Berita Terbaru

Daniel Sijan Pendiri Jambipos

Daniel Sijan Pendiri Jambipos
Tokoh Pers Jambi
INDEKS BERITA TERBARU

Sekda M Dianto: Budayakan Hidup Sehat Bermula dari Keluarga

Written By jambipos-online on Minggu, 18 November 2018 | 10:23

Jambipos Online, Kerinci- Senam bersama menjadi pembuka acara Launching Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) Tingkat Provinsi Jambi serta memperingati Hari Kesehatan Nasional ke 54 sekaligus Deklarasi Bersama 28 Desa Stop Buang Air Besar Sembarangan (BABS) di Lapangan M10 Kecamatan Kayu Aro Kabupaten Kerinci, Sabtu (17/11/2018).

Gerakan Masyarakat Hidup Sehat adalah suatu tindakan sistematis dan terencana yang dilakukan secara bersama-sama oleh seluruh komponen bangsa dengan kesadaran, kemauan dan kemampuan berperilaku sehat untuk meningkatkan kualitas hidup

Pada periode awal Germas fokus dengan kegiatan melakukan aktivitas fisik konsumsi sayur dan buah, memeriksa kesehatan secara berkala.

Peningkatan aktivitas fisik, peningkatan perilaku hidup sehat, penyediaan pangan sehat dan percepatan perbaikan gizi, peningkatan pencegahan dan deteksi dini penyakit, peningkatan kualitas lingkungan, peningkatan edukasi hidup sehat.

Sekretaris Daerah Provinsi Jambi Drs.H.M.Dianto,M.Si, usai senam bersama masyarakat yang bersemangat mengikuti acara tersebut menyampaikan Germas menjadi momentum guna membudayakan pola hidup sehat masyarakat.

"Mari kita budayakan hidup sehat melalui perubahan pola hidup sehat kearah yang lebih sehat," ajak Sekda.

Sekda menerangkan pelaksanaan Germas harus dimulai dari keluarga karena keluarga merupakan bagian terkecil dari masyarakat yang membentuk kepribadian mulai dari proses pembelajaran hingga menuju kemandirian.

"Surat Edaran Gubernur Jambi telah disampaikan pada Bupati/Walikota berharap partisipasi seluruh komponen mendukung Germas," ungkap Sekda.

Bupati Kerinci Dr.H.Adirozal, M.Si, menegaskan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat harus dimulai dari diri sendiri, berlanjut pada tatanan masyarakat dan akhirnya dapat terwujud pada seluruh komponen bangsa.

"Selaku pimpinan mengajak masyarakat melakukan pola hidup sehat dan saat ini Kabupaten Kerinci peringkat 256 dari 514 masih buang air besar sembarang, marilah melakukan perilaku hidup bersih dan sehat," harap Bupati Kerinci.

Menyikapi pola hidup sehat dan bersih,  pemerintah berupaya meningkatkan kesadaran dan kemauan masyarakat melalui Launching Germas Tingkat Provinsi sekaligus memperingati Hari Kesehatan 54 di Kabupaten Kerinci.

"Kerahkan seluruh potensi yang dimiliki dalam menyelesaikan permasalah kesehatan," tegas Bupati Kerinci.

Usai Pelepasan Balon Launching Germas Tingkat Provinsi Jambi dilakukan penandatanganan komitmen bersama instansi kesehatan, instansi sosial termasuk Forum Komunikasi Pimpinan Daerah serta pihak terkait mewujudkan masyarakat dengan perilaku hidup sehat dan bersih.(JP-Hms/Lee)

Surat Edaran Dewan Pers Soal Penambahan Materi Uji Kompetensi Wartawan

Penutupan UKW PWI Provinsi jambi Angkatan Ke V, Sabtu 10 November 2018.
Lembaga Uji Kompetensi Wartawan Harus Patuhi Hal Ini Mulai Tahun 2019

Surat Edaran Dewan Pers
No : 4/DP/SE/XI/2018
Tentang
Revisi dan Penambahan Materi Uji Kompetensi Wartawan: Standar Kompetensi Wartawan

Sudah sekitar delapan tahun program Uji Kompetensi Wartawan (UKW) berlangsung. Sampai jelang akhir tutup tahun 2018, program uji kompetensi yang juga adalah program sertifikasi wartawan profesional yang disahkan oleh Peraturan Dewan Pers no 1 tahun 2010 tertanggal 2 Februari 2010, masih terus berjalan di pelbagai Lembaga Penguji. 

Tercatat lebih 13.000 wartawan Indonesia di tiga jenjang (Muda, Madya dan Utama) telah mengikuti proses pengujian kompetensi itu dan telah pula memperoleh kartu dan sertifikat kompetensi wartawan.


Sejak pertengahan tahun 2017, Dewan Pers juga sudah melakukan evaluasi hal-hal yang berkaitan dengan hasil dan implementasi program baku Standar Kompetensi Wartawan (SKW) itu. Dewan Pers juga menerima masukan evaluasi dari Lembaga Penguji dan para konstituen lainnya.

Semua masukan itu kemudian dibahas lagi dalam FGD (Focus Group Discussion) komunitas pers yang diselenggarakan Dewan Pers. Dewan Pers telah mengeluarkan Peraturan Dewan Pers Nomor 01/Peraturan-DP/X/2018 tentang Standar Kompetensi Wartawan beserta lampirannya. Beberapa hal yang perlu penegasan sebagai berikut:

1. Materi uji Kode Etik Jurnalistik (KEJ)/Undang-undang No. 40 Tahun 1999 tentang Pers/ Undang Undang Nomor 32 Tahun 2002 tentang Penyiaran/Pedoman Perilaku Penyiaran dan Standar Program Siaran (P3SPS)/Pedoman Pemberitaan Media Siber (PPMS) resmi menjadi materi uji setiap Uji Kompetensi Wartawan mulai 2 Januari 2019;

2. Lembaga Uji Kompetensi wajib menyusun materi uji sesuai platform media yakni terdiri atas media cetak, media televisi, media radio dan media siber. Seluruh Lembaga Uji Kompetensi diminta untuk menyesuaikan proses pengujian berdasarkan platform medianya;

3. Mulai Januari 2019 Uji Kompetensi Wartawan harus dimulai dari kelompok muda, kecuali peserta yang telah memliki sertifikat muda selama tiga tahun atau madya selama dua tahun dapat mengikuti uji kompetensi kejenjang yang lebih tinggi;

4. Lembaga Uji Kompetensi wajib melaporkan nama peserta seminggu sebelum UKW dan hasil UKW seminggu setelah pelaksanaan. Lembaga Uji Kompetensi yang tidak mematuhi proses ini, pengeluaran sertifikat tidak akan diproses.

Demikian, Surat Edaran ini dikeluarkan, untuk menjadi pedoman bagi pelaksanaan Uji Kompetensi Wartawan oleh semua Lembaga Penguji yang yang ditunjuk Dewan Pers.

Jakarta, 13 November 2018.
Dewan Pers,
Yosep Adi Prasetyo
Ketua

Ivan Wirata Ajak Pemuda Pondok Meja Bangun Perubahan

H Ivan Wirata ST MM MT Calon Legislatif (Caleg) DPRD Provinsi Jambi Partai Golkar Nomor Urut 4 Dapil Muarojambi-Batanghari, saat menghadiri pembukaan dalam rangka bulan bakti Karang Taruna di Desa Pondok Meja KM 13, Kecamatan Mestong, Kabupaten Muarojambi, Sabtu (17/11/2018). Foto Kolase FB IW

Jambipos Online, Muarojambi-H Ivan Wirata ST MM MT mengajak kawula muda untuk mau dan rindu membangun perubahan di desa masing-masing. Lewat organisasi Karang Taruna kaum pemuda bisa mengaktualisasikan diri dengan kreatifitas dalam membangun kemandirian desa masing-masing.


Hal itu diungkapkan Ivan Wirata (IW) yang kini merupakan Calon Legislatif (Caleg) DPRD Provinsi Jambi Partai Golkar Nomor Urut 4 Dapil Muarojambi-Batanghari, saat  menghadiri pembukaan dalam rangka bulan bakti Karang Taruna di Desa Pondok Meja KM 13, Kecamatan Mestong, Kabupaten Muarojambi, Sabtu (17/11/2018).
Foto Kolase FB IW.
IW yang akrab dengan slogan “Salam 4 Jari IW Berjaya” ini saat menghadiri acara itu didampingi Suhartono, Anggota DPRD Kabupaten Muarojambi Fraksi Golkar.

Pada kegiatan bakti sosial Karang Taruna dengan Tema “BAPER” Bawa Perubahan itu, IW menekankan soal pembentukan karakter muda untuk membangun daerah dan menjadi pemimpin desa yang berakhlak.(JP-Lee)


Piala AFF 2018, Indonesia Dibekap Thailand 2-4

Indonesia Dibekap Thailand 2-4 Indonesia dikalahkan Thailand 2-4 di Piala AFF 2018. Aksi Rico Simanjuntak (kanan). (Foto: ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay/kye)

Jambipos Online, Bangkok- Hasil mengecewakan diterima Indonesia saat melawat ke Thailand di Piala AFF 2018. Indonesia menderita kekalahan telak dari Thailand dengan skor 2-4.

Melakoni laga Grup B di Stadion Rajamangala, Sabtu (17/11/2018), Indonesia memulai pertandingan dengan baik. Zulfiandi membuka skor pertandingan untuk membawa skuat Garuda unggul lebih dahulu di menit ke-29.

Akan tetapi, Thailand mampu membalas dua gol lewat Korrakot Wiriya-Udomsiri dan Pansa Hemviboon untuk berbalik unggul saat turun minum 2-1. Setelah restart, Thailand semakin dominan sehingga mampu mencetak dua gol tambahan dari Adisak Kraisorn dan pemain pengganti Pokkhao Anan.

Di menit-menit terakhir waktu normal, Fachrudin Aryanto menjebol gawang Thailand untuk memperkecil ketertinggalan Indonesia. Namun, gol Fachrudin hanya menjadi gol hiburan bagi Merah Putih.

Kekalahan ini praktis menyulitkan langkah Indonesia untuk maju ke fase knockout. Indonesia saat ini duduk di peringkat keempat klasemen dengan tiga poin hasil tiga pertandingan.

Indonesia di bawah Filipina dan Singapura, yang memiliki perolehan angka serupa tapi bermain lebih sedikit. Sedangkan Thailand kukuh di puncak dengan enam poin hasil dua pertandingan.

Jalannya Pertandingan

Thailand memperoleh peluang pertama di menit keenam. Sebuah umpan silang dari sisi kanan pertahanan Indonesia disambut sundulan oleh Chalermpong Kerdkaew. Bola di luar jangkauan Awan Setho mengarah ke tiang jauh, namun Hansamu Yama menyapu ke luar lapangan.

Dua menit kemudian, Indonesia merespons. Kemelut di depan gawang Thailand, diakhiri Riko Simanjuntak dengan sepakan keras, tapi bola tidak merepotkan kiper Sivarak Tedsungnoen.

Jual-beli serangan kembali terjadi. Thailand mengancam gawang Indonesia setelah umpan mendatar Sanrawat Dechmitr diteruskan Thitipan Puangchan dengan sontekan dari tengah kotak, meski masih mengarah ke Awan Setho.

Setelahnya, pergerakan Indonesia diakhiri dengan tembakan kaki kanan Riko ke arah sudut atas gawang Thailand. Bola bisa diselamatkan.

Peluang terbaik diperoleh Indonesia di menit ke-26. Stefano Lilipaly melewatkan sebuah peluang emas setelah sepakannya dalam situasi one-on-one di dalam kotak penalti, melenceng.

Usaha Indonesia akhirnya membuahkan hasil tiga menit berselang. Zulfiandi membawa Indonesia memimpin 1-0 atas Thailand. Menerima crossing Evan Dimas, Zulfiandi melepaskan tembakan terukur dari luar kotak penalti yang bersarang di sudut atas gawang Tedsungnoen.

Keunggulan Indonesia hanya bertahan kurang dari 10 menit. Di menit ke-38, Thailand menyamakan skor menjadi 1-1.

Dari situasi sepak pojok, Korrakot Wiriya-Udomsiri melepaskan tembakan kaki kiri melengkung, yang langsung meluncur masuk ke gawang Indonesia tanpa bisa dihalau Awan Setho.

Setelah mencetak gol balasan, Thailand lebih agresif. Di detik-detik akhir sebelum turun minum, Thailand mampu membalikkan kedudukan 2-1.

Dari sepak set-piece, bola tendangan bebas mengenai tiang gawang Indonesia. Namun sapuan lini pertahanan kurang sempurna sehingga bisa disambar Pansa Hemviboon dari mulut gawang untuk berbalik unggul.

Indonesia mengambil inisiatif serangan, namun kesulitan untuk menciptakan ancaman berarti ke gawang Thailand.

Thailand justru berhasil menambah keunggulannya. Di menit ke-65, Adisak Kraisorn menciptakan gol ketiga tuan rumah guna menjadikan skor kini 3-1.

Setelah menerima operan Puangchan, Kraisorn dengan mudah meloloskan dari kawalan lini belakang Indonesia. Dari dalam kotak penalti, Kraison melepaskan sepakan kencang yang tak kuasa dibendung Awan Setho.

Thailand semakin percaya diri. Pada akhirnya di menit ke-74, Thailand mampu menciptakan gol keempatnya lewat serangan balik.

Dechmitr mengirim umpan terobosan yang diterima Pokkhao Anan dan memenangi sprint dengan lini belakang Indonesia. Dengan situasi Awan Setho terlanjur keluar dari sarangnya, Anan melepaskan tembakan yang melewati atas kepala si kiper yang sukses bersarang di gawang Indonesia. Skor kini 4-1.

Indonesia mulai kehabisan waktu. Meski begitu, sebuah gol tambahan berhasil diciptakan Indonesia di menit ke-89.

Dari sepak pojok, Riko melepaskan tembakan ke dalam kotak penalti yang diselesaikan oleh Fachrudin Aryanto dengan sundulan ke arah tiang jauh gawang Thailand. Indonesia menipiskan ketinggalan menjadi 2-4.

Indonesia menciptakan kemelut di depan gawang Thailand. Namun, Thailand mampu melakukan clearance sehingga gawangnya aman. Pertandingan berakhir, skor 4-2 untuk keunggulan Thailand bertahan.

Susunan Pemain

Indonesia: 12 Awan Setho Raharjo, 2 Putu Gede Juni Antara, 16 Fachruddin Aryanto, 23 Hansamu Yama Pranata, 3 Alfath Faathier, 4 Zulfiandi (19 Bayu Pradana 75'), 6 Evan Dimas, 10 Stefano Lilipaly, 25 Riko Simanjuntak, 21 Andik Vermansah (13 Febri Haryadi 42'), 9 Alberto Goncalves (27 Dedik Setiawan 86')

Thailand: 23 Tedsungnoen, 13 Roller, 4 Kerdkaew, 6 Hemviboon, 24 Wiriya-Udomsiri, 8 Puangchan, 17 Kesarat (7 Purisai 85'), 14 Sriyankem (22 Jaided 68'), 29 Dechmitr, 11 Tossakrai (21 Anan 46'), 9 Kraisorn. (*)

Sumber: Detik.com

Kombes Asep Saifudin Diberi Penghargaan PIN Emas oleh Kapolri

Sertijab Kasat Brimob Polda Jambi Kombes Asep Saifudin oleh Kapolda Jambi Irjen Pol Muchlis AS MH (kanan) ke Kombes Kombes Pol Kasero Manggolo. IST
Jambipos Online-Mantan Kasat Brimob Polda Jambi, Kombes Asep Saifuddin, mendapat penghargaan berupa pin emas dari Kapolri Jenderal Tito Karnavian di HUT ke-73 Korps Brimob, pada Rabu (14/11/2018).

Penghargaan itu diberikan Kapolri sehari sebelum Kombes Asep dimutasi dari Polda Jambi, menjadi Kepala Satuan Brimob Polda Jawa Barat, Kamis (15/11/2018).

Sertijab Kombes Asep sendiri dilakukan di Mapolda Jambi langsung dipimpin oleh Kapolda Jambi Irjen Pol Muchlis AS. Mutasi Asep berdasarkan telegram Kapolri Nomor ST/2750/X/KEP/2018. Sementara penyerahan pin emas dilakukan di Mako Brimob Kelapa Dua, Depok.

Pemberian pin emas merupakan bentuk apresiasi Tito kepada Asep yang dinilai berhasil merangkul Suku Anak Dalam (SAD) lewat pendidikan.

“Patroli Edukasi pada Suku Anak Dalam di Rimba Merangin, Jambi mengoptimalkan pendekatan edukatif dan dialogis terhadap warga Suku Anak Dalam,” kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, Rabu 14 November 2018.

Dedi menjelaskan program tersebut bertujuan untuk memelihara keamanan dan ketertiban di tengah warga SAD, terutama mencegah konflik horizontal terjadi.

“Dalam program tersebut, Satuan Brimob Polda Jambi membangun dua rumah pintar, melaksanakan pengajaran baca tulis, memberikan pendidikan Bahasa Indonesia dan memberikan sosialisasi hukum,” ujar Dedi.

Sebelum mendapat pin emas, program ini mendapat apresiasi dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenpanRB).

“Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (Sinovik) diselenggarakan tiap tahun oleh KemenPAN-RB. Inovasi yang didaftarkan minimal telah diimplementasikan 1 tahun. Sinovik tahun 2018 diikuti oleh 2.824 inovasi pelayanan publik dari Kementerian, Lembaga, dan Pemprov/ Kabupaten,” sambung Dedi.(JP-Humas)

Dua Bocah Asal Jakarta Tewas di Kolam Renang Hotel Rumah Kito Jambi

Diduga Kesetrum Mesin Kolam Air

Jambipos Online, Jambi-Dua anak asal Jakarta yang diketahui bernama Anjas Satria Putra Kumara (9) Gilang Rizki Putra (13) tewas kesentrum listrik di dalam kolam renang milik Hotel Rumah Kito yang beralamat di Mayang Mangurai, Kecamatan Alam Barajo, Kota Jambi, Sabtu (17/11/2018) sore.

Dari informasi di lapangan, korban bersama ibunya berenang di kolam renang hotel Rumah Kito itu untuk menghadiri reunian salah satu SMA di Kota Jambi yang pernah di sekolahkan ibu korban.

“Mereka kesini hanya untuk menghadiri reunian saya, mereka datang hanya bertiga. Sedangkan ayah korban di Jakarta,” kata sumber itu.

Dari keterangan kepolisian Polres Kota Jambi, kedua korban adalah kakak beradik bernama Anjas Satria Putra Kumara (9) Gilang Rizki Putra (13).

Kedua korban merupakan anak kandung dari Reni Widya Wati atau Wiwit. Dia adalah alumni SMA 3 Kota Jambi tahun 1993 yang saat itu tengah menghadiri kegiatan reuni di Hotel tersebut. Keluarga ini tinggal di Jakarta. Kedatangannya ke Jambi hanya untuk mengikuti kegiatan reuni tersebut yang diadakan di Hotel Rumah Kito.

Bahwa saksi yang melihat kejadian itu pertama kali adalah Mita yang mengantarkan makanan untuk kedua anak di kolam renang itu. Mita adalah pelayan di restoran hotel.

Usai meletakkan makanan di meja bulat kolam renang, mata Mita melihat kedua anak tersebut dalam posisi terlentang dan tertelungkup di dalam kolam renang.

Melihat hal tersebut saksi Mita langsung berteriak memanggil GM Hotel Rumah Kito Toni Aquinaldo. Kemudian saksi melihat bosnya dan seorang karyawan lain yang bernama Fauzi langsung menolong korban.

Mita kemudian berlari ke restoran Dapur Kito untuk menemui Toni HRD Hotel Rumah Kito yang saat itu sedang bersama ibu korban mengikuti kegiatan reuni di salah satu ruangan di Dapur Kito (restoran hotel).

Saat Mita kembali ke kolam renang ternyata kedua korban sudah dibawa ke rumah sakit dan dinyatakan meninggal dunia.

Sementara itu dari keterangan rekan korban yang bernama Dhafa Dhiya (14), dia melihat bahwa kedua korban sempat berenang ke arah mesin air di kolam renang kecil.

Kedua korban bermaksud untuk menghidupkan mesin air agar pipa yang digunakan untuk mengalirkan air dari kolam kecil ke kolam besar berfungsi.

“Dhafa Dhiya pun sempat merasakan bahwa air kolam renang seperti ada aliran listrik,” tulis laporan tersebut.

Sementara ini polisi telah memeriksa sejumlah saksi dan melakukan penutupan lokasi menggunakan garis polisi. Polisi belum dapat menyimpulkan penyebab kematian dua korban. Sebab sampai saat ini polisi masih berkoordinasi dengan dokter forensik tim Rumah Sakit Abdul Manap Kota Jambi.(JP-Berbagaisumber-Arm)

Presiden Joko Widodo Gendong Anak Papua

Written By jambipos-online on Sabtu, 17 November 2018 | 10:18

Presiden Joko Widodo Gendong Anak Papua.
Jambipos Online, Jambi-Tiga tahun yang lalu, tepat di ujung paling barat Indonesia di Pulau Sabang, Aceh, saya memulai Gerakan Nasional Ayo Kerja: sebuah ajakan kepada semua elemen bangsa untuk memulai kerja besar, kerja keras, kerja bersama untuk mewujudkan mimpi-mimpi kita. Terutama, impian anak-anak muda Indonesia. Apa saja mimpi-mimpi itu?

SATU, SDM Indonesia kecerdasannya mengungguli bangsa-bangsa lain di dunia. DUA, masyarakat Indonesia menjunjung tinggi pluralisme, berbudaya, religius, dan menjunjung tinggi nilai-nilai etika.

TIGA, Indonesia sebagai pusat pendidikan, teknologi, dan peradaban dunia. EMPAT, masyarakat dan aparatur pemerintah kita bebas dari perilaku korupsi. LIMA, membangun infrastruktur yang merata di seluruh Indonesia.

ENAM, Indonesia sebagai negara yang mandiri dan negara yang paling berpengaruh di Asia Pasifik. TUJUH, Indonesia sebagai barometer pertumbuhan ekonomi dunia.

Tujuh impian anak muda Indonesia itu kini tercatat dan disimpan dalam kapsul waktu di sebuah monumen di ujung timur Indonesia, di Kota Merauke -- lebih 5.000 kilometer dari Pulau Sabang, tempat dicanangkannya Gerakan Nasional Ayo Kerja tiga tahun lalu.

Ini mimpi besar, bukan pekerjaan lima, sepuluh atau 20 tahun, tapi pekerjaan beberapa generasi. Selama 70 tahun atau 100 tahun ke depan, semua elemen bangsa harus bekerja keras, karena tidak ada hasil yang instan. Tidak ada juga pekerjaan yang hanya bisa dilakukan oleh satu atau segelintir orang. Ini kerja bersama untuk mewujudkan impian anak-anak kita.(FB-Presiden Joko Widodo)

Presiden Joko Widodo Apresiasi Jalan Merauke – Sota

Presiden Joko Widodo Apresiasi Jalan Merauke – Sota.
Jambipos Online, Jambi-Ini suasana alam yang terlihat di jalur Trans Papua ini. Berselubung kabut, dan kiri kanannya masih hutan belantara. Ini di kilometer 84 ruas jalan Merauke – Sota, Distrik Sota di Kabupaten Merauke. 

Dulu jalannya penuh kubangan lumpur, orang-orang yang melintas dari dan menuju Boven Digoel sering menginap di jalan. Padahal, jarak Merauke-Sota-Boven Digoel hanya 422 kilometer. Dulu, jarak sejauh ini bisa ditempuh berhari-hari, kini hanya delapan jam saja.(FB Presiden Joko Widodo)

Dekranasda Bekali Pengrajin Tingkatkan Daya Saing Produk

Ariansyah : Pengrajin harus Mampu Tingkatkan Daya Saing Produk
Jum’at (16/11/2018), bertempat di Auditorium Rumah Dinas Gubernur Jambi, Dekranasda Provinsi mengadakan Sosialisasi Peningkatan Kualitas, Kuantitas dan Kontinuitas Produk Menuju Pasar Nasional dan Mancanegara. Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jambi sekaligus Ketua Harian Dekranasda Provinsi Jambi Drs. Ariansyah, ME mewakili dalam sosialisasi tersebut.
Jambipos Online, Jambi-Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Jambi secara bertahap terus berupaya membekali para pengrajin, baik teknis maupun wawasan dan kepercayaan diri, untuk berkreasi dan berinovasi meningkatkan kualitas produk, dengan harapan agar pengrajin bisa menghasilkan karya yang kompetitif, berdaya saing dan bisa meraih pasar, sehingga bisa meningkatkan kesejahteraan pengrajin tersebut.

Sehubungan dengan hal tersebut, Jum’at (16/11/2018), bertempat di Auditorium Rumah Dinas Gubernur Jambi, Dekranasda Provinsi mengadakan Sosialisasi Peningkatan Kualitas, Kuantitas dan Kontinuitas Produk Menuju Pasar Nasional dan Mancanegara. Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jambi sekaligus Ketua Harian Dekranasda Provinsi Jambi Drs. Ariansyah, ME mewakili dalam sosialisasi tersebut.

Ariansyah mengemukakan, terobosan kreatif diperlukan Dekranasda Provinsi Jambi untuk membantu pengrajin meningkatkan daya saing serta meningkatkan penghasilan dari produk yang diciptakannya , demikian disampaikanya. Dan, para pengrajin juga harus mampu meningkatkan kualitas dan daya saing produk.

Ariansyah mengatakan, Dekranasda Provinsi Jambi sebagai mitra pemerintah berupaya untuk menumbuhkembangkan ekonomi kerakyatan, diantaranya dengan pengembangan ekonomi kreatif melalui pengembangan kerajinan dan kriya. 

"Pengembangan ekonomi kreatif melalui kerajinan dan kriya yang biasanya dalam Usaha Mikro Kecil dan menengah (UMKM) sangat penting karena UMKM kerajinan dan kriya juga bisa membuka lapangan kerja, dan diharapkan semakin banyak lagi tenaga kerja yang terserap dalam pengembangan kerajinan, dimana dengan terciptanya lapangan kerja dengan pengembangan kerajinan selanjutnya akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Provinsi Jambi," jelas Ariansyah.

"Melalui temu pengrajin kriya se Provinsi Jambi dengan tujuan mendorong para pengrajin dalam meningkatkan usaha agar mampu bersaing, baik di pasar lokal maupun di pasar domestik dan global, agar mampu bersaing dengan cara peningkatan mutu yang lebih baik lagi," ujar Ariansyah

"Saya mengajak semua yang hadir untuk membangun sinergitas kerja dengan pemerintah, guna mencarikan solusi dukungan modal bagi para perajin dan pelaku usaha lewat kredit-kredit produktif. UKM yang sudah mandiri atau produktif untuk dapat memberikan kesempatan kepada UKM yang baru berdiri dengan demikian UKM akan tumbuh secara merata," ujarnya.

Ariansyah mengapresiasi Bank Indonesia, yang sangat cepat merespon dan membantu para pelaku UKM dengan berbagai kegiatan, baik materi dan pendanaan sangat cepat.

Dekranasda Provinsi Jambi, kata Ariansyah, terus berupaya meningkatkan daya saing pengrajin dalam bentuk produk yang bermutu tinggi dan cara pemasarannya di pasar. 

"Pemerintah Provinsi Jambi mempunyai program-program yang bisa mengaitkan para pelaku usaha dalam bentuk pameran atau expo-expo yang diselenggarakan. Dalam waktu dekat ini, tangal 22 November 2018, Pemrov akan melakukan expo di Jamtos dan 25 ada Expo  di SMESCO Jakarta dilanjutkan pada tanggal 29 expo di Bandung. Inilah salah satu kita memperkenalkan produk unggulan kita," tutur Ariansyah.

"Kita sengaja mendatangkan pembicara dari Dekranas Pusat, bagaimana caranya memberikan ilmu-ilmu atau kiat-kiat agar para perajin kita bisa meningkatkan mutu kerajinannya, contoh sekarang ini banyak sekali pewarna alami yang bisa membuat batik lebih cantik lagi," pungkas

Pada kesempatan ini nara sumber dari Dekranas Pusat Ikhwan Asrin, dan Rinianty Soedjono, dari Bank Indonesia serta dari para pelaku UMKM yang telah sukses memberikan materi, dilanjutkan tanya jawab yang dipandu langsung oleh Ariansyah.(JP-Hms-Sapra Wintani/Lee)



Elviana Pertemukan Kemenko Bidang Ekonomi Dengan Petani Sawit di Tebo

Foto Kolase FB Elviana.
 Jambipos Online, Tebo-Anggota Komisi XI DPR RI Fraksi PPP Dapil Provinsi Jambi Hj Dra Elviana MSi melakukan kunjungan daerah pemilihan di Desa Giri Winangun, Kecamatan Rimbo Ilir, Kabupaten Tebo, Jumat (16/11/2018). Dalam pertemuan ini Elviana mengajak pejabat Kemenko Bidang Ekonomi dan Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) Pusat dengan kelompok tani yang mendambakan dana replanting kelapa sawit di Desa Giri Winangun, Kecamatan Rimbo Ilir, Kabuaten Tebo.

“Alhamdulillah berhasil juga mempertemukan pejabat Kemenko Bidang Ekonomi dan BPDP Kelapa Sawit pusat dengan kelompok tani yang mendambakan dana replanting kelapa sawit di Desa Giri Winangun Kec Rimbo Ilir, Tebo,” ujar Elviana.

Masyarakat kelompok tani kelapa sawit di Desa Giri Winangun Kec Rimbo Ilir, Tebo menyambut gembira kehadiran Kemenko Bidang Ekonomi dan  Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) Pusat yang prakarsai oleh Elviana.


“Saya terikat sumpah jabatan untuk membawa program pusat sebanyak-banyaknya untuk rakyat Provinsi Jambi,” sebutnya.

Sebelumnya Elviana juga mengajak Direktur Keuangan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Kementerian Keuangan RI dan Kota Sungaipenuh, Kamis (15/11/2018) lalu. Elviana bersama Direktur Keuangan LPDP melakukan dialog dengan mahasiswa  STIA NUSA & STIE Sakti Alam Kerinci yang lanjut studi ke luar negeri dengan beasiswa LPDP ini.
“Beasiswa LPDP untuk lanjut studi S2 dan S3 ada sekarag untuk guru madrasah, guru serta pengasuh Pondok Pesantren. Bagi yang berminat silahkan usulkan permohonan,” kata Elviana saat membawa Direktur Keuangan LPDP sosialisasi untuk guru MAN 1 Sungai Penuh,” Jumat (16/11/2018). (JP-Lee)

Salam 4 Jari Ivan Wirata Semakin Akrab di Muarojambi

Foto Kolase FB IW
Jambipos Online, Muarojambi-Slogan “Salam 4 Jari IW Berjaya” yang disosialisasikan Calon Legislatif (Caleg) DPRD Provinsi Jambi H Ivan Wirata ST MM MT semakin akrab di tengah masyarakat Kabupaten Muarojambi dan Batanghari. “Salam 4 Jari IW Berjaya” menandakan IW diusung Partai Nomor 4 Golkar, Nomor Urut Caleg No 4 Dapil Muarojamb-Batanghari pada Pileg Rabu 17 April 2019 mendatang.

Slogan “Salam 4 Jari IW Berjaya” tranding di masyarakat Kabupaten Muarojambi khususnya dan Kabupaten Batanghari umumnya. Slogan “Salam 4 Jari IW Berjaya” ini sungguh akrab ditengah “Emak-Emak” dan juga Ibu-Ibu pengajian serta berbagai elemen masyarakat di Kabupaten Muarojambi. 


Seperti IW saat menyambangi Tim IW saat Pilkada Muarojambi Tahun 2017 lalu, kini gabung lagi untuk mensukseskan IW menuju DPRD Provinsi Jambi, Jumat (16/11/2018). TIM IW Berjaya ini berada di Sungai Landai Mestong, Muarojambi.

“IW punya kebahagiaan tersendiri sudah berkumpul lagi dengan TIM IW Berjaya dan IW Muslima Kecamatan Mestong yang masih setia berjuang untuk IW babak ke 2 menuju DPRD Provinsi Jambi,” ujar IW.

Kemudian Ivan Wirata juga melakukan kunjungan daerah pemilihan untuk menyapa warga di RT 13 Desa Bukit Baling, Kecamatan Sekernan, Muarojambi, Jumat (16/11/2018). 

“Alhamdulilah, hari ini Jum'at 16 November 2018 dapat menghadiri pengajian Ibu-Ibu RT. 13 Desa Bukit Baling, Kecamatan Sekernan. Sekaligus silaturahmi dan sosialisasi. InshaAllah masyarakat siap  mendoakan dan mendukung H Ivan Wirata untuk DPRD Provinsi Jambi,” katanya.

Tak berhenti disitu, IW juga terus bergerak menyapa warga di Muarojambi. Pada Kamis 15 November 2018, IW juga menyapa warga RT 04 Desa Kedemangan, Kecamatan Jaluko dan Rengas Bandung, Muarojambi.

“Alhamdulillah, malam ini dapat menghadiri undangan yasinan rutin keluarga kita di RT.04 Desa Kedemangan Kecamatan Jaluko, Muarojambi. Juga bersilaturahmi dan berdiskusi bersama tokoh masyarakat. InshaAllah siap mendo'akan dan mendukung H.Ivan Wirata untuk wakil mereka di DPRD Provinsi Jambi,” sebut IW.

Dari kunjungan daerah pemilihan itu, Slogan “Salam 4 Jari IW Berjaya” menjadi obyek swafoto IW bersama warga sebagai tanda kebulatan tekat masyarakat Muarojambi untuk menghantarkan IW menuju DPRD Provinsi Jambi pada Pileg 17 April 2019 mendatang. (JP-Lee)


Poros Hijau Indonesia Provinsi Jambi Bertekad Menangkan Jokowi-M Amin 60 Persen di Jambi

Written By jambipos-online on Jumat, 16 November 2018 | 21:00

Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Pasangan Calon Presiden Joko Widodo- KH Ma'ruf Amin , H Abdul Kadir Karding (ke empat dari kiri) saat hadiri Deklarasi Poros Hijau Indonesia Provinsi Jambi yang dilaksanakan di BW And Luxury Hotel Jambi, Jum'at (16/11/2018) Pukul 14.00 WIB. Foto Asenk Lee Saragih.
Jambipos Online, Jambi-Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Pasangan Calon (Paslon) Presiden Joko Widodo- KH Ma'ruf Amin, H Abdul Kadir Karding meminta Poros Hijau Indonesia Provinsi Jambi untuk memenangkan Paslon Presiden Jokowi-M Amin dengan 65 persen suara di Provinsi Jambi.


Hal itu diutarakan H Abdul Kadir Karding saat menghadiri Deklarasi Poros Hijau Indonesia Provinsi Jambi yang dilaksanakan di BW And Luxury Hotel Jambi, Jum'at (16/11/2018) Pukul 14.00 WIB. 

Koordinator Daerah Poros Hijau Indonesia Provinsi Jambi, Feri Irawan dan Koordinator Poros Hijau Indonesia Rivani Noor, akan berupaya mencapai target suara 65 persen di Provinsi Jambi untuk Jokowi-M Amin pada Pilpres Rabu 17 April 2019 mendatang.

Deklarasi Poros Hijau Indonesia Provinsi Jambi dihadiri Roy Abimanyu (Kantor Staf Presiden), Koordinator Poros Hijau Indonesia Rivani Noor, Ketua TKD Joko Widodo- KH Ma'ruf Amin, H Agus S Roni, Juru Bicara DPP PSI Bidang Lingkungan Mikhael Gorbachev Dom dan para penggiat aktivis lingkungan di Provinsi Jambi. (JP-Lee)

Sambutan Wakil Ketua TKN Jokowi-M Amin Pada Deklarasi Poros Hijau Indonesia Jambi

Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Pasangan Calon Presiden Joko Widodo- KH Ma'ruf Amin , H Abdul Kadir Karding (ke empat dari kanan) hadiri Deklarasi Poros Hijau Indonesia Provinsi Jambi yang dilaksanakan di BW And Luxury Hotel Jambi, Jum'at (16/11/2018) Pukul 14.00 WIB. Foto Asenk Lee Saragih
Jambipos Online, Jambi-Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Pasangan Calon Presiden Joko Widodo- KH Ma'ruf Amin , H Abdul Kadir Karding hadiri Deklarasi Poros Hijau Indonesia Provinsi Jambi yang dilaksanakan di BW And Luxury Hotel Jambi, Jum'at (16/11/2018) Pukul 14.00 WIB. 

Koordinator Daerah Poros Hijau Indonesia Provinsi Jambi, Feri Irawan mengucapkan terimakasih atas kedatangan H Abdul Kadir Karding. 



Menurut H Abdul Kadir Karding, Paslon Pilpres Nomor Urut 1 (Jokowi-M Amin) sangat berkomitmen untuk pelestarian lingkungan  yang berkelanjutan. Simak sambutan lengkap H Abdul Kadir Karding ini. 

Deklarasi Poros Hijau Indonesia Provinsi Jambi dihadiri Roy Abimanyu (Kantor Staf Presiden), Koordinator Poros Hijau Indonesia Rivani Noor, Ketua TKD Joko Widodo- KH Ma'ruf Amin, H Agus S Roni, Juru Bicara DPP PSI Bidang Lingkungan Mikhael Gorbachev Dom dan para penggiat aktivis lingkungan di Provinsi Jambi.  (JP-Lee)

Deklarasi Poros Hijau Indonesia Jambi

Deklarasi Poros Hijau Indonesia Jambi dilaksanakan di BW And Luxury Hotel Jambi, Jum'at (16/11/2018) Pukul 14.00 WIB. FB

Jambipos Online, Jambi-Provinsi Jambi merupakan satu-satunya provinsi di Indonesia yang memiliki 4 taman nasional yakni Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS), Taman Nasional Bukit Tiga Puluh (TNBT), Taman Nasional Bukit Dua Belas (TNBD) dan Taman Nasional Berbak Sembilang (TNB). Deklarasi Poros Hijau Indonesia Jambi dilaksanakan di BW And Luxury Hotel Jambi, Jum'at (16/11/2018) Pukul 14.00 WIB.

Koordinator Daerah Poros Hijau Indonesia Jambi, Feri Irawan dalam reslinya menjelaskan, dari luas daerah sekitar 5,1 Juta Ha 41,15% atau ± 2,1 Juta Ha nya adalah Kawasan Hutan. Dengan kata lain, luas Areal Penggunaan Lain (APL) sekitar ± 3 Juta Ha.
Namun, jika dicermati lebih dalam lagi sebagian besar kawasan APL tersebut mayoritas dipergunakan untuk usaha perekebunan yaitu seluas ± 1.674.567 Ha atau setara dengan 55,82% dengan komoditi unggulan antara lain untuk Perkebunan Kelapa Sawit seluas ± 791.025 Ha. Karet 669.521 Ha, Kelapa seluas 118.994 Ha, Kulit Manis seluas 46.132 Ha, Kopi seluas 25.847 Ha, Pinang seluas 20.694 Ha dan Kakao seluas 2.354 Ha.

Dimana jumlah petani yang mengusahakan komoditi unggulan tersebut adalah sebanyak 660.198 KK - Disbun Provinsi Jambi 2018.

Sisanya atau sekitar 1.325.433 digunakan untuk ijin pertambangan (Batu Bara, Emas, Biji Besi dll), Fasilitas Umum, Pertanian (Tanaman Pangan dan Holtikultura), Gedung dan tanah yang dikuasai oleh Pemda serta pemukiman.

 

Dengan kondisi real seperti diatas diperlukan sebuah political will dari pemerintah pusat untuk menjawab persoalan-persoalan dengan berbagai kebijakan dan keputusan politik yang mengarah pada keadilan distibusi lahan dan pelayanan publik yang baik dan merata.

Hal ini diperlukan untuk menjawab dan mengantisipasi persoalan-persoalan maraknya konflik antara masyarakat dengan pemegang ijin dan negara, deforestasi dan degradasi hutan, kebakaran hutan, serta masalah lingkungan lainnya.

Tingginya kebutuhan akan lahan untuk usaha pertanian khususnya perkebunan terutama untuk ijin perkebunan dapat dilihat dari sejarah kebakaran Hutan dan Lahan dalam skala besar di Provinsi Jambi.

Berdasarkan data Karhutla Monitoring System tercatat jumlah total Hotspot di propinsi Jambi pada tahun 2014 sebesar 1152 dan di tahun 2015 hingga awal November jumlah hotspot meningkat menjadi 1642 atau meningkat 42,5 % dari total hotspot tahun sebelumnya.

Kondisi ini telah berlangsung lama dan tidak ada perubahan secara signifikan terhitung dalam lima tahun sebelumnya dan dari data yang dikumpulkan setiap tahun berfluktuasi antara 1151 – 2414 kejadian hingga tahun 2015.

Dari sisi konflik penguasaan lahan, terekam dalam catatan KLHK tahun 2017 jumlah pengaduan konflik se-Indonesia mencapai 286 konflik dengan luasan sekitar 14.517.838 ha.

Dimana propinsi Jambi menempati peringkat kedua se-Sumatera dengan jumlah pengaduan sebanyak 28 kasus dari total luasan konflik tenurial sekitar 5.829.834 ha.

Selanjutnya, Poros Hijau Indonesia Jambi menilai, semenjak era reformasi bergulir baru era pemerintahan Jokowi-JK lah yang mampu menunjukan komitmen tegasnya terhadap penanganan masalah ketimpangan penguasaan lahan, kebakaran hutan dan lahan serta penyelesaian konflik tenurial khususnya di sektor kehutanan.

Komitmen tegas tersebut tidak saja ditunjukkan dengan dikeluarkannya kebijakan dan reguluasi tetapi juga ditunjukkan dengan kerja nyata di lapangan.

Soal masalah ketimpangan panguasaan lahan pemerintahan telah mengeluarkan Kebijakan Reforma Agraria yang dilaksanakan dalam bentuk penerbitan sertifikat tanah gratis bagi masyarakat dan penetapan Tanah Objek Reforma Agraria (TORA).

Sementara Provinsi Jambi sendiri di tahun 2017 telah mengidentifikasi dan menetapkan potensi TORA seluas 12.361 Ha yang akan dilepaskan dari kawasan hutan.

Sedangkan terkait masalah kebakaran hutan, Pemerintahan dengan cepat dan tegas mengeluarkan kebijakan Moratorium Perijinan Baru HTI berdasarkan Perpres No. 1 tahun 2016 dan Restorasi Lahan Gambut berdasarkan inpres No. 8 tahun 2018.

Kemudian membentuk Badan Restorasi Gambut (BRG) untuk menata kembali dan memulihkan fungsi ekosistem gambut di seluruh Indonesia.

Di Provinsi Jambi para pemegang ijin dipaksa melakukan kanal bloking dan menghentikan kegiatan usaha mereka khususnya yang berada di gambut dalam bahkan diwajibkan untuk melakukan pemulihan ekosistemnya.

Disamping itu, Pemerintah daerah diwajibkan membentuk Tim Pencegahan dan Penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan bekerjasama dengan TNI-POLRI untuk mencegah dan melakukan tindakan cepat terhadap indikasi dan kejadian kebakaran hutan dan lahan di wilayah mereka.

Kebijakan ini terbukti efektif menurunkan angka kebakaran hutan dan lahan di Provinsi Jambi. Dinas kehutanan Provinsi Jambi mencatat angka kebakaran hutan dan lahan pada tahun 2016 adalah seluas 257,39 Ha dan seluas 579,0 Ha pada tahun 201, luasan ini bila dibanding dengan tahun sebelumnya tentu jauh menurun dari luas 19.528 Ha yang terjadi tahun 2015.

Terkait masalah konflik lahan khususnya di sektor kehutanan pemerintahan menunjukkan komitmen yang belum pernah ditunjukkan oleh pemerintahan sebelumnya yakni mengeluarkan kebijakan membentuk Direktorat Khusus Panangan Konflik Tenurial Kawasan Hutan di Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).

Kebijakan tersebut kemudian diikuti pula dengan program Perhutanan Sosial sebagai model resolusi konfliknya.

Dengan berani pemerintahan Jokowi menargetkan sebanyak 12,7 Juta Hektar kawasan hutan untuk Perhutanan Sosial diperuntukkan bagi masyarakat yang berada di dalam dan disekitar kawasan hutan.

Provinsi Jambi sendiri atas dukungan kepala daerahnya telah mengidentifikasi dan menetapkan kawasan hutan seluas 368.253 Ha untuk disiapkan sebagai areal Perhutanan Sosial.

Mencermati pelaksanaan komitmen dan kebijakan pemerintah Jokowi diatas, Poros Hijau Indonesia Jambi yang merupakan perhimpunan individu-individu yang peduli dan giat memperjuangkan penyelesaian persoalan lingkungan kemudian menyakini untuk mendukung pencalonan kembali presiden Joko Widodo sebagai Presiden Republik Indonesia untuk kedua kalinya di periode 2019-2024.

Dukungan ini diberikan dengan komitmen untuk terus mengawal dan tetap mengkritisi pelaksanaan kebijakan-kebijakan diatas untuk periode berikutnya.

Eksistensi Poros Hijau tidak akan berhenti hanya dalam proses Pilpres 2019 tapi akan terus bekerja mengawal jalannya pemerintahan di tingkat provinsi dan kabupaten/kota dalam rangka memastikan proses pembangunan berjalan sesuai dengan aspirasi masyarakat dengan melakukan kajian terhadap pelaksanaan kebijakan hijau untuk memperkuat pelaksanaan dan capaiannya oleh Kementerian/Lembaga baik ditingkat pusat maupun daerah.

Sembari menyebarkan informasi Program HIJAU Jokowi dan mengelola pendapat publik terhadap program tersebut hingga memperkuat agenda Lingkungan Hidup dan Reforma Agraria Nawacita 2. (JP-Lee)

Haris Simamora Tersangka, Ini 4 Fakta Pembunuhan Satu Keluarga

Haris Simamora Tersangka, Ini 4 Fakta Pembunuhan Satu Keluarga.IST
Jambipos Online, Jakarta-Polisi menetapkan Haris Simamora (HS) sebagai tersangka pembunuhan satu keluarga di Bekasi. Diduga karena dendam, Haris tega menghabisi nyawa Diperum Nainggolan dan keluarganya. 

"Yang bersangkutan sudah ditetapkan tersangka dan tadi malam (15/11/2018) sudah ditahan," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jumat (16/11/2018). 

Haris Simamora ditangkap di kaki Gunung Guntur, Garut pada Rabu (14/11/2018). Penangkapan bermula dari pelacakan lewat penemuan mobil Daperum, Nissan X-Trail berwarna silver dengan nopol B-1075-UOG do kos Cikarang. 

Berikut 4 fakta terkini dari pengungkapan pembunuhan satu keluarga di Bekasi: 

 1. Haris Simamora ditahan Polda Metro Jaya menahan Haris Simamora (HS), pada Kamis (15/11). Haris dalam pemeriksaan setelah ditangkap pada Rabu (14/11), sempat mengelak membunuh keluarga Diperum. 

 2. Pelaku membunuh dengan linggis Haris Simamora (HS) mengaku menggunakan linggis saat membunuh satu keluarga di Bekasi. Dari pengakuannya, linggis yang digunakan dibuang ke Kalimalang. Polisi sempat mencari linggis tersebut pada Kamis (15/11/2018) malam. Namun pencarian ditunda karena cuaca tidak mendukung. 

3. Membunuh karena dendam Dendam jadi alasan Haris Simamora tega menghabisi nyawa Daperum, istrinya Maya Ambarita serta dua anak Sarah dan Arya. "Motifnya sering dimarahi," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono. 

4. Bukti dan petunjuk mengungkap pembunuhan Dalam pencarian Haris Simamora, polisi mengumpulkan bukti dan petunjuk. Lewat pelacakan dari kamar kos di Cikarang, polisi menyita celana berwarna hitam, yang juga terdapat noda bercak darah. 

Sedangkan di mobil korban yang dibawa Haris itemukan bercak darah di seat belt, gagang pintu kanan, pedal gas, termasuk di karpet bawah kemudi. Bukti-bukti ini diteliti di Labfor untuk mencocokan dengan bukti temuan di rumah lokasi pembunuhan satu keluarga.
Haris Simamora Bunuh Satu Keluarga di Bekasi dengan Linggis    HS, terduga pembunuh satu keluarga di Bekasi. (Dokumen Facebook)
Bunuh Dengan Linggis 

Haris Simamora (HS) mengaku menggunakan linggis dalam aksi pembunuhan satu keluarga di Bekasi, Jawa Barat. Polisi pun masih mencari barang bukti tersebut. "Itu linggis, menurut pengakuan tersangka," ucap Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono, kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jalan Sudirman, Jakarta, Jumat (16/11/2018). 

Polisi sempat mencari linggis tersebut pada Kamis (15/11/2018) malam. Namun pencarian ditunda karena cuaca tidak mendukung. "Sampai sekarang belum ditemukan karena dibuang ke Kalimalang. Kemarin penyidik ke sana, karena hujan, banjir, deras airnya, makanya kita tunda," ucap Argo. 

Sebelumnya, Daperum Nainggolan serta istri dan dua anaknya ditemukan tewas di kediaman di Jalan Bojong Nangka 2 RT 002 RW 07, Kelurahan Jatirahayu, Kecamatan Pondok Melati, Kota Bekasi, Jawa Barat, pukul 06.30 WIB, Selasa (13/11/2018). 

Kondisi korban bisa disebut mengenaskan. Banyak ditemukan luka senjata tajam dan benda tumpul pada tubuh korban. Polisi sempat menyebut Daperum dan istrinya menderita luka sayat di leher. 

Sedangkan sepasang anak Daperum diduga dicekik dan dibekap. "(Luka) senjata tajam. Ada banyak," ujar Kepala Instalasi Forensik RS Polri, Kombes Edy Purnomo, kepada wartawan di RS Polri, Jakarta Timur, Selasa (13/11/2018). Selain luka senjata tajam, ditemukan luka lebam karena benturan benda tumpul. Dari hasil pemeriksaan jasad, diduga korban diserang bertubi-tubi oleh pelaku. 

"Susah kalau ngomong (luka). Kebanyakan. Ya pokoknya serangannya banyak," ujarnya. HS lantas ditangkap di kaki Gunung Guntur, Garut, Jawa Barat, Rabu (14/11/2018) pukul 22.00 WIB. HS ditangkap setelah polisi menemukan petunjuk dari mobil korban pembunuhan yang ditemukan di Cikarang.

"Info dari masyarakat, ternyata HS ini ada di Garut sehingga tim dari Polda dan Polres menuju ke Garut. Sampai di Garut, HS ada di kaki Gunung Guntur. Katanya akan mendaki gunung," ujar Argo di Mapolda Metro Jaya, Jl Jenderal Sudirman. 

Dendam Karena Sering Dimarahi  

Haris Simamora (HS) jadi tersangka pembunuhan satu keluarga di Bekasi. Haris tega membunuh karena dendam kerap dimarahi korban, Daperum Nainggolan.

(Baca: Diperum Nainggolan Sekeluarga Dalam Kenangan Dukacita)

"Motifnya sering dimarahi," ucap Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono, kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (16/11/2018). 

Argo belum mau menjelaskan lebih rinci terkait motif. Dia mengaku akan menjelaskannya saat rilis nanti. "Nanti sore kita akan rilis," ucap Argo. HS ditangkap di kaki Gunung Guntur, Garut, Jawa Barat, Rabu (14/11) pukul 22.00 WIB. 

HS ditangkap setelah polisi menemukan petunjuk dari mobil korban pembunuhan yang ditemukan di Cikarang. "Info dari masyarakat, ternyata HS ini ada di Garut sehingga tim dari Polda dan Polres menuju ke Garut. Sampai di Garut, HS ada di kaki Gunung Guntur. Katanya akan mendaki gunung," ujar Argo di Mapolda Metro Jaya, Jl Jenderal Sudirman. 

Penelusuran HS dilakukan setelah mobil Nissan X-Trail berwarna silver dengan nopol B-1075-UOG ditemukan di rumah kos di Cikarang. 

Diketahui HS sempat mengobati jari telunjuk yang terluka. Saat diinterogasi, HS mengelak terlibat dalam pembunuhan satu keluarga di Bekasi. Tapi polisi akan mengecek bukti-bukti yang ada di mobil Nissan X-Trail, seperti ceceran darah, dengan bukti-bukti di rumah Daperum Nainggolan.(*)
Sumber: Detik.com

Diperum Nainggolan Sekeluarga Dalam Kenangan Dukacita

Foto-Foto Dari FB(Alm) Maya Ambarita.
Jambipos Online-Kematian itu adalah ajal semua umat manusia. Namun kematian yang tidak wajar, merupakan misteri kehidupan manusia. Pada Selasa dini hari, tepatnya 13 November 2018 Pukul 06.30 WIB, kediaman Diperum Nainggolan (38) di Jalan Bojong Nangka 2 RT 002 RW 07 Kelurahan Jatirahayu, Kecamatan Pondok Melati, Kota Bekasi, Jawa Barat, mendadak mencekam. Diparum Nainggolan, istrinya Maya Boru Ambarita dan kedua anaknya Sarah Boru Nainggolan (9) dan Arya Nainggolan (7) ditemukan tak bernyawa. 

Masyarakat Kota Bekasi, Jawa Barat pun gempar. Bahkan masyarakat Indonesiapun gempar dibuatnya. Pembunuhan satu keluarga ini dalam dua hari jadi misteri. Aparat kepolisianpun harus bekerja keras untuk menelusuri jejak-jejak pelaku pembunuhan sadis ini. 

Airmata tangisan keluarga dari keluarga korbanpun terus berderai. Mereka tak kuasa melihat sosoj jenazah ke empat korban yang terbujur kaku. Meninggalnya tak wajar, karena dilakukan pelaku secara sadis. 

Saat ditemukan tak bernyawa, Diperum Nainggolan dan Maya diduga tewas digorok. Sedangkan dua buah hatinya diduga dibekap dan dicekik oleh pembunuh sadis itu. 

Polisipun mengumpulkan saksi-saksi untuk dimintai keterangan. Setidaknya polisi memintai keterangan dari 12 saksi. 

Berdasarkan data yang dirilis Polisi, saksi-saksi yang dimintai keterangan yakni 1. dr. FEBY LOFA RUKIANI, Sibolga, 12 Feb 1983, islam, dokter, Jalan  Harun No. 4 Rt. 003/010 Kelurahan Jatirahayu. 2. ARIS SUSANTO, Lebak 11 April 1983, Islam, Karyawan Swasta, Kampung Pedurenan No. 69 Rt. 001/06 Kel. Duren Jaya Kecamatan Bekasi Timur. 3. SULISTIYANTI, Sleman 08 Juli 1972, Islam, Mengurus Rumah Tangga, Jalan Bojong Nangka 1 No. 58 Rt. 002/07 Kelurahan Jatirahayu, Kecamatan Pondok Melati.

Kesaksian mereka, pada Pukul 03.30 WIB Selasa (13/11/2018), Saksi 1 (Feby Lofa) melihat gerbang kontrakan sudah terbuka dan televisi di ruang korban menyala. Namun saat saksi memanggil korban dari luar rumah namun tidak ada jawaban. Sempat menelepon tapi tidak diangkat. Kemudian saksi 1 ke kembali ke kontrakan.

Dan pada pagi hari saksi Feby Lofa hendak berangkat kerja sekitar Pukul 06.30 WIB. Korban belum bangun akhirnya Feby Lofa curiga dan penasaran akhirnya membuka jendela. Kemudian saksi lihat keruangan korban melalui jendela dan melihat korban sudah tergeletak dan terlihat darah. 

 
Kemudian Feby Lofa memanggil saksi 2 (Aris Susanto) dan saksi 3 (Sulistiyanti) kemudian saksi untuk melihat jendela bersama-sama lalu melaporkan hal tersebut kepada Ketua RT dan Polsek Pondok Gede.

Polisi selanjutnya melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) pembunuhan sadis di Bekasi. Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Indarto menyebut tidak ada barang yang hilang. "Sementara ini kita kecenderungannya bukan ekonomi," kata Indarto secara terpisah.

Polisipun melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) pembunuhan satu keluarga di Bekasi. Polisi mengamankan benda-benda yang diduga dipegang pelaku.

"Saat mendapat laporan, rekan-rekan di wilayah bersama Subdit Jatanras Polda Metro langsung mensterilkan lokasi kemudian melakukan olah TKP. Hasil olah TKP-nya belum, tetapi diamankan barang-barang yang diduga dipegang pelaku," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo kepada detikcom, Selasa (13/11/2018).

Dedi menjelaskan Tim Indonesia Automatic Fingerprint Identification System (Inafis) akan memeriksa benda-benda tersebut. Namun Dedi tidak menyebutkan benda-benda yang dimaksud.

"Nantinya itu (benda-benda yang diduga dipegang pelaku) akan diperiksa Inafis. Saya tidak bisa sebutkan apa-apa saja," ujar Dedi.
Sementara itu, jenazah para korban telah dibawa ke RS Polri Kramat Jati pada pukul 11.00 WIB. "Pukul 11.00 WIB dibawa ke RS Polri Kramat Jati," kata Staf Humas Polresta Bekasi Ipda Joko Pris di lokasi.

Ahli Psikologi Forensik dan Dosen PTIK, Reza Indragiri, mengatakan pelaku pembunuhan satu keluarga di Kota Bekasi miliki emosi yang sangat dahsyat. Pelaku menghabisi para korban dengan cara cukup sadis dengan menyayat leher dan menghabisi anaknya dengan cara membekap mulut.

Ahli Psikologi Forensik dan Dosen PTIK, Reza Indragiri, mengatakan pelaku pembunuhan satu keluarga di Kota Bekasi miliki emosi yang sangat dahsyat. Hal ini dilihat dari cara pelaku menghabisi para korban dengan cara cukup sadis dengan menyayat leher dan menghabisi anaknya dengan cara membekap mulut.

"Diduga motif emosional, tapi menariknya, dari empat orang korban tersebut, bisa kita pilah, berdasarkan cara pelaku menghabisi nyawa mereka. Dua orang korban orang dewasa dibacok di daerah leher, dan dua orang lainnya dibekap. Ternyata pelaku emosinya sangat dahsyat. Kita tarik kesimpulan, dalam situasi pelaku ini memiliki kendali emosi yang baik, memiliki kendali diri yang cukup matang. Sehingga bisa memilih (cara menghabisi) korban seperti apa akan dia habisi," kata Reza, Selasa (13/11/2018) malam.

Dimakamkan di Samosir

Pada Rabu (14/11/2018), sekitar pukul 08.25 WIB, peti jenazah yang semula sudah ditutup kembali dibuka untuk dilihat keluarga dari pihak perempuan dan kerabat korban yang datang ke Rumah Duka Gereja Oikumene Lahai Roi, Pasar Rebo, Cijantung, Jakarta Timur.

Keluarga dan kerabat mengelilingi keempat peti jenazah. Salah seorang keluarga dari pihak perempuan, Krisman Damanik, menjelaskan setelah ini akan dilanjutkan dengan ibadah dan acara adat. "Setelah ini, pukul 09.00 WIB ada acara adat terlebih dahulu," kata Damanik.

Kemudian, 4 jenazah keluarga Diperum Nainggolan  diterbangkan dari Bandara Soekarno-Hatta menuju Bandara Kualanamu. Jenazah keluarga Diperum akan dimakamkan di Samosir. “Pukul 12.00 WIB  diterbangkan dari Bandara Soekarno-Hatta menuju Bandara Kualanamu," jelas Damanik.

Bupati Samosir Rapidin Simbolon atas nama Pemerintahan Kabupaten Samosir dan masyarakat Samosir berduka "Pembunuhan satu keluarga di Bekasi". Bupati Samosir Rapidin Simbolon Kamis Pagi (15/11/2018)menyambut  jenajah korban di kampung halamannya Hariara Tolu, Desa Parsaoran I, Kecamatan Pangururan, Kabupaten Samosir.

Bupati Samosir Rapidin Simbolon dalam penyampaian ucapan duka menyampikan Turut Berduka Cita yang sedalam-dalamnya kepada keluarga korban. 

“Kita memohon agar kepolisian bisa menemukan pelakunya dan diberikan hukuman yang setimpal dengan perilaku yang sangat sadis ini. Semoga arwah para korban pembunuhan diterima disisiNya,” ujarnya.

Pelaku MH Ditangkap

Mobil Nissan X-trail B 1075 UOC yang hilang dari rumah korban pembunuhan di Bekasi akhirnya ditemukan di sebuah kontrakan di kawasan Cikarang dan kemudian diamankan di Mapolrestro Bekasi Kota, Kamis (15/11/2018). 

Tim gabungan Polda Metro Jaya dan Polres Metro Bekasi, membekuk HS, terduga pelaku pembunuhan sadis satu keluarga, di Jalan Bojong Nangka RT 02 RW 07 Kelurahan Jatirahayu, Kecamatan Pondokmelati, Kota Bekasi.

Foto diduga berinisial HS (Haris Simamora) kini sudah beredar ramai disosial media dan group WA. Ada yang menuliskan pelakunya bernama Fergison Simamora. Ada juga yang menuliskan haris Simamora. Hingga Kamis (15/11/2018) pagi, belum ada pernyataan resmi dari kepolisian soal identitas HS yang diamankan Polisi itu.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan, kronologi penangkapan terduga pelaku HS bermula ketika tim gabungan Subdit Jatanras dan Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya serta Reskrim Polres Metro Bekasi, menemukan mobil Nissan X-Trail Nissan X-Trail B 1075 UOQ, milik kakak korban Diperum Nainggolan (38), di sebuah rumah indekos, di kawasan Cikarang.

"Kami mengidentifikasi, kami melihat siapa yang membawa mobil tersebut, kami mendapatkan itu ternyata dibawa saudara juga berinisial HS," ujar Argo, Kamis (15/11/2018).

Dikatakan, penyidik kemudian melakukan pendalam dan mencari keberadaan HS, karena ternyata tidak berada di tempat indekos itu. "Kemudian kami cari, kami lidik keberadaan HS ada di mana. Kami dapat info dari masyarakat, ternyata HS ini dia ada di Garut," ungkapnya.

Sejurus kemudian, tim gabungan berangkat menuju Garut, Jawa Barat. Tak butuh waktu lama, penyidik menemukan HS berada di sebuah kaki Gunung Guntur, Kabupaten Garut, Jawa Barat.

"Di sana dia berada di saung atau rumah, akhirnya kami mendapatkan yang bersangkutan ada di sana. Katanya akan mendaki gunung. Setelah kami geledah tasnya, kami menemukan kunci mobil merek Nissan, HP, dan uang sekitar Rp 4 juta. Akhirnya yang bersangkutan dibawa ke Jakarta untuk diinterogasi," katanya.

Argo menuturkan, penyidik masih mendalami dugaan keterkaitan HS dengan kasus pembunuhan sadis itu, melalui scientific investigation -pemeriksaan laboratorium-. Sebab, HS tidak mengakui perbuatannya.

"Yang bersangkutan masih mengelak, artinya bahwa dia (mengaku) tidak melakukan apa-apa. Tapi ini penyidik yang akan dalami. Nanti kami cek hasil Labfor," tegasnya.

Menurutnya, penyidik dan tim Inafis Polda Metro Jaya tadi pagi sudah melakukan olah tempat kejadian perkara di mobil Nissan X-Trail. Pada saat pemeriksaan penyidik menemukan dua handphone korban yang ada bercak darahnya.

"Tadi pagi kami sudah melakukan olah TKP di mobil, ternyata kita temukan HP korban dua buah ada di situ, ada darahnya di HP tersebut di-swap, artinya kita ambil untuk Labfor. Kemudian, di gagang pintu kanan juga ada darah di sana, itu juga kita ambil. Kemudian di karpet bawah sopir juga ada darah, kita ambil juga. Lalu di pedal gas ada darah, itu juga kita ambil semuanya. Kemudian juga ada di seatbelt ada darah, juga kita ambil," jelasnya.
Argo melanjutkan, penyidik juga sudah mengambil kuku dari terduga pelaku HS untuk diperiksa di laboratorium. 

"Pada kuku ada noda hitam, diambil itu untuk Labfor akan dicek apa itu darah atau bukan. Selain itu juga, HS ini ada luka di jari telunjuk tangan. Yang bersangkutan pada jam 05.00 pagi, (sempat) berobat ke klinik di dekat kos-kosannya di sana, di Cikarang, sekitar 500 meter dari kos untuk obati jari. Ditanya perawat, mengaku ke perawat jatuh," katanya.

Ia menambahkan, penyidik juga menemukan celana hitam panjang bernoda darah ketika menggeledah kamar indekos HS.

"Ini semua sudah kita ambil darahnya sebagai sampel dan akan kita cocokkan. Nanti labfor menggunakan pemeriksaan ilmiah. Kita tunggu hasil Labfor darah yang di mobil, darah yang ada di tempat kos dan darah yang ada di TKP, apakah ada kesamaan atau tidak," tandasnya.

Motif Pembunuhan

Motif pembunuhan polisi belum memberikan keterangan resmi kepada media. Namun dari tulisan yang sudah  menyebar di sosial media dan group media sosial, motifnya ceritanya saat kontrakan milik Doglas Nainggolan (abang Diperum Nainggolan) di Pondok Melati itu dikelola oleh Fergison Simamora (pelaku).

Namun 5 tahun terakhir manajemen diserahkan ke Diperum Nainggolan (adik kandung dari Doglas Nainggolan). Diperum ini Jemaat HKBP Jatikramat, Bekasi, jabar. Namun kedua anaknya sekolah minggu di GBI Taminisquare (Rayon 1). 

Ditangan Diperum Nainggolan, kontrakan ini semakin maju dan dikelola secara profesional. Pergantian manajemen dari awal telah menimbulkan dendam di hati pengelola lama (F Simamora). 

Dendam itu ia lampiaskan Selasa dini hari, tepatnya 13 November 2018 Pukul 06.30 WIB, kediaman Diperum Nainggolan (38) di Jalan Bojong Nangka 2 RT 002 RW 07 Kelurahan Jatirahayu, Kecamatan Pondok Melati, Kota Bekasi, Jawa Barat dengan terbunuhnya Diperum Nainggolan dan keluarga kecilnya.

Bahkan Haris atau Fergison Simamora disebut-sebut merupakan keluarga dekat korban yakni “Anak Namboru”. Aksi sadis itu memang diluar logika. Sehingga polisi perlu mengungkap motif pembunuhan yang dilakukan HS ini. 

Ada pesan moral yang disampaikan Pendeta saat memberangkatkan jenazah ke Samosir. “Jangan pernah simpan dendam sebab dendam hanya akan menciptakan kebencian baru yang akan diikuti peperangan baru yang tidak berkesudahan”. 

Kita pembaca media ini, mari dalami Tuhan supaya kita mudah mengampuni, tidak ada dendam dan kepahitan sekecil apapun, dan jadilah pribadi yang merdeka!. Cukuplah Diparum Nainggolan menjadi kasus buruk terakhir di Negeri Ini.

Selamat Jalan Diparum Nainggolan, Maya Boru Ambarita, Adik Sarah Boru Nainggolan dan Adik Arya Nainggolan. Kalian Sudah Bahagia Bersama di Surga Bersama Allah Bapa, Amin. Kepada Pelaku Mari Doakan Untuk Bertobat. (Berbagai Sumber/Asenk Lee Saragih) 



Berita Lainnya

Jambi: Niat Bangun Stadion Internasional Belum Ada

Jambi: Niat Bangun Stadion Internasional Belum Ada
Klik Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Dahlan Iskan: 75 Persen Pemilik Media Siber Mantan Wartawan Surat Kabar

Dahlan Iskan: 75 Persen Pemilik Media Siber Mantan Wartawan Surat Kabar
Sebanyak 75 persen pendiri dan pemilik media siber di Indonesia merupakan bekas wartawan surat kabar. Saat ini tercatat sebanyak 43.300 media siber di seluruh Indonesia. Klik Gambar Untuk Selengkapnya

Ragam Berita

Terimakasih Astra, Dengan Go-Car, Kami Tak Lagi Bonceng Lima

Terimakasih Astra, Dengan Go-Car, Kami Tak Lagi Bonceng Lima
KLIK Gambar Untuk Beritanya

Kode Etik Jurnalistik

Kode Etik Jurnalistik
Pahami dan Taati. KLIK Gambar Selengkapnya

Jurus Sakti KPK Itu Bernama OTT

Jurus Sakti KPK Itu Bernama OTT
KLIK GAMBAR UNTUK NEWS SELENGKAPNYA

RAGAM BERITA LAINNYA

Pengurus PWI Provinsi Jambi Periode 2017-2022

Pengurus PWI Provinsi Jambi Periode 2017-2022
KLIK Benner Daftar Pengurusnya