Berita Terbaru

Ir Tigor Gh Sinaga Menuju DPR RI Pemilu April 2019

Ir Tigor Gh Sinaga Menuju DPR RI Pemilu April 2019
Dapil Provinsi Jambi

Liga Sepakbola Usia 12 Tahun

Liga Sepakbola Usia 12 Tahun
Seri Kabupaten/Kota Piala Menpora 2018

Pengurus PWI Provinsi Jambi Periode 2017-2022

Pengurus PWI Provinsi Jambi Periode 2017-2022
KLIK Benner Daftar Pengurusnya
INDEKS BERITA TERBARU

KPK Tangkap Kalapas Sukamiskin

Written By jambipos-online on Sabtu, 21 Juli 2018 | 14:37

Lapas Sukamiskin. ( Foto: ist )
Penangkapan ini dilakukan KPK dalam operasi tangkap tangan (OTT) di wilayah Jawa Barat, Sabtu (21/7/2018) dini hari. Para pihak tersebut ditangkap lantaran terlibat dalam transaksi suap.

Jambipos Online, Jakarta - Tim Satgas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dikabarkan menangkap Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Sukamiskin Bandung, Wahid Husen. Penangkapan ini dilakukan KPK dalam operasi tangkap tangan (OTT) di wilayah Jawa Barat, Sabtu (21/7/2018) dini hari.

"Betul. (kejadian) tadi malam. Kalapas (yang ditangkap)," kata seorang sumber saat dikonfirmasi, Sabtu (21/7/2018).

Selain Wahid, tim Satgas disebut menangkap sejumlah pihak lainnya dalam OTT kali ini. Para pihak tersebut ditangkap lantaran terlibat dalam transaksi suap.

Diduga, suap ini berkaitan dengan jabatan Wahid sebagai kalapas. Saat ini, para pihak yang ditangkap, termasuk Wahid sedang dibawa ke Gedung KPK untuk menjalani pemeriksaan intensif.

"Sudah dibawa ke Jakarta. (Wahid) terima sesuatu untuk berbuat sesuatu," katanya.

Beberapa jam setelah beredar kabar, KPK membenarkan adanya OTT. Dalam OTT ini, KPK menangkap Kalapas Sukamiskin, Wahid Husen dan dua orang lainnya.

"Betul ada kegiatan KPK di Lapas Sukamiskin," kata Wakil Ketua KPK, Laode M Syarif saat dikonfirmasi, Sabtu (21/7/2018).

Dalam OTT ini, KPK turut mengamankan uang dan kendaraan yang diduga terkait dengan transaksi suap yang melibatkan Wahid.

Saat dikonfirmasi mengenai hal ini, Syarif masih enggan membeberkan lebih jauh mengenai OTT di Lapas khusus koruptor tersebut. Syarif berjanji akan menjelaskan secara rinci mengenai OTT ini dalam konferensi pers.

"Detailnya tunggu konfernsi pers," kata Syarif.

Wahid dan para pihak yang ditangkap saat ini sudah dibawa ke Gedung KPK, Jakarta untuk diperiksa intensif. Lembaga antikorupsi memiliki waktu 1x24 jam untuk menentukan status hukum mereka.

Penangkapan yang dilakukan KPK terhadap Wahid juga dibenarkan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM (Ditjenpas Kemkumham).

"Betul pihak KPK melakukan penjemputan kepada Kalapas Sukamiskin," kata Kepala Bagian Humas Ditjen PAS Ade Kusmanto saat dikonfirmasi.

Namun, Ade mengaku belum mengetahui secara pasti dugaan tindak pidana yang dilakukan Wahid hingga diciduk Satgas KPK. Sejauh ini, Ade mengungkapkan, selain Wahid, Tim Satgas KPK juga turut mengamankan seorang sopir dan petugas Lapas Sukamiskin.

"Kalapas ditemani satu orang driver, petugas lapas," katanya.

Ade mengaku belum bisa memberikan keterangan lebih lanjut lantaran belum mendapat informasi dari KPK. Untuk itu, Ade menyatakan, Ditjenpas segera berkoordinasi dengan KPK terkait OTT terhadap kepala penjara khusus koruptor itu.

"Kami akan konfirmasi kepada KPK terkait penjemputan tersebut," katanya.

Wahid ditangkap lantaran diduga terlibat dalam transaksi suap yang berkaitan dengan jabatannya sebagai Kalapas.

Selain Wahid, dalam OTT ini, Tim Satgas KPK turut menangkap dua orang lainnya.

Amankan Uang dan Kenderaan

Tim Satgas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dokabarkan menangkap Kalapas Sukamiskin, Wahid Husen dalam operasi tangkap tangan (OTT). Wahid ditangkap lantaran diduga terlibat dalam transaksi suap yang berkaitan dengan jabatannya sebagai Kalapas. Dalam OTT ini, KPK turut mengamankan uang dan kendaraan yang diduga terkait dengan transaksi suap yang melibatkan Wahid. Namun, belum diketahui secara pasti jumlah total uang dan jenis kendaraan yang diamankan KPK.

"(Wahid Husen) terima sesuatu untuk berbuat sesuatu. (yang diamankan) uang dan kendaraan," kata seorang sumber saat dikonfirmasi, Sabtu (21/7/2018).

Selain Wahid, dalam OTT ini, Tim Satgas KPK turut menangkap dua orang lainnya. Belum diketahui secara pasti tujuan dari transaksi suap yang melibatkan Wahid ini. Ketiga orang tersebut sudah dibawa ke Gedung KPK untuk diperiksa secara intensif. KPK memiliki waktu 1x24 jam untuk menentukan status hukum mereka.

"‎Sementara tiga (yang diamankan)," kata sumber yang sama.

‎Hingga kini, Pimpinan dan Jubir KPK belum mengonfirmasi mengenai penangkapan terhadap Wahid ini.(JP)


Sumber: BeritaSatu.com

76 Ormas Pendukung Jokowi Deklarasikan 8 Bakal Cawapres

Relawan Jokowi deklarasi cawapres. ( Foto: Beritasatu Photo / Robert Wardi )

Sosoknya harus bisa meningkatkan elektabilitas Jokowi. Ada dua nama yang menjadi prioritas.

Jambipos Online, Jakarta - Sebanyak 76 Organisasi Massa (Ormas) pendukung Joko Widodo (Jokowi) mengajukan delapan bakal calon wakil presiden (cawapres). Kedelapan nama tersebut adalah Moeldoko, Airlangga Hartarto, Mahfud MD, Susi Pudjiastuti, Chairul Tanjung, Tito Karnavian, Jimmly Assiddiqie dan Sri Mulyani. Deklarasi ini digelar di depan Istana Presiden, Jakarta, Jumat (20/7/2018). Perwakilan dari relawan pendukung Jokowi hadir pada deklarasi tersebut.

"Dua nama cawapres pendamping Jokowi yang menjadi prioritas diserahkan secara langsung ke Jokowi dengan amplop tertutup sebelum tanggal 4 Agustus," kata pimpinan ormas pendukung Jokowi, Aznil di sela-sela deklarasi.

Dia tidak menyebut siapa dua nama yang menjadi prioritas. Dia hanya menegaskan dua nama itu sudah banyak disebut masyarakat. Informasi yang diperoleh menyebutkan dua nama yang menjadi prioritas adalah Moeldoko dan Airlangga Hartarto.

Aznil menjelaskan kriteria cawapres yang akan mendampingi Jokowi adalah‎ memperkuat kinerja pemerintahan, bukan parasit atau duri dalam daging. Selain itu, bisa meningkatkan elektabilitas Jokowi. Kriteria lainnya adalah mampu mendamaikan dan merukunkan anak bangsa serta bukan sosok terbebani di masa lalu.

Dia menegaskan, dalam pencapresan Jokowi dan wakilnya tahun 2019-2024, harus membawa semangat dan prinsip yaitu pendidikan gratis 100 persen, jaminan kesehatan 100 persen, dan negara bebas dari mafia, pungli serta premanisme.‎ Jokowi dan wakilnya juga harus tuntaskan program Nawacita, mengakhiri politik transaksional, dan penegakan hukum.

Sekretaris Ormas Pendukung Jokowi, Denny Agiel Prasetyo menambahkan apa yang dihasilkan 76 ormas setelah berdiskusi selama tujuh hari yaitu 10-16 Juli. Hasilnya menyepakati delapan bakal cawapres yang siap mendampingi Jokowi. "Relawan dan ormas menyatakan setia bersama Jokowi. Kami bertekad memenangkan Jokowi dua periode pada pemilu nanti," ujar Denny.(JP)



Sumber: Suara Pembaruan

Jon Very Sihaloho ST Menuju DPRD Provinsi Jambi


Jon Very Sihaloho ST Menuju DPRD Provinsi Jambi 
Jambipos Online, Jambi-Politisi muda berdarah Batak ini optimis untuk berjuang dalam perebutan kursi di DPRD Provinsi Jambi pada Pemilu 17 April 2019 mendatang. Lewat Daerah Pemilihan Dapil 1 Kota Jambi, politisi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) ini yakin kalau suara mayoritas masyarakat Kota Jambi asal Tano Batak dan kawula muda Jambi akan diraihnya.

Dalam pencalegan ini, Jon Very Sihaloho ST seporos dengan Ir Tigor Gh Sinaga yang juga merupakan Bacaleg DPR RI Dapil Provinsi Jambi Nomor Urut 2. Bersama PSI dengan slogan “Terbuka, Progresif, Itu Kita” dan “Menebar Kebajikan, Merawat Keberagaman, Mengukuhkan Solidaritas,” Trilogi Perjuangan PSI, Jon Very Sihaloho ST bersama Ir Tigor GH Sinaga akan saling bahu membahu dalam menjemput aspirasi masyarakat Kota Jambi dan Provinsi Jambi pada Pemilu 17 April 2019 mendatang.

Politisi muda yang juga mantan aktivis ini, Jon Very Sihaloho ST juga aktif saat kampanye pasangan Walikota Jambi Sani-Izi Pilkada 27 Juni 2018 lalu. Orasinya politiknya kerap menjadi perhatian massa dan santapan media karena kritis dan tajam. 

Seperti “Politik Kebijakan” saat Jon Very Sihaloho orasi kampanye akbar Sani-Izi pada 22 Juni 2017 lalu di hadapan ribuan masyarakat Kota Jambi, mencuri perhatian publik karena kritis dalam menyuarakan ketimpangan ekonomi dan kebijakan publik oleh kepala daerah.  

“Mengapa anak muda melawan? Tidakkah kamu melihat, bahwa apa yang kusuarakan, adalah kebenaran? Bangkitlah anak muda…tunduk tertindas….atau Bangkit melawan. Sebab diam adalah penghianatan. Negara ini butuh para Pembaharu,” demikian slogan perjuangan Jon Very Sihaloho.

Terjun ke politik, karena ingin wajah dan marwah DPRD Provinsi Jambi beserta segala penghuninya kembali dipercayai masyarakat. Kerinduan dan niat Jon Very itu harus melalui politik dengan mencalonkan diri maju sebagai Caleg DPRD Provinsi Jambi.

“Kita ingin merubah marwah dan pandangan masyarakat Provinsi Jambi terhadap DPRD Provinsi Jambi pasca kasus "suap" pengesahan APBD Provinsi Jambi 2018 yang menjerat pejabat pemerintah dan Gubernur Jambi ZZ. Lewat PSI merupakan jalan satu-satunya untuk merubah anggapan negatif itu, yakni duduk menjadi Anggota di DPRD Provinsi Jambi,” katanya kepada Jambipos Online, Sabtu (21/7/2018).

Jon Very ingin menyakinkan masyarakat Kota Jambi guna membawa aspirasi mereka ke gedung dewan sebagai dasar dalam peningkatan pembangunan dan perekonomian masyarakat dengan bersinergi dengan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.

Menurut Jon Very, anggapan dan kepercayaan masyarakat terhadap Anggota DPRD Provinsi Jambi yang duduk saat ini sudah pesimistis. Hal ini pasca Operasi Tangkap Tangan (OTT) Tim Satgas KPK di Jambi November 2017 lalu. Juga dikuatkan peryataan Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan bahwa selurung anggota DPRD Provinsi Jambi mendapat kucuran dana “suap” APBD 2018.  

Dari keterangan para terpidana dan keterangan saksi-saksi di persidangan serta pernyataan KPK bahwa anggota dan pimpinan DPRD Provinsi Jambi terseret didalamnya. Tentu hal ini menimbulkan rasa pesimisme masyarakat terhadap anggota dewan dan tufoksinya sebagai wakil rakyat. 

Jika terpilih nanti, Jon Very juga akan mengajak seluruh anggota DPRD Provinsi Jambi untuk menyatukan visi dan misi dalam memperhatikan masyarakat dan pembangunan di daerah pemilihan masing-masing anggota dewan. Juga membangun sinergitas dengan pemerintah provinsi dan juga kabupaten kota dalam mewujudkan program pro rakyat.

Menyinggung soal kualitas caleg DPRD Provinsi Jambi, Jon Very berpendapat, bahwa caleg yang maju harus memiliki Visi dan Misi dalam memperjuangkan kesejahteraan rakyat. 

Mencaleg itu bukan hanya sekadar mengisi waktu pensiun, atau memanfaatkan jabatan suami atau istri, atau hanya mencoba keberuntungan dengan slogan aji mumpung. Namun pencalegan merupakan niatan yang tulus dan punya tekad yang bulat untuk berbuat terhadap rakyat dengan kemampuan yang dimiliki.

Selaku politisi muda PSI Provinsi Jambi, Jon Very Sihaloho ST, dirinya juga bertekad dalam menyuarakan aspirasi masyarakat Kota Jambi ditingkat DPRD Provinsi Jambi, jika terpilih kelak dan duduk di DPRD Provinsi Jambi. Semoga. (JP-Asenk Lee)  
 

Baru Gabung Juventus, Ronaldo Sudah Pecahkan Rekor

Cristiano Ronaldo (Juventus). ( Foto: Juventus )
Postingan Ronaldo dengan jersey Juventus d akun instagram langsung mendapat respons positif. Sudah 11,6 juta orang yang memberikan like.

Jambipos Online, Turin- Baru bergabung dengan Juventus, Cristiano Ronaldo sudah menerohkan rekor. Namun ini bukan rekor di lapangan. Melainkan rekor terbanyak like dalam postingan di akun instagram nya.

Seperti diketahui pada pekan lalu Ronaldo resmi hengkang dari Real Madrid ke Juventus. Pemain asal Portugal itu kemudian memposting foto dirinya dengan kostum Juventus di instagram.

Sontak, postingan Ronaldo langsung mendapat serbuan respon like. Empat hari setelah postingan tersebut, sudah 11,6 juta orang yang memberikan like. Jumlah ini akan memecahkan rekor terbanyak like untuk postingan yang dilakukan seorang atlet atau terlima kebanyak yang pernah ada.(JP)


Sumber: Sportsmole

Partai Golkar Dipersimpangan Jalan

ILUSTRASI-SOSIALISASI PARPOL GOLKAR DI JAMBI.IST
Jambipos Online, Jambi-Ketika Munas Partai Golkar mendukung Jokowi untuk Pilpres maka publik berharap Partai Golkar setia untuk duduk di pemerintahan. Partai Golkar diharapkan menjadi bagian dari proses perencanaan pembangunan yang dicanangkan Jokowi.

Namun akhir-akhir ini ketika nama Airlangga Hartato, Ketua Umum Partai Golkar tidak meraih suara signifikan dalam lembaga-lembaga survey sebagai calon kandidat sebagai Wakil Presiden mendampingi Jokowi, maka keputusan Munas kemudian menjadi problema.

Sebagai partai besar yang terbukti handal mengikuti pemilu paska reformasi, suara Partai Golkar selalu menarik perhatian partai-partai lain.

Lihatlah. Ketika Partai Golkar dihajar paska reformasi, berbagai kantor Partai Golkar diberbagai daerah, Partai Golkar dibawah kepemimpinan Akbar Tanjung masih menjadi “runner up” dibawah PDIP dengan suara 23 juta (22,4 %). 

Kemudian menjadi kampiun pemilu 2004. Sehingga Partai Golkar kemudian mengadakan konvensi disaat bersamaan partai-partai yang lain masih mengusung “siapa kandidat Presiden’. Sebuah strategi “ciamik” dan menunjukkan keunggulan Partai Golkar bangkit di masa reformasi.

Partai Golkar kemudian mengusung Wiranto – Salahuddin Wahid sebagai pemenang Konvensi Partai Golkar. Wiranto – Salahuddin cuma meraih 22,15 %.

Tahun 2009, Partai Golkar kemudian “disalip” Partai Demokrat yang mengantarkan SBY untuk menduduki Presiden untuk kedua kalinya. Sementara Partai Golkar yang mencalonkan Jusuf Kalla dan Wiranto cuma meraup suara 12,41 %.

Tahun 2014, sebagai “runner up” Partai Golkar kemudian mendukung Prabowo – Hatta Rajasa di Pippres. Lagi-lagi kalah dengan Jokowi – Jusuf Kalla.

Kekalahan 2004, 2009 yang mengusung calon Presiden dan 2014 yang mendukung calon lain yang kemudian terbukti kalah menyebabkan menjadi bahan refleksi bagi Partai Golkar. Sudah saatnya sebagai “pemenang pemilu 2004” dan menjadi “runner up” 2009 dan 2014, posisi sentral Partai Golkar diperhitungkan.

Dalam hitung matematika, berbagai scenario mulai disusun sebagai langkah strategis agar Partai Golkar dapat mewarnai pilpres 2019.

Pertama. Dengan suara signifikan sebagai “runner up” pemilu 2014, suara yang diraih 14,75 % memerlukan “koalisi” pendukung lain untuk mendaftarkan kandidat Presiden dan Wakil Presiden di KPU. Entah dengan menggandeng PKB (9,04 %) atau menggandeng PAN (7,59%).

Memilih kedua partai baik PKB dan PAN memenuhi persyaratan untuk mendaftar ke KPU. Namun mengusung nama Airlangga Hartato belum mampu mendongkrak suara. Tingkat keberpihkan public masih rendah dibawah Gatot Nuryanto. Masih jauh untuk mengejar dalam hitungan waktu kurang dari setahun.

Kedua. Mendukung Prabowo dalam paket Presiden dengan suara 14,75 % memberikan dukungan kepada 11,81%. Sebuah upaya yang pernah dilakukan tahun 2014 dan terbukti kalah di Pilpres 2014.

Apabila cara ini dilakukan selain itu juga akan merusak dan mengurangi “kebesaran” partai juga mengulangi tahun 2014. Sebuah bacaan politik yang keliru didalam pertarungan politik pilpres 2014.

Ketiga. Atau Partai Golkar mengikuti barisan “poros tengah” dan memberikan suara 14,75 % kepada Partai Demokrat (10,19%). Cara ini justru sungguh merusak sebagai “runner up” pemilu 2014.

Keempat. Memberikan dukungan kepada PDIP dan masuk kedalam gerbong Jokowi menempatkan Partai Golkar sebagai “pemenang yang elegan”.

Berkaca tahun 2004, 2009 dan tahun 2014 maka tidak salah kemudian Partai Golkar di persimpangan jalan.

Tunduk kepada Putusan Munas memberikan dukungan kepada Jokowi atau Partai Golkar sedang mendesain kekuatan baru.

Sebuah strategi “ciamik” yang menarik untuk kita tunggu. Sebagaimana ‘strategi ciamik” tahun 2004 yang melahirkan konvensi Partai Golkar mengusung Presiden.(JP)

Sumber: FB Musri Nauli 

Gandeng Dunia Usaha, Pemprov Jambi Pertemukan Pencari Kerja Dengan 1.260 Loker

Fachrori Harap Sinergi Sekolah – Dunia Usaha Terus Ditingkatkan
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi melalui Dinas Pendidikan bekerjasama dengan berbagai perusahaan menyelenggarakan Pameran Bursa Kerja dan Expo Teknologi dan Inovasi SMK/SMA Jambi 2018, dengan tema "Pemanfaatan Bahan Tidak Berguna Menjadi Nilai Guna,” bertempat di Hall WTC Batanghari Jambi, Jum'at (20/07/2018) sore. Pameran Bursa Kerja dan Expo Teknologi dibuka oleh Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Jambi, Dr.Drs.H.Fachrori Umar,M.Hum. Humas
Jambipos Online, Jambi-Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi melalui Dinas Pendidikan bekerjasama dengan berbagai perusahaan menyelenggarakan Pameran Bursa Kerja dan Expo Teknologi dan Inovasi SMK/SMA Jambi 2018, dengan tema "Pemanfaatan Bahan Tidak Berguna Menjadi Nilai Guna,” bertempat di Hall WTC Batanghari Jambi, Jum'at (20/07/2018) sore. Pameran Bursa Kerja dan Expo Teknologi dibuka oleh Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Jambi, Dr.Drs.H.Fachrori Umar,M.Hum. 

Pameran tersebut merupakan upaya fasilitasi yang dilakukan oleh Pemprov Jambi untuk mempertemuikan para pencari kerja dengan lowongan kerja (loker). 

Ada 1.260 loker yang tersedia di berbagai perusahaan dan bidang usaha dalam pameran tersebut. Selain itu, event tersebut merupakan ajang pameran berbagai inovasi dan kreasi yang dilakukan oleh para siswa siswi SMK dan SMA se Provinsi Jambi.

Fachrori mengemukakan, terselenggaranya Bursa Kerja SMK/SMA dapat mewujudkan sinergitas proses pembangunan antara pemerintah dan masyarakat serta pihak swasta sebagai stakeholder dalam mengatasi berbagai masalah pembangunan, khususnya mengurangi jumlah pengangguran. 

Fachrori berharap agar sinergitas sekolah dengan dunia usaha terus ditingkatkan, untuk meningkatkan korelasi pendidikan di sekolah dengan dunia kerja, sehingga lulusan SMK dan SMA lebih mudah diterima sebagai tenaga kerja di dunia usaha.
Pameran Bursa Kerja dan Expo Teknologi dibuka oleh Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Jambi, Dr.Drs.H.Fachrori Umar,M.Hum. Humas

Pada kesempatan ini, diselenggarakan Bursa Lowongan Kerja (free), Pameran Expo Teknologi dan Inovasi SMK/SMA, Talk Show, Lomba Desain Batik SMK/SMA, Lomba Nyayi Lagu Pop SMK/SMA, Lomba Inovasi dan Teknologi SMK/SMA yang dilaksanakan selama 3 hari, tanggal 20 s/d 22 Juli 2018.

"Atas nama Pemerintah Provinsi Jambi dan masyarakat, saya ucapkan terima kasih dan penghargaan atas terselenggaranya kegiatan ini, sebagai wujud partisipasi dan kepedulian dunia usaha dan dunia industri dalam membantu pemerintah mengatasi keterbatasan penyediaan lapangan kerja di Provinsi Jambi," ungkap Fachrori

"Pemerintah terus berupaya melaksanakan berbagai program pembangunan yang relevan, agar tidak terjadi kesenjangan antara permintaan dan penawaran tenaga kerja serta mengurangi kesenjangan antara kualitas tenaga kerja yang dibutuhkan dengan kualitas ketersediaan tenaga kerja," lanjut Fachrori.

Fachrori mengatakan, isu strategis penyelenggaraan Sekolah Menegah Kejuruan (SMK) yang berkembang saat ini adalah bagaimana mempertemukan dua kepentingan efisiensi internal dan efisiensi eksternal. 

"Efisiensi internal yang mengacu kepada pencapaian tujuan pembelajaran berdasarkan kurikulum dan silabus, efisiensi eksternal mengacu kepada kemampuan lulusan untuk menembus pasar kerja, dengan tolok ukur seberapa besar lulusan dapat diserap dan diterima di dunia usaha dan dunia industri sebagai tenaga kerja yang produktif," ujar Fachrori.

"Untuk itu, sekolah harus berupaya berinteraksi dengan dunia usaha dan dunia industri agar terjalin komunikasi yang memadai diantara kedua belah pihak, yaitu sebagai mediator bertemunya kepentingan lulusan sebagai calon tenaga kerja dan dunia usaha, dunia industri sebagai calon pengguna tenaga kerja dengan berbagai kriteria dan kualifikasi yang dipersyarakatkan," pungkas Fachrori.

Sebelumnya, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jambi Agus Herianto,SH menyampaikan, melalui kegiatan bursa kerja yang diselenggarakan ini diharapkan dapat mempersingkat jalur seleksi karyawan secara konvensional, sehingga mempercepat proses pemenuhan kebutuhan karyawan di perusahaan. 

"Melalui Expo bursa kerja yang diselenggarakan dapat menjawab tantangan rekrutmen calon tenaga kerja dengan mempertemukan langsung para pencari kerja, dalam hal ini lulusan SMK/SMA, dengan pihak perusahaan dalam satu tempat dan waktu," tutur Agus Herianto.

Agus Herianto menjelaskan, peserta Expo Bursa Kerja terdiri dari 36 perusahaan yang bergerak di berbagai bidang usaha, seperti bidang pertanian, pariwisata, perhotelan, perkebunan, perbankan, perusahaan, kesehatan, pendidikan, asuransi, dan bidang otomotif dengan total lowongan kerja yang dibuka sebanyak 1.260 lowongan dari level staf hingga manager

Turut serta pada kesempatan ini, para OPD terkait lingkup Pemerintah Provinsi Jambi dan Kota Jambi, pimpinan perusahaan dan perbankan, para kepala Sekolah SMK/SMA se Provinsi Jambi, para siswa/siswi SMK/SMK, dan para undangan lainnya.(JP-Hms-Sapra Wintani/Lee)

Lewat PSI, Ir Tigor Gh Sinaga Caleg DPR RI Dapil Provinsi Jambi

Bertekad Perjuangkan Perumahan Rakyat di Jambi
Lewat PSI, Ir Tigor Gh Sinaga Caleg DPR RI Dapil Provinsi Jambi.Foto Asenk Lee Saragih
Jambipos Online, Jambi-Lewat Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dengan Slogan “Terbuka, Progresif, Itu Kita” dan “Menebar Kebajikan, Merawat Keberagaman, Mengukuhkan Solidaritas,” Trilogi Perjuangan PSI, Ir Tigor GH Sinaga menancapkan perjuangan untuk menjemput aspirasi masyarakat Provinsi Jambi pada Pemilu 17 April 2019 mendatang. Pria kelahiran Jambi (Berdarah Batak-Sunda/Jawa) ini resmi didaftarkan DPP PSI ke KPU RI sebagai Bacaleg DPR RI Dapil Provinsi Jambi Nomor Urut 2.

Putra pasangan dari U.Sinaga  dan Siti Lomrah ini, pada Pemilu 2014 lalu, juga sudah mencaleg dari Dapil Provinsi Jambi dari Nasdem dengan perolahan suara nomor delapan terbanyak se Provinsi Jambi.

Pria lulusan Sarjana Arsitektur ITB ini juga merupakan Atlet Judo Jambi pertama Peraih Prestasi Nasional (Kejurnas Judo 1977 dan 1979). Ir Tigor Sinaga juga pernah Anggota Paskibraka Utusan Provinsi Jambi di Istana Tahun 1979 lalu. 

Isri dari Ir LF Eli, MM (putri dari M. Sitompul/br.Aritonang) ini, dalam kesehariannya bergelut dibidang Properti dan kini menjabat sebagai Ketua Dewan Penasehat DPD REI Provinsi Jambi.

Pria alumni SMA Xaverius Jambi ini, selalu peduli terhadap generasi muda (milenias). Kepada Jambipos Online belum lama ini Ir Tigor Sinaga mengatakan, pesta demokrasi Pemilu April 2019, merupakan  masa transisi menjelang jendela bonus demografi  yang akan kita alami 2030.

Pesta ini menjadi lebih  penting lagi bagi pemilih milenial dengan ceruk 15-20 % suara, yakni para sahabat yang berusia 17-29 tahun,  yang nota bene akan menjadi pemimpin kita kelak pada saat kita menikmati bonus demografi 2030 tersebut.

Kata Tigor Sinaga, ada 3 syarat minimal pemimpin bangsa Ideal, yakni 1.Punya Program Pemampuan dan pemberdayaan kaum Milenias sehingga mampu berperan pada masa bonus demografi 2030, 2. Punya Pemahaman dan Prioritas dalam Pemenuhan Kebutuhan  Perumahan Rakyat. Sadar bahwa rumah adalah tempat persemaian cinta,cita dan karsa yang akan melahirkan pemimpin bangsa, sehingga Shelter for All - Rumah Untuk Semua, adalah mutlak.

Ketiga, mampu memetakan potensi daerah dan menentukan program pengelolaannya sehingga menghasilkan pembangunan berkesinambungan yang bermanfaat untuk semua.

Untuk bidang perumahan yang menjadi konsentrasi Ir Tigor Sinaga, itu dimulai dengan membangun kembali komitmen “Politik Perumahan Rakyat” sesuai amanat Undang – Undang Dasar 1945 “ Bahwa Setiap Rakyat Berhak Untuk Tinggal di Tempat yang Layak ”.

SHELTER FOR ALL, rumah untuk semua, suatu keniscayaan dan hak rakyat yang masih harus diperjuangkan. Pengembangan program “Perumahan Rakyat dan Transmigrasi harus lebih ditingkatkan sebagai sarana mengangkat harkat bangsa”.

Melalui gagasan program “ Rumah Sehat Terjangkau” ( dengan 1 Juta Punya Rumah ) di setiap Kabupaten / Kota dan kawasan transmigrasi, diharapkan bisa menjawab lebih banyak lagi kebutuhan tersebut dan merupakan bagian dari Restorasi bangsa ini. “Rumahku-Kehidupanku untuk Gerakan Perubahan”.

Indonesia diprediksi akan mendapatkan jendela peluang atau The window of opportunity di bidang kependudukan pada tahun 2020-2030. 

Pada dekade tersebut Indonesia mengalami bonus demografi yaitu keuntungan ekonomis akibat menurunnya rasio ketergantungan penduduk sebagai hasil penurunan fertilitas jangka panjang dari Program Nasional Keluarga Berencana. Dimana jumlah penduduk usia produktif  menjadi lebih dari dua kali jumlah penduduk non produktif.

Dengan pencapaian angka ketergantungan terendah yakni 44 per 100, dimana setiap 100 penduduk usia kerja menanggung 44 penduduk non produktif (anak-anak & lajut usia), maka diprediksi kondisi ini akan dapat mendongkrak pendapatan perkapita, memicu pertumbuhan tabungan yang pada gilirannya akan meningkatkan investasi dan pertumbuhan ekonomi.

Katanya, secara garis besar kebijakan perumahan murah (low cost housing) oleh pemerintah China pada saat itu ditetapkan dalam dua kelompok besar sasaran. Kelompok pertama adalah kelompok prasejahtera, yakni keluarga yang berpenghasilan dibawah RMB 2000 per bulan sedangkan kelompok kedua adalah kelompok Menengah bawah dengan penghasilan diantara RMB 2000 – RMB 5000 per bulan.

Untuk kelompok prasejahtera pemerintah membangun rumah susun 6 lantai, tanpa lift, luas per-unit 34-60 m², bebas pajak dan retribusi, dijual RMB 1500 – RMB 2000  per m² atau dengan system sewa RMB 18 per m²/bulan, maintenance fee RMB 0,8 per m²/ bulan, untuk kelompok ini fasos fasum tidak dibebankan pada investasi unit rusun, tetapi murni dibangun oleh  pemerintah.  Return of  Investmentbagi Rumah susun sewa ditargetkan rata-rata 10 tahun, diluar investasi tanah.

Kini perkembangan perumahan di Jambi sungguh pesat. Untuk Provinsi Jambi, kisaran kebutuhan rumah baru mencapai 27.383 unit rumah setiap tahunnya, sementara potensi bagi rumah bersubsidi berkisar antara 4.000 sampai 5.000 unit setiap tahunnya.

Namun pengembang kini cenderung hanya mengincar orang berduit. Sementara rumah untuk MBR tak kunjung ada. Sementara program Rumah Susun Sewa (Rusunawa) di Jambi hanya wacana semata.

Saya selaku pengusaha property sudah sejak lama bernazar membangun Rumah Sehat Terjangkau (RST) di Jambi. Sebagai bentuk kepedulian saya terhadap MBR, karena saya sangat yakin bahwa dari rumah yang sehat lah akan lahir kelak pemimpin yang sehat pula.

Ada anekdot di kalangan politisi dan para stakeholder sektor perumahan bahwa indikasi lamanya sebuah rezim akan memimpin suatu Negara dapat dilihat dari seberapa besar perhatian rezim tersebut terhadap upaya yang telah dan akan dilakukan dalam “merumahkan rakyat”. Walau tidak mutlak, secara nalar anekdot ini mungkin ada benarnya.

Dengan memperhatikan salah satu kebutuhan pokok rakyat untuk dapat memperoleh tempat berlindung yang layak, sebagai wadah awal persemaian budaya yang akan membentuk watak sumber daya manusia  pendukung eksistensi suatu bangsa ke depan.

Ditambahkan, Pemilu 2019 adalah momentum perubahan bagi bangsa ini. Sebagai negara yang menganut sistem demokrasi, pemilu menjadi peristiwa penting dan strategis sebagai kesempatan memilih calon anggota legislatif (caleg) dan perwakilan daerah yang akan menjadi wakil rakyat. Karena itu, KWI berusaha menegaskan agar kita bisa menjadi pemilih yang cerdas. 

Profile Singkat Ir Tigor GH Sinaga

-Nama              : Ir Tigor GH Sinaga
-Lahir               : Di Jambi (Berdarah Batak-Sunda/Jawa)
-Orang Tua       : Bp.U.Sinaga & Siti Lomrah
-Lulusan            :Sarjana Arsitektur ITB
-Istri         : Ir LF Eli, MM, putri dari Bp. M. Sitompul/br.Aritonang
-Menjadi anggota Paskibraka 1979
-Atlet Judo Jambi pertama Peraih Prestasi Nasional (Kejurnas Judo 1977 & 1979).
-Lulusan SMA Xaverius Jambi

Pekerjaan Berwiraswsata

-Pernah mengikuti pendalaman materi (al: Housing Development by Housing Development Board & Central Providence Funds - Singapore, Housing For Low Income – Athena).
-Beberapa kali Studi banding tentang perumahan rakyat ke China, Malaysia, Singapore & Athena
-Fokus berjuang untuk perumahan rakyat dan transmigrasi, baik melalui Organisasi maupun bidang usaha.

Organisasi

-Sekjen PPTSB Jabar
-Sekjen REI Jaba
-Ketua Komtap Property dan Perumahan Rakyat Kadin Jabar
-Badan Pertimbangan Organisasi REI Jabar
-Wakil Sekjen DPP REI
-Jakarta dan  Ketua Pokja Transmigrasi dan KTM REI
-Sekjen NHDC (National Housing Development Community)
-Sementara Profesi dan Project meliputi Griya Utama Rancaekek – Bandung
-Direktur Utama Mlirang Kota Satelit, Gresik-Jatim
-Direktur Utama  Batam Center Park-Batam
-Direktur Danaro Inn, Condotel, Bandung The Setra Royal Residence – Tasikmalaya
-Direktur Utama     BiszPark Residence  dan Commerce – Jambi
-Direktur Utama Danaro Tower Apartemen & Condotel-Jambi
-Direktur Utama Jogja Superblock-Jogjakarta.
-Mantan Caleg DPR RI Pemilu 9 April 2014 Dapil Provinsi Jambi

(JP-Asenk Lee Saragih)

KPK Minta KPU Coret Bacaleg Eks Napi Korupsi

Ilustrasi pendaftaran caleg.

KPK meminta KPU dengan tegas mencoret bacaleg yang pernah dihukum atas kasus korupsi. KPK akan membantu KPU dalam menyeleksi bakal calon legislatif.

Jambipos Online, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meminta Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk tegas menegakkan Peraturan KPU (PKPU) Nomor 20 Tahun 2018. Aturan ini salah satunya memuat larangan mantan narapidana kasus korupsi, narkoba dan kejahatan seksual pada anak untuk menjadi calon anggota DPR, DPRD provinsi, DPRD kabupaten/kota. Salah satu bentuk ketegasan itu dapat dilakukan KPU dengan mencoret bakal calon legislatif yang pernah dihukum atas kasus korupsi atau tidak memenuhi syarat yang diatur PKPU.

"Sekarang tinggal ketegasan KPU menegakkan PKPU yang telah dibuat tersebut. Jika ada yang tidak memenuhi syarat, KPU tinggal coret atau proses lain sesuai aturan tersebut," kata Febri kepada SP, Jumat (20/7/2018).

Penegakkan aturan PKPU ini tidak terhalang dengan Judicial Review (JR) yang diajukan sejumlah mantan narapidana korupsi kepada Mahkamah Agung (MA). Hal ini lantaran putusan MA tidak berlaku surut.

"Putusan MA nanti akan berlaku ke depan harusnya," katanya.

Febri memastikan KPK akan membantu KPU dalam menyeleksi bakal calon legislatif. Salah satunya dengan menyerahkan daftar nama terpidana kasus korupsi yang telah berkekuatan hukum tetap atau inkracht. KPU sendiri sudah melayangkan surat kepada KPK terkait hal ini.

"Surat dari KPU sudah kami terima tertanggal 18 Juli 2018," katanya.

Sebelumnya, Komisioner KPU Wahyu Setyawan mengaku prihatin dengan adanya partai politik yang masih mengajukan bakal calon dari mantan koruptor. Padahal, KPU sudah mengimbau jauh hari sebelumnya agar parpol mencalonkan kader-kader yang terbaiknya. Hal ini disampaikan Wahyu menanggapi dua mantan koruptor yang dicalonkan sebagai anggota DPR RI oleh Partai Golkar.

Diketahui, Golkar mencalonkan dua mantan koruptor menjadi caleg, yaitu Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Aceh Teuku Muhammad Nurlif dan Ketua Harian DPD Partai Golkar Provinsi Jawa Tengah M Iqbal Wibisono. Selain dua nama tersebut, terdapat nama Wa Ode Nurhayati, mantan terpidana suap terkait pengalokasian Dana Penyesuaian Infrastruktur Daerah (DPID) dan pencucian uang. Nurhayati mengaku telah mendaftar sebagai calon anggota legislatif dari PAN untuk daerah pemilihan Sulawesi Tenggara.(JP)



Modus Sedekah, dr Maulana Akui Rp 50 Juta Dibagikan Ajudannya Kepada Warga

Kata Sandi “Jangan Lupa Pilih Nomor 2”
dr Maulana Walikota Jambi terpilih (kiri) saat jadi saksi sidang Politik uang Pilkada Kota Jambi 27 Juni 2018 lalu yang juga menyeret dirinya di PN Jambi, Jumat 20 Juli 2018. Dok Jampos  
"Ini ada uang titipan Rp 100 Ribu dari pasangan nomor urut 2 Fasha-Maulana, tolong tanggal 27 Juni coblos nomor 2, ajak keluarga," kesaksian Endang dipersidangan.  

Jambipos Online, Jambi- Sidang lanjutan ke empat kasus dugaan politik uang di Pilkada Kota Jambi 27 Juni 2018, akan digelar Senin 23 Juli 2018. Sejumlah saksi akan lagi dihadirkan untuk diperdengarkan di persidangan. Apakah uang Rp 50 Juta yang dibagikan ajudan pribadi dr Maulana yang kini sebagai Wakil Walikota Jambi terpilih betul-betul untuk sedekah. Pasalnya saat persidangan terungkap ada kata kunci “Jangan lupa pilih Paslon nomor 2” saat membagikan uang itu kepada warga.

Sementara dari hasil persidangan di Pengadilan Negeri Jambi, Jumat (20/7/2018) kemarin, Jaksa Penuntut Umum (JPU) menghadirkan Usman dan Wakil Walikota Jambi terpilih dokter dr Maulana. Usman merupakan ajudan pribadi dr Maulana. 

Saat dicecar beberapa pertanyaan oleh Jaksa dan Majelis Hakim, baik Usman maupun Maulana irit berbicara, semua pertanyaan yang dilontarkan baik Jaksa maupun Hakim hanya dijawab dengan singkat oleh keduanya.

Dalam sidang ini, Penasehat Hukum Terdakwa mempertanyakan pernyataan di dalam BAP Endang yang menyebutkan bahwa Didi, yang merupakan pembantu dr Maulana membawa uang pecahan Rp 50 juta untuk disebarkan kepada warga.
Para saksi pada sidang Politik uang Pilkada Kota Jambi 27 Juni 2018 lalu di PN Jambi, Jumat 20 Juli 2018. Dok Jampos  
“Saya tidak kenal Bu Endang yang mulia, dan saya juga tidak memerintahkan untuk disebarkan, terkait Didi yang membawa uang sebesar 50 juta, memang benar untuk sedekah,” kata Maulana.  

Kemudian terkait BAP Endang yang mengatakan bahwa dokter Maulana tidak setuju pembagian uang dibagikan setelah hari raya, namun itu dibantah langsung oleh Maulana. Dalam kesaksiannya, Maulana menegaskan tidak mengenal orang yang bernama Endang. “Saya benar-benar tidak kenal dengan Endang," kata Maulana di persidangan.  

Dalam sidang sebelumnya, Endang disebut-sebut sebagi oknum yang rumahnya digunakan untuk pembagian uang sebelum hari H Pilkada Kota Jambi 27 Juni 2018 lalu.

Seperti diketahui, dalam kasus ini dua terdakwa dibawa kepersidangan. Sementara dua orang yang juga pelaku politik uang ini kini melarikan diri. (JP-Tim) 


Berita Terkait





Golkar dan PBB Percaya Diri Daftarkan Bacaleg DPRD Provinsi Jambi Bekas Napi Korupsi

Written By jambipos-online on Jumat, 20 Juli 2018 | 17:41

Ketua Harian DPD I Golkar Provinsi Sy Fasha, bersama Sekretaris DPD I Supardi Nurzain,  dan pengurus Golkar lainnya, Gusrizal dan juga ada mantan Sekda Provinsi Jambi, Syahrasaddin hadir di KPU Provinsi Jambi, Selasa (17/7/2018). IST
Jambipos Online, Jambi-Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golongan Karya (Golkar) Provinsi Jambi dan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Bulan Bintang (PBB) Provinsi Jambi percaya diri mencalonkan bakal calon legislative (Bacaleg) DPRD Provinsi Jambi dari daerah pemilihan Jambi 1 (Kota Jambi) pada Pemilu 17 April 2019 mendatang. Dua Bacaleg itu yakni Syarahsadin (Mantan Sekda Provinsi Jambi) dan Nasrullah Hamka (Mantan Anggota DPRD Provinsi Jambi). Kedua nama itu resmi didaftarkan oleh Partai Golkar dan PBB ke KPU Provinsi Jambi, Selasa (17/7/2018) lalu.
 
Ketua Harian DPD I Golkar Provinsi Sy Fasha, bersama Sekretaris DPD I Supardi Nurzain,  dan pengurus Golkar lainnya, Gusrizal dan juga ada mantan Sekda Provinsi Jambi, Syahrasaddin hadir di KPU Provinsi Jambi. 

Bacaleg Golkar lainnya yang datang ke Kantor KPU Provinsi Jambi seperti Ivan Wirata mantan Kadis PUPR Provinsi Jambi (Bacaleg Dapil Muarojambi-Batanghari), Hefni Zen, mantan Kepala Inspektorat Provinsi, serta Ismet Kahar, Anggota DPRD Provinsi Jambi.

Syahrasaddin pernah menjalani hukuman penjara setelah divonis setahun penjara oleh majelis hakim Tipikor Jambi Senin (26/1/2015) lalu dalam kasus korupsi penyimpangan dana rutin Kwartir Daerah (Kwarda) Pramuka Jambi periode 2011–2013 dan Perkempinas 2012 yang kerugian keuangan Negara sekitar Rp 1,2 miliar.

Selain Partai Golkar, PBB juga percaya mendaftarkan Bacaleg Nasrullah Hamka yang juga merupakan mantan Anggota DPRD Provinsi yang dipecat pada 18 Januari 2017 karena divonis 16 bulan penjara dalam kasus pembangunan lintasan atletik di Stadion Tri Lomba Juang KONI Jambi tahun 2012 yang dananya dari anggaran Kemenpora tahun 2012 sebesar Rp 7,5 milyar.

Kemudian Sri Fatmawati menggantikan posisi suaminya jadi Anggota DPRD Provinsi, Januari 2018 lalu. Pergantian Antar Waktu (PAW) itu setelah mendapatkan status tersangka dan hukuman, posisi Nasrullah Hamka di DPRD Provinsi Jambi.

Nasrullah yang merupakan politisi Partai Bulan Bintang (PBB) itu, digantikan Sri Fatmawati yang merupakan istrinya sendiri. Jabatan itu akan diemban Sri hingga 2019 mendatang. Sebelumnya, Sri dan Nasrullah sama-sama mencalonkan diri sebagai Anggota DPRD Provinsi Jambi saat pileg 2014-2019 pada Dapil Tanjabtim dan Tanjabbar. 

Ini Daftar Bacaleg PBB 

Sementara DPW PBB Provinsi Jambi resmi mendaftarkan bakal calon legislative (Bacaleg) DPRD Provinsi Jambi, Selasa (17/7/2018) Pukul 11.28 WIB. Berikut ini 10 nama Bacaleg PBB Dapil Kota Jambi yang berhasil diintip Jambipos Online di KPU Provinsi Jambi.

Mereka adalah 1. Ahmad Hoiri, 2.Muhammad Firdaus SE, 3.Eva Trisnawati SE, 4.H.M Hasbi SH, 5.M Naguib Alkaf SH, 6.Yusi Pasoma SH, 7.Amrizal, 8.Zulkarnain, 9.Yulinda, 10. Nasrullah Hamka SE. (JP-Lee)

 

Belum Dilantik Jadi Wakil Walikota Jambi, dr Maulana Sudah Terbelit Kasus Dugaan Politik Uang Pilkada

Sidang Kasus Politik Uang Pilkada Kota Jambi di PN Jambi, Jumat (20/7/2018). Foto Brandanews.co.id

Jambipos Online, Jambi-Pelaksanaan Pilkada Kota Jambi memang sudah berjalan aman dan damai 27 Juni 2018. Bahkan KPU Kota Jambi sudah mengumumkan pemenangnya yakni pasangan nomor urut 2 yakni H Syarif Fasya-dr Maulana. Namun kemenangan itu ternodai karena Wakil Walikota Jambi terpilih dr Maulana harus diperhadapkan dipersidangan dalam kasus dugaan politik uang yang menjerat dua orang terdakwa.

Dalam sidang lanjutan di PN Jambi, Jumat (20/7/2018) dr Maulana dan Usman memberikan kesaksian. Saat ditanya Majelis Hakim apa hubungan Usman dan Didi dengan Maulana, saksi Maulana menyebutkan kalau Usman adalah ustadz yang mengelola Rumah Tahfiznya bersama Didi, Usman dalam kesaksiannya pernah menghubungi Endang.

Dalam kesaksiannya Dr Maulana menyebutkan, Endang tidak mau menerima Infaq dan Sodakoh yang diberikan dirinya, sehingga untuk infaq dan sodakoh tidak jadi dibagikan. Kemudian ditanya Hakim Ketua, apakah saudara saksi tau keberadaan Didi, Maulana menjawab tidak tau keberadaannya.

Dan selanjutnya, dalam kesaksiannya itu Maulana sebut tidak ada membagikan infaq dan sodakoh kepada Endang karena Endang menolak dan tidak jadi dibagikan.

Di akhir kesaksiannya, Maulana menyebutkan, tidak kenal Endang dan baru sekali bertemu Endang. Saat ditanya Penasehat Hukum Terdakwa, Maulana tidak tau bahwa Didi membawa uang Rp 50 juta untuk dibagikan ke siapa.

Sementara dalam kesaksiannya, Endang menyebutkan bahwa dirinya diundang yang sebelum itu tanggal 12 Juni 2018 Selasa malam, Pukul 22.00 WIB. Sebelumnya ditelepon Usman bertemu di Rumah Sakit Anisa, dan kenal dengan Didi dirumah Maulana tanggal 18 Juni 2018.

Dan dalam kesaksiannya itu Endang menyebutkan, hanya menyediakan tempat di kediamannya dan melihat Didi yang bagi-bagi uang, dan 18 RT sudah dibagikan masih tersisa 7 RT yang belum terealisasi.

Saat ditanya Hakim, apakah saksi Endang tau kalau HR dan HF ditahan, Endang justru  menyebutkan tidak tau, dan selanjutnya Endang mengungkapkan, uang yang dibagikan di rumahnya oleh Didi merupakan Infaq dan Sodakoh.

Saat ditanya Jaksa Penuntut Umum ( JPU ) apa peran saksi Endang, Endang menyebutkan kalau dirinya yang mengatur masyarakat yang akan masuk ke dalam rumahnya yang terletak di RT 06 Tanjung Pinang Lorong Siguntang, dan Didi yang membagikan uang di dalam rumahnya dengan jumlah Rp 100 ribu dengan pecahan uang 50 ribu sebanyak 2 lembar.

Keterangan Berbelit

Sesuai Berita Acara Pemeriksaan (BAP) dalam point 14 saat di tanya JPU tidak sesuai dengan keterangan saat di persidangan dan di dalam BAP. Endang menyebut kalau dirinya adalah Pekerja Sosial Masyarakat dibawah naungan Dinas Sosial dan  Transmigrasi Kota Jambi. Saat ditanya Penasehat Hukum, apakah ada tekhnis pada saat pembagian uang dirumahnya, Endang sebut tidak ada cuma mendengar, jangan lupa nanti coblos nomor 2.
Sidang Kasus Politik Uang Pilkada Kota Jambi di PN Jambi, Jumat (20/7/2018). Foto Brandanews.co.id
Tanggal 18 Juni 2017 Endang kerumah Maulana yang mana dr Maulana sudah menunggu dirinya Pukul 09.00 WIB.

Dalam kesaksiannya, Endang menyebutkan bahwa dirinya tidak tau kalau dr Maulana meminta bantuan, dan jam 10 pagi uang tersebut dibagikan.

Saat ditanya Penasehat Hukum Terdakwa, berapa orang yang akan diberikan infaq dan sodakoh, Endang menyebutkan sebanyak 500 orang dan baru terealisasi 250 orang. Dan malamnya tanggal 18 Juni 2018 tersebut, setelah membagikan uang, Endang pisah dengan Didi.

Selanjutnya Endang meninggalkan rumahnya karena rumahnya ramai ditunggu orang yang belum kebagian uang yang dibagi-bagikan di rumahnya sampai Pukul 20.00 WIB. Kemudian Endang mendengar Didi menyampaikan jangan lupa coblos no 2 karena jarak Endang dengan Didi sekitar 3 Meter.(JP-Tim)

Sumber: Brandanews.co.id

Berita Terkait





375 Bacaleg Dari 13 Parpol Berebut 30 Kursi di DPRD Kerinci

14 dari 16 Parpol Peserta Pemilu 17 April 2019.
Jambipos Online, Kerinci-Sebanyak 375 bakal calon legislative (Bacaleg) dari 13 Partai Politik (Parpol) Peserta Pemilu 2019 akan merebut 30 kursi DPRD Kabupaten Kerinci pada 17 April 2019 mendatang. Sebanyak 7 Parpol mengusung masing-masing 30 caleg dari lima daerah pemilihan (Dapil) di Kabupaten Merangin. 

Sementara 5 Parpol (PKB, PDI-P, NasDem, Perindo, PPP) mengusung masing-masing 29 caleg. Sementara PBB mengusung 20 caleg. Dari 16 Parpol peserta Pemilu 2019, hanya 13 parpol yang mendaftarkan calegnya di KPU Kerinci. Sedangkan PSI, PKPI dan Partai Garuda tak ada mendaftarkan Bacalegnya ke KPU Kerinci.

Lima Dapil Pemilu di Kerinci yakni Dapil 1 meliputi (Gunung Kerinci, Siulak, Siulak Mukai), Dapil 2 (Kayu Aro, Kayu Aro Barat, Gunung Tujuh), Dapil 3 (Air Hangat, Air Hangat Barat, Air Hangat Timur, Depati Tujuh), Dapil 4 (Sitinjau Laut, Danau Kerinci, Batang Merangin) dan Dapil 5 (Keliling Danau, Bukit Kerman, Gunung Raya).

Sementara hasil Pileg 22 April 2014 silam, 10 parpol peserta Pemilu 2014 memperoleh kursi di DPRD Kabupaten Kerinci. Perolehan kursi itu yakni Partai Nasdem 2 kursi, Partai  PKB 2 kursi, PDI P 4 kursi, Golkar 5 kursi, Gerindra 5 kursi, Demokrat 3 kursi, PAN 4 kursi, PPP 3 kursi, Hanura 1 kursi dan Partai PBB 1 kursi. Sementara Partai PKS dan Partai PKPI tidak mendapatkan kursi. 

Dari data yang diperolah wartawan dari KPU Kabupaten Kerinci, sebanyak 375 Bacaleg dari 13 Parpol peserta Pemilu 2019 akan memperebut 30 kursi di DPRD Kerinci Periode 2019-2024.

Berikut Ini Daftar Bacaleg Parpol:

1.Partai Kebangkitan Bangsa (PKB)

A. Dapil 1 (Gunung Kerinci, Siulak, Siulak Mukai)

1.    Arwiyanto, SE
2.    Jamarudi
3.    Neneng Maria
4.    Elia Sukmawati
5.    Supirman

B. Dapil 2 (Kayu Aro, Kayu Aro Barat, Gunung Tujuh)

1.    Reno Efendy, ST
2.    Yulia Ningsih, S.Si
3.    Triyono, A.Md
4.    Wanda Sepminnaldo, SP
5.    Sriyanti, S.Kom
6.    Eko Setiawan

C. Dapil 3 (Air Hangat, Air Hangat Barat, Air Hangat Timur, Depati Tujuh)

1.    Mensediar, S.Pd
2.    Mesa Sintia, S.Pd
3.    Arsal Apri
4.    Arifuddin
5.    Karjanah
6.    H. Komar Rahman, SH

D. Dapil 4 (Sitinjau Laut, Danau Kerinci, Batang Merangin)

1.    Ardiansyah
2.    Masnur Khikmal, S.Pd.I
3.    Lina, S.Pd
4.    Sofwan
5.    Ibrahim Ismail, S.Pd.I
6.    Dewi Sapranita

E. Dapil 5 (Keliling Danau, Bukit Kerman, Gunung Raya)

1.    Yusmawi
2.    Afriady Darmansyah, AM.Kep
3.    Naswinar
4.    Ganepo
5.    Nia Adha Miyora, S.Sn
6.    Syamsir Alam, S.Pdi

2.Partai Gerindra

A.    Dapil 1 (Gunung Kerinci, Siulak, Siulak Mukai)

1.    Arpan Kamil, S.Pd
2.    Martias Efendi, ST
3.    Boni Sentia, SH
4.    Lisnawati, S.Pd
5.    Irwandri

B.   Dapil 2 (Kayu Aro, Kayu Aro Barat, Gunung Tujuh)

1.    Edminuddin, SE, MH
2.    Simarni
3.    Rama Satria
4.    Mujianto
5.    Pupa Halila
6.    Treponai, SE

C. Dapil 3 (Air Hangat, Air Hangat Barat, Air Hangat Timur, Depati Tujuh)

1.    Nora Elfyana
2.    H. Yustiar, SE
3.    Wardodi Aria Putra
4.    Elpi Susianti
5.    Isrisyahril, S.Pd
6.    Meitrista Frida Pratiwi, Amd.Kep
7.    Erduan

D.  Dapil 4 (Sitinjau Laut, Danau Kerinci, Batang Merangin)

1.    Zazmiati
2.    Darwan
3.    Darmawan
4.    M. Yunus
5.    Harisah, M.Pd
6.    Irwandi, S.Sy

E. Dapil 5 (Keliling Danau, Bukit Kerman, Gunung Raya)

1.    Azwar Hasan, Amd
2.    H. A. Murad
3.    Noperia Muharlinda, S.Hi
4.    Fadel Muhammad Iqbal
5.    Erlina
6.    Andespa Kendora, SH

3.Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP)

A.  Dapil 1 (Gunung Kerinci, Siulak, Siulak Mukai)

1.    Joni Efendi, S.Pd
2.    Epis Rianto, SE
3.    Indra Wati
4.    Alhkalil Munawir, Amd
5.    Neti efrida

B.  Dapil 2 (Kayu Aro, Kayu Aro Barat, Gunung Tujuh)

1.    Sugiono, SH
2.    Adi Purnomo, SE, MM
3.    Robiatul Addawiyah Hasibuan
4.    Nafrisal
5.    Suyati
6.    Sarjono

C. Dapil 3 (Air Hangat, Air Hangat Barat, Air Hangat Timur, Depati Tujuh)

1.    Yenwen
2.    Ekos Mirizal, S.Pd
3.    Yenni Wulandari, SE
4.    Jafrial
5.    Desriana
6.    Hendiadi, Sp

D.  Dapil 4 (Sitinjau Laut, Danau Kerinci, Batang Merangin)

1.    Jendril
2.    Sakawi
3.    Misi Saswika, Amd
4.    Sumino
5.    Harisa Muhi
6.    Itriani

E. Dapil 5 (Keliling Danau, Bukit Kerman, Gunung Raya)

1.    Harditon, SE
2.    Alfadli
3.    Rahma Sriwahyuni, S.Ap
4.    M.Rusdi, SE
5.    M.Fadila, S.pdi
6.    April Yenti

4.Partai Golkar

A. Dapil 1 (Gunung Kerinci, Siulak, Siulak Mukai)

1.    H. Murtias, S.Pd
2.    Ismet Isnono
3.    Lispila Hermaliani, S.Pd
4.    Goan Herman
5.    Mailisni

B.  Dapil 2 (Kayu Aro, Kayu Aro Barat, Gunung Tujuh)

1.    Sartoni, S.Pd
2.    Amrizal
3.    Yusmanita
4.    Kasiman
5.    Amril
6.    Desrita Wati

C. Dapil 3 (Air Hangat, Air Hangat Barat, Air Hangat Timur, Depati Tujuh)

1.    Ir. Boy Edwar, MM
2.    Mulfi, SE
3.    Elia Muslidar
4.    Safrial, S.Hi
5.    Anggelia Novita
6.    Rafdi Ihwandi, S.Sos
7.    Leka Fitriana

D.  Dapil 4 (Sitinjau Laut, Danau Kerinci, Batang Merangin)

1.    Asrizal. S, S.Pd, MH
2.    Ali Nazali
3.    Dwi Kurnia
4.    Wasil,S.Pd
5.    Helmi Muid
6.    Nur Bima

E. Dapil 5 (Keliling Danau, Bukit Kerman, Gunung Raya)

1.    Drs. M.Rusdi Usman, S.Pd
2.    Safaruddin, SE
3.    Milda Hapani
4.    Ahmad Alam Akhiar, SH
5.    Drs. Matrajat
6.    Nia Susila Wati, S.Pd

5.Partai Nasional Demokrat (Nasdem)

A.  Dapil 1 (Gunung Kerinci, Siulak, Siulak Mukai)

1.    Jondriadi
2.    Dahri Vondewal
3.    Ernidati
4.    Andi Yalmi, S.Pdi
5.    Lasmidaria

B.  Dapil 2 (Kayu Aro, Kayu Aro Barat, Gunung Tujuh)

1.    Dodi Omrizal, S.Pd
2.    H. Mardin
3.    Poniyem
4.    Anasruddin TH
5.    Syahril
6.    Elya Susyani

C. Dapil 3 (Air Hangat, Air Hangat Barat, Air Hangat Timur, Depati Tujuh)

1.    Tomi Emiral
2.    Jumadi Armanto, So
3.    Netty Efnida
4.    Agusman Sidik
5.    Deli Yulian Sari, SE
6.    Raflis

D.  Dapil 4 (Sitinjau Laut, Danau Kerinci, Batang Merangin)

1.    Jasdi
2.    Qori Ikwino, ST
3.    Kartini
4.    H. Mat Sadli, SH
5.    Itriani
6.    Bachrun Taib

E. Dapil 5 (Keliling Danau, Bukit Kerman, Gunung Raya)

1.    Satria Budi Dharma, SH
2.    Azmi
3.    Neli Maswita
4.    Sariyadi
5.    Hamdani, SH
6.    Ruci Mahasari Nurdin, Amd

6.Partai Berkarya

A.    Dapil 1 (Gunung Kerinci, Siulak, Siulak Mukai)

1.    Ceria Elvina,SE
2.    Risa Prasetia Putra
3.    Iris Hasdi
4.    Ropiman
5.    Lismawati

B.   Dapil 2 (Kayu Aro, Kayu Aro Barat, Gunung Tujuh)

1.    Suparno
2.    Angelia Wiswira
3.    Jaimah
4.    Achmadi
5.    Asril
6.    Agustiar

C.  Dapil 3 (Air Hangat, Air Hangat Barat, Air Hangat Timur, Depati Tujuh)

1.    Tatang Putra, S.Kep
2.    Husnahadi
3.    Dewi Puspaneli
4.    Deka Afriawan
5.    Tinta Sulfadiana
6.    Erlindawati
7.    Raki Saputra

D.   Dapil 4 (Sitinjau Laut, Danau Kerinci, Batang Merangin)

1.    Abd Rafli
2.    Suhatmi
3.    Eli Mustati
4.    Sinarwati
5.    Sarwendah Candra Murti
6.    Yan salam

E.  Dapil 5 (Keliling Danau, Bukit Kerman, Gunung Raya)

1.    Oga Candradika Oktavora
2.    Putri Hurzaimah
3.    Frem Fodikar
4.    Fitriani
5.    Syafrudin
6.    Iwan Hendri

8.Partai Keadilan Sejahtera (PKS)

A.    Dapil 1 (Gunung Kerinci, Siulak, Siulak Mukai)

1.    Rolek MK, S.PD, S.Pd
2.    Drs. Yaruddin, MM
3.    Riska Yenti, S.Pd.I
4.    Mukhtiso
5.    Sweet Rahayu, SE

B.  Dapil 2 (Kayu Aro, Kayu Aro Barat, Gunung Tujuh)

1.    Maryanto
2.    Waliyono
3.    Mustiamah
4.    Hendra Donal, SE
5.    Suparman
6.    Kaliyem

C.  Dapil 3 (Air Hangat, Air Hangat Barat, Air Hangat Timur, Depati Tujuh)

1.    Aderma, SS
2.    Syahrial Thaib, M.Pd
3.    Rina Pustikawati, S.Pd.I
4.    Abdul Karim
5.    Sukman
6.    Muryanti, S.Pd.I
7.    Novita Handayani, SE

D.  Dapil 4 (Sitinjau Laut, Danau Kerinci, Batang Merangin)

1.    H. Syahrial
2.    Novandri Panca Putra, S.Kom
3.    Nurjani, S.Sy
4.    Syahrial
5.    Sidi Rahman
6.    Nila Polmi

E.  Dapil 5 (Keliling Danau, Bukit Kerman, Gunung Raya)

1.    Drs. Bustami Mukhtar
2.    Ifa
3.    Lestari Fuji Astuti, S.Pd
4.    Najmil Ihwal
5.    Amita Mastura, SE
6.    Ziasdi Eka Purta, MM

9.Partai Perindo

A.    Dapil 1 (Gunung Kerinci, Siulak, Siulak Mukai)

1.    Defrizal
2.    Edi Salmi
3.    Elya Mega Dewi
4.    Zainal Arifin
5.    Mala Indra

B.    Dapil 2 (Kayu Aro, Kayu Aro Barat, Gunung Tujuh)

1.    Naznizal
2.    Asori, SPt
3.    Srimulia Depi, SH
4.    Dedi Irawan
5.    Nengsiati
6.    Igit Supran Hamdani

C.  Dapil 3 (Air Hangat, Air Hangat Barat, Air Hangat Timur, Depati Tujuh)

1.    Agustianisar
2.    Tasmiludin, SH
3.    Helni Putri
4.    Husnahadi, B.Sc
5.    Tompasmi
6.    Wiwidya Wati

D.  Dapil 4 (Sitinjau Laut, Danau Kerinci, Batang Merangin)

1.    Nasrul Aswan
2.    Mat Arham
3.    Etty Nefgia
4.    Justiar
5.    Ledi Rusmana
6.    Yasni Diana

E. Dapil 5 (Keliling Danau, Bukit Kerman, Gunung Raya)

1.    Angra Pradana Putra, SE, MM
2.    Iswandi, A.md
3.    Yen Ekawati, S.Sos
4.    Firdaus
5.    Rahmawati Amd.Kep
6.    Jores Saputra, S.Pdi

10.Partai Persatuan Pembangunan (PPP)

A.    Dapil 1 (Gunung Kerinci, Siulak, Siulak Mukai)

1.    Herman Haris
2.    Tamaran
3.    Armega Wati
4.    Radison
5.    Nika Diniati, S.Pd

B.    Dapil 2 (Kayu Aro, Kayu Aro Barat, Gunung Tujuh)

1.    Mor Anita
2.    Heri Purwanto, S.Pd
3.    Juni Wirawan, M.Pd.T
4.    Umit Tarlina
5.    Efendi
6.    Idal Kafri

C. Dapil 3 (Air Hangat, Air Hangat Barat, Air Hangat Timur, Depati Tujuh)

1.    Eliyusnadi, S.Kom. M,Si
2.    Daratot
3.    Eni Susanti
4.    Drs. Supardi
5.    Llishar. BA
6.    Sese Harneli

D.  Dapil 4 (Sitinjau Laut, Danau Kerinci, Batang Merangin)

1.    Harry Satria, S.S.Sy
2.    H. Syamsudin, S.Ag
3.    Leni Sulvia, S.Pd
4.    A. Halim Satri, A.Ma.Pd
5.    Efendi S, BA
6.    Nursiah, S.Ag

E. Dapil 5 (Keliling Danau, Bukit Kerman, Gunung Raya)

1.    Hardito, S.Pd, MM
2.    Taufik Adnan
3.    Halwati
4.    Ermanto
5.    Syafrial, S.Ag
6.    Sahara Dewi

12.Partai Amanat Nasional (PAN)

A.    Dapil 1 (Gunung Kerinci, Siulak, Siulak Mukai)

1.    Yuldi Herman, SE, M.Si
2.    Nasrizal
3.    Murnida
4.    Drs. Bakhri Muis
5.    Wili Dhaini

B.  Dapil 2 (Kayu Aro, Kayu Aro Barat, Gunung Tujuh)

1.    Gitta Febrima
2.    Windi Kartika Dewi
3.    Dosi Arafiq
4.    Andarno
5.    Edi Yanto
6.    Eflinur

C.  Dapil 3 (Air Hangat, Air Hangat Barat, Air Hangat Timur, Depati Tujuh)

1.    Muhardi, SP
2.    Edizal Ambri
3.    Nila Fitri
4.    H. Subastian Ismail, S.Pd
5.    Saiful Efrijal
6.    Meri Febriani
7.    Sobrina Ida

D. Dapil 4 (Sitinjau Laut, Danau Kerinci, Batang Merangin)

1.    Wirdinawati
2.    Sulaiman, SE
3.    Bulkia, SE
4.    Asril Syam
5.    Bobi Junaidi
6.    Eli Desni

E.  Dapil 5 (Keliling Danau, Bukit Kerman, Gunung Raya)

1.    Abu Hasan, S.Hut, ME
2.    Nora Erneka
3.    Mukhsin Zakaria
4.    Ayu Nanda Wulandari
5.    Syarifuddin
6.    Adli Ayatullah

13.Partai Hanura

A.    Dapil 1 (Gunung Kerinci, Siulak, Siulak Mukai)

1.    Sina Rafli
2.    Alminuddin
3.    Pevi Yolanda
4.    Urmadiawan
5.    Ratis Nelwita

B.   Dapil 2 (Kayu Aro, Kayu Aro Barat, Gunung Tujuh)

1.    Sunarto
2.    Andarno
3.    Eva Yuliana
4.    Suherlan
5.    Ari Wibowo
6.    Mustika Wati

C. Dapil 3 (Air Hangat, Air Hangat Barat, Air Hangat Timur, Depati Tujuh)

1.    Mudium Hasan, S.Pd, S.Ag
2.    Drs. Suhatmir
3.    Samsibar
4.    M. Ridho Syahlindra
5.    Khumaini
6.    Pevi Vebrianti
7.    Nur Patni

D. Dapil 4 (Sitinjau Laut, Danau Kerinci, Batang Merangin)

1.    Zulfikar
2.    Yan Salam
3.    Maya Sari
4.    Mat Nuh
5.    Indra Wirawan
6.    Maizarni

E.  Dapil 5 (Keliling Danau, Bukit Kerman, Gunung Raya)

1.    Subur Budiman, ST
2.    Thaufik Adnan
3.    Widya Junika
4.    Kaharuddin. S
5.    Erliza
6.    Cica Angrasari

14.Partai Demokrat

A.  Dapil 1 (Gunung Kerinci, Siulak, Siulak Mukai)

1.    Aprisal, A.Md
2.    Awan Saputra ,SE
3.    Maya Elivia, S.Pd
4.    Mewi Etmi
5.    Agusli, S.Pd

B.  Dapil 2 (Kayu Aro, Kayu Aro Barat, Gunung Tujuh)

1.    Lisnurbani, S,Pd
2.    Ari Gunawan, S.Pd
3.    Eli Yulvita, S.Pd.i
4.    Ponidi
5.    Andi Ermanto
6.    Marziwan

C. Dapil 3 (Air Hangat, Air Hangat Barat, Air Hangat Timur, Depati Tujuh)

1.    Heri Purwanto, ST. MH
2.    Norkasmi
3.    Herlian
4.    Heririzal
5.    Meri Trisna
6.    Rinovia Rizkiawan, SE
7.    Tri Sakti Okza Liza

D.  Dapil 4 (Sitinjau Laut, Danau Kerinci, Batang Merangin)

1.    Afrizal
2.    Syamsor
3.    Ade Afrina Jalvia, S.Pd
4.    Siska yudari, S.Pd.i
5.    Mat Akel, S.Pd.i
6.    Darmaiyansah, S.Pd

E. Dapil 5 (Keliling Danau, Bukit Kerman, Gunung Raya)

1.    Ardi, A.Md
2.    Frem Fordikar, SE
3.    Marlina
4.    Ayu Arini, S.Pd
5.    Agusri
6.    Astra Virgo Putra

16.Partai Bulan Bintang (PBB)

A.  Dapil 1 (Gunung Kerinci, Siulak, Siulak Mukai)

1.    Surasmi Afrianita
2.    Armen Toni
3.    Alpendani
4.    Yeti Adelina, A.Md

B.    Dapil 2 (Kayu Aro, Kayu Aro Barat, Gunung Tujuh)

1.    Sulastri
2.    Yogi Selantara

C. Dapil 3 (Air Hangat, Air Hangat Barat, Air Hangat Timur, Depati Tujuh)

1.    Dodo Harianto
2.    Husrizal, SE
3.    Nirwana
4.    Kasmir
5.    Afrianto
6.    Widyawati

D. Dapil 4 (Sitinjau Laut, Danau Kerinci, Batang Merangin)

1.    Ida Yusnita
2.    M. Zukri, S.Pd.I
3.    Syawaluddin, S.Ag
4.    Reika Oviyanti, A.Md

E.   Dapil 5 (Keliling Danau, Bukit Kerman, Gunung Raya)

1.    Dedi Darma Putra
2.    Thales Agustomi
3.    Julia Wahyu Ningsih
4.    Leni Liasanti

(JP-Lee)



Berita Lainnya

Jambi: Niat Bangun Stadion Internasional Belum Ada

Jambi: Niat Bangun Stadion Internasional Belum Ada
Klik Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Dahlan Iskan: 75 Persen Pemilik Media Siber Mantan Wartawan Surat Kabar

Dahlan Iskan: 75 Persen Pemilik Media Siber Mantan Wartawan Surat Kabar
Sebanyak 75 persen pendiri dan pemilik media siber di Indonesia merupakan bekas wartawan surat kabar. Saat ini tercatat sebanyak 43.300 media siber di seluruh Indonesia. Klik Gambar Untuk Selengkapnya

Olahraga di Jambi Makin Merosot?

Olahraga di Jambi Makin Merosot?
Catatan Ringan: KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Ragam Berita

Terimakasih Astra, Dengan Go-Car, Kami Tak Lagi Bonceng Lima

Terimakasih Astra, Dengan Go-Car, Kami Tak Lagi Bonceng Lima
KLIK Gambar Untuk Beritanya

Kode Etik Jurnalistik

Kode Etik Jurnalistik
Pahami dan Taati. KLIK Gambar Selengkapnya

Jurus Sakti KPK Itu Bernama OTT

Jurus Sakti KPK Itu Bernama OTT
KLIK GAMBAR UNTUK NEWS SELENGKAPNYA

RAGAM BERITA LAINNYA

Menuju DPRD Provinsi Jambi

Menuju DPRD Provinsi Jambi
Menjemput Aspirasi Rakyat Kota Jambi-KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Menuju DPRD Provinsi Jambi

Menuju DPRD Provinsi Jambi
Menjemput Aspirasi Rakyat Muarojambi-Batanghari-KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Menuju Senayan Pemilu 17 April 2019

Menuju Senayan Pemilu 17 April 2019
Menjemput Aspirasi Rakyat Provinsi Jambi-KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Portal Berita Polda Jambi (TribrataNews)

Portal Berita Polda Jambi (TribrataNews)
Klik Benner Untuk Mengunjunginya