Berita Terbaru

Mengucapkan

Mengucapkan
.

Mengucapkan

Mengucapkan
Klik Benner Untuk Beritanya
INDEKS BERITA

Kota Jambi Rumah Kebhinnekaan (Simponi Waisak 2561 BE)

Written By jambipos-online on Saturday, May 27, 2017 | 22:55

Walikota Jambi, H Syarif Fasha saat menghadiri acara malam apresiasi keragaman agama Kota Jambi dalam perayaan Hari Waisak 2561 BE/2017, bertempat di Griya Mayang Kota Jambi, Jumat (25/5/2017). Indahnya perbedaan dalam kesatuan. Foto Humas
Jambipos Online, Jambi
-Kota Jambi adalah rumah bagi kebhinekaan dan kemajemukan yang harmoni. Bersatunya berbagai suku bangsa, agama, etnis, budaya, adalah keindahan yang dapat dilihat di Kota Jambi. Sehingga tidak berlebihan jika Kota Jambi adalah contoh ideal dan etalase jati diri bangsa Indonesia yang ber semboyan Bhinneka Tunggal Ika. 

Hal itu dikatakan Walikota Jambi, H Syarif Fasha saat menghadiri acara malam apresiasi keragaman agama Kota Jambi dalam perayaan Hari Waisak 2561 BE/2017, bertempat di Griya Mayang Kota Jambi, Jumat (25/5/2017). Indahnya perbedaan dalam kesatuan. (JP-Humas)




Walikota Jambi, H Syarif Fasha saat menghadiri acara malam apresiasi keragaman agama Kota Jambi dalam perayaan Hari Waisak 2561 BE/2017, bertempat di Griya Mayang Kota Jambi, Jumat (25/5/2017). Indahnya perbedaan dalam kesatuan. Foto Humas

Zola Mulai "Tendang" Pembantu yang Tak Cakep Kerja

Jambipos Online, Jambi-Kini Gubernur Jambi H Zumi Zola Zulkifli kembali membersihkan pembantunya yang tak cakep dalam bekerja menuju Jambi Tuntas 2021. Sikap tegas Zola ini juga mulai ditunjukkannya dengan menonjobkan sejumlah pejabat yang hanya laporan ABS (Asal Bapak Senang). 

“Korban” pertama adalah Direktur Pelayanan RSUD Raden Mattaher Provinsi Jambi Dr Apriyanto SpB yang “dipaksa” mengundurkan diri dari jabatannya. Mundurnya pejabat ini karena dinilai tak mampu memberikan managemen pelayanan yang baik di RSUD RM Jambi. 

“Selama ini kan pelayanan di rumah sakit menjadi sorotan masyarakat. Jadi dia sadar, dia mengajukan pengunduran diri lebih memilih menjadi fungsional saja,” kata Erwan Malik seperti dikutip dari Jamberita.com. 

Apriyanto mengemban dua jabatan, satu sisi ia sebagai Direktur Pelayanan Apriyanto dan Dokter Spesialis Bedah Saraf, yang sangat sibuk. 

“Surat pengundurannya sudah saya terima, tinggal menunggu keputusan Pak Gubernur saja. Iya tetap di RSUD tapi dia lebih fokus ke dokter bedah saja. Karena bedah harus fokus. Kalau tidak fokus atau salah bedah, bisa mati anak orang,” kata Erwan Malik. 

Kemudian Zumi Zola juga mengintruksikan Kepala Sekolah SMAN Titian Teras diganti. Posisi Kepala SMAN Titian Teras yang kini hanya dijabat Pelaksana Tugas (Plt) diminta Gubernur Jambi Zumi Zola segera diisi oleh pejabat defenitif. Pasalnya, sekolah di bawah naungan pemerintah provinsi itu telah 3 tahun terakhir tak punya Kepsek devinitif. 

Plt Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Jambi Agus Herianto mengatakan, ada instruksi gubernur untuk mengisi jabatan Kepala SMAN Titian Teras itu. “Gubernur mengirimkan perintah untuk mengisi jabatan Kepala SMA TT yang kini hanya diisi Plt tersebut. Kini kita sedang melakukan persiapan untuk seleksinya,” katanya. 

Pihaknya, jelas Agus, sedang menyusun persyaratan dan petunjuk teknis (Juknis) untuk melakukan seleksi tersebut. Jika persyaratan itu telah selesai, maka seleksi segera digelar. 

Sebelumnya, Disdik provinsi Jambi telah mengajukan nama untuk ditunjuk menjadi kepala SMA Titian Teras tersebut, tetapi Gubernur Jambi meminta dilakukan seleksi ulang. 

“Maka dari itu akan kita lakukan seleksi lagi dalam waktu dekat,” tandasnya. Sementara itu, Plt Sekda Provinsi Jambi Erwan Malik mengatakan, pergantian kepala SMA Titian Teras telah sesuai dengan intruksi Gubernur Jambi. Pergantian ini dilakukan setelah gubernur mendapatkan laporan bahwa kepala sekolah Titian Teras dijabat oleh Plt. “Sebelumnya Disdik telah mengajukan 3 nama calon kepala sekolah unutk dipilih oleh gubernur, namun gubernur menolak dan meminta dilaksakan seleksi kembali,” kata Erwan. 

Copot Plt Karo Umum 

Selanjutnya Zumi Zola mendadak mencopot Plt Kepala Biro Umum setda Provinsi Jambi yang dijabat Erwin. Pencopotan tersebut terhitung Jumat (26/5/2017). 

Kabar pencopotan Erwin dibenarkan Erwan Malik. Ia menyebut posisi Plt Kepala Biro Umum kini diisi Rahmat Hidayat yang juga Kepala Biro Pemerintahan Setda Provinsi Jambi. 

“Terhitung hari ini digantikan Rahmat Hidayat. Pencopotan itu agar Erwin fokus pada pekerjaannya. Pergantian ini supaya dia lebih fokus ke posisinya. Meskipun dicopot sebagai Plt Kepala Biro Umum, Erwin tak serta merta nonjob. Ia tetap menjabat sebagai Kabag di Biro Umum,” kata Erwan Malik. 

Seperti diberitakan IMCNews.ID, kabar mengenai pencopotan jabatan Erwin dari jabatannya karena Erwin selalu "menjual" nama Gubernur Jambi Zumi Zola untuk kepentingan pribadi. 

Menurut sumber yang enggan disebutkan namanya, pencopotan dilakukan karena Erwin sering mengatakan kalau dirinya orang dekat Gubernur Zola. 

“Dan ketika mengaku-ngaku sebagai orang dekat Pak Gubernur Zola digunakan untuk hal-hal negatif,” kata sumber ini. 

Bahkan bukan hanya hal tersebut, kabarnya Erwin juga terlalu mencampuri urusan penyusunan Kabinet Jambi Tuntas. 

“Dalam kabinet Jambi Tuntas, Erwin juga sering mencampuri dan ikut-ikutan menyusun. Sudah over lap,” katanya. Erwin sendiri belum berhasil dikonfirmasi. Namun kabar tersebut dibantah oleh Plt Sekda Erwan Malik. Menurut Erwan tidak benar mengenai kabar tersebut. 

“Kabar itu tidak benar, kerja di Biro Umum itu harus cepat dan tanggap. Jadi alasan kuat itu lah yang menyebabkan pencopotan, bukan seperti kabar yang beredar," kata Erwan. (JP-03)

Masuk Perkampungan, Harimau Sumatera Mati Ditombak Warga

Masuk Perkampungan, Harimau Sumatera Mati Ditombak Warga.IST
Jambipos Online, Labura-Seekor Harimau jantan (Panthera Tigris Sumatrae) berumur lima tahun mati dibunuh warga. Harimau ini terpaksa dibunuh karena memasuki perkampungan warga di Dusun Kuala Indah, Kecamatan Aek Natas, Labuhanbatu Utara, Sumut, Jumat (26/5/2017). 

Kepala Bidang Konservasi dari Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Sumut Mukhtar Amin mengakui, pihaknya menerima laporan soal keberadaan seekor harimau Sumatera ditangkap warga Labura. 

Tim BBKSDA Sumut segera meluncur. Namun setibanya di lokasi, hewan endemik Sumatera ini telah mati dan dikuburkan warga. Namun tim BBKSDA menggali kubur harimau itu dan mengevakuasi jasadnya ke kantor BBKSDA Sumut. 

Diketahui, hari¬mau itu sudah seminggu berkeliaran di pemukiman warga. Bahkan sudah sempat memangsa hewan peliharaan warga sepasti ayam dan bebek. 

Beredar informasi berbeda. Menurut BBKSDA, warga sudah melaporkan hal ini ke mereka seminggu lalu. Akan tetapi, beredar di media sosial, bahwa warga sudah melaporkan keberadaan harimau masuk perkampungan itu sebulan lalu. 

Namun lamban merespon laporan tersebut dan kuatir bisa mengancam nyawa penduduk desa, sehingga warga pun nekat membunuh harimau tersebut dengan menggunakan alat seadanya. Harimau itu pun dibunuh dengan cara ditombak. Perdebatan seputar matinya harimau ini sedang heboh di facebook. 

Ada dugaan perambahan hutan telah merusak ekosistem, termasuk mengancam kehidupan harimau, sehingga hewan endemik Sumatera ini masuk ke perkampungan warga. 

Namun ada juga dugaan lain, yakni kepercayaan masyarakat bahwa harimau ini masuk keperkampungan warga demi memberi peringatan bahwa ada orang atau pihak tertentu yang berbuat senonoh atau berlaku kotor di dalam hutan. 

Tak kalah menarik, BBKSDA menuding telah terjadi perburuan harimau sebagai dampak dari perdagangan harimau (dan organ-organnya) secara ilegal. 

Kepala Balai Penegakam Hukum Lingkungan Hidup Wilayah Sumatera, Halasan Tulus menga¬takan, pihaknya tengah menyelidiki motif matinya harimau itu. 

Dari hasil pe¬nyelidikan sementara, ada indikasi perda¬gangan ilegal Harimau Sumatera dan organ tubuhnya. Indikasi itu dikuatkan dengan fakta hi¬langnya beberapa organ tubuh Ha¬rimau Sumatera ini seperti, kumis, alat kelamin, kulit bagian kening dan ujung ekor. 

“Ini juga akan menjadi bahan penyelidikan apakah warga masuk dalam jaringan perdagangan organ satwa dilindungi atau tidak,” terangnya. Saat ini jasad hewan dilindungi itu pdititipkan di Rahmat Gallery guna kepentingan pe¬nyidikan. (JP-03) 




Sumber: Sorotdaerah.com

Awal Ramadan di Jambi, Harga Jengkol Selangit (Rp 120.000)

Jambipos Online, Jambi-Awal Ramadhan di Jambi membuat harga jengkot selangit. Pasokan yang terlalu sedikit membuat harga jengkol yang dijual di tingkat pedagang di pasar tradisional Simpang Pulai, Kota Jambi, tembus Rp 120.000 per kilogram (kg). 

"Harga satu kilo jengkol Rp 120.000, sudah satu sepekan kami tidak mendapat pasokan jengkol sehingga harganya tinggi," kata Dani, salah satu pedagang jengkol di Pasar Simpang Pulai, Kota Jambi, Sabtu (27/5/2017). 

Kenaikan harga jengkol, menurut sejumlah pedagang karena komoditas tersebut saat bulan Ramadan belum memasuki masa panen sehingga pedagang sulit mendapat pasokan dari luar daerah. 

"Saat ini pasokan jengkol yang ada di Kota Jambi masih dipasok dari Lampung dan Palembang, "kata Dani. 

Meskipun bukan sebagai bahan makanan utama, namun buah yang memiliki rasa dan bau yang khas itu masih menjadi makanan favorit warga sebagai lauk atau campuran masakan yang dihidangkan untuk berbuka puasa. 

Mahalnya harga jengkol itu menyebabkan masyarakat terpaksa membeli dalam bentuk biji yang dihargai per biji Rp 2.000. “Karena mahal, masyarakat belinya tidak kiloan, tapi lebih sering membeli dalam bentuk biji," katanya. (JP-BS)

Bupati Muarojambi Hj Masnah Busro Sidak Pasar Sengeti

Jambipos Online, Muarojambi-Bupati Muarojambi Hj Masnah Busro SE melakukan inpeksi mendadak (sidak) ke Pasar Tradisional Sengeti, Muarojambi pada hari pertama kerja usai Sertijab Bupati Muarojambi Rabu (25/5/2017) lalu. 

Masnah didampingi instansi terkait melihat kondisi Pasar Tradisional Sengeti dan mengecek harga sembako. Guna memastikan pelayanan publik sendiri, Masnah juga melihat ruangan kantor di lingkungan Setda Muarojambi. Disamping itu juga melihat lebih dekat kantor badan. 

“Alhamdulilah, kita sudah cek daging dan sembako selama bulan puasa ini tercukupi. Dan harganya stabil, mudah-mudahan tidak ada perubahan selama bulan puasa ini," katanya kepada wartawan, Jumat (26/5/2017). 

Sementara dalam inspeksi ke badan-badan, Bupati menyampaikan, dirinya akan menertibkan kedisiplinan PNS. Karena dia melihat banyak PNS yang tak masuk kerja.  

“Kedepan akan kita tingkatkan kedisplinan dan ketertiban pegawai untuk masuk kerja. Selain itu juga akan kita kaji upaya memenuhi kebutuhan PNS," katanya. (JP-Lee)

Bupati Muarojambi Hj Masnah Busro SE melakukan inpeksi mendadak (sidak) ke Pasar Tradisional Sengeti, Muarojambi Kamis (26/5/2017) lalu. Foto Usman M


Bupati Muarojambi Hj Masnah Busro SE melakukan inpeksi mendadak (sidak) ke Pasar Tradisional Sengeti, Muarojambi Kamis (26/5/2017) lalu. Foto Usman M

Bupati Muarojambi, Hj. Masnah Albusyro, saat lakukan sidak di lingkungan kantor Bupati Muarojambi.





Bupati Muarojambi, Hj. Masnah Albusyro, saat lakukan sidak di lingkungan kantor Bupati Muarojambi. Foto-foto Usman Muhammad.

Dana Desa Sebesar Rp 94,5 Milyar Cair di Kabupaten Merangin

Gambar ini diabadikan di Kabupaten Merangin.
Jambipos Online, Merangin-Sebesar Rp 94,5 Miliar Alokasi Dana Desa (ADD) tahap pertama tahun 2017 untuk Kabupaten Merangin, Provinsi Jambi kini sudah bisa dicairkan. Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Merangin melalui Kasi Pakad Sirwan kepada wartawan. 

“Insyaallah, pekan ini dana desa sudah bisa dicairkan karena nota dinas sudah kita serahkan ke BPKAD”, ujar Sirwan. Sirwan menambahkan, adapun jumlah desa yang sudah melengkapi berkas untuk proses pencairan sebanyak 180 desa, sedangkan yang belum lengkap berkasnya ada 25 desa. 

“Bagi 25 desa yang belum melengkapi berkas agar segera menyelesaikan RKPDes dan APBDes paling lambat tanggal 29 Mei 2017,” katanya. 

Sirwan juga mengatakan, diantara 25 Desa yang belum melengkapi berkas tersebut, paling banyak di Kecamatan Tabir Ulu dan Bangko Barat. “Seluruh Desa saat mempergunakan ADD harus sesuai dengan peruntukannya serta mematuhi aturan yang ditetapkan PMK nomor 50 tahun 2017”, tegas Sirwan. 

Kabid Pendaharaan BPKAD Kabupaten Merangin Darhimah,SE ketika dimintai tanggapannya oleh awak media diruang kerjanya, membenarkan pencairan Alokasi Dana Desa sudah bisa dicairkan. Dimana BPKAD sedang memproses pembuatan Surat Permintaan Pembayaran (SPP) dan Surat Perintah Membayar (SPM). “ADD tahap pertama sudah bisa dicairkan, jumlahnya sebanyak Rp 94,5 Milyar,”ujar Darhimah. 

Untuk itu, guna mempercepat proses pencairan ADD, pihaknya sudah mengirim surat ke Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Desa agar segera menyerahkan semua berkas persyaratan yang ditentukan dan saat mengajukan usulan pencairan agar menyertakan APBDes dan rekap pagu per-desa. (JP-Yah)

Sekarang Minat Warga Jambi Beli Daging Beku Masih Minim

Polda Jambi sita daging beku asal Jakarta di Jambi tanpa dokumen resmi.
Jambipos Online, Jambi-Kini minat warga Jambi untuk membeli daging sapi beku masih minim. Minimnya peminat daging beku dibandingkan daging segar, karena warga lebih suka daging segar dan tahu kualitas dagingnya. 

Ketua Yayasan Perlindungan Konsumen Indonesia (YLKI) Jambi Ibnu Khaldun menanggapi hal itu mengatakan, merupakan hak pilih konsumen atau masyarakat, karena dalam hal pembelian tidak ada ketentuannya. Jadi itu hak mutlak, hak masyrakat untuk memilih daging beku ataupun daging segar. 

“Jadi memang gini lah, terkait masalah hak pilih konsumen masyarakat. Inikan memang tidak ada ketentuannya, itu hak mutlak hak masyarakat untuk memilih mau daging beku maupun daging segar,” katanya. 

Disebutkan, terkait dengan daging beku, sesuai dengan imformasi yang diterimanya, bahwa banyak daging beku yang masuk ke Jambi merupakan daging beku dari luar. 

Jadi itulah yang menyebabkan kekhawatiran masyarakat terhadap daging beku. Oleh karena itu, daging beku tersebut harus disosialisasikan, bahwa daging beku yang saat ini, itu benar-benar daging beku yang halal. 

“Jadi ini juga untuk menarik minat masyarakat, untuk membeli daging beku," katanya. Ibnu kembali menjelaskan, banyaknya masyarakat yang memilih daging segar ketimbang daging beku, itu merupakan hak masyarakat. (JP-04)

KPK OTT Pejabat Auditor BPK dan Pejabat Kementerian Desa

KPK menetapkan Irjen Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Sugito sebagai tersangka kasus dugaan korupsi terkait dengan perolehan predikat. (CNN Indonesia/Aulia Bintang Pratama)
Jambipos Online, Jakarta-Tim Satgas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dikabarkan kembali menggelar operasi tangkap tangan (OTT), Jumat (26/5). Berdasar informasi, dalam OTT kali ini, tim Satgas KPK mengamankan seorang pejabat kantor BPK, Jakarta Pusat. "(Oknum) BPK (diamankan). Sudah di KPK sekarang," kata seorang sumber. 

Jubir KPK, Febri Diansyah membenarkan adanya operasi tangkap tangan. Namun, Febri tidak menjelaskan secara rinci identitas orang yang ditangkap atau kasus yang membuat penyelenggara tersebut diamankan. 

"Benar ada kegiatan penyidik KPK di lapangan malam ini. OTT dilakukan di Jakarta terkait dengan salah Penyelenggara Negara di salah satu institusi," kata Febri melalui pesan singkat. 

Dikatakan Febri, saat ini para pihak yang diamankan sedang diperiksa intensif. KPK memiliki waktu 1x24 jam untuk menentukan status para pihak yang diamankan. "Masih ada waktu maksimal 1 x 24 jam. Akan disampaikan perkembangannya," kata Febri. 

Suap untuk BPK, KPK Amankan Uang Lebih Rp1,22 Miliar 

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan uang lebih dari Rp 1,22 miliar terkait dengan Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi serta Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). 

 Wakil Ketua KPK Laode Muhammad Syarif mengatakan uang yang diamankan dalam operasi itu adalah Rp40 juta, Rp1,14 miliar serta US$3.000. Dugaan suap itu terkait dengan predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) yang diberikan BPK kepada Kemendes. 

“Diamankan uang Rp1,14 miliar, 3.000 dolar. Yang 40 juta rupiah diserahkan ALS, dan Rp1,14 miliar serta 3.000 dolar dalam brangkas,” kata Syarif dalam jumpa pers di Gedung KPK hari ini. 

KPK menetapkan Irjen Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Sugito sebagai tersangka kasus dugaan korupsi terkait dengan perolehan predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK. 

Lembaga itu juga menetapkan tersangka tiga orang lainnya yang berasal dari BPK dan Kemendes. KPK melakukan OTT di dua tempat yakni BPK dan Kemendes kemarin. 

Terkait Predikat WTP, KPK Tetapkan Irjen Kemendes Tersangka

KPK menetapkan Irjen Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Sugito sebagai tersangka kasus dugaan korupsi terkait dengan perolehan predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK. 

Wakil Ketua KPK Laode Muhammad Syarif menuturkan setelah penyelidikan 1 x 24 jam, pihaknya menetapkan empat orang tersangka baik dari Kemendes maupun BPK. Mereka adalah Irjen Kemendes, pejabat Eselon III Kemendes, Eselon I BPK dan auditor BPK. 

“Menetapkan empat orang tersangka,” kata Syarif dalam jumpa pers di Gedung KPK hari ini. KPK sebelumnya melakukan OTT di dua tempat di Jakarta yakni di Kemendes dan BPK sendiri. Terdapat sejumlah uang dalam rangka perolehan predikat WTP tersebut. 

Menteri Desa Akui OTT KPK Bikin Cacat Kementerian 

Menteri Desa mengatakan Operasi Tangkap Tangan KPK membuat cacat kerja keras yang dilakukan kementerian itu selama ini. (CNN Indonesia/Abi Sarwanto)
 Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (DPDTT), Eko Putro Sandjojo menyatakan, kasus dugaan korupsi terkait dengan perolehan predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) telah membuat cacat atas hasil kerja keras di kementeriannya. 

Sebab, Eko mengklaim, sejak dipimpinnya, Kementerian PDTT berupaya memberantas tindak pidana korupsi dengan sejumlah instansi seperti BPK, BPKP dan KPK, hingga mendapat perolehan WTP dan naiknya penyerapan anggaran. 

 "Saya senang sudah ada peningkatan di kementerian ini. Penyerapan anggaran kita naik dari 69 persen ke 95 persen. Terus mereka semua bekerja keras mendapatkan WTP, sayang ada cacat peristiwa ini," ujar Eko dalam konferensi pers di kantornya, Sabtu (27/5). 

Irjen Kementerian PDTT Sugito yang menjadi salah satu tersangka disebutnya juga merupakan sosok yang keras dalam pemberantasan korupsi di kementeriannya. Salah satu upayanya, kata dia, adalah menggagas pembentukan saber pungli. 

"Tadinya hati kecil saya tidak percaya kalau Pak Irjen terkena masalah ini. Karena saya sudah katakan kepada seluruh pegawai kementerian saya, bahwa KPK berhak mengaudit seluruh satker di kementerian saya kapan saja tanpa harus memberikan pemberitahuan," kata dia. 

Dengan kejadian ini, Eko menegaskan akan segera mencari pengganti Sugito besok pagi. Dia pun menyebutkan bahwa pihaknya akan mengikuti proses hukum yang berlaku. "Selama beliau diproses hukum harus diganti, besok pagi akan kita cari siapa yang ganti," ujar dia. 

Sebelumnya, KPK melakukan operasi tangkap tangan di BPK dan Kementerian PDTT. Dalam hasil penyelidikan 1 x 24 jam, Wakil Ketua KPK Laode Muhammad Syarif mengatakan pihaknya menetapkan empat orang tersangka yakni Sugito, pejabat eselon III Kementerian PDTT, eselon I BPK dan auditor BPK. (JP-03)




Sumber: BeritaSatu.com dan CNN-Indonesia.com

Jokowi Lebih Tahu Korupsi Helikopter, Panglima Tak Bisa Tidur

Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo (kanan) saat berbincang dengan Presiden Joko Widodo (tengah). (ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay)
Jambipos Online, Jakarta-Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo mengaku sempat malu di hadapan Presiden Joko Widodo saat rapat terbatas soal pengadaan helikopter Augusta Westland (AW)-101 tahun lalu. Gatot juga mengaku tak bisa tidur memikirkannya. Saat itu, Jenderal Angkatan Darat ini ditanya soal kerugian negara akibat pengadaan helikopter angkut AW-101. 

"Presiden tanya, kira-kira kerugian negara berapa? Lalu saya sampaikan kira-kira minimal Rp150 miliar," ujar Gatot di gedung KPK, Jakarta, Jumat (26/5/2017). 

Jokowi kemudian menimpali dengan menyebut kerugian negara sebenarnya lebih dari Rp200 miliar. "Bayangkan, presiden lebih tahu dari saya, kan malu saya," kata Gatot. 

Miliar Jokowi kemudian memintanya mengusut kerugian tersebut. Gatot pun mengaku sampai tak bisa tidur karena memikirkan hal tersebut. 

Ia langsung menginstruksikan Kepala Staf TNI Angkatan Udara Marsekal Hadi Tjahjanto untuk menginvestigasi proses pengadaan helikopter. Hasilnya, yang disebutkan Jokowi ternyata benar. Ditemukan dugaan penyimpangan pada proses pengadaan tersebut. 

"Dari hasil investigasi itu semakin jelas ada pelaku-pelakunya. Bermodal investigasi itu kami kerja sama dengan polisi, BPK, PPATK, dan KPK untuk menyelidiki lebih lanjut," katanya. 

Hasil penghitungan sementara ditemukan dugaan kerugian negara mencapai Rp220 miliar. Gatot langsung meminta helikopter itu diberi garis batas polisi begitu tiba di Pangkalan Udara Halim Perdana Kusuma pada Januari lalu. 

Hingga saat ini helikopter AW-101 dianggap belum menjadi bagian kekuatan dari TNI AU. 

Ia menegaskan, masalah dalam proses pengadaan helikopter itu tak hanya soal dugaan korupsi yang menyebabkan kerugian negara hingga miliaran rupiah. Namun masalah lain soal penyalahgunaan wewenang, penggelapan, hingga pemalsuan. 

"Saya katakan ini kasus bukan hanya korupsi saja tapi ada subordinasi, ketidaktaan perintah, penyalahgunaan kewenangan, penggelapan, pemalsuan," ujarnya. 

Pengadaan helikopter AW-101 sejak lama menuai polemik karena pembeliannya dinilai tak sesuai prosedur. Pengadaan helikopter itu telah tertuang dalam Rencana Strategis TNI AU tahap II 2015-2019. Sesuai renstra saat itu, TNI AU mengajukan kebutuhan delapan helikopter, dua untuk VVIP presiden dan enam untuk angkut berat. 

TNI AU Hari ini, Panglima TNI mengungkapkan bahwa tiga pejabat TNI pun ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus korupsi pengadaan helikopter buatan Inggris itu. Potensi kerugian negara sebesar Rp220 miliar dalam pengadaan helikopter Augusta Westland (AW)-101. Nilai pengadaan helikopter itu sendiri mencapai Rp738 miliar.(JP)


Sumber: CNN Indonesia

H Bakri Apresiasi Pemerintah Kerinci dan Sungaipenuh Promosikan Parawisata

Anggota Komisi V DPR RI Dapil Provinsi Jambi (PAN) saat meninjau Bandara Depati Parbo Kerinci baru-baru ini. Foto IST
Jambipos Online, Kerinci-Anggota Komisi V DPR RI Dapil Provinsi Jambi H Bakri mengapresiasi kerja keras Pemerintah Kabupaten Kerinci dan Kota Sungaipenuh dalam mempromosikan pariwisata. Langkah yang dilakukan Pemkab Kerinci dan Sungaipenuh harus didukung semua pihak. 

“Masing masing pihak harus mengambil peran. Saya selaku Anggota DPR RI Komisi V yang bermitra dengan kementrian PU-Pera siap membantu pemerintah daerah dalam upaya peningkatan infrastruktur (Sesuai dengan Tufoksi) dan wewenang. Seperti saat ini jalan penghubung Provinsi Jambi menuju Kerinci terus dilakukan pembenahan,” tulis Bakri seperti dikutip dari sosial medianya. 

“Juga Bandara Depati Parbo yang sudah dilakukan pengembangan terminalnya. Dalam waktu dekat runway juga akan segera dieksekusi. Saat ini dalam tahap pembebasan lahan. Dalam hal ini Pemerintah Pusat juga mengucurkan dana milyaran Rupiah,” ujar Bakri. (JP-Lee)
Anggota Komisi V DPR RI Dapil Provinsi Jambi (PAN) saat meninjau Bandara Depati Parbo Kerinci baru-baru ini. Foto IST


Anggota Komisi V DPR RI Dapil Provinsi Jambi (PAN) saat meninjau jalan Penghubung Kerinci-Jambi baru-baru ini.IST








Anggota Komisi V DPR RI Dapil Provinsi Jambi (PAN) saat meninjau jalan Penghubung Kerinci-Jambi baru-baru ini.IST

Anggota Komisi V DPR RI Dapil Provinsi Jambi (PAN) saat meninjau Bandara Depati Parbo Kerinci baru-baru ini. Foto IST

Harga Daging Sapi di Kota Jambi Melejit

Jambipos Online, Jambi-Harga daging sapi di Kota Jambi mulai melejit beberapa hari menjelang bulan Puasa atau Ramadan 1438 Hijriyah. Kenaikan harga daging sapi di kota itu mencapai Rp 15.000/kilogram (kg). 

Pantauan di Pasar Handil Jaya, Jelutung, Kota Jambi, Sabtu (27/5/2017) pagi, harga daging sapi mencapai Rp 140.000/kg atau naik dari harga pekan lalu Rp 120.000/kg. Menurut para pedagang, kenaikan harga daging sapi tersebut disebabkan meningkatnya permintaan dan naiknya harga sapi menjelang Ramadan. 

“Kami menaikkan harga daging sapi menjelang Ramadan ini karena harga pembelian sapi juga naik. Kemudian permintaan daging sapi beberapa hari menjelang Ramadan meningkat, sedangkan pasokan daging sapi ke pasaran tetap,”kata Yusdi (40), pedagang daging sapi di pasar Handil Jaya. 

Sementara itu, warga Kota Jambi mengeluhkan tingginya kenaikan harga daging sapi menjelang Ramadan. Kenaikan harga daging sapi yang diikuti kenaikan harga daging ayam maupun kebutuhan pokok lainnya menyusahkan warga masyarakat kurang mampu. 

“Kami terpaksa membeli daging sapi Rp 140.000/kg karena daging sapi beku yang harganya katanya Rp 90.000/kg belum ada di pasar Angsoduo Kota Jambi. Kami mengharapkan pasokan daging sapi beku segera masuk ke Jambi agar warga kurang mampu bisa membeli daging dengan harga murah,” katanya. 

Kenaikan harga daging sapi di Kota Jambi juga diikuti kenaikan harga daging ayam ras. Harga daging ayam ras di kota itu Sabtu (27/5) sudah mencapai Rp 35.000/kg atau naik dari harga pekan lalu Rp 30.000/kg. 

Harga daging ayam tersebut diperkirakan masih naik memasuki bulan Ramadan hingga Idul Fitri nanti. Sementara harga daging ayam kampung dibadrol Rp 60.000/kg naik dari sebelumnya Rp 50.000/kg. 

Sementara itu, Gubernur Jambi, Zumi Zola ketika melakukan inspeksi mendadak (sidak) harga dan ketersediaan kebutuhan pokok di pasar tradisional Angso Duo Kota Jambi, Kamis (25/5/2017) mengatakan, kenaikan harga berbagai kebutuhan pokok di kota itu menjelang Ramadan masih dalam batas normal. Kemudian ketersediaan daging sapid an berbagai kebutuhan pokok lainnnya di kota itu masih terjamin. 

“Pantauan saya di lapangan, belum ada gejolak harga dan kelangkaan kebutuhan pokok di Jambi. Kalau pun terjadi kenaikan harga daging sapi, ayam, dan kebutuhan pokok lain masih dalam batas wajar. Untuk mengendalikan kenaikan harga dagingsapi, saya meminta dinas pertanian dan perternakan kota,kabupaten dan provinsi di Jambi mempermudah izin bagi pedagang yang ingin memasok daging sapi kepada para pedagang,” katanya. 

Zumi Zola juga meminta Bulog Jambi segera mendistribusikan daging beku ke pasar-pasar di Kota Jambi mencegah terjadinya gejolak harga daging sapi. Pasokan daging sapi beku ke pasar di Kota Jambi bisa bisa membantu masyarakat mendapatkan daging sapi murah dan berkualitas selama Ramadan hingga Idul Fitri nanti. (JP-Lee)

Ivan Wirata: Maafkan Aku Ya Ramadhan


Jambipos Online-Ramadhan telah tiba. Kita selalu menantinya karena bulan ini amat istimewa. Berkah bertabur setiap harinya. Waktu demi waktunya menawarkan harapan tak terperikan. 

Sepanjang siang dan malamnya terdapat pembebasan dari api neraka dan doa yang akan dikabulkan. Belum lagi ada Lailatul Qadar, malam yang lebih mulia daripada seribu bulan. Pada malam itu maghfirah turun melimpah dan pahala amal dilipatgandakan tercurah ruah. 

Kita lantas menyambutnya dengan ucapan yang terus berulang: "Marhaban Ya Ramadhan". Bahkan, jauh hari sebelumnya kita pun memanjatkan doa: "Ya Allah pertemukanlah aku dengan Ramadhan. Jadikan amal ibadahku pada bulan ini diterima di sisi-Mu." Namun, benarkah kita sungguh siap menyambut Ramadhan? Nyatanya, setiap kali ia hadir terkadang kita masih ribet dengan urusan sana-sini. 

Sibuk dengan berbagai rutinitas seolah tiada beda dengan bulan-bulan yang lain. Ribut dengan sesama sampai lupa bahwa kita perlu berjeda. Sampai titik ini, kita sesungguhnya mengucapkan, "Maafkan aku Ya Ramadhan. 

Aku tak sempat menyambutmu." Kalaupun ada penyesuaian kegiatan bernuansa Ramadhan, tetap saja miskin dari orientasi ukhrawi. Silaturahim rajin dilaksanakan lebih demi menjaga relasi. Buka puasa bersama digelar untuk ajang berbincang duniawi. 

Shalat Tarawih hanya dijalankan dalam bilangan hari. Selebihnya, tenggelam dalam hiruk pikuk menyongsong Idul Fitri. Begitu Ramadhan pergi, tak kunjung tampak perbaikan diri. Lagi-lagi, terpaksa keluar kata, "Maafkan aku wahai Ramadhan. 

Kehadiranmu tak kusadari." Padahal, Ramadhan adalah momentum terbaik untuk memperbaiki diri. Allah SWT mewajibkan kaum beriman untuk berpuasa agar mereka dapat berubah jadi lebih baik. Tersirat dari makna surah al-Baqarah 183-186, setidaknya ada tiga kinerja kaum beriman yang dapat dicapai melalui puasa. 

Yaitu, menjadi orang yang bertakwa, hidup penuh rasa syukur, dan tetap setia dalam kebenaran. Ramadhan adalah bulan introspeksi. Saat tepat untuk mengevaluasi perjalanan hidup selama 11 bulan yang dijalani. Marilah kita mulai hal itu dengan sederet pertanyaan. 

Sudahkah kita beragama dengan baik dan benar? Baik dalam arti menjadikan agama sebagai jalan meniti kebaikan serta menabur kebajikan. Benar dalam arti tidak menyimpang dari sumber-sumber pokok ajaran agama. 

Atau kita menyelewengkan simbol agama untuk tujuan tak mulia? Sepanjang tahun, esensi agama—yakni memanusiakan manusia—mungkin sering kita lupakan. Maka, pada momen ini kita kembali bertanya pada diri sendiri. 

Apakah dalam menjalankan ajaran Islam, kita telah benar-benar dalam rangka menebarkan rahmat bagi alam semesta? Apakah kita telah dan akan terus berupaya melindungi dan menjaga harkat, derajat, dan martabat kemanusiaan sesama kita dalam beragama? 

Ataukah dalam berislam, kita justru telah merendahkan atau bahkan meniadakan sisi-sisi kemanusiaan kita sendiri. Jawaban atas pertanyaan itu akan menentukan sampai mana kita mampu kembali ke jati diri kemanusiaan yang suci. 

Sejauh mana kita mampu meneladani Sang Nabi, sosok paling manusiawi di muka bumi. Ramadhan kali ini kita memang perlu lebih banyak bertanya agar tak salah langkah dalam berpuasa. Puasa kita bakal sia-sia jika hanya menahan mulut dari makan dan minum semata. 

Puasa harus pula mencegah diri dari perbuatan maksiat dan perkataan hina. Sembari membersihkan diri, marilah kita hindari informasi hoaks, kebohongan, fitnah, caci maki, provokasi, dan sejenisnya yang dapat menodai kemuliaan bulan suci. 

Sebaliknya, marilah kita memperkuat iman disertai kesadaran tentang makna kemanusiaan. Marilah merajut kembali persaudaraan dan persahabatan agar sadar bahwa kita tidak sendirian hidup di dunia. 

Semoga dengan cara ini, dosa-dosa kita diampuni dan negeri ini diberkahi. Selamat bermuhasabah dan beribadah di bulan yang penuh maghfirah. Jangan sampai ketika ia telanjur pergi, kita lagi-lagi tak sanggup membendung kata, "Maafkan aku Ya Ramadhan". (JP-Oleh: Lukman Hakim Saifuddin)

Wagub Ajak ASN Pemrov Tingkatkan Keimanan

Jambipos Online, Jambi-Wakil Gubernur (Wagub) Jambi Dr Drs H Fachrori Umar M Hum mengajak para Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT. Ajakan tersebut disampaikan Wagub dalam Pengajian dan Yasinan Rutin dalam lingkup Sekretariat Daerah Provinsi Jambi dalam rangka Pembinaan Mental dan Spiritual, sesuai dengan program Pusat yaitu pembinaan dan Revolusi Mental, bertempat di halaman dalam Kantor Gubernur Jambi, Jumat (26/05/2017). 

Fachrori Umar juga mengajak para orang tua selalu memperhatikan perkembangan akhlak anak, supaya anak terus harus diarahkan pada ajaran agama. 

"Untuk Revolusi Mental, pembenahan dalam kehidupan, baik anak juga ASN sebagai pondasi dalam membangun perubahan," kata Fachrori Umar. 

Dia menghimbau seluruh umat Muslim disamping puasa dan shalat tarawih (saat bulan puasa), juga membaca Al-Qur’an. "Sebaiknya, disamping puasa dan mengajarkan tarawih, diusahakan setiap harinya membaca Al-Qur'an, agar kesempurnaan kita dapatkan selama bulan ramadhan ini," ujar Fachrori Umar. 

“Marilah kita jadikan momentum bulan ramadhan ini dengan mencari pahala sebanyak-banyaknya karena pada bulan ini semua perbuatan baik akan dilipatgandakan pahalanya, perbanyaklah membaca Al-Qur'an dan sholat lima waktu dengan tepat waktu, serta melakukan perbuatan-perbuatan baik dan menghindari perbuatan yang dimurkai oleh Allah SWT, akan membuat kita mendapatkan pahala yang amat sangat banyak dari Allah SWT," jelas Fachrori Umar. 

Disebutkan, bahwa puasa mendidik seseorang untuk memiliki mental dan karakter yang kuat, sehingga, dalam menjalankan rutinitas di bulan ramadhan, tetap dalam keadaan sehat dan bugar. Sementara Asisten III Sekda Provinsi Jambi, H Saifudin menyampaikan, dalam rangka peningkatan displin dan mental ASN perlu pembinaan yang pada tiap bulannya dilakukan pada akhir bulanya. 

“Kita mengadakan pengajian dan mendengarkan ceramah dan tauziah untuk pembinaan mental para ASN lingkup Pemprov Jambi. Melalui pendidikan agama, revolusi mental dapat tercipta dengan baik terutama dalam perkembangan mental para ASN di lingkup Pemprov Jambi dengan tujuan terciptanya kerja yang harmonis dan suasana yang penuh kekeluargaan," katanya. 

Dalam tauziah dan ceramah yang disampaikan Al-Ustadz Amir Muslim dikatakan, apabila akan menyambut tamu, akan berusaha menyiapkan penyambutan tamu tersebut dengan sebaik-baiknya, dengan memperindah pemandangan yang ada di rumah, mengumpulkan seluruh keluarga, dan menyiapkan berbagai macam hidangan. 

“Terlebih kalau tamu tersebut adalah tamu yang sangat kita hormati, maka persiapan yang kita lakukanpun akan semakin besar dan optimal. Beberapa hari lagi, tamu yang agung akan datang menghampiri kita yaitu Bulan Suci Ramadan. Kita sebagai orang beriman tidak boleh menyia-nyiakan musim ketaatan ini, karena Allah menyuruh kita untuk berlomba-lomba menyambut dan mengisinya. (JP-Humas)

Polda Jambi Musnahkan BB Narkoba 10, 850 Kg Sabu dan Miras

Penjabat Sekretaris Daerah (Pj. Sekda) Provinsi Jambi, Drs H Erwan Malik,MM, Kapolda Jambi Bridjen Pol Priyo Widyanto saat melakukan pemusnahan barang bukti narkoba berupa 10,850 Kg sabu, 1.193 butir ekstasi, 4,292 Kg ganja, dan 4.776 botol minuman keras (miras), yang berhasil diungkap anggota Ditresnarkoba selama beberapa bulan terakhir. Pemusnahan di halaman Mapolda Jambi, Jumat (26/5/2017) pagi. Foto Humas
Sekda: Pemprov Jambi Dukung dan Apresiasi Langkah Polda Jambi 

Jambipos Online, Jambi-Penjabat Sekretaris Daerah (Pj. Sekda) Provinsi Jambi, Drs H Erwan Malik,MM menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi sangat mendukung dan mengapresiasi langkah Polda Jambi Jambi dalam pemberantasan narkoba. Barang bukti yang dimusnahkan adalah 10,850 Kg sabu, 1.193 butir ekstasi, 4,292 Kg ganja, dan 4.776 botol minuman keras (miras), yang berhasil diungkap anggota Ditresnarkoba selama beberapa bulan terakhir. 

Hal itu dikemukakan oleh Erwan Malik dalam Pemusnahan Barang Bukti Narkotika dan Minuman Keras di halaman Mapolda Jambi, Jumat (26/5/2017) pagi. Barang bukti yang dimusnahkan adalah 10,850 Kg sabu, 1.193 butir ekstasi, 4,292 Kg ganja, dan 4.776 botol minuman keras (miras), yang berhasil diungkap anggota Ditresnarkoba selama beberapa bulan terakhir. 

Pemusnahan dilakukan langsung oleh Kapolda Jambi Bridjen Pol Priyo Widyanto disaksikan oleh Wakapolda Jambi, Perwakilan TNI, Kepala Ombusman Provinsi Jambi, perwakilan Pemerintah Kota Jambi, perwakilan Bea Cukai, perwakilan Kejaksaan, perwakilan dari Ormas, dan tokoh masyarakat. 

Pemusnahan narkoba dan miras dilakukan dengan dibakar dengan menggunakan drum-drum yang telah disiapkan, dan untuk sabu dan ekstasi dihacurkan dengan blender dan dilarutkan dengan menggunakan air yang dicampur dengan detergen dan cairan pembersih lantai kemudian dibuang ke saluran WC, sedangkan miras dihancurkan dengan menggunakan alat berat. 

Sekda menyampaikan, pemusnahan ini membuktikan kinerja yang sangat tinggi dari kepolisian dalam upaya memberantas peredaran narkoba di Provinsi Jambi. 

“Pemerintah Provinsi Jambi mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada kinerja Polda Jambi yang bisa menyelamatkan nyawa masyarakat Jambi kurang lebih 100 ribu jiwa. Dan Pemda sangat mensupport kinerja kepolisian untuk bersama-sama memberantas peredaran dan penyalahgunaan penggunaan narkotika di Provinsi Jambi,” ujar Sekda. 

Sementara itu, Kapolda Jambi Brigjen Pol Priyo Widyanto menyatakan bahwa saat ini berdasarkan survei media nasional pengguna narkotika diperkiran mencapai 4,1 juta orang mulai dari pengguna coba-coba, sudah teratur menggunakan, dan pemakai. 

“Indonesia saat ini menjadi target penjualan narkotika disebabkan karena harga jual di Indonesia lebih tinggi, sehingga para pengedar dapat meraih untung yang besar dan narkoba telah menyentuh segala lapisan masyarakat, segala usia dan profesi,” ujar Priyo Widyanto. 

Priyo Widyanto menambahkan, Provinsi Jambi merupakan jalur peredaran narkoba baik jalur darat, udara, maupun air. 

“Untuk itu diperlukan strategi mengatasi peredarannya baik dengan strategi pencegahan, sampai pada tindakan hukum. Dalam upaya ini dibutuhkan kerjasama dengan berbagai pihak, terutama bantuan masyarakat untuk melaporkan jika ada terjadi penyalahgunaan narkoba,”ujar Priyo Widyanto. (JP-Humas)



Penjabat Sekretaris Daerah (Pj. Sekda) Provinsi Jambi, Drs H Erwan Malik,MM, Kapolda Jambi Bridjen Pol Priyo Widyanto saat melakukan pemusnahan barang bukti narkoba berupa 10,850 Kg sabu, 1.193 butir ekstasi, 4,292 Kg ganja, dan 4.776 botol minuman keras (miras), yang berhasil diungkap anggota Ditresnarkoba selama beberapa bulan terakhir. Pemusnahan di halaman Mapolda Jambi, Jumat (26/5/2017) pagi. Foto Humas



Pemusnahan Barang Bukti Narkotika dan Minuman Keras di halaman Mapolda Jambi, Jumat (26/5/2017) pagi.

Penjabat Sekretaris Daerah (Pj. Sekda) Provinsi Jambi, Drs H Erwan Malik,MM, Kapolda Jambi Bridjen Pol Priyo Widyanto saat melakukan pemusnahan barang bukti narkoba berupa 10,850 Kg sabu, 1.193 butir ekstasi, 4,292 Kg ganja, dan 4.776 botol minuman keras (miras), yang berhasil diungkap anggota Ditresnarkoba selama beberapa bulan terakhir. Pemusnahan di halaman Mapolda Jambi, Jumat (26/5/2017) pagi. Foto Humas

Penjabat Sekretaris Daerah (Pj. Sekda) Provinsi Jambi, Drs H Erwan Malik,MM, Kapolda Jambi Bridjen Pol Priyo Widyanto saat melakukan pemusnahan barang bukti narkoba berupa 10,850 Kg sabu, 1.193 butir ekstasi, 4,292 Kg ganja, dan 4.776 botol minuman keras (miras), yang berhasil diungkap anggota Ditresnarkoba selama beberapa bulan terakhir. Pemusnahan di halaman Mapolda Jambi, Jumat (26/5/2017) pagi. Foto Humas

Penjabat Sekretaris Daerah (Pj. Sekda) Provinsi Jambi, Drs H Erwan Malik,MM, Kapolda Jambi Bridjen Pol Priyo Widyanto saat melakukan pemusnahan barang bukti narkoba berupa 10,850 Kg sabu, 1.193 butir ekstasi, 4,292 Kg ganja, dan 4.776 botol minuman keras (miras), yang berhasil diungkap anggota Ditresnarkoba selama beberapa bulan terakhir. Pemusnahan di halaman Mapolda Jambi, Jumat (26/5/2017) pagi. Foto Humas

Barang bukti yang dimusnahkan adalah 10,850 Kg sabu, 1.193 butir ekstasi, 4,292 Kg ganja, dan 4.776 botol minuman keras (miras), yang berhasil diungkap anggota Ditresnarkoba selama beberapa bulan terakhir.

Penjabat Sekretaris Daerah (Pj. Sekda) Provinsi Jambi, Drs H Erwan Malik,MM, Kapolda Jambi Bridjen Pol Priyo Widyanto saat melakukan pemusnahan barang bukti narkoba berupa 10,850 Kg sabu, 1.193 butir ekstasi, 4,292 Kg ganja, dan 4.776 botol minuman keras (miras), yang berhasil diungkap anggota Ditresnarkoba selama beberapa bulan terakhir. Pemusnahan di halaman Mapolda Jambi, Jumat (26/5/2017) pagi. Foto Humas

Barang bukti yang dimusnahkan adalah 10,850 Kg sabu, 1.193 butir ekstasi, 4,292 Kg ganja, dan 4.776 botol minuman keras (miras), yang berhasil diungkap anggota Ditresnarkoba selama beberapa bulan terakhir.

Sekda Prov Jambi Erwan Malik disaksikan Kapolda Jambi saat menandatangani surat Pemusnahan Barang Bukti Narkotika dan Minuman Keras di halaman Mapolda Jambi, Jumat (26/5/2017) pagi.Foto Humas.

Berita Lainnya

Mengucapkan

Mengucapkan
KLIK Gambar

Jambi: Niat Bangun Stadion Internasional Belum Ada

Jambi: Niat Bangun Stadion Internasional Belum Ada
Klik Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Jambi Punya Orang Kate Seperti Mante Aceh

Jambi Punya Orang Kate Seperti Mante Aceh
Klik Gambar Untuk Selengkapnya

Kasus PNS "Siluman" Kantor Gubernur Jambi Terungkap

Kasus PNS "Siluman" Kantor Gubernur Jambi Terungkap
Berita Selengkapnya Klik Gambar

Olahraga di Jambi Makin Merosot?

Olahraga di Jambi Makin Merosot?
Catatan Ringan: KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Total Pembaca

RUANG IKLAN

RUANG IKLAN
Bahan Iklan Krim Ke Email: redaksijambipos@gmail.com (Harga Nego Selera Konsumen)

Merawat Koruptor Sebagai Penghasilan Sampingan

Merawat Koruptor Sebagai Penghasilan Sampingan
KLIK GAMBAR UNTUK NEWS SELENGKAPNYA

.

.
KLIK Benner Untuk Info SOKSI

.

.
.

.

.
Portal Berita Khusus Berita Wisata Provinsi Jambi. KLIK BENNER
 
Support : Redaksi Jambipos Online | KONTAK KAMI | Pedoman Media
Copyright © 1998. Jambipos Online - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Publiser/Admin Jambipos Online
Proudly powered by Jambipos