Mewujudkan Kawasan Ekonomi Khusus dan Pengembangan Tiga Bandara di Jambi

Mewujudkan Kawasan Ekonomi Khusus dan Pengembangan Tiga Bandara di Jambi
Tulisan Khusus HUT Provinsi Jambi Ke 60. (KLIK Benner Untuk Selengkapnya)

BERITA TERBARU

Refleksi HUT Provinsi Jambi ke-60

Refleksi HUT Provinsi Jambi ke-60
Infrastruktur untuk Kesejahteraan Rakyat (KLIK BENNER UNTUK TULISAN SELENGKAPNYA)

.

.
.
INDEKS BERITA

Aliran Listrik Mati 8 Jam, Warga Jelutung Merutuk

Written By jambipos-online on Tuesday, January 24, 2017 | 18:05




Jambipos Online, Jambi-Aliran listrik di wilayah Kecamatan Jelutung, Kota Jambi padam sejak pukul 09.00 WIB hingga pukul 15.30 WIB, Selasa (24/1/2017). Akibat padamnya aliran listrik itu, banyak aktivitas warga terganggu.

Serlina (32), warga RT 15 Kebun Handil, Kecamatan Jelutung, Kota Jambi mengaku kesal akibat pemadaman listrik tersebut. “tak ada hujan tak ada angin, tiba-tiba sejak pagi listrik hingga pukul 3 sore mati. Semua aktivitas yang memerlukan listrik terhambat. Perabotan juga kerap rusak akibat pemadaman listrik ini,” katanya.

Menurut Serlina, biasanya listrik mati hanya sekitar 15 menit atau satu jam paling lama. “Namun ini mati hingga 7 jam lebih. Ini sangat mengganggu aktivitas warga yang memerlukan aliran listrik,” katanya. (JP-03)

Polisi Selidiki Penyebab Kematian Riko, Santri Ponpes SMQ


Korban Riko Haryanto, usia 16 tahun. Warga Desa Lubuk Gaung. Santri kelas II MAN (Aliyah Ponpes SMQ).

Jambipos Online, Merangin-Hingga kini Polres Merangin masih menyelidiki penyebab tewasnya Riko (16) seorang santri Ponpes Syeh Maulana Qari (SMQ). Riko ditemukan tewas, Selasa (24/1/2017) pagi. Ia ditemukan oleh rekannya sesama santri sekira pukul 06.00 WIB.

Informasi dihimpun di Mapolres Merangin, korban bernama Riko Haryanto bin Zainudin. Ia adalah santri di Ponpes SMQ, Desa Titian Teras Kecamatan Batang Mesumai, Merangin.

“Korban bernama Riko Haryanto, usia 16 tahun. Warga Desa Lubuk Gaung. Santri kelas II MAN (Aliyah Ponpes SMQ). Kini Polisi masih menyelidiki penyebab tewasnya korban,” kata Paur Humas Polres Merangin, Ipda Sitorus.

Dikatakan, penemu pertama kali adalah santri berna Rizal (15). Korban ditemukan dalam posisi tengkurap. Darah jeluar dari hidung korban dan lengan tangan kanan patah,” ujarnya.

Sebagai barang bukti, polisi mengamankan sehelai kain sarubg warna hijau. Juga sandal warna putih, satu unit handphone merk Nokia, baju kaos warna hitam dan celana training. 

Sumber lainnya mengatakan korban diduga terjatuh dari atas bangunan asrama. Hanya saja belum dapat dipastikan motifnya. Apakah benar terjatuh atau ada unsur lain. “Itu yang kita belum tahu. Jatuh, terjatuh, atau dijatuhkan,” ujar warga  yang meminta identitasnya tak dituliskan. (JP-03)

Perpani Jambi Promosikan Tanjak di Bogor Open Archery Championship 2017


Tim Srikandi dan Arjuna Jambi didampingi Ketum Perpani Provinsi Jambi Ibnu Ziadi memakai "Tanjak" di Bogor Open Archery 2017, 20-22 Januari 2017. Foto IST

Jambipos Online, Jambi-Ketua Umum Perpani Jambi dan Atlet Panahan Jambi menjadi kali pertama mempromosikan “Tanjak” penutup kepala khas Jambi di Bogor Open Archery Championship 2017 20-22 Januari 2017 lalu. Perpani Jambi juga berhasil menyumbangkan empat medali emas dan dua perak. (Baca: Raihan Sukses Perpani Jambi)

Hal yang unik dan menarik perhatian pada kejuaraan panahan atau Bogor Open Archery Championship 2017 adalah, saat Ketum Perpani Jambi Ibnu Ziadi dan Atlet Panahan beserta pengurus Perpani Jambi menggunakan tanjak atau ikat kepala khas melayu Jambi. (Baca: Kejurnas Bogor Archery Championship 2017, Perpani Jambi Raih 4 Emas, 2 Perak)

Tanjak sendiri terus diperkenalkan oleh Gubernur Jambi Zumi Zola Zulkifli kepada masyarakat.  Bahkan Gubernur Jambi Zola mengajak masyarakat untuk menggunakan tanjak atau ikat kepala dalam kegiatan sehari-hari.

Ketua Umum Perpani Jambi Ibnu Ziadi mengatakan dalam kejuaraan panahan di Bogor Jawa Barat atlet panahan beserta pengurus sengaja menggunakan tanjak. Tujuannya agar dapat dikenal ditingkat nasional khususnya dikenal oleh kalangan atlet panahan di seluruh Indonesia.

Dengan menggunakan tanjak juga menambah percaya diri atlet panahan Jambi. Ini dibuktikan dengan diraihnya empat medali emas dan dua medali perak pada kejuaraan yang di ikuti oleh Presiden Joko Widodo.   

“Penggunaan tanjak meningkatkan kepercayaan diri atlet panahan Jambi," ujar Ibnu sembari mengatakan tanjak menjadi salah satu ciri khas Jambi yang harus terus di pertahankan. (JP-03/Lee)

Kepala MAN Model Kota Jambi Dr Jamilah MPDi Dicopot


DR Jamilah MPDi.IST


Jambipos Online, Jambi-Setelah digoyang arus unjukrasa siswa sejak Senin lalu, Kepala Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Model Jambi, DR Jamilah MPDi akan dinonaktifkan sebagai kepala di sekolah tersebut. Dia akan dikembalikan menjadi guru biasa.

Demikian ditegaskan Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Jambi, M Iqbal, kepada wartawan, Selasa (24/1/2017) di MAN Model Jambi, usai melakukan pertemuan dengan sejumlah guru dan siswa.

“Kalau guru tidak ada istilah nonjob, tapi akan dikembalikan ke habitatnya sebagai guru biasa. Jadi dia akan mengajar lagi,” kata M Iqbal.

Namun Iqbal tidak menyebut kemana Jamilah akan dipindahkan dan kapan proses itu akan dilakukan. Kata Iqbal, pihaknya akan berkordinasi dengan Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag Provinsi Jambi. “Kita akan koordinasikan dulu dengan pihak kanwil,” katanya.

Jamilah selama ini disebut-sebut memiliki sejumlah catatan buruk terkait aktivitasnya di sekolah tersebut. Namun, posisinya sebagai kepala sekolah tetap bertahan hingga 4 tahun. Pada puncaknya, ratusan siswa MAN Model melakukan unjuk rasa menuntut penjelasan Jamilah, pada Senin.

Sejumlah pihak menduga, Jamilah dibeking oknum tertentu di Kantor Kementerian Agama Kota Jambi hingga sampai ke Kanwil. Sehingga dia bebas beraktivitas hingga ke Jakarta, meski tanpa izin berpergian.

Kepala Kantor Kementerian Agama M Iqbal membantah dirinya membekingi Jamilah dalam posisinya sebagai kepala sekolah. “Tidak ada, saya tidak membekingi siapapun. termasuk Jamilah. Saya hanya ingin situasi di sekolah ini kondusif dan proses belajar mengajar tidak terganggu,” katanya.

Jamilah yang dikonfirmasi mengaku tidak mempersoalkan pemecatan dirinya sebagai kepala sekolah. Dia mengaku justru bersyukur dengan keputusan itu. 

“Tidak apa, mungkin di tempat lain saya bisa lebih baik lagi,” katanya, seperti dirilis inilahjambi.com, Selasa (24/1/2017).

Menurut dia, apapun yang disampikannya saat ini tidak akan berpengaruh baik bagi dirinya, sebab banyak pihak telah salah paham dengan apa yang dilakukannya. (JP-03)

.

.
KLIK BENNER UNTUK LEBIH BESAR

Wanita Tangguh Ini Pilih Jadi Sopir Angkot dan Berikan Nenen Anaknya Sambil Setir Mobil

Wanita Tangguh Ini Pilih Jadi Sopir Angkot dan Berikan Nenen Anaknya Sambil Setir Mobil
KLIK GAMBAR UNTUK NEWS SELENGKAPNYA

.

.
.

Segara “Cuci Gudang” Kasus Korupsi di Jambi

Segara “Cuci Gudang” Kasus Korupsi di Jambi
Menurut catatan LSM Gerakan Keadilan Masyarakat Jambi (GKMJ) setidaknya ada sebanyak 125 kasus korupsi yang kini jadi PR di Jambi. KLIK GAMBAR

RUANG IKLAN

RUANG IKLAN
Bahan Iklan Krim Ke Email: redaksijambipos@gmail.com (Harga Cukup Rp 1 Juta Selama 1 Tahun)

Mengenal Lebih Dekat Vielloeshant Carlusa

Mengenal Lebih Dekat Vielloeshant Carlusa
Kepala Kantor Perwakilan BI Provinsi Jambi (KLIK Gambar)

.

.
.

Debat Pilkada Muarojambi, Tak Ada Calon Memiliki Program Kongkrit Atasi Infrastruktur

Debat Pilkada Muarojambi, Tak Ada Calon Memiliki Program Kongkrit Atasi Infrastruktur
KLIK Gambar Untuk Baca Selengkapnya

DPD Partuha Maujana Simalungun

DPD Partuha Maujana Simalungun
St Awal JD Damanik SE MM (Ketum)

Jangan Hentikan Pembangunan Relokasi Pasar Angso Duo

Jangan Hentikan Pembangunan Relokasi Pasar Angso Duo
KLIK GAMBAR UNTUK NEWS SELENGKAPNYA
 
Support : Redaksi Jambi Pos | KONTAK KAMI | Pedoman Media
Copyright © 1998. JAMBIPOS ONLINE - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Admin Jambipos Online
Proudly powered by Jambipos