. Jambipos | Online

Berita Terbaru

MENU BERITA

Kami Juga Ada Dengan Wajah dan Semangat Baru

Kami Juga Ada Dengan Wajah dan Semangat Baru
KLIK Benner Versi Baru di www.jambipos.id
INDEKS BERITA TERBARU

Gubernur Jambi Al Haris Paparkan Percepatan Penganganan Covid-19 Kepada Kapolri dan Panglima TNI

Written By jambipos-online on Sabtu, 18 September 2021 | 09:48

Gubernur Jambi H Al Haris saat menjelaskan penanganan Covid-19 di Provinsi Jambi dihadapan Panglima TNI Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jendral Polisi Listyo Sigit Prabowo di Jambi, Jumat (17/9/2021). (Foto: Kolase Video Zoom)

Jambipos, Jambi-Gubernur Jambi Dr.H. Al Haris, S.Sos, M.H., memaparkan upaya percepatan penanganan Covid-19 di wilayah Provisni Jambi di hadapan Kapolri Jendral Polisi Listyo Sigit Prabowo di  Jambi dan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto di Rumah Dinas Gubernur Jambi, Jumat siang (17/9/2021).

Gubernur Jambi memaparkan upaya percepatan tersebut, berupa pembelian rapid tes antigen sebesar 100.000 RDT.Ag, pembelian 4 unit PCR, pembentukan tim tracer tingkat Kabupaten/Kota hingga kecamatan dan Kelurahan, serta peningkatan target pelaksanaan vaksin di setiap kabupaten/kota.

Selain itu Gubernur Jambi Al Haris juga menjelasakan tentang peta resiko, jumlah kasus covid-19, peta keterisian tempat tidur (BOR), capaian vaksinasi, dan penyaluran bantuan jaring pengaman sosial, dan aksi percepatan penanganan.

Gubernur Jambi Al Haris menyampaikan update data terkini per 16 September 2021, terdapat 29.203 pasien positif, dengan jumlah pasien sembuh 27.550, meninggal 751 orang. “Tingkat keterisian rumah sakit rujukan Covid-19 dalam minggu terakhir juga semakin baik, tidak ada Kabupaten/ Kota yang BOR di atas 50%,” jelasnya.

Selanjutnya tentang sasaran vaksinasi Gubernur Jambi menyebutkan ada 2,686.193 masyarakat Provinsi Jambi yang menjadi target vaksinasi, terdiri dari tenaga kesehatan, lanjut usia, petugas publik, masyarakat rentan dan masyarakat umum usia12-17 tahun. Gubernur menyatakan untuk jumlah vaksin dosis pertama sebanyak 1.092.083 atau 40,66% dan jumlah vaksin dosis kedua sebanyak 567.693 atau 21,13%.

“Terkait penyaluran bantuan jaring pengaman sosial, tersedia kuota sebanyak 30.000. Penyaluran ini dilakukan dalam bentuk dana tunai, yang bekerjasama dengan pihak PT.Pos Indonesia dengan pola penyaluran via wesel pos, kepada penerima sesuai dengan data by name by address yang telah disahkan melalui SK Bupati dan Walikota," ungkap Gubernur Jambi yang juga disiarkan Zoom tersebut.

“Bantuan PPKM level 4 berupa penyaluran paket sembako kepada 130.000 keluarga penerima manfaat senilai Rp.150.000 dengan total jumlah Rp. 19.500.000.000,” katanya.

Sementara Kapolri Jendral Polisi Listyo Sigit Prabowo memberikan beberapa arahan terkait penanganan Covid-19 di Provinsi Jambi. Antara lain Kapolri memberikan arahan tentang pentingnya pengadaan fasilitas isolasi terpusat serta penyediaan obat-obatan. 

“Untuk obat-obatan tolong dicek ketersediaannya. Tolong berhubungan dengan Kemenkes di website, yang bisa mengecek ketersediaan obat-obatan, sehingga kekurangan-kekurangan di kita bisa segera diisi. Tolong dipastikan ketersediaan obat sehingga ketika ada penanganan-penanganan khusus obat-obat itu harus selalu ada,” himbau Jendral Polisi Listyo Sigit Prabowo.

Kemudian Jendral Polisi Listyo Sigit Prabowo juga meminta, agar jika berdasarkan evaluasi akan diputuskan penurunan level di Jambi, sehingga ada berbagai kelonggaran, kita harus memperhatikan resiko masyarakat yang kendor dalam melaksanakan aturan prokes.

“Jika tidak diantisipasi dengan baik maka laju pertumbuhan covid dapat meningkat lagi. Tolong diawasi agar aturan-aturan dilaksanakan. Kecenderungan masyarakat jika diberi kesempatan, dilonggarkan harus terus diawasi. Pemerintah mengeluarkan sistem pemantauan melalui aplikasi peduli lindungi, agar dikembangkan,” terang Jendral Polisi Listyo Sigit Prabowo.

Pada kesempatan yang sama, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, juga menyampaikan beberapa catatan yang harus diperhatikan dalam penanganan Covid 19 di Jambi antara lain, tentang percepatan vaksinasi, penganganan pekerja migran, assesmen situasi covid di beberapa Kabupaten di Provinsi Jambi.

Untuk langkah penanganan, Marsekal Hadi Tjahjanto menekankan agar jajaran Kodam dan Polda memberikan pendampingan manajemen lapangan. Juga agar ada sinergitas antara Kepala Daerah, TNI/Polri, Dinkes/Rumah Sakit/Puskesmas/BKKBN/IDI, Tokoh Masyarakat/Tokoh Agama/Tokoh Adat/Tokoh Pemuda, dan organisasi masyarakat.

“Kita juga meminta Dandim, kapolres se Provinsi Jambi untuk membantu manajemen lapangan kepala daerah dalam percepatan penanganan Covid-19 ini. Juga penanganan pekerja migran, paling banyak dari Malaysia dan Arab Saudi, yang berkemungkinan membawa virus varian baru. Agar Jambi ini bebas dari varian baru. Jambi ini cukup satu varian saja yaitu duku Jambi. Duku Jambi itu terkenal dan enak, jadi cukup itu saja,” ucap Marsekal Hadi Tjahjanto.

Marsekal Hadi Tjahjanto juga menyatakan, akan membantu Gubernur serta Bupati/Walikota di Jambi untuk percepatan vaksinasi. “Kalau semua sudah bisa divaksin maka sudah terproteksi, terutama lansia, masyarakat yang rentan, itu harus segera kita vaksin. Vaksinnya ada, tinggal kita laksanakan. Laporkan jika kekurangan vaksinator,” Marsekal Hadi Tjahjanto.

Marsekal Hadi Tjahjanto secara khusus meyoroti Pemerintah Kota Sungaipenuh, Kabupaten Kerinci, Kabupaten Sarolangun dan Kabupaten Muarojambi agar melakukan pendataan perkembangan penanganan Covid-19 secara benar sesuai dengan kondisi dilapangan. (Simak Videonya).

Rapat Interaktif Panglima TNI dan Kapolri bersama jajaran Pemerintah se-Povinsi Jambi ini juga disiarkan Via Zoom. (JP-Asenk Lee Saragih)

Gubernur Jambi Al Haris Siapkan Bantuan dan Pendidikan Anak Panti Asuhan

Written By jambipos-online on Jumat, 17 September 2021 | 09:25

Gubernur Jambi Al Haris bersama Pangdam II/Sriwijaya Mayjen TNI Agus Suhardi meresmikan Gedung Yayasan Panti Asuhan Bhadar Garuda Putih Korem 042/Gapu Jambi, Kamis (16/9/2021).(Foto:DiskominfoJambi)

Jambipos, Jambi-Gubernur Jambi Al Haris bersama Pangdam II/Sriwijaya Mayjen TNI Agus Suhardi meresmikan Gedung Yayasan Panti Asuhan Bhadar Garuda Putih Korem 042/Gapu Jambi, Kamis (16/9/2021).

Pemotongan pita oleh Pangdam II/Sriwijaya mengawali prosesi peresmian selanjutnya Gubernur Jambi melakukan penandatanganan didampingi Kapolda Jambi Irjen Pol A. Rachmad Wibowo, Danrem 042/Gapu Brigjen TNI M.Zulkifli, Ketua DPRD Provinsi Jambi Edi Purwanto, Wali Kota Jambi, serta Forkopimda lainnya. 

Dalam sambutan Gubernur Jambi Al Haris sangat mengapresiasi apa yang telah dilakukan oleh Korem 042/Gapu atas pembangunan Gedung Panti Asuhan Bhadar Garuda Putih.

"Menampung anak-anak yatim piatu disini kalau mereka butuh tempat untuk sekolah akan kita fasilitasi, panti ini untuk maslahat umat manusia dan terkait bantuan pangan kita Pemerintah Provinsi dan Kota siap membantu," kata Al Haris

Tidak hanya menawarkan fasilitas sekolah dan bantuan logistik dalam sambutan Gubernur Jambi Al Haris mengajak untuk menebar kebaikan. "Terima kasih kepada Pangdam dan Danrem telah berkarya untuk anak-anak dan negeri," ungkap Al Haris. 

Selanjutnya Al Haris berharap keberadaan Panti Asuhan Bhadar Garuda Putih tersebut menjadi tempat membantu anak yatim sekaligus menjadi amal ibadah sosial bagi semua pihak terkait pembangunan serta kepengurusan yayasan nantinya.

Dalam kesempatan sama Pangdam II/Sriwijaya Mayjen TNI Agus Suhardi menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pemerintah Daerah, Danrem 042/Gapu Jambi dan Forkopimda serta dirinya berharap pendidikan kemandirian menjadi ciri utama panti.

"Semoga Allah SWT meridhoi panti untuk mendidik anak-anak mandiri dan berkarya sehingga dapat bersaing termasuk mendapat orang tua asuh, pendidikan agama dan umum dan dapat mengembangkan kreativitas serta tidak mudah menyerah dengan keadaan," harap Pangdam II/Sriwijaya.

Danrem 042/Gapu Brigjen TNI M.Zulkifli menyampaikan awal pembangunan panti tanggal 9 September 2020 lalu dengan peletakan batu pertama oleh Pangdam II/Sriwijaya selanjutnya pengerjaan dilakukan Anggota TNI sementara untuk  finishing menggunakan pekerja umum.

"Terima kasih pada semua pihak termasuk dari swasta lainnya dan berharap panti tetap berjalan dengan adanya anggaran  bantuan, meminta kepada Gubernur Jambi, Ketua DPRD Provinsi Jambi agar tetap menjalankan ini, karena Saya dan Pangdam datang dan pergi paling dua tahun menjabat," jelasnya.

Panti Asuhan Bhadar Garuda Putih memiliki daya tampung sebanyak 30 orang sementara saat ini ada 16 orang anak. (JP-Diskominfo/Lee)






Wagub Jambi Nyatakan Pemprov Jambi Siapkan Unit Layanan Serap Tenaga Kerja Disabilitas

Written By jambipos-online on Kamis, 16 September 2021 | 09:08

Wakil Gubernur Jambi Drs.H.Abdullah Sani M.Pd.I saat rapat koordinasi percepatan penyelenggaraan unit layanan Disabilitas Bidang Ketenagakerjaan Provinsi Jambi di hotel Aston, Jambi Kamis, (16/9/2021). (Foto: Diskominfo Jambi)

Jambipos, Jambi-Wakil Gubernur Jambi Drs.H.Abdullah Sani M.Pd.I menyatakan akan memprioritaskan peningkatan sinergi program OPD Provinsi Jambi untuk menyiapkan unit layanan stabilitas bermitra dengan dunia usaha dan dunia industri guna minimalisasi angka pengangguran tenaga kerja disabilitas. Hal ini disampaikannya saat rapat koordinasi percepatan penyelenggaraan unit layanan Disabilitas Bidang Ketenagakerjaan Provinsi Jambi di hotel Aston, Jambi, Kamis, (16/9/2021).

Kegiatan ini dihadiri oleh Pimpinan dan anggota DPRD provinsi Jambi, Direktur Binapenta dan Perluasan Tenaga Kerja Kemnaker RI, Suhartono (hadir secara virtual) , pimpinan OPD lingkup Pemerintah Provinsi Jambi, Perwakilan Pimpinan Daerah Kabupaten/ Kota se Provinsi Jambi serta undangan lainnya. 

Di kesempatan tersebut Wagub menyampaikan ucapan terima kasih dari Pemprov Jambi kepada Kementerian Ketenagakerjaan RI yang telah menunjuk Provinsi Jambi sebagai salah satu tempat penyelenggaraan rakor ini sebab menurut informasi tahun ini hanya 15 provinsi yang dijadikan fokus kegiatan ini. 

"Pada kesempatan ini dapat saya informasikan bahwa berdasarkan sumber data BPS Februari 2021 angkatan kerja di Provinsi Jambi mencapai 1,83 juta orang dengan tingkat pengangguran mencapai 4,76%.  Jumlah angkatan  yang bekerja di sektor informal sebanyak 1,09 juta orang," ungkapnya.

Menurut Wagub jumlah angkatan kerja penyandang disabilitas di Provinsi Jambi tercatat sebanyak 3.673 orang suatu jumlah yang cukup banyak dan menjadi kewajiban kita untuk memfasilitasi dan memenuhi hak bagi setiap warga negara untuk memperoleh pekerjaan dan kehidupan yang layak. 

"Karenanya Rakor hari ini merupakan langkah awal yang tepat untuk menyamakan persepsi dan langkah antara Pemerintah Pusat Kabupaten Kota dunia usaha baik swasta BUMD BUMD dalam memfasilitasi para penyandang disabilitas untuk memperoleh pekerjaan," ungkapnya.

Menurut Wagub, Prov Jambi menunjukkan komitmen yang serius dengan melakukan  sosialisasi dan pendekatan kepada dunia usaha dan dunia industri untuk menyerap tenaga kerja  disabilitas dan memberikan apresiasi berupa piagam penghargaan kepada empat perusahaan yang telah mempekerjakan pekerja disabilitas. Selain itu menurutnya dalam pelaksanaan pelatihan dan pemagangan Pemerintah Provinsi Jambi juga telah memberikan kesempatan kepada penyandang disabilitas.

"Ke depan kita akan berusaha optimal melalui pembentukan unit layanan disabilitas di bidang ketenagakerjaan dengan melibatkan seluruh pemangku kepentingan guna memantapkan perekonomian masyarakat dan daerah," ungkapnya. (JP-Diskominfo/Lee)






Jelang Pembelajaran Tatap Muka, SMA Negeri 6 Kota Jambi Gelar Vaksinasi Covid-19

Jelang Pembelajaran Tatap Muka, SMA  Negeri 6 Kota Jambi Gelar Vaksinasi Covid-19, Rabu-Kamis (15-16/9/2021). (Foto Istimewa)

Jambipos, Jambi-Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 6 Kota Jambi gelar Vaksinasi Covid-19 bekerja sama dengan Puskesmas Paal V Kota Baru Jambi, Rabu-Kamis 15-16 September 2021 di Pendopo SMAN 6 Kota Jambi dengan sasaran seluruh guru, tenaga kependidikan dan siswa. 

Kepala SMAN 6 Kota Jambi Robinson Hutapea, S.Pd kepada wartawan, Kamis (16/9/2021) mengatakan Vaksinasi Covid-19 dilaksanakan untuk mengurangi paparan virus dan mendapatkan immun kekebalan tubuh (herd immunity) sekaligus mengantisipasi jika diberlakukannya Pembelajaran Tatap Muka (PTM) maka kita segenap warga sekolah sudah merasa lebih nyaman.

“PTM dilakukan berdasarkan SKB 4 menteri dan diharapkan guru, tenaga kependidikan dan seluruh siswa sudah melakukan vaksinasi sebelum diberlakukannya PTM,” kata Robinson Hutapea.
Kepala SMAN 6 Kota Jambi Robinson Hutapea, S.Pd.

Disebutkan, lebih kurang hampir 2 tahun sejak Maret 2020 pandemik Covid-19 dan para peserta didik belajar dari rumah. Banyak dampak negatif yang ditimbulkan terutama terhadap perubahan perilaku yang bisa berujung pada learning loss. 

“Kita berharap kota Jambi yang saat ini berada pada level 4 bisa turun menjadi level 3 sehingga memungkinkan dilaksanakannya PTM terbatas. Karena kita sudah sangat rindu terjadinya kegiatan belajar mengajar secara tatap muka,” lanjut Robinso Hutapea.

Sementara Ketua Panitia Vaksinasi SMAN 6 Kota Jambi, Efendi, SAg, MPdi mengatakan pelaksanaan vaksinasi ini bekerjasama dengan puskesma Pall V Kotabaru Kota Jambi selama dua hari dimulai Rabu-Kamis 15-16 September 2021 dengan sasaran guru, tenaga kependidikan, siswa dan seluruh warga sekolah.

“Bagi peserta didik yang melakukan vaksin  harus benar-benar dalam keadaan sehat. Tidak memiliki penyakit penyerta/komorbid serta mendapat izin dari orang tua. Untuk menghindari kerumunan maka panitia mengatur jadwal perkelas serta menerapkan protokol kesehatan,” kata Efendi.

Pada kesempatan yang sama, Wakil Kepala Sekolah SMAN 6 Kota Jambi Urusan Kesiswaan Eli Andriani, S.Pd menambahkan, jumlah siswa ada sebanyak 842 orang namun yang melakukan vaksin lebih kurang 110 orang, guru dan pegawai 30 orang. 

“Hal ini disebabkan sebagian besar sebelumnya guru dan siswa sudah kita himbau untuk mengikuti vaksin yang digelar TNI/Korem, POLRI, Puskesmas dan Lembaga lain,” ujarnya. 

“Kami mengucapkan terimakasih kepada Puskesmas Paal V Kota Baru Jambi, Ketua Komite, Babinkamtibnas, Babinsa Paal V, Ketua RT 28 atas kerjasama yang baik ini. Sehingga acara berjalan lancar dan tertib. Demikian pula kepada TNI, Polri dan lembaga lain yang telah berperan dalam program vaksinasi. Semoga pandemic Covid-19 bisa berangsur lenyap sehingga kita bisa kembali hidup normal,” kata Robinson Hutapea yang diamini Ketua Panitia Vaksinasi SMAN 6 Kota Jambi, Efendi dan Wakil Kepala Sekolah SMAN 6 Kota Jambi Urusan Kesiswaan Eli Andriani. (JP-Rel/Asenk Lee Saragih)
SMA  Negeri 6 Kota Jambi Gelar Vaksinasi Covid-19, Rabu-Kamis (15-16/9/2021). (Foto Istimewa)

SMA  Negeri 6 Kota Jambi Gelar Vaksinasi Covid-19, Rabu-Kamis (15-16/9/2021). (Foto Istimewa)

SMA  Negeri 6 Kota Jambi Gelar Vaksinasi Covid-19, Rabu-Kamis (15-16/9/2021). (Foto Istimewa)

PT. EBN Wanprestasi, Pemprov Jambi Berikan Kelonggaran Pembayaran Tunggakan

Written By jambipos-online on Rabu, 15 September 2021 | 16:00

Dampak Pandemi Covid-19
PT. EBN Wanprestasi, Pemprov Jambi Berikan Kelonggaran Pembayaran Tunggakan.

Jambipos, Jambi- PT Eraguna Bumi Nusa (EBN) selaku pemodal dan pengelola Pasar Angso Duo Modern Kota Jambi melakukan wanprestasi kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi. Pihak PT EBN masih menunggak kewajiban atau setoran ke kas daerah Pemprov Jambi sekitar Rp 10,5 miliar sejak peresmian pasar tersebut Tahun 2018 lalu. Sementara Pemprov Jambi memberikan kelonggaran pembayaran karena alasan dampak Pandemi Covid-19.

Gubernur Jambi Al Haris baru-baru ini kepada wartawan di Gedung DPRD Provinsi Jambi mengatakan, pihak PT.EBN telah mengirimkan surat permohonan kepada Pemprov Jambi untuk diberikan keringanan membayar angsuran tunggakan Pt EBN.

“Saya berpendapat, berdasarkan temuan BPK RI Perwakilan Provinsi Jambi yang disampaikan kepada Pemda. Bahwa dalam kondisi Covid-19 ini, pemerintah juga memberikan kelonggaran kepada pihak swasta. Contoh perbankan juga memberikan keringanan kredit. Karena ada daya beli yang turun. PT EBN ini juga mengalami dampak Covid-19. Pihaknya berjanji akan melunasi hingga Desember 2021. Mereka sungguh-sungguh melunasi. Karena PT EBN sudah mencicil Rp 2 Miliar,” ujar Al Haris. 

Sementara Aktivis Jambi Mulyadi Afrinal Tanjungbajuree mengatakan, berdasarkan temuan dari BPK RI Perwakilan Provinsi Jambi PT EBN melakukan wanprestasi.

Disebutkan, dalam dunia bisnis di Indonesia, kegiatan kontrak atau perjanjian sudah menjadi hal yang umum dilakukan. Namun, tidak jarang suatu kontrak tersebut dilanggar oleh pihak lain karena adanya berbagai alasan. Hal tersebut dikenal dengan istilah wanprestasi. Jadi, sederhananya wanprestasi adalah suatu upaya pembatalan kontrak secara sepihak.

Menurut Mulyadi Afrinal Tanjungbajuree, dari wanprestasi yang dilakukan PT EBN, sehingga BPK RI merekommendasikan kepada Pemprov Jambi untuk memutuskan kontrak secara sepihak dan mengambil alih seluruh obyek kerja dengan tanpa memberikan ganti rugi kepada pihak kedua dalam bentuk apapun. Baik secara materil maupun inmaterial sebagaimana dimaksud dalam Pasal 37 ayat 4.

Disebutkan, dari rekomendasi BPK RI itu, permasalahan tersebut mengakibatkan kontribusi tetap diperhitungkan seperti keadaan normal sebagai piutang retribusi pada saat kondisi PT EBN wanprestasi. 

Kemudian tujuan Pemprov Jambi untuk memperoleh pendapatan dari kerja sama Bangun Guna dan Serah (BGS) PT EBN belum tercapai sebesar Rp 10.327.784.880.

Sebelumnya dalam Rapat Paripurna DRPD Provinsi Jambi, pada pandangan umum Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Pj. Gubernur Jambi beberapa waktu lalu menyampaikan bahwa telah melayangkan SP3 terhadap PT EBN.

Dalam peringatan ketiga itu, jika perusahaan pengelola Pasar Angso Duo tersebut tak segera melunaskan tunggakan Rp10,5 milliar dalam jangka waktu 120 hari, maka Pemprov Jambi akan  mengambil alih pengelolaan Pasar Angso Duo Jambi secara sepihak.

Seperti diberitakan Jambipos sebelumnya, kehadiran investor alias pemodal sangat dibutuhkan meningkatkan pendapatan daerah. Karena itulah Pemprov Jambi terus berusaha mencari investor untuk menanamkan modal untuk mengembangkan perekonomian Jambi.

Salah satu investor yang berhasil digandeng Pemprov Jambi beberapa tahun lalu, yakni PT Eraguna Bumi Nusa (EBN). Perusahaan tersebut menananamkan modalnya membangun dan mengelola pasar modern Angso Duo Kota Jambi. Investasi yang sudah ditanamkan PT EBM membangun pasar Angso Duo Jambi sejak  Oktober 2014 hingga pasar tersebut beroperasi mencapai Rp 140 miliar.

Sedangkan kontribusi yang diharapkan Pemprov Jambi dari kehadiran PT EBN mencapai miliaran/bulan. Namun hingga kini, harapan tersebut belum terwujud. Pihak PT EBN masih menunggak kewajiban atau setoran ke kas daerah Pemprov Jambi sekitar Rp 10,5 miliar. Belum ada kejelasan daripihak PT EBN mengenai pelunasan tunggakan tersebut.

Gubernur Jambi, Al Haris ketika meninjau pasar modern Angso Duo, Pasar, Kota Jambi, Selasa (13/7/2021) lalu menjelaskan,  pihaknya tidak akan melakukan pemaksaan kepada PT EBN untuk melunasi tunggakan tersebut. Pemprov Jambi akan melakukan musyawarah dengan  pihak PT EBM terkait tunggakan tersebut.

“Kami terlebih dahulu mencari persoalan utama yang menyebabkan pihak PT EBN tidak membayar kewajiban ke Pemprov Jambi Rp 10,5 miliar. Pemerintah tidak bisa langsung memberi tindakan atau sanksi terkait tunggakan tersebut,”katanya.

Dijelaskan, kebijakan tersebut bukan berarti memberikan kelonggaran kepada pihakPT EBN, melainkan hanya untuk mencari kesempatan duduk bersama mencari solusi antara Pemprov Jambi dengan PT EBN.

Al Haris mengatakan, pihaknya berusaha memahami kondisi PT EBN di tengah pandemi ini. Karena itu Pemprov Jambi tidak patut bersikap keras terhadap PT EBN agar membayar kewajibannya. Masalahnya pihak PT EBN juga sudah berkomitmen mengelola pasar Angso Duo untuk member kontribusi kepada pemerintah daerah.

“Jika saya mau keras, saya piker itu tidak baik, sebab pihak PT EBN memiliki komitmen baik mengelola pasar Angso Duo. Jadi tidak mungkin pihak perusahaan tidak membayar kewajiban mereka,”katanya.

Menurut Al Haris, pihaknya belum bisa menetapkan adanya perpanjangan masa pembayaran tunggakan PT EBN karena belum ada pertemuan untuk membahas hal tersebut. Sekretaris Daerah (Sekda) Pemprov Jambi, H Sudirman, SH, MH nanti akan segera melakukan pertemuan dengan Tim Pemprov Jambi dan manajemen PT EBN mengenai solusi pembayaran tunggakan perusahaan tersebut.

PT EBN mendapatkan hak mengelola tanah yang dijadikan lokasi pasar Angso Duo Kota Jambi. Pihak perusahaan berkewajiban membayar kontribusi kerja sama Bangun, Guna dan Serah (BOT) kepada pemilik tanah, yakni Pemprov Jambi dengan nilai Rp 10,5 miliar.

Surat Peringatan

Berdasarkan Surat Keputusan (SK) Badan Keuangan Daerah (Bakeuda) Jambi Nomor S-503/Bakeuda/3.2/III/2021 tanggal 3 Maret 2021, pihak PT EBN belum menyetorkan kewajiban kontribusi hingga 28 Februari 2021. Kewajiban yang belum dibayar tersebut, yakni tambahan uang muka konstruksi, tahap konstruksi, pembayaran pengelolaan Tahap I, Tahap II dan Tahap III.  Total kontribusi yang belum dibayarkan pihak PT EBN tersebut mencapai Rp 10,5 miliar.

Pemprov Jambi sudah menyampaikan surat peringatan ketiga, 9 Februari 2021 kepada PT EBN mengenai tunggakan tersebut. Pihak PT EBN diberikan tempo atau waktu pelunasan tunggakan tersebut 120 hari hingga Juli 2021. Jika pelunasan kewajiban tersebut tidak dilakukan, Pemprov Jambi berencana mengambil alih pengelolaan Pasar Angso Duo Jambi.

Sementara menurut catatan Jambipos, Pasar Modern Angso Duo di tepian Sungai Batangari, Pasar, Kota Jambi resmi digunakan 4 November 2018.  Persemian penggunaan pasar Angso Duo modern tersebut dilakukan Gubernur Jambi saat itu, Zumi Zola. Pasar tersebut menyediakan sekitar 3.200 unit kios.

Harga kios di pasar tersebut rata-rata Rp 250 juta. Para pedagang bisa membeli kios dengan sistem angsuran (kredit) Rp 300.000/bulan atau Rp 10.000/hari. Jumlah pedagang yang berjualan di ratusan kios yang disediakan di pasar tersebut saat ini mencapai 2.500 orang. 

Terpisah, pihak PT EBN, Maiful Efendi mengatakan bahwa pihaknya mempersilahkan jika langkah sepihak itu akan ditempuh Pemprov Jambi. Namun, meski begitu, Maiful juga menyelipkan sebuah isyarat bahwa hal itu bukanlah perkara yang mudah. Sebab persoalan ini adalah ranah perdata.

Selain mempertanyakan Pemprov Jambi soal kejelasan Izin Pengelolaan Fasilitas Pasar yang sampai saat ini, dimana hal ini menjadi alasan utama pihaknya belum bisa menarik iuran fasilitas dari para pedagang yang menyebabkan minimnya anggaran.

Pihak PT EBN juga mempertanyakan langkah Pemprov Jambi soal 3500 pedagang yang bakal mengisi lapak pasar. Dimana, hal ini juga belum setengahnya terpenuhi sampai sekarang.

“Rp176 milliar kita keluarkan untuk membangun Pasar Modern Angso Duo Jambi ini. Coba, yang mana 3500 pedagang yang dijanjikan pemerintah. Ternyata, bukan para pedagang yang ramai, malah orang luar,” kata Maiful Efendi. (JP-Asenk Lee Saragih)

Berita Terkait:

Gubernur Jambi Al Haris Paparkan Proposal Pelabuhan Ujung Jabung Dihadapan Menteri Perhubungan RI

Menteri Perhubungan RI Ir Budi Karya Sumadi (kiri) dan Gubernur Jambi Al Haris (kanan) Rabu (15/9/2021). (Foto: DiskominfoJambi)

Jambipos, Jakarta- Gubernur Jambi Al Haris didampingi Anggota Komisi V DPR RI H Bakrie dan Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Jambi, Vahrial Adhi melakukan kunjungan ke Kementrian Perhubungan RI yang langsung diterima oleh Menteri Perhubungan RI Ir Budi Karya Sumadi, Rabu (15/9/2021).

Dalam pertemuan tersebut, Gubernur Jambi Al Haris menyampaikan beberapa langkah strategis dalam percepatan pembangunan infrastruktur perhubungan dan sarana pendukung di Provinsi Jambi.

Seperti percepatan pembangunan ini didorong untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi masyarakat Jambi dengan adanya kemudahan akses transportasi darat, udara, dan laut.

Terkait peningkatkan status pelabuhan, Al Haris meminta kepada Menhub agar pelabuhan Ujung Jabung yang sekarang setatusnya pelabuhan pengumpul ditingkatkan menjadi pelabuhan utama.

“Pelabuhan ujung jabung kita minta kepada Bapak Menteri agar setatusnya ditingkatkan lagi dari pelabuhan pengumpul menjadi pelabuhan utama, sehingga nantinya pelabuhan Ujung Jabung bisa melayani angkutan laut dan  alih muat internasional dalam jumlah besar. tentunya secara otomatis jika ini terlaksana, perekonomian jambi akan pesat majunya, "ujar Al Haris.

Pada pertemuan ini, Al Haris juga memaparkan dan meminta penambahan beberapa dermaga laut untuk menunjang transportasi laut bagi daerah perairan Provinsi Jambi serta Bantuan armada bus.

“Bukan hanya Pelabuhan Ujung Jabung saja, untuk menunjang transportasi laut lainnya kita meminta penambahan dermaga di pelabuhan Roro Tanjung Jabung Barat, pengembangan pelabuhan Muara Sabak, Nipah Panjang, Mendahara dan Tungkal. Serta meminta bantuan transportasi publik berupa armada bus,” kata Al Haris.

Tak hanya itu saja, Gubernur Jambi Al Haris juga membahas soal rencana pembangunan jalur kereta api untuk angkutan batu bara di Jambi agar bisa masuk ke dalam rencana strategis nasional.

“Kita ingin ada jalur kereta api Sumatera dari jalur Sarolangun, Bungo sampai ke Talang Duku, untuk mengangkut batu bara. sehingga dengan adanya jalur kereta api, tidak mengganggu lagi pengendara jalur kendaraan darat,” ujar Al Haris.

Selanjutnya Gubernur Jambi, Al Haris juga ingin mempercepat peningkatan pembangunan infrastruktur perhubungan transportasi udara di Jambi.

“Peningkatan pengembangan Bandara Sultan Thaha kita berharap dapat terus berlanjut, sehingga nantinya menjadi Bandara Internasional, begitu juga dengan Bandara Muara Bungo dan Bandara Depati Parbo Kerinci,” pungkas Al Haris.

Sementara itu Menteri Perhubungan RI  Ir Budi Karya Sumadi akan membahas proposal tersebut dengan pihak terkait juga dengan Komisi V DPR RI. (JP-Asenk Lee Saragih)
Berita Terkait:





Drs Abdullah Sani : Enam Desa di Provinsi Jambi Belum Dialiri Listrik PLN

Written By jambipos-online on Selasa, 14 September 2021 | 14:03

Wakil Gubernur Jambi Drs Abdullah Sani (kedua dari kanan) saat meresmikan 100% Penggunaan PLN Mobile di Desa Maro Sebo, Muarojambi, Selasa (14/9/2021). (Foto: Diskominfo Jambi)

Wakil Gubernur Jambi Drs Abdullah Sani Resmikan 100% Penggunaan PLN Mobile di Desa Maro Sebo, Muaro Jambi

Jambipos, Muarojambi- Wakil Gubernur Jambi Drs. Abdullah Sani, MPd I mengatakan, hingga saat ini masih terdapat enam desa di Provinsi Jambi yang belum dialiri listrik dari PT.PLN. Enam desa itu terdapat di Kota Sungaipenuh, Kabupaten Merangin dan Kabupaten Muarojambi. Dari keseluruhan desa sebanyak 155 desa di Provinsi Jambi, 6 desa yang belum teraliri listrik.

Desa yang  belum belistrik dari PLN itu ini terdapat di Kota Sungaipenuh yaitu Desa Renah Kayu Embun, Kabupaten Merangin Desa Air Liki, Desa Air Liki Baru, Desa Beringin Tinggi dan Desa Tanjung Kasri, selain itu juga di Kabupaten Muarojambi ini yaitu Desa Manis Mato. 

Hal itu diungkapkan Wakil Gubernur Jambi Drs. Abdullah Sani, MPd I saat meresmikan 100% Penggunaan PLN Mobile di Desa Maro Sebo, Kabupaten Muarojambi, Selasa (14/9/2021). Acara ini dipusatkan di Candi Muarojambi. Hadir pada kesempatan tersebut Wakil Bupati Muarojambi, Bambang Bayu Suseno, GM PT. PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Sumatera Selatan Bambang Dwitanyo, beserta jajaran direksi PLN Jambi.

Dalam sambutannya Wagub Jambi Abdullah Sani memberikan apresiasinya kepada PLN yang terus melakukan peningkatan pelayanan kepada masyarakat. 

"Kami memberikan apresiasi  kepada PT PLN persero dimana kegiatan ini sebagai bagian dari sosialisasi kepada masyarakat tentang  keberadaan PT PLN dan bagaimana pelayanannya yang terus memberikan inovasi demi kemudahan pelayanan bagi kita semua, " ujar Abdullah Sani.  

Wagub Jmabi Abdullah Sani, juga menyampaikan bahwa ketersediaan tenaga listrik merupakan aspek yang sangat penting dan bahkan menjadi suatu parameter untuk mendukung keberhasilan pembangunan suatu daerah. 

"Pengelolaan sumber daya listrik yang tepat  dan terarah dan jelas akan menjadikan potensi yang dimiliki suatu wilayah berkembang dan termanfaatkan secara optimal, " katanya. 

Dijelaskan Abdullah Sani, bahwa kondisi ketenagalistrikan Provinsi Jambi  Tahun 2021, jika dilihat  dari rasio elektrifikasi telah mencapai 99, 99% dan ratio desa berlistrik telah mencapai 99,35%.

Hal ini tentunya menunjukkan tingkat pencapaian dalam pemenuhan akses listrik sudah cukup dan sangat menggembirakan. Dari keseluruhan desa sebanyak 155 desa di Provinsi Jambi jika sampai dilihat dari kondisi desa, masih ada 6 desa yang belum teraliri listrik.

Desa yang  belum belistrik ini terdapat di Sungai Penuh yaitu Desa Renah Kayu Embun, Kabupaten Merangin Desa Air Liki, Desa Air Liki Baru, Desa Beringin Tinggi dan Desa Tanjung Kasri, selain itu juga di Kabupaten Muarojambi ini yaitu Desa Manis Mato. 

"Tentunya Pemerintah Provinsi dan PT PLN Persero tetap berkomitmen untuk memprioritaskan terpenuhinya ratio elektrifikasi Dan ratio Desa Berlistrik dalam upaya pemenuhan kesejahteraan masyarakat khususnya di Provinsi Jambi, " jelasnya. 

Ditegaskan Abdullah Sani, dalam menyikapi ini tentunya dibutuhkan koordinasi dan konsolidasi dan sinergi  sekaligus mengidentifikasi secara langsung permasalahan dan mencari solusi untuk percepatan pelaksanaan di lapangan. 

"Pemerintah  juga akan terus memonitor apapun program kelistrikan di provinsi Jambi, kita harus optimis akan tercapai dalam kesempatan ini kami sampaikan bahwa kami sedang mendorong pihak swasta dalam rangka percepatan pembangunan PLTA dengan kapasitas 350 MW. Pembangunan ini diprakasai oleh Kerinci Merangin Hydro sepanjang 12 Km yang diharapkan tahun 2026 nantinya telah tahap uji coba, " jelasnya. 

Abdullah Sani juga menyampaikan apresiasi kepada PT PLN telah melakukan terobosan-terobosan. Dengan terobosan ini yaitu aplikasi mobile, akan mempermudah  konsumen mengetahui informasi terkait, diantaranya menyampaikan keluhan gangguan, dapat menyampaikan langsung keluhan-keluhan atau komplain terhadap pelayanan.

GM PT. PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Sumatera Selatan Bambang Dwitanyo sebelumnya menyampaikan bahwa upaya yang dilakukan PLN ini untuk menjalankan misinya melistriki seluruh Nusantara.

"Tentu kami, tanpa dukungan dari Pemerintah Daerah baik Provinsi maupun dari Pemerintah Daerah yang berikutnya tentu kami tidak bisa menjalankan misi tugas kami dengan baik," ujar Bambang Dwitanyo.

Bambang Dwitanyo menjelaskan, bahwa aplikasi ini sangat cocok untuk situasi kondisi  saat ini. Dengan aplikaisi ini pelanggan tidak perlu lagi ke kantor PLN, tidak perlu lagi telpon keep 123 cukup dari aplikasi mobile ini bisa dari rumah minta layanan apa saja bisa, dan aplikasi akan terus dikembangkan sehingga semua layanan nanti akan bisa dilakukan di aplikasi PLN mobile. (JP-Diskominfo Jambi/Asenk Lee)




Wakil Gubernur Jambi Kukuhkan Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah

Wakil Gubernur Jambi Drs. H. Abdullah Sani (kiri) mengukuhkan dan Membuka Rapat Koordinasi Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Provinsi Jambi di Swiss Bell Hotel, Selasa (14/09/2021).(Foto: DiskominfoJambi)

Jambipos, Jambi-Wakil Gubernur Jambi Drs. H. Abdullah Sani mengukuhkan dan Membuka Rapat Koordinasi Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Provinsi Jambi di Swiss Bell Hotel, Selasa (14/09/2021).
 
Dalam acara ini dihadiri oleh Bupati/Walikota se-Provinsi Jambi, OPD terkait, Kepala Bank Indonesia Perwakilan Jambi, Kepala Otoritas Jasa Keuangan Perwakilan Jambi, Direktur Utama Bank Jambi.

Wakil Gubernur Jambi H. Abdullah Sani mengatakan, Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) merupakan suatu wadah mewujudkan transparansi, tata kelola keuangan yang baik, meningkatkan potensi penerimaan Pemda melalui pemanfaatan teknologi sehingga sudah menjadi layanan yang baik. 
Wakil Gubernur Jambi Drs. H. Abdullah Sani .

"Kita berharap implementasi Elektronik Transaksi Pemerintah Provinsi Jambi dan Kabuputen/Kota se Provinsi Jambi dapat terus ditingkatkan. Untuk itu diperlukan komitmen berbagai pihak dalam mendukung implementasi ETP melalui penyusunan ketentuan dan kewajiban pelaksanaan transaksi non-tunai," katanya.

Kemudian kesiapan perbankan dalam  produk jasa keuangan dan sistem pembayaran yang sesuai dengan kebutuhan pemerintah daerah juga harus ditingkatkan. Selanjutnya sinergi antara seluruh pemangku kepentingan untuk menyediakan dan inovasi mengembangkan dalam sistem pembayaran yang dapat memudahkan akses masyarakat.

"Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada bapak/ibu pengurus TP2DD Provinsi Jambi atas koordinasi dan kerja samanya sehingga pada hari ini 9 (sembilan) Kabupaten /Kota se-Provinsi Jambi dikukuhkan secara serentak," ujar H. Abdullah Sani.

"Dan saya juga mengapresiasi atas pelaksanaan pengukuhan dan rapat koordinasi Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) di Provinsi Jambi ini, Karena TP2DD ini mempunyai peran yang penting dan strategis dalam menerapkan sistem digitalisasi disetiap kantor layanan pemerintah. Dengan proses digitalisasi itu akan memudahkan semua lapisan masyarakat yang ingin mendapatkan layanan yang baik," pungkas H. Abdullah Sani. (JP-Dinas Kominfo Provinsi Jambi/Lee) 




Praktek Bidan Mandiri Dikerahkan Percepat Vaksinasi Keluarga di Provinsi Jambi

Wakil Gubernur Jambi, Abdullah Sani melakukan pencanangan program Vaksinasi Covid - 19  bagi Keluarga oleh Tenaga Kesehatan Bidan Provinsi Jambi 2021 di lapangan Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Kabupaten Muarojambi, Provinsi Jambi, Selasa (14/9/2021). (Foto : /KominfoJambi)

Jambipos, Jambi
-Praktek Bidan Mandiri (PMB) turut dikerahkan mempercepat vaksinasi di Provinsi Jambi. Melalui vaksinasi PMB, para bidan dapat melakukan vaksinasi terhadap para ibu-ibu hamil dan melahirkan. Pengerahan bidan dalam percepatan vaksinasi tersebut diawali dengan pencanangan program Vaksinasi Covid - 19 bagi Keluarga oleh Tenaga Kesehatan PMB Provinsi Jambi 2021 di lapangan Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Kabupaten Muarojambi, Provinsi Jambi, Selasa (14/9/2021).

Pencanangan program vaksinasi tersebut dilakukan Wakil Gubernur Jambi, H Abdullah Sani. Turut hadir pada kesempatan tersebut, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bidang Keluarga Sejahtera dan Pemberdayaan Keluarga BKKBN Provinsi Jambi, Dr Drs Lalu Makripuddin, MSi, Wakil Bupati Muarojambi, Bambang Bayu Suseno, Ketua Tim Penggerak Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Jambi, Hj Hesti Haris.

Abdullah Sani pada kesempatan tersebut mengatakan, PMB memiliki peran penting mempercepat vaksinasi karena para bidan memiliki hubungan yang dekat dengan kaum ibu-ibu. Pengerahan bidan mempercepat vaksinasi di Jambi penting karena realisasi vaksinasi di Provinsi Jambi belum maksimal. 

Grafis data capaian vaksinasi Provinsi Jambi. (Sumber : SatgasCovid-19Jambi)

Dijelaskan, sasaran vaksinasi covid-19 di Provinsi Jambi mencapai 2.686.193 orang. Jumlah warga masyarakat yang sudah divaksinasi dosis pertama hingga Selasa (14/9/2021) sekitar 1.022.043 orang (38 %) dan vaksinasi dosis kedua sekitar 543.124 orang (20,21 %). Capaian vaksinasi tersebut perlu ditingkatkan lagi.

“Untuk itu saya mengajak masyarakat untuk mendukung tenaga kesehatan dalam melakukan upaya 3T yaitu tes, telusur dan tindak lanjut untuk meminimalisir penyebaran covid-19 sekaligus upaya pemulihan pasien positif covid 19,” ungkapnya.

Menurut Abdullah Sani, kegiatan pencanangan vaksinasi Covid-19 bagi keluarga di Jambi merupakan salah satu bentuk komitmen mengatasi penyebaran Covid-19. Upaya penanggulangan Covid-19 di daerah itu masih perlu diintensifkan, termasuk melalui percepatan vaksinasi untuk seluruh kalangan masyarakat.

"Sudah satu setengah tahun kita bergelut dengan pandemi Covid -19. Pandemi ini memberikan tantangan besar dalam upaya peningkatan derajat kesehatan masyarakat dan berdampak pula terhadap sistem kesehatan, perekonomian, sosial, pariwisata dan Pendidikan,”katanya.

Dijelaskan, berdasarkan data Satgas Penanganan Covid-19 Provinsi Jambi, kasus Covid-19 di Provinsi Jambi hingga Minggu (12/9/2021) sudah mencapai 29.081 kasus. Pasien Covid-19 yang sembuh sekitar 27.218 orang dan meninggal 742 orang.

Menurut Abdullah Sani, sejak awal munculnya Covid-19, pemerintah berusaha melakukan berbagai kebijakan penanggulangan Covid – 19. Kebijakan tersebut antara lain, penerapan menerapkan protokol kesehatan yang ketat, pembatasan mobilitas masyarakat dan pelaksanaan vaksinasi Covid-19.

Dikatakan, untuk menuntaskan vaksinasi di Provinsi Jambi diperlukan kerja sama berbagai pihak. Baik itu sosialisasi, penggerakan massa, penyadaran warga untuk melaksanakan vaksinasi serta pemantauan pasca vaksinasi.

Program vaksinasi berbasis keluarga lebih mudah untuk mengetahui siapa yang sudah divaksin atau yang belum. Dengan demikian diharapkan terbentuknya herd immunity (kekebalan kelompok) di tingkat keluarga.

Selain itu, tambahnya, percepatan vaksinasi dengan sasaran keluarga dilakukan berdasarkan kartu keluarga sehingga memudahkan dalam pendataan, penggerakan dan pelaporan. 

“Besar harapan saya seluruh warga masyarakat berpartisipasi dalam vaksinasi Covid-19 yang mudah diakses baik di rumah sakit, Puskesmas, Praktek Mandiri Bidan ataupun fasilitas kesehatan lainnya,"katanya. (JP-/Matra/Lee)

Bunda PAUD Provinsi Jambi: 16,49 Juta Anak di Indonesia Belum Mengecap Pendidikan Anak Usia Dini

Bunda PAUD Provinsi Jambi, Hj Hesti Haris (tiga dari kiri) memasangkan selendang kepada Bunda PAUD kabupaten/kota pada pengukuhan Bunda PAUD se-Provinsi Jambi di aula rumah dinas Gubernur Jambi, Selasa (14/9/2021). (Foto : KominfoJambi).

Jambipos, Jambi-Sedikitnya 16,49 juta orang anak usia hingga enam tahun di Indonesia hingga kini belum mengecap Pendidikan anak usia dini (PAUD). Jumlah anak yang belum mendapatkan PAUD tersebut mencapai 50 % dari total 32,98 juta orang anak usia dini (3 – 6 tahun) di Indonesia. Anak usia dini yang sudah mengecap PAUD di Indonesia saat ini baru mencapai 9,13 juta orang atau 27,68 %. Hal ini menunjukkan baru satu dari empat orang anak usia dini di Indonesia menikmati PAUD.

Hal tersebut diungkapkan Bunda PAUD Provinsi Jambi, Hj Hesti Haris pada pengukuhan enam Bunda PAUD se-Provinsi Jambi di aula rumah dinas Gubernur Jambi, Selasa (14/9/2021). Bunda PAUD yang dikukuhkan tersebut, yakni Bunda PAUD Kabupaten Tanjungjabung Barat, Tanjungjabung Timur, Batanghari, Merangin, Kerinci dan Kota Sungaipenuh.

Menurut Hj Hesti Haris, pemerintah kabupaten dan kota di Jambi perlu terus meningkatkan pendidikan terhadap anak usia dini hingga ke desa-desa terpencil. Hal itu penting demi meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) Jambi dan Indonesia di masa depan.

Dikatakan, persentase capaian Angka Partisipasi Kasar (APK) PAUD (anak usia 3 – 6 tahun) di Indonesia belum maksimal. Hingga kini, APK PAUD di Tanah Air baru mencapai 45,17 %. Artinya masih lebih 50 % anak-anak usia dini negeri ini belum mendapat layanan PAUD .Sedangkan APK PAUD di Provinsi Jambi baru mencapai 32,91 %.

“Karena itu seluruh jajaran pendidikan dan pemerintah kabupaten/kota di Jambi harus bergerak bersama mengembangkan PAUD. Para pimpinan organisasi perangkat dinas (OPD) perlu melakukan mobilisasi dan memfasilitasi perjuangan peningkatan partisipasi PAUD. Kami yakin pemerintah kabupaten dan kota sudah berbuat banyak dalam pengembangan PAUD,”katanya.

Hj Hesti Haris mengharapkan para bunda PAUD kabupaten dan kota di Provinsi Jambi lebih maksimal memperjuangkan kebijakan anggaran yang berpihak untuk pengembangan PAUD. Perjuangan itu penting sebab kewenangan anggaran PAUD berada di kabupaten dan kota.

Bila mungkin, lanjutnya, bunda PAUD perlu mengusulkan agar pemerintah kabupaten dan kota memiliki PAUD unggulan, PAUD percontohan dan PAUD layanan Holistik Integratif (HI). Hal itu perlu karena pemerintah provinsi tidak memiliki kewenangan mengusulkan anggaran PAUD.

Bunda PAUD Provinsi Jambi hanya dapat menjalankan fungsi koordinasi, edukasi, advokasi, monitoring dan evaluasi terhadap layanan PAUD berkualitas dengan layanan HI.

“Keenam Bunda PAUD se-Provinsi Jambi yang sudah dikukuhkan kami harapkan siap bekerja membentuk PAUD berkualitas dan mengejar target pembentukan minimal tiga PAUD HI di Jambi,”katanya.

Sementara itu data Biro Pusat Statistik (BPS) tahun menunjukkan, Indonesia saat ini memiliki sekitar 187.211 satuan PAUD. PAUD tersebut tersebar di 34 provinsi dan satu di luar negeri. Satuan PAUD tertinggi terdapat di Provinsi Jawa Timur, yakni sekitar 36.991 unit. Sedangkan satuan PAUD di Provinsi Jambi sekitar 3.317 unit. Sedangkan jumlah anak didik PAUD di Indonesia mencapai 9,13 juta orang.

Jumlah anak didik PAUD terbanyak terdapat di Jawa Timur, yakni sekitar 1,22 juta orang dan Provinsi Jambi sekitar 107.385 orang. Sementara tenaga pendidik PAUD di Indonesia mencapai 669.845 orang, Provinsi Jawa Timur sekitar 122.387 orang (terbanyak) dan Provinsi Jambi 11.460 orang.(JP_Matra/Lee)





Mahasiswa Katolik Sumbagsel Gugah Kepedulian Pelestarian Lingkungan, Gelar Seminar Nasional

Wakil Gubernur Jambi, Drs H Abdullah Sani (kiri) bersama para pengurus PMKRI Sumbagsel dan Jambi pada seminar lingkungan hidup di aula Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Jambi, Kota Jambi, Senin (13/9/2021). (Foto : KominfoJambi)

Jambipos, Jambi-Ancaman kerusakan lingkungan yang melanda wilayah Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) mendapat perhatian serius dari para aktivis mahasiswa Katolik. Kerusakan lingkungan di wilayah Sumbagsel yang masih terus terjadi hingga kini dinilai perlu mendapatkan penanganan serius dari semua pihak.

Mengantisipasi semakin parahnya kerusakan lingkungan di wilayah Sumbagsel, para mahasiswa Katolik yang tergabung dalam Persatuan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) se-Sumbagsel menggugah pemerintah dan berbagai kalangan melakukan upaya-upaya pelestarian lingkungan tersebut. 

Salah satu upaya PMKRI se-Sumbagsel menggugah kepedulian terhadap pelestarian lingkungan tersebut, yakni menggelar seminar nasional bertajuk “Paradigma Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup Era Covid-19”. Seminar yang dihadiri Wakil Gubernur Jambi, Drs H Abdullah Sani tersebut digelar di aula Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Jambi, Kota Jambi, Senin (13/9/2021).
Abdullah Sani pada seminar yang dihadiri sekitar 30 orang tersebut mengatakan, pelestarian lingkungan di Sumbagsel, khususnya di Jambi perlu ditingkatkan mencegah semakin bertambahnya kerusakan lingkungan di Sumbagsel. Ancaman kerusakan lingkungan di wilayah Sumbagsel yang hingga kini masih terus terjadi antara lain kerusakan hutan, pencemaran sungai dan masalah sampah.  

Dikatakan, untuk melestarikan lingkungan di Sumbagsel, setiap daerah kabupaten, kota dan provinsi perlu menyusun Grand Design (program utama) dan Masterplan (rencana induk) Pertumbuhan Ekonomi Hijau. Hal itu penting untuk mendorong kebijakan publik dalam menciptakan sistem perekonomian hijau yang ingin menyeimbangkan pertumbuhan ekonomi dan perlindungan lingkungan dengan memperhatikan daya dukung lingkungan.

Menurut Al Haris, pertumbuhan ekonomi hijau tersebut sejalan dengan konsep kebijakan perencanaan daerah Jambi. Rancangan awal Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi Jambi 2021-2026 mencakup tiga isu strategis. Di antaranya isu peningkatan kualitas SDM, daya saing ekonomi dan lingkungan hidup dan transformasi birokrasi.

“Dalam rencana tersebut sudah termasuk Skenario Pertumbuhan Ekonomi Hijau (Green Growth Plan/GGP) Provinsi Jambi yang menjelaskan proyeksi pendapatan daerah Jambi, penyerapan tenaga kerja dan intensitas emisi das rumah kaca,”katanya.

Dikatakan, kegiatan Rencana Pertumbuhan Ekonomi Hijau (GGP) Provinsi Jambi dilanjutkan dengan pengarusutamaan GGP ke dalam kebijakan formal dan rencana pembangunan Provinsi Jambi. Selain itu, juga dilaksanakan penguatan kapasitas kelembagaan para pemangku kepentingan terkait GGP dan memastikan kondisi yang memungkinkan dengan pengembangan One map-one data system (sistem data satu peta).

"Tentunya kami atas nama Pemprov Provinsi Jambi menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya seminar ini. Kami yakin seminar ini akan membahas dan merumuskan beberapa rumusan yang berkenaan dengan lingkungan yang mendukung pembangunan di Sumbagsel, khususnya Provinsi jambi,”katanya.

Sementara itu, Komisaris Daerah (Komda) PMKRI Sumbagsel, Alexander Silaban pada kesempatan tersebut mengatakan, dimasa pendemi ini, PMKRI mengharapkan setiap instansi tetap melakukan pengawasan mengenai isu lingkungan. Karena itu melalui seminar tersebut dapat dihasilkan masukan-masukan mengenai penanggulangan kerusakan lingkungan sekaligus penanganan pandemi Covid-19.

"Kami mengharapkan, apapun yang dibahas dan diputuskan dalam seminar ini benar – benar bisa menjadi masukan pemerintah daerah dan pemangku kepentingan di Sumbagsel untuk membuat kebijakan penanggulangan kerusakan lingkungan hidup ini,"katanya.

Menurut Alexander Silaban, PMKRI Sumbagsel akan mengawal isu isu pelestarian lingkungan sampai menemukan kebijakan secara regional maupun nasional. Pencegahan kerusakan lingkungan di Sumbagsel khususnya tidak hanya dilakukan pemerintah dan pemangku kepentingan di tingkat regional, tetapi juga membutuhkan perhatian dan campur tangan Pemerintah Pusat.

Sedangkan Ketua Presidium PMKRI Cabang Jambi, Indra Lumbangaol pada kesempatan tersebut mengatakan, seminar lingkungan hidup yang dilaksanakan PMKRI se-Sumbagsel  di Kota Jambi tersebut merupakan wujud kepedulian para mahasiswa Katolik dalam proses penanggulangan permasalahan lingkungan yang sering terjadi di Indonesia, Sumatera, Sumbagsel dan khususnya di Provinsi Jambi.

“PMKRI secara nyata memberikan perhatian khusus untuk penanggulangan isu lingkungan ini. Kami berharap setiap instansi pemerintah melalui Gubernur dan DPRD di Sumbagsel dapat merumuskan kebijakan kebijakan guna mengurangi kerusakan lingkungan dan memberikan pandangan mengenai pentingnya menjaga lingkungan dimasa pandemi Covid-19 saat ini,”ujarnya.(JP-Matra/Lee)




Dirgahayu RI Ke 76

Dirgahayu RI Ke 76
Dra Hj Elviana MSi

JAMBI MANTAP

Rasa Optimisme Pembangunan GKPS Tanah Kanaan Jambi Bersama St Radipoh Hasiholan Sinaga SH

Rasa Optimisme Pembangunan GKPS Tanah Kanaan Jambi Bersama St Radipoh Hasiholan Sinaga SH
KLIK Benner Untuk Beritanya

Sebesar Rp 211 Miliar Refokusing APBD Provinsi Jambi Seperti “Menggarami Laut”

Sebesar Rp 211 Miliar Refokusing APBD Provinsi Jambi Seperti “Menggarami Laut”
KLIK Benner Untuk Beritanya

Garis Tangan Ahmadi Zubir-Alvia Santoni Jadi Wali Kota dan Wali Kota Sungaipenuh

Garis Tangan Ahmadi Zubir-Alvia Santoni Jadi Wali Kota dan Wali Kota Sungaipenuh
Nyaris Gagal Maju Pilkada Karena Gerakan Rival Borong Partai

Halaman FB Media Lintas Sumatera

Laporan Akhir Tahun 2018 Polda Jambi

Laporan Akhir Tahun 2018 Polda Jambi
KLIK Benner Untuk Selengkapnya


Berita Lainnya

Jambi: Niat Bangun Stadion Internasional Belum Ada

Jambi: Niat Bangun Stadion Internasional Belum Ada
Klik Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Dahlan Iskan: 75 Persen Pemilik Media Siber Mantan Wartawan Surat Kabar

Dahlan Iskan: 75 Persen Pemilik Media Siber Mantan Wartawan Surat Kabar
Sebanyak 75 persen pendiri dan pemilik media siber di Indonesia merupakan bekas wartawan surat kabar. Saat ini tercatat sebanyak 43.300 media siber di seluruh Indonesia. Klik Gambar Untuk Selengkapnya

Ragam Berita

Terimakasih Astra, Dengan Go-Car, Kami Tak Lagi Bonceng Lima

Terimakasih Astra, Dengan Go-Car, Kami Tak Lagi Bonceng Lima
KLIK Gambar Untuk Beritanya

JAMBIPOS EDISI CETAK APRIL 2016 TAHUN XVII

JAMBIPOS EDISI CETAK APRIL 2016 TAHUN XVII
ePaper Klik Benner

Hidayat dan Istri Berdoa Syukur di Kelenteng Siau San Teng

Hidayat dan Istri Berdoa Syukur di Kelenteng Siau San Teng
KLIK GAMBAR UNTUK NEWS SELENGKAPNYA

Jurus Sakti KPK Itu Bernama OTT

Jurus Sakti KPK Itu Bernama OTT
KLIK GAMBAR UNTUK NEWS SELENGKAPNYA

RAGAM BERITA LAINNYA

Mengucapkan Turutberdukacita

Mengucapkan Turutberdukacita
Selamat Jalan Ibu..............

Ayo Sekolahkan Anak Anda di SD Xaverius 2 Kota Jambi

Ayo Sekolahkan Anak Anda di SD Xaverius 2 Kota Jambi
Telah dibuka Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) S ekolah dasar Swasta (SDS) Xaverius 2 Jambi Tahun Pelajaran 2021-2022. Ayo segera daftarkan putra/i anda... Dapatkan diskon khusus... Tempat terbatas!!!

Laporan Khusus Reses H Ivan Wirata, Dari Persoalan Jalan Desa Hingga “WC Terbang”

Laporan Khusus Reses H Ivan Wirata, Dari Persoalan Jalan Desa Hingga “WC Terbang”
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Oleh-Oleh Khas Jambi

Oleh-Oleh Khas Jambi
INFO SELENGKAPNYA KLIK BENNER

Raker PWI Pusat 2019

Raker PWI Pusat 2019
Menjawab Idealisme dan Realita Era Media Digital

Kode Etik Jurnalistik

Kode Etik Jurnalistik
Pahami dan Taati. KLIK Gambar Selengkapnya

Pengurus PWI Provinsi Jambi Periode 2017-2022

Pengurus PWI Provinsi Jambi Periode 2017-2022
KLIK Benner Daftar Pengurusnya
 

Copyright © 1998. Jambipos Hak Cipta PT JAMBI POS MULTI MEDIA