat sambutan antusias ribuan warga Jambi.

Acara pelepasan 1000 lampion itu dihadiri Gubernur Jambi H Zumi Zola Zulkifli, berserta jajaran Pemerintah Provinsi Jambi, Ketua Dekranasda Provinsi Jambi Hj.Sherrin Tharia Zola, dan para tamu undangan lainnya.

H Zumi Zola Zulkifli menyampaikan, banyak terima kasih atas telah dilaksanakan acara ini, dan mengucapkan terimakasih kepada masyarakat yang telah mengunjungi acara Festival Sungai Batanghari.

“Karena disini kita menampilkan Adat Budaya Jambi, mulai dari makanan khas Jambi sampai dengan pakaian adat Budaya Jambi,” katanya.

Acara dilanjutkan dengan pemberian piagam Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) Provinsi Jambi yang telah ditetapkan menjadi Warisan Budaya Tak Benda oleh Indonesia Tahun 2017 kepada 3 kabupaten penerima yakni Kabupaten Merangin nama WBTB Tari Kadam, Sarolangun nama WBTB Melangon Orang Rimbo, Hompongan Orang Rimbo, Ubat Ramuon, Sibalik Sumpah, Ambung Orang Rimbo, Cawot, Saling/ngambek Rapah, Tari Elang Orang Rimbo. Kemudian Kabupaten Muarojambi nama WBTB Musik Gambang Dano Lamo.

Pada pagelaran Festival Sungai Batanghari 2017 juga menampilkan berbagai peserta karnaval menampilkan berbagai kostum unik. Berbagai kostus tersebut dikenakan oleh para model berbakat mulai dari anak-anak hingga remaja.

Adapun kostum yang ditampilkan seperti rumah adat Jambi Kajanglako, kostum Angso Duo, kostum Keris Siginjai kostum Kupu-Kupu serta kostum lainnya yang bermotif Batik Jambi.

Para peserta karnaval memperagakan busana dihadapan Gubernur Jambi Zumi Zola Zulkifli, ketua TP PKK Provinsi Jambi Sherrin Tharia Zola, Tenaga Ahli Kementrian Pariwisata RI Taufik Razen, para Bupati dan Walikota se-Provinsi Jambi serta tamu undangan lainnya. Festival Sungai Batanghari 2017 ini berlangsung hingga Sabtu depan. (JP-Lee)



Mengenai penyerahan sertifikat  Warisan Budaya Tak Benda Provinsi Jambi kepada sepuluh penerima dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Tahun 2017  diberikan oleh Gubernur Jambi kepada pemilik kebudayaan diantaranya:
1. Tari Kadam dari Merangin pemilik kebudayaan Bapak Suji
2. Melangon Orang Rimbo dari Sarolangun pemilik Temenggung Tarif atau H. Jailani
3. Hompongan dari Sarolangun pemilik kebudayaan Temenggung Nangkuih 
4. Ubat Ramuon Orang Rimba Sarolangun
5. Sebalik Sumpah Orang Rimba Sarolangun
6. Ambung Orang Rimbo
7. Cawot Orang Rimba Sarolangun
8. Sialong/Ngambik Rapah
9. Dibalik Sumpah dari Sarolangun
10. Musik Gambang Danau Lamo pemilik kebudayaan Maskur.





Alumni Universitas Bung Hatta Jambi Gelar Musda dan Alek Gadang

Jambipos Online, Jambi-Untuk mempererat silaturahmi dan komunikasi positif antar alumni Universitas Bung Hatta (UBH) Padang, yang ada di Provinsi Jambi, Ikatan Keluarga Besar (IKB) Alumni Universitas Bung Hatta DPD Provinsi Jambi, akan mengadakan Musyawarah Daerah I Tahun 2017.

Acara ini akan diadakan pada 10 Desember 2017 mendatang, bertempat di Abadi Grand Hotel, Ruangan Sanghai Room, Kota Jambi. Acara yang direncanakan akan dihadiri oleh Gubernur Jambi, Zumi Zola STP. MA ini, akan dimulai pada Pukul 09.00 Wib hingga selesai.

Selain untuk silahturahmi dan ajang berdiskusi, dalam acara ini sekaligus juga akan diadakan Pemilihan Ketua DPD Alumni Universitas Bung Hatta (UBH) Provinsi Jambi, Periode Tahun 2017 – 2021.

Menurut Ketua Panitia Pelaksana Alek Gadang ini, Rachmat Adilah ST, yang akrab dipanggil Q-Roy ini, seperti diketahui, lulusan UBH Padang yang berada di Jambi, baik itu yang memang berasal dari Jambi atau pun yang kemudian berdomisili di Jambi, jumlahnya tidak sedikit, mencapai ratusan orang. Untuk itu perlu dibuatkan wadah resmi untuk berkomunikasi dan melakukan hal-hal positif, sesuai dengan semangat Bung Hatta.

“Selain untuk mendukung program-program positif dari UBH sendiri, kami juga terbuka untuk kegiatan-kegiatan yang bertujuan untuk membangun Provinsi Jambi sendiri”, ujar Q-Roy, yang adalah salah seorang Consultant di Kota Jambi. “Sesuai dengan filsafah Minang, tempat UBH berdiri; Dimana Bumi Dipijak, Di sana Langit Dijunjuang”, tambahnya.

Karena itu, Rachmat berharap, agar seluruh alumni yang berada di Jambi bisa bekerjasama, dengan menghadiri acara tersebut. Bagi seluruh alumni diharapkan untuk menghubungi contact panitia di bawah ini; Rachmat Adilah/Q-Roy (081274587719) dan Ali Mursalin (085368748202), untuk mengkonfirmasi kehadiran. (JP-Rel)

Zola Minta Perbakin Jambi Raih Prestasi di PON 2020 di Papua

Gubernur Jambi, H Zumi Zola Zulkifli .
Jambipos Online, Jambi-Gubernur Jambi, H Zumi Zola Zulkifli S.TP,MA mengharapkan Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Penembak Indonesia (Perbakin) Provinsi Jambi dapat menorehkan prestasi pada Pekan Olah Raga Nasional (PON) Tahun 2020 di Papua. Perbakin Jambi diharapkan terus meningkat kinerja dibawah kepengurusan yang baru.

Hal itu dikatakan Gubernur Jambi Zumi Zola pada Pelantikan Pengurus Provinsi Perbakin Jambi Masa Bakti 2017-2021, bertempat di Auditorium Rumah Dinas Gubernur Jambi, Rabu (22/11/2017) siang.

“Guna meningkatkan kinerja Perbakin itu sendiri, dibutuhkan program pengembangan serta strategi yang tepat dalam menggali potensi menembak yang ada di Provinsi Jambi, karena potensi menembak di Provinsi Jambi sangatlah besar, seperti yang dikatakan oleh Bapak Cornelis (Ketua Umum Pengurus Provinsi Perbakin Jambi) tadi,” ujar Zola.

Zola menyampaikan, perlu adanya konsitensi kepengurusan Perbakin Jambi untuk membesarkan nama organisasi sesuai dengan maksud dan tujuan serta menetapkan target prestasi di setiap kesempatan. Pemerintah Provinsi Jambi sangat berharap kepada kepengurusan yang baru, untuk dapat menjaring bibit-bibit muda, agar nantinya dipersiapkan sebagai pengharum nama Provinsi Jambi pada PON Tahun 2020 di Papua.

“Saya meyakini, dengan kepengurusan Perbakin yang baru saja dilantik mampu menjawab beberapa tantangan besar dan mampu membawa Perbakin menjadi organisasi yang lebih dekat lagi dengan masyarakat, serta menjadi semangat baru dalam meraih prestasi di Provinsi Jambi,” katanya.


Disebutkan, Pemerintah Provinsi Jambi setiap tahunnya mengalokasikan anggaran bagi KONI Jambi untuk melakukan pengembangan cabang olahraga yang ada di Provinsi Jambi, namun itu semua perlu adanya strategi khusus untuk lebih baik lagi dalam melakukan pengembangan cabang olahraga, seperti melakukan kerjasama dengan pihak ketiga untuk membantu membiayai pengembangan cabang olahraga, khususnya Perbakin.

“Melalui pihak ketiga yang membantu kita dalam membiayai pengembangan cabang olahraga di Provinsi Jambi, tentunya akan lebih meningkatkan prestasi Provinsi Jambi kedepannya. Saya minta kepada pengurus untuk mengkaji ini sebagai opsi yang baik dalam memajukan olahraga di Provinsi Jambi, khususnya olahraga menembak,” katanya.

Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Jambi, H.Indra Armendaris,SH memberikan apresiasi atas dilantiknya kepengurusan Perbakin Provinsi Jambi masa bakti 2017 – 2021, karena sesuai dengan anggaran dasar anggaran rumah tangga KONI, pelantikan Pengurus Provinsi itu merupakan kewajiban.

“Saya mengucapkan selamat kepada pengurus yang telah dilantik dan mengingatkan kepada para pengurus untuk memajukan olahraga menembak di Provinsi Jambi, karena semua itu sekarang merupakan bagian dari tanggung jawab para pengurus yang baru saja dilantik,” kata Indra.

Indra juga mengajak seluruh pengurus Perbakin, untuk tidak lagi berorientasi pada berburu tetapi lebih berorientasi  dalam menghasilkan prestasi bagi Provinsi Jambi. “Saya juga memberikan apresiasi kepada Ketua Pengprov Perbakin Jambi yang memiliki target meraih 2 emas dalam PON Tahun 2020 di Papua, semoga target tersebut membuat Provinsi Jambi lebih berprestasi dalam bidang olahraga,” kata  Indra.

Ketua Umum Pengurus Provinsi Perbakin Jambi,  Ir.H.Cornelis Buston menyampaikan, misi dari Perbakin Provinsi Jambi adalah mewujudkan Perbakin sebagai organisasi dengan tata kelola yang profesional dan taat hukum, guna menghasilkan atlet-atlet menembak yang berprestasi. Organisasi ini juga dibawah naungan Polda Jambi dan sangat berkaitan dengan izin-izin kepemilikan senjata, jadi Perbakin ikut berperan dalam menertibkan kepemilikan senjata.

“Kita kedepannya memiliki program merekrut anak-anak usia dini, dari Sekolah Menengah Pertama (SMP) sampai ke Sekolah Menengah Atas (SMA), untuk kita latih supaya menjadi atlet yang bisa diandalkan dan berprestasi, karena pada PON Tahun 2020 di Papua nanti, kita menargetkan meraih 2 emas pada cabang olahraga menembak ini,” kata Cornelis.

Turut hadir pada pelantikan tersebut, Kapolda Jambi, Kepala BNN Provinsi Jambi, Kapolres Tanjung Jabung Timur, Kasat Brimob Jambi dan para undangan lainnya. (JP-Lee)

Apresiasi Program Guru Favorit JE Turut Tingkatkan Kualitas SDM Jambi

Gubernur Jambi Lepas Guru Favorit JE 2017 Ke Australia 

Jambipos Online, Jambi-Gubernur Jambi, H Zumi Zola Zulkifli,S.TP,MA mengapresiasi Program Guru Favorit yang diselenggarakan oleh Harian Pagi Jambi Ekspres (JE) sebagai program yang turut meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) Provinsi Jambi. Zola mengharapkan Pemerintah Kabupaten/Kota dan perusahan yang berada di Provinsi Jambi dapat mengikuti program Jambi Ekspres, berkontribusi dalam meningkatkan kualitas SDM Provinsi Jambi.

Hal itu diungkapkan Zumi Zola saat melepas  Guru Favorit JE 2017 yang akan bertolak menuju Australia, bertempat di Ruang VIP Rumah Dinas Gubernur Jambi, Rabu  (22/11/2017).

Melalui Program Guru Favorit tersebut, guru-guru yang telah lulus seleksi diberangkatkan ke luar negeri (Australia) untuk menambah pengalaman, dalam peningkatan SDM dan mutu pendidikan di Provinsi Jambi. Ketua rombongan Guru Favorit JE adalah Pirma Satria  yang juga Pemimpin Redaksi Harian Pagi Jambi Ekspres.

“Saya sangat mengapresiasi program Jambi Ekspres dalam memilih guru berprestasi di seluruh kabupaten/kota se Provinsi Jambi, ini merupakan suatu yang membanggakan dan memacu motivasi dan semagat guru untuk  melaksanakan tugas dan kewajibannya dengan penuh tanggung jawab dan ikhlas," katanya.

Disebutkan, Pemerintah Provinsi Jambi sangat mendukung program Jambi Ekspres dalam memajukan dunia pendidikan dengan cara menilai para guru yang berprestasi untuk diberangkatkan ke Australia.

“Saya berpesan kepada guru yang berhasil mendapatkan penilaian guru favorit ini, agar dapat memanfaatkan waktu  sebaik-baiknya untuk bisa menambah wawasan bagi diri sendiri dan nantinya akan dibagikan kepada anak didik di masing-masing sekolah," ujarnya.

“Insya Allah dari perjalanan Go Australia ini nantinya, para guru akan banyak mendapatkan pengalaman dan efeknya dapat meningkatkan kualitas bagi guru yang berada di Jambi dan bisa ditularkan kepada anak didik kita," kata Zola.

Selanjutnya, Zola menjelaskan bahwa Pemerintah Provinsi Jambi juga mempunyai program bagi guru dan kepala sekolah yang berprestasi, yakni dengan menyediakan beasiswa untuk melanjutkan pendidikannya ke jenjang lebih tinggi lagi, agar mutu SDM yang dihasilkan lebih meningkat lagi di Provinsi Jambi.
“Kita juga mengharapkan bagi kabupaten/kota dan perusahan yang berada di Provinsi Jambi bisa mengikuti JE dalam program peningkatan kualitas guru dengan tujuan peningkatan SDM di Provinsi Jambi,” katanya.

Selain itu, Zola mendukung adanya pelajaran bahasa Inggris bagi murid SD sesuai dengan kemampuanya. "Bahasa Inggris sangat penting sekali bagi anak-anak kita dalam menghadapi masa depan, karena di masa akan datang semua harus menguasai bahasa Inggris, kalau tidak bisa kita bisa ketinggalan dari negara lain. Saya juga mengharapkan supaya program JE ini terus dilanjutkan,” katanya.

Sementara itu, General Manager (GM) Jambi Ekspres, Sarkawi menjelaskan, pemenang guru favorit ini diseleksi selama satu tahun. "Guru favorit ini memang memiliki nilai lebih yang mempunyai prestasi di bidangnya masing-masing secara regional mempunyai prestasi Internasional," kata Sarkawi.

Sarkawi mengatakan, Guru Favorit JE ini akan berada di luar negeri selama 5 hari yang diikuti sebanyak 8 Guru terdiri dari guru SMA/SMK, SMP, dan SD yang berada di Provinsi Jambi. "Pelepasan ini merupakan yang ke 11 kalinya, jadi program ini sudah 11 tahun berjalan," ujar Sarkawi.

Selain itu, tambah Sarkawi, Jambi Ekspres siap mendukung agar pendidikan anak-anak Jambi bisa berkualitas dan maju. Turut serta pada kesempatan tersebut, Pimpinan Perusahaan Jambi Ekspres Setya Novanto, Kepara Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi Jambi Johansyah, SE,ME, Kabid GTK Dinas Pendidikan Provinsi Jambi Asnawi, dan para undangan lainya. (JP-Hms)

Zola Optimis Festival Sungai Batanghari Mendapat Sambutan Positif Masyarakat

Written By jambipos-online on Wednesday, November 22, 2017 | 15:35

Antusiasme Masyarakat Jadi Faktor Pendukung Penting 
Gubernur Jambi, H.Zumi Zola Zulkifli,S.TP,MA mencicipi Kopi Arabika Jangkat, Merangin.
Jambipos Online, Jambi- Gubernur Jambi, H.Zumi Zola Zulkifli,S.TP,MA terus mendorong penggiat wisatawan dan instansi terkait dalam pengembagan wisata di Provinsi Jambi. Berbagai kreatifitas penggiat wisata dalam mengemas suatu kegiatan parawisata harus diapresiasi. Zola juga berharap para investor dapat berinvestasi bidang parawisata di Provinsi Jambi. 

Hal itu diungkapkan Zumi Zola saat membuka agenda tahunan pariwisata Provinsi Jambi, yaitu Batanghari River Festival (Festival Sungai Batanghari) 2017, Rabu (22/11/2017). Festival ini berlangsung mulai Rabu-Sabtu, 22 - 25 November 2017.

Setelah menyelenggarakan  Festival Danau Kerinci, Pemerintah Provinsi Jambi kembali melaksanakan Festival Sungai Batanghari di Kawasan Wisata Tanggo Raja, Kota Jambi tersebut dihadiri oleh  Tenaga Ahli Menteri Pariwisata Bidang Kebudayaan, Taufik Rahzen, Forkompimda Provinsi Jambi, Bupati/Walikota se Provinsi Jambi, OPD lingkup Pemerintah Provinsi Jambi.

Festival Sungai Batanghari tersebut disambut antusias oleh masyarakat. Festival Sungai Batanghari 2017 ini dilaksanakan berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, tahun ini akan dilaksanakan lebih meriah dengan berbagai kegiatan mulai dari pameran bazar seni pertunjukan.

Mulai dari lomba tari dan lagu dari seluruh kabupaten/ kota, karnaval busana kreasi batik dari para desainer Jambi, paguyuban pelepasan 1.000 lampion permainan sinar laser, tampilan musik dan puisi, permainan biola cilik Geisha, demo kopi khas Jambi dari 16 pelaku usaha kopi se Provinsi Jambi, makan berawang, dan lomba pemilihan putra-putri Sapta Pesona.

“Semuanya ini dilakukan tentunya sebagai bagian dalam upaya mengangkat keindahan budaya dan alam Provinsi Jambi yang saat ini sudah termasuk dalam salah satu tujuan wisata nasional dengan berbagai objek wisatanya. Dan Festival Sungai Batanghari merupakan agenda setiap tahunnya menjadi calender of event di Kementerian Pariwisata bersama dengan Festival Danau Kerinci yang pada tahun 2018 masuk dalam 100 event Wonderful Indonesia," ujar Zola.

Zola menjelaskan, Festival Sungai Batanghari sangat memungkinkan untuk dijadikan event nasional karena memiliki akar sejarah yang sangat kuat. Sejarah menunjukkan bahwa selain berperan vital dalam kehidupan masyarakat, Sungai Batanghari juga memiliki andil besar dalam perkembangan Kerajaan Melayu dan pernah juga jaya di masanya. Kerajaan Sriwijaya dalam kerajaan Dharmasraya menjadikan sungai ini sebagai pusat jalur perdagangan kuno, di dasar Sungai Batanghari menyimpan harta karun dari masa lampau.

“Sungai Batanghari merupakan sungai terpanjang di Pulau Sumatera yang berada 30% di Sumatera Barat dan 70% di Provinsi Jambi. Apa yang sudah tersedia di sungai ini merupakan salah satu icon kebanggaan masyarakat Provinsi Jambi. Sebagai salah satu icon, Pemerintah Provinsi Jambi terus melakukan promosi salah satunya melalui Festival Sungai Batanghari ini," jelas Zola.

Sebelumnya, Tenaga Ahli Menteri Pariwisata Bidang Kebudayaan, Taufik Rahzen menyatakan bahwa Festival ini termasuk 100 dari 3.000 calender of event bersama Festival Danau Kerinci dipilih  akan  diperjuangkan mejadi ikon nasional.

“Festival ini bukan saja menarik namanya, tidak hanya sungai melandai dari hulu ke hilir, tetapi sungai ini memiliki nilai sejarah yang sangat tinggi, peradaban besar ada di sungai ini, dalam arti lain sungai ini memiliki arti memanjat ke atas,” ujar Taufik Rehzen.

“Kita akan kembangkan pariwisata di Provinsi Jambi, festival ini akan menjadi ikon bentuk terima kasih kita kepada alam, dengan menjadikan konsep mengangkat batang terendam, akan kita perkenalkan pariwisata Jambi ke kancah nasional dan internasional," katanya.(JP-Lee)




Batu Bara Indonesia Siap Dominasi Pasar China


Kehadiran Indonesia di China Coal and Mining Expo 2017 Bisa Memperkuat Daya Saing Batu Bara asal Indonesia.
                                                       
Jambipos Online, Jakarta-CHINA membutuhkan pasokan energi yang besar untuk mengimbangi pesatnya pertumbuhan sektor industri mereka. Hal tersebut membuka peluang yang lebih besar bagi pelaku usaha batu bara Indonesia untuk meningkatkan volume ekspor ke China. Untuk tujuan itulah, Indonesia hadir di The 17th China Coal and Mining Expo (CCME) pada 25-28 Oktober 2017 di Beijing, China. Di perhelatan ini PT Borneo Pasifik Global (BPG) mendapat kepercayaan mewakili Indonesia untuk pertama kali di coal expo terbesar di China tersebut.

CCME adalah pameran pertambangan batu bara terbesar di China dengan reputasi yang diakui seluruh dunia yang diadakan setiap dua tahun sekali. Tahun ini, CCME mengambil tema, "Intelligent Manufacturing, Leading the Future" dan diikuti hampir 400 perusahaan dari 18 negara, termasuk Amerika Serikat, Rusia, dan Jerman.

“BPG berusaha agar konsumen industri, perusahaan pembangkit listrik hingga investor sektor pertambangan dan energi dari China bisa lebih memahami regulasi dan iklim usaha sektor pertambangan Indonesia,” kata CEO BPG, Rendy Halim, yang ikut hadir di acara tersebut.

CCME menjadi ajang untuk meningkatkan hubungan baik antara China dan Indonesia, khususnya dalam bidang perdagangan. Calon pembeli dan investor dari China mendapatkan penjelasan terkait fluktuasi harga batu bara hingga jaminan transparansi dalam proses penambangan dan pengiriman komoditas tersebut.  

Hal ini berguna untuk meningkatkan keyakinan bahwa bisnis antara China dengan Indonesia itu sangat aman dan prospektif.  Dan juga dukungan dari kedua belah pihak, Pemerintah Indonesia dan China, memperkuat kenyamanan dan keamanan dalam sisi berbisnis.

“Respons market amat baik. Mereka terlihat antusias untuk memahami lebih jauh perdagangan batu bara di Indonesia. Melalui pameran ini kami ingin membuat hubungan perdagangan batu bara antara Indonesia dan China menjadi lebih baik lagi di segala aspek,” ujar Head of Sales PT BPG, David Tjie, saat ditemui di Jakarta, 6 November lalu. 

David juga menjadi salah satu pembicara di forum diskusi internasional CCME dengan topik "Prospek Coal Market Indonesia". Forum ini diikuti 5 perusahaan batu bara terbesar di China, perwakilan pemerintah China, serta  perwakilan negara-negara lain seperti Rusia, Australia dan Eropa.  

Di acara bergengsi ini, BPG menampilkan beberapa produk batu bara andalan asal Indonesia, antara lain BPG 47 (NAR44), BPG 42 (NAR38), dan BPG 38 (NAR35). Produk-produk BPG dengan tingkat kadar sulfur yang sangat rendah di bawah 1% ini cocok untuk memenuhi kebutuhan konsumen di sektor industri China yang sangat peduli dengan kebersihan udara. Batu bara BPG dipasok dari produsen batu bara yang memiliki tambang di Kalimantan Timur dan Kalimantan Selatan.

BPG memulai ekspor ke China pada 2015 dengan volume awal mencapai ratusan ribu ton per tahun. Setahun kemudian, ekspor ke China tumbuh mencapai 180%. Dan pada akhir tahun 2017, secara kumulatif pertumbuhan ekspor ke China akan mencapai 310%. 

Volume ekspor ke China ini setara dengan 55% total volume ekspor batu bara BPG dengan pasar utama antara lain, China, India, Vietnam, Filipina, Thailand, Korea Selatan dan Bangladesh. Hingga kini BPG mampu melayani kebutuhan batu bara dengan berbagai jenis kualitas.

Terus Bertumbuh

Pada tahun ini ekspor batu bara dari Indonesia ke China telah menghasilkan devisa senilai US$1,68 miliar atau meningkat dibandingkan tahun lalu yang hanya US$1,03 miliar. Namun posisi Indonesia masih berada di bawah Australia yang pada tahun ini nilai ekspornya telah mencapai US$6,51 miliar.

"Kualitas batu bara kita nomor satu di China. Oleh sebab itu, mesti dimanfaatkan ajang seperti CCME itu," kata Atase Perdagangan Kedutaan Besar RI di Beijing, Dandy Satria Iswara.

Menurut Dandy, kadar sulfur batu bara Indonesia lebih bagus dibandingkan kompetitor utama dari Australia. China yang juga menghasilkan batu bara dengan kadar sulfur tinggi sehingga menimbulkan polusi sangat membutuhkan batu bara dari Indonesia sebagai bahan campuran dalam menggerakkan sejumlah alat pembangkitan energi listrik.

Namun untuk batu bara ringan, pada tahun lalu, Indonesia telah menjadi pengekspor nomor satu dengan mencapai 87,48%.  Rusia dan Mongolia terus menguntit posisi Indonesia, setelah Korea Utara dikenai sanksi larangan ekspor akibat uji coba senjata nuklir.

Karena itu, kehadiran BPG sebagai wakil Indonesia di CCME 2017 bisa memperkuat daya saing batu bara asal Indonesia, tidak hanya di China namun juga untuk berekspansi lebih luas di pasar Internasional.  

“Kami berharap kehadiran kami akan membuka pintu kesempatan yang lebih besar lagi untuk memasuki berbagai pasar internasional, sehingga bisa memberikan dampak lebih besar bagi perekonomian Indonesia,” kata Rendy.(JP-Rel)

Kahiyang Ayu Siregar, Putri Batak van Java



Jambipos Online, Medan-Kahiyang Ayu, puteri Presiden Joko Widodo yang menikah dengan Bobby Afif Nasution, resmi menyandang marga Siregar dalam upacara adat di Kota Medan, Selasa (21/11/2017). Upacara "mangelehen marga" (penganugerahaan marga) itu digelar di rumah Doli Sinomba Siregar, paman kandung Bobby Afif Nasution di Jalan Suka Tangkas, Lingkungan 13, Kelurahan Sukamaju, Kecamatan Medan Johor.

Upacara diawali dengan penghadapan keluarga Bobby Afif Nasution kepada para raja adat dari berbagai "luat" (kerajaan) agar memberikan marga Siregar kepada menantunya Kahiyang Ayu.

 Setelah itu, dilakukan sidang adat untuk menentukan sikap atas permintaan yang disampaikan keluarga besar Bobby Afif Nasution.

Salah satu raja adat yang mengikuti sidang adat tersebut adalah Gubernur Sumatera Utara Erry Nuradi, yang terlebih dulu mendapatkan marga Siregar, dan dimasukkan sebagai pengetua adat dari Sipirok.

Secara bergantian, raja adat memberikan sambutan dan tanggapan mengenai permohonan marga Siregar untuk Kahiyang Ayu.

Setelah menerima masukan dari seluruh pengetua atau raja adat, diputuskan untuk memenuhi permohonan marga Siregar bagi Kahiyang Ayu.

Selanjutnya, salah satu pengetua adat bernama Sofyan Siregar dari Luat (Kerajaan) Batugana yang ditunjuk sebagai "Panusunan Bulung" atau raja Siregar dalam upacara itu mengesahkan nama "Kahiyang Ayu Siregar".

Dalam pidato adatnya, Gubernur Sumatera Utara Erry Nuradi mengatakan, pihaknya dari Luat Sipirok ikut menyaksikan, sekaligus mendukung pemberian marga Siregar untuk Kahiyang Ayu tersebut.

Tokoh yang mendapatkan gelar adat "Patuan Raja Parlindungan Siregar" itu berharap, setelah penabalan marga Siregar tersebut, Kahiyang Ayu dapat menjiwai makna "Boru" (anak wanita) Siregar dan dapat mencintai Sumatera Utara sepenuhnya.

Salah satu panitia upacara adat M Yunan Siregar mengatakan, Kahiyang Ayu baru diberikan marga Siregar, tetapi belum mendapatkan gelar adat.

Gelar adat tersebut akan diterima Kahiyang Ayu dalam upcara adat di Tapian Raya pada 25 November dengan menaiki "Nacar" berupa pentas dengan tujuh tangga.

Penghormatan

Pemberian marga Siregar kepada Kahiyang Ayu, dinilai merupakan suatu kehormatan yang diberikan oleh adat Mandailing.

"Pemberian marga tersebut, tentu saja harus dijaga dengan baik oleh Kahiyang, karena sudah resmi menjadi bermarga Siregar," kata Dosen Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Sumatera Utara (USU) Dr Suprayitno MHum.

Kahiyang sebagai puteri Solo, menurut dia, dianugerahi marga Siregar juga harus mengikuti ketentuan yang berlaku bagi adat adat-istiadat tersebut.

"Hal ini dilakukan Kahiyang, karena dirinya bukan hanya sebagai etnis Jawa, tetapi juga sudah menjadi bagian dari adat Mandailing dan harus diikuti," ujar Suprayitno.

Ia menjelaskan, hal seperti itu, juga berlaku bagi orang Batak yang diberikan gelar kehormatan dari Keraton Solo, tentunya juga harus mengikuti ketentuan adat Jawa tersebut.

Kahiyang, dalam ketentuan adat Mandailing tidak lagi disebut namanya secara pribadi, tetapi harus diikutsertakan dengan marganya Siregar.

"Jadi, Kahiyang, dalam sebutan namanya harus ditambah dengan sebutan Siregar, dan hal tersebut sesuai dengan peraturan adat," ucapnya.

Suprayitno menjelaskan, pemberian marga Siregar kepada Kahiyang, sudah melalui sidang adat Mandailing, dan melalui pembahasan yang secara mendalam.

Sehubungan dengan itu, Kahiyang harus tetap menghormati ketentuan adat yang berlaku.

"Pemberian marga Siregar untuk Kahiyang Ayu, karena merupakan faktor perkawinan antaretnik, dan hal tersebut adalah budaya yang harus tetap dijaga, serta dipertahankan," kata Ketua Masyarakat Sejarawan Indonesia Sumatera Utara itu. [Antara]

Berita Lainnya

Jambi: Niat Bangun Stadion Internasional Belum Ada

Jambi: Niat Bangun Stadion Internasional Belum Ada
Klik Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Elviana: Komisi XI DPR RI Dorong Menkeu Perbanyak Diklat Penggunaan Dana Desa

Elviana: Komisi XI DPR RI Dorong Menkeu Perbanyak Diklat Penggunaan Dana Desa
Klik Gambar Untuk Selengkapnya

Olahraga di Jambi Makin Merosot?

Olahraga di Jambi Makin Merosot?
Catatan Ringan: KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Total Pembaca

Terimakasih Astra, Dengan Go-Car, Kami Tak Lagi Bonceng Lima

Terimakasih Astra, Dengan Go-Car, Kami Tak Lagi Bonceng Lima
KLIK Gambar Untuk Beritanya

RUANG IKLAN

RUANG IKLAN
Bahan Iklan Krim Ke Email: redaksijambipos@gmail.com (Harga Nego Selera Konsumen)

Kabupaten Merangin

Kabupaten Merangin
Merangin EMAS

Kode Etik Jurnalistik

Kode Etik Jurnalistik
Pahami dan Taati. KLIK Gambar Selengkapnya

Jurus Sakti KPK Itu Bernama OTT

Jurus Sakti KPK Itu Bernama OTT
KLIK GAMBAR UNTUK NEWS SELENGKAPNYA

.

.
.

Portal Berita Polda Jambi

Portal Berita Polda Jambi
Klik Benner Untuk Mengunjunginya

.

.
KLIK Benner Untuk Info SOKSI

.

.
Portal Berita Khusus Berita Wisata Provinsi Jambi. KLIK BENNER
 
Support : Redaksi Jambipos Online | KONTAK KAMI | Pedoman Media
Copyright © 1998. Jambipos Online - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Publiser/Admin Jambipos Online
Proudly powered by Jambipos