Berita Terbaru

Pengurus PWI Provinsi Jambi Periode 2017-2022

Pengurus PWI Provinsi Jambi Periode 2017-2022
KLIK Benner Daftar Pengurusnya

Daryono Menuju Walikota KTP

Daryono Menuju Walikota KTP
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya
INDEKS BERITA TERBARU

Mencari Modus Mahar Cakada untuk Parpol Jelang Pilkada 2018

Written By jambipos-online on Wednesday, September 20, 2017 | 20:40

Komisioner Panwaslu Kota Jambi, Fahrul Rozi.IST
Jambipos Online, Jambi-Tak ada yang gratis. Kalimat itu kerap menggeluyat jelang Pilkada dilaksanakan. Bahkan oknum-oknum pengurus Partai Politik kerap mencari keuntungan dari calan kepala daerah yang diusung oleh Parpol. 

Setidaknya mahar cakada harus “gede” besar untuk Parpol agar bias lolos untuk diusung. Tentunya soal mahar ini, ibarat “kentut” baunya tercium namun tak dapat berwujud. 

Belanja politik cakada untuk Parpol tak terelakkan. Modusnya bukan mahar, tapi biaya untuk sosialisasi cakada yang diusung. Jadi bahasa biaya sosialisasi nerupakan modus yang tak terbantahkan. 

Jelang Pilkada serantak di Provinsi Jambi (Kota Jambi, Kerinci dan Merangin) Juni 2018 mendatang, tentunya cakada tak modal “muka” saja. Tentunya pundi-pundi politik juga akan mengiringi dibelakangya. 

 Parpol cakada pengusung akan menerima “mahar” dengan bentuk bahasa lain yakni biaya sosialisasi dan perlengkapan alat peraga kampanye. Tentunya itu bukan “mahar” namanya, namun wujudnya tetap bentuk mahar politik. 

Menanggapi catatan Jambipos Online ini, Komisioner Panwaslu Kota Jambi, Fahrul Rozi mengatakan, jika terbukti terima mahar dari cakada, Parpol bakal dapat sanksi ini. Isu mahar itu dalam pemberian dukungan partai politik kepada yang didukungnya selalu mencuat setiap suksesi. 

Tapi mulai saat ini sebaiknya hati-hati. Karena jika terbukti melakukannya, ada sanksi berat yang sudah disiapkan dalam pilkada kali ini. Dalam PKPU nomor 3 tahun 2017 sudah jelas diatur soal pemberian mahar kepada parpol. 

Fahrul Rozi menjelaskan, pada pasal 88 disebutkan bahwa partai politik atau gabungan partai politik dilarang menerima imbalan dalam bentuk apapun pada proses pencalonan. Jika terbukti, partai politik dilarang mengajukan pasangan calon pada periode berikutnya di daerah yang sama. 

Kemudian, untuk calon yang memberikan imbalan bisa dikenakan sanksi pembatalan pada proses pencalonan. Tapi semua itu berdasarkan putusan pengadilan yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap atau inkrah. (JP-03)

Kenali Wajah Tiga Bawaslu Provinsi Jambi Baru Dilantik

Jambipos Online, Jambi-Tiga Anggota Bawaslu Provinsi Jambi terpilih masa periode 2017-2022 resmi dilantik di Bawaslu RI, Rabu (20/9/2017). Pelantikan ini dilaksanakan secara serentak seluruh Indonesia. Ketiga Anggota Bawaslu tersebut yakni Asnawi Rivai, Rofiqoh Febriyanti, Afrizal. Berikut ini Bioadata Singkat Ketiga Anggota Bawaslu Provinsi Jambi Itu:

1. Asnawi Rifai

Lahir di Desa Kedemangan, Jambi Luar Kota, Muarojambi, pada 9 Juni 1979, Asnawi menapak karir dengan cepat. Ia jabat Ketua Bawaslu Provinsi Jambi (2012) pada usia 33 tahun. 

Lulusan FKIP Unja ini diwisuda pada 2004 dan sudah menyelesaikan S2 manajemen di Program Pasca Sarjana FKIP Unja.

Asnawi aktif di organisasi sejak masa kuliah. Dia kader HMI (Himpunan Mahasiswa Islam) Jambi sejak 1998. Pasca kuliah, dia pendiri aktif  IMMJ (Ikatan Mahasiswa Muaro Jambi) dan sekaligus dipilih sebagai ketua pertama (2002-2004).

Perjalanan karir Asnawi semakin membaik ketika dia terpilih sebagai anggota KPU Muarojambi dua periode (2003-2008 dan 2008-2013). Selain anggota KPU, dia juga Sekretaris Karang Taruna Indonesia Muaro Jambi (2006-2009), dan Sekretaris KNPI (Komite Nasional Pemuda Indonesia) Muarojambi (2007-2009).

Namun belum selesai masa jabatannya di KPU Muarojambi, pada 2013 dia mengundurkan diri dan terpilih menjadi Ketua Bawaslu Provinsi Jambi.

 2. Rofiqoh Febriyanti

Merupakan lulusan Fakultas Pertanian Universitas Jambi. Saat menjadi mahasiswa, Fiqoh sapaan akrabnya juga di aktif di kampus. Ia menjabat sekjen BEM Fakultas Pertanian Unja.

Selain itu, di ekstra kampus, Ia terakhir sebagai sekretaris Umum HMI Cabang Jambi saat periode ketua Umum Jefri Hendrik.

Selain itu, Ia juga pernah menjadi Ketua Panwas Sarolangun pada Pilbup lalu. Sebelumnya, Ia merupakan guru di SMK Negeri 11 Kabupaten Sarolangun. Ia juga  menjajal seleksi KPU Provinsi Jambi dan pernah sampai 10 besar. Hingga akhirnya terpilih sebagai Anggota Bawaslu Provinsi Jambi.

3. Afrizal

Afrizal lahir di Kabupaten Sarolangun, 7 April 1979. Menamatkan SD di Sarolangun, MTSN dan MAN Sarolangun. Setelah itu menamatkan S1 di IAIN STS Jambi dan S2 di Univerisitas Batanghari.

Di bidang organisasi, Afrizal merupakan mantan Ketua GP Anshor kabupaten Sarolangun. Ia merupakan koordinator Center Election Political Party (CEPP) Kabupaten Sarolangun. Pernah menjadi Tim Seleksi KPU Kabupaten Sarolangun periode 2013-2018.

Ia juga semasa mahasiswa aktif di PMII dan menjadi salah satu pengurus cabang di zaman kepemimpinan Sri Vidyawetti. Afrizal juga PNS di Kemenag Kabupaten Sarolangun.  Dan kini terpilih sebagai Pimpinan Bawaslu Provinsi Jambi. (JP-Berbagai Sumber/Lee)

 

Wagub Nilai Kedatangan Wantimpres Terkait Kondisi Jambi

Jambipos Online, Jambi-Wakil Gubernur (Wagub) Jambi, Dr.Drs.H.Fachrori Umar,M.Hum menjamu Dewan Pertimbangan Presiden sekaligus memasangkan lacak di kepala Letjen TNI (Purn) M.Yusuf Kartanegara di Rumah Dinas Gubernur Jambi pada Selasa (19/9/17) malam.

"Kedatangan Wantimpres memberikan wawasan kemampuan strategis terhadap pertahanan non militer di Provinsi Jambi," ungkap Wagub. 

Ancaman non militer dapat diartikan dari gerakan masyarakat sipil yang bertumpu pada aksi non kekerasan maupun yang bersifat kekerasan namun dapat mengganggu stabilitas negara termasuk politik, budaya bahkan penyebaran penyakit yang jika dalam jumlah yang besar akan sangat berarti mengganggu kedaulatan dan pertahanan negara. 

"Ancaman non militer yaitu aksi terorisme, bencana alam, pelanggaran terhadap perbatasan negara, saparatisme, infiltrasi budaya, narkoba, cyber, penyebaran penyakit," ulas Wagub. 

Pemerintah daerah diluar lembaga pertahanan negara memaksimalkan peran serta dari segala ancaman yang dapat mengganggu negara. "Bersama membangun situasi yang aman dan kondusif," tegas Wagub. 

Menanggapi hal tersebut, Dewan Pertimbangan Presiden Letjen TNI (Purn) M. Yusuf Kartanegara secara umum menilai Jambi merupakan provinsi dengan situasi keamanan tergolong kondusif. 

"Secara umum sudah memenuhi target, artinya dipermukaan sudah membaik," ungkap Yusuf Kartanegara. 

Kedatangan sembilan anggota Wantimpres selama tiga hari pada Minggu sore dan akan berakhir rabu telah melahirkan penilaian akan kondisi Jambi dari beberapa informasi terutama dari pihak TNI, BNN Provinsi Jambi, Pemerintah Provinsi Jambi terkait dengan peran serta akan ancaman non militer yang dapat mengganggu keutuhan bangsa dan negara,"Ancaman non militer tidak begitu saja dapat diatasi secara masif dan semua sisi kehidupan harus dipersiapkan dengan baik," lanjutnya. 

Ancaman non militer dianggap sesuatu yang luar biasa dan dapat menghancurkan negara secara ideologi, politik, ekonomi yang semuanya bisa masuk tanpa disadari. 

"Cara berpikir, kita akan dihasut juga dipecahbelah dan ini dahsyat sekali untuk menghancurkan negara," tegas Yusuf Kartanegara. 

Terjalinnya koordinasi dan komunikasi yang baik antara Pemerintah Daerah dengan aparat TNI, Polri, Kejaksaan guna menciptakan kondisi dan situasi keamanan yang kondusif menjadikan Provinsi Jambi sebagai sample dari tiga daerah diantaranya Sulawesi Tengah, Bali yang dijadikan lokasi pengamatan Wantimpres akan kondisi daerah menghadapi serta mengatasi ancaman non militer yang dapat mengancam keutuhan dan pertahanan negara. 

"Ancaman narkoba saat ini masih dahsyat yang dapat masuk darimana saja, kesiapan aparat terutama BNNP dan bukan kita tidak puas dengan tangkapan tetapi narkoba ini akan terus masuk dengan deras di seluruh wilayah Indonesia," kata Yusuf Kartanegara. 

Bagi Letjen TNI (Purn) M. Yusuf Kartanegara tidak asing dengan daerah Jambi disebabkan 44 tahun silam dia pernah menjadi Wakil Komandan Batalion 142/Ksatria Jaya yang mengingatkan akan kesenian Jambi yang ditampilkan pada malam tersebut dengan berbagai tarian mengisi serta menghibur tamu undangan yang terlihat hadir Dandrem 042/Gapu Kol Inf. Refrizal, Pj.Sekda Provinsi Jambi H. Erwan Malik juga pejabat lingkup Pemerintah Provinsi Jambi. "Semakin indah dan betapa kaya bangsa Indonesia," tutup Letjen TNI (Purn) M. Yusuf Kartanegara. (JP-Humas-Raihan)



Wagub: Infrastruktur Penunjang Perhubungan Terus Dibenahi

Jambipos Online, Jambi-Wakil Gubernur (Wagub) Jambi, Dr Drs H Fachrori Umar M Hum mengemukakan, untuk meningkatkan pelayanan publik bidang trasnportasi, pemerintah bekerjasama dengan seluruh pemangku kepentingan terus membenahi infrastruktur penunjang perhubungan, yang juga ditujukan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat. 

Hal itu disampaikan Fachrori Umar dalam Peringatan Hari Perhubungan Nasional Tingkat Provinsi Jambi, bertempat di lapangan terminal lama Bandara Sultan Thaha Jambi, Rabu (20/9/2017).

Tema Peringatan Hari Perhubungan Nasional 2017 adalah “Melalui Peringatan Hari Perhubungan Nasional tahun 2017 Kita Tingkatkan Solidaritas, Sinergitas, dan Kerja Bersama Dalam Mewujudkan Transportasi yang Andal, Berdaya Saing, dan Memberikan Nilai Tambah.”

Selaku inspektur upacara, Wagub Fachrori Umar membacakan sambutan tertulis Menteri Perhubungan (Menhub) RI, Budi Karya Sumadi, yang menyatakan bahwa peringatan Hari Perhubungan Nasional merupakan momentum yang tepat bagi insan perhubungan untuk meresapi apa saja yang telah disumbangkan untuk memajukan sektor transportasi di Indonesia.

Menhub menjelaskan, wujud implementasi program Nawacita Kementrian Perhubungan diharapkan mampu mewujudkan konektivitas antar pulau, sebagaimana pernyataan Presiden Joko Widodo dalam KTT Asian Timur, akan memberi prioritas pada program pengembangan infrastruktur dan konektivitas maritim.

"Tujuan pembangunan infrastruktur dan konektivitas maritim adalah untuk mempelancar distribusi logistik secara nasional. Selain itu, juga diperlukan deregulasi terhadap aturan-aturan yang menghambat distribusi logistik nasional. Untuk itu, Kementrian Perhubungan telah menyelesaikan beberapa deregulasi yang berkaitan dengan Paket Kebijakan Ekonomi XV sektor logistik yang mendorong peningkatan iklim investasi," jelas Menhub.

Menhub juga menekankan bahwa tantangan pembangunan sektor transportasi semakin kompleks, seiring dengan pesatnya kemajuan teknologi. “Untuk menjawab tantangan tersebut, kita dituntut mampu beradaptasi dan terus berinovasi melalui perubahan pola kerja yang lebih efektif dan efisien dengan menciptakan sistem transportasi yang andal, sumber daya manusia yang kompeten serta sarana prasarana yang baik,” lanjut Menhub.

"Kementerian Perhubungan selaku regulator memiliki peranan yang cukup krusial dalam mendukung roda perekonomian, mempelancar mobilisasi penduduk, arus barang, serta konektivitas antar daerah. Untuk itu, pembangunan sektor transportasi harus mampu menjamin aksesbilitas ke seluruh wilayah di Indonesia dari Sabang sampai Merauke, dari Miangas hingga pulau Rote," jelas Menhub.

Usai upacara, Wagub menyatakan bahwa Pemerintah Provinsi Jambi dalam visi dan misi Jambi TUNTAS menempatkan infrastruktur sebagai salah satu program utama, dan pembangunan infrastruktur tersebut juga menunjang perhubungan. 

"Pemerintah Provinsi Jambi mendukung sepenuhnya kebijakan dari Pemerintah Pusat untuk memfokuskan pembangunan, salah satunya adalah infrastruktur dan transportasi lain, yang terus kita kembangkan dan kita berharap kedepannya akan lebih baik lagi, termasuk bagaimana memberikan pelayanan prima bagi masyarakat, walau jalan yang kita bangun belum 100 persen, tetapi pemerintah berkomitmen untuk membangun infrastruktur secara bertahap," kata Fachrori Umar .

Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Jambi, H.Varial Adhi Putra,ST,MM dalam sesi wawancara menyatakan sesuai dengan tema yang diangkat yaitu mewujudkan transportasi yang andal, menitikberatkan pada peningkatkan kinerja Dinas Perhubungan untuk mewujudkan infrastruktur yang andal sehingga dapat memberikan pelayanan yang optimal bagi masyarakat.

“Sesuai dengan tema yang diangkat, Dinas Perhubungan harus meningkatkan kinerja yang lebih baik, dimana kita harus mampu meningkatkan transportasi agar dapat bersaing. Hal ini juga berarti memberikan pelayanan optimal bagi masyarakat, dan di Provinsi Jambi sendiri terus meningkatkan sarana dan prasarana transportasi," ujar Varial Adhi Putra. (JP-Humas-Maria)
 


 

Catatan Ratna Dewi Soal Calon Perseorangan di Pilkada Kota Jambi

Host Ratna Dewi (kanan) dengan H Saman Abdul Latif dan Hendra Kurniawan adalah bakal calon kepala daerah jalur perseorangan dalam kontestasi Pilwako Jambi 2018 dalam Acara KUPAS HABIS Jambi TV, Selasa 19 September 2017 dengan tema "PANTANG BERDIAM dan MAJU BERKALANG GAGASAN: Rasionalitas Calon Perseorangan di Pilkada Jambi 2018". IST
Jambipos Online, Jambi-H Saman Abdul Latif dan Hendra Kurniawan adalah bakal calon kepala daerah jalur perseorangan dalam kontestasi Pilwako Jambi 2018. Dengan latar belakang aktivis, dan wakilnya yang telah 15 tahun menjadi staf ahli pemerintah Kota Depok, pasangan ini menawarkan konsep ECO-CITY sebagai blueprint pengelolaan kota Jambi. 

Keduanya yakin gagasan ini mampu menjawab persoalan endemik sebuah kota urban dan menurunnya kualitas hidup warga kota Jambi yang dihadapkan pada kurangnya daya dukung lingkungan. 

Memilih jalur perseorangan adalah bentuk ikhtiar pasangan ini untuk menguatkan iklim pemilu yang "bersih" di Kota Jambi mengingat jalur parpol masih sarat praktek transaksional dan berbiaya tinggi disamping proses kaderisasi dan kompetisi intra parpol yang juga dirasa belum ideal. 

Menyoal pemenuhan syarat jalur perseorangan yang sungguh tidak mudah (35 ribu formulir dukungan) dimaknai positif sebagai "warming up" langsung ke masyarakat, satu langkah lebih menguntungkan ketimbang jalur parpol yg fokus diinternal dan antar parpol itu sendiri. 

Disinggung tentang belum adanya sejarah keberhasilan calon perseorangan yang berhasil menang dalam Pilkada Jambi, pasangan ini justru mengaku tengah menyiapkan kejutan-kejutan besar untuk Kota Jambi. 

Selamat berjuang Bung Saman dan Bung Hendra. KUPAS HABIS Jambi TV, Selasa 19 September 2017 dengan tema "PANTANG BERDIAM dan MAJU BERKALANG GAGASAN: Rasionalitas Calon Perseorangan di Pilkada Jambi 2018". (JP-Ratna Dewi-FB)
Host Ratna Dewi (kanan) dengan H Saman Abdul Latif dan Hendra Kurniawan adalah bakal calon kepala daerah jalur perseorangan dalam kontestasi Pilwako Jambi 2018 dalam Acara KUPAS HABIS Jambi TV, Selasa 19 September 2017 dengan tema "PANTANG BERDIAM dan MAJU BERKALANG GAGASAN: Rasionalitas Calon Perseorangan di Pilkada Jambi 2018". IST
Host Ratna Dewi (kanan) dengan H Saman Abdul Latif dan Hendra Kurniawan adalah bakal calon kepala daerah jalur perseorangan dalam kontestasi Pilwako Jambi 2018 dalam Acara KUPAS HABIS Jambi TV, Selasa 19 September 2017 dengan tema "PANTANG BERDIAM dan MAJU BERKALANG GAGASAN: Rasionalitas Calon Perseorangan di Pilkada Jambi 2018". IST



Tak Punya Akses Finansial, 1,6 Miliar Orang Akan Tinggal di Rumah Tak Layak Huni

Kebijakan Tata Ruang Jadi Biang Masalah Ketimpangan Akses Perumahan 
Rumah Subsidi Tipe 36 di Kecamatan Kotabaru Kota Jambi, Rabu (20/9/2017). Photo: Asenk Lee Saragih.
Jambipos Online, Jakarta-Penggunaan teknologi properti dari kayu olahan sistem knockdown alias rakit tahan rayap dan tahan api disebut dapat mengatasi angka backlog. Teknologi ini dikenal lebih murah dibanding bahan material properti lainnya yang harganya makin melambung. 

Arsitek Senior dan Pengamat tata kota Universitas Trisakti Nirwono Joga mengatakan, untuk menerapkan teknologi kayu yang ramah lingkungan di sektor properti perlu digencarkan edukasi ke publik. Terdapat tiga pihak yang bertanggungjawab dalam mendukung penerapan adopsi teknologi kayu ramah lingkungan yakni pemerintah daerah, pengembang, dan arsitek.

Ketiganya, menurut Nirwono, harus mengangkat kembali dan membangun rasa bangga terhadap arsitektur lokal yang melihat sejarahnya merupakan rumah berbahan bangunan lokal ramah lingkungan, termasuk disini kayu, bambu, batu kali.

"Pemda harus siapkan perda yang  mewajibkan mengangkat arsitektur lokal dan berbahan ramah lingkungan, pengembang dan arsitek wajib mengikutinya, kalau tidak pemda tidak memberikan IMB," kata Nirwono kepada media, Rabu (20/9/2017).

Ia menambahkan, minimnya adopsi teknologi properti dan penggunaan bahan alternatif membangun rumah juga dipengaruhi oleh tidak ada kebijakan tata ruang yang konsisten kepada masyarakat dan pengembang. Padahal, dalam membangun, kawasan hunian, Kawasan Ruang Terbuka Hijau harus seimbang. 

Selama ini, kata dia, konsep pengembangan kawasan di kota kawasan perkotaan belum diarahkan ke kepadatan sedang-tinggi untuk menghemat lahan, juga belum ada pembatasan rumah tapak di dalam kota dan menerapkan prinsip bangunan hijau. 

Selain itu, mendesak juga dilakukan revitalisasi kawasan padat penduduk dan padat bangunan di pusat kota, dengan mendorong hunian vertikal, juga perbaikan kampung dalam kota.

“Juga perlu dilakukan pengembangan rumah tapak dengan kepadatan rendah-sedang bisa ke arah pinggiran kota dengan teknik arsitektur lokal yang seringkali lebih hemat biaya, cepat dari sisi pembangunan, dan ramah lingkungan. Contoh rumah panggung kayu dan bambu dengan teknik pengawetan tinggi sehingga bertahan lama," tuturnya.

Nirwono menegaskan, agar adopsi teknologi kayu itu bisa bertahan lama, dilakukan penguatan lingkungan seperti pelestarian hutan kayu dan hutan bambu sehingga menambah luas RTH dan memperbaiki kualitas lingkungan pemukiman.

“Pada dasarnya pembangunan berkelanjutan harus diterapkan di mana pembangunan perumahan dan pemukiman harus ramah lingkungan. Dengan begitu, pada akhirnya memperbaiki kualitas lingkungan, dan meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan penghuninya," ujar dia.

Mengutip Laporan McKinsey Global Institute (MGI), saat ini 330 juta rumah tangga perkotaan di seluruh dunia tinggal di perumahan di bawah standar. Sementara sekitar 200 juta rumah tangga di negara berkembang tinggal di daerah kumuh.  

MGI memperkirakan, tahun 2025, sekitar 440 juta rumah tangga perkotaan di seluruh dunia - setidaknya 1,6 miliar orang - akan menempati perumahan yang tidak memadai, tidak aman, karena tidak punya akses finansial. 

Agar prediksi MGI tak terjadi, berbagai terobosan teknologi properti harus diadopsi. Misal menggunakan produk kayu kimia tahan api non-polusi dalam bahan bangunan rumah kayu menjamin keamanan rumah yang dibangun, baik tunggal maupun multi-lantai.
Penggunaan kayu rekayasa ini juga sangat pas dengan melimpahnya pasokan kayu di Hutan Tanaman Industri. 

Belum lagi hutan tanaman yang ditanam kembali akan menghasilkan sumber daya kayu berkelanjutan yang terus tumbuh setiap tahunnya yang pada akhirnya dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan perumahan yang terus tumbuh.

Hitungan McKinsey Global Institute, rumah yang terbuat dari kayu rekayasa jauh lebih murah daripada rumah beton dan bata dengan ukuran yang sama. 

Biasanya, harga akan setidaknya sekitar 30% lebih murah, menyadari efisiensi skala, pembuatan dan produksi otomatis, biaya pondasi lebih murah, konstruksi yang cepat dan biaya pembiayaan yang jauh lebih murah. Selain tahan api, bahan juga tahan air, tahan cuaca, tahan rayap, shock-proof dan load-bearing. (JP-Rel)
 
Rumah Subsidi Tipe 36 di Kecamatan Kotabaru Kota Jambi, Rabu (20/9/2017). Photo: Asenk Lee Saragih.

Rumah Subsidi Tipe 36 di Kecamatan Kotabaru Kota Jambi, Rabu (20/9/2017). Photo: Asenk Lee Saragih.



Rumah Subsidi Tipe 36 di Kecamatan Kotabaru Kota Jambi, Rabu (20/9/2017). Photo: Asenk Lee Saragih.

Rumah Subsidi Tipe 36 di Kecamatan Kotabaru Kota Jambi, Rabu (20/9/2017). Photo: Asenk Lee Saragih.

Pawai Obor Mobil Hias dan Sambut 1 Muharram 1439 H (Tahun Baru Islam) di Kota Jambi

PAWAI: Iring-iringan Pawai Obor dan Mobil Hias Jamaah Masjid Nuruttaqwa Paal V Kotabaru Jambi saat star dari depan Lorong Masjid Nuruttaqwa Paal V Kotabaru melintasi di Jalan Kol M Kukuh-Kapten Sujono Komplek Gereja Kotabaru, Kota Jambi, Rabu (20/9/2017) pukul 19.00 WIB. Foto Asenk Lee Saragih.
Jambipos Online, Jambi-Ratusan Umat atau Jamaah Masjid Nuruttaqwa Paal V, Kecamatan Kotabaru Jambi melakukan Pawai Obor dan Mobil Hias menyambut semarak Tahun Baru Islam 1 Muharram 1439 H, Rabu 20 September. 

Antusiasme Jamaah Masjid Nuruttaqwa Paal V Kotabaru Jambi tampak saat berjalan kaki dari Masjid Nuruttaqwa Paal V melintasi Jalan Kl M Kukuh-Jalan Kapten Sujono Komplek Gereja Kotabaru, GOR Kotabaru, Kota Jambi, Rabu (20/9/2017) pukul 19.00 WIB. 

Star dimulai dari depan lorong Masjid Nuruttaqwa Paal V Kotabaru Jambi menuju Jalan Kl M Kukuh-Jalan Kapten Sujono Komplek Gereja Kotabaru menuju jalan GOR Kotabaru dan kembali ke Masjid Nuruttaqwa Paal V Kotabaru. Pawai Obor tersebut juga dikawal oleh kepolisian dan Anggota TNI. 

Pada Tahun 2016 lalu, Ratusan Umat atau Jamaah Masjid Nuruttaqwa Paal V, Kecamatan Kotabaru Jambi juga melakukan Pawai Obor dan Mobil Hias menyambut semarak Tahun Baru Islam 1 Muharram 1438 H, Sabtu (1/10/2016) pukul 19.00 WIB. 

ASN Pemprov Pawai Obor 

Sementara dalam rangka peringatan Tahun Baru Hijriyah 1439 H / 2017 M, Pemerintah Provinsi Jambi bekerjasama dengan Komunitas TVRI Jambi menyelenggarakan berbagai kegiatan yang dikemas dengan nama Festival Budaya 1 Muharram 1439 H. 

Pawai Obor akan diselenggarakan pada Rabu, 20 September 2017, start dari Kantor Gubernur Jambi, finish di Tugu Juang Sipin Ujung, mulai jam 19.00 WIB sampai sekitar jam 22.00 WIB. Pawai obor ini akan diikuti 5.000 orang. 

Festival Budaya 1 Muharram Tahun Baru Islam 1439 H akan diselenggarakan pada tanggal 20 – 28 September 2017, terdiri dari Pawai Obor, Lomba Musikalisasi Puisi, Lomba Karaoke Lagu Religi, Lomba Fashion Show Busana Muslim, dan diakhiri dengan Tabligh Akbar. 

Hal itu diterangkan Kepala Biro Humas dan Protokol Sekretariat Daerah Provinsi Jambi, Johansyah,SE,ME kepada wartawan. Kita minta maaf kepada masyarakat jika penggunaan jalan terganggu karena pelaksanaan pawai obor tersebut, yang dimulai dengan persiapan pada jam 18.00 WIB,” ujar Johansyah. 

Lomba Karaoke Lagu Religi, Lomba Fashion Show Busana Muslim akan dilaksanakan pada tanggal 22 – 24 September 2017, di TVRI Jambi dan WTC Batanghari Jambi. 

Tabligh akbar sebagai puncak acara akan diselenggarakan pada 28 September 2017 di GOR Kotabaru dengan Ustadz Yusuf Mansur sebagai penceramah dan dimeriahkan oleh Acil Bimbo serta penampilan musik dan gambus. Pada kesempatan ini, Gubernur Jambi H. Zumi Zola, akan memberikan hadiah kepada para pemebang lomba. (JP-Asenk Lee Saragih)
Pawai obor dalam rangka menyambut Tahun Baru 1 Muharam 1439 H di Jambi cukup meriah tidak kurang 5000 warga Jambi mengikutinya, Rabu (20/9/2017) malam. Wakil Gubernur Jambi melepas acara tersebut. Lantunan shalawat dari peserta pawai terdengar begitu indahnya. Selamat Tahun Baru Hijriah. Photo: Daryono (Calon Walikota KTP)

Pawai obor dalam rangka menyambut Tahun Baru 1 Muharam 1439 H di Jambi cukup meriah tidak kurang 5000 warga Jambi mengikutinya, Rabu (20/9/2017) malam. Wakil Gubernur Jambi melepas acara tersebut. Lantunan shalawat dari peserta pawai terdengar begitu indahnya. Selamat Tahun Baru Hijriah. Photo: Daryono (Calon Walikota KTP)

Pawai obor dalam rangka menyambut Tahun Baru 1 Muharam 1439 H di Jambi cukup meriah tidak kurang 5000 warga Jambi mengikutinya, Rabu (20/9/2017) malam. Wakil Gubernur Jambi melepas acara tersebut. Lantunan shalawat dari peserta pawai terdengar begitu indahnya. Selamat Tahun Baru Hijriah. Photo: Daryono (Calon Walikota KTP)

PAWAI: Iring-iringan Pawai Obor dan Mobil Hias Jamaah Masjid Nuruttaqwa Paal V Kotabaru Jambi saat star dari depan Lorong Masjid Nuruttaqwa Paal V Kotabaru melintasi di Jalan Kol M Kukuh-Kapten Sujono Komplek Gereja Kotabaru, Kota Jambi, Rabu (20/9/2017) pukul 19.00 WIB. Foto Asenk Lee Saragih.
PAWAI: Iring-iringan Pawai Obor dan Mobil Hias Jamaah Masjid Nuruttaqwa Paal V Kotabaru Jambi saat star dari depan Lorong Masjid Nuruttaqwa Paal V Kotabaru melintasi di Jalan Kol M Kukuh-Kapten Sujono Komplek Gereja Kotabaru, Kota Jambi, Rabu (20/9/2017) pukul 19.00 WIB. Foto Asenk Lee Saragih.
PAWAI: Iring-iringan Pawai Obor dan Mobil Hias Jamaah Masjid Nuruttaqwa Paal V Kotabaru Jambi saat star dari depan Lorong Masjid Nuruttaqwa Paal V Kotabaru melintasi di Jalan Kol M Kukuh-Kapten Sujono Komplek Gereja Kotabaru, Kota Jambi, Rabu (20/9/2017) pukul 19.00 WIB. Foto Asenk Lee Saragih.

PAWAI: Iring-iringan Pawai Obor dan Mobil Hias Jamaah Masjid Nuruttaqwa Paal V Kotabaru Jambi saat star dari depan Lorong Masjid Nuruttaqwa Paal V Kotabaru melintasi di Jalan Kol M Kukuh-Kapten Sujono Komplek Gereja Kotabaru, Kota Jambi, Rabu (20/9/2017) pukul 19.00 WIB. Foto Asenk Lee Saragih.

PAWAI: Iring-iringan Pawai Obor dan Mobil Hias Jamaah Masjid Nuruttaqwa Paal V Kotabaru Jambi saat star dari depan Lorong Masjid Nuruttaqwa Paal V Kotabaru melintasi di Jalan Kol M Kukuh-Kapten Sujono Komplek Gereja Kotabaru, Kota Jambi, Rabu (20/9/2017) pukul 19.00 WIB. Foto Asenk Lee Saragih.


PAWAI: Iring-iringan Pawai Obor dan Mobil Hias Jamaah Masjid Nuruttaqwa Paal V Kotabaru Jambi saat star dari depan Lorong Masjid Nuruttaqwa Paal V Kotabaru melintasi di Jalan Kol M Kukuh-Kapten Sujono Komplek Gereja Kotabaru, Kota Jambi, Rabu (20/9/2017) pukul 19.00 WIB. Foto Asenk Lee Saragih.

PAWAI: Iring-iringan Pawai Obor dan Mobil Hias Jamaah Masjid Nuruttaqwa Paal V Kotabaru Jambi saat star dari depan Lorong Masjid Nuruttaqwa Paal V Kotabaru melintasi di Jalan Kol M Kukuh-Kapten Sujono Komplek Gereja Kotabaru, Kota Jambi, Rabu (20/9/2017) pukul 19.00 WIB. Foto Asenk Lee Saragih.

PAWAI: Iring-iringan Pawai Obor dan Mobil Hias Jamaah Masjid Nuruttaqwa Paal V Kotabaru Jambi saat star dari depan Lorong Masjid Nuruttaqwa Paal V Kotabaru melintasi di Jalan Kol M Kukuh-Kapten Sujono Komplek Gereja Kotabaru, Kota Jambi, Rabu (20/9/2017) pukul 19.00 WIB. Foto Asenk Lee Saragih.

PAWAI: Iring-iringan Pawai Obor dan Mobil Hias Jamaah Masjid Nuruttaqwa Paal V Kotabaru Jambi saat star dari depan Lorong Masjid Nuruttaqwa Paal V Kotabaru melintasi di Jalan Kol M Kukuh-Kapten Sujono Komplek Gereja Kotabaru, Kota Jambi, Rabu (20/9/2017) pukul 19.00 WIB. Foto Asenk Lee Saragih.
 

Pemberantasan Korupsi Jangan Mengendur

BB OTT KPK DI BENGKULU BELUM LAMA INI.IST
Jambipos Online-Kepolisian dan Kejaksaan sedang berusaha keras untuk meningkatkan kinerja dalam pemberantasan korupsi. Tapi, upaya pimpinan dua lembaga tersebut untuk mengembalikan kepercayaan publik dalam penegakan hukum, terutama korupsi, belum membuahkan hasil yang maksimal. 

Publik masih belum yakin sepenuhnya jika Kepolisian dan Kejaksaan dapat memberantas korupsi dengan baik tanpa didasari kepentingan-kepentingan lain selain penegakan hukum. Saat dua lembaga penegak hukum itu belum maksimal dalam pemberantasan korupsi, asa masyarakat ditujukan kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). 

Sebagai sebuah lembaga yang memiliki kewenangan yang luar biasa (super body), KPK diharapkan mampu menjawab keinginan publik agar Indonesia bisa terbebas dari praktik korupsi. Selama ini, KPK bisa memenuhi tuntutan masyarakat tersebut. 

Setelah lebih dari 12 tahun berkiprah, banyak kasus korupsi yang telah ditangani KPK, terutama kasus-kasus besar yang melibatkan pejabat tinggi negara. Uang negara sebesar triliunan rupiah pun berhasil diselamatkan KPK. Namun, rupanya KPK tidak bisa secara konstan menjaga ritme yang tinggi dalam pemberantasan korupsi tersebut. 

Pada semester I 2015, kinerja pemberantasan korupsi di lembaga tersebut mengendur. Berdasarkan catatan Indonesia Corruption Watch (ICW), pada semester pertama tahun ini kinerja KPK menurun dibandingkan kinerja per semester pada tahun-tahun sebelumnya. 

Pada periode 2010 hingga 2014, KPK rata-rata menangani 15 kasus per semester dengan kerugian negara sebesar Rp 1,1 triliun. Tapi, pada semester I 2015, KPK hanya menangani 10 kasus korupsi dengan kerugian negara hanya sebesar Rp 106,4 miliar. 

Menurut ICW, selama ini KPK berkontribusi sekitar 30% terhadap total kerugian negara dalam kasus-kasus korupsi yang ditangani di seluruh Indonesia. Oleh karena itu, jika kinerja penyidikan KPK mengalami penurunan, itu berdampak pula terhadap indikator kinerja penyidikan kasus korupsi nasional, terutama pada aspek kerugian negara dan nilai suap. 

Sebenarnya, jika dilihat dari jumlah kasus yang ditangani oleh tiga lembaga penegakan hukum, yakni Kepolisian, Kejaksaan, dan KPK, pada semester ini mengalami peningkatan. 

Sejak Januari hingga Juni 2015, tiga lembaga penegak hukum berhasil menyidik 308 kasus korupsi dengan nilai kerugian negara Rp 1,2 triliun, nilai suap Rp 475,3 miliar, serta 590 tersangka. Pada tahun-tahun sebelumnya, lembaga penegak hukum rata-rata menyidik 253 kasus per semester. 

Memang, dari sisi kasus yang ditangani, kinerja Polri, Kejaksaan, dan KPK patut diapresiasi. Namun, kerugian negara dalam kasus-kasus itu hanya mencapai Rp 1,2 triliun. 

Padahal, sebelumnya nilai kerugian negara yang disidik aparat rata-rata mencapai Rp 2,7 triliun per semester. Jika melihat data-data tersebut, ada penurunan kualitas kasus korupsi yang ditangani aparat. 

Sebagai lembaga yang memiliki kewenangan yang besar khusus dalam pemberantasan korupsi, penurunan kinerja KPK memberikan sumbangsih yang signifikan terhadap kualitas kasus-kasus tersebut. 

Apa yang membuat kinerja KPK menurun? Sejak akhir 2014 hingga awal tahun ini, turbulensi politik memengaruhi kinerja KPK yang berawal dari keputusan Presiden Joko Widodo (Jokowi) mencalonkan Komjen Budi Gunawan sebagai Kapolri. Persoalan menjadi rumit ketika KPK mengumumkan Komjen Budi sebagai tersangka kasus gratifikasi sehari setelah keputusan Presiden itu. 

Penetapan tersangka oleh KPK itu menuai serangan balik dari Polri dengan menetapkan pimpinan KPK sebagai tersangka secara berturut-turut, dimulai dari Bambang Widjojanto dan Abraham Samad. 

Bahkan, penyidik KPK Novel Baswedan juga dijadikan tersangka oleh Polri. Ditambah bumbu-bumbu politik, peristiwa itu turut memengaruhi kinerja KPK. Lembaga itu mengalami stagnasi dalam pemberantasan korupsi. 

Perkembangan sejumlah kasus yang sedang ditangani KPK, terutama kasus-kasus besar yang melibatkan mantan pejabat negara, hanya bergerak lambat. Nyaris tak ada kasus korupsi baru yang ditangani KPK saat itu. 

Apa yang terjadi pada KPK pada semester I tahun ini seharusnya bisa menjadi pembelajaran. Sebagai lembaga penegak hukum, seharusnya KPK tidak oleh terpengaruh oleh situasi politik. KPK tak boleh terintervensi oleh kepentingan-kepentingan politik, baik yang dilakukan oleh pihak luar lembaga itu, atau oleh kepentingan politik orang-orang di dalam KPK itu sendiri. 

Situasi seperti ini hanya bisa diatasi jika pimpinan KPK terdiri atas orang-orang yang berintegritas, orang-orang yang tidak memiliki kepentingan pribadi dan semata berpihak kepada kepentingan penegakan hukum. Peran Panitia Seleksi (Pansel) Calon Pimpinan KPK sangat penting untuk bisa menghasilkan tokoh-tokoh seperti itu. 

Sebagai tangan pertama yang menyaring calon pimpinan KPK, Pansel tentu diharapkan bisa menemukan calon pimpinan KPK yang memiliki komitmen besar terhadap pemberantasan korupsi. 

Peran Presiden dan DPR juga penting sebagai lembaga terakhir yang menentukan calon pimpinan KPK terpilih. Jika dirasakan calon yang disodorkan Pansel belum bisa memenuhi harapan publik, Presiden dan DPR bisa meminta Pansel untuk kembali mencari calon. 

Pasal 33 Ayat 1 UU Nomor 30/2002 tentang KPK bisa dijadikan dasar perdebatan terkait peluang Presiden untuk menolak capim KPK. Ayat itu menyebutkan, dalam hal terjadi kekosongan pimpinan KPK, Presiden mengajukan calon pengganti kepada DPR. 

Hal lain yang tak kalah penting dalam rangka meningkatkan kinerja KPK adalah dukungan politik dari eksekutif dan legislatif. Kita tentu berharap agar pemerintah dan parlemen tidak memperlemah KPK melalui revisi UU atau intervensi politik lain terhadap kasus-kasus yang tengah ditangani KPK. 

Biarkan KPK bekerja secara profesional tanpa tekanan politik agar negara ini bebas dari praktik korupsi, kejahatan luar biasa yang dampaknya bisa menyengsarakan rakyat. (Sumber: Tajuk Rencana SP Edisi 13 Sept 2017)

Ini Progres Pembangunan Ruas Jalan Dermaga Sabak-Rantau Rasau

Percepatan Rigid Beton di Ruas Teluk Nilau-Sungai Saren
Progres Pembangunan Ruas Jalan Dermaga Sabak-Rantau Rasau.Istimewa
Jambipos Online, Jambi-Percepatan proyek pembangunan ruas jalan Dermaga Sabak - Rantau Rasau, Kabupaten Tanjab Timur kini terus dikebut. Progres atau kemujuan pembangunannya kini semakin menunjukkan pencapaian target pelaksanaan. 

“Alhamdulilah pengerjaan ruas jalan Dermaga Sabak-Rantau Rasau berjalan sesuai rencana dan lancar. Kita optimis, InsyaAllah kalau tidak ada halangan yang sangat berarti semua akan selesai sesuai target,” ujar Plt Kadis Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Provinsi Jambi H Arfan kepada Jambipos Online, Rabu (20/9/2017) pagi. 

Disebutkan, Dinas PUPR Provinsi Jambi terus melakukan percepatan dan pemantauan proyek pembangunan infrastruktur jalan Rigid Beton di Ruas Teluk Nilau-Sungai Saren, Kabupaten Tanjab Barat. 
Jalan Rigid Beton di Ruas Teluk Nilau-Sungai Saren, Kabupaten Tanjab Barat. Istimewa
 “Kita terus berupaya untuk terus melakukan percepatan dan juga pemantauan pekerjaan proyek infrastruktur. Sesuai petunjuk bapak Gubernur Jambi H Zumi Zola agar diupayakan percepatan dan pengawasan proyek proyek infrastruktur di TA 2017 ini, sehingga bisa berjalan lancar dan sesuai target,” kata H Arfan. 

Disebutkan, dambaan masyarakat Jambi untuk menikmati jalan yang mulus kini semakin nyata menyusul progress pekerjaan infrastruk oleh jajaran Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) di Jambi terus meningkat. Kata Arfan, berdasarkan peninjauan ke lapangan yang dilakukannya selama ini, ruas jalan di Provinsi Jambi banyak yang rusak. 

Kerusakan jalan tersebut tersebar mulai dari wilayah perkotaan hingga ke kabupaten. Jalan produksi dari sentra – sentra perkebunan dan pertanian di Jambi juga banyak yang rusak hingga saat ini. 

“Ruas jalan negara berstatus jalan provinsi di Jambi yang hingga kini masih rusak ringan hingga rusak berat mencapai 282,25 kilometer (Km). Kerusakan jalan tersebut mencapai 25 % dari total 1.129 km jalan provinsi di daerah itu. Ruas jalan provinsi yang kondisinya baik saat ini di Jambi sekitar 845,75 km atau 75 %,”katanya. 

Dijelaskan dana yang dibutuhkan memperbaiki kerusakan 282.25 km jalan provinsi di Jambi mencapai Rp 1,89 triliun. Sedangkan kemampuan anggaran pemerintah Provinsi Jambi untuk perbaikan kerusakan jalan hanya Rp 500 miliar. Jadi Jambi masih kekurangan dana Rp 1,3 triliun untuk memperbaiki kerusakan jalan provinsi saat ini. 

Menurut H Arfan, Pemprov Jambi sudah mengajukan bantuan dana pembangunan jalan kepada Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Bantuan tersebut diprioritaskan untuk memperbaiki kerusakan jalan provinsi di Jambi. 

Bantuan tersebut diharapkan bisa dikucurkan paling lambat tahun depan. Untuk saat ini, Kementerian PUPR sudah mengucurkan sekitar Rp 150 miliar dana pembangunan jalan sekitar 60 km dari Jembatan Aur Duri II, Kota Jambi ke Muarasabak, Tanjabtim. 

Melalui bantuan tersebut pembangunan jalan Aur Duri – Muarasabak sudah dimulai Maret lalu. Bantuan tersebut akan ditambah tahun depan hingga mencapai Rp 350 miliar. (JP-Lee) 





Progres Pembangunan Ruas Jalan Dermaga Sabak-Rantau Rasau.Istimewa
 
Jalan Rigid Beton di Ruas Teluk Nilau-Sungai Saren, Kabupaten Tanjab Barat. Istimewa

Jalan Rigid Beton di Ruas Teluk Nilau-Sungai Saren, Kabupaten Tanjab Barat. Istimewa

Jalan Rigid Beton di Ruas Teluk Nilau-Sungai Saren, Kabupaten Tanjab Barat. Istimewa
Jalan Rigid Beton di Ruas Teluk Nilau-Sungai Saren, Kabupaten Tanjab Barat. Istimewa
Jalan Rigid Beton di Ruas Teluk Nilau-Sungai Saren, Kabupaten Tanjab Barat. Istimewa



Pemprov Jambi Gelar Berbagai Kegiatan Meriahkan Tahun Baru Hijriah

Written By jambipos-online on Tuesday, September 19, 2017 | 19:20

Johansyah SE ME Jadi Kabiro Humas Provinsi Jambi.Photo: Humas
Jambipos Online, Jambi-Dalam rangka peringatan Tahun Baru Hijriyah 1439 H / 2017 M, Pemerintah Provinsi Jambi bekerjasama dengan Komunitas TVRI Jambi menyelenggarakan berbagai kegiatan yang dikemas dengan nama Festival Budaya 1 Muharram. 

Festival Budaya 1 Muharram Tahun Baru Islam 1439 H akan diselenggarakan pada tanggal 20 – 28 September 2017, terdiri dari Pawai Obor, Lomba Musikalisasi Puisi, Lomba Karaoke Lagu Religi, Lomba Fashion Show Busana Muslim, dan diakhiri dengan Tabligh Akbar. 

Hal itu diterangkan Kepala Biro Humas dan Protokol Sekretariat Daerah Provinsi Jambi, Johansyah,SE,ME kepada wartawan, Selasa (19/9/2017). 

 “Pawai Obor akan diselenggarakan pada Rabu, 20 September 2017, start dari Kantor Gubernur Jambi, finish di Tugu Juang Sipin Ujung, mulai jam 19.00 WIB sampai sekitar jam 22.00 WIB. Pawai obor ini akan diikuti 5.000 orang. 

Kita minta maaf kepada masyarakat jika penggunaan jalan terganggu karena pelaksanaan pawai obor tersebut, yang dimulai dengan persiapan pada jam 18.00 WIB,” ujar Johansyah. 

Lomba Karaoke Lagu Religi, Lomba Fashion Show Busana Muslim akan dilaksanakan pada tanggal 22 – 24 September 2017, di TVRI Jambi dan WTC Batanghari Jambi. 

Tabligh akbar sebagai puncak acara akan diselenggarakan pada 28 September 2017 di GOR Kotabaru dengan Ustadz Yusuf Mansur sebagai penceramah dan dimeriahkan oleh Acil Bimbo serta penampilan musik dan gambus. Pada kesempatan ini, Gubernur Jambi H. Zumi Zola, akan memberikan hadiah kepada para pemebang lomba.(JP-Lee)

Bawa Sabu 2Kg, Seorang Mahasiswa Diciduk Polisi

Jambipos Online, Jambi-Seorang mahasiswa diciduk Polisi karena tertangkap membawa narkotika jenis Sabu sebanyak 2 Kilogram (Kg) dalam penangkapan di wilayah perbatasan Kabupaten Bungo dan Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), Senin (18/9/2017) kemarin. 

Dua orang pelaku ditangkap dalam kasus ini, salah satunya berstatus mahasiswa. Kapolda Jambi, Brigjen Pol Priyo Widyanto dalam keterangannya kepada wartawan, Selasa (19/9/2017) mengatakan, kasus ini diungkap oleh Anggota Subdit I Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Jambi. 

Berawal ketika petugas menerima informasi adanya transaksi narkoba jenis sabu di wilayah perbatasan Bungo dan Sumbar, Senin (18/9). Kemudian informasi itu ditindaklanjuti. Petugas langsung bergerak cepat menangkap pelaku. 

Dalam pemeriksaan, tersangka menyatakan paket sabu itu awalnya didapatkan dari Medan Sumatera Utara dan rencananya narkotika itu akan dipasok untuk wilayah Kabupaten Bungo. 

Brigjen Pol Priyo Widyanto mengatakan, dua tersangka yakni pengedar dan penerima yang diringkus pada 18 September 2017. Seorang tersangka mahasiswa dan tersangka lainnya dibekuk polisi lantaran kedapatan mengedarkan dan diduga menggunakan narkoba jenis sabu. 

Pihaknya mengaku setelah itu polisi langsung mengembangkan tersangka, bahwa tersangka mengaku sabu itu akan dipasok untuk wilayah Bungo yang dibawa tersangka dari Medan. 

“Saat kami menangkap dia membawa paket sabu, jumlah barang bukti yang diamankan seberat 2 Kg,” katanya. Kata Priyo Widyanto, penerima dan kurirnya berhasil diamankan. Sabu dibawa melalui jalur darat menggunakan mobil pribadi. 

Saat ini, barang bukti sudah diamankan dan tersangka telah melanggar pasal 112 ayat 1 subsider pasal 127 ayat 1 tentang Undang-Undang Narkotika No. 35 tahun 2009. (JP-03)

Gubernur Jambi Zumi Zola Diundang Di Sidang PBB

Gubernur Jambi H Zumi Zola.IST
Jambipos Online-Kepala Biro Humas dan Protokol Sekretariat Daerah Provinsi Jambi, Johansyah, menyampaikan bahwa Gubernur Jambi H Zumi Zola, satu-satunya gubernur dari Indonesia yang diundang oleh United Nations Development Programme (UNDP) organisasi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk program pembangunan, untuk presentasi di Sidang Umum PBB. 

Johansyah menjelaskan, dalam presentasi di Sidang Umum PBB tersebut, Zola menjelaskan kondisi kelistrikan di Provinsi Jambi dan akan dijadikannya Jambi sebagai pilot project (percontohan) pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH) dengan pendanaan dari UNDP bekerjasama dengan Baznas. 

PLTMH tersebut merupakan implementasi dariSustainable Development Goals (SDGs)/tujuan-tujuan pembangunan berkelanjutan, yang direncanakan akan dibangun di Kabupaten Merangin dan Sarolangun. 

Dalam Sidang Umum PBB yang akan diselenggarakan pada tanggal 20 – 22 September tersebut, akan dibahas berbagai isu strategis dalam berbagai sektor. 

Johansyah menyatakan, Sidang Umum PBB itu akan dihadiri oleh para pimpinan negara, dan delegasi Indonesia dipimpin oleh Wakil Presiden Republik Indonesia, Jusuf Kalla. (JP-Lee)

Lewat Pameran Buku Tingkatkan Minat Baca Masyarakat

SMA Xaverius II Jambi Juara Lomba Perpustakaan Se Provinsi Jambi 
Sekda Provinsi Jambi Erwan Malik menyerahkan Piala dan Hadiah Juara I Lomba Perpustakaan SMA, MA, SMK Se Kota Jambi 2017 kepada Sekolah SMA Xaverius Dua Kota Jambi., Selasa (1/9/2017). Foto Istimewa Erika Odilia (FB).
Jambipos Online, Jambi-Guna meningkatkan minat baca masyarakat di Provinsi Jambi, Pemerintah Provinsi (Pemrov) Jambi melalui Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Provinsi Jambi menggelar Pameran Buku dalam rangka hari Kunjung Perpustakaan dan Bulan Gemar Membaca Tahun 2017.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Provinsi Jambi, Syamsurizal, Selasa (19/9/2017) mengatakan pada tanggal 14 September merupakan hari Pengunjung Perpustakaan sedangkan Bulan September merupakan Bulan Gemar membaca, karena masih banyak masyarakat indonesia saat ini minat bacanya masih kurang.

“Pameran ini akan berlangsung selama dua hari, mulai hari ini Selasa dan berakhir besok Rabu 20 September. Hal ini dilakukan agar minat baca anak-anak terus meningkat. Perpustaan Wilayah Provinsi Jambi juga berusaha memaksimalkan mempromosikan perpustakaan, salah satunya adalah pameran buku yang dilakukan seperti saat ini. Kita terus berbenah, agar pengunjung perpustakaan selalu betah dan akan berusaha memenuhi kebutuhan buku yang dibutuhkan,” ujar Syamsurizal.

Selain itu, Syamsurizal juga memiliki program Rotasi Buku, yang akan dilakukan di Polda Jambi dan Polresta Jambi, dan tidak menutup kemungkinan akan juga ada Rotasi Buku di Polsek-polsek.
“Pada tahun ini kita akan rotasi buku seperti di LP-LP sebanyak 1000 buku, karena musibah banjir kemaren buku kita juga terendam semuanya. Selama 3 bulan buku itu kita tarik dan diganti buku yang baru,” katanya. 


Hari Kunjungan Perpustakaan dengan kegiatan Pameran Buku, Penyerahan Hadiah Lomba Perpustakaan Umum Desa/Kelurahan, Perpustakaan SMA/SMK/MA, Pustakawan Berprestasi Terbaik, serta Lomba Bercerita Bagi Siswa SD/MI Tingkat Provinsi Jambi, bertempat di Grand Hotel, Kota Jambi, Selasa (19/9/2017).


Sementara Pj.Sekda Provinsi Jambi, Drs H Erwan Malik,MM berharap agar Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah bisa mendorong peningkatan minat baca masyarakat, guna meningkatkan wawasan dan pemikiran masyarakat.


“Atas nama Pemerintah Provinsi Jambi, saya sangat mengapresiasi dan menyambut baik diselenggarakannya kegiatan ini, diharapkan mampu berkontribusi dalam upaya meningkatkan frekuensi kunjungan masyarakat Jambi sekaligus kecintaan terhadap perpustakaan, khususnya Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Provinsi Jambi untuk meningkatkan minat membaca bagi masyarakat,” katanya.

Erwan Malik juga mengimbau para orangtua untuk mendorong anak supaya gemar membaca buku." Kita sebagai orang tua harus mendorong anak-anak agar gemar membaca, mencintai membaca serta menanamkan hobi bagi anak untuk membaca,” katanya.

Erwan Malik  engharapkan supaya kegiatan yang dilakukan oleh Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Provinsi Jambi memicu dan memotivasi masyarakat Jambi untuk memanfaatkan perpustakaan sebagai sumber informasi yang aktual, lengkap, terpercaya, gratis menjadi anggota sekaligus peminjam buku perpustakaan, yang informasinya murni bukan hoax. 

“Tujuan diadakan kegiatan ini untuk menarik minat masyarakat memaanfatkan perpustakaan, menumbuhkan motivasi anak untuk membaca dan mengali ilmu pengetahuan,” kata Erwan Malik.

Disebutkan, membangun dan mengembangkan perpustakaan di Indonesia, merupakan tanggung jawab bersama. "Sesuai dengan amant Undang-Undang No.43 tahun 2007 tentang Perpustakaan, PP No.24 tahun 2014 tentang Pelaksanaan UU tentang Perpustakaan yang bertujuan memberikan layanan kepada pemustaka, meningkatkan kegemaran membaca, serta memperluas pengetahuan dan untuk mencerdaskan kehidupan bangsa,” kata Erwan Malik.

“Siapa yang menguasai informasi dan teknologi dialah menguasai bumi, artinya barang siapa yang banyak membaca dan belajar itulah yang berhasil, itulah pentingnya membaca," ujarnya.

Erwan Malik meminta buku-buku yang ada di perpustakaan di Provinsi Jambi hendaknya buku-buku terbaru. “Saya minta buku yang ada di perpustakaan hendaknya buku-buku terbaru dan sekali 3 bulan ditambah dan diisi buku baru," ujarnya.

Erwan Malik berharap agar Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Provinsi  Jambi untuk terus berupaya mempromosikan perpustakaan kepada masyarakat demi terwujudnya masyarakat Jambi yang gemar membaca, sehingga dapat berkontribusi bagi terwujudnya jambi TUNTAS 2021.

“Dengan membaca, kita bisa menambah wawasan kita, Provinsi Jambi ini banyak orang yang bisa mengangkat akar budaya lokal yang ada," katanya. Untuk memberikan kenyamanan bagi pengunjung perpustakaan dan peningkatan minat baca bagi masyarakat, Pemerintah Provinsi Jambi berencana memindahkan aktivitas perkantoran perpustakaan dan arasip daerah ke gedung yang lain, melihat minat masyarakat terus bertambah.

“Sekarang saja sudah mencapai 400 orang per hari, mudah-mudahan tahun depan kita sudah dapat lokasinya,” sebut Erwan Malik. 

Pada kesempatan itu Sekda Provinsi Jambi Erwan Malik menyerahkan Piala dan Hadiah Juara I Lomba Perpustakaan SMA, MA, SMK Se Provinsi Jambi 2017 kepada Sekolah SMA Xaverius Dua Kota Jambi. (JP-Lee)
 

Pada kesempatan itu Sekda Provinsi Jambi Erwan Malik menyerahkan Piala dan Hadiah Juara I Lomba Perpustakaan SMA, MA, SMK Se Provinsi Jambi 2017 kepada Sekolah SMA Xaverius Dua Kota Jambi. (JP-Lee)


SMA Xaverius II Jambi Juara Lomba Perpustakaan Se Provinsi Jambi

SMA Xaverius II Jambi Juara Lomba Perpustakaan Se Provinsi Jambi

Sekda Provinsi Jambi Erwan Malik (kiri) menyerahkan Piala dan Hadiah Juara I Lomba Perpustakaan SMA, MA, SMK Se Kota Jambi 2017 kepada Sekolah SMA Xaverius Dua Kota Jambi., Selasa (1/9/2017). Foto Istimewa Erika Odilia (FB).











 


Berita Lainnya

Jambi: Niat Bangun Stadion Internasional Belum Ada

Jambi: Niat Bangun Stadion Internasional Belum Ada
Klik Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Elviana: Komisi XI DPR RI Dorong Menkeu Perbanyak Diklat Penggunaan Dana Desa

Elviana: Komisi XI DPR RI Dorong Menkeu Perbanyak Diklat Penggunaan Dana Desa
Klik Gambar Untuk Selengkapnya

Olahraga di Jambi Makin Merosot?

Olahraga di Jambi Makin Merosot?
Catatan Ringan: KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Total Pembaca

RUANG IKLAN

RUANG IKLAN
Bahan Iklan Krim Ke Email: redaksijambipos@gmail.com (Harga Nego Selera Konsumen)

Jurus Sakti KPK Itu Bernama OTT

Jurus Sakti KPK Itu Bernama OTT
KLIK GAMBAR UNTUK NEWS SELENGKAPNYA

.

.
.

Portal Berita Polda Jambi

Portal Berita Polda Jambi
Klik Benner Untuk Mengunjunginya

.

.
KLIK Benner Untuk Info SOKSI

.

.
Portal Berita Khusus Berita Wisata Provinsi Jambi. KLIK BENNER
 
Support : Redaksi Jambipos Online | KONTAK KAMI | Pedoman Media
Copyright © 1998. Jambipos Online - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Publiser/Admin Jambipos Online
Proudly powered by Jambipos