Berita Terbaru

Kami Hadir Dengan Wajah dan Semangat Baru

Kami Hadir Dengan Wajah dan Semangat Baru
KLIK Benner Versi Baru di www.jambipos.id (BETA)

Papan Bunga Ucapan di Jambi Panda Florist 082293915451

Papan Bunga Ucapan di Jambi Panda Florist 082293915451
Papan Bunga Ucapan di Jambi Panda Florist 082293915451
INDEKS BERITA TERBARU

Ini Lima Program Prioritas Jokowi Periode Mendatang

Written By jambipos-online on Selasa, 22 Oktober 2019 | 08:20

Presiden Joko Widodo tiba pada sidang paripurna MPR pelantikan Presiden dan Wakil Presiden 2019-2024 di Ruang Rapat Paripurna, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Minggu (20/10/2019). ( Foto: Suara Pembaruan / Ruht Semiono )
Jakarta-Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan lima program prioritas yang akan dilakukannya bersama Wakil Presiden KH Ma'ruf Amin dalam lima tahun ke depan. Lima program prioritas itu disampaikan Jokowi saat menyampaikan pidato pertama setelah pelantikan sebagai Presiden untuk periode 2019-2024 di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Jakarta, Minggu (20/10/2019).

"Pertama, pembangunan sumber daya manusia (SDM) akan menjadi prioritas utama kita. Membangun SDM yang pekerja keras, yang dinamis. Membangun SDM yang terampil, menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi. Mengundang talenta-talenta global bekerja sama dengan kita. Itu pun tidak bisa diraih dengan cara-cara lama, cara-cara baru harus dikembangkan. Kita perlu endowment fund yang besar untuk manajemen SDM kita," kata Presiden Jokowi.

Presiden mengatakan, kerja sama dengan industri juga penting dioptimalkan. Selain itu, juga penggunaan teknologi yang mempermudah jangkauan ke seluruh pelosok negeri.

Kedua, pembangunan infrastruktur akan dilanjutkan, yang menghubungkan kawasan produksi dengan kawasan distribusi, yang mempermudah akses ke kawasan wisata, dan yang mendongkrak lapangan kerja baru. Infrastruktur juga akan mengakselerasi nilai tambah perekonomian rakyat.

"Ketiga, segala bentuk kendala regulasi harus kita sederhanakan, harus kita potong, harus kita pangkas. Pemerintah akan mengajak DPR untuk menerbitkan dua undang-undang besar," kata Presiden.

UU yang dimaksud adalah UU tentang Cipta Lapangan Kerja dan UU Pemberdayaan UMKM. Menurut Presiden, masing-masing UU tersebut akan menjadi omnibus law, yaitu satu UU yang sekaligus merevisi beberapa UU. Bahkan, puluhan UU yang menghambat penciptaan lapangan kerja langsung direvisi sekaligus. Puluhan UU yang menghambat pengembangan UMKM juga akan langsung direvisi.

Keempat, kata Jokowi, penyederhanaan birokrasi akan terus lakukan besar-besaran. Investasi untuk penciptaan lapangan kerja akan diprioritaskan.

"Prosedur yang panjang harus dipotong. Birokrasi yang panjang harus kita pangkas. Eselonisasi harus disederhanakan. Eselon I, eselon II, eselon III, eselon IV, apa tidak kebanyakan? Saya minta untuk disederhanakan menjadi dua level saja, diganti dengan jabatan fungsional yang menghargai keahlian, menghargai kompetensi," kata Jokowi.

Presiden juga menegaskan, dirinya meminta para menteri, pejabat, dan birokrat untuk serius menjamin tercapainya tujuan program pembangunan. Bagi yang tidak serius, Jokowi menegaskan tidak akan memberi ampun. "Saya pastikan, pasti saya copot," ujarnya.

Terakhir, program kelima, adalah transformasi ekonomi. Presiden menjelaskan, yang dimaksud adalah bertransformasi dari ketergantungan pada sumber daya alam menjadi daya saing manufaktur dan jasa modern yang mempunyai nilai tambah tinggi bagi kemakmuran bangsa. "Ini demi keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia," ujarnya.(*)

Sumber: Suara Pembaruan

Jokowi Ingin Ciptakan Birokrasi "Making Delivered"

Presiden Joko Widodo membacakan sumpah jabatan presiden pada sidang paripurna MPR pelantikan Presiden dan Wakil Presiden 2019-2024 di Ruang Rapat Paripurna, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Minggu (20/10/2019). ( Foto: Suara Pembaruan / Ruht Semiono )
Jakarta- Dalam pidato kenegaraannya yang pertama sebagai Presiden RI periode 2019-2024, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyatakan akan menciptakan birokrasi yang making delivered.

“Saya tidak mau birokrasi yang sekelas hanya sending-sending saja. Saya akan paksa tugas birokrasi adalah making delivered,” kata Jokowi  pada pidato awal jabatan usai pelantikannya sebagai Presiden Republik Indonesia periode 2019-2024 di depan sidang MPR di Senayan, Jakarta, Minggu (20/10/2019).

Dengan kata lain, lanjutnya, birokrasi yang making delivered adalah menciptakan birokrasi yang mampu membuat program pembangunan bisa langsung dirasakan oleh rakyat Indonesia.

“Birokrasi kita harus bisa menjamin agar mampu mengerjakan program itu dapat dirasakan masyarakat,” ujar Jokowi.

Jokowi menyatakan akan bersikap tegas dan berorientasi hasil nyata dalam memimpin pemerintahan lima tahun mendatang.

Rutinitas yang tidak produktif harus dihentikan dan menjadikan produktivitas sebagai prioritas.

“Sekali lagi, mendobrak rutinitas adalah satu hal. Meningkatkan produktivitas adalah hal lain yang menjadi prioritas. Jangan lagi kerja kita berorientasi proses, tapi harus berorientasi pada hasil-hasil yang nyata,” kata Jokowi.

Jokowi untuk kedua kalinya memimpin negeri ini. Pada periode pertama, 2014-2019 Jokowi berpasangan dengan Jusuf Kalla. Pada periode kedua kepemimpinannya, 2019-2024 Jokowi menggandeng KH Ma’ruf Amin sebagai wakil presiden.

Ia mengatakan, pada periode pertama kepemimpinannya, sering mengingatkan para menteri, bahwa tugas pemerintah bukan hanya membuat dan melaksanakan kebijakan. Tetapi masyarakat harus menikmati pelayanan dan hasil pembangunan.

Dikatakan, seringkali birokrasi melaporkan bahwa program sudah dijalankan, anggaran telah dibelanjakan, dan laporan akuntabilitas telah selesai.

“Kalau ditanya, jawabnya, 'Program sudah terlaksana Pak.' Tetapi, setelah dicek di lapangan, setelah saya tanya ke rakyat, ternyata masyarakat belum menerima manfaat. Ternyata rakyat belum merasakan hasilnya. Sekali lagi, yang utama itu bukan prosesnya, yang utama itu hasilnya,” jelas Jokowi.

Ia mengaku mempunyai cara untuk mengecek tingkat kebenaran yang disampaikan pejabat pemerintah.

“Lihat saja ketika kita mengirim pesan melalui SMS atau WA. Ada sent, artinya telah terkirim. Ada delivered, artinya telah diterima. Tugas kita itu menjamin delivered, bukan hanya menjamin sent.

Saya tidak mau birokrasi pekerjaannya hanya sending-sending saja. Saya minta dan akan saya paksa bahwa tugas birokrasi adalah making delivered. Tugas birokrasi itu menjamin agar manfaat program dirasakan oleh masyarakat,” katanya.(*)

Sumber: BeritaSatu.com

Dua Bocah Ini Mengheningkan Cipta Di Depan Bendera Setengah Tiang Untuk Penghormatan Kepada Presiden RI Ke 3 Bapak BJ Habibie

Written By jambipos-online on Kamis, 12 September 2019 | 09:03

Usai sarapan pagi dan lengkap berpakaian sekolah setelah libur tiga hari (Senin-Rabu) akibat kabut asap menyelimuti udara Kota Jambi dan udara status berbahaya, Moses dan Ezer bergegas menuju depan bendera setengah tiang dan menundukkan kepala mengheningkan cipta, Kamis (12/9/2019) Pukul 06.30 WIB. Foto Asenk Lee Saragih
BJ Habibie Dimakamkan Kamis 12 September 2019

Jambi-Pagi itu menunjukkan Pukul 06.30 WIB. Dua anak ini bergegas menuju keluar rumah yang telah lengkap berpakaian sekolah. Mereka berdiri di depan Bendera Merah Putih setengah tiang dan menunduk mengheningkan cipta untuk penghormatan dan mengenang jasa-jasa Presiden ketiga Republik Indonesia Bacharuddin Jusuf Habibie.

Adalah Moses Juneri Manihuruk (Murid SMPN 14 Kota Jambi Kelas VII A) dan Ezer Twopama Manihuruk (Murid SD Xaverius 2 Kota Jambi Kelas IV). Mengetahui lewat berita, wafatnya  Presiden ketiga Republik Indonesia Bacharuddin Jusuf Habibie, kedua anak ini mengingatkan Ayahnya Rosenman Manihuruk untuk memasang bendera setengah tiang sesuai dengan himbauan Menteri Sekretaris Negara Pratikno yang menginstruksikan pengibaran bendera setengah tiang 3 hari berturut-turut.

“Ayah pasanglah Bendera Merah Putih setengah tiang. Biar kami berdiri didepannya untuk mengheningkan cipta untuk Bapak Presiden RI Ke 3 BJ Habibie. Inikah Presiden pencipta Pesawat Indonesia itu kan Ayah?,” ujar Ezer Twopama.

Usai sarapan pagi dan lengkap berpakaian sekolah setelah libur tiga hari (Senin-Rabu) akibat kabut asap menyelimuti udara Kota Jambi dan udara status berbahaya, Moses dan Ezer bergegas menuju depan bendera setengah tiang dan menundukkan kepala mengheningkan cipta, Kamis (12/9/2019) Pukul 06.30 WIB. 

“Sejak usia dini kita harus tanamkan jiwa menghargai Pemimpin dan loyalitas kepada Bangsanya kepada anak kita. Agar dewasa kelak mereka jadi warga Negara yang baik dan cinta NKRI serta mengikuti sifat juang pendahulunya,” kata Rosenman Manihuruk, ayah kedua anak ini berpesan.

Sementara pengamatan Penulis Kamis (12/9/2019) menunjukkan, RT 15 Kelurahan Kebun Handil, Kecamatan Jelutung, Kota Jambi warga masih jarang memasang bendera setengah tiang di depan rumah mereka. Ketua RT setempat-pun tidak ada mengintruksikan warganya untuk memasang bendera setengah tiang.  
  
Seperti diberitakan, Bapak Presiden RI Ke 3 BJ Habibie wafat di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Subroto Jakarta, Rabu Pukul 18.05 WIB, kata putra kedua Habibie Thareq Kemal Habibie. Tim dokter kepresidenan, menurut Thareq, sudah bekerja dengan baik selama Habibie dirawat mulai 1 September.

BJ Habibie meninggal dunia di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta Pusat, Rabu (11/9/2019) petang setelah menjalani perawatan intensif dalam beberapa hari terakhir. Menurut keluarga, Habibie menghembuskan nafas terakhirnya pada Pukul 18.05 WIB setelah kondisinya melemah sekitar Pukul 17.00 WIB. Habibie meninggal dunia dikelilingi segenap keluarga besarnya. Habibie berbaring lantaran sakit tua.

BJ Habibie disemayamkan di rumah duka, Patra Kuningan, Jaksel setelah dimandikan dari RSPAD Gatot Soebroto. Jenazah teknokrat andal Indonesia itu dimakamkan, Kamis (12/9/2019), di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, tepat berdampingan dengan pusara isteri tercinta, Ainun Habibie.

BJ Habibie memimpin Indonesia pada masa krisis dan transisi dari orde baru ke reformasi. Habibie berjasa dalam demokrasi setidaknya membebaskan banyak tahanan politik dan menjamin kebebasan pers. Dia pula yang menggelar referendum di Timor Timur yang sekarang menjadi negara merdeka, Timor Leste.

Hari Berkabung Nasional

Sementara Menteri Sekretaris Negara Pratikno menginstruksikan pengibaran bendera setengah tiang 3 hari berturut-turut atas wafatnya presiden ketiga Republik Indonesia Bacharuddin Jusuf Habibie di Jakarta, Rabu (11/9/2019).
Menteri Sekretaris Negara Pratikno menginstruksikan pengibaran bendera setengah tiang 3 hari berturut-turut atas wafatnya presiden ketiga Republik Indonesia Bacharuddin Jusuf Habibie di Jakarta, Rabu (11/9/2019). Foto Asenk Lee Saragih
Instruksi yang disampaikan dalam surat edaran bernomor B- 1010/M.Sesneg/Set/TU.00/09/2019 itu juga menetapkan tanggal 12 sampai 14 September 2019 sebagai hari berkabung nasional.

"Untuk memberikan penghormatan yang setinggi-tingginya kepada putra terbaik bangsa, Bapak Bacharuddin Jusuf Habibie, yang wafat pada tanggal 11 September 2019 di Jakarta," tulis Mensesneg dalam surat edaran yang diterima di Jakarta, Rabu (11/9/2019).

Sesuai dengan Pasal 12 ayat 4, 5, dan 6 Undang-Undang Nomor 24 tahun 2009 tentang Bendera, Bahasa, dan Lambang Negara, serta Lagu Kebangsaan, Mensesneg memohon agar seluruh pimpinan Lembaga Negara, Gubernur Bank Indonesia, para menteri, Jaksa Agung, Panglima TNI, Kapolri, pimpinan lembaga nonstruktural, pimpinan lembaga pemerintah nonkementerian, gubernur, bupati, wali kota, pimpinan BUMN atau BUMD, serta Kepala Perwakilan Republik Indonesia di Luar Negeri beserta jajarannya untuk mematuhi instruksi tersebut.

Selanjutnya, Mensesneg meminta kepada gubernur, bupati, dan wali kota untuk menyampaikan instruksi tersebut kepada masyarakat luas. “Selamat Jalan Bapak Teknologi dan Demokrasi Indonesia. Nama dan Jasamu Akan Tetap Dikenang Generasi Penerus Bangsa Ini”. (Asenk Lee Saragih)
Moses Juneri Manihuruk (Murid SMPN 14 Kota Jambi Kelas VII A) dan Ezer Twopama Manihuruk (Murid SD Xaverius 2 Kota Jambi Kelas IV). Mengetahui lewat berita, wafatnya  Presiden ketiga Republik Indonesia Bacharuddin Jusuf Habibie, kedua anak ini mengingatkan Ayahnya Rosenman Manihuruk untuk memasang bendera setengah tiang sesuai dengan himbauan Menteri Sekretaris Negara Pratikno yang menginstruksikan pengibaran bendera setengah tiang 3 hari berturut-turut. Foto Asenk Lee Saragih

Adalah Moses Juneri Manihuruk (Murid SMPN 14 Kota Jambi Kelas VII A) dan Ezer Twopama Manihuruk (Murid SD Xaverius 2 Kota Jambi Kelas IV). Mengetahui lewat berita, wafatnya  Presiden ketiga Republik Indonesia Bacharuddin Jusuf Habibie, kedua anak ini mengingatkan Ayahnya Rosenman Manihuruk untuk memasang bendera setengah tiang sesuai dengan himbauan Menteri Sekretaris Negara Pratikno yang menginstruksikan pengibaran bendera setengah tiang 3 hari berturut-turut. Foto Asenk Lee Saragih









 
Hari Berkabung Nasional

 

Selamat Jalan BJ Habibie

Written By jambipos-online on Rabu, 11 September 2019 | 21:04

Innalillahi wa inna ilaihi rajiun. Selamat jalan Bapak BJ Habibie.
BJ Habibie Dimakamkan Besok Kamis 12 September 2019

Jakarta- Jenazah Presiden ke-3 RI BJ Habibie akan disemayamkan di rumah duka, Patra Kuningan, Jaksel setelah dimandikan dari RSPAD Gatot Soebroto. Berdasarkan informasi, jenazah teknokrat andal Indonesia itu bakal dimakamkan, Kamis (12/9/2019), di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, tepat berdampingan dengan pusara isteri tercinta, Ainun Habibie.

Sementara di rumah duka sudah dilakukan persiapan seperti memasang tenda hingga lampu penerangan. Habibie meninggal dunia di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta Pusat, Rabu (11/9/2019) petang setelah menjalani perawatan intensif dalam beberapa hari terakhir.

Menurut keluarga, Habibie menghembuskan nafas terakhirnya pada pukul 18.05 WIB setelah kondisinya melemah sekitar pukul 17.00 WIB. Habibie meninggal dunia dikelilingi segenap keluarga besarnya.

Sewaktu membesuk Habibie yang berbaring lantaran sakit tua, mantan Ketum Golkar dan Ketua DPR Akbar Tanjung menyatakan bangsa ini masih membutuhkan sosok almarhum. Namun Tuhan berkehendak lain.

BJ Habibie memimpin Indonesia pada masa krisis dan transisi dari orde baru ke reformasi. Habibie berjasa dalam demokrasi setidaknya membebaskan banyak tahanan politik dan menjamin kebebasan pers. Dia pula yang menggelar referendum di Timor Timur yang sekarang menjadi negara merdeka, Timor Leste.

Hari Berkabung Nasional

Menteri Sekretaris Negara Pratikno menginstruksikan pengibaran bendera setengah tiang 3 hari berturut-turut atas wafatnya presiden ketiga Republik Indonesia Bacharuddin Jusuf Habibie di Jakarta, Rabu (11/9/2019).

Presiden Ketiga RI BJ. Habibie menghadiri buka puasa bersama ICMI di 2016. ( Foto: BeritaSatu Photo / Emral Firdiansyah )
Instruksi yang disampaikan dalam surat edaran bernomor B- 1010/M.Sesneg/Set/TU.00/09/2019 itu juga menetapkan tanggal 12 sampai 14 September 2019 sebagai hari berkabung nasional.

"Untuk memberikan penghormatan yang setinggi-tingginya kepada putra terbaik bangsa, Bapak Bacharuddin Jusuf Habibie, yang wafat pada tanggal 11 September 2019 di Jakarta," tulis Mensesneg dalam surat edaran yang diterima di Jakarta, Rabu (11/9/2019).

Sesuai dengan Pasal 12 ayat 4, 5, dan 6 Undang-Undang Nomor 24 tahun 2009 tentang Bendera, Bahasa, dan Lambang Negara, serta Lagu Kebangsaan, Mensesneg memohon agar seluruh pimpinan Lembaga Negara, Gubernur Bank Indonesia, para menteri, Jaksa Agung, Panglima TNI, Kapolri, pimpinan lembaga nonstruktural, pimpinan lembaga pemerintah nonkementerian, gubernur, bupati, wali kota, pimpinan BUMN atau BUMD, serta Kepala Perwakilan Republik Indonesia di Luar Negeri beserta jajarannya untuk mematuhi instruksi tersebut.

Selanjutnya, Mensesneg meminta kepada gubernur, bupati, dan wali kota untuk menyampaikan instruksi tersebut kepada masyarakat luas.

Presiden ketiga RI B.J. Habibie wafat di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Subroto Jakarta, Rabu pukul 18.05 WIB, kata putra kedua Habibie Thareq Kemal Habibie.

Tim dokter kepresidenan, menurut Thareq, sudah bekerja dengan baik selama Habibie dirawat mulai 1 September.

Golkar: Selamat Jalan Bapak Teknologi dan Demokrasi

Ketua DPP Partai Golkar, Ace Hasan Syadzily mengungkapkan, partainya sangat kehilangan sosok BJ Habibie. Selain sesepuh Partai Golkar, Habibie merupakan salah satu Presiden Indonesia yang banyak mengukir sejarah dan dikenang sebagai Bapak Demokrasi Indonesia.

"Partai Golkar sangat kehilangan atas wafatnya Presiden Habibie. Beliau salah satu Presiden Indonesia yang mengukir sejarah dan terkenang jasa-jasanya sebagai Bapak Demokrasi Indonesia. Beliau memuluskan jalan bagi proses transisi demokrasi Indonesia yang kita nikmati saat ini," kata Ace Hasan kepada wartawan, Rabu (11/9/2019).

Ace mengatakan, Indonesia mampu melewati badai dari ancaman terfragmentasi dan terpecah di bawah kepemimpinan Presiden Habibie. Tak hanya itu, fondasi demokrasi yang kuat dan solid mampu diletakkan Presiden Habibie yang memimpin Indonesia dalam waktu singkat.

"Selain itu, di bawah kepemimpinannnya, Presiden Habibie menyelamatkan ekonomi Indonesia dari krisis yang dapat memporak-pondakan negara kita," katanya.

Untuk itu, Partai Golkar merasa sangat kehilangan sosok Habibie. Mewakili Partai Golkar, Ace menyatakan duka cita yang mendalam atas kepergian Ketua Dewan Kehormatan Partai Golkar tersebut.

"Partai Golkar sungguh sangat kehilangan. Kami sangat berduka atas kepergian beliau. Hingga akhir hayatnya, almarhum tercatat sebagai Ketua Dewan Kehormatan Partai Golkar," ungkapnya.

"Selamat jalan Presiden Habibie. Selamat jalan Bapak Teknologi Indonesia & Bapak Demokrasi Indonesia," tambah Ace.

Polri: Habibie Bapak Demokrasi Indonesia

“Polri turut menghaturkan bela sungkawa dan rasa duka cita yang mendalam atas wafatnya presiden RI ke 3. Beliau bapak demokrasi dan bapak kemajuan teknologi Indonesia,” kata Karo Penmas Polri Brigjen Dedi Prasetyo, Rabu (11/9/2019).

Habibie, masih kata Dedi, merupakan putra terbaik bangsa Indonesia. Seluruh bangsa merasa kehilangan dan mendoakan semoga arwah lelaki kelahiran Pare-Pare mendapat tempat yang terbaik di sisi-Nya.

Habibie meninggal dunia karena sudah berusia tua sehingga sejumlah organ dalam tubuhnya mengalami degenerasi. Salah satunya adalah jantung. (*)

Sumber: BeritaSatu.com
 

Papan Bunga Ucapan di Jambi Panda Florist 082293915451

Written By jambipos-online on Selasa, 10 September 2019 | 18:59

Papan Bunga Ucapan di Jambi Panda Florist 082293915451
Jambi-Pemesanan Ucapan Papan Bunga di Kota Jambi Panda Florist HP-WA-082293915451 milik Erick Girsang. (Asenk Lee Saragih)
Karya  Panda Florist 082293915451
 
Karya  Panda Florist 082293915451

Karya  Panda Florist 082293915451

Karya  Panda Florist 082293915451
 

Laporan Akhir Tahun 2018 Polda Jambi

Laporan Akhir Tahun 2018 Polda Jambi
KLIK Benner Untuk Selengkapnya


Berita Lainnya

Jambi: Niat Bangun Stadion Internasional Belum Ada

Jambi: Niat Bangun Stadion Internasional Belum Ada
Klik Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Dahlan Iskan: 75 Persen Pemilik Media Siber Mantan Wartawan Surat Kabar

Dahlan Iskan: 75 Persen Pemilik Media Siber Mantan Wartawan Surat Kabar
Sebanyak 75 persen pendiri dan pemilik media siber di Indonesia merupakan bekas wartawan surat kabar. Saat ini tercatat sebanyak 43.300 media siber di seluruh Indonesia. Klik Gambar Untuk Selengkapnya

Ragam Berita

Terimakasih Astra, Dengan Go-Car, Kami Tak Lagi Bonceng Lima

Terimakasih Astra, Dengan Go-Car, Kami Tak Lagi Bonceng Lima
KLIK Gambar Untuk Beritanya

Raker PWI Pusat 2019

Raker PWI Pusat 2019
Menjawab Idealisme dan Realita Era Media Digital

Kode Etik Jurnalistik

Kode Etik Jurnalistik
Pahami dan Taati. KLIK Gambar Selengkapnya

Jurus Sakti KPK Itu Bernama OTT

Jurus Sakti KPK Itu Bernama OTT
KLIK GAMBAR UNTUK NEWS SELENGKAPNYA

RAGAM BERITA LAINNYA

Pengurus PWI Provinsi Jambi Periode 2017-2022

Pengurus PWI Provinsi Jambi Periode 2017-2022
KLIK Benner Daftar Pengurusnya