Berita Terbaru

Catatan Khusus HUT Ke 63 Provinsi Jambi

Catatan Khusus HUT Ke 63 Provinsi Jambi
Gubernur Jambi Fachrori Komitmen Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi Masyarakat. (SELENGKAPNYA KLIK GAMBAR)

Kami Hadir Dengan Wajah dan Semangat Baru

Kami Hadir Dengan Wajah dan Semangat Baru
KLIK Benner Versi Baru di www.jambipos.id (BETA)

Saksikan

INDEKS BERITA TERBARU

Ditolak RSIA Anissa Jambi, Seorang Ibu Melahirkan Dalam Taksi Online

Written By jambipos-online on Sabtu, 18 Januari 2020 | 09:29

ILUSTRASI-BAYI LAHIR DI TAKSI ONLINE
Jambipos, Jambi-Disebut ditolak dari Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Anissa Kota Jambi karena peserta pemegang Kartu Indonesia Sehat (KIS), seorang ibu muda melahirkan di dalam taksi online (Grabcar) tanpa pendamping. Kemudian supir taksi online itu dengan rasa panic membawa si ibu tadi ke Rumah Sakit Mitra Hospital di Kotabaru, Kota Jambi.

Informasi seorang ibu ini melahirkan dalam mobil taksi online ini terungkap saat Penulis didampingi istri menumpang taksi online yang dikemudikan Mukmin Bin Siam dengan mobil plat BH 1126 MF, Jumat (17/1/2020) pagi. 

Penulis didampingi istri hendak menuju Kantor Gubernur Jambi untuk menghadiri acara Silaturahmi Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi Jambi bersama Rekan Media Pemerintahan Provinsi Jambi di Kantin Ruang Pola Kantor Gubernur Jambi, Jumat (17/1/2020) pagi. 

Penulis menggunakan taksi online dan harus didampingi istri karena belum bisa berjalan normal dan harus pakai tongkat pasca jatuh dari motor pada 1 Oktober 2019 lalu.

Dalam perjalanan, Mukmin Bin Siam menayakan tempat tujuan dan profesi Penulis. “Mau ke Kantor Gubernur ya om, apa profesinya om,” tanya Mukmin Bin Siam sembari melaju menuju tujuan.

“Saya wartawan Jambipos pak. Media online. Ke kantor gubernur ada pertemuan silaturahmi dengan Kabiro Humas Provinsi Jambi dan jajarannya pak,” sahut saya santai.

Lalu Mukmin Bin Siam menceritakan pengalamannya saat penumpangnya seorang ibu muda dari RS IA Anissa Kota Jambi yang beralamat di Jalan Kabia No.04, Kebun Handil, Kecamatan Jelutung, Kota Jambi, Provinsi Jambi hendak menuju Rumah Sakit Daerah Abdul Manap Kota Jambi di Mayang Kota Jambi, Kamis (16/1/2020). Diketahui RSIA Anissa Kota Jambi merupakan milik Wakil Wali Kota Jambi dr Maulana M Kes.

“Kemarin saya bawa penumpang seorang ibu hamil dari RS Anissa hendak menuju RSD Abdul Manap Jambi. Ibu itu sendirian dan hendak melahirkan, tapi ditolak dari RSIA Annisa dengan alasan pemegang KIS. Pihak RSIA Anissa merujuk ibu ke RSD Abdul Manap,” ujar Mukmin Bin Siam. 

“Tapi saat tiba di seputaran Tugu Keris Siginjai Kotabaru Jambi, saya mencium bau tak sedap dalam mobil saya. Saya kemudian menghentikan laju mobil dan melihat darah sudah berceceran dibangku. Saya panik dan kemudian saya bawa ke RS Mitra Hospital yang jaraknya hanya 100 meter dari Tugu Keris Siginjai. Tiba di depan RS Mitra Hospital, bayi ibu itu telah lahir di dalam mobil dan pihak medis RS Mitra Hospital langsung menangani ibu dan bayi tersebut,” cerita Mukmin Bin Siam.

Mukmin Bin Siam juga mengatakan, kalau ibu melahirkan itu sempat memberikan nomor telepon gemgam suaminya. Namun saat dihubungi Mukmin, pria yang menyapa diujung telepon mengaku tak kenal dengan ibu yang disebutkan Mukmin tadi. 

“Ibu itu sempat menayakan tentang peserta BPJS saat hendak dibawa ke RS Mitra Hospital. Tapi saya sudah panik dan langsung saya bawa saja ke RS Mitra Hospital yang terdekat. Saya juga diberikan nomor kontak suaminya, namun saat saya telepon, pria yang saya hubungi itu mengaku tak mengenal ibu yang melahirkan itu,” ujar Mukmin. 

“Tampaknya ibu yang melahirkan itu tampak dalam keadaan kurang harmonis dalam rumah tangga. Pasalnya saat saya jemput di RSIB Annissa tak ada yang mendampingi. Semoga ibu dan anaknya itu sehat-sehat dan bisa kembali rukun bersama keluarga,” kata Mukmin.

Usai mengantas ibu melahirkan itu, Mukmin langsung membawa mobilnya ke salon untuk dibersihkan karena bau tak sedap akibat pendarahan ibu yang melahirkan dalam mobilnya itu.

Hingga berita ini diturunkan, Jambipos masih berupaya untuk mengkonfirmasi ke pihak Managemen RSIA Anissa Jambi, soal alasan penolakan seorang ibu hamil dan merujuknya ke RSD Abdul Manap Jambi dan ditengah jalan melahirkan dalam taksi online milik Mukmin Bin Siam. (JP-Asenk Lee)

OPD Diminta Patuhi UU Nomor 14 Keterbukaan Informasi Publik (KIP)

Written By jambipos-online on Jumat, 17 Januari 2020 | 16:07

Kabiro Humas Johansyah (tengah) didampingi Kabag Pemberitaan dan Publikasi Sabri Yanto (kiri) dan Kabag Pelayanan Media dan Dokumentasi Amirzan pada Silaturahmi Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi Jambi bersama Rekan Media Pemerintahan Provinsi Jambi di Kantin Ruang Pola Kantor Gubernur Jambi, Jumat (17/1/2019) pagi. (Foto Asenk Lee Saragih)

Jambipos, Jambi- Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi Jambi Johansyah meminta seluruh Pejabat Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dilingkungan Setda Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi untuk mematuhi UU Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik (KIP). Permintaan konfirmasi berita oleh wartawan agar dilayani dengan baik sesuai dengan data yang benar.

Permintaan Johansyah itu mengemuka pada acara Silaturahmi Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi Jambi bersama Rekan Media Pemerintahan Provinsi Jambi di Kantin Ruang Pola Kantor Gubernur Jambi, Jumat (17/1/2019) pagi, menyusul adanya keluhan dari wartawan terkait adanya OPD Pemprov Jambi terkesan tertutup dan tidak mau memberikan informasi publik kepada wartawan yang mengkonfirmasi berita. 


Menurut Johansyah, jika masih ada OPD yang terkesan tertutup dengan wartawan saat dikonfirmasi, hal itu salah dan keliru. Terkait dengan informasi publik yang perlu dipublikasikan secara luas, harus dipatuhi pejabat OPD.

“Kami sudah beberapa kali menyurati OPD di lingkup Pemprov Jambi dengan mengirimkan data nama-nama bahkan nomor telepon wartawan yang meliput sehingga tidak ada lagi kesan yang ditutupi. Tapi masih banyak wartawan mengadu kurangnya keterbukaan informasi publik di OPD tertentu,” katanya.

Kabiro Humas Johansyah juga mendesak OPD lingkup Setda Provinsi Jambi agar meningkatkan keterbukaan informasi publik guna mendukung Humas Provinsi Jambi dalam menyebarluaskan informasi kegiatan Pemprov Jambi, khususnya program-program Pemprov Jambi.

“Saya minta OPD itu dapat mendukung Humas Provinsi Jambi. Misalnya soal pelantikan pejabat eselon III dan IV serta pejabat fungsional sebanyak 332 orang pada 7 Januari 2020 lalu. Hingga saat inipun kami tidak mendapatkan data nama-nama pejabat yang dilantik,” terangnya.

Johansyah juga menegaskan, Humas Provinsi Jambi segera menyurati Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Jambi jangan sampai data-data penting itu menjadi penghambat bagi rekan-rekan wartawan  untuk menyampaikannya kepada masyarakat.

Pada acara Silaturahmi Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi Jambi bersama Rekan Media Pemerintahan Provinsi Jambi ini, juga sekaligus perkenalkan pejabat baru yakni Kabag Pemberitaan dan Publikasi Sabri Yanto, Kabag Pelayanan Media dan Dokumentasi Amirzan, Kasubag Pelayanan Media Cetak dan Elektronik (PMCE) Humas Provinsi Jambi Willy Sanu Ermana.(JP-Asenk Lee Saragih)

Kabiro Humas Ajak Wartawan Perjuangkan Anggaran di DPRD Provinsi Jambi

Anggaran Humas Dipangkas Rp 5,8 Miliar Tahun 2020
Kabiro Humas Johansyah (tengah) didampingi Kabag Pemberitaan dan Publikasi Sabri Yanto (kiri) dan Kabag Pelayanan Media dan Dokumentasi Amirzan pada Silaturahmi Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi Jambi bersama Rekan Media Pemerintahan Provinsi Jambi di Kantin Ruang Pola Kantor Gubernur Jambi, Jumat (17/1/2019) pagi. (Foto Asenk Lee Saragih)
Jambipos, Jambi-Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi Jambi Johansyah mengajak wartawan yang bermitra dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi untuk ikut berjuang dalam memperjuangkan anggaran Biro Humas Setda Provinsi Jambi di DPRD Provinsi Jambi. Pasalnya Tahun 2020 ini Anggaran Biro Humas Provinsi Jambi untuk kerjasama media dipangkas DPRD Provinsi Jambi hingga Rp 5,8 Miliar. 

Anggaran kerjasama media untuk publikasi program pembangunan di Biro Humas Setda Provinsi Jambi Tahun 2020 ini jauh berkurang yakni hanya Rp 1,6 Miliar untuk media cetak dan online (siber) dan Rp 700 Juta untuk media televisi dan radio. Anggaran itu jauh berkurang dari tahun ketahun. 

Demikian diungkapkan Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi Jambi Johansyah pada acara Silaturahmi Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi Jambi bersama Rekan Media Pemerintahan Provinsi Jambi di Kantin Ruang Pola Kantor Gubernur Jambi, Jumat (17/1/2019) pagi. 

Baca Juga: OPD Diminta Patuhi UU Nomor 14 Keterbukaan Informasi Publik (KIP)

Silaturahmi yang dihadiri puluhan wartawan media cetak, siber, televisi, radio dan staf Humas Provinsi Jambi itu juga dalam perkenalan jabatan baru bagi Sabri Yanto, Amirzan, Willy di Humas Provinsi Jambi.

Perkenalkan Kabag Pemberitaan dan Publikasi Sabri Yanto pengganti Junaidi yang dimutasi ke Diskominfo Provinsi Jambi, Amirzan sebelumnya menjabat sebagai Kasubag Pelayanan Media Cetak dan Elektronik (PMCE) Humas Provinsi Jambi mendapat promosi menjadi Kabag Pelayanan Media dan Dokumentasi mengantikan Ade Yudha.

Sedangkan Kasubag PMCE diisi oleh Willy Sanu Ermana yang sebelumnya staf di Humas Provinsi Jambi. Sementara Ade Yudha pindah ke Biro Hukum Setda Provinsi Jambi. Jabatan baru kepada empat nama itu resmi sejak pelantikan pada 7 Januari 2020 lalu bersama dengan pelantikan pejabat eselon III dan IV serta pejabat fungsional sebanyak 332 orang.

“Saya sudah berjuang keras memperjuangkan anggaran untuk kerjasama media di Bappeda Provinsi Jambi. Bahkan sampai tunjuk-tunjukan, adu jotos aja yang belum. Namun saat di dewan kami tak berdaya. Rekan wartawanpun minim dalam memperjuangkan di dewan. Saya berharap untuk APBD Perubahan 2020, rekan-rekan wartawan ikut berjuang di DPRD Provinsi Jambi,” kata Johansyah dalam acara dialog. 

Kemudian Radesman Saragih, Bainal, Hermanto, wartawan media cetak mengeluhkan soal minimnya langganan Koran yang hanya 3 eksamplar setia harinya. “Kalau hanya tiga eksamplar sehari, ongkosnya kirim dari Jakarta kurang pak Karo,” ujar Radesman Saragih, wartawan Suarapembaruan di Jambi.

“Untuk langganan 3 eks itu kami tawarkan sampai bulan Juli 2020, namun untuk selanjutnya kita berjuang di DPRD Provinsi Jambi pada APBD Perubahan agar bisa ditambah untuk bulan selanjutnya,” tambah Hermanto.

Menyikapi dipangkasnya anggaran kerjasama media di tahun Politik 2020, Radesman Saragih menyarankan Biro Humas Provinsi Jambi mengadakan Focus Group Diskusi (FGD) dengan Anggota DPRD Provinsi Jambi dengan mengundang wartawan. 

“Hal ini penting sehingga Anggota DPRD Provinsi Jambi paham soal pentingnya pemberitaan program pembangunan pemerintah lewat media. Sebab media merupakan sumber terpercaya dalam menyampaikan program pemerintah kepada masyarakat luas,” ujar Radesman Saragih.

Menanggapi usulan itu, Sabri Yanto langsung menampung usulan itu dan segera akan melakukan FGD  dengan DPRD Provinsi Jambi di Gedung DPRD Provinsi Jambi. Dia juga mengatakan akan mengundang seluruh wartawan mitra Pemerintah Provinsi Jambi.

Sementara Johansyah menambahkan, agar pola kerjasama antara media dengan Pemprov Jambi dapat terus ditingkatkan ditengah berkurangnya anggaran. 

“Kerjasama harus saling menguntungkan. Kita tidak melarang wartawan untuk menulis berita menyangkut Pemprov Jambi, namun harus didukung dengan data yang akurat dan ada konfirmasi dengan pejabat terkait. Memasuki tahun Politik 2020, kita juga butuh kehati-hatian dalam hal pemberitaan. Saya butuh dukungan bagaimana untuk publikasi di media masing-masing,” terangnya.

Sementara Kasubag Pemberitaan Penyaringan dan Penyajian Informasi (PPPI) Provinsi Jambi Mustar Hutapea juga menambahkan bahwa anggaran Biro Humas dan Protokol berkurang Rp5,8 Miliar.

“Kita juga berharap agar mitra kerjasama dengan Pemprov Jambi tetap ditingkatkan meski anggaran berkurang, namun kami juga meminta media menyikapi bersama pengurangan anggaran ini,” katanya.(JP-Asenk Lee Saragih) 








Kabiro Humas Johansyah (tengah) didampingi Kabag Pemberitaan dan Publikasi Sabri Yanto (kiri) dan Kabag Pelayanan Media dan Dokumentasi Amirzan pada Silaturahmi Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi Jambi bersama Rekan Media Pemerintahan Provinsi Jambi di Kantin Ruang Pola Kantor Gubernur Jambi, Jumat (17/1/2019) pagi. 

Ivan Wirata Pimpin RAT Koperasi Tirta Marga Cipta

Written By jambipos-online on Kamis, 16 Januari 2020 | 11:23

Ivan Wirata Pimpin RAT Koperasi Tirta Marga Cipta.
Jambipos, Jambi-Anggota Komisi III DPRD Provinsi Jambi yang juga mantan Kadis PUPR Provinsi Jambi H Ivan Wirata SE MM MT memimpin Rapat Anggota Tahunan (RAT) Koperasi Tirta Marga Cipta di Ruang Sapta Taruna Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat (PUPR) Provinsi Jambi, Kamis (16/1/2020). 

Sebagai Ketua Koperasi Tirta Marga Cipta, Ivan Wirata memberikan sambutan dalam agenda RAT tahun buku 2019 sekaligus bersilaturahmi.


"Saya bersilaturahmi dengan sahabat-sahabat beserta staf - staf saya dulu. Semoga cita-cita besar kita semua bisa terwujud, yaitu mempunyai minimarket sendiri, yang insya Allah akan kita beri nama "KOPMART ". Semoga di tahun selanjutnya akan diijabah oleh Allah SWT....amiin," ujar Ivan Wirata. (JP-Asenk Lee)

Ribuan Kilometer Jalan di Kabupaten Merangin Rusak Berat

Seperti kondisi jalan Lintas Sumatera menuju Kelurahan Pasar Pamenan, Kecamatan Pamenang, Kabupaten Merangin, Provinsi Jambi kondisinya rusak berat. Jalan rusak kurang lebih 1 kilometer ini sudah bertahun tahun tak ada perbaikan.(Foto Yahya)
Jambipos, Merangin-Ribuan kilometer jalan di Kabupaten rusak berat. Hingga kini Pemerintah Kabupaten Merangin kewalahan dalam membenahi jalan desa, kabupaten karena minimnya anggaran. Pemerintah Provinsi Jambi juga diminta untuk ikut membantu perbaikan jalan di Kabupaten Merangin.

Seperti kondisi jalan Lintas Sumatera menuju Kelurahan Pasar Pamenan, Kecamatan Pamenang, Kabupaten Merangin, Provinsi Jambi kondisinya rusak berat. Jalan rusak kurang lebih 1 kilometer ini sudah bertahun tahun tak ada perbaikan.

FH Sianturi, warga Pamenang, Kabupaten Merangin kepada Jambipos, Kamis (16/1/2020) mengatakan, jalan lintas Sumatera di Kecamatan Pamenang kondisinya sudah rusak selama bertahun-tahun.  

“Jalan dari lintas menuju Pasar Pamenag dari Pasar menuju jalan Lintas Sumatera, melalui Kantor Puskesmas  rusak, seperti kubangan kerbau. Pada tahun lalu ada pengerasan tapi dikerjadam asal jadi. Dana ratusan juta banyak masuk ke kantong pribadi pemborong,” ujar FH Sianturi. 

“Kami masyarakat Pamenang mengharapkan kepada Bapak Bupati Merangin Al Haris jangan dikasih dengan pemborong yang nakal. Kerena asal pekerjaan jalan Pasar Pamenang orang itulah yang mengerjakan tolong kasih kepada orang yang bertanggung jawab,” ujarnya.

Menariknya, kata FH Sianturi, sangat kesal dengan Pemkab Merangin, seperti Dinas PUPR Merangin  kurang memperhatikan jalan  di Kelurahan Pamenang. Padahal Pasar Pamenang sudah layak jadi jalan kabupan,” ujarnya.

Disebutkan, Kecamatan Pamenang  sudah  4 Kecamatan yakni Kecamatan Pamenang Barat, Pamenag Selatan, Kecamatan Renah Pamenang, Kecamatan Pamenang Induk. Pamenang Induk jumlah desa 14 desa. 

“Saya harapkan Pemerintah Kabupaten Merangin memperhatikan kondisi jalan sentra perkebunan, pertanian, akses ekonomi, jalan lingkungan yang kini masih banyak yang rusak. Kita minta Bupati Merangin Al Haris fokus untuk membenahi Kabupaten Merangin seperti janjinya saat kampanye untuk periode kedua. Bukan “sibuk” terus untuk bersosialisasi dalam suksesi Pilgub Jambi September 2020 mendatang,” tegas FH Sianturi yang juga aktivis ini. 

Sementara pengamatan Jambipos, sejumlah jalan kabupaten, jalan desa, jalan lingukungan banyak yang mengalami rusak parah. Seperti di Kecamatan Pamenang, Kecamatan Tabir Ulu dan Kecamatan Tabir Selatan Kabupaten Merangin.
Seperti kondisi jalan Lintas Sumatera menuju Kelurahan Pasar Pamenan, Kecamatan Pamenang, Kabupaten Merangin, Provinsi Jambi kondisinya rusak berat. Jalan rusak kurang lebih 1 kilometer ini sudah bertahun tahun tak ada perbaikan.(Foto Yahya)
Dari penelusuran Jambipos, saat melintasi jalan di Kabupaten Merangin sakit pinggang dan perut terguncang-guncang. Seperti saat melintasi Desa Bungo Antoi Kecamatan Tabir Selatan Kabupaten Merangin.

Dari Desa Bungo Antoi dilanjutkan ke Desa Rantau Ngarau Kecamatan Tabir Ulu Kabupaten Merangin. Kondisi jalan kabupaten dari Desa Bungo Antoi Kecamatan Tabir Selatan ke Desa Rantau Ngarau Kecamatan Tabir Ulu Kabupaten Merangin sungguh memprihatinkan. Kondisinya banyak berlobang dan terkelupas tanpa aspal. 

Kondisi ini sudah lama dan sudah menjadi keseharian masyarakat setempat. Kondisi jalan kabupaten di Merangin sungguh memprihatinkan. Warga mengeluh dan terus meminta bantuan kepada Pemerintah Provinsi Jambi. 

Perbaikan jalan kabupaten di Merangin mumbutuhkan dana yang tidak sedikit. Kalau hanya mengandalkan APBD Merangin, dinyakini tidak akan sanggup. 

“Sekitar 80 persen keluhan masyarakat di seluruh kabupaten di Provinsi Jambi adalah soal jalan. Ini tentunya menjadi perhatian serius pemerintah. Anggaran Pemprov Jambi untuk menangani jalan di Provinsi Jambi sungguh terbatas. Sehingga perbaikan dilakukan secara bertahap dan secara merata di seluruh kabupaten,” ujar Gubernur Jambi H Fachrori Umar  dihadapan masyarakat saat kunjungan kerja di Merangin belum lama ini.

Fachrori juga mengajak kepala daerah untuk bersinergi dan berbagi anggaran untuk mengatasi kerusakan jalan kabupaten di Merangin.

“Saya harapkan Bupati untuk dapat bersinergi dan saling bahu membahu membangun jalan-jalan yang rusak ini secara bertahap. Para bupati juga kita harapkan untuk bisa melibatkan perusahaan-perusahaan untuk berkontribusi dalam pembangunan jalan di daerah,” katanya. 

Sepanjang 1032 KM

Sejak tahun 2015 lalu, sepanjang 1032 Kilometer (Km) jalan di Kabupaten Merangin dalam kondisi rusak. Terbatasnya Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Pemkab Merangin membuat perbaikan jalan setiap tahunnya kurang maksimal.
Kondisi Jalan Desa di Kabupaten Merangin.
Dari data di Dinas PUPR Kabupaten Merangin, sepanjang 1032 km itu kondisinya ada yang rusak ringan dan rusak berat. Itu data kondisi jalan sejak akhir 2015. Tapi setiap tahun ada peningkatan perbaikan, namun belum signifikan. 

Rinciannya, rusak sedang 388,82 km, sedangkan rusak berat sepanjang 643,74 km. Di tahun 2014 jalan kabupaten dalam kondisi baik sepanjang 233,05 km, di tahun 2015 meningkat menjadi 316,3 km. Namun data terakhir hingga awal 2020, Dinas PUPR Merangin belum memilikinya.

Bidang Bina Marga PUPR Merangin setiap tahun hanya mendapat kucuran dana Rp 90 miliar untuk perbaikan jalan. Dengan dana sebesar itu, Dinas PUPR Merangin memprioritaskan perbaikan jalan berdasarkan potensi perkembangan ekonomi masyarakat, seperti jalan yang menunjang pertanian dan perkebunan.(JP-Yah/Lee)

Fachrori : Supervisi BPKP Tingkatkan Kualitas Tata Kelola Pemerintah

Written By jambipos-online on Rabu, 15 Januari 2020 | 17:04

Gubernur Jambi Dr.Drs.H.Fachrori Umar,M.Hum pimpin Pengukuhan dan Serah Terima Jabatan Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Jambi, Rudy Mahani Harahap menggantikan Alexander Rubi Satyoardi,SE,ME, bertempat di Ruang Pola Kantor Gubernur Jambi, Rabu (15/1/2020). (Humas)
Jambipos, Jambi-Gubernur Jambi Dr.Drs.H.Fachrori Umar,M.Hum pimpin Pengukuhan dan Serah Terima Jabatan Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Jambi, Rudy Mahani Harahap menggantikan Alexander Rubi Satyoardi,SE,ME, bertempat di Ruang Pola Kantor Gubernur Jambi, Rabu (15/1/2020). 

Acara ini juga dihadiri oleh para Kepala Daerah Kabupaten/Kota, jajaran Forkopimda, Kepala instansi vertikal, pejabat struktural di lingkungan Pemerintah Provinsi Jambi serta pejabat struktural dan fungsional auditor dari Perwakilan BPKP Provinsi Jambi. Hadir pula Direktur Politik dan Penegakan Hukum BPKP Arif Ardiyanto mewakili Kepala BPKP RI.

Fachrori mengemukakan bahwa supervisi yang dilakukan BPKP sangat mermanfaat meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan, terutama akuntabilitas pemerintahan.

Dia mengatakan, Pemprov Jambi bersama Kabupaten/Kota sudah mempunyai hubungan sangat baik dengan BPKP dalam penyelesaian permasalahan terkait dengan sistem keuangan, pengawasan selalu berkoordinasi dengan BPKP.

"Berbicara tentang peningkatan tata kelola pemerintahan, kita semua mengetahui bahwa hal ini merupakan hal yang ingin diwujudkan oleh Pemerintah Provinsi Jambi dan tercantum dalam misi pertama RPJMD Provinsi Jambi tahun 2016 – 2021," katanya.

Disebutkan, Pemprov Jambi berusaha meningkatkan kualitas aspek tata kelola tersebut mulai dari aspek transparansi, partisipasi, akuntabilitas maupun aspek koordinasi. 

"BPKP perwakilan Provinsi Jambi yang telah memberikan bimbingan dan supervisi kepada kami, sehingga akhir tahun lalu Pemerintah Provinsi Jambi dapat meningkatkan maturitas SPIP dan kapabilitas APIP Provinsi Jambi dari kevel 2 menjadi level 3. Kami berharap maturitas SPIP dan kapabilitas APIP Provinsi Jambi dapat terus meningkat di masa-masa yang akan datang,” ujar Fachrori.

Fachrori mengungkapkan, permasalahan yang masih ditemukan berkaitan dengan tata kelola pemerintahan khususnya di Jambi lebih disebabkan oleh lemahnya Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) yang belum optimal, penyimpangan administrasi, dan ketidakefisienan. 

“Tentu saja hal ini membutuhkan bimbingan dan supervisi dari BPKP Provinsi Jambi. Untuk itu, melalui Kepala Perwakilan BPKP Jambi yang baru, kami sangat berharap kerjasama yang telah terjalin baik selama ini dapat terus berlanjut dan ditingkatkan,” kata Fachrori.

Direktur Politik dan Penegakan Hukum BPKP RI Arif Ardiyanto dalam sesi wawancara menyatakan bahwa selain pencapaian opini laporan keuangan Wajar Tanpa Pengecualian, akuntabilitas pemerintah baik di pusat maupun di daerah digambarkan juga dengan pencapaian 2 (dua) pilar yaitu maturitas SPIP dan kapabilitas APIP yang diharapkan dapat mencapai level 3, dalam artian membangun budaya yang concern terhadap pengendalian dan manajemen risiko, sehingga seluruh proses penyelenggaraan pemerintahan dan pengelolaan keuangan dapat terjaga dengan baik.

“Salah satu program BPKP dalam menjaga stabilitas sistem pemerintahan adalah untuk mengawal akuntabilitas program pembangunan nasional termasuk Proyek Strategis Nasional. Selain itu juga berkontribusi untuk meningkatkan ruang fiskal baik di daerah maupun di tingkat pusat," katanya. 

"Apa yang ditugaskan BPKP di sini sudah cukup baik. BPKP melaksanakan tugasnya bagaimana pembangunan di daerah harus selaras dengan pemerintah pusat, juga mengawal program pemerintahan pusat di daerah. BPKP bekerja lintas sektoral, ada BPK, Inspektorat. BPKP juga menerapkan sistem manajemen resiko dan jika terjadi penyimpangan bisa terdekteksi, manajemen resiko juga diterapkan yaitu bagaimana mendorong identifikasi sumber masalah di daerah, apa yang akan terjadi. Jika kita bicara cegah korupsi jangan kalau sudah kena OTT, karena sudah kita perbaiki sehigga kepala daerah dapat bekerja dengan nyaman,” ujar Arif.  

Arif menyatakan, maturitas SPIP dan kapabilitas APIP Provinsi Jambi saat ini telah mencapai level 3, sebagai bukti pengendalian satuan kerja telah terdokumentasikan dengan baik, artinya mulai dari perencanaan, pelaporan, SDM dan pertanggungjawaban sudah baik. 

"Dengan terlaksananya implementasi tingkat maturitas level 3 ini, maka akan meningkatkan tata kelola pemerintahan daerah yang dilaksanakan dengan efektif dan bersih, dimana laporan keuangan dan aset dapat dipertanggungjawabkan dan diamankan serta ketaatan pada perundang-undangan,” jelas Arif.

Arif menegaskan, seluruh stake holder (pemangku kepentingan) harus bekerja bersama karena jika secara sistem sudah bagus, perangkat dibawahnya juga harus memiliki komitmen yang sama. 

“Saya rasa gubernur juga memiliki komitmen luar biasa, tetapi bagaimana gubernur juga mendorong komitmen yang ada di bawahnya, kita secara bersama bukan hanya kepala daerah tapi seluruh perangkat, termasuk masyarakat. Jika ini semua sudah jalan, maka pelayanan publik akan meningkat,” ungkap Arif.(JP-Hms/Lee) 




Elviana: Transfer Dana Desa Tanpa Rekening Daerah

Ketua Komite IV (Bidang Keuangan dan Perbankan) Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Dra Hj Elviana MSi (kiri) dengan Menteri Keuangan RI Sri Mulyani Indrawati (kanan) pada Rapat Kerja (Raker) Komite IV DPD RI dengan Menteri Keuangan RI Sri Mulyani Indrawati, di Jakarta, Selasa (14/1/2019).(Istimewa)
Jambipos, Jakarta-Kementerian Keuangan (Kemenkeu) RI akan melakukan transfer dana desa dari kas negera langsung ke kas desa. Namun sistem transfer dana desa tersebut dibagi dalam tiga tahap. Tahap pertama 40 persen, tahap kedua 40 persen dan tahap ketiga 20 persen. Dana desa ini tak lagi melalui kas rekening daerah karena dinilai tidak efisian dan kerap mengendap di rekening daerah.

Hal itu dijelaskan Ketua Komite IV (Bidang Keuangan dan Perbankan) Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Dra Hj Elviana MSi kepada Jambipos usai memimpin Rapat Kerja (Raker) Komite IV DPD RI dengan Menteri Keuangan RI Sri Mulyani Indrawati, di Jakarta, Selasa (14/1/2019).

Menkeu RI Sri Mulyani pada Raker ini didampingi Dirjen Anggaran Askolani, Dirjen Perimbangan Astera Primanto Bhakti dan para Direktur di Kemenkeu RI. 
Rapat yang dipimpin Ketua Komite IV (Bidang Keuangan dan Perbankan) Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Dra Hj Elviana MSi (Senator Jambi) ini menghasilkan 6 keputusan politik yang mengikat kedua lembaga.
Menurut Elviana, Raker tersebut membahas tentang transfer dana ke daerah serta peruntukannya dan dana desa. Kemenkeu RI merespon laporan hasil reses yang disampaikan oleh Anggota Komisi IV DPD RI.

Rapat yang dipimpin Ketua Komite IV (Bidang Keuangan dan Perbankan) Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Dra Hj Elviana MSi (Senator Jambi) ini menghasilkan 6 keputusan politik yang mengikat kedua lembaga. 

Diantaranya Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati sepakat formula penyaluran dana desa tahap pertama 40%, tahap kedua 40%, tahap ketiga 20%.

“Ada keinginan pemerintah untuk transfer langsung dana desa ke rekening desa tanpa melalui rekening daerah. Keputusan politik yang mengikat kedua lembaga diantaranya, Menkeu akan terus mengevaluasi dana desa yang semula  pencairan 3 tahap dengan formula 20%, 40%, 40% dibalik menjadi 40%, 40%, 20%. Ini bertujua agar dana desa selekasnya sampai ke desa untuk percepatan pembangunan desa,” ujar Elviana. 

Katanya, terhadap masih banyaknya bupati yang menahan dana desa di rekening daerah melewati masa 7 hari, Menkeu RI Sri Mulyani akan menyalurkan langsung dana desa dari kas negara ke kas desa dengan terlebih dahulu minta kepala daerah beri surat kuasa ke Menkeu RI.

“Juga disepakati RUU tentang Hubungan Keuangan Pusat dan Daerah dibahas oleh Kemenkeu RI bersama DPD RI,” katanya. (JP-Asenk Lee)
Dra Hj Elviana MSi bersama Menteri Koperasi UMKM Teten Masduki serta Dirjen Anggaran dan Dirjen Perimbangan Keuangan Kemenkeu RI Raker di Komite IV DPD RI. Moment yang pas untuk melobi kepentingan daerah Jambi.
Dra Hj Elviana MSi bersama Dirjen Anggaran Kemenkeu RI Askolani. 


Dra Hj Elviana MSi bersama Menteri Koperasi UMKM Teten Masduki bersama Dirjen Anggaran dan Dirjen Perimbangan Keuangan Kemenkeu RI Raker di Komite IV DPD RI. Moment yang pas untuk melobi kepentingan daerah Jambi.


Dra Hj Elviana MSi bersama Dirjen Anggaran dan Dirjen Perimbangan Keuangan Kemenkeu RI Raker di Komite IV DPD RI. Moment yang pas untuk melobi kepentingan daerah Jambi.
  
Dra Hj Elviana MSi bersama Menteri Koperasi UMKM Teten Masduki.

Ketua Komite IV (Bidang Keuangan dan Perbankan) Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Dra Hj Elviana MSi (kiri) dengan Menteri Keuangan RI Sri Mulyani Indrawati (kanan) pada Rapat Kerja (Raker) Komite IV DPD RI dengan Menteri Keuangan RI Sri Mulyani Indrawati, di Jakarta, Selasa (14/1/2019).(Istimewa)


Dra Hj Elviana MSi bersama Dirjen Anggaran dan Dirjen Perimbangan Keuangan Kemenkeu RI Raker di Komite IV DPD RI. Moment yang pas untuk melobi kepentingan daerah Jambi.

Dra Hj Elviana MSi bersama Dirjen Anggaran Kemenkeu RI Askolani. 


"Menjerat" Apif Firmansyah Dalam Kasus Suap DPRD Provinsi Jambi

Written By jambipos-online on Selasa, 14 Januari 2020 | 16:31

Zumi Zola saat hadir sebagai saksi kasus suap 'uang ketok palu' pengesahan RAPBD Provinsi Jambi tahun 2017-2018 dengan terdakwa Zainal Abidin, Effendi Hatta, dan Muhamadiyah di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jambi, Selasa (14/1/2020).(IST)

Zumi Zola Jadi Saksi, Apif Firmansyah Penyambung Lidah Dewan Paksa Uang Ketok Palu

Jambipos, Jambi-Apif Firmansyah dinilai paling mengetahui perjalanan aliran dana uang ketok palu ke dewan dan juga uang dari rekanan pengusaha dan pajabat OPD terkait. Apif Firmansyah yang dulu sebagai “tangan kanan” Zumi Zola terungkap dipersidangan sebagai pemyambung lidah oknum dewan yang memaksa uang ketok palu pengesahan R-APBD Provinsi Jambi 2017-2018. 

Kini Apir Firmansyah duduk sebagai Anggota DPRD Provinsi Jambi Fraksi Golkar Periode 2019-2024 Dapil Kabupaten Tanjung Jabung Barat dan Kabupaten Tanjungjabung Timur. Sedangkan Zumi Zola, mantan Gubernur Jambi, kini jadi warga binaan yang terjerat kasus korupsi.

Sementara Zumi Zola hadir jadi saksi pertama di persidangan kasus suap 'uang ketok palu' pengesahan RAPBD Provinsi Jambi tahun 2017-2018 dengan terdakwa Effendi Hatta, Zainal Abidin, dan Muhamadiyah di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jambi, Selasa (14/1/2020).

Dalam keterangannya, Zola mengaku mendapat informasi jika anggota dewan ngotot minta uang ketok palu untuk pengesahan R-APBD. 



“Ya, mendengar itu (permintaan 'uang ketok palu', red). Katanya harus dipenuhi," ungkap Zola dalam persidangan yang di Ketuai Hakim Ketua Yandri Roni. Namun bagaimana proses pengarahannya, ia mengaku tidak tahu.

"Bagaimana prosesnya, bagaimana penyerahanannya itu saya tidak tahu," kata Zola. Lalu jaksa KPK mempertanyakan hubungan atau kedekatan dirinya dengan Apif Firmansyah. Zola mengaku Apif memang membantu dirinya. 
Gubernur Jambi H Zumi Zola hadir untuk memberikan keterangan sebagai saksi pada sidang ke tujuh kasus suap “ketok palu” pengesahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Jambi Rp 4, 218 Triliun di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jambi, Rabu (14/3/2018). (Dok Jambipos)
Namun Zola sempat keberatan soal pertayaan jaksa KPK. Namun Hakim mempersilakan saksi Zola untuk menjawabnya. “Silakan saja dijawab, karena jaksa punya kepentingan untuk pengembangan. Jadi silakan saja dibuka apa yang saudara tahu," kata Hakim Yandri.

Pada persidangan itu, disebut-sebut Apif Firmansyah merupakan orang yang paling tahu soal unag ketok palu kepada dewan saat itu.
Masih pada sidang yang sama, Direktur PT Sumber Swarna Nusa Joe Fandy Yoesman alias Asiang yang kini sudah berstatus narapidana, mengaku bahwa dirinya juga diminta atau dipinjam uang oleh Kabid Bina Marga Dinas PUPR Provinsi Jambi Budi Nur Rahman, sekitar bulan April 2017.

Kata Asiang, pada saat itu Budi Nur Rahman mengaku diperintahkan oleh Kadis PUPR Provinsi Jambi Dody Irawan meminjam uang sebanyak Rp 1,5 miliar. “Tidak berapa lama kemudian, Budi Nur Rahman tidak ada jabatan,” kata Asiang.

Selain Budi, Asiang juga mengatakan dirinya pernah meminjamkan uang kepada Apif Firmansyah, orang dekat Zumi Zola, Gubernur Jambi saat itu, sebanyak Rp 1 miliar.

“Waktu saya yang menyerahkan langsung, waktu dia bilang minta bantuan katanya untuk bayar mobil rental," kata Asiang menjawab pertanyaan jaksa KPK.

Lalu jaksa menanyakan apakah ada surat peminjaman atau kwitansi? "Tidak ada," jawab Asiang.

Begitu juga dengan pengusaha Ismail alias Mael. Dia juga mengaku juga memberikan uang kepada Kadis PUPR Dody Irawan sebanyak Rp 500 juta. “Waktu itu Doddy nelpon minta bantuan," kata Mael.

Menurut Mael, uang itu ia berikan melalui sopirnya Zulfikar, di rumah Doddy. “Yang diberikan kepada sopirnya Zulfikar," kata Mael yang juga mengaku mendapat beberapa proyek di daerah Bungo sebagai imbalan peminjaman uang tersebut.

Pada sidang lanjutan kasus suap uang ketok palu pengesahaan RAPBD Provinsi Jambi tahun 2017-2018, di Pengadilan Tipikor Jambi, Selasa (14/1/2020) ini, sebanyak 12 saksi dipanggil oleh jaksa KPK. 

Namun hanya 11 orang datang memenuhi panggilan ke persidangan. Saksi kalinya adalah Joe Fandy Yoesman alias Asiang, Zumi Zola, Andi Putra Wijaya alias Andi, Kendri Ariaon alias Akeng, Hendry, Ismail alias Mael, Rudy Lindra, Yosan Tonius alias Atong, Hardono alias Aliang, Hasanudin serta mantan Ketua DPRD Tebo.  Sementara saksi yang mangkir adalah Musa Effendi.(JP-Tim)

Elviana Minta Dinas Terkait Atasi Hama Sawit di Jambi

Written By jambipos-online on Senin, 13 Januari 2020 | 19:59

Ketua Komite IV DPD RI Dapil Provinsi Jambi Hj Dra Elviana MSi meminta dinas terkait untuk membantu petani sawit yang kebun sawitnya kena penyakit daun mengering kayak terbakar.(IST)
Jambipos, Jambi-Ketua Komite IV DPD RI Dapil Provinsi Jambi Hj Dra Elviana MSi meminta dinas terkait untuk membantu petani sawit yang kebun sawitnya kena penyakit daun mengering kayak terbakar.

“Saya lihat tidak ada upaya untuk mengatasinya. Padahal kalau diamati pelepah daun yang hijau tinggal di pucuknya aja lagi. Tentu produksi buah akan turun karena buah dibentuk melalui proses fotosintesis di daun. Saya ingin menolong mereka, mengingatkan mereka bahwa ini awal matinya kebun sawit mereka, tapi saya tidak tau caranya. Ada yang tahu cara mengatasinya? Apa obatnya?,” Tanya Elviana lewat akun social media miliknya denngan membagikan sejumlah foto. 

Elviana juga meminta penyuluh pertanian dari dinas terkait bisa membantu petani dalam mengatasi hama yang menyerang tanaman sawit milik petani di Muarabungo. (JP-Asenk Lee)
  

Gubernur Jambi H Fachrori Umar Hadiri Pesta “Bona Taon” Marga Manihuruk Jambi

Written By jambipos-online on Minggu, 12 Januari 2020 | 20:50

Sukses Pesta “Bona Taon Punguan” Marga Manihuruk Jambi 2020
Ketua Punguan Raja Manihuruk Jambi Ap Redy Manihuruk/ Br Sinaga dan Wakil Ketua IPTU Martinus Saragih Manihuruk/ Br Nababan (kanan) saat menyambut kedatangan Gubernur Jambi H Fachrori Umar di pesta syukuran awal tahun Tumpuan Marga (kerabat marga) Raja Manihuruk-Boru-Bere-Ibebere (PRSBB) Se Kota Jambi sekitarnya yang dilaksanakan di Gedung Budi Mulia Mayang Kota Jambi, Minggu (12/1/2020). Foto-Foto Ezer Twopama Manihuruk

Jambipos, Jambi-Gubernur Jambi H Fachrori Umar menghadiri Pesta "Bona Taon" atau biasa disebut pesta syukuran awal tahun Tumpuan Marga (kerabat marga) Raja Manihuruk-Boru-Bere-Ibebere (PRSBB) Se Kota Jambi sekitarnya yang dilaksanakan di Gedung Budi Mulia Mayang Kota Jambi, Minggu (12/1/2020).

Gubernur Jambi Fachrori Umar saat memberikan kata sambutan mengatakan, sejalan dengan Tema Hari Ulang Tahun (HUT) Ke 63 Provinsi Jambi “Rumah Bagi Keberagaman” mensyaratkan akan pentingnya keakraban dan kekeluargaan dalam keberagaman Suku, Agama dan tradisi dalam proses perjalanan kebangsaan dan kenegaraan kita.

“Ini kemudian menjadi sangat penting untuk dijadikan sebagai pondasi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Dengan dikembangkannya silaturahmi yang bersinergi dalam keberagaman sesuai dengan nilai luhur bangsa, maka bangsa ini akan maju, rakyatnya sejahtera, ramah terhadap sesame, toleran, damai. Tidak ada kekerasan dan bersopan santun dalam kehidupan sehari-hari,” kata Fachrori Umar.

Menurut Fachrori, setiap tindakan yang dilakukan harus senantiasa dilandasi dengan niat yang luhur sehingga tetap terjalin keakraban bersama, saling tolong menolong dalam suka maupun duka. Seluruh anak bangsa menjunjung tinggi kebebasan untuk bertindak yang bersandar pada akhlak yang baik.


“Perayaan  pesta syukuran awal tahun kerabat marga Raja Manihuruk-Boru-Bere-Ibebere (PRSBB) Se Kota Jambi selalu mengirim pesan bagi semua orang agar menjadi cahaya ditengah kehidupannya. Kita semua meski menjadi cahaya satu sama lain dalam kehidupan ini. Dan dalam kedamaian kita jadi lebih baik dari waktu ke waktu. Mari kita resapi apa yang telah dilaksanakan tahun lalu dan berbaki berkah dan kasih senantiasa kita perbaharui ditahun 2020 ini,” ujarnya. 

Pada kesempatan itu Fachrori Umar yang juga didampingi Jefri Bintara Pardede (Politisi Golkar) juga ikut “manortor” bersama keluarga Besar Manihuruk Jambi. 

Gubernur Jambi Fachrori Umar juga melantunkan dua lagu Melayu Jambi “Batanghari dan Cik Minah” yang membuat kerabat marga Manihuruk Jambi ikut bergoyang. Suasana meriah tampak menyambut Gubernur Jambi  pada pesta syukuran awal tahun Tumpuan Marga (kerabat marga) Raja Manihuruk-Boru-Bere-Ibebere (PRSBB) Se Kota Jambi ini.

Sementara Penasehat Kumpulan Kerabat Marga Manihuruk Jambi Op Justine Manihuruk mengatakan, terimakasih banyak atas kehadiran Gubernur Jambi H Fachrori Umar di pesta syukuran awal tahun Tumpuan Marga (kerabat marga) Raja Manihuruk-Boru-Bere-Ibebere (PRSBB) Se Kota Jambi.

“Kami sangat bangga, Bapak Gubernur Jambi hadir diacara kami ini. Semoga dimasa kepemimpinan Bapak Gubernur, Provinsi Jambi semakin maju dan rakyatnya sejahtera. Kami juga bangga dengan Tema HUT Ke 63 Provinsi Jambi  “Rumah Bagi Keberagaman”, karena masyarakat Provinsi Jambi masyarakat yang majemuk yang hidup damai berdampingan dengan suku, agama latar sosial ekonomi yang berbeda-beda,” ujarnya.

Kerabat Marga Manihuruk Jambi juga mendoakan semoga Gubernur Jambi H Fachrori Umar sehat walafiat dalam memimpin Provinsi Jambi dan juga yang akan datang. 

Tradisi Adat Budaya

Pesta "bona taon" atau biasa disebut pesta awal tahun merupakan acara rutin setiap awal tahun yang diselenggarakan perkumpulan marga suku Batak atau perkumpulan warga (suku Batak) di perantauan. Pesta Bona Taon ini adalah pesta sukacita dan penuh kegembiraan kepada seluruh anggota kumpulan yang juga merupakan tradisi Adat Budaya Batak.


Biasanya, acara pesta “Bona Taon” diawali dengan ibadah singkat dilanjutkan makan siang bersama. Kemudian laporan pertanggung jawaban panitia pesta dan tentu saja pengurus perkumpulan marga berkaitan program kerja serta kondisi keuangan yang sudah berjalan dalam setahun penuh.  

Akhirnya, acara paling ditunggu-tunggu adalah “manortor” menari bersama yang diatur secara berkelompok dan bergiliran. Tentunya “manortor” ini diiringi musik yang membuat suasana semarak dan meriah sambil mengumpulkan uang melalui sawer-menyawer. Adapun uang yang terkumpul akan digunakan untuk membiayai pesta sekaligus mengisi kas keuangan kumpulan marga.

Pesta “Bona Taon” ini adalah tradisi tahunan yang memang rutin dilaksanakan di awal tahun. Tidak heran bila sepanjang bulan Januari-Februari-Maret bahkan hingga April ratusan perkumpulan Marga Suku Batak di Jambi secara khusus saat weekend (Jumat-Minggu), gedung-gedung pertemuan biasanya akan ramai dengan acara pesta "bona taon".

Sukses Bersama

Suasana itu juga yang tampak pada Pesta Bona Taon (pesta syukuran awal tahun) Tumpuan Marga (kerabat marga) Raja Manihuruk-Boru-Bere-Ibebere (PRSBB) Jambi yang dilaksanakan di Gedung Budi Mulia Mayang Kota Jambi, Minggu (12/1/2020). Pesta ini berlangsung sukses dalam penuh keakraban dan kekeluargaan. Sekitar 400 jiwa dari dari 191 KK kumpulan kerebat marga Manihuruk hadir pada pesta Bona Taon ini.

Acara Pesta Bona Taon diawali dengan ibadah yang Firman Tuhan dibawakan Inang Diakones HKBP Shalom Jambi, Yusrids Br Harahap MLt. Usai kebaktian dilanjutkan dengan makan bersama. 

Kemudian acara hiburan Tor-tor Panitia Pesta Pengurus Parsadaan Manihuruk Kota Jambi sekitarnya, Tortor Panitia dan Pengurus, Penasehat, Tortor Menyambut Gubernur Jambi, diselingi penarikan undian, Tor-Tor Anak Manihuruk, Boru Manihuruk, Bere-Ibebere Manihuruk, dan anak-anak Tumpuan Manihuruk. 

Ketua Panitia Pesta Bona Taon Raja Manihuruk-Boru-Bere-Ibebere Jambi, A. Uli Simanihuruk/ Br Siahaan ddampingi Sekretaris Panitia A.Evano Malau/ Br Sinurat mengatakan, pesta bona tahun itu merupakan bagian dari tradisi orang Batak di Perantauan. Tradisi ini sebagai ajang silaturahmi antara anggota kumpulan marga untuk saling penduli dalam sukacita dan dukacita.

Menurutnya, pada suasana Natal Desember 2019 lalu, Pengurus PRSBB Jambi juga melakukan aksi sosial dilingkungan Kumpulan PRSBB Jambi berupa memberikan bingkisan Natal kepada orang tua Lansia dan  yang sakit dan pemulihan dari skait. Bingkisan itu langsung diantar oleh panitia dan Pengurus PRSBB Jambi kerumah masing-masing yang menerima.  

“Terimakasih kepada selurung Anggota kumpulan raja Manihuruk yang sudah berpartisipasi dalam pesta bona tahun ini. Suksesnya acara ini berkat keterlibatan semua pihak dan saling tolong menolong. Panitia juga mohon maaf jika ada kekurangan dalam kepanitiaan ini,” katanya.

Pada Pesta Bona Taon ini, konsumsi dikerjakan dengan gotong royong di rumah Keluarga Ompung Agung manihuruk/ Br Purba Pakpak. Kerjasama dalam kekeluargaan terjalin dalam hal ini. 

Sedangkan suasana Pesta Bona Taon Kumpulan Marga Raja Manihuruk-Boru-Bere-Ibebere se Kota Jambi tampak meriah dengan Tor-Tor serta lagu-lagu Batak dari JKR Trio (Si Haloho Cs). Undian doorprize juga membuat suasana pesta bona tahun tambah berwarna.

Ketua Punguan Raja Manihuruk Jambi Ap Redy Manihuruk/ Br Sinaga didampingi Sekretaris Ap Bornok Manihuruk/br Tondang mengatakan, agar seluruh anggota kumpulan Raja Manihuruk tetap kompak dan saling peduli dalam sukacita maupun dukacita. 
Gubernur Jambi H Fachrori melantunkan Lagu Melayu Jambi. 
Sementara Kumpulan Marga Raja Manihuruk-Boru-Bere-Ibebere se Kota Jambi dibagi dalam lima (5) Komisaris (Wilayah) yakni Komisaris Ap Bastian Situngkir/br Manihuruk (Wilayah Paal Merah-Kotabaru-Jelutung-Lorong Jatayu), Komisaris Ap Wahyu Sitinjak/br Manihuruk (Wilayah Kasang Pudak-Talang Banjar-Talang Bakung), Komisaris Frengky (Ap Anisa) Sipayung/br Sitanggang (Wilayah Mayang Puskes-Mutiara-Kenali-Telanaipura).

Kemudian Komisaris Ap Mawar Sinurat/br Manihuruk (Wilayah Mutiatra Hijau-Garuda III-Lingkar Barat-Mayang Ujung), Komisaris Ap Harapan/br Manihuruk (Wilayah SMA 11-Masurai 5-Pinang Merah-Simpang Rimbo-Banjar Toba, Aur Duri). Pada kesempatan itu Ketua Panitia AKP Martinus Saragih Manihuruk/Br Nababan juga memberikan uang penghargaan kepada pengurus dan komisaris Manihuruk.

Pesta Bona Taon itu juga diselingi dengan penarikan undian kupon serta undian hadiah daftar kehadiran. Lima hadiah utama berupa karpet daftar hadir diserahkan oleh Ketua Kumpulan Manihuruk-Boru-Bere-Ibebere se Kota Jambi kepada masing-masing penerima hadiah. 

Pada acara tortor, lelang lagu dan penjualan kupon, iuran anggota  terkumpul dana sekitar Rp 40.800.000. Sedangkan biaya Pesta Bona Taon Manihuruk Jambi, 12 Januari 2020 sebanyak Rp 23 Juta.

Ketua Punguan Raja Manihuruk Jambi Ap Redy Manihuruk/ Br Sinaga mengatakan, jumlah anggota kumpulan marga Raja Manihuruk-Boru-Bere-Ibebere se Kota Jambi sekitarnya berjumlah 191 KK yang sudah masuk dalam buku Anggaran Dasar Rumah Tangga yang dibagikan Minggu, 12 Januari 2020. Dan anggota baru sebanyak 8 KK yang mendaftar Minggu (12/1/2020). (JP-Asenk Lee)
Gubernur Jambi H Fachrori Umar menyanyi Lagu Melayu Jambi di pesta syukuran awal tahun Tumpuan Marga (kerabat marga) Raja Manihuruk-Boru-Bere-Ibebere (PRSBB) Se Kota Jambi sekitarnya yang dilaksanakan di Gedung Budi Mulia Mayang Kota Jambi, Minggu (12/1/2020). Foto-Foto Ezer Twopama Manihuruk

Gubernur Jambi H Fachrori Umar "manortor" di pesta syukuran awal tahun Tumpuan Marga (kerabat marga) Raja Manihuruk-Boru-Bere-Ibebere (PRSBB) Se Kota Jambi sekitarnya yang dilaksanakan di Gedung Budi Mulia Mayang Kota Jambi, Minggu (12/1/2020). Foto-Foto Ezer Twopama Manihuruk

Gubernur Jambi H Fachrori Umar di pesta syukuran awal tahun Tumpuan Marga (kerabat marga) Raja Manihuruk-Boru-Bere-Ibebere (PRSBB) Se Kota Jambi sekitarnya yang dilaksanakan di Gedung Budi Mulia Mayang Kota Jambi, Minggu (12/1/2020). Foto-Foto Ezer Twopama Manihuruk

Gubernur Jambi H Fachrori Umar di pesta syukuran awal tahun Tumpuan Marga (kerabat marga) Raja Manihuruk-Boru-Bere-Ibebere (PRSBB) Se Kota Jambi sekitarnya yang dilaksanakan di Gedung Budi Mulia Mayang Kota Jambi, Minggu (12/1/2020). Foto-Foto Ezer Twopama Manihuruk

Gubernur Jambi H Fachrori Umar di pesta syukuran awal tahun Tumpuan Marga (kerabat marga) Raja Manihuruk-Boru-Bere-Ibebere (PRSBB) Se Kota Jambi sekitarnya yang dilaksanakan di Gedung Budi Mulia Mayang Kota Jambi, Minggu (12/1/2020). Foto-Foto Ezer Twopama Manihuruk

Gubernur Jambi H Fachrori Umar di pesta syukuran awal tahun Tumpuan Marga (kerabat marga) Raja Manihuruk-Boru-Bere-Ibebere (PRSBB) Se Kota Jambi sekitarnya yang dilaksanakan di Gedung Budi Mulia Mayang Kota Jambi, Minggu (12/1/2020). Foto-Foto Ezer Twopama Manihuruk

Foto dan Video Lengkap KLIK Link FB dan Youtube:

1.Pesta Bona Taon PRSBB (Manihuruk) Jambi- I
2.Pesta Bona Taon PRSBB (Manihuruk) Jambi 2020-II
3.Pesta Bona Taon PRSBB (Manihuruk) Jambi 2020-III


Video Youtube

1.Pesta Bona Taon Manihuruk Jambi 2020-Sambutan Gubernur Jambi
2.Pesta Bona Taon Manihuruk Jambi 2020 Fotoklip Manortor Panitia Pesta
3.Pesta Bona Taon Manihuruk Jambi 2020- Manortor Penitia Pesta
4.Pesta Bona Taon Manihuruk Jambi 2020- Penyambutan Gubernur Jambi
5.Pesta Bona Taon Manihuruk Jambi 2020 -Manortor Anak Anak
6.Pesta Bona Taon Manihuruk Jambi 2020-Gubernur Jambi Fachrori Manortor Lagu Anak Medan
7.Pesta Bona Taon Manihuruk Jambi 2020 Sambutan Penasehat Manihuruk Jambi
8.Pesta Bona Taon Manihuruk Jambi 2020 Fotoklip Gubernur Jambi Fachrori Hadir
9.Pesta Bona Taon Manihuruk Jambi 2020 -Fotoklip Tortor Pengurus Wilayah

10.Pesta Bona Taon Manihuruk Jambi 2020-Fotoklip Ibadah Makan Bersama

Laporan Akhir Tahun 2018 Polda Jambi

Laporan Akhir Tahun 2018 Polda Jambi
KLIK Benner Untuk Selengkapnya


Berita Lainnya

Jambi: Niat Bangun Stadion Internasional Belum Ada

Jambi: Niat Bangun Stadion Internasional Belum Ada
Klik Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Dahlan Iskan: 75 Persen Pemilik Media Siber Mantan Wartawan Surat Kabar

Dahlan Iskan: 75 Persen Pemilik Media Siber Mantan Wartawan Surat Kabar
Sebanyak 75 persen pendiri dan pemilik media siber di Indonesia merupakan bekas wartawan surat kabar. Saat ini tercatat sebanyak 43.300 media siber di seluruh Indonesia. Klik Gambar Untuk Selengkapnya

Ragam Berita

Terimakasih Astra, Dengan Go-Car, Kami Tak Lagi Bonceng Lima

Terimakasih Astra, Dengan Go-Car, Kami Tak Lagi Bonceng Lima
KLIK Gambar Untuk Beritanya

Raker PWI Pusat 2019

Raker PWI Pusat 2019
Menjawab Idealisme dan Realita Era Media Digital

Kode Etik Jurnalistik

Kode Etik Jurnalistik
Pahami dan Taati. KLIK Gambar Selengkapnya

Jurus Sakti KPK Itu Bernama OTT

Jurus Sakti KPK Itu Bernama OTT
KLIK GAMBAR UNTUK NEWS SELENGKAPNYA

RAGAM BERITA LAINNYA

Pengurus PWI Provinsi Jambi Periode 2017-2022

Pengurus PWI Provinsi Jambi Periode 2017-2022
KLIK Benner Daftar Pengurusnya
 

Copyright © 1998. Jambipos Hak Cipta PT JAMBI POS MULTI MEDIA