. Jambipos | Online

Berita Terbaru

Kami Hadir Dengan Wajah dan Semangat Baru

Kami Hadir Dengan Wajah dan Semangat Baru
KLIK Benner Versi Baru di www.jambipos.id (BETA)
  • PU-PERA
  • INDEKS BERITA TERBARU

    Bulan Ramdhan 1442 H, Elviana Jalin Silaturahmi Dengan Pengurus Parpol

    Written By jambipos-online on Kamis, 22 April 2021 | 11:02

    Hj Dra Elviana MSi memberikan bingkisan Ramdhan kepada warga. (Foto-foto: Istimewa)

    Jambipos, Bungo-Sebagai mantan Anggota Komisi XI DPR RI Fraksi PPP Dapil Provinsi Jambi Hj Dra Elviana MSi hingga masa Ramadhan 1442 H ini tetap menjalin silaturahmi yang erat dengan pengurus dan kader partai politik di Provinsi Jambi. Dalah satu Parpol yang tidak bisa dilupakan Elviana adalah PPP.

    Pasalnya saat duduk di Senayan Jakarta selaku Anggota DPR RI Periode 2014-2019, Elviana diusung oleh PPP. Hal itu jualah yang membuat Elviana tidak akan melupakan PPP meski dirinya kini sebagai Senator Jambi (Anggota DPD RI) di Senayan.


    “Waktu mendaftar calon Anggota DPD RI pada Pileg 2019, peraturan KPU mewajibkan kita mundur dari Wasekjen DPP PPP. Lalu sekarang jika ada yang nanya apo partai bu Elvi kini? Sesuai aturan dan jabatan, saat ini independen. Namun kebiasaan setiap Ramadhan ini tak bisa aku tinggalkan. PPP adalah bagian dari sejarah hidupku, perjalanan  politikku. Semoga PPP tetap berjaya dan eksis. Amiin,” ujar Elviana saat mengadakan buka bersama di Rumah Ketua DPC PPP Kabupaten Bungo bersama pengurus DPC dan PAC serta tokoh masyarakat dan anak yatim, Rabu (21/4/2021).

    Elviana kini menjabat sebagai Ketua Komite IV DPD RI Dapil Provinsi Jambi Periode 2019-2024. Pada Bulan Ramadhan 1442 H ini, Elviana memanfaatkannya sebagai kunjungan silaturahmi dan berbagi tali asih kepada warga masyarakat. (JP-Asenk Lee Saragih) 











    Cukong PETI di Pamenang Barat Merangin Belum Terendus Aparat

    Written By jambipos-online on Rabu, 21 April 2021 | 15:36



    Pertambangan Emas Tanpa Ijin (PETI) di Wilayah perbatasan Desa Pulau Tujuh B4 dengan Desa Meranti B3 Kecamatan, Pamenang Barat, Kabupaten Merangin Provinsi Jambi. (Foto: Istimewa) 

    Jambipos, Merangin
    -Maraknya Pertambangan Emas Tanpa Ijin (PETI) di Wilayah perbatasan Desa Pulau Tujuh B4 dengan Desa Meranti B3 Kecamatan, Pamenang Barat, Kabupaten Merangin Provinsi Jambi, hingga kini belum terendus aparat terkait. Aktivitas PETI masih tampak marak dan disinyalir PETI ini dicukongi oleh D Cs, sehingga para pelaku penambang dari berbagai daerah yang mengeksploitasi tanpa izin pun merasa kebal hukum.

    Dari hasil pantauan wartawan, Rabu (21/4/2021), tampak di sekitar lokasi melakukan aktivitas ilegal secara leluasa. Bahkan himbauan dari petugas Polsek Pamenang, maupun Polisi BKTM yang ditempatkan di desa lokasi tambang untuk menjaga dan mengawasinya tidak diindahkan pelaku PETI. Tampak mereka ini pekerja bebas untuk menambang seolah ada yang bekingi. 

    Asmadi Ketua Aliansi Indonesian DPC Kabupaten Merangin membenarkan bahwa saat ini semakin tambah banyak jumlah penambang di lokasi penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di perbatasan B4 dan B3 Kecamatan Pamenang Barat, wilayah hukum Polsek Pamenang.

    Mereka menambang tak ada takutnya karena seolah mendapat izin dari petugas. “Kalau tidak ada sinyal mana mungkin mereka tidak berani Bekerja. Dugaan sementara mungkin D B4 selaku pemodal/ penyukong ilegal di perbatasan Pulau Tujuh dengan Meranti ini, punya kerjasama dengan petugas sekitar.

    Padahal selama ini, lokasi PETI disekitar lokasi sering dilalui petugas BKTM Polsek Pamenag, tetapi buktinya penambang masih berlangsung terus, bahkan menggunakan excavator.
    Pertambangan Emas Tanpa Ijin (PETI) di Wilayah perbatasan Desa Pulau Tujuh B4 dengan Desa Meranti B3 Kecamatan, Pamenang Barat, Kabupaten Merangin Provinsi Jambi. (Foto: Istimewa) 

    Ketika wartawan mengambil dokumentasi kelapangan, terlihat pemodal yang disebutsebut berinisial D, warga Desa Pulau Tujuh B4 mengejar wartawan dengan membawa sepotong kayu, beserta segenap anak buah pekerja tambangnya. Seolah mau menggertak wartawan yang melakukan pemantauan ke lokasi PETi tersebut.

    Lebih lanjut ketika mau beranjak pulang, saat di persimpangan keluar lokasi, tim wartawan didatangi seorang pria yang mengaku bernama Dadang dan Firman yang didampingi Danang selaku yang disebut-sebut pemodal. Kata Dadang, mengakui kalau peti di wilayah B4 itu dia yang mengkoordinir.

    Sementara itu Kapolsek Pamenang, IPTU Paturahman sa’at dihubungi wartawan mengatakan dirinya berterima kasih pada tim wartawan karena telah memberikan informasi soal praktik PETI di Pulau Tujuh B4 dengan Desa Meranti B3 Kecamatan, Pamenang Barat. 

    Dia juga menambahkan kalau dirinya beserta anggota Polsek Pamenang akan turun kelapangan untuk mengecek kebenaran yang telah diberitakan media. (JP)

    Sekda Sudirman Tegaskan Komitmen Pemprov Jambi Cegah Terjadinya Tindak Pidana Korupsi

    Written By jambipos-online on Selasa, 20 April 2021 | 15:04


    Sekretaris Daerah Provinsi Jambi H. Sudirman, SH membuka secara resmi Rapat Monitoring dan Evaluasi Monitoring Centre for Prevention (MCP) yang diselenggarakan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI di Ruang Pola Kantor Gubernur Jambi, Selasa (20/4/2021).(Foto: Kominfo Jambi)

    Jambipos, Jambi
    -Sekretaris Daerah Provinsi Jambi H. Sudirman, SH membuka secara resmi Rapat Monitoring dan Evaluasi Monitoring Centre for Prevention (MCP) yang diselenggarakan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI di Ruang Pola Kantor Gubernur Jambi, Selasa (20/4/2021).

    Kegiatan ini diikuti Kepala OPD lingkup pemerintah Provinsi Jambi. Pertemuan ini dipimpin langsung oleh Maruli Tua (Kasatgas 1 Pencegahan Wilayah 1) Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia  dan Didik Agung Widjanarko (Direktur Koordinasi Supervisi) KPK RI.

    Dalam sambutannya Sekda memberikan apresiasi terhadap diselenggarakannya acara ini yang dinilainya akan memperkuat komitmen pemerintah Provinsi Jambi dalam upaya pencegahan korupsi. 

    “Saya sangat mengapresiasi upaya pembenahan yang dilakukan oleh KPK untuk mencegah dan memberantas korupsi. Pemerintah Provinsi Jambi juga terus berusaha untuk meningkatkan pencegahan korupsi, dalam semua sektor. Melalui Keputusan Gubernur Jambi Nomor 381/KEP.GUB/ITPROV-1.2/2020 telah ditetapkan Rencana Aksi Program Pemberantasan Korupsi Terintegrasi Pemerintah Provinsi Jambi Tahun 2020 yang berfokus pada 7 (tujuh) indikator program antara lain Perencanaan dan Penganggaran APBD, Pengadaan Barang dan Jasa, Pelayanan Terpadu Satu Pintu, APIP, Manajemen ASN, Optimalisasi Pajak Daerah dan Manajemen Aset Daerah” ujar Sekda Sudirman.

    Ditegaskan Sudirman bahwa upaya pemerintah bersama seluruh pemangku kepentingan, KPK terus membangun sistem pencegahan korupsi, untuk menutup atau mempersempit celah peluang untuk melakukan korupsi, salah satunya dengan Monitoring Centre for Prevention (MCP)/Pusat Pemantauan untuk Pencegahan, dengan 8 (delapan) area intervensi dalam pencegahan korupsi di pemerintah daerah, yaitu:  Perencanaan dan Pengangaran APBD; Pengadaan Barang dan Jasa; Perizinan; APIP (Aparatur Pengawas Intern Pemerintah); Manajeman Aparatur Sipil Negara (ASN) ; Optimalisasi Pajak Daerah; Manajemen Aset Daerah; Tata Kelola Dana Desa (khusus di pemerintah kabupaten).

    Disampaikan Sekda untuk mendukung keberhasilan pencegahan korupsi pada tujuh indikator program dimaksud, terdapat 7 kelompok kerja (pokja) untuk mengkoordinir tindak lanjut penyelesaian seluruh rekomendasi dan rencana aksi yang telah ditetapkan, serta mengacu pada indikator keberhasilan serta target capaian yang telah diuraikan dalam Rencana Aksi Program Pemberantasan Korupsi Terintegrasi di Provinsi Jambi, yaitu Pokja Perencanaan dan Penganggaran Keuangan, Pokja Pengadaan Barang dan Jasa, Pokja Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Pokja APIP, Pokja Manajemen ASN, Pokja Optimalisasi Pajak Daerah dan Pokja Manajemen Aset Daerah.
    Sekretaris Daerah Provinsi Jambi H. Sudirman, SH membuka secara resmi Rapat Monitoring dan Evaluasi Monitoring Centre for Prevention (MCP) yang diselenggarakan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI di Ruang Pola Kantor Gubernur Jambi, Selasa (20/4/2021).(Foto: Kominfo Jambi)

    “Capaian Aksi Pemberantasan Korupsi berdasarkan target sampai bulan Desember 2020, dari rencana aksi yang telah ditetapkan telah terpenuhi sebesar 73,99%, dengan rincian: Capaian rencana aksi area intervensi perencanaan dan penganggaran APBD secara keseluruhan sebesar 83,25%.; Capaian rencana aksi area pengadaan barang dan jasa secara keseluruhan sebesar 71,64%. ; Capaian rencana aksi area pelayanan terpadu satu pintu secara keseluruhan sebesar 63.95%. ; Capaian rencana aksi area Aparat Pengawasan Intern Pemerintah secara keseluruhan sebesar 84,90%.; Capaian rencana aksi area Aparat Pengawasan Intern Pemerintah secara keseluruhan sebesar 76,60%. ; Capaian Rencana Aksi Optimalisasi Pajak Daerah 66,00%, dan Capaian Rencana Aksi Manajemen Aset Daerah 70,40%.” paparnya.

    Sementara itu Kasatgas 1 Pencegahan Wilayah 1Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia  Maruli Tua, menjelaskan bahwa MPC merupakan tolak ukur yang dibuat oleh KPK pada aplikasi ‘Jaga’ dalam upaya mencegah terjadinya tindak pidana korupsi dengan tujuan mendorong perbaikan sistem, regulasi serta yang terpenting adalah implementasi sistem pengelolaan yang lebih transparan.

    Maruli Tua juga mengungkapkan alasan mengundang Kepala OPD  dalam acara tersebut yaitu pertama, banyak Kepala Daerah terlibat sebagai pelaku korupsi dan diproses hukum. Kedua, dapat memahami dan mengetahui fungsi dan kegunaan MCP pada Pemda. 

    Ketiga, MCP adalah tolok ukur keseriusan Pemda dalam upaya cegah korupsi karena terdapat indikator dan sub indikator yang harus dipenuhi tetapi utamanya adalah implementasinya sehingga butuh keseriusan Kepala Daerah. Keempat, Kepala Daerah diharapkan dapat menjadi contoh dan tauladan dalam perilaku kehidupannya. Terakhir, bawahan/staf tergantung bagaimana Kepala Daerah sehingga, Kepala Daerah memiliki tanggung jawab yang besar.

    “Saya berharap kejadian di masa lampu tidak terjadi lagi dan kita semua berharap untuk Kepala Daerah terutama yang definitif nanti terus mendorong untuk melakukan upaya-upaya pencegahan terjadinya tindak pidana korupsi di masing-masing daerah,” ujarnya.
      
    Dalam paparanya Maruli Tua menambahkan pada Struktur Organisasi Koordinasi Wilayah (Korwil) terdapat dua Satgas yaitu satgas Pencegahan dan Satgas Penindakan. Untuk Satgas Penindakan ini bertugas melakukan penegakan hukum terhadap kasus-kasus tindak pidana korupsi. Tentu yang kita harapkan adalah Satgas Pencegahan ini, untuk bersama-sama mendorong untuk melakukan kegiatan-kegiatan dalam upaya pencegahan terjadinya tindak pidana korupsi.(JP-Kominfo/Lee)

    Elviana Reses Dibulan Ramadhan 1442 H, Santuni Anak Yatim di Bungo

    Written By jambipos-online on Senin, 19 April 2021 | 17:11

    Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RP Dapil Provinsi Jambi Hj Dra Elviana MSi  menyantuni anak yatim di Kelurahan Batang Bungo, Muaro Bungo, Senin (19/4/2021). (Foto Istimewa)

    Jambipos, Bungo-Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RP Dapil Provinsi Jambi Hj Dra Elviana MSi melakukan reses dibulan Suci Ramadhan 1442 H di Pasar Muarabungo, Provinsi Jambi, Senin (19/4/2021). Warga menyambut hangat kunjungan Elviana tersebut, khususnya kaum ibu rumah tangga. Bahkan pada kesempatan itu, Elviana juga memberikan tali kasih berupa beras kepada warga yang hadir.

    “Reses di bulan Ramadhan. Rakyat menunggu kehadiran wakilnya. Semoga memberi manfaat. Belakang Pasar Muara Bungo,” tulis Elviana di laman media sosialnya sembari membagikan sejumlah gambar reses tersebut.


    Elviana yang kini menjabat sebagai Ketua Komite IV DPD RI ini juga menyantuni anak yatim di Kelurahan Batang Bungo, Muaro Bungo.

    “Araitallazi yukazzibubiddin. Fazalikallazi yadu'ul Yatim. Tahukah kamu org yg mendustakan agama? Yaitu org yg menghardik anak yatim. Ayo sayangi anak yatim,” ujar Elviana di Kelurahan Batang Bungo, Muara Bungo.

    Pada masa ini Elviana juga mensosialisasikan dan  mengedukasi masyarakat tentang adanya program PEN (Pemulihan Ekonomi Nasional), agar dana APBN yang disalurkan perbankan ini dapat menggiatkan ekonomi, memudahkan masyarakat mendapatkan KUR dengan bunga rendah (6%) untuk modal usaha serta mengedukasi agar tidak terjerat tawaran investasi bodong.

    Elviana juga melakukan dialog dengan warga tentang soal sosialisasi monitoring pelaksanaan Sensus Penduduk 2020 dan Susenas 2021.

    Disebutkan, Susenas 2021 ini guna memenuhi kebutuhan pemerintah dalam menginmplementasikan pembangunan nasional agar sejalan dengan pembangunan internasional (Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB/SDGs).

    Selain itu, Elviana juga mensosialisasikan program-program Pemerintah Pusat yang bermitra dengan Komite IV DPD RI, khususnya bidang peningkatan ekonomi masyarakat dan pendidikan kesehatan. (JP-Asenk Lee Saragih)  
    Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RP Dapil Provinsi Jambi Hj Dra Elviana MSi melakukan reses dibulan Suci Ramadhan 1442 H di Pasar Muarabungo, Provinsi Jambi, Senin (19/4/2021).

    Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RP Dapil Provinsi Jambi Hj Dra Elviana MSi melakukan reses dibulan Suci Ramadhan 1442 H di Pasar Muarabungo, Provinsi Jambi, Senin (19/4/2021).

    Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RP Dapil Provinsi Jambi Hj Dra Elviana MSi melakukan reses dibulan Suci Ramadhan 1442 H di Pasar Muarabungo, Provinsi Jambi, Senin (19/4/2021).

    Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RP Dapil Provinsi Jambi Hj Dra Elviana MSi melakukan reses dibulan Suci Ramadhan 1442 H di Pasar Muarabungo, Provinsi Jambi, Senin (19/4/2021).

    Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RP Dapil Provinsi Jambi Hj Dra Elviana MSi melakukan reses dibulan Suci Ramadhan 1442 H di Pasar Muarabungo, Provinsi Jambi, Senin (19/4/2021).

    Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RP Dapil Provinsi Jambi Hj Dra Elviana MSi  menyantuni anak yatim di Kelurahan Batang Bungo, Muaro Bungo, Senin (19/4/2021). (Foto Istimewa)



    Sekda Sudirman Buka Final Seleksi Calon Peserta Pertukaran Pemuda Antar Negara

    Written By jambipos-online on Minggu, 18 April 2021 | 15:11

    Sekretaris Daerah Provinsi Jambi membuka secara resmi Final Seleksi Calon Peserta Pertukaran Pemuda Antar Negara, Minggu (18/4/2021), bertempat di hotel Shang Ratu. (Foto: Kominfo Jambi)

    Jambipos, Jambi-Sekretaris Daerah Provinsi Jambi membuka secara resmi Final Seleksi Calon Peserta Pertukaran Pemuda Antar Negara, Minggu, (18/4/2021), bertempat di hotel Shang Ratu. Hadir pada kesempatan tersebut Plt. Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Jambi, Tim Seleksi Calon Peserta Pertukaran Pemuda Antar Negara Provinsi Jambi Tahun 2021, Para Peserta Seleksi Pertukaran Pemuda Antar Negara Provinsi Jambi Tahun 2021 serta OPD terkait lingkup Pemerintah Provinsi Jambi.

    Dalam sambutannya Sekda Provinsi Jambi Sudirman menyatakan bahwa Pertukaran Pemuda Antar Negara (PPAN) merupakan program tahunan, kerja sama Pemerintah Indonesia dengan negara-negara sahabat dalam pengembangan potensi generasi muda untuk menambah khasanah pengetahuan dan wawasan serta mempersiapkan diri dalam menghadapi tantangan global yang semakin kompleks di masa yang akan datang.

    "Pertukaran Pemuda Antar Negara ini bertujuan untuk mempererat persahabatan dan kerja sama pemuda Indonesia dengan pemuda negara sahabat, serta meningkatkan saling pengertian antara pemuda Indonesia dengan negara sahabat" ujar Sudirman.

    Dilanjutkan Sudirman bahwa Pertukaran Pemuda Antar Negara Provinsi Jambi Tahun 2021 akan dialokasikan ke 2 (dua) negara, yaitu Pertukaran Pemuda Indonesia Australia (PPIA) sebanyak 1 orang (putri), dan Singapore Indonesia Youth Leaders Exchange Programme (SIYLEP) sebanyak 1 orang (putra). 

    "Sedangkan jumlah peserta seleksi Program PPAN Provinsi Jambi ini 140 orang peserta. Hal ini mencerminkan bahwa kompetisi yang lulus menjadi peserta PPAN Provinsi Jambi Tahun 2021 ini sangat ketat. Maka, peserta yang lulus seleksi dan menjadi pemuda/pemudi utusan Provinsi Jambi dalam PPAN, sudah harus memiliki kemampuan yang baik, sesuai dengan kompetensi yang dibutuhkan untuk mengikuti Pertukaran Pemuda Antar Negara "ungkapnya.

    Sudirman juga menambahkan bahwa Pemuda/pemudi Provinsi Jambi yang nantinya menjadi peserta PPAN Tahun 2021, akan menjadi duta Provinsi Jambi yang harus mampu mempromosikan Provinsi Jambi di negara mitra tempat pelaksanaan PPAN. 

    "Supaya bisa mempromosikan Provinsi Jambi dengan baik, maka peserta PPAN harus memiliki pengetahuan dan wawasan yang sangat baik terhadap Provinsi Jambi, yakni potensi-potensi yang dimiliki Provinsi Jambi, baik sumber daya alam, budaya, pariwisata, dan potensi lainnya" katanya.
         
    Sudirman menyakini bahwa peserta yang lulus seleksi, mempunyai kemampuan komunikasi dalam bahasa Inggris dengan baik, baik secara lisan maupun tertulis.

    "Saya berharap kegiatan ini menjadi bagian dari upaya peningkatan kualitas sumber daya pemuda terhadap pentingnya pembangunan yang terus berkesinambungan  secara merata. Promosi yang baik terhadap Provinsi Jambi akan turut membangun citra dan kesan yang baik terhadap Provinsi Jambi" ujarnya.

    Sekda Sudirman menekankan bahwa program ini  akan berdampak positif terhadap pembangunan Provinsi Jambi, pembangunan yang tidak hanya dilakukan oleh pemerintah, namun juga oleh seluruh pemangku kepentingan.

    "Dengan demikian, saya menyambut baik penyelenggaraan seleksi calon peserta PPAN Provinsi Jambi Tahun 2021 ini, serta berharap agar kegiatan bisa bisa berlangsung dengan lancar dan mencapai target" katanya.

    Pada akhir sambutannya Sekda berpesan  kepada seluruh peserta seleksi untuk mengikuti proses seleksi dengan sebaik-baiknya. Dan tampilkan kemampuan terbaikmu dengan tetap menjunjung fairness dan sportif. "Kepada tim seleksi, laksanakan tugas dengan sebaik-baiknya sesuai dengan ketentuan yang berlaku, ciptakan suasana yang bisa menstimulasi peserta untuk menunjukkan ke mereka," katanya. (JP-Kominfo/Asenk Lee)



    Perubahan Iklim dan Ekologis Dinilai Jadi Salah Satu Penyebab Bencana di Indonesia

    Peringatan Hari Bumi 
    Drs. G.M. Saragih, M.Si. (Foto Asenk Lee Saragih)

    Oleh: Drs. G.M. Saragih, M.Si

    Jambipos-Tanggal 22 April setiap tahun ditetapkan sebagai Peringatan Hari Bumi. Peringatan Hari Bumi adalah acara tahunan yang dibuat untuk mengapresiasi Lingkungan di planet Bumi dan meningkatkan kesadaran publik tentang polusi.  

    Polusi adalah masuknya bahan berbahaya ke lingkungan. Polusi bersumber dari aktivitas manusia dan dari alam. Salah satu bentuk polusi adalah emisi gas rumah kaca (GRK). GRK meliputi uap H2O, CO2, O3, CH4, N2O, dan CFC (klorofluorokarbon utk pendingin). 

    Emisi GRK menyebabkan pemanasan global (Bumi makin panas) yang berdampak pada perubahan system ekosistem di Bumi, diantaranya perubahan iklim yang ekstrim.

    Perubahan iklim inilah salah satu penyebab terjadinya bencana alam yang merupakan bencana ekologi di Indonesia. Bencana diawal 2021 ini  di Indonesia adalah banjir, longsor, bergesernya lapisan bumi, naiknya permukaan laut, angin puting-beliung, kebakaran hutan, dan kekeringan (yang mungkin terjadi di akhir tahun ini).

    Untuk meminimalkan bencana ke depan, maka publik harus meminimalkan polusinya dengan berbagai cara. Misalnya meminimalkan CO2 di atmosfer melalui konsep ekologi dengan cara yang sangat sederhana yakni  memperkaya vegetasi di pekarangan rumah. 

    Perkayalah semua jenis vegetasi (tumbuh-tumbuhan atau tanam-tanaman), karena melalui proses fotosintesis, vetegasi akan menyerap karbon dioksida (CO2) berupa polusi dan menghasilkan oksigen (O2) untuk hidup sehat. 

    Masih banyak cara yang mampu dilakukan publik untuk meminimalkan polusi, masalahnya adalah kesadaran publik tentang pentingnya keberlangsungan hidup bumi yang sehat masih rendah.(Penulis Adalah Doses Universitas Batanghari Jambi-Praktisi Lingkungan Hidup, Tinggal di Jambi)

    ILUSTRASI-Bencana alam di Indonesia. (Istimewa)


    Pemprov Jambi Alihkan Anggaran Rp 506 Miliar untuk Penanganan Covid-19

    Written By jambipos-online on Kamis, 15 April 2021 | 07:08

    Sekretaris Daerah (Sekda) Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi, H Sudirman, SH, MH. (Foto : KominfoProvJambi)

    Jambipos, Jambi
    -Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi mengalihkan (recofusing) anggaran pembangunan dan belanja daerah (APBD) 2021 sekitar Rp 506 miliar untuk penanggulangan Covid-19. Pengalihan anggaran pembangunan untuk penanggulangan Covid-19 tersebut dilakukan guna menindaklanjuti instruksi Pemerintah Pusat kepada daerah terkait percepatan penanggulangan Covid-19.

    “Anggaran pembangunan yang dialihkan untuk penanganan Covid-19 tersebut dikhususkan untuk dana bantuan jaring pengaman sosial serta belanja kesehatan penanganan Covid-19. Sekitar Rp 398 miliar dana tersebut dialokasikan untuk pemulihan ekonomi dan bantuan jaring pengaman sosial. Sedangkan sisanya sekitar Rp 106 miliar dialokasikan untuk belanja kesehatan,”kata Sekretaris Daerah (Sekda) Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi, H Sudirman, SH, MH terkait penanganan COvid-19 di Jambi, Kamis (15/4/2021).

    Menurut Sudirman, alokasi dana yang dialihkan untukpenanganan COvid-19 di Jambi merupakan anggaran dana dari perjalanan dinas, makan dan minum serta program yang belum diprioritaskan. Saat ini Pemprov Jambi sedang melakukan evaluasi dan inventarisasi program kegiatan di setiap organisasi perangkat dinas (OPD) untuk mengetahui mana saja yang sudah direalisasikan untuk pemulihan ekonomi dan kesehatan.

    Dikatakan, salah satu OPD yang besar anggaran dananya dialohkan untukpenanganan Covid-19, yakni Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Provinsi Jambi. Total dana Dinas PUPR Provinsi Jambi tahun 2021 ini hanya sekitar Rp 286 miliar.

    “Kepala Dinas PUPR Provinsi Jambi, M Fauzi berharap tidak ada lagi anggaran yang akan dipotong. Masalahnya minimnya alokasi dana Dinas PUPR Jambi saat ini sangat menghambat pembangunan infrastruktur,”katanya.

    Menurut Sudirman, program-program pembangunan Dinas PUPR Provinsi Jambi tahun 2021 juga sudah mendukung penanganan Covid-19.  Program tersebut dilakukan melalui melalui program padat karya untuk pemulihan ekonomi.

    Sementara itu, Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Penananan Covid-19 Provinsi Jambi, Johansyah di Jambi, Kamis (15/4/2021) mengatakan, kasus positif Covid-19 di Provinsi Jambi masih terus meningkat. Jumlah kasus baru positif Covid-19 di Provinsi Jambi, Kamis (15/4/2021) sebanyak 49 kasus. Total kasus positif Covid-19 di Jambi sejak Maret – Kamis (15/4/2021) sudah mencapai 6.785 kasus. Kasus meninggal sebanyak 96 kasus, sembuh 5.482 kasus dan dirawat 1.207 orang.

    :Kendati kasus positif Covid-19 di Jambi terus bertambah, pasien Covid-19 yang sembuh juga bertambah. Pasien Covid-19 yang sembuh di Jambi, Kamis (15/4/2021) sebanyak 47 orang bertambah dari sehari sebelumnya 34 orang,”katanya.(JP-Lee)

    Sekda Sudirman Tegaskan Komitmen Pemerintah Dalam Penyelesaian Konflik Pertanahan

    Written By jambipos-online on Senin, 12 April 2021 | 20:26

    H.Sudirman, SH.MH.(Foto: Kominfo Jambi)

    Jambipos, Jambi-Sekretaris Daerah Provinsi Jambi, H.Sudirman, SH.MH menegaskan komitmen pemerintah dalam penyelesaikan konflik pertanahan di Provinis Jambi. Pernyataan ini disampaikannya saat menjadi narasumber dalam acara Rakor Gugus Reforma Agraria Provinsi Jambi tahun 2021, bertempat di Swiss Bell Hotel, Senin (12/4/2021). Acara ini sebelumnya dibuka secara resmi oleh Pj.Gubernur Jambi Dr. Hari Nur Cahya Murni.

    Dijelaskan Sekda bahwa untuk menyelesaikan konflik pertanahan dibutuhkan komitmen yang kuat seluruh pemangku kepentingan mulai dari perangkat di Kabupaten sampai ke provinsi dan pemerintah pusat.

    "Salah satu komitmen Pemerintah adalah menata persoalan agraria, hal itu ditandai dengan diterbitkannya Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 86 tahun 2018 tentang Reforma Agraria pada tanggal 24 September 2018 lalu. Terbitnya peraturan ini merupakan komitmen Pemerintah untuk menjamin pemerataan struktur penguasaan, pemilikan, penggunaan dan pemanfaatan tanah.

    Rakor ini dapat menjadi salah satu momentum bagi kita semua untuk saling bersinergi, menyatukan persepsi dan komitmen untuk melaksanakan Kegiatan Reforma Agraria Provinsi Jambi.” ujar Sekda. 

    Dijelaskan Sekda bahwa konflik pertanahan seharusnya bisa diselesaikan di tingkat kabupaten/kota. Jika konflik pertanahan tidak bisa diselesaikan  dengan sebaik-baiknya  oleh Pemerintah kabupaten/ kota, maka sesungguhnya akan menjadi sumbatan terkait dengan problem yang lebih besar pada skala provinsi maupun skala nasional. 

    "Oleh karena itu menjadi sangat penting peran pemerintah Kabupaten dalam penanganan konflik sosial, ataupun konflik sengketa pertanahan. Di level pemerintah provinsi sesungguhnya apabila terkait dengan konflik konflik pertanahan yang menyangkut wilayah, dua wilayah atau lebih tetapi ketika sengketanya atau konflik yang ada di kabupaten itu maka penanganannya ada pada pemerintah kabupaten” ujarnya.

    Sekda Sudirman juga membagikan pengalamannya dalam menangani konflik pertanahan di Kabupaten Tanjung Jabung Timur.  

    “Dari pengalaman ketika saya menjadi Asisten dan juga Sekda di Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Timur, ketika itu ada 23 sengketa pertanahan atau lahan yang berhasil kami selesaikan dengan melibatkan tim penyelesaian sengketa.  Tim penyelesaian sengketa di pemerintah Kabupaten itu diketuai  oleh Sekda dan juga ada  Asisten 1 sebagai Sekretaris,  kemudian anggota-anggotanya ada dari Polres dari Kodim , kemudian dari BPN termasuk  juga dari OPD terkait ada wilayah pemerintahan kecamatan ataupun desa di mana lokasi konflik itu berada” katanya.

     Disampaikan Sekda bahwa tim ini harus bekerja dengan solid dan tidak menyelesaikan konflik secara tiba-tiba tetapi dibutuhkan komitmen. Sinergitas dan pendekatan yang intens dengan pihak yang sedang berkonflik. 

    “Pertemuan dengan para pihak memang harus diselesaikan secara terjadwal. Kita dapat bersama-sama dengan tim kita berikan kesempatan kepada rakyat untuk menyampaikan persoalannya. Kemudian juga mendengarkan dari pihak lain, kemudian  turun ke lokasi mengecek lahan yang disengketakan," ujarnya.

    "Ketika kita cek lokasi hadirkan BPN dan tim semuanya turun ke sana kemudian berikan kesempatan pada yang berperkara itu untuk menunjuk  dimana lokasinya setelah ditunjuk lokasinya, minggu depan kita sudah pastikan melalui BPN munculkan gambar atau peta sengketa lahan nya, dan pihak yang lain harus bisa menunjukkan bukti kepemilikan lahan tersebut, dan akan diikuti oleh langkah berikutnya, tahapan –tahapan ini harus jelas” katanya.

    Pada akhir materinya Sekda kembali menegaskan bahwa tugas dari pemerintah untuk memfasilitasi penyelesaian , ketika pemerintah kabupaten tidak dapat menyelesaikan terhadap persoalan itu maka akan melompat persoalannya ke provinsi-provinsi tidak mampu menuntaskan,  melompat lagi ke pusat sehingga menjadi persoalan agraria yang berkepanjangan.

    "Oleh karena itu menjadi sangat strategis peran pemerintah Kabupaten dibantu oleh Polres dibantu oleh Kodim. Penyelesaian sengketa pertanahan dapat diselesaikan ketika kita punya komitmen di dalam tim itu untuk bisa menyelesaikan menjadi sangat penting. Jika  tidak ada komitmen di dalam tim penyelesaian sengketa itu akan tidak mulus jalannya, karena tidak mudah” pukasnya.(JP-Kominfo/Asenk Lee)




    Pemerintah Jamin Ketersediaan dan Stabilitas Harga Daging Sapi Selama Ramadan 1442 H

    Sekretaris Daerah (Sekda) Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi, H Sudirman (kanan depan) meninjau persediaan dan harga daging sapi di pasar Angsoduo, Kota Jambi baru-baru ini. (Foto : Matra/KominfoProvJambi)



    Jambipos, Jambi
    -Pemerintah Pusat menjamin ketersediaan dan stabilitas harga daging sapi selama Ramadan hingga Idul Fitri 1442 Hijriyah (H). Mengantisipasi peningkatan permintaan daging sapi selama Ramadan hingga Idul Fitri nanti, Kementerian Perdagangan dan Dewan Ketahanan Pangan Pusat telah melakukan impor puluhan ribu ton daging sapi. Sedangkan persediaan daging sapi lokal di Tanah Air mencapai ratusan ribu ton.
     
    Kepala Badan Ketahanan Pangan Pusat, Agung Hendriadi pada diskusi Forum Merdeka Barat 9 (FMB9) secara virtual (online) bertajuk “Pasokan Pangan Ramadhan-Lebaran Aman” di Jakarta, Senin (12/4/2021) siang menjelaskan, persediaan sapi potong lokal di Tanah Air saat ini mencapai 188.316 ton.

    Kemudian masih ada pasokan daging impor sekitar 78.116 ton April ini dan 75.243 ton Mei mendatang. Pihak swasta juga masih ada mendatangkan daging sapi beku sekitar 27.243 ton April dan 18.137 ton Mei.

    “Jadi total ketersediaan daging sapi di Indonesia menghadapi Ramadan dan Idul Fitri nanti mencapai 367.055 ton. Sedangkan kebutuhan daging sapi di Indonesia selama Ramadan dan Idul Fitri hanya sekitar 138.748 ton. Jadi persediaan daging sapi masih aman,”katanya.

    Dikatakan, Badan Ketahanan Pangan Pusat juga menjamin ketersediaan bawang putih dan gula pasir menghadapi Ramadan dan Idul Fitri nanti. Untuk memenuhi kebutuhan bawang putih selama satu bulan ke depan, Pemerintah Pusat akan mengimpor 202.000 ton bawang putih. Kemudian impor gula pasir juga dilakukan dengan jumlah 700.000 ton.

    “Kami menjamin pasokan bawang putih, daging sapi dan gula pasir melalui impor sampai bulan Mei terpenuhi. Harapan kita sebagian sudah masuk April ini. Jadi persediaan bawang putih dan gula pasir juga kami pastikan aman satu bulan ke depan,”ujarnya. 

    Antisipasi Lonjakan

    Menanggapi adanya larangan mudik Lebaran (Idul Fitri) tahun ini, Agung Hendriadi mengatakan, larangan mudik tersebut harus jadi pertimbangan dalam penyedian kebutuhan pokok di Jakarta dan sekitarnya. Larangan mudik tersebut diperkirakan membuat permintaan kebutuhan daging, gula pasir, bawang putih dan kebutuhan pokok lain di Jakarta, Bogor, Bekasi, Banten, Depok dan Bandung Raya, Jawa Barat dipastikan meningkat.

    Dijelaskan, kalau orang DKI Jakarta tidak mudik, konsumsi daing sapi dan ayam masyarakat Jakarta akan naik. Konsumsi daging sapi di DKI Jakarta saja diperkirakan naik hingga 50% jika banyak orang Jakarta tidak mudik. Sedangkan konsumsi daging ayam di DKI Jakarta jika warganya banyak tidak mudik akan naik 20 %.

    “Nah, kondisi seperti ini harus diantisipasi agar jangan sampai terjadi kelangkaan stok dan lonjakan harga daging sapi di Jakarta selama Ramadan hingga Lebaran,”ujarnya.

    Mengenai komoditas kebutuhan pokok lain seperti beras, bawang merah, cabai merah dan rawit,  Agung Hendriadi mengatakan, pemerintah belum perlu melakukan impor komoditas tersebut karena produksi dalam negeri masih mencukupi.

    “Produksi beras, bawang merah dan cabai di Tanah Air masih mencukupi dan akan terus ditingkatkan. Hanya bawang putih, daging sapi dan gula pasir yang perlu diimpor,”katanya.

    Dijelaskan, kenaikan berbagai kebutuhan pokok menjelang Ramadan hingga Lebaran nanti hingga 15 % dari harga normal masih dalam batas normal. Kenaikan harga tersebut tidak akan menimbulkan gejolak jika persediaan kebutuhan pokok aman atau mencukupi.

    Merugikan Pengusaha

    Sementara itu Ketua Umum Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman Indonesia (GAPMMI), Adhi S Lukman pada kesempatan tersebut mengatakan, kebijakan Pemerintah Pusat melarang mudik Lebaran tahun ini sangat merugikan pengusaha makanan dan minuman. Masalahnya larangan mudik tersebut akan menurunkan minat warga masyarakat berbelanja makanan dan minuman, terutama belanja makanan dan minuman untuk oleh – oleh ke kampung halaman.

    “Adanya pengumuman larangan mudik dan pembatasan perjalanan selama Ramadan hingga Lebaran nanti otomatis menurunkan permintaan ritel. Larangan mudik tersebut diharapkan tidak sampai mengurangi minat warga masyarakat bertemu keluarga. Bila hal tersebut terjadi, maka minat berbelanja makanan dan minuman juga menurun. Kondisi itu akan berdampak terhadap pengusaha ritel (makanan dan minuman) olahan,”katanya. 
     
    Dikatakan, pembatasan mudik lebaran tahun ini akan menghilangkan pendapatan para pengusaha besar maupun kecil. Pembatasan  perjalanan mudik lebaran tahun ini membuat para pekerja si sektor jasa transportasi mudik akan kehilangan pekerjaan. Kondisi ini ini perlu dipikirkan pemerintah agar para pengusaha tidak terlalu rugi.

    “Para pengusaha angkutan darat misalnya sejak Januari sudah siapkan armada bus mudik. Mereka melakukan perawatan armada bus dengan mengganti suku cadang dengan biaya mahal. Ternyata usaha mereka tidak jalan akibat larangan mudik. Ini akan merugikan dan menyebabkan hilangnya pendapatan mereka,”katanya.

    Selain itu, lanjutnya, larangan mudik juga membuat pengusaha ritel (pusat perbelanjaan) akan terdampak akibat menurunnya minat belanja masyarakat. Stok bahan makanan dan minuman yang telah disiapkan para pengusaha ritel untuk mengantisipasi Lebaran tentu bisa tidak terjual akibat adanya larangan mudik.

    “Bagi perusahaan ritel kelas menengah ke atas dengan modal masih kuat dan pendapatan selama ini masih ada, menurunnya penjualan masih bisa dihadapi. Namun bagi usaha ekonomi kecil, larangan mudik membuat usaha mereka bisa tutup akibat menurunnya penjualan atau dagangan tidak laku,”katanya.

    Menurut Adhi S Lukman, mengatasi kesulitan usaha ritel akibat larangan mudik tersebut, pihaknya berusaha melakukan delivery service (pelayanan langsung) dari kota untuk masyarakat di kampung. Para pengusaha ritel di perkotaan membuka pelayanan pengiriman makanan olahan ke kampung bagi warga kota yang tidak bisa mudik.

    “Warga kota kami harapkan membelanjakan uangnya membeli bahan makanan olahan untuk dikirimkan ke keluarga di kampung halaman. Kami siap melayani paket pengiriman makanan tersebut. Pola penjualan seperti ini bisa menggairahkan usaha ritel dan sekaligus menjadi salah satu solusi bagi pengusaha menghadapi larangan mudik Lebaran nanti,”katanya.(JP-Matra/Lee)

    Kadis PUPR Provisi Jambi dan Jajaran Konsultasi dengan Komisi V DPR RI Dapil Jambi

    Kepala Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat (PUPR) Provinsi Jambi M Fauzi.

    Jambipos, Jambi-Kepala Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat (PUPR) Provinsi Jambi M Fauzi dan Jajaran melakukan konsultasi dengan Anggota Komisi V DPR RI Dapil Provinsi Jambi di Kantor Dinas PUPR Provinsi Jambi, Senin (12/4/2021). Konsultasi ini dalam rangka masa reses sidang IV Anggota DPR RI Komisi V Dapil Jambi yang dalam hal ini dihadiri langsung oleh H.A Bakri HM, SE.

    Dalam pertemuan ini bersama H A Bakri turut hadir pejabat dari Kemenpupr RI antara lain Ir Achmad Cahyadi, M.Eng, Sc (Direktur Preservasi Jalan dan Jembatan Wilayah I Ditjen-Info Binamarga), Ir K.M Arsyad, M.Sc (Direktur Rumah Swadaya Ditjen Perumahan PUPR), Ir Edward Abdurrahman, M. Sc (Direktur Sistem dan Strategi Penyelenggaraan Infrastruktur Permukiman Ditjenciptakarya) dan Ir. Edy Juharsyah, M. Tech (Direktur Sistem dan Strategi Pengelolaan SDA-Ditjensda).

    Rapat konsultasi ini juga dihadiri seluruh perwakilan Dinas PUPR Kab/Kota Se-Provinsi Jambi dan Kepala Balai yang ada di Provinsi Jambi turut hadir dalam acara yang dikemas semacam Talk Show santai namun berbobot.

    Acara dibuka langsung oleh Kadis PUPR Provinsi Jambi M Fauzi dan memberikan sambutan yang intinya meminta kepada seluruh peserta rapat yang hadir agar memanfaatkan kesempatan baik ini dan aktif menanyakan program-program usulan yang beberapa waktu telah dilakukan Sinkronisasi dan Penajaman. 

    “Tujuannya agar jika ada kekurangan persyaratan dapat segera dicarikan solusinya, dan yang lebih penting adalah tindak lanjut setelah acara ini. Supaya apa yang menjadi kebutuhan di Provinsi Jambi dapat terealisasi sehingga dana dari pusat dapat kita serap,” pungkasnya.

    Sementara H A Bakri mengatakan, singkronisasi program dari daerah ke pusat bidang infrastrutur sangat penting, sehingga pelaksanaan dilapangan sejalan dan tidak tumpang tinding anggaran. (JP-Asenk Lee Saragih)











    Elviana Sosialisasikan 4 Pilar Kebangsaan Selaku Anggota MPR RI di Muara Siau, Merangin

    Written By jambipos-online on Minggu, 11 April 2021 | 08:54

    Anggota Majelis Permusyarawatan Rakyat (MPR) RI Dapil Provinsi Jambi Hj Dra Elviana MSi (ke empat dari kanan) melakukan acara Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan oleh MPR RI di Desa Muara Siau, Kecamatan Siau, Kabupaten Merangin, Provinsi Jambi, Minggu (11/4/2021).(Istimewa) 

    Jambipos, Merangin- Anggota Majelis Permusyarawatan Rakyat (MPR) RI Dapil Provinsi Jambi Hj Dra Elviana MSi melakukan Sosialisasi Empat Pilar MPR RI, yakni Pancasila sebagai Dasar dan Ideologi Negara, UUD NKRI Tahun 1945 sebagai Konstitusi Negara dan Ketetapan MPR RI, NKRI sebagai Bentuk Negara dan Bhinneka Tunggal Ika sebagai Semboyan Negara di Desa Muara Siau, Kecamatan Siau, Kabupaten Merangin, Provinsi Jambi, Minggu (11/4/2021).

    Acara sosialisasi MPR RI di Desa Muara Siau diikuti oleh warga dan dihadiri Kepala Desa (Kades) setempat. Materi pada sosialisasi MPR RI itu yakni “Pentinganya Pancasila, Undang-undang Dasar 1945, serta Bhinneka Tunggal Ika Bagi Keutuhan NKRI”. 

    Sosialisasi 4 pilar terus dilakukan oleh DPR/MPR RI Dapil Provinsi Jambi seperti Elviana dengan turun ke tengah masyarakat, khususnya kepada warga pelosok-pelosok desa di Provinsi Jambi.

     “Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan kepada warga desa sangat penting. Sosialisasi 4 Pilar ini harus terus digalakkan hingga ke pelosok-pelosok desa. Pancasila dan 3 pilar konstitusi lain harus menjadi doktrin bagi setiap warga Indonesia, termasuk di masyarakat di desa-desa,” ujar Elviana yang kini menjabat sebagai Ketua Komite IV DPD RI ini.

    Menurut Elviana, sosialisasi soal Pancasila dan konstitusi harus jadi mainstream di seluruh kebijakan. Bukan hanya di MPR, di birokrasi dan semua harus tersosialisasikan. Peningkatan sosialisasi dianggap sangat diperlukan mengingat saat ini ada banyak isu-isu kebhinnekaan. 
    Anggota Majelis Permusyarawatan Rakyat (MPR) RI Dapil Provinsi Jambi Hj Dra Elviana MSi (ke empat dari kanan) melakukan acara Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan oleh MPR RI di Desa Muara Siau, Kecamatan Siau, Kabupaten Merangin, Provinsi Jambi, Minggu (11/4/2021).(Istimewa) 

    Elviana menambahkan, pada sosialisasi itu yakni “Pentinganya Pancasila, Undang-undang Dasar 1945, serta Bhinneka Tunggal Ika Bagi Keutuhan NKRI, dirinya berharap masyarakat desa lebih memahami serta mengamalkan makna Pancasila demi keutuhan NKRI kedepan. 

    “Dari isi butir Pancasila tentunya memberikan banyak manfaat bagi kerukunan masyarakat serta keutuhan NKRI di masa yang akan datang. Perlunya kembali menanamkan nilai-nilak Pancasila dalam seluruh sendi kehidupan masyarakat. Saya berharap masyarakat  lebih memahami serta mengamalkan makna Pancasila dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Elviana yang kini telah memiliki cucu bernama Khalid dari anak sulunya Panji Mursidan SE MM dengan Syafitri ini.

    Usai acara sosialisasi MPR RI ini, Elviana juga tak lupa memberikan tanda kasih kepada warga yang hadir berupa sembako. Sosialisasi MPR RI ini dilakukan Elviana di wilayah Provinsi Jambi. (JP-Asenk Lee Saragih)

    Elviana Reses di Desa Paling Ujung Kabupaten Merangin, Provinsi Jambi

    Dra Hj Elviana MSi reses di Jangkat, Merangin, Prov Jambi.(Foto Jampos/Istimewa)

    Jambipos, Merangin-
    Ketua Komite Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Dra Hj Elviana MSi selaku Senator asal Provinsi Jambi di Senayan melakukan reses di daerah pemilihan yakni di Kabupaten Merangin. Pada reses kali ini Elviana mengunjungi desa paling ujung di Kabupaten Merangin. Saat Reses bersama Tim, Elviana mengunjungi Pondok Pesantren Salafiyah Depati Agung Pulau Raman Merangin, Sabtu (10/4/2021).

    “Lokasi pondoknya di jurang pinggir jalan menuju Jangkat, Merangin. Tujuh tahun yang lalu kita bantu dapat dana bikin kamar mandi dan tempat wuduk santrinya dari menteri perumahan rakyat. Sekarang santrinya sudah 800 an orang mondok disini. Luar biasa,” puji Elviana.

    Dalam perjalanan menuju Jangkat, Elviana dan Tim sempat berhenti dan turun dari mobil untuk mengabadikan baliho yang dipasang di atap sebuah rumah saat Pileg 2019 lalu.

    “Lihat itu masih ada baliho Pileg 2019 calon DPD Nomor 28 di atap rumah orang itu. Ngak kuat kayaknya panwas manjat untuk nuruninnya waktu masa tenang jelang tanggal pencoblosan 17  April 2019 yang lalu,” ucap Elviana bergurau kepada Tim Reses.

    Lika-liku reses Elviana dengan tim menelusuri Simpang Desa Badak Terkurung, Kecamatan Muaro Siau, Kabupaten Merangin, Provinsi Jambi yang alamnya asri dan hijau. Reses juga berlanjut ke Desa Rantau Macang, Kabupaten Merangin.

    Bahkan Elviana menemui masyarakat di titik terujung reses di Desa Muara Siau. “Masih ada puluhan desa lagi di Kecamatan Siau, Lembah Masurai, Jangkat, Jangkat Timur  hingga mencapai Desa Rantau Suli Jangkat, Kabupaten Merangin. Kagek dilanjutkan lagi. Rindu dengan warga disana,” ujar Elviana.

    Pada reses ini Elviana juga mensosialisasikan dan  edukasi kepada masyarakat tentang adanya program PEN (Pemulihan Ekonomi Nasional), agar dana APBN yang disalurkan perbankan ini dapat menggiatkan ekonomi, memudahkan masyarakat mendapatkan KUR dengan bunga rendah (6%) untuk modal usaha serta mengedukasi agar tidak terjerat tawaran investasi bodong.

    Elviana juga melakukan dialog dengan para Kades, dan warga. Elviana juga mensosialisasikan soal monitoring pelaksanaan Sensus Penduduk 2020 dan Susenas 2021.

    Disebutkan, Susenas 2021 ini guna memenuhi kebutuhan pemerintah dalam menginmplementasikan pembangunan nasional agar sejalan dengan pembangunan internasional (Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB/SDGs).

    Secara umum, tujuan pengumpulan data melalui Susenas 2021 adalah menyediakan data pembangunan di bidang sosial ekonomi secara berkesinambungan. Pada tahun ini petugas dari BPS melaksanakan kegiatan Susenas 2021. 

    Selain itu, Elviana juga mensosialisasikan program-program Pemerintah Pusat yang bermitra dengan Komite IV DPD RI, khususnya bidang peningkatan ekonomi masyarakat dan pendidikan kesehatan. (JP-Asenk Lee Saragih)

    Disuntik Vaksinasi Covid-19, M Fauzi: Jangan Takut, Ini Aman dan Halal

    Written By jambipos-online on Jumat, 09 April 2021 | 18:31

    Kadis PUPR Prov Jambi M Fauzi saat divaksin.(Humas PUPR)

    Jambipos, Jambi
    -Kepala Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat (PUPR) Provinsi Jambi M Fauzi menjalani vaksin tahap pertamanya, di Aula Sapta Dinas PUPR Provinsi Jambi, Kamis (8/4/2021).

    "Hari ini sebanyak 236 personil termasuk Saya telah dilakukan penyuntikan Vaksin Covid-19 tahap pertama. Upaya ini guna mensukseskan program vaksin di Republik Indonesia, agar kita semua dapat segera terbebas dari pandemi ini. Jangan takut untuk divaksin, karena ini aman dan halal," kata M Fauzi.

    Vaksinasi merupakan salah satu upaya pemerintah untuk meningkatkan kekebalan imun tubuh dan memutuskan mata rantai penyebaran Covid-9. Sehingga banyak pihak yang melaksanakan vaksinasi, tak ketinggalan juga Kepala Dinas PUPR Provinsi Jambi, M Fauzi.

    “Alhamdulillah hari ini sebanyak 236 Personil termasuk saya telah dilakukan penyuntikan vaksin Covid-19 tahap pertama,” kata M Fauzi.

    Lanjut M Fauzi, vaksinasi ini guna mensukseskan program vaksin di Republik Indonesia, agar semua dapat terbebas dari pandemi Covid-19. “Jangan takut untuk divaksin, karena ini aman dan halal,” kata M Fauzi.(JP-Asenk Lee)





    Garis Tangan Ahmadi Zubir-Alvia Santoni Jadi Wali Kota dan Wali Kota Sungaipenuh

    Garis Tangan Ahmadi Zubir-Alvia Santoni Jadi Wali Kota dan Wali Kota Sungaipenuh
    Nyaris Gagal Maju Pilkada Karena Gerakan Rival Borong Partai

    Bersyukur Sebagai Kader Alumni GMKI

    Bersyukur Sebagai Kader Alumni GMKI
    Tinggi Iman Tinggi Ilmu dan Tinggi Pengabdian #UtOmnesUnumSint. Robinson Hutapea.

    Rasa Optimisme Pembangunan GKPS Tanah Kanaan Jambi Bersama St Radipoh Hasiholan Sinaga SH

    Rasa Optimisme Pembangunan GKPS Tanah Kanaan Jambi Bersama St Radipoh Hasiholan Sinaga SH
    KLIK Benner Untuk Beritanya

    Sebesar Rp 211 Miliar Refokusing APBD Provinsi Jambi Seperti “Menggarami Laut”

    Sebesar Rp 211 Miliar Refokusing APBD Provinsi Jambi Seperti “Menggarami Laut”
    KLIK Benner Untuk Beritanya

    Mengucapkan

    Mengucapkan
    HPN 2021

    Laporan Akhir Tahun 2018 Polda Jambi

    Laporan Akhir Tahun 2018 Polda Jambi
    KLIK Benner Untuk Selengkapnya


    Berita Lainnya

    Jambi: Niat Bangun Stadion Internasional Belum Ada

    Jambi: Niat Bangun Stadion Internasional Belum Ada
    Klik Gambar Untuk Berita Selengkapnya

    Dahlan Iskan: 75 Persen Pemilik Media Siber Mantan Wartawan Surat Kabar

    Dahlan Iskan: 75 Persen Pemilik Media Siber Mantan Wartawan Surat Kabar
    Sebanyak 75 persen pendiri dan pemilik media siber di Indonesia merupakan bekas wartawan surat kabar. Saat ini tercatat sebanyak 43.300 media siber di seluruh Indonesia. Klik Gambar Untuk Selengkapnya

    Ragam Berita

    Terimakasih Astra, Dengan Go-Car, Kami Tak Lagi Bonceng Lima

    Terimakasih Astra, Dengan Go-Car, Kami Tak Lagi Bonceng Lima
    KLIK Gambar Untuk Beritanya

    JAMBIPOS EDISI CETAK APRIL 2016 TAHUN XVII

    JAMBIPOS EDISI CETAK APRIL 2016 TAHUN XVII
    ePaper Klik Benner

    Hidayat dan Istri Berdoa Syukur di Kelenteng Siau San Teng

    Hidayat dan Istri Berdoa Syukur di Kelenteng Siau San Teng
    KLIK GAMBAR UNTUK NEWS SELENGKAPNYA

    Jurus Sakti KPK Itu Bernama OTT

    Jurus Sakti KPK Itu Bernama OTT
    KLIK GAMBAR UNTUK NEWS SELENGKAPNYA

    RAGAM BERITA LAINNYA

    Mengucapkan Turutberdukacita

    Mengucapkan Turutberdukacita
    Selamat Jalan Ibu..............

    Ayo Sekolahkan Anak Anda di SD Xaverius 2 Kota Jambi

    Ayo Sekolahkan Anak Anda di SD Xaverius 2 Kota Jambi
    Telah dibuka Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) S ekolah dasar Swasta (SDS) Xaverius 2 Jambi Tahun Pelajaran 2021-2022. Ayo segera daftarkan putra/i anda... Dapatkan diskon khusus... Tempat terbatas!!!

    Dapatkan Mesin Kangen Water

    Dapatkan Mesin Kangen Water
    KLIK Gambar Untuk Info Selengkapnya

    Oleh-Oleh Khas Jambi

    Oleh-Oleh Khas Jambi
    INFO SELENGKAPNYA KLIK BENNER

    Raker PWI Pusat 2019

    Raker PWI Pusat 2019
    Menjawab Idealisme dan Realita Era Media Digital

    Kode Etik Jurnalistik

    Kode Etik Jurnalistik
    Pahami dan Taati. KLIK Gambar Selengkapnya

    Mengucapkan

    Mengucapkan
    HPN 2021

    Pengurus PWI Provinsi Jambi Periode 2017-2022

    Pengurus PWI Provinsi Jambi Periode 2017-2022
    KLIK Benner Daftar Pengurusnya
     

    Copyright © 1998. Jambipos Hak Cipta PT JAMBI POS MULTI MEDIA