Berita Terbaru

Kami Hadir Dengan Wajah dan Semangat Baru

Kami Hadir Dengan Wajah dan Semangat Baru
KLIK Benner Versi Baru di www.jambipos.id (BETA)

Selamat Atas Kelahiran Anak Dari H Ivan Wirata ST MM MT

Selamat Atas Kelahiran Anak Dari H Ivan Wirata ST MM MT
H Ivan Wirata: Semoga Allah menjadikannya anak yang diberkahi untukmu dan untuk Umat Muhammad

Mengucapkan

Mengucapkan
Ir Tigor GH Sinaga

Daniel Sijan Pendiri Jambipos

Daniel Sijan Pendiri Jambipos
Tokoh Pers Jambi
INDEKS BERITA TERBARU

Raker PWI Pusat, Menjawab Tantangan Arus Idealisme dan Realita

Written By jambipos-online on Rabu, 23 Januari 2019 | 07:29

Para tokoh PWI tampil dalam Raker PWI di Jakarta hari pertama 21 Januari 2019. Dari kiri Sekjen Mirza Zulhadi (moderator), Ketua Umum PWI Atal S. Depari, Ketua Dewan Pembina Ilham Bintang, Ketua Dewan Penasihat Margiono. (Foto : PWI/Dias)
Jambipos, Jakarta-Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, menggelar Rapat Kerja di Jakarta, Senin-Selasa 21-22 Januari 2019. Raker ini merupakan rapat kerja pertama, sejak terbentuk pengurus baru di bawah Ketua Umum Atal Sembiring Depari, hasil Kongres PWI di Surakarta, 27-30 September 2018.

Pada kesempatan itu, Atal Sembiring Depari menegaskan kembali  janjinya  di depan kongres, bahwa di tengah perkembangan media massa dan media sosial Tanah Air yang diwarnai berbagai perubahan, ia akan membawa PWI lima tahun kedepan dengan visi baru. 

"Menjadikan PWI organisasi profesional dan bermartabat di era transformasi  lanskap media dengan spirit kebangsaan, kebebasan, dan kreativitas digital. PWI jaman sekarang," katanya.

Wujud dari PWI jaman sekarang ini, misalnya dalam pengelolaan organisasi, akan dikelola menggunakan platform IT PW-Iapp. Dengan aplikasi yang ada, bisa melayani kebutuhan interaksi hingga informasi Pengurus Pusat , Provinsi hingga kabupaten, serta anggota PWI seluruh Indonesia. 

Juga masyarakat yang ingin tahu kegiatan PWI Pusat diberbagai bidang, mulai dari kegiatan pendidikan : Sekolah Jurnalisme Indonesia(SJI), Uji Kompetensi Wartawan (UKW), hingga kegiatan lain di dalam dan luar negeri. 

Disebutkan, bahkan dari PWIapp itu juga, kelak dapat dijadikan sarana pendidikan jarak jauh, sehingga bisa diakses semua anggota PWI, terutama yang berada di berbagai pelosok Indonesia. Adapun untuk menjangkau kaum milenial, PWI menggunakan media sosial, seperti instagram, facebook, youtube, dll. "Pokoknya semuanya cukup dari ponsel masing-masing," ujar Atal Depari.

Seiring dengan pelaksanaan Pemilu Legislatif (Pileg) dan Pemilu Presiden/Wakil Presiden yang puncaknya 17 April 2019, PWI akan mengaktifkan kembali Mapilu (Masyarakat Pemantau Pemilu) PWI, untuk melakukan pemantauan pelaksanaan Pemilu dari Sabang sampai Merauke, agar terciptanya Pemilu yang bersih. Tentu dengan dukungan dan kerja bersama anggota PWI yang tersebar di 34 Provinsi.

Idealistis vs Realistis 

Rapat kerja yang berlangsung Senin-Selasa itu, dipuncaki dengan seminar dengan mengangkat topik "Peranan Pers di Era Digital dalam Mendukung Pembangunan Daerah". Menampilkan tiga pembicara: Gubernur DKI Jakarta, Ketua Dewan Pers dan Direktur Utama Bank DKI
Ketua PWI Pusat Atal Depari dan Gubernur DKI Anies Baswedan.
Seluruh peserta rapat kerja, sepakat bahwa dalam menjalankan tugas, pers harus berpegang pada Kode Etik Jurnalistik.  Dalam kongres PWI di Solo 2018, malah menambah satu lagi Kode Etik Perilaku. Dengan dua kode etik ini, dimaksudkan agar profesi wartawan bisa dijalankan dengan profesional dan berintegritas.  

Disesalkan jika pers mengabaikan Kode Etik Jurnalistik, demi mengikuti irama kendang pihak lain (polisi), sehingga kehilangan sikap kritis. Contoh terbaru, bagaimana media sosial dan media mainstream beramai-ramai  "menghakimi"  Vanessa Angel, dalam kasus prostitusi via online.

Menurut Ketua Dewan Kehormatan PWI Ilham Bintang, saat ini ada tiga kategori ancaman terhapat pers : pemerintah, preman (di belakangnya partai) dan pemilik modal, yang 95% berafiliasi pada partai.

Seiring dengan itu, Indek Kebebasan Pers yang diumumkan oleh Dewan Pers menunjukkan bahwa intervensi pemerintah pada media menurun, sedangkan intervensi pemilik media atau pemilik modal pada news room (wartawan) meningkat.

Diksi "intervensi", khususnya untuk pemilik media, pemilik modal  pada nesw room, wartawan memancing pro kontra. Pihak yang pro, menganut pandangan bahwa pemilik media. pemiliki modal tidak boleh mencampuri idealisme kerja redaksi dan wartawan yang otonom: berpihak kepentingan umum. Sedangkan yang kontra, melihat secara realistis bahwa usaha media harus dijalankan  pemilik modal/ media, bersama  wartawan/news room agar tetap hidup, apalagi di tengah kondisi pers yang sulit sekarang ini.  

Margiono, yang menjabat Ketua Umum PWI dua periode, yang kini duduk sebagai Ketua Dewan Penasihat PWI, mengingatkan bahwa media tidak hidup di ruang hampa, karena itu harus belajar pada kondisi riil. 

"Sepanjang seseorang menjadi wartawan, ya harus tunduk pada (pemilik) medianya. Kalau tidak mau tunduk, ya bikin media sendiri,"ujarnya. Seraya menambahkan, bahwa wartawan   harus membela perusahaan supaya tetap hidup.(JP-Rel/Lee)
 

Laporan Akhir Tahun 2018 Polda Jambi


Selangkah Lagi, Fachrori Umar Resmi Jabat Gubernur Jambi Definitif

Written By jambipos-online on Selasa, 22 Januari 2019 | 18:26

Pemberhentiaan Zumi Zola dibacakan dalam Sidang Rapat Paripurna DPRD Provinsi Jambi di Gedung DPRD Provinsi Jambi, Selasa (22/1/2019).IST
Jambipos, Jambi-Selangkah lagi, H Fachrori Umar resmi menjabat Gubernur Jambi definitive, pasca diberhentikannya Zumi Zola dari jabatan Gubernur Jambi karena berstatus terpidana. Pemberhentiaan Zumi Zola dibacakan dalam Sidang Rapat Paripurna DPRD Provinsi Jambi di Gedung DPRD Provinsi Jambi, Selasa (22/1/2019).

Pembacaan SK tersebut dilakukan oleh Sekretaris DPRD Provinsi Jambi, Emi Nopisah, dalam Keppres Nomor 7/P Tahun 2019 tentang pengesahan pemberhentian Gubernur Jambi masa jabatan tahun 2016-2021 dan penunjukkan pelaksana tugas Gubernur Jambi masa jabatan 2016-2021. Keppres itu ditetapkan di Jakarta pada 16 Januari 2019.

Pada Rapat Paripurna DPRD Provinsi Jambi itu juga disampaikan usulan pengangkatan Wakil Gubernur Jambi H Fachrori Umar menjadi Gubernur Jambi devinitife. Sidang Paripurna DPRD Provinsi Jambi ini juga sekaligus menyampaikan agenda hasil rapat Badan Musyawarah DPRD Provinsi Jambi pada tanggal 21 Januari 2019 tentang penyampaian usulan pengesahan Wakil Gubernur Jambi menjadi Gubernur Jambi (Pergantian Antar Waktu-PAW) sisa masa jabatan 2016-2021.

Ketua DPRD Provinsi Jambi, Cornelis Buston mengatakan, pihaknya akan segera menyampaikan usulan pengesahan pengangkatan Wakil Gubernur Jambi masa jabatan 2016-2021 menjadi Gubernur Jambi sisa masa jabatan tahun 2016-2021 kepada Presiden RI melalui Menteri Dalam Negeri. 

“Hal ini untuk disahkan pengangkatannya sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku. Setelah menerima surat pemberhentian Zumi Zola maka sekarang kita usulkan Plt Gubernur Jambi untuk menjadi Gubernur Jambi definitif. Pelantikannya nanti di Jakarta. Mudahan-mudahan bulan depan sekira tanggal 14 Februari 2019 sudah dilantik,” katanya.

Cornelis berharap secepatnya terlaksana sehingga kebijakan-kebijakan strategis dapat diputuskan demi tercapainya Jambi Tuntas 2021.

“Semoga tidak terdapat hambatan lagi untuk pelantikan. Sehingga hal-hal strategis dapat diambil keputusannya oleh Gubernur Jambi yang baru. Semoga dengan Gubernur Jambi definitive seluruh kebijakan bisa berjalan dengan baik,” ujarnya.

Terpisah, Plt Gubernur Jambi Fachrori Umar  kepada wartawan mengatakan, dirinya akan fokus pada program yang sudah ada seperti beasiswa, pembangunan desa dan pembangunan infrastruktur lainnya.

Sementara Kepala Biro Pemerintahan dan Otda Provinsi Jambi Rahmat Hidayat menyampaikan untuk tahap pelantikan selanjutnya, sedang diusulkan Provinsi Jambi masuk bersama kedalam pelantikan Gubernur Jawa Timur dan Riau pada 14 Februari 2019 mendatang.

Disebutkan, jangka waktu pengisisan jabatan wakil Gubernur Jambi tenggat waktunya waktu 18 bulan setelah pemberhentian. (JP-Lee)
 

Tujuh Pelaku Narkoba Diringkus Polres Merangin

Tujuh pelaku narkoba, diringkus aparat Kepolisian Resor Merangin. Ketujuh pelaku yakni, WY (34) PS (32) DF (22) MS (54) BT (49) OB (40) dan MB (38). Dari ketujuh pelaku diamankan barang bukti narkotika jenis shabu-shabu 19 gram dan ganja 12 gram.
Jambipos, Merangin-Tujuh pelaku narkoba, diringkus aparat Kepolisian Resor Merangin. Ketujuh pelaku yakni, WY (34) PS (32) DF (22) MS (54) BT (49) OB (40) dan MB (38). Dari ketujuh pelaku diamankan barang bukti narkotika jenis shabu-shabu 19 gram dan ganja 12 gram.

Kapolres Merangin AKBP I Kade Utama Wijaya,SIK,MH saat konferensi pers, Senin (21/1/2019) membenarkan penangkapan ini. Kapolres mengatakan, ketujuh tersangka ditangkap di lokasi berbeda. 

“Sebagian sudah menjadi target operasi kita, dan salah satu pelaku merupakan residivis,” sebut I Kade Utama Wijaya. Atas perbuatannya, para pelaku dijerat dengan Pasal 114 dan Pasal 112 Undang-undang RI nomor 35 tahun 2009 tentang penyalahgunaan Narkoba. “Ancaman minimal empat tahun dan maksimal 15 tahun penjara,” pungkas I Kade Utama Wijaya.(JP-Bay)

Wabup: Stop Tindak Pidana Korupsi


Wabup Merangin H Mashuri bersama tim unit pengendalian gratifikasi Kabupaten Merangin.
Jambipos, Merangin-Pemerintah Kabupaten Merangin telah melakukan berbagai upaya, untuk pencegahan dan pemberantasan tindak pidana korupsi di semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan instasi lainnya.

Hal tersebut ditegaskan Wakil Bupati (Wabup) Merangin H Mashuri pada sambutan acara Deklarasi Komitmen Penerapan Pengendalian Gratifikasi di jajaran Pemkab Merangin di Aula Utama Kantor Bupati, Selasa (22/1/2019).

"Pada 21 November 2017 lalu Bapak Bupati telah menandatangani komitmen berasama program pencegahan dan penindakan korupsi terintegrasi wilayah Provinsi Jambi, bersama Pak Gubernur, bupati dan walikota se-Provinsi Jambi,’’ujar Wabup.

Selain itu Pemkab Merangin juga telah menerbitkan instruksi Presiden nomor 5 tahun 2014 tentang percepatan pemberantasan korupsi dan peraturan Presiden nomor 55 tahun 2013 tentang strategi nasional pencegahan dan pemberantasan korupsi.

Pemberantasan korupsi jangka panjang tahun 2012-2025 dan jangka menengah tahun 2010-2014, yang telah diganti dengan peraturan Presiden nomor 54 tahun 2018 tentang strategi nasional pencegahan korupsi.
Terakhir Pemkab Merangin telah menerbitkan keputusan bersama pimpinan komisi pemberatasan korupsi, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional.

Berikut Menteri dalam negeri, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi dan Kepala Staf Kepresidenan tentang aksi pencegahan korupsi tahun 2019-2020.

Sedangkan upaya nyata yang telah dilakukan Pemkab Merangin terang wabup, memberikan pelayanan publik yang baik, sekaligus sebagai pencegahan tindak gratifikasi dengan membentuk pelayanan terpadu satu pintu.

"Saat ini seluruh pelayanan perizinan dan non perizinan telah dilimpahkan seluruhnya ke Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja Kabupaten Merangin,’’jelas Wabup.

Tampil sebagai pembicara pada acara tersebut, Inspektur Provinsi Jambi Dr Khailani, yang dengan tegas menyampaikan materinya di hadapan para pimpinan OPD di jajaran Pemkab Merangin.

Pada kesempatan itu juga dilakukan penandatanganan pernyataan komitmen pengendalian gratifikasi di lingkup OPD Pemkab Merangin yang dilakukan seluruh kepala OPD di jajaran Pemkab Merangin. (JP-Yah)

Wabup Evaluasi Tim Kerja MTQ Marangin


Wabup Merangin H Mashuri bersama tim evaluasi kinerja tim MTQ Kabupaten Merangin.
Jambipos, Merangin-Usai menghadiri pelantikan pengurus Dewan Pendidikan Kabupaten Merangin,  Wakil Bupati Merangin H Mashuri mengevaluasi tim kerja MTQ Kabupaten Merangin di Pola Dua Kantor Bupati, Selasa (22/1/2019).

Evalusi bersama itu dilakukan guna meningkatkan prestasi Kabupaten Merangin pada ajang MTQ tingkat Provinsi Jambi ke-49 yang akan berlangsung di Kabupaten Bungo.

Dalam mengevaluasi kinerja tim MTQ tersebut  wabup tidak bekerja seorang diri, tapi bersama Kepala Kantor Kementarian Agama Merangin H Marwan Hasan, Ketua Majelis Ulama Indonesia Merangin KH Abdul Satar Saleh, Kabag Kesra Abdul Aziz.

Selain itu juga hadir para tokoh masyarakat, urusan Basnaz Merangin, perwakilan dari kecamatan-kecamatan dan para Haviz Quran. Acara dikemas dalam silaturahmi para pengurus dan calon peserta MTQ tingkat Provinsi Jambi 2019.

"Jadi melalui evaluasi ini, akan kita ketahui kelemahan-kelemahan yang terjadi dan apa yang harus kita lakukan, sehingga kedepannya prestasi Kabupatn Merangin pada MTQ tingkat Provinsi Jambi bisa meningkat lagi,’’ujar Wabup.
Para pengurus  tim kerja dan calon anggota MTQ Kabupaten Merangin.
Untuk lebih jeli dalam evaluasi itu, wabup mengevaluasi kinerja tim MTQ tersebut perbidang-bidangnya. Wabup minta semua bidang bisa bekerja maksimal guna mencapai apa yang telah ditergetkan.

"Guna mencapai terget itu, semua bidang dan tim harus terus berkoordinasi dan terus menjalin kebersamaan tim. Ini penting, karena terjadi kemacetan kooridnasi di satu bidang saja bisa ‘pincang’,’’terang Wabup.

Selain itu program-program yang bisa meningkatkan prestasi itu dengan mengemakan program Subuh Berjemaah dan Jus Ama masuk sekolah, di 215 desa yang akan dievaluasi selama tiga tahun.

"Setelah tiga tahun berjalan program Subuh Berjemaah dan Jus Ama masuk sekolah ini, kita harapkan mampu menumbuhkembangkan kecintaan generasi kita untuk  mencintai dan mambaca Al Quran,’’harap Wabup. (JP-Yah)

H Al Haris Lantik Pengurus Dewan Pendidikan

Percepat Perkembangan Pendidikan di Merangin
Bupati Merangin H Al Haris menyalami dan mengucapkan selamat kepada para pengurus Dewan Pendidikan yang baru dilantik.
Jambipos, Merangin-Bupati Merangin H Al Haris melantik para pengurus Dewan Pendidikan Kabupaten Merangin periode 2019-2021, di Aula Utama Kantor Bupati Merangin, Selasa (22/1/2019).

Pada acara yang dihadiri Wabup Merangin H Mashuri, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Merangin H Marwan Hasan dan Kadis Pendidikan H Jubir tersebut, bupati menegaskan Dewan Pendidikan akan sangat berperan.

‘’Dewan Pendidikan Merangin ini sempat fakum. Hari ini kita lantik dan harus cepat bekerja untuk mempercepat kemajuan serta perkembangan dunia pendidikan di Kabupaten Merangin,’’ujar Bupati.

Bupati berharap tidak hanya nama yang tertera dalam kepengurusan Dewan Pendidikan tersebut, tapi rohnya rela bekerja keras untuk kemajuan pendidikan di Bumi Tali Undang Tambang Teliti Kabupaten Merangin.

Diakui bupati memang berat pekerjaan tersebut, tapi jika sinergi, koordinasi dan kebersamaan terus dilakukan, akan semakin ringan. "Di pundak bapak-bapak inilah saya titipkan kemajuan dunia pendidikan Merangin,’’pinta Bupati.

Pendidikan itu lanjut bupati, dimulai dari titik nol (Pendidikan Anak Usia Dini) sampai perguruan tinggi. Jadi semua jenjang pendidikan tersebut, harus cepat dikembangkan kemajuannya.

Untuk mengkafer semua itu, dalam kepengurusan yang telah dilantik masih kurang bidang-bidang yang ditangani. Perlu ditambah bidang yang menangani pesantren dan unsur dari Kementerian Agama Kabupaten Merangin.

Pada kesempatan itu bupati mengingatkan para pengurus Dewan Pendidikan Merangin, jangan terjebak dalam lingkaran politik. Sebab ketika pendidikan sudah terjebak dalam politik, maka akan hancurlah semuanya.

Para pengurus Dewan Pendidikan Merangin yang dilantik, diantaranya KH Abdul Satar Saleh,MA sebagai ketua, Drs H Syafrudin Hadi sebagai wakil ketua, AR Mulyadi sebagai sekretaris, Drs H Yusuf Basri, M.Pd sebagai wakil sekretaris.

Selain itu, bendahara dijabat H Sirajudin, M.Kes dan wakilnya Eny Farida, SH. Sedangkan untuk Ketua Bidang Pertimbangan Pendidikan dijabat Dr H M Joni Musa, Lc, MA, Ketua Bidang Pendukung Ampera Sukma dan pengurus lainnya. (JP-Yah)

Seminar PWI Pusat

 
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat seminar dengan tema “Peranan Pers Pada Era Digital Dalam Mendukung Pembangunan Daerah” di Jakarta, Selasa 22 Januari 2019.
Jambipos, Jakarta-Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) menggelar seminar dengan tema “Peranan Pers Pada Era Digital Dalam Mendukung Pembangunan Daerah” di Jakarta, Selasa 22 Januari 2019. Seminar ini menghadirkan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Walikota Bogor Bima Arya Sugiarto dan Ketua Dewan Pers Yosep Adi Prasetyo sebagai pembicara. Beritasatu Photo/Uthan A Rachim

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat seminar dengan tema “Peranan Pers Pada Era Digital Dalam Mendukung Pembangunan Daerah” di Jakarta, Selasa 22 Januari 2019.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat seminar dengan tema “Peranan Pers Pada Era Digital Dalam Mendukung Pembangunan Daerah” di Jakarta, Selasa 22 Januari 2019.

Gunung Kerinci Semburkan Asap Tebal, Puluhan Pendaki Terpaksa Turun

Gunung Kerinci.Foto Antara
Pendakian ke Gunung Kerinci ditutup sementara menyusul terjadinya semburan asap tebal. Semburan asap tebal dari puncak Gunung Kerinci terjadi sejak Sabtu (19/1/2019) siang hingga Senin (21/1/2019) pagi.

Jambipos, Jambi - Sedikitnya 60 orang pendaki Gunung Kerinci, Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi, Senin (21/1) terpaksa turun kembali menyusul terjadinya semburan asap tebal di gunung tertinggi di Sumatera itu. Pendakian ke Gunung Kerinci yang berada pada ketinggian 3.805 meter di atas permukaan laut (Dpl) tersebut hanya diperbolehkan hingga Shelter 1 (pemberhentian pertama) di kaki gunung.

“Seluruh pendaki Gunung Kerinci sudah turun Senin (21/1/2019). Jumlah pendaki Gunung Kerinci sejak Sabtu – Minggu (19 – 20/1/2019) sebanyak 60 orang. Sebanyak enam orang pendaki yang sudah sampai di Shelter 3 terpaksa dijemput petugas,” kata Kepala Seksi (Kasi) Pengawasan Balai Besar Taman Nasional Kerinci Seblat (BBTNKS) Wilayah I Kerinci, Nurhamidi di Kerinci, Senin (2/1/2019).

Menurut Nurmahmudi, pendakian ke Gunung Kerinci ditutup sementara menyusul terjadinya semburan asap tebal dari puncak gunung tersebut. Semburan asap tersebut dinilai ckup berbahaya terhadap para pendaki.

Semburan asap tebal dari puncak Gunung Kerinci terjadi sejak Sabtu (19/1/2019) siang hingga Senin (21/1/2019) pagi. Semburan asap tersebut mengarah bagian kanan gunung yang merupakan jalur pendakian Shelter 3.

“Pendakian ke Gunung Kerinci berbahaya akibat terjadinya semburan asap tebal. Karena itu kami meminta para pendaki yang sudah sempat naik segera turun. Kemudian para pendaki yang sudah siap mendaki juga kami minta membatalkan pendakian karena situasi di Gunung Kerinci cukup berbahaya,” kata dia.

Dijelaskan, berdasarkan informasi dari petugas pengawas Gunung Kerinci, pendakian ke Gunung Kerinci hanya bisa dilakukan hingga Shelter 1 di kaki gunung.

“Kalaupun terjadi erupsi Gunung Kerinci, para pendaki di Shelter 1 masih bisa menyelamatkan diri. Jadi kami hanya mengizinkan pendakian hingga kaki gunung tersebut,”ujarnya.

Sementara itu, Petugas penjaga Pos R10 Gunung Kerinci, Dudung mengatakan, asap tebal yang disemburkan Gunung Kerinci sejak Sabtu (19/1/2019) baru kali ini terjadi selama satu tahun terakhir. Namun belum bisa dipastikan bahwa terjadinya semburan asap tebal tersebut menunjukkan peningkatan aktivitas gunung tersebut.

“Kendati semburan asap tebal sudah terjadi dua hari terakhir, namun kejadian gempa di gunung tersebut tidak terjadi seperti pertanda awal terjadinya erupsi. Status gunung tersebut hingga kini masih waspada,” kata dia.(*)


Sumber: Suara Pembaruan 

Peristiwa Kelam yang Paksa WhatsApp Batasi Forward Pesan

Peristiwa Kelam yang Paksa WhatsApp Batasi Forward Pesan.
Jambipos, Jakarta- WhatsApp mengimplementasikan pembatasan forward pesan hanya ke 5 kontak, yang berlaku di seluruh dunia. Fitur tersebut pertama kali diterapkan di India karena peristiwa mengerikan yang terjadi di sana.

Tahun lalu, India dihebohkan dengan penyebaran informasi palsu via WhatsApp tentang maraknya penculikan anak. Dalam jangka waktu 2 bulan, puluhan orang dihakimi massa karena dituding penculik dalam pesan yang beredar di WhatsApp, sebagian sampai meninggal dunia. Padahal mereka tidak bersalah.

Seorang pria bernama Mohammad Azam pada bulan Juli 2018 misalnya, tewas dihakimi sekitar 2.000 orang di wilayah Karnakata karena rumornya dia mengincar anak-anak. Tiga polisi terluka saat berupaya menyelamatkan korban.

Menurut polisi setempat, Azam dan kedua temannya sedang pulang dari luar kota. Karena itu, mereka menawarkan coklat untuk anak-anak lokal. Perbuatan itulah yang memicu kecurigaan warga setempat kepada mereka.

Pemerintah India pun mendesak WhatsApp bertindak. "Sirkulasi pesan tidak bertanggung jawab yang merajalela dalam jumlah yang besar pada WhastApp belum ditangani secara memadai oleh mereka," demikian pernyataan Kementerian Teknologi Informasi India kala itu.

Mereka juga mengatakan bahwa ketika rumor dan berita hoax disebarkan oleh pelaku kejahatan, media yang digunakan untuk melakukan propaganda tidak dapat menghindar dari tanggung jawab.

"Jika WhatsApp hanya menjadi penonton, mereka dapat diperlakukan sebagai kaki tangan dan menghadapi tindakan hukum yang konsekuen," tambah mereka yang dikutip detikINET dari Guardian.

Hasilnya ada dua fitur yang pertama kali diimplementasikan di sana. Pertama adalah ada penanda 'forwarded' jika sebuah pesan diteruskan ke kontak yang lain. Kedua adalah pembatasan forward pesan hanya ke 5 kontak.

"Kami merasa ngeri dengan kekerasan di India dan kami mengumumkan beberapa perubahan produk untuk membantu menangani isu tersebut. Ini adalah tantangan yang membutuhkan aksi dari masyarakat sipil, pemerintah dan perusahaan teknologi," sebut juru bicara WhatsApp.

Kedua fitur itu, setelah dianggap efektif di India, akhirnya diputuskan berlaku di seluruh dunia termasuk di Indonesia. Harapannya, penyebaran pesan hoax bisa ditekan olehnya.(*)

Sumber: Detik.com

Mulai Hari Ini, Jumlah Forward Pesan WhatsApp Hanya 5 Kali

Jumlah Forward Pesan WhatsApp Hanya 5 Kali.
Jambipos, Jakarta - WhatsApp baru saja mengeluarkan kebijakan baru. Mulai hari ini Selasa (22/1/2019), mereka membatasi jumlah forward pesan hingga lima kali.

Pembatasan ini tidak hanya berlaku di Indonesia, tapi seluruh dunia. Kebijakan tersebut diambil sebagai upaya WhatsApp mengurangi viralnya hoax atau berita bohong yang ada di platformnya.

Hal tersebut diungkap langsung VP Public Policy and Communications WhatsApp Victoria Grand saat bertemu dengan Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara pada Senin sore (21/1/2019).

WhatsApp mengaku telah melakukan uji coba fitur pembatasan pesan yang diforward pada Juli-Agustus tahun lalu di seluruh dunia termasuk Indonesia. Hasilnya cukup menggembirakan.

"Terjadi perubahan perilaku dalam mem-forward pesan. Kami berhasil menguranginya 25% sejak ujicoba dilakukan. Jadi kami tidak sabar melihat perubahan apa selanjutnya," ujar Victoria.
VP Public Policy and Communications WhatsApp Victoria Grand dan Menkominfo RudiantaraVP Public Policy and Communications WhatsApp Victoria Grand dan Menkominfo Rudiantara Foto: Kominfo
Sejak dua bulan lalu, WhatsApp mengaku melakukan uji coba beta secara intensif di Indonesia karena dinilai menjadi salah satu negara prioritas. Sehingga fitur pembatasan ini bisa diimplementasikan mulai Selasa (22/1/2019) pukul 12.00 WIB.

Pembatasan jumlah forward pesan pada aplikasi Whatsapp baru berlaku untuk pengguna OS Android. Untuk IOS sedang dalam proses pengembangan.(*)

Sumber: Detik.com 

PUPR Provinsi Jambi Rakor Dengan Bappeda Bahas Infrastruktur Jambi Tuntas 2021

Dinas PUPR Provinsi Jambi melakukan Rapat Koordinasi (Rakor) dengan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Jambi membahas soal perkembangan program Infrastruktur Jambi Tuntas 2021. Rakor tersebut dihadiri Kepala Dinas PUPR Provinsi Jambi Ir M Fauzi MT dan Kepala Bappeda Provinsi Jambi Doni Iskandar dan jajaran kedua instansi itu bertempat di Kantor Bappeda Provinsi Jambi, Selasa (15/1/2019). Foto Humas PUPR Prov Jambi
Jambipos, Jambi-Dinas PUPR Provinsi Jambi melakukan Rapat Koordinasi (Rakor) dengan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Jambi membahas soal perkembangan program Infrastruktur Jambi Tuntas 2021. Rakor tersebut dihadiri Kepala Dinas PUPR Provinsi Jambi Ir M Fauzi MT dan Kepala Bappeda Provinsi Jambi Doni Iskandar dan jajaran kedua instansi itu bertempat di Kantor Bappeda Provinsi Jambi, Selasa (15/1/2019).

Doni Iskandar dalam Rakor itu juga mengungkapkan, rencana awal Bappeda Provinsi Jambi di TA 2019 akan mengoptimalisasikan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Pasalnya banyak sekali asset-aset Pemprov Jambi yang memiliki daya tarik serta berpotensi untuk investasi.

Disebutkan, banyak asset-aset Provinsi Jambi yang idle (pasif) seperti lahan eks Pasar Induk Tradisional Angso Duo Jambi, Sungai Gelam dan Pelabuhan Ujung Jabung Tanjabtim.

Doni Iskandar menjelaskan, Bappeda Provinsi Jambi dengan Dinas PUPR Provinsi Jambi tengah mendiskusikan persoalan tersebut dan langkah mana yang harus difokuskan.

“Kami punya target dua tahun pertama dulu, yang mana yang harus kita dahulukan. Selama lima tahun belakangan ini PAD Provinsi Jambi tidak terlalu signifikan meningkat. Lebih banyak transfer dari pusat, APBD sebesar Rp 4,8 T justru tidak menunjukkan tingkat kemandirian yang meningkat,” ujar Doni Iskandar.

Doni Iskandar menambahkan, kalau pihak Bappeda Provinsi Jambi dengan PUPR Provinsi Jambi akan mengoptimalkan asset-aset daerah yang ada serta berkordinasi terlebih dahulu dengan Gubernur Jambi.

Sementara Kepala Dinas PUPR Provinsi Jambi Ir M Fauzi MT menambahkan, Rakor PUPR Provinsi Jambi dengan Bappeda Provinsi Jambi guna mensinergikan program pembangunan  infrastruktur TA 2019. 

Disebutkan, Rakor tersebut guna pencapaian program infrastruktur Jambi TUNTAS 2021 dengan inovasi dan improvisasi dalam memajukan infrastruktur sebagai akses ekonomi di Provinsi Jambi. (JP-Asenk Lee)
 

PUPR Provinsi Jambi Bahas Standar Harga Berbasis Online


Jambipos, Jambi-Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat (PUPR) Provinsi Jambi bersama Biro Aset Provinsi Jambi membahas bersama soal penyeragaman Standar Satuan Harga yang berbasis Online (e-SSH) Provinsi Jambi yang sudah dilakukan mulai tahun 2019.

Pembahasan e-SHH itu dilakukan di Ruang Rapat Utama Kantor PUPR Provinsi Jambi, akhir pecan lalu. Pembahasan dilakukan bersama perwakilan dari Biro aset Provinsi Jambi.

Pada kesempatan itu juga dibahas E-SHH untuk tahun 2020. “Di era digital ini memang tuntutan penggunaan aplikasi Online sangat membantu, khususnya Dinas PUPR Provinsi Jambi. Pembahasan bersama e-SHH ini juga guna menciptakan transparansi dalam setiap program pembangunan di Dinas PUPR Provinsi Jambi,” ujara Kadis PUPR Provinsi Jambi Ir M Fauzi MT. (JP-Asenk Lee)
 

Warga Desa Petajen Desak "Bos Minyak Ilegal" Hengkang dari Lokasi

FB Kolase
Jambipos, Batanghari-Warga Kampung Nes 09, Desa Petajen, Kecamatan Bajubang, Kabupaten Batanghari, Jambi mulai resah dengan adanya kegiatan dapur atau tempat pemasakan minyak mentah yang berasal dari ilegal driling. Mereka juga mengancam aksi paksa kepada bos minyak ilegal itu untuk hengkang dari lokasi tempat pengeboran minyak.

Kini pengeboran minyak tanpa ijin tersebut yang terletak di RT 13, Desa Petajen berbatasan dengan Desa Sungai Buluh, Kecamatan Muara Bulian tersebut dikhawatirkan mengganggu pencemaran udara dan pencemaran lingkungan.

Aksi penolakan oleh warga setempat pun berlangsung, Sabtu (19/1/2019). Menurut warga aksi warga tersebut terjadi pada Jumat kemarin. 

“Mereka tidak menghendaki adanya pengolahan minyak ilegal di wilayah Desa Petajen ini,” ujarnya, Sabtu (19/1/2019).
 
Dalam aksi damai kemarin, tegasnya, warga mendesak pemilik pengolahan minyak ilegal harus angkat kaki serta memindahkan semua perangkat pengolahan minyak ilegalnya dari lokasi Desa Petajen tersebut.
 
Selanjutnya, warga memberikan tenggang waktu sampai hari Selasa pekan depan untuk membongkar dan mengangkat peralatan pengolahan minyak mentah yang bersumber dari ilegal driling.
 
“Guna menghidar dari pencemaran lingkungan yang akan berdampak negatif, warga berharap agar Pemerintah Kabupaten Batanghari segera memberikan imbauan kepada para pengusaha minyak agar memikirkan nasib orang banyak, jangan hanya memikirkan kepentingan dan keuntungan sendiri,” ujar pria tersebut.
 
Informasi yang ditelusuri, pemilik bisnis ilegal tersebut berinisial B dan merupakan pemain lama. (JP-Tim)

 

Polisi Temukan 2 Hektare Ladang Ganja di Kerinci

Jajaran Polres Kerinci berhasil mengungkap keberadaan ladang ganja seluas 2 hektare di daerah tersebut. Penemuan ini berkat penyisiran hutan oleh anggota Satres dan Intelkam Polres Kerinci yang dipimpin Kanit Pidum Ipda Rachmat Hidayat, sejak Minggu 20 Januari 2019 sampai Senin 21 Januari 2019.
Jambipos, Kerinci-Jajaran Polres Kerinci berhasil mengungkap keberadaan ladang ganja seluas 2 hektare di daerah tersebut. Penemuan ini berkat penyisiran hutan oleh anggota Satres dan Intelkam Polres Kerinci yang dipimpin Kanit Pidum Ipda Rachmat Hidayat, sejak Minggu 20 Januari 2019 sampai Senin 21 Januari 2019.

Menurut Ipda Rachmat Hidayat, lokasi ladang ganja itu jauh di dalam hutan. Butuh waktu sekitar 15 jam untuk sampai ke lokasi.

“Kita mulai star jam 02.00 Wib dini hari Minggu dari air terjun Pendung Semurup, Kecamatan Airhangat, Kerinci,” ungkap Kanit.

Dikatakannya, selama perjalanan anggota melewati medan yang berat terdiri dari jurang dan hutan belantara.

“Di lokasi kita temukan 1 hektare tanaman ganja berukuran kecil, dan 3 titik bibit tanaman ganja yang disemai jumlahnya ratusan batang,” terangnya.

Selain itu, lanjut dia, juga ditemukan tanaman ganja yang berukuran tinggi dan siap panen, jumlahnya juga ratusan batang.

“Batang ganja yang tinggi terdapat 10 titik, dimana 1 titik terdapat sekitar 50 batang ganja siap panen dengan tinggi sekitar 1,5 meter.

Semua batang ganja yang ditemukan langsung dicabut dan dibakar. Sebagian sampel dibawa turun untuk barang bukti.

Namun tidak ditemukan pelaku yang menanam ganja di lokasi, saat sampai di lokasi tidak ditemukan pemiliknya.

“Pemiliknya tidak ada di tempat, dan sebagian batang ganja juga banyak yang sudah dipanen, untuk identitas pemiliknya masih kita selidiki,” ungkapnya.

Rachmat Hidayat menduga pemilik ladang ganja sudah mengetahui jika polisi akan menuju lokasi ladang ganja.

Sehingga saat sampai di lokasi, banyak ditemukan batang ganja yang sudah tidak ada daun lagi, atau sudah dipanen.(*)

Sumber: Inilahjambi.com

Bupati: Jangan Cepat Puas Dengan Prestasi

Written By jambipos-online on Senin, 21 Januari 2019 | 22:14

Tapi Tingkatkan Terus Prestasi yang Telah Diraih
Bupati Merangin H Al Haris saat memberikan pengarahan pada apel kedisiplinan.

Jambipos, Merangin
-Para Aparatur Sipil Negara (ASN) di jajaran Pemkab Merangin jangan merasa cepat puas dengan prestasi, tapi tingkatkanlah  terus prestasi yang telah diraih tersebut, sehingga akan menjadi lebih baik.

Hal tersebut ditegaskan Bupati Merangin H Al Haris pada pengarahannya di Apel Kedisilinan, Senin (21/1/2019) di halaman depan kantor Bupati Merangin. Apel yang dimulai pukul 07.30 Wib itu, diikuti seluruh ASN di jajaran Pemkab Merangin.

"Prestasi Piala Adipura yang telah kita raih misalnya, jujur masih banyak berbagai kekurangan yang terjadi. Untuk itu kita jangan cepat puas, karena kita harus memenuhi berbagai kekurangan tersebut, sehingga akan lebih baik,’’ujar Bupati.

Berbagai kekurangan itu di antaranya tegas bupati, masyarakat diwajibkan mengurangi pemakaian kantong plastik, sehingga tidak menjadi sampah yang menakutkan sekian tahun terkubur tidak hancur.

Solusinya, disarankan menggunakan kantong berbahan organik yang bahannya gampang diurai. “Ini harus disoalisasikan dan diterapkan di lingkungan RT/RW setempat, supaya kita lebih maksimal di masa datang,’’jabarnya.

Selain para ASN, bupati juga mengingatkan agar masyarakat jangan cepat puas dengan prestasi Adipura yang telah diraih. Perlu upaya menjaga, memelihara dan meningkatkan prestasi yang telah ada suapaya Merangin lebih maju di masa datang.

Masyarakat juga diminta kreatif membuat kerajinan tangan yang terbuat dari daurulang sampah. Selain bisa meningkatkan ekonomi keluarga, juga bisa mengurangi sampah pelastik.(JP-Yah)

Meraba Calon Anggota Dewan Mewakili Jambi di Senayan

ILUSTRASI: Caleg DPR RI Pemilu Rabu 17 April 2019.
Oleh: Musri Nauli

Jambipos-Akhir-akhir ini tidak dapat dipungkiri, berbagai spanduk, baliho, selebaran anggota parlemen menghiasi berbagai sudut-sudut Jambi. Entah di persimpangan, billboard ataupun berbagai tempat-tempat yang menarik perhatian publik.

Suasana Pemilihan Umum begitu terasa. Pemilu serentak untuk anggota DPRD Kabupaten/Kota, Anggota DPRD Provinsi, anggota DPR-RI dan Anggota DPD-RI. Pemilu kali ini juga dilaksanakan untuk pemilihan Presiden/wakil Presiden. Semua upaya menyederhanakan pemilu.

Namun yang menarik perhatian saya adalah “pertarungan menuju ke Senayan” (baca anggota parlemen mewakili Jambi di DPR-RI). Tema ini sengaja dituliskan untuk melihat peluang dan bagaimana “pertarungan sesungguhnya” dimulai.

Dalam Pemilu 2019, komposisi anggota DPR-RI mewakili Jambi semula 7 orang menjadi 8 orang. Sehingga “satu kursi” menjadi peluang untuk diperebutkan.

Menilik majunya Hasan Basri Agus (mantan Gubernur Jambi 2010-2015), Sofyan Ali (Ketua DPW PKB) dan Sudirman Zaini (Partai Hanura) mewarnai suasana Pemilu 2019. Belum lagi “munculnya” sang petarung Murady (Anggota DPR-RI tahun2009) yang akan membuat Pemilu 2019 menjadi lebih seru.

Dari website DPR-RI, anggota DPR-RI 2014-1019 mewakili Jambi adalah Handayani (PKB), Ihsan Yunus (PDIP), Saniatul Lativa (Partai Golkar), Sutan Aidil Hendra (Partai Gerindra), Zulfikar Ahmad (Partai Demokrat), H. Bakri (PAN), Elviana (PPP).

Maka menempatkan para incumbent sebagai caleg DPR-RI memang tidak bisa diremehkan. Terlepas dari “pertarungan internal” seperti di PKB, Partai Golkar dan Partai Demokrat, para incumbent haruslah ditempatkan sebagai “petarung tangguh”.

Kemenangan Saniatul Lativa (Partai Golkar) dan Zulfikar Ahmad (Partai Demokrat) mampu menyalib Selina Gita (Partai Golkar) yang menguasai di Kabupaten Tebo dan Kabupaten Bungo. Kemenangan yang diraih oleh Zulfikar Ahmad (dari Bungo) dan masuknya Saniatul Lativa (yang menguasai Tebo) membuat Selina Gita “terpental”.

Begitu juga PAN dan Partai Demokrat yang semula menyumbangkan 2 kursi namun hanya mampu masing-masing satu kursi. Masuknya PKB dan Parta Gerindra membuat pertarungan 2014 semakin menarik. Bahkan PPP dan PKB semula tidak mendapatkan kursi tahun 2009 ternyata mampu mengambil satu kursi. 

Sehingga tidak salah kemudian tahun 2014 adalah pertarungan yang paling ketat. Menumbangkan Partai Hanura yang semula mendapatkan satu kursi tahun 2009 namun kemudian gagal untuk Pileg 2014.

Atau dengan kata lain, seluruh kursi dibagi kepada Partai-partai seperti PKB, PDIP, Partai Golkar, Partai Gerindra, Partai Demokrat, PAN dan PPP.

Memasuki Pemilu 2019, persaingan makin ketat. Masuknya HBA, Murady (incumbent 2009), Sudirman Zaini (mantan Bupati Bungo) dan Sofyan Ali (PKB) menjadi pertarungan semakin menarik untuk diikuti. Komposisi ini semakin menarik ketika Elviana (PPP) kemudian mendaftar melalui DPD-RI.

Pertarungan “internal” terjadi di Partai Gerindra antara SAH (incumbent) dengan Murady (anggota DPR-RI 2009-2014). Begitu juga di PKB antara Handayani (Incumbent) dengan Sofyan Ali (Ketua DPW PKB dan anggota DPRD Jambi 2014 – 2019).

Selain itu “pertarungan” juga terjadi antara Sudirman Zaini dengan Zulfikar Ahmad (incumbent) yang menguasai Kabupaten Bungo. Keduanya adalah Bupati Bungo yang menguasai wilayah Kabupaten Bungo. Pertarungan yang seru.

Yang paling berat justru di Partai Golkar. Hadirnya HBA, Saniatul Lativa (incumbent 2014) dan Selina Gita (anggota DPR-RI tahun 2009 – 2014) membuat pertarungan Partai Golkar menjadi seru.

Ketiganya sudah teruji dalam berbagai Pemilu. Baik sebagai mantan Gubernur, anggota DPR (incumbent) dan anggota DPR 2009-2014 membuat Partai Golkar tidak bisa diremehkan. Target untuk meraih dua kursi diwacanakan Partai Golkar untuk merebut pemenang Pemilu 2019.

Ujian sesungguhnya terjadi di PAN paska “Zumi Zola” menjadi narapidana. Bakri sebagai incumbent (2009-2014, 2014-2019) tidak boleh diremehkan. Satu kursi untuk Bakri sebagai incumbent memang tidak bisa dipungkiri.

Pertanyaan ini juga terjawab. Apakah PAN kembali menguasai dua kursi (tahun 2009) dengan masuknya Dipo Nurhadi Ilham ?

Tanpa mengabaikan partai-partai yang lain, seperti Parta Nasdem, PPP, PKS, Partai Hanura, PBB, PKPI maupun pendatang baru seperti Partai Berkarya, Partai Perindo, PSI, Partai Berkarya, anggota parlemen DPR-RI so dipastikan dikuasai oleh Partai Golkar, Partai Demokrat, PDIP, PKB, Partai Gerindra dan PAN.

Baik karena adanya “incumbent’ yang mumpuni juga dipengaruhi suara yang disumbangkan untuk mewakili Jambi di senayan.

Tinggal kita menantikan. Siapakah yang mewakili Jambi di senayan. Apakah para incumbent masih menjadi “petarung tangguh” ? Atau bertumbangan dan saling menyalip sesama di internal partai. Atau ada “pemain baru” yang meluluhlantakkan skenario yang telah disampaikan. Semoga tidak salah memilih.(Penulis Adalah Advokad/Aktivis)
 

Menutup Gerbang Penyelundupan Benih Lobster di Pantai Timur Jambi

Petugas Stasiun Karantina Ikan, Pengendalian Mutu (KIPM) dan Keamanan Hasil Perikanan Kelas I Jambi menunjukkan barang bukti benih lobster yang diamankan saat rilis kasus di Mapolresta Jambi, Minggu (11/11/2018). Tim gabungan Mabes Polri dan Polresta Jambi, serta Stasiun KIPM dan Keamanan Hasil Perikanan Jambi berhasil menggerebek tempat penyimpanan, penampungan dan pemeliharaan benih lobster di kawasan Paalmerah, Kota Jambi dan mengamankan sepuluh tersangka beserta barang bukti sekitar 45 ribu ekor benih lobster jenis mutiara dan pasir dengan potensi kerugian negara sebesar Rp6 miliar lebih. ( Foto: ANTARA FOTO / Wahdi Septiawan )

Petugas mengamankan sekitar 53.258 ekor benih lobster yang hendak diselundupkan ke luar negeri melalui Nipahpanjang.

Upaya penyelundupan benih lobster melalui pantai timur Jambi masih sering terjadi.

Jambipos, Jambi - Pantai timur Provinsi Jambi hingga kini masih tetap menjadi pintu gerbang penyelundupan benih lobster ke luar negeri. Kendati kasus penyelundupan benih lobster melalui pantai timur Jambi sudah sering terungkap, namun kasus-kasus penyelundupan melalui pantai timur tersebut masih terus terjadi.

Masih terbukanya pintu gerbang penyelundupan lobster melalui pantai timur Jambi terbukti dari terbongkarnya kembali kasus penyelundupan benih lobster di Kabupaten Tanjungjabung Timur (Tanjabtim), Provinsi Jambi medio Januari 2019.

Kepala Balai Karantina Ikan dan Pengendalian Mutu Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM) Provinsi Jambi, Ade Samsudin ketika melakukan ekspose hasil pengungkapan kasus penyelundupan lobster di Jambi, Minggu (20/1/2019) menjelaskan, satuan gabungan KPIM Jambi dan Polres Tanjabtim mengamankan sekitar 53.258 ekor benih lobster yang hendak diselundupkan ke luar negeri melalui Nipahpanjang, Kabupaten Tanjabtim, Jambi, Kamis (17/1/2019).

“Benih lobster tersebut terdiri dari lobster pasir sekitar 48.258 ekor dan lobster mutiara sekitar 5.000 ekor. Total nilai lobster tersebut diperkirakan mencapai Rp 8 miliar. Tiga tersangka kasus penyelundupan lobster tersebut sedang menjalani pemeriksaan di Polres Tanjabbar,” katanya.

Menurut Ade Samsudin, barang bukti lobster yang diamankan untuk bahan pemeriksaan hanya 300 ekor. Sedangkan sisanya sekitar 52.958 ekor benih lobster tersebut sudah dilepasliarkan di habitatnya, Pantai Pulauujung, Kawasan Konservasi Perairan Daerah (KKPD), Kota Pariaman, Sumatera Barat, Jumat (18/1/2019).

Sementara itu Kapolres Tanjabtim, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Agus Desfri menjelaskan, terbongkarnya kasus penyelundupan benih lobster tersebut berawal dari kecurigaan petugas Polsek Nipahpanjang terhadap muatan kapal di pantai Nipahpanjang. Ketika diperiksa, ternyata muatan kapal tersebut puluhan kotak berisi 292 plastik berisi benih lobster.

“Tiga orang awak kapal yang hendak membawa lobster tersebut beserta seluruh kotak berisi benih lobster langsung diamankan petugas. Ketia tersangka langsung dibawa ke Polres Tanjabtim. Sedangkan barang bukti benih lobster dilepasliarkan di pantai Pariaman, Sumatera Barat,” katanya.

Masih Sering

Menurut Kepala Balai KPIM Jambi, Ade Samsudin, upaya penyelundupan benih lobster melalui pantai timur Jambi masih sering terjadi. Para penyelundup memanfaatkan pantai timur Jambi sebagai pintu gerbang penyelundupan karena banyak pelabuhan kecil atau pelabuhan tikus yang bisa dimanfaatkan. Sementara pengawasan pelabuhan-pelabuhan tikus tersebut sulit dilakukan.

“Jalur penyelundupan benih lobster ke pantai timur Jambi bisa melalui Sungai Batanghari dan juga melalui jalan raya. Lokasi pelabuhan tikus di pantai timur Jambi banyak. Pemantauan aktivitas kapal di pelabuha tikus tersebut cukup sulit,” katanya.

Dijelaskan, selama tahun 2018, satuan gabungan Balai KPIM Jambi dengan jajaran kepolisian di Jambi berhasil menggagalkan penyelundupan benih lobster sebanyak empat kali. Kasus penyelundupan benih lobster pertama di Jambi tahun lalu terungkap Januari. Ketika itu berhasil diamankan sekitar 74.222 benih lobster dengan nilai Rp 15 miliar.

Kemudian awal April 2018, berhasil digagalkan penyelundupan sekitar 107.525 ekor benih lobster asal Provinsi Nusa Tenggara (NTB) dengan nuilai Rp 12 miliar. Sedangkan pada Agustus 2018 berhasil digagalkan penyelundupan 92.845 ekor benih lobster dengan nilai Rp 14 miliar. Kemudian pada Oktober 2018 digagalkan penyelundupan 61.200 ekor benih lobster senilai Rp 9 miliar.

“Tersangka yang berhasil diamankan dari kasus-kasus penyelundupan lobster tersebut sebanyak 10 orang. Para tersangka masih ada yang menjalani proses hukum di pengadilan dan sudah ada yang menjalani hukuman di lembaga pemasyarakatan,” ujarnya.

Dijelaskan, sebagian benih lobster yang tertangkap di Jambi hendak diselundupkan ke luar negeri, yakni Singapura dan Vietnam. Biasanya para penyelundup beroperasi pada malam hari melalui Jalan Lintas Timur (Jalintim) Sumatera maupun Sungai Batanghari menuju pantai timur Jambi.

“Kami terus meningkatkan pengawasan terhadap penyelundupan lobster ini. Selama ini hanya orang-orang yang membawa benih lobster yang tertangkap. Sementara pemasok dan penerimanya belum ada yang tertangkap,”katanya.

Untuk menutup pintu gerbang penyelundupan benih lobster di Jambi, lanjut Ade Samsudin, pengawasan transportasi darat, sungai dan laut di Provinsi Jambi perlu ditingkatkan. Razia mobil dan kapal pengangkut barang perlu dilakukan intensif guna mempersempit ruang gerak para penyelundup.(*)


Sumber: Suara Pembaruan 

Polisi Gagalkan Penyelundupan Sabu Jaringan Malaysia

Polisi Gagalkan Penyelundupan Sabu Jaringan Malaysia Ilustrasi sabu-sabu (ant)
Sabu itu hendak diedarkan di Jambi. Mereka diduga anggota sindikat pengedar narkoba jaringan internasional Malaysia - Indonesia.

Jambipos, Jambi- Aksi penyelundupan narkoba ke Jambi melalui Pelabuhan Kualatungkal, Kabupaten Tanjungjabung Barat (Tanjabbar), Provinsi Jambi kembali terbongkar. Tiga orang penumpang Kapal Motor Penyebarangan (KMP) Sembilang asal Dabo Singkep, Kabupaten Lingga, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) berhasil diamankan membawa 4 kilogram (kg) sabu-sabu di Pelabuhan Kualatungkal, Tanjabbar, Minggu (20/1/2019).

“Mereka diduga anggota sindikat pengedar narkoba jaringan internasional Malaysia - Indonesia. Ketiga tersangka, masing-masing AD (45), DN (35) dan RY (40) hingga Senin (21/1/2019) masih ditahan dan diperiksa intensif di Polres Tanjabbar,” kata Kapolres Tanjabbar, AKBP ADG Sinaga di Kualatungkal, Tanjabbar, Senin (21/1/2019).

Menurut ADG Sinaga, penangkapan sindikat narkoba di Pelabuhan Kualatungkal berawal dari pemeriksaan barang bawaan penumpang KMP Sembilang asal Dabo Singkep, Kepri, Minggu (20/1) siang. Ketika petugas Kepolisian Sektor (Polsek) Pelabuhan Marina Kualatungkal memeriksa barang bawaan tersangka DN, ditemukan sabu-sabu seberat 4 kg. Berdasarkan informasi tersangka DN, petugas berhasil mengamankan dua rekannya, AD dan RY di sebuah rumah makan di simpang rumah sakit umum Kualatungkal.

“Ketika petugas menemukan sabu-sabu di tas tersangka DN dan langsung diamankan, Dia tidak berkutik. DN juga langsung memberitahukan keberadaan dua orang lagi temannya,” ujarnya.

Dijelaskan, mereka mendapatkan sabu-sabu dari pemasok di Dabo Singkep, Kabupaten Lingga, Kepri. Sabu-sabu tersebut berasal dari luar negeri. Sabu itu hendak diedarkan di Jambi. Namun ketiga tersangka belum memberitahukan bandar narkoba yang akan menerima sabu-sabu itu di Jambi.

“Kasus ini masih terus kami kembangkan untuk mengetahui anggota jaringan mereka di Jambi. Ketiga tersangka masih kami tahan dan periksa di Polres Tanjabbar,” katanya.

Menurut ADG Sinaga, Polres Tanjabbar berhasil mengungkap tiga kali kasus penyelundupan narkoba di Tanjabbar pada akhir 2017 hingga September 2018. Barang bukti narkoba jenis sabu-sabu asal luar negeri yang berhasil diamankan mencapai 12 kg.

Perinciannya, penyelundupan narkoba Desember 2017 berhasil diamankan 3,5 kg sabu-sabu, Juli 2018 7 kg sabu-sabu dan September 2018 diamankan 1,5 kg sabu-sabu.(*)


Sumber: Suara Pembaruan 

Awal Damanik, Caleg PDIP “Sahabat Semua Umat”

Menuju DPRD Provinsi Jambi Pemilu April 2019
Baliho Awal J.D Damanik SE MM Caleg DPRD Provinsi Jambi PDIP Dapil Kota Jambi Pemilu Rabu 17 April 2019.

Jambipos, Jambi-Awal Damanik SE MM, calon Legislatif (Caleg) DPRD Provinsi Jambi dari PDIP Daerah Pemilihan Kota Jambi pada Pemilu 17 April 2019 mendatang, kini semakin gencar turun menemui masyarakat di Kota Jambi. Kunjungan silaturahmi lintas etnis terus dilakukan bersama Tim Relawan Awal Damanik. 

Pemasangan alat peraga kampanye (APK) caleg Awal Damanik juga terus berjalan dari rumah ke rumah. Bahkan sejumlah warga Kota Jambi menawarkan diri untuk dipasang benner Caleg Awal Damanik SE MM di kenderaan mereka. 

Tak hanya itu, Baliho Caleg Awal J.D Damanik SE MM berukuran besar juga telah terpasang disejumlah titik di Kota Jambi. Baliho dengan Slogan Motto“Sahabat Semua Umat”. Slogan itu sangat beralasan karena pergaulan Awal Damanik memang tak terbatas pada komunitas semata. 

Namun pergaulan Awal Damanik selaku pengusaha muda sudah lintas etnis dengan jiwa nasionalis sejalan dengan Paham Partai Politik (PDIP) yang dimasukinya. Jiwa nasional membawa Awal Damanik bergaul dengan siapa saja tanpa memandang Suku, Agama, Ras, Antar Golongan (SARA).

Awal Damanik bersama Tim Relawannya terus bergerak mendekati masyarakat di Kota Jambi. Kunjungan silaturahmi dengan masyarakat terus dilakukan guna menampung aspirasi dan masukan dari warga Kota Jambi untuk disuarakan kelak di DPRD Provinsi Jambi.

Masuknya Awal Damanik sebagai Caleg PDIP, menjadi daya tarik tersendiri bagi bursa caleg DPRD Provinsi Jambi. Munculnya nama-nama professional muda di jajaran caleg membuat masyarakat semakin optimis terhadap parpai politik pengusung caleg. 

Salah satu nama professional muda dan bergerak sebagai pengusaha swasta adalah Awal J.D Damanik SE MM. Munculnya nama Awal Damanik dalam bursa caleg DPRD Provinsi Jambi semakin menimbulkan rasa optimisme masyarakat untuk memilih wakilnya pada Pemilu Rabu 17 April 2019 mendatang.

Lalu bagaimana sosok Awal J.D. Damanik SE MM dimata masyarakat lingkungannya dan juga di tengah masyarakat komunitasnya! Berikut ini petikan testimoni masyarakat yang dirangkum Jambipos belum lama ini.

Maria Damanik (Guru Bahasa Inggris): Memang terlalu sedikit orang baik yang mau capek, berkorban waktu, uang dan tenaga, berdebat untuk kepentingan rakyat banyak dan mengurus negara kita ini. 

Dewan-dewan terhormat lebih diminati oleh pribadi-pribadi yang rakus dan mementingkan diri pribadi dan golongannya. Jambi, ini saatnya memilih Orang Baik menjadi wakil anda di Kota Jambi. This man is indeed a great man. 

He has an outstanding personality, super kind, loyal, a great husband and father, sincere, generous, warm, welcome, and full of intelligent ideas and sollutions. However, never question his disciplines and tough desicions if necessary. 

He is definitely the man I recommend to all citizens to vote for the next election! I am personally so proud he finally proclaimed he will run for the Representative House. Dear Botou Awal Juni Damanik, We're with you!!!! A Great Good Man! (Pria ini memang pria yang hebat. 

Dia memiliki kepribadian yang luar biasa, super baik, setia. Dia suami dan ayah yang tulus, murah hati, hangat. Selamat datang, dan penuh dengan ide-ide cerdas dan sollutions. Namun, jangan pernah mempertanyakan disiplin dan pekerja kerasnya. 

Dia pasti orang yang saya rekomendasikan kepada semua warga negara untuk memilih pemilihan berikutnya! Saya pribadi sangat bangga dia akhirnya menyatakan dia akan mencalonkan diri sebagai Perwakilan Rakyat. Dear Botou Awal Juni Damanik, Kami bersamamu !!!! A Great Good Man!)

Jan Pieter Paruhum Siahaan: Maju terus adinda. Jadi wakil rakyat caleg DPRD Jambi sebagai penyambung aspirasi rakyat yang akan berpolitik mulia dan professional. Mantap.

Saudin Damanik: Beliau sosok manusia yang bertanggungjawab rasa tinggi terhadap sesame. Dan mudah bergaul tanpa memandang Suku dan Agama. Selalu memperhatikan kesejahteraan karyawan walaupun dalam bentuk kecil. Dia punya Slogan “1 Orang Musuh Terlalu Banyak, 1000 Kawan Terlalu Sedikit”. Satu lagi yang saya ingat, memecat seseorang karyawan bukanlah suatu prestasi. Semoga bermanfaat untuk mendukung Awal Damanik menuju DPRD Provinsi Jambi.

Roy Candra Munthe (Ketua PGKPS Resort Jambi): Awal Damanik sosok yang sangat handal memanagement waktu, antara keluarga, bisnis dan pelayanan. Dan bersedia memberdayakan Sumber Daya Manusia (SDM) sekitar, sehingga sangat membantu. Mudah-mudahan yang direncanakan sukses. 

Ronald Purba: Sosok Bapak Awal Damanik orang yang memiliki semangat dan kerja keras dalam setiap organisasi dan pelayanan. Serta dapat memotivasi terlebih dalam organisasi. Menjadi seorang yang memiliki daya juang yang tinggi serta sifat social. Keep Spirit Bp St Awal JD Damanik SE MM.

J.M.P Girsang: Dengan sukarela memikul social responsibility. Selalu berguna bagi lingkungannya. Rendah hati, murah hati. Nilai yang sangat mendasar buat seorang pelayan publik. My Vote For AJD.

M.L Br Sidauruk: Awal Damanik sosok yang Bersahaja dan pekerja keras.

Melva Manurung: Yang paling terlihat pada sosok St Awal Damanik, orangnya ramah, murah senyum, ngak sombong, tegas dan bertanggungjawab kalau mengkomitmen sesuatu.

Sarmen Saragih: Mendoakan Awal Damanik agar bisa ikut sebagai perwakilan rakyat di gedung dewan.

Julvan Sinaga: Semoga berhasil duduk sehingga bisa lebih mengenalkan Falsafah hidup orang Simalungun “Habonaron Bona” kepada masyarakat Kota Jambi. 

Sahat Damanik: Kita turut mendoakan kesuksesan Sanina Awal Damanik. Ladang pengabdian bisa dimana saja, termasuk di Tanah Jambi.

Tony Saritua Purba (Penyuluh Pertanian IPB): Saya sempat menawarkan posisi kepada Awal Damanik agar menjadi pengurus Golkar di DPD Golkar Provinsi Jambi, tapi akhirnya Lawei Awal Damanik maju lewat Partai PDIP. Tidak apa-apa, semua partai sama tujuannya yaitu agar kehidupan masyarakat bisa lebih baik lagi.

Juli Panglima Saragih: Selamat buat teman-teman yang sudah jadi Caleg dimanapun. Semoga bisa mengabdi pada masyarakat dan Negara.

DR Junimart Girsang M Hum (Anggota Komisi III DPR RI): Saya sangat mendukung pencalegan Awal Damanik. Semakin banyak kaum professional muda dan berintegritas jadi wakil rakyat, tentunya akan lebih bagus dalam memperjuangkan kesejahteraan masyarakat. Saya bangga ada tokoh-tokoh muda yang mau maju sebagai Caleg dengan niat tulus. Tentunya ini menjadi perhatian masyarakat Kota Jambi khususnya, juga masyarakat Jambi asal Sumatera Utara yang ada di Kota Jambi.

Marsiapan Saragih (Anggota Komisi III DPR RI): Sosok Awal Damanik adalah orang yang berintegritas dan bersosial dengan siapa saja. Juga sosok yang setia dalam pelayanan dan bersumbangsih pada SDM disekitarnya serta sangat mencintai Adat, Seni Budaya Simalungun. Awal Damanik maju sebagai caleg dari PDIP, sudah langkah politik yang tepat.

Drs Andi Openta Purba (Dosen Unja): Awal Damanik merupakan sosok yang Pekerja Keras dan Berintegritas. Banyak calon lain dan sudah duduk selama ini, tapi kurang cerdas dan pemalas dan tidak berintegritas. Minimal tigal hal ini Pekerja Keras dan Berintegritas, harus dimiliki calon legislative, dan itu terbukti ada pada Lae AJD.

Irjen Pol Drs Wagner M Damanik M.AP (Dosen Lemhanas): Awal Damanik sosok professional muda yang memiliki jaringan social yang banyak. Bergaul dengan siapa saja, dan komitmen dalam peningkatan SDM, khususnya kaula muda. Juga seorang pelayan yang setia dengan waktu yang begitu padat dalam usaha. Paling penting Awal Damanik sangat Berintegritas dan Nasionalis.

Sementara menurut catatan Jambipos, Awal Damanik merumakan bacaleg PDIP Nomor Urut 5 Dapil Kota Jambi. Dia merupakan professional muda yang berlatar belakang pengusaha Migas dan lainnya. 

Awal Damanik juga aktif dalam sejumlah organisasi social dan seni budaya. Seperti menjabat Ketua DPD Partuha Maujana Simalungun (PMS) Provinsi Jambi yang ketua DPP dijabat oleh Marsiaman Saragih (Anggota DPR RI Periode 2014-2019). 

Awal Damanik juga merupakan seorang Penatua di Gereja Kristen Protestan Simalungun (GKPS) Jambi dan menjabat sebagai Perutusan Sinode Bolon GKPS Resort Jambi, Anggota Majelis Gereja (GKPS), Ketua Seksi Pembangunan GKPS Jambi, Pembimbing Sekolah Minggu GKPS Resort Jambi. 

Awal Damanik juga aktif dalam organisasi komunitas etnis Batak Simalungun yakni sebagai Penasehat Kumpulan Marga Damanik di Jambi. Sosok Awal Damanik merupakan professional muda yang menjungjung tinggi Semboyan Bhineka Tunggal Ika. 

Awal Damanik juga merupakan menantu dari St RK Purba/ S Br Sitepu (Pengusaha Migas dan Perkebunan di Jambi). Awal Damanik menikah dengan Maria Magdalena Br Purba dan dikarunia 3 anak (Alma Theresa Stevanova br Damanik-Rafael Stevario Damanik-Maxwell Damanik.  

Dalam pergaulan, Awal Damanik menjalin hubungan dengan siapa saja tanpa membeda-bedakan Suku, Agama, Ras dan Antar Golongan. Dia tetap teguh dalam prinsip Nasionalisme sejati. Sukses Menuju DPRD Provinsi Jambi. Semoga. (JP-Asenk Lee Saragih)

Profile Keluarga St Awal Damanik
-Istri: Maria Magdalena Purba
-Anak: Theresa Damanik, Rafael Damanik, Maxwel Damanik.
-Ayah : Kiben Damanik
-Ibu : Tiurlan Br Purba Tambak (Alm)

Mertua: St RK Purba Pakpak/ P Br Sitepu
Saudara Kandung
1.Dra Berthalina Susanna br Damanik/ Ir Feddy Budiman Sastra Purba
2. Drg Januar Riahdo Damanik/ Susana Rotua Br Saragih SE MM
3.Ir Iwan Hardi Budiman Damanik, MM/Elly Mathilda br Manullang
4.Ir Oskar Fajar Damanik MM/Ariessandhy Sondang br Sitorus SE
5.Awal Juni Darwan Damanik SE MM/ Maria Magdalena br Purba SE MM
6.Christa Juliana br Damanik AMd.

 

8 Kans Caleg DPR RI Dapil Provinsi Jambi Pemilu 17 April 2019

Ir Tigor Sinaga Jadi Pilihan Kaum Generasi Optimis (Milenial)
 
Kedelapan Caleg itu yakni Hasan Basri Agus (HBA) Politisi senior Golkar dan Gubernur Jambi Periode 2010-2015, Ihsan Yunus (PDIP), Sofyan Ali (PKB), Agus Roni (NasDem), H Bakri (PAN), Ir Tigor Sinaga (PSI), Murady (Gerindra), Zulfikar Ahmad (Demokrat). Dok Jampos
Jambipos, Jambi-Kontestasi pemilihan anggota dewan saat ini masih terus berjalan. Hampir secara keseluruhan Calon Anggota Legislatif (Caleg) terus gencar melakukan sosialisasi kepada konstituennya baik secara massal maupun sosialiasi dari pintu ke pintu. Untuk Jambi sendiri ada 110 Caleg DPR RI dari 19 Partai (minus PKPI) yang berkompetisi untuk merebut 8 Kursi DPR RI di Senayan pada Rabu 17 April 2019 mendatang.

Dari jumlah total 110 Caleg tersebut, juga merupakan petahana yang ikut berkompetisi pada pemilihan tahun 2014 lalu. Patahana itu diantaranya Sutan Adil Hendra (Gerindra), H Bakri (PAN), Saniatul Lativa (Golkar), Ihsan Yunus (PDIP), Zulfikar Achmad (Demokrat).

Ryan Afrianto,SH, seorang aktifis muda yang merupakan salah satu advokat dan pemerhati politik di Jambi kepada Jambipos, Senin (21/1/2019) mengatakan, bahwa kontestasi Politik tahun 2019 ini memiliki atmosfer dan tensi politik sedikit lebih tinggi dari sebelumnya.

Pasalnya kompetisi antara petahana dan para politisi baru yang saling adu ide, gagasan maupun strategi politik mereka, serta kemungkinan ada beberapa wajah baru di Senayan yang mewakili Provinsi Jambi.

Menurut Ryan Afrianto, ada 8 Caleg DPR RI berpeluang besar merebut 8 kursi DPR RI Dapil Provinsi Jambi pada Pileg Rabu 17 April 2019 mendatang. 

Kedelapan Caleg itu yakni Hasan Basri Agus (HBA) Politisi senior Golkar dan Gubernur Jambi Periode 2010-2015, Ihsan Yunus (PDIP), Sofyan Ali (PKB), Agus Roni (NasDem), H Bakri (PAN), Ir Tigor Sinaga (PSI), Murady (Gerindra), Zulfikar Ahmad (Demokrat).

“Hal ini juga dilihat karena ada beberapa Caleg DPR RI yang sedang memiliki beberapa permasalahan baik masalah korupsi yang terkait kasus suap ketok palu R-APBD Jambi. Juga ada Caleg DPR RI terkena kasus pelanggaran kampanye sedang diproses di Bawaslu maupun Gakkumdu Provinsi Jambi,” kata Ryan.

Menurutnya, namun semua kembali kepada masyarakat untuk memilih dan siapapun yang terpilih hasilnya bisa kita lihat secara bersama pada tanggal 17 April 2019 yang akan dating. “Semoga yang terpilih sebagai wakil rakyat Provinsi Jambi dapat bekerja optimal untuk Jambi Bangkit dan Generasi anak muda Jambi yang optimis,” kata Ryan Afrianto.(JP-Asenk Lee)

 
 

Elviana Sosialisasi MPR RI di Desa Muaro Delang, Merangin


Anggota Komisi XI DPR RI Fraksi PPP Dapil Provinsi Jambi Dra Hj Elviana MSi melakukan sosialisasi MPR RI di Desa Muaro Deleng, Kecamatan Tabir, Kabupaten Merangin, Senin (14/1/2019). IST
Jambipos, Merangin-Anggota Komisi XI DPR RI Fraksi PPP Dapil Provinsi Jambi Dra Hj Elviana MSi melakukan sosialisasi MPR RI di Desa Muaro Deleng, Kecamatan Tabir, Kabupaten Merangin, Senin  (14/1/2019). 

Sebanyak 150 warga Desa Desa Muaro Deleng menghadiri acara Sosialisasi Empat Pilar MPR RI (Pancasila sebagai dasar dan ideologi negara, UUD NRI Tahun 1945 sebagai konstitusi negara dan Ketetapan MPR RI, NKRI sebagai bentuk negara dan Bhinneka Tunggal Ika sebagai semboyan Negara) ini.

Disebutkan, sosialisasi 4 pilar terus dilakukan oleh DPR/MPR RI dengan turun ke tengah masyarakat.  
Sebanyak 150 warga Desa Desa Muaro Deleng menghadiri acara Sosialisasi Empat Pilar MPR RI (Pancasila sebagai dasar dan ideologi negara, UUD NRI Tahun 1945 sebagai konstitusi negara dan Ketetapan MPR RI, NKRI sebagai bentuk negara dan Bhinneka Tunggal Ika sebagai semboyan Negara) ini.
“Saya melihat relatif walau ada beberapa hal yang harus ditindaklanjuti MPR. Sosialisasi di kalangan masyarakat sangat penting. Sosialisasi 4 Pilar ini harus terus digalakkan hingga ke pelosok negeri. Meski MPR terus berupaya melakukan sosialisasi, hasilnya belum benar-benar signifikan. Pancasila dan 3 pilar konstitusi lain menurutnya harus menjadi doktrin bagi setiap warga Indonesia, termasuk lewat warga desa ,” ujar Elviana.

Menurut Elviana, sosialisasi soal Pancasila dan konstitusi harus jadi mainstream di seluruh kebijakan. Bukan hanya di MPR, di birokrasi dan semua harus tersosialisasikan. Peningkatan sosialisasi dianggap sangat diperlukan mengingat saat ini ada banyak isu-isu kebhinnekaan. Apalagi dengan adanya pilkada dengan berbagai perbedaan pilihan.

“Sudah banyak yang terbelah karena Pemilu dan Pilkada. Ini sangat tidak produktif. Semua pihak bertanggung jawab soal ini (sosialisasi 4 pilar). Menurut saya tidak ada yang lebih efektif dibanding lewat terjun langsung kepada masyarakat bersosialisasi,” katanya.

Materi pada sosialisasi itu yakni “Pentinganya Pancasila, Undang-undang Dasar 1945, serta Bhinneka Tunggal Ika Bagi Keutuhan NKRI”.

“NKRI harga Mati. Melalui sosialisasi ini, saya berharap masyarakat lebih memahami serta mengamalkan makna Pancasila demi keutuhan NKRI kedepan. Dari isi butir Pancasila tentunya memberikan banyak manfaat bagi kerukunan masyarakat serta keutuhan NKRI di masa yang akan datang. Perlunya kembali menanamkan nilai-nilak Pancasila dalam seluruh sendi kehidupan masyarakat,” ujar Elviana.

“Sila Pertama, Ketuhanan Yang Maha Esa, jika dikaitkan dengan ibadah Ramadhan yang sedang dijalankan oleh umat Islam, tentunya menunjukkan bahwa kita sebagai warga masyarakat sudah memenuhi sila Pertama tersebut. Hal ini terlihat dari adanya tolerasi untuk menjaga kesatuan, menghargai keberagaman dan menghormati antar Umat Beragama,” ujarnya.

Selanjutnya, setelah melakukan sosialisasi serta berdialog dengan  masyarakat. Hj Elviana saat itu melanjutkan kegiatannya dengan memberikan bingkisan cindramata kepada 150 warga. “Alahamdulillah, kegiatan berjalan dengan lancar, berkat dukungan dari masyarakat,” sebut Elviana. (JP-Asenk Lee)


Anggota Komisi XI DPR RI Fraksi PPP Dapil Provinsi Jambi Dra Hj Elviana MSi melakukan sosialisasi MPR RI di Desa Muaro Deleng, Kecamatan Tabir, Kabupaten Merangin, Senin (14/1/2019). IST

 

Laporan Akhir Tahun 2018 Polda Jambi

Laporan Akhir Tahun 2018 Polda Jambi
KLIK Benner Untuk Selengkapnya


Berita Lainnya

Jambi: Niat Bangun Stadion Internasional Belum Ada

Jambi: Niat Bangun Stadion Internasional Belum Ada
Klik Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Dahlan Iskan: 75 Persen Pemilik Media Siber Mantan Wartawan Surat Kabar

Dahlan Iskan: 75 Persen Pemilik Media Siber Mantan Wartawan Surat Kabar
Sebanyak 75 persen pendiri dan pemilik media siber di Indonesia merupakan bekas wartawan surat kabar. Saat ini tercatat sebanyak 43.300 media siber di seluruh Indonesia. Klik Gambar Untuk Selengkapnya

Ragam Berita

Terimakasih Astra, Dengan Go-Car, Kami Tak Lagi Bonceng Lima

Terimakasih Astra, Dengan Go-Car, Kami Tak Lagi Bonceng Lima
KLIK Gambar Untuk Beritanya

Raker PWI Pusat 2019

Raker PWI Pusat 2019
Menjawab Idealisme dan Realita Era Media Digital

Kode Etik Jurnalistik

Kode Etik Jurnalistik
Pahami dan Taati. KLIK Gambar Selengkapnya

Jurus Sakti KPK Itu Bernama OTT

Jurus Sakti KPK Itu Bernama OTT
KLIK GAMBAR UNTUK NEWS SELENGKAPNYA

RAGAM BERITA LAINNYA

Pengurus PWI Provinsi Jambi Periode 2017-2022

Pengurus PWI Provinsi Jambi Periode 2017-2022
KLIK Benner Daftar Pengurusnya