Berita Terbaru

Menuju Ketua PWI Jambi Baru

Menuju Ketua PWI Jambi Baru
.
INDEKS BERITA

Jaksa Agung RI Lantik Andi Nurwinah SH MH Jadi Kepala Kejaksaan Tinggi Jambi

Written By jambipos-online on Saturday, April 22, 2017 | 07:54

Jambipos Online, Jakarta-Andi Nurwinah SH MH resmi dilantik menjadi Kepala Kejaksaan (Kajati) Jambi yang baru mengantikan John Walingson Purba SH MH yang dipromosikan menjadi Kepala Pusat Penilitian Dan Pengambangan Kejaksaan Agung RI. 

Pelantikan dilakukan langsung oleh Jaksa Agung RI HM Prasetyo dan dilanjutkan dengan serah terima jabatan bertempat di Kejaksaan Agung RI. Juma'at (21/4/17). (Baca: JW Purba Berpamitan Ke Staf)

Keluarga Besar Kejaksaan Tinggi Jambi mengucapkan selamat atas dilantiknya ibu Andi Nurwinah, SH MH menjadi Kajati Jambi semoga dapat memimpin dengan baik dan bijaksana, dan ucapan terima kasih kepada bapak John Walingson Purba, SH. MH yang telah memimpin Kejati Jambi dengan baik, semoga sukses dalam menjalankan tugas yang baru. (JP-Lee)

Bupati Merangin Minta Penerima Hibah Proyek

 
Kemakmuran Hijau Membangun Koordinasi 

Jambipos Online, Merangin-Seluruh Grantee penerima hibah proyek kemakmuran hijau di Kabupaten Merangin, agar membangun koordinasi dan malaporkan setiap perkembangan pelaksanaan segiatan kepada Pemerintah Kabupaten Merangin. 

Hal tersebut ditegaskan Bupati Merangin H Al Haris pada rapat koordinasi (Rakor) Pemerintah Kabupaten Merangin – MCA Indonesia, yang berlangsung di Aula Bappeda Merangin, Kamis (20/4/2017). 

‘’Koordinasi ini bertujuan agar seluruh program-program dari MCA-Indonesia bersinergi dengan program-program daerah, sehingga apa yang menjadi tujuan bersama meningkatkan kesejahteraan masyarakat dapat terwujud,’’ujar Bupati. 

Dijelaskan bupati, proyek kemakmuran hijau (Green Prosperity Project) di Provinsi Jambi, khususnya Kabupaten Merangin telah diawali dengan pendatanganan nota kesepahaman beberapa waktu lalu. 

Nota kesepahaman itu ditandatangani antara Ketua Majelis Wali Amanat MCA-Indonesia, dengan pimpinan Pemerintah Provinsi Jambi dan Kabupaten Merangin serta beberapa kabupaten lainnya. 

Proyek kemakmuran hijau terang bupati, bertujuan untuk mendukung komitmen Pemerintah Indonesia dalam pembangunan yang berbasis rendah emisi dan diharapkan dapat mambantu meningkatkan kesejahteraan penduduk. 

Hal ini mengingat dana yang dikucurkan untuk proyek tersebut cukup besar mencapai 332,5 juta dolar Amerika untuk proyek di seluruh Indonesia, termasuk didalamnya Kabupaten Merangin. 

‘’Melalui rapat koodinasi ini saya ingin sampaikan kepada seluruh Grantee pemerima hibah untuk dapat mempercepat pelaksanaan geiatannya, mengingat waktu pelaksanaannya yang akan berakhir pada April 2018,’’tegas Bupati. 

Program-program MCA-Indonesia ini lanjut bupati, juga sudah sangat lama dinantikan hasilnya oleh masyarakat Kabupaten Merangin. Untuk itu harus dikerjakan semaksimal mungkin untuk kemakmuran masyarakat. 

Menariknya pada rakor tersebut, bupati sempat mencicipi minum kopi produk lokal yang dikelola dengan baik. ‘’Rasa kopi lokal ini tidak kalah enak dengan produk kopi nasional,’’terang Bupati. (JP-Yah)

Jurus Loby Bupati, Percepat Pembangunan Merangin

 
H Al Haris Coffee Mortning Bersama Ratusan Tomas 

Jambipos Online, Merangin-Untuk membangun Kabupaten Merangin yang wilayahnya terluas dibandingkan dengan kabupaten/kota lainnya di Provinsi Jambi dengan dana yang sangat terbatas, tidak semudah membalik terlapak tangan. 

Dibutuhkan keahlian meloby yang jitu ke Pemerintah Pusat, agar pembangunan yang dilakukan biasa terbantu dengan mengalirnya dana pusat ke Kabupaten Merangin, sehingga pembangunan tersebut bisa dipercapat. Hal tersebut ditegakan Bupati Merangin H Al Haris, Jumat (21/4/2017) ketika menggelar cara coffee morning, bersama ratusan tokoh masyarakat Merangin di rumah dinas Bupati Merangin. 

‘’Dalam ‘menjemput’ dana pusat, berbagai macam cara saya lakukan, termasuk membangun komunikasi dengan kawan-kawan di pusat dan dari daerah lain dilakukan,’’ujar Bupati. 

Rusunawa (rumah susun sewa) bantuan Dirjen yang dibangun dibelakang eks Kantor Dinas Tata Kota itu misalnya jelas bupati, bantuan itu berkat hubungan baik bupati dengan Dirjen tersebut saat Lemhanas dulu. ‘’Tahun ini kita mendapatkan bantuan Rp 54 Miliar, untuk pembangunan jembatan Merangin. 

Tahun depan kita akan mendapatkan bantuan Rusunawa lagi. Tahun ini kita mendapat bantuan bangunan Rusunawa berkapasita 70 kamar konsep apartemen. 

Diakui bupati, hanya beberapa orang anggota DPR RI berasal dari daerah pemilihan Provinsi Jambi yang membantu dalam membangun Kabupaten Merangin. Termasuk anggota DPR RI dari Dapil Sarko juga tidak banyak membantu. 

Selain itu dalam merancang anggaran pendapatan belanja daerah (APBD), bupati mengku telah membedah satu persatu dan meminimalisir anggaran yang tidak rasional. Anggaran itu untuk menambah anggaran pembangunan jalan. Jalan-jalan yang aspal itu, tidak hanya jalan desa saja, jalan tingkat RT dan kota juga turut dibangun dan diperbaiki. 

‘’Tapi tidak bisa pembangunan yang dilakukan seperti disulap, rampung semua dalam waktu serentak,’’terang Bupati. 

Nanum demikian, bupati terus berupaya mempercepat pembangunan itu dengan ‘menjemput’ dana pusat. ‘’Tahun ini Dana Alokasi Umum (DAU) kita tertinggin untuk kabupaten/kota di Provinsi Jambi,’’tegas Bupati. 

Sementara itu, untuk dana desa 2017 setiap desanya di Merangin mendapatkan anggaran mencapai satu miliar. Dengan dana itu, kepala desa mempunyi kewenangan mambangun desanya masing-masing 

‘’Pemerintah kabupaten lanjut bupati, tinggal membangun infrastruktur yang tidak terbangun oleh dana desa. Tahun ini untuk PLN seluruh desa sudah tuntas semua. Bagi dusun-dusun yang tidak terjangkau aliran listrik PLN, digunakan PLTMH,’’terang Bupati. 

Di bidang kesehatan jelas bupati, Puskesmas tahun ini tuntas semu dibangun di setiap kecamatan. Selain itu bupati juga membangun IGD di setiap Puskesmas yang lokasinya strategis.

 ‘’Sesuai dengan janji saya kepada para Pemuda Merangin untuk mewujudkan keberadaan GOR di Jalan dua jalur depan Kodim Sarko dan KONI di Dusun Mudo sudah saya wujudkan. KONI lama akan kita jadikan alun-alun,’’jelas Bupati. 

Menggeliatnya pembangunan Kabupaten Merangin dalam tiga tahun terakhir dibawah kepemimpinan Bupati Merangin H Al Haris dan Wabup H A Khafid Moein itu, diakui Ampera salah seorang tokoh masyarakat Merangin. 

‘’Dilihat dari 3,5 tahun kepemimpinan Harkad (Haris-Khafid), pembangunan telah banyak dilakukan dan menariknya pembangunan itu merata di setiap kecamatannya,’’ujar Ampera. (JP-Yah)

Menjaga Stabilitas dan Mendorong Keberlanjutan Pemulihan Ekonomi

 
BI 7-Day Reverse Repo Rate Tetap 4,75% 

Jambipos Online-Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia pada 18 dan 20 April 2017 memutuskan untuk mempertahankan BI 7-day Reverse Repo Rate (BI 7-day RR Rate) tetap sebesar 4,75%, dengan suku bunga Deposit Facility tetap sebesar 4,00% dan Lending Facility tetap sebesar 5,50%, berlaku efektif sejak 21 April 2017. 

Keputusan tersebut konsisten dengan upaya Bank Indonesia menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan dengan tetap mendorong berlanjutnya proses pemulihan perekonomian domestik. Bank Indonesia tetap mewaspadai sejumlah risiko, baik yang berasal dari global maupun domestik. 

Dari sisi global, terdapat indikasi perbaikan prospek perekonomian negara maju, namun sejumlah risiko tetap perlu dicermati terutama wacana penurunan besaran neraca bank sentral AS dan faktor geopolitik. 

Dari sisi domestik, beberapa risiko yang tetap perlu diwaspadai adalah dampak penyesuaian administered prices terhadap inflasi dan masih berlanjutnya konsolidasi korporasi dan perbankan yang menyebabkan belum optimalnya dampak stimulus perekonomian. Untuk itu, Bank Indonesia terus berupaya memperkuat bauran kebijakan moneter, makroprudensial, dan sistem pembayaran guna menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan. 

Bank Indonesia juga akan melanjutkan koordinasi bersama Pemerintah dalam rangka pengendalian inflasi agar tetap berada pada kisaran sasaran dan mendorong kelanjutan reformasi struktural untuk mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkesinambungan. Prospek pertumbuhan ekonomi dunia diperkirakan terus membaik meskipun masih terdapat risiko yang perlu dicermati. 

Prospek ekonomi dunia yang meningkat antara lain ditopang oleh ekonomi AS yang terus menguat disertai dengan membaiknya ekonomi Eropa dan Tiongkok. 

Pertumbuhan ekonomi AS semakin solid didukung oleh konsumsi sejalan dengan kondisi ketenagakerjaan yang positif dan investasi yang membaik terutama di sektor energi seiring dengan kenaikan harga minyak. Perekonomian Eropa berpotensi meningkat ditopang perbaikan konsumsi dan ekspor. 

Perekonomian Tiongkok diperkirakan tetap kuat didukung oleh konsumsi dan investasi, khususnya infrastruktur. Meskipun harga komoditas dunia termasuk minyak diperkirakan tetap tinggi, perkembangan inflasi global diperkirakan tetap terkendali. 

Ke depan, sejumlah risiko global tetap perlu diwaspadai antara lain wacana penurunan besaran neraca bank sentral AS dan dampaknya terhadap pasar keuangan global, kelanjutan kenaikan suku bunga di AS serta perkembangan geopolitik terkini di beberapa kawasan. Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada triwulan I 2017 diperkirakan tetap baik meskipun di bawah perkiraan semula. 

Pertumbuhan ekonomi tersebut terutama dipengaruhi oleh investasi yang membaik dan kinerja ekspor yang tetap positif. Investasi pada triwulan I 2017 yang membaik didukung oleh investasi bangunan dan nonbangunan. Perbaikan investasi nonbangunan didukung oleh kenaikan harga komoditas seperti terlihat pada penjualan alat berat untuk pertambangan dan perkebunan yang meningkat. 

Kenaikan harga komoditas juga mendorong kinerja ekspor yang tumbuh positif. Sementara itu, pertumbuhan konsumsi rumah tangga pada triwulan I 2017 berpotensi sedikit melambat tercermin dari pertumbuhan penjualan eceran dan motor yang menurun, dipengaruhi oleh proses konsolidasi korporasi yang masih berlanjut. 

Pertumbuhan ekonomi diperkirakan akan meningkat pada triwulan II 2017 ditopang oleh perbaikan investasi dan ekspor, sedangkan konsumsi diperkirakan relatif stabil. Sementara itu, membaiknya harga komoditas dan menguatnya permintaan terkait pemulihan ekonomi gobal diperkirakan akan mendorong perbaikan kinerja ekspor dan investasi. 

 Ke depan, peran stimulus fiskal diharapkan dapat tetap terjaga dalam mendorong pertumbuhan ekonomi. Neraca perdagangan barang Indonesia kembali mencatat surplus 1,23 miliar dolar AS pada Maret 2017, terutama didukung oleh surplus neraca perdagangan nonmigas. 

Perkembangan surplus neraca perdagangan barang Indonesia triwulan I 2017 mencapai 3,93 miliar dolar AS, lebih dari dua kali surplus pada periode yang sama tahun 2016 yang sebesar 1,66 miliar dolar AS. Sementara itu, aliran masuk modal asing ke pasar keuangan Indonesia triwulan I 2017 telah mencapai 5,33 miliar dolar AS. 

Dengan perkembangan tersebut, posisi cadangan devisa Indonesia akhir Maret 2017 tercatat sebesar 121,8 miliar dolar AS, atau setara 8,9 bulan impor atau 8,6 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah. Angka tersebut berada di atas standar kecukupan internasional sekitar 3 bulan impor. 

Nilai tukar rupiah bergerak menguat pada Maret 2017 ditopang stabilitas makroekonomi yang terjaga dan persepsi positif terhadap prospek perekonomian Indonesia serta risiko global yang berkurang. Selama triwulan I 2017, rupiah mengalami apresiasi sebesar 1,09% (ytd) menjadi Rp13.326 per dolar AS. 

Penguatan rupiah didukung oleh aliran modal asing yang terus meningkat sejalan dengan prospek investasi pada aset domestik yang menarik bagi investor asing serta membaiknya faktor global. Aliran dana asing yang masuk tersebut terutama dalam bentuk pembelian saham dan Surat Utang Negara. 

Ke depan, Bank Indonesia akan tetap melakukan langkah-langkah stabilisasi untuk mendorong nilai tukar sesuai dengan nilai fundamentalnya dengan tetap menjaga bekerjanya mekanisme pasar. Indeks Harga Konsumen (IHK) pada bulan Maret 2017 mencatat deflasi seiring dengan pasokan bahan makanan yang meningkat. IHK mengalami deflasi sebesar 0,02% (mtm), menurun dari inflasi sebesar 0,23% (mtm) pada bulan sebelumnya. 

Deflasi IHK terutama disumbang oleh komponen bahan makanan bergejolak (volatile food) seiring dengan melimpahnya pasokan terkait panen beberapa komoditas pangan. Selain itu, terkendalinya harga didukung oleh inflasi inti yang tercatat sebesar 0,10% (mtm), lebih rendah dari bulan sebelumnya sebesar 0,37% (mtm). Inflasi administered prices menurun terutama akibat deflasi tarif angkutan udara yang dapat mengurangi dampak kenaikan tarif listrik. 

Ke depan, untuk menjaga sasaran inflasi 4±1% dapat tercapai, koordinasi kebijakan Pemerintah dan Bank Indonesia dalam pengendalian inflasi perlu terus diperkuat terutama dalam menghadapi sejumlah risiko terkait penyesuaian administered prices sejalan dengan kebijakan lanjutan reformasi subsidi energi oleh Pemerintah, dan risiko kenaikan harga volatile food menjelang bulan puasa. Stabilitas sistem keuangan tetap solid didukung oleh ketahanan industri perbankan dan stabilitas pasar keuangan yang terjaga. 

Pada Februari 2017, rasio kecukupan modal (Capital Adequacy Ratio/CAR) perbankan tercatat sebesar 23,0%, dan rasio likuiditas (AL/DPK) berada pada level 22,2%. Sementara itu, rasio kredit bermasalah (Non Performing Loan/NPL) tercatat sebesar 3,2% (gross) atau 1,4% (net). 

Transmisi pelonggaran kebijakan moneter dan makroprudensial masih tetap berlanjut, namun semakin terbatas sejalan dengan kehati-hatian bank dalam mengelola risiko kredit. Berdasarkan jenis kreditnya, suku bunga kredit modal kerja mengalami penurunan terbesar (113 bps, yoy), diikuti suku bunga kredit investasi (83 bps, yoy) dan suku bunga kredit konsumsi (37 bps, yoy). 

Pertumbuhan kredit Februari 2017 tercatat sebesar 8,6% (yoy), lebih tinggi dari bulan sebelumnya sebesar 8,3% (yoy). Pertumbuhan kredit masih terbatas akibat masih berlanjutnya proses konsolidasi korporasi dan perbankan. 

Selanjutnya, pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK) pada Februari 2017 tercatat sebesar 9,2% (yoy), menurun dibandingkan dengan bulan sebelumnya sebesar 10,0% (yoy). Di sisi lain, pembiayaan ekonomi non bank melalui pasar modal, seperti penerbitan saham (IPO dan right issue), obligasi korporasi, dan medium term notes (MTN) terus mengalami peningkatan. 

Sejalan dengan perkiraan meningkatnya aktivitas ekonomi dan masih berlanjutnya dampak pelonggaran kebijakan moneter dan makroprudensial yang telah dilakukan sebelumnya, pertumbuhan kredit dan DPK pada tahun 2017 diperkirakan lebih tinggi, masing-masing berada dalam kisaran 10-12% dan 9-11%. (JP-Rel)

JW Purba Pimpin Rapat Paripurna Kejaksaan Tinggi Jambi

Written By jambipos-online on Friday, April 21, 2017 | 08:41

Kepala Kejaksaan Tinggi Jambi John Walingson Purba, SH MH(kiri) dan Wakajati Jambi Azhari, SH MH.


Jambipos Online, Jambi-Sebelum meninggalkan Jambi, Kepala Kejaksaan Tinggi Jambi John Walingson Purba, SH MH beserta para Asisten dan Pegawai Kejati Jambi melaksanakan Rapat Paripurna Kejaksaan Tinggi Jambi di aula Kejati Jambi, Rabu (19/04/2017).

Rapat paripurna ini merupakan rapat kerja terakhirnya John Walingson Purba, SH MH sebagai Kajati Jambi yang mana beliau akan dilantik menjadi Kapus Litbang Kejagung RI. (Baca: Kamis JW Purba Meninggalkan Jambi)

Dalam rapat kali ini Kajati Jambi JW Purba menyampaikan ucapan terima kasih kepada para Asisten dan seluruh pegawai Kejati Jambi yang telah membantu dan bekerja dalam menjalankan tugas dan fungsinya dengan baik. 

Dalam kesempatan ini juga seluruh pegawai Kejati Jambi yang diwakili oleh Wakajati Jambi Azhari, SH MH mengucapkan terima kasih kepada Kajati Jambi John Walingson Purba SH MH yang telah membimbing para pegawai Kejati Jambi dalam menjalankan tugas dan fungsinya, semoga tambah sukses dan semoga dapat menjalankan tugas yang baru dengan baik dan bijaksana. (JP-Lee)

Kasus Gaji Pegawai Pemprov Jambi, Mulyadi Ditahan Oleh Kejaksaan Tinggi Jambi

Mulyadi, selaku pembantu Bendahara Pengeluaran Pembantu Urusan Gaji pada Biro Umum Setda Provinsi Jambi di tahan oleh Kejati Jambi.
Jambipos Online, Jambi-Mulyadi, selaku pembantu Bendahara Pengeluaran Pembantu Urusan Gaji pada Biro Umum Setda Provinsi Jambi di tahan oleh Kejati Jambi terkait kasus dugaan korupsi Kelebihan Pembayaran IWP dan Gaji Pokok Pegawai pada Setda Provinsi Jambi Tahun 2013-2016 yang mengakibatkan kerugian negara sebesar Rp 5 M lebih ini. (Baca: Kasus PNS Siluman Kantor Gubernur)

Sebelumnya Mulyadi ditetapkan menjadi tersangka pada tanggal 18 April 2017 dan Rabu (19/4/2017) langsung ditahan oleh Kejati Jambi. Setelah melakukan tes kesehatan, Mulyadi dibawa langsung ke Lembaga Permasyarakat Kelas II B Muara Bulian sekitar pukul 14.45 WIB. Mulyadi ditahan selama 20 hari guna proses penyidikan. (JP-Lee)

Sherrin Tharia : “Kartini-Kartini” Jambi Harus Kreatif dan Berdaya Saing

Hj Sherrin Tharia Zola saat meninjau banjir di Seberang Kota Jambi Maret lalu.
Jambipos Online-“Seorang ibu harus cakap melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya, tentunya dengan peran Bapak juga, sebab keluarga merupakan wadah pendidikan pertama bagi anak-anaknya, dan seorang ibu merupakan guru pertama bagi putra putrinya,” demikian kata bijak Hj Sherrin Tharia Zola memaknai Peringatan Hari Kartini 21 April 2017. 

Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas merupakan kunci untuk survive (bertahan) dan memenangkan persaingan yang kian hari kian ketat, bukan hanya persaingan antar daerah , tetapi juga persaingan antar negara dan persaingan global. Kualitaslah yang membuat SDM memiliki competitiveness (daya saing), baik daya saing dari sisi ilmu pengetahuan dan teknologi maupun dari sisi akhlak dan spiritual. 

Competitiveness harus dimiliki semua orang, baik laki-laki maupun perempuan. Sejalan dengan semangat emansipasi (kesetaraan) sebagai inti dari peringatan Hari Kartini, maka kaum perempuan harus memiliki daya saing yang terus-menerus meningkat. 

Hj Sherrin Tharia Zola, isteri Gubernur Jambi, H Zumi Zola, dengan kapasitas sebagai Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK), Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda), Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Ketua Forikan (Forum Peningkatan Konsumsi Ikan) dan Pembina Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) mengemukakan sekaligus mengharapkan perempuan Provinsi Jambi, “Kartini-Kartini” Jambi memiliki kualitas dan daya saing yang mumpuni, terlebih karena peran ibu dalam mendidik anak-anaknya. 

“Seorang ibu harus cakap melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya, tentunya dengan peran Bapak juga, sebab keluarga merupakan wadah pendidikan pertama bagi anak-anaknya, dan seorang ibu merupakan guru pertama bagi putra putrinya,” ungkap Sherrin. 

Menurut Sherrin, supaya bisa mendidik anak-anak dengan baik, sebaiknya seorang ibu terdidik, agar anak-anak menjadi disiplin, orangtua terutama ibu harus bisa disiplin, dengan kata lain, ibu harus memberikan keteladanan bagi anak-anak dan keluarga. 
 
Sherrin menjelaskan, Kartini-kartini Jambi yang berdaya saing bukan sesuatu yang utopis (hanya angan-angan belaka), tetapi sesuatu yang bisa digapai, bisa diwujudkan, tentunya dengan komitmen dan kerja keras, kerja cerdas, dan berkesinambungan. 

Sherrin mengelaborasi gagasannya untuk menghasilkan perempuan Provinsi Jambi yang berdaya saing melalui berbagai program dan kegiatan PKK, Dekranasda, Bunda PAUD, Ketua Forikan, dan Pembina BKMT Provinsi Jambi. Menanamkan Kedisiplinan kepada Anak Sejak Dini Terlahir dari keluarga yang berkecukupan, tak membuat Sherrin Tharia berpangku tangan. 

Disiplin yang diterapkan orangtuanya, menempa dirinya menjadi pribadi yang berpikir positif, mandiri dan selalu berinovasi. Kedisiplinan itu pula yang dia tularkan kepada anak-anak, baik di keluarga sendiri dan meluas ke PKK. 

Sherrin menuturkan, melalui PKK ia ingin agar ibu-ibu tidak salah mendidik anaknya, mulai dari pola makan dan maakanan yang disediakan, tata krama di rumah, pendidikan, kesehatan dan tumbuh kembangnya harus benar-benar dijaga. Ini penting, harapannya agar nantinya lahir generasi penerus yang berkualitas. 

Dia meyakini, kedisiplinan yang ditanamkan kepada anak sejak dini merupakan pondasi karakter bagi anak-anak, yang setelah dilakukan secara konsisten, anak akan merasa tidak enak jika tidak disiplin dan tidak tertib, sehingga anak bertumbuh menjadi manusia yang suka melihat dan berusaha melakukan hal-hal yang positif. 

“Di sini peran ibu sangat penting, tidak hanya mengajari atau mendidik, namun juga memberikan panutan dan keteladanan,” tegas Sherrin. 

Sherrin menekankan supaya orangtua benar-benar berperan dalam pengawasan anak-anak. Sebab, dengan semakin terbukanya informasi saat ini, akses negatif justru kian banyak, mulai dari pengaruh handphone, internet, narkoba, tawuran hingga sex bebas. 

“Anak-anak harus benar-benar diawasi dan diperhatikan, mereka butuh perhatian, tidak bisa dilepas begitu saja, tetap harus didampingi, baik olah ibunya maupun ayahnya,” ungkap Bunda PAUD Provinsi Jambi ini. 

Tak Ingin Kegiatan Hanya Sebatas Seremoni 



Sherrin tidak ingin kegiatan-kegiatan seluruh wadah organisasi yang dipimpinnya hanya sebatas seremoni belaka. 

Sherrin berupaya maksimal membawa perubahan pada kehidupan keluarga masyarakat Jambi, agar lebih berdaya saing menghadapi tantangan ekonomi yang kian berat. Ia tak ingin, masyarakat Jambi hanya menjadi penonton di negeri sendiri, namun, supaya masyarakat Jambi mandiri dan sejahtera. 

Untuk itu, Sherrin mengupayakan supaya program dan kegiatan dirancang dan silaksanakanan sebaik-baiknya, agar memberikan kemaslahatan bagi masyarakat Jambi. Sherrin berusaha membuat terobosan pada masyarakat agar warga Jambi memiliki skill (keterampilan) dan kemampuan menambah pundi-pundi ekonomi keluarga. 

Ujungnya, tentu keinginan Sherrin agar warga Jambi lebih sejahtera. Salah satu terobosan yang dilakukannya adalah Desa Percontohan PKK, Desa Parit Kecamatan Sungai Gelam Kabupaten Muaro Jambi menjadi salah satu Desa Percontohan PKK. 

Di Desa percontohan PKK, PKK Provinsi Jambi bekerja sama dengan PKK Kabupaten/Kota memberikan binaan terhadap seluruh hal yang terintegrasi dalam semua program PKK. Mulai dari Posyandu-nya, PAUD, tanaman Toga di setiap rumah, Halaman Asri Teratur Indah dan Nyaman (HATInya) PKK, kamar tidur layak, gizi anak-anak dan semuanya. 

“Jadi disitulah tempat kita mencurahkan semuanya agar desa lain melihat, oh ternyata hidup begini enak ya, ada tanaman tinggal petik, mau makan ikan tinggal dipancing sendiri dan yang lainnya,” tutur Sherrin. 

Desa percontohan ini terus dikembangkan. Sherrin menginginkan ke depan seluruh kabupaten/kota di Provinsi Jambi memiliki minimal satu desa percontohan, sehingga program yang telah digagas PKK terarah, dan tampak keberhasilannya. Harapannya, desa lain tertular dan ingin mencontoh keberhasilan desa itu. 

Sebagai Bunda PAUD, Sherrin mengintegritaskan kegiatan bersama PKK. Dalam desa percontohan yang dibuat, ia juga menginginkan program PAUD berjalan maksimal. PAUD dinilai sangat penting, sebab, sebagaimana pesan Gubernur Jambi, Zumi Zola, PAUD menjadi pondasi pendidikan bagi anak-anak, yang tentunya harus dipadukan dengan pendidikan di rumah. 

“Di PAUD anak dididik, mulai dari pola makan, pendidikan hingga tata krama, serta mengajarkan membedakan mana yang baik dan salah,” sambung ibu dari Zameer Zahid Abyadh Zola dan Zhafran Ziyadh At-thahirah Zola ini. 

Meskipun urusan kebersihan rumah sudah sangat biasa, namun Sherrin tak bosan-bosannya mengingatkan melalui PKK agar seluruh ibu-ibu kader PKK terus menjaga kebersihan dan kesehatan rumah, hal yang sangat sederhana namun sangat penting. 

Sebagai Ketua Dekranasda Provinsi Jambi, perempuan kelahiran 32 tahun silam (12 November 1984), terus berupaya mengembangkan kerajinan yang ada di Jambi, agar kerajinan asli Jambi dikenal masyarakat luas karena kualitas, baik nasional mapun internasional, yang selanjutnya bisa menciptakan lapangan kerja baru, sehingga menambah penghasilan masyarakat Jambi. 

Hj Sherrin Tharia Zola bersama Suami dan Mertua dan neneknya. IST
Satu hal yang ditekankannya dalam pengembangan produk kerajinan-kerajinan Jambi adalah, selain harus memiliki mutu yang unggul dengan berbagai inovasi dan kreativitas tinggi, juga harus memuat ciri khas daerah Jambi yang sarat dengan nilai-nilai budaya Jambi. 


Sherrin menyadari menghasilkan produk kerajinan daerah Jambi bukanlah pekerjaan mudah dan singkat, harus terus-menerus, berkelanjutan. 

Dekranasda berupaya memberikan pelatihan dan pendampingan bagi para pengrajin, baik pelatihan teknis dengan mendatangkan orang yang ahli dibidangnya untuk meningkatkan kualitas kriya Jambi, maupun memberikan motivasi kepada para pengrajin agar para pengrajin tersebut percaya diri untuk bersaing menghasilkan karya terbaiknya. 

Bukan hanya teori, Sherrin menghadirkan bukti, yakni pengembangan Batik Jambi bekerjasama dengan desainer ternama, Barli Asmara. 

Melalui Dekranasda, Sherrin menampung berbagai ide dari para pengrajin batik dan kain Jambi, yang kemudian dipadukan dengan konsep modern Barli, tanpa menghilangkan nuansa tradisional dan Budaya Jambi. 

Garapan kerjasama dengan pelatihan intens kepada para pengrajin Batik Jambi itu pun mulai menunjukkan hasil yang baik. Motif Jambi dikombinasikan dengan modernitas Barli Asmara, Batik Jambi diubah sedemikian rupa menjadi jauh lebih menarik. Batik Jambi menjadi ikon pada Muslim Fashion Festival Indonesia 2017 yang digelar awal bulan lalu, di Assembly Hall Jakarta Convention Center (JCC) Jakarta Pusat. 

Dalam even tersebut, berbagai model busana muslim dengan bahan Batik Jambi dengan beberapa motif ditampilkan, termasuk tengkuluk, kain penutup kepala yang dikenakan oleh kaum hawa. Tampak Batik Jambi lebih punya daya tarik, Batik Jambi kini menjadi fashionable (lebih modern dan sesuai dengan perkembangan mode busana). 

Dengan hasil tersebut, Batik Jambi masuk ke segala kalangan, baik yang tua maupun yang muda. Tampilan desain dengan perpaduan dan dominasi warna dasar yaitu hitam putih sehingga lebih menarik. 

“Desainer lokal Jambi juga harus diberi ruang, harus diperhitungkan. Saya yakin mereka punya kualitas,” ujar Sherrin penuh optimisme. 

Sherrin akan mengumpulkan desainer-desainer muda Jambi, minta para desainer ini untuk memberikan inspirasi bagi para pengrajin Jambi agar lebih banyak motif dan inovasi baru. 

Dia berharap Batik Jambi menjadi inspirasi bagi masyarakat, sehingga batik bukan hanya digunakan saat acara-acara resmi saja, tapi bisa juga digunakan saat santai, yang selanjutnya meningkatkan perekonomian pengrajin. Dekranasda bekerjasama dengan seluruh pihak terkait, akan melaunching e-Commerce (perdagangan elektronik/online). 

“Jika sudah dilakukan e-commerce, para pengrajin Jambi harus siap, sebab jika sudah mendunia, kita tidak bisa mundur lagi. Apa yang dipesan konsumen harus dikerjakan, baik itu kain batik, baju ataupun lainnya. Pengrajin harus ngotot untuk bekerja keras,” jelasnya. 

Sherrin menginginkan pengrajin Jambi bisa memenuhi permintaan pasar. Artinya, batik-batik Jambi harus mempunyai kualitas dan motif sesuai dengan keinginan pasar (market driven), bukan sesuai keinginan pengrajin. 

“Tidak bisa kita memaksakan kehendak, harus sesuai keinginan pasar seperti apa. Nah, seperti itu jika ingin berkembang,” jelasnya. 

Selain itu, Sherrin berharap para pengrajin Jambi juga pintar memanfaatkan momen. Dalam pameran-pameran yang sudah digelar, banyak orang-orang penting yang bisa menjadi kolega. Ia berharap, pengrajin Jambi memanfaatkan momen itu agar bisa mengembangkan bisnisnya. 

Untuk jangka panjang, Sherrin mengungkapkan harapannya bagi pengrajin Jambi, yakni supaya pengrajin Jambi mandiri. Jadi, berbagai upaya pembinaan dan pendampingan yang dilakukan oleh Dekranasda dan OPD serta pihak terkait adalah untuk menumbuhkan kemandirian pengrajin. 

Sherrin menyatakan, pembinaan dan pendampingan yang dilakukan oleh Dekranasda dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait terhadap para pengrajin, untuk meningkatkan kualitas karya yang dihasilkan dan untuk membuka pasar, arahnya adalah untuk menumbuhkan kemandirian para pengrajin tersebut. 

“Kalau pengrajin sudah bisa mandiri, berarti pembinaan dan pendampingan berhasil, mereka bisa berkarya sendiri, punya link dan pasar sendiri,” tambah Sherrin. 

Dalam kegiatan Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT), sebagai Pembina BKMT, ia sangat berharap acara pengajian yang digelar ibu-ibu tak hanya sekedar seremoni dan ajang silaturahmi belaka. Ia berharap, kegiatan ini benar-benar posifit dan bermanfaat. 

“Jangan hanya ajang kumpul-kumpul. Saya ingin ada manfaat lebih, mulai dari pendalaman agama, mengajinya dan lain-lain. Tentu yang mengisi materi harus berkualitas, sehingga ibu-ibu yang mendengar mendapat ilmu bermanfaat. Kalau saya itu memperhitungkan segala sesuatunya, saat saya pergi dari rumah tentu kembali ingin membawa manfaat dan hasil. Nah, saya ingin dalam BKMT juga begitu, ketika pengajian selesai, ada yang mereka dapat, ilmu yang,” ujarnya. 

Sherrin mencoba mengubah pola BKMT yang selama ini diterapkan. Jika biasanya hanya untuk ibu-ibu, namun kini ia mencoba untuk anak muda. Tujuannya agar pendidikan melalui agama yang diinginkan bisa tercapai. 

“Minggu ini ibu-ibu diberikan materi untuk mendidik anak, nah minggu besoknya giliran anak mudanya diajarkan bagaiman cara menghormati dan menghargai orangtua, jadi nyambung,” tambahnya. 

Ingin Meninggalkan Karya Nyata

Hj Sherrin Tharia Zola saat mencontohkan menjahit. Humas.
Sherrin menginginkan kegiatan yang ia pimpin dan programkan tidak sia-sia. Ia menginginkan, setiap sesuatu yang dikerjakan mendapatkan manfaat dan hasil yang bisa dirasakan masyarakat. 

Putri dari presenter TVRI Tengku Malinda dan dr. Sudirman Aris yang dipersunting Zumi Zola 16 Maret 2012 ini berpikir positif, bahwa apa yang dilakukannya adalah upaya untuk meningkatkan kemandirian keluarga dan ibadah, terutama ibu-ibu, meskipun berat, namun ia percaya semua yang dilakukan hanya karena Allah SWT. 

“Niatannya ibadah. Ini semua sudah kehendak Allah, ngapain lagi kita didunia ini kalau tidak bermanfaat untuk orang lain. Ibu saya juga mengajarkan demikian, beruntung saya mempunyai orangtua yang selalu men-support apapun yang saya lakukan. Karena itu, saya ingin berbuat untuk Jambi, meskipun sedikit-sedikit, tapi saya harap ada perubahan,” tuturnya. 

“Saya ingin ketika nanti kami tidak lagi menjabat di posisi ini, ada yang membekas. Tak hanya dikenal sebagai istri gubernur, tapi saya ingin ketika menoleh ke belakang, sudah banyak masyarakat Jambi yang bisa mencukupi kehidupan ekonomi sendiri dan berdaya saing, sehingga mereka bahagia,” tuturnya. 

“Tahun 2030 nanti kita menghadapi bonus demografi. Kartini-kartini dan seluruh masyarakat Provinsi Jambi harus siap,” kata Sherrin. (Humas-Mustar Hutapea)

Pemerintah Padukan Pelayanan Kesehatan Tradisional dan Modern

Jambipos Online, Jambi-Wakil Gubernur (Wagub) Jambi, Dr Drs H Fachrori Umar M Hum menyatakan bahwa pemerintah memadukan pelayanan kesehatan tradisional dan modern, sebagai upaya untuk meningkatkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Hal tersebut disampaikan oleh Wagub Fachrori Umar dalam Pertemuan Advokasi Pelayanan Kesehatan Tradisional Kabupaten dan Kota se Provinsi Jambi, bertempat di Hotel Odua Weston Jambi, Kamis (20/04/2017). 

Fachrori Umar memengharapkan dapat dilakukan sinergi dan sinkronisasi, serta kerjasama antara Pemerintah Provinsi dengan Pemerintah Pusat dalam upaya penanganan permasalahan kesehatan, termasuk dalam pelaksanaan sistem pelayanan kesehatan tradisional. Katanya, hakekat dari pembangunan nasional adalah pembangunan manusia Indonesia seutuhnya, dan pembangunan dibidang kesehatan merupakan rangkaian kunci dalam peningkatan kualitas hidup manusia dan masyarakat Indonesia. 

“Pembangunan manusia sebagai insan menekankan pada pendidikan yang tinggi, sehat jasmani dan rohani serta bergizi,” ujar Fachrori Umar. 

Fachrori Umar mengatakan, penggabungan pelayanan kesehatan tradisonal di rumah sakit dan Puskesmas merupakan suatu bentuk pelayanan integrasi yang sudah dilakukan oleh Kementerian Kesehatan seperti adanya pelayanan akupresur dan akupuntur di rumah sakit dan Puskesmas. 

“Kita mengetahui bahwa pelayanan kesehatan tradisional merupakan bentuk pelayanan kesehatan yang telah dimanfaatkan sejak dahulu sebelum berkembangnya pelayanan kesehatan konvensional. Berkembang pesatnya pelayanan kesehatan konvensional sekarang ini, tidak mengurangi minat masyarakat terhadap pelayanan kesehatan tradisional,” kata Fachrori Umar. 

Fachrori Umar menjelaskan, pelayanan kesehatan tradisional kedepannya, harus bersinergi dengan pelayanan kesehatan konvensional, dan dengan adanya sinergitas ini dapat memberikan manfaat yang lebih baik dibandingkan dengan manfaat yang menggunakan satu jenis pengobatan saja. 

“Beberapa masalah yang perlu kita atasi saat ini adalah masih kurangnya pengetahuan petugas kesehatan dalam bidang pelayanan kesehatan tradisional dan belum diakuinya program pelayanan kesehatan tradisional oleh beberapa pihak Puskesmas maupun pihak rumah sakit,” ungkapnya. 

Lebih lanjut, Fachrori Umar menyampaikan, masih rendahnya cakupan Surat Terdaftar Pengobat Tradisional dan juga program selfcare mandiri melalui kegiatan penanaman tanaman obat keluarga belum terlaksana dengan baik serta masih adanya puskesmas yang petugasnya sudah dilatih akupresur mengalami pindah tugas yang membuat pelayanan kesehatan menjadi terhambat. 

Direktur Direktorat Jenderal Kesehatan Tradisional Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Dra.Meinarwati,Apt,M.Kes menyampaikan, pelayanan kesehatan tradisional sekarang sudah mulai marak dimana-mana tapi tidak jelas mengikuti aturan yang mana sehingga harus diatur dengan baik, pelayanan kesehatan tradisional ini telah diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 103 Tahun 2014 tentang Pelayanan Kesehatan Tradisional. 

“Kita berusaha melindungi masyarakat, apapun bentuk pelayanan yang diberikan kepada masyarakat itu harus aman, bermutu dan bermanfaat bagi masyarakat. Dalam Peraturan Pemerintah Nomor 103 Tahun 2014 telah dijelaskan mana yang boleh memberikan pelayanan kesehatan tradisional dan mana yang tidak boleh,” kata Meinarwati. 

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jambi, Raflizar,SKM,M.Kes mengatakan, pelayanan kesehatan tradisional merupakan pengobatan atau perawatan dengan mengacu kepada pengalaman dan keterampilan secara turun-menurun yang dapat dipertanggungjawabkan serta diterapkan sesuai dengan norma yang berlaku dimasyarakat. 

“Penyelenggaraan pelayanan kesehatan tradisional ditengah tengah masyarakat telah dikenal pada masyarakat sejak lama dan terus berkembang, baik dengan cara pengobatan maupun ramuan asli Indonesia. Masyarakat telah menjadikan pelayanan kesehatan tradisional ini sebagai alternatif penyembuhan dan pengobatan terhadap penyakit,” kata Raflizar. (JP-Humas)

Air Terjun di Jambi Akan Dimanfaatkan Jadi Energi Listrik Terbarukan

Jambipos Online, Jakarta–United Nations Development Programme (UNDP) salah satu bagian dari organ Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) akan memanfaatkan air terjun di Provinsi Jambi menjadi pembangkit energi listrik terbarukan. UNDP telah mengalokasikan dana sebesar 8 Juta US Dolar untuk proyek itu. 

UNDP berencana meningkatkan proyek-proyek pembangunan khususnya pembangunan pembangkit tenaga listrik yang terbarukan dengan menggunakan hydropower (pembangkit tenaga listrik melalui air terjun) yang ada di Provinsi Jambi. 

Kerjasama itu telah ditandatangani oleh Bank Jambi dengan UNDP disaksikan Gubernur Jambi H Zumi Zola di Hotel Fairmont Jakarta Pusat, Kamis (20/04/2017). 

Pada kesempatan itu, Gubernur Jambi, H Zumi Zola menjelaskan bahwa pengaruh perkembangan global saat ini telah dirasakan dan dinikmati oleh masyarakat dalam kehidupan perekonomian. Harga minyak yang melonjak sangat tinggi dan harga pangan juga melonjak serta gejolak perekonomian global lainnya. Dengan kondisi ini, tentunya ada negara yang diuntungkan, tapi ada negara yang menderita. Dan tentunya pengaruh global tersebut juga akan berpengaruh terhadap perekonomian daerah Jambi. Masyarakat Jambi tidak ingin menjadi daerah yang menderita karena gejolak tersebut. 

Katanya, disisi perkembangan harga minyak dunia, Provinsi Jambi membutuhkan langkah-langkah kreatif dan inovatif untuk mencari sumber energi alternatif, seperti memanfaatkan briket batu bara, gas, dan energi panas bumi, serta melakukan penanaman pohon jarak sebagai sumber energi alternatif. 

 “Harus kami akui, cukup banyak kendala dan hambatan yang kami hadapi dalam upaya pemenuhan kebutuhan energi listrik ini. Mulai dari kendala ketersediaan infrastruktur penunjang untuk pembangunan jaringan listrik, sampai kepada masalah tarif harga jual listrik. Untuk itulah kami sangat berterimakasih dan mengapresiasi kerjasama yang dilakukan hari ini didalam mencapai tujuan SDGs yang juga selaras dengan prioritas pembangunan daerah secara konkret yakni menyediakan elektrifikasi bagi daerah,” katanya.
 
Disebutkan, bahwa MoU yang dilakukan antara Bank Jambi dengan UNDP senilai lebih kurang 8 Juta US Dolar yang rencananya akan digunakan untuk meningkatkan proyek-proyek pembangunan khususnya pembangunan pembangkit tenaga listrik yang terbarukan dengan menggunakan hydropower (pembangkit tenaga listrik melalui air terjun) yang tentunya masih membutuhkan bantuan dana. 

“Karena kebutuhan listrik Jambi itu masih sangat kurang sekali, dan kita harus kejar bola. Dan, Alhamdulillah peluang ini ada di UNDP. Kami dari Pemerintah Provinsi Jambi tentu akan memberikan dukungan yang terbaik agar proyek ini bisa berjalan lancar dan sukses,” katanya. 

Direktur UNDP Indonesia Christophe Bahuet menyampaikan, UNDP telah melakukan serangkaian pembahasan rencana kerjasama dengan Bank Jambi didalam mencapai tujuan SDG, yang juga selaras dengan prioritas pembanguan daerah Jambi secara konkret, yakni menyediakan elektrifikasi bagi daerah yang berpotensi meningkat secara sosial ekonomi namun belum mendapatkan aliran listrik. 

Turut hadir dalam acara tersebut, mewakili Menteri Energi dan Sumber Daya Minera, Direktorat Aneka Energi Baru dan Energi Terbarukan, Ir. Maritje Hutapea, Komisioner OJK RI Kusumaningtuti, S. Sutiono, MSc, Muhamad Yani, CEO Regional Bank Jambi, Absalon Sine Direktur Bank NTT, Holiang Xu Asisten General UNDP, Chairman Baznas Bambang Sudibyo, serta para tamu undangan lainnya. (JP-Lee)

Bank Jambi Bekerjasama degan PBB Atasi Krisis Listrik di Jambi


Zola: Kerjasama Diarahkan untuk Pembangunan Energi Listrik Terbarukan 

Jambipos Online, Jakarta-Kekurangan (defisit) suplai energi listrik merupakan permasalahan serius yang dihadapi oleh berbagai daerah di Indonesia, termasuk Provinsi Jambi. Tentunya minimnya pasokan listrik itu sangat berpengerauh dalam pembangunan. Gubernur Jambi, H Zumi Zola berupaya maksimal untuk meningkatkan ketersediaan energi listrik di Provinsi Jambi, agar semakin banyak masyarakat yang bisa menikmati listrik, dan pemadaman listik terus diminimalisir. 

Guna mengatasi permasalahan tersebut, Provinsi Jambi melalui Bank Jambi menjalin kerjasama dengan UNDP (United Nations Development Programme), salah satu bagian dari organ Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Kerjasama itu dituangkan dalam Memorandum of Understanding (Nota Kesepahaman) Bank Jambi dengan INDP tentang Penyediaan Elektrifikasi, bertempat di Hotel Fairmont Jakarta Pusat, Kamis (20/04/2017). 

MoU yang diselenggarakan antara Bank Jambi dengan UNDP tersebut terkait dengan agenda untuk tujuan pelaksanaan Sustainable Development Goals (SDG) tujuan-tujuan pembangunan berkelanjutan di Provinsi Jambi, spesifiknya untuk pemenuhan kebutuhan energi listrik di Provinsi Jambi. 

Zola yang menghadiri dan menyaksikan penandatanganan MoU Bank Jambi dengan UNDP tersebut menyatakan, kerjasama diprioritaskan dan diarahkan pada pembangunan energi listrik tenaga terbarukan (renewable energy). Zola menyampaikan ucapan terima kasih kepada UNDP-Baznas yang telah memilih Jambi sebagai salah satu lokus dari kerjasama untuk mewujudkan Sustainable Development Goals. 

“Saya yakin, pemilihan ini telah melalui berbagai pertimbangan dan penilaian secara selektif, baik dari Tim UNDP maupun dari tim kementerian terkait, khususnya Kementerian ESDM, sehingga sampai pada tahap penandatangan nota kesepahaman kerjasama hari ini,” ujarnya.

Zola mengatakan, penandatangan kerjasama tersebut merupakan salah hal yang sangat dinantikan oleh masyarakat di Provinsi Jambi, karena program tersebut telah tersosialisi dengan baik di Provinsi Jambi khususnya di daerah penerima program. 

“Dalam berbagai kesempatan yang relevan, saya atas nama Pemerintah Provinsi Jambi sering ditanya oleh masyarakat tentang keberlanjutan program pemenuhan energi listrik. Untuk itulah saya atas nama masyarakat dan Pemerintah Provinsi Jambi, sekali lagi menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua pihak atas terlaksananya penandatangan kerjasama ini,” ujarnya.
 
“Saya berharap, kerjasama ini tidak hanya sebatas penandatangan di atas kertas, namun implementasi dilapangannya sangatlah kami nantikan. Untuk itu, kami akan selalu siap memfasilitasi pelaksanaan program ini sesuai dengan kemampuan dan aturan yang berlaku,” katanya.

Zola menjelaskan bahwa pengaruh perkembangan global saat ini telah dirasakan dan dinikmati oleh masyarakat dalam kehidupan perekonomian. 

“Harga minyak yang melonjak sangat tinggi, dan harga pangan juga melonjak serta gejolak perekonomian global lainnya. Dengan kondisi ini, tentunya ada negara yang diuntungkan, tapi ada negara yang menderita. Dan tentunya pengaruh global tersebut juga akan berpengaruh terhadap perekonomian daerah Jambi. Kami masyarakat Jambi tidak ingin menjadi daerah yang menderita karena gejolak tersebut,” jelas Zola. 

Zola juga memaparkan, disisi perkembangan harga minyak dunia, Provinsi Jambi membutuhkan langkah-langkah kreatif dan inovatif untuk mencari sumber energi alternatif, seperti memanfaatkan briket batu bara, gas, dan energi panas bumi, serta melakukan penanaman pohon jarak sebagai sumber energi alternatif. 

“Harus kami akui, cukup banyak kendala dan hambatan yang kami hadapi dalam upaya pemenuhan kebutuhan energi listrik ini. Mulai dari kendala ketersediaan infrastruktur penunjang untuk pembangunan jaringan listrik, sampai kepada masalah tarif harga jual listrik. Untuk itulah kami sangat berterimakasih dan mengapresiasi kerjasama yang dilakukan hari ini didalam mencapai tujuan SDGs yang juga selaras dengan prioritas pembangunan daerah secara konkret yakni menyediakan elektrifikasi bagi daerah,” terang Zola. 

Dia juga menyampaikan bahwa MoU yang dilakukan antara Bank Jambi dengan UNDP senilai lebih kurang 8 Juta US Dolar yang rencananya akan digunakan untuk meningkatkan proyek-proyek pembangunan khususnya pembangunan pembangkit tenaga listrik yang terbarukan dengan menggunakan hydropower (pembangkit tenaga listrik melalui air terjun) yang tentunya masih membutuhkan bantuan dana. 

“Karena kebutuhan listrik Jambi itu masih sangat kurang sekali, dan kita harus kejar bola. Dan, Alhamdulillah peluang ini ada di UNDP. Kami dari Pemerintah Provinsi Jambi tentu akan memberikan dukungan yang terbaik agar proyek ini bisa berjalan lancar dan sukses,” katanya. 

Direktur UNDP Indonesia Christophe Bahuet menyampaikan, UNDP telah melakukan serangkaian pembahasan rencana kerjasama dengan Bank Jambi didalam mencapai tujuan SDG, yang juga selaras dengan prioritas pembanguan daerah Jambi secara konkret, yakni menyediakan elektrifikasi bagi daerah yang berpotensi meningkat secara sosial ekonomi namun belum mendapatkan aliran listrik. 

Turut hadir dalam acara tersebut, mewakili Menteri Energi dan Sumber Daya Minera, Direktorat Aneka Energi Baru dan Energi Terbarukan, Ir.Maritje Hutapea, Komisioner OJK RI Kusumaningtuti, S. Sutiono, MSc, Muhamad Yani, CEO Regional Bank Jambi, Absalon Sine Direktur Bank NTT, Holiang Xu Asisten General UNDP, Chairman Baznas Bambang Sudibyo, serta para tamu undangan lainnya.(JP-Humas)

Gubernur Jambi Zumi Zola Sampaikan Progress dan Usulan Pembangunan Kepada Presiden Jokowi

Seskab Pramono Anung (kedua kiri), Gubernur Jambi Zumi Zola (kiri), Kepala Staf Presiden Teten Masduki (kedua kanan), dan Menteri BUMN Rini Soemarno (kanan) bersiap mengikuti rapat terbatas Evaluasi Pelaksanaan Proyek Strategis Nasional dan Program Prioritas Provinsi Jambi di Kantor Presiden, Jakarta, Kamis (20/4). Presiden meminta Pemprov Jambi menyiapkan infrastruktur pertanian dan mengembangkan industri pengolahan untuk meningkatkan nilai tambah perekonomian daerah dan menciptakan lapangan kerja baru.
Usulkan Tol Sumsel-Jambi-Riau 

Jambipos Online, Jakarta-Bertemu dengan Presiden Republik Indonesia, Ir H Joko Widodo di Istana Negara dalam acara Rapat Terbatas Evaluasi Proyek Strategis Nasional dan Program Prioritas lainnya, Gubernur Jambi, H Zumi Zola Zulkifli menyampaikan beberapa progress (kemajuan) program strategis nasional di Provinsi Jambi. Selain itu, dihadapan orang nomor satu di Republik Indonesia tersebut, Gubernur Zola juga menyampaikan beberapa usulan program prioritas yang sangat dibutuhkan khususnya di Provinsi Jambi. 

Rapat terbatas tersebut dihadiri oleh Wakil Presiden RI H. Jusuf Kalla serta para jajaran menteri. Usai rapat terbatas pada Kamis (20/04/2017) sore, kepada para wartawan, Gubernur Jambi Zola menyampaikan, berkenaan dengan proyek prioritas nasional yang telah dilaksanakan hingga tahun 2017 di Provinsi Jambi diprioritaskan pada pembangunan Railways (Rel Kereta Api) Sumatera khususnya pada trase kereta api dari Jambi – Pekanbaru dan trase dari Jambi – Palembang. 

“Dalam pelaksanaan pembangunan trase kereta api ini, selama dua tahun terakhir Provinsi Jambi terus berkoordinasi dan bersinergi baik dari sisi perencanaan maupun komitmen daerah untuk memfasilitasi upaya percepatan pembangunan,” ujar Zola. 

 “Dalam pelaksanaannya tentu pada awal rencana menetapkan trase daerah sangat dipengaruhi oleh wilayah yang akan dilalui jalur kereta api. Oleh karena itu, kami bersama dengan Tim dari Kementerian Perhubungan melakukan survei bersama dan mengkaji dari aspek yuridis, biofisik dan ekonomi serta sosial budaya. Selain itu, kami juga akan memfasilitasi percepatan melalui pendampingan dalam bentuk sosialisasi kepada masyarakat dan pelaku usaha yang terdampak rencana jalur kereta api di Provinsi Jambi di tahun 2017. Untuk kereta api ini, kalau tidak ada halangan tahun 2018 sudah mulai dilakukan di Jambi,” katanya. 

Menurut Zola, sesuai kebutuhan daerah, Provinsi Jambi juga mengusulkan beberapa prioritas yang menjadi fokus pembangunan yang menjadi pencapaian target kinerja daerah untuk mendukung visi dan misi RPJMD Provinsi Jambi Tahun 2016-2021 yang disinergikan dengan kebijakan nasional dalam rangka mendukung percepatan pembangunan nasional khususnya di Provinsi Jambi. 

“Adapun usulan prioritas pertama, kami mengharapkan pembangunan jalan tol yang menghubungkan Kota Palembang–Jambi–Pekanbaru sebagai bagian dari konektivitas pembangunan jalan tol Sumatera. Hal ini merupakan suatu bentuk dan upaya mendorong pertumbuhan ekonomi Provinsi Jambi yang berimplikasi terhadap pembangunan di Pulau Sumatera. Hal ini sangat mempengaruhi tumbuh dan berkembangnya industri hilir di Provinsi Jambi yang sampai saat ini masih belum memiliki industri besar. Dan untuk tol ini juga sudah kita sampaikan kepada Menteri PUPR,” terang Zola. 

Prioritas kedua, lanjut Zola, yang diusulkan adalah penguatan infrastruktur pada Pelabuhan Muarasabak sebagai salah satu pelabuhan pengumpul untuk mendukung simpul transportasi terkait pembangunan tol laut. 

“Untuk itu kami berharap peningkatan ruas jalan nasional sepanjang 68 kilometer dari Jembatan Batanghari II–Zona V – Muarasabak akan menjadi prioritas pembangunan tahun 2018. Hal lain yang perlu dukungan Pemerintah Pusat dalam operasionalisasi Pelabuhan Muarasabak adalah pengerukan alur Sungai Batanghari menuju ambang luar (laut lepas) sepanjang lebih kurang 12 Mil,” katanya. 

Zola juga menjelaskan, prioritas ketiga Provinsi Jambi yang menjadi fokus adalah penguatan Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Kerinci Seblat. Untuk itu Pemerintah Provinsi Jambi membutuhkan keterpaduan program lintas sektor yang antara lain pengembangan dan peningkatan status Bandara Depati Parbo yang sebelumnya merupakan bandara skala kecil diharapkan menjadi bandara sekunder, kemudian pelebaran ruas jalan nasional batas Kabupaten Kerinci– Sungaipenuh – Tapan batas Sumatera Barat. 

“Selanjutnya permohonan dukungan terhadap KSPN Kerinci Seblat menjadi prioritas destinasi wisata skala nasional serta permohonan izin survei dalam penyusunan feasibility study (studi kelayakan) dan detail enginering design pembangunan jalur evakuasi bencana. 

“Kepada Bapak Presiden, saya juga menginformasikan bahwa Provinsi Jambi memiliki dua kabupaten kota yang dikelilingi oleh Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS), selain itu juga memiliki Gunung Kerinci yang merupakan gunung aktif dimana kondisi pemukiman penduduk berada pada jarak radius lebih kurang 5 kilometer dari pusat aktivitas masyarakat dengan kepadatan tinggi. 

Saat ini jalan satu-satunya yang menjadi jalur evakuasi ke luar wilayah adalah ruas jalan nasional. Disisi lain, kami juga mendorong perwujudan kebijakan nasional dengan menjadikan wilayah tersebut dalam kawasan strategis pariwisata nasional namun belum termasuk dalam prioritas 10 destinasi pariwisata nasional yang telah ditetapkan sebelumnya,” katanya. 

“Oleh karena itu, jika diperkenankan, kami sangat berharap ini menjadi salah satu prioritas destinasi untuk tahun 2018 dengan keterpaduan program lintas sektor dan menjadi ikon Provinsi Jambi skala nasional dan internasional. Juga, jika dimungkinkan didorong menjadi event yang terintegrasi dengan Tour De Singkarak–Kerinci kedepannya, sehingga kita bisa memperkenalkan potensi pariwisata dan budaya pada wilayah perbatasan Provinsi Sumatera Barat dan Provinsi Jambi. Kerinci ini juga dekat dengan Geopark yang ada di Kabupaten Merangin, dan itu hanya 3 jam perjalanan dengan mobil. Jadi sebetulnya Kerinci ini adalah posisi paling strategis untuk meng-connect semuanya,” kata Zola. (JP-Humas) 


TKD Guru di Tanjabbar Masih dalam Proses

Jambipos Online, Kualatungkal-Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tanjab Barat, Drs Martunis mengungkapkan bahwa Tunjangan Kinerja Daerah (TKD) para guru PNS di Kabupaten Tanjung Jabung Barat belum dibayarkan karena masih dalam proses. 

“Alasan terlambatnya dibayarkan TKD ini, karena ribuan data para guru ini masih dalam tahap proses melengkapi administrasi untuk pencairan,” katanya. 

Dijelaskan, pihaknya belum bisa mengucurkan dana TKD tersebut jika administrasi belum selesai diproses. 

“Bagaimana mau kita bayar, kalau administrasinya belum beres, jadi kita selesaikan dulu proses administrasinya baru kita masuk pada proses pembayaran," jelas dia. 

Menurut Martunis, Dinas Pendidikan secepatnya akan merampungkan proses administrasi terkait TKD para guru dan pegawai dinas. “Kita upayakan secepatnya, paling lambat bulan depan sudah bisa kita realisasikan,” sebutnya. 

Semenutara itu Kabag Keuangan sekretariat daerah Tanjabbar, Hafis menjelaskan kalau anggaran untuk TKD dinas PdK sudah di bayarkan ke dinas. Untuk diketahui, ribuan guru di Kabupaten Tanjab Barat ancam akan menggelar aksi demonstrasi ke dinas pendidikan dengan tuntutan dana TKD untuk Tahun 2017 hingga bulan April segera dibayarkan. 

 “Ini sudah diluar batas pak, masa TKD yang telah menjadi hak kami tidak kunjung dapat di cairkan, padahal semua persyaratan dan kelengkapan untuk itu sudah lama di sampaikan ke dinas terkait. Karena itu kita ingin menuntut hak kita," ungkap salahsatu guru. 

“Jika dalam waktu dekat juga tidak adanya kepastian serta imformasi kapan TKD cair maka kami akan menggelar aksi damai dalam waktu dekat ini juga, apakah ini ada unsur sengaja dari oknum, atau memang karena kelalaian pihak dinas," tegas guru. (JP-Ken) Foto. Kadis Pendidikan Tanjabbar, Drs Martunis

Pembangunan Pelabuhan Muarasabak Sulit Dilanjutkan

Written By jambipos-online on Thursday, April 20, 2017 | 10:19

Skema Pelabuhan Muarasabak.
Jambipos Online, Jambi-Pembangunan Pelabuhan Sungai Muarasabak tampaknya sulit dilanjutkan mengingat lokasi dan jalur lintasan sungai daerah pelabuhan tidak stabil. Debit Sungai Batanghari sangat mempengaruhi arus lalulintas sungai di Pelabuhan Sungai Muarasabak. Pembangunan Pelabuhan Muarasabak sudah digagas sejak era Gubernur Jambi H Zulkifli Nurdin. Namun karena lokasi pelabuhan di aliran Sungai Batanghari sehingga tidak mendapat restu dari Kementerian Perhubungan. Bahkan lokasi Pembangunan Pelabuhan Muarasabak akan mematikan Pelabuhan Talang Duku, Muarojambi. 

Demikian diungkapkan Ketua Dewan Pimpinan Daerah (Depidar) Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia (SOKSI) Provinsi Jambi H Ivan Wirata ST MM MT kepada Jambipos Online, Kamis (20/4/2017). 

Menurutnya, kebijakan Gubernur Jambi H Zumi Zola yang bersikukuh ingin melanjutkan Pembangunan Pelabuhan Muarosabak patut dipertayakan. Padahal Pelabuhan Samudra Ujung Jabung yang dirintis Gubernur Jambi Hasan Basri Agus justru mendapat respon dari Pemerintah Pusat. (Baca:Kemenhub-nilai-Pemprov-Jambi-lamban)

Menurut mantan Kadis PU Provinsi Jambi ini, Pembangunan Pelabuhan Ujung Jabung justru harus dilanjutkan. Karena letak Pelabuhan Ujung Jabung sudah sangat tepat di wilayah Timur Provinsi Jambi dan jalur ekonomi Segitiga Emas antar Negara. 

“Jangan bawa sentimen politik dalam pembangunan. Kalau terus ada sentimen politik, program politik tidak akan berjalan maksimal. Gubernur Zumi Zola silahkan fokus pada program dan abaikan bisikan-bisikan sentimen politik. Karena dua tahun berjalan ini, belum ada tampak program-program janji-janji kampanye dapat dirasakan masyarakat,” katanya. 

Sementara Kementerian PU-PERA sudah menganggarkan dana untuk pembangunan jalan menuju Pelabuhan Ujung Jabung Tahun 2018. 

Hal itu telah dipaparkan Staf Ahli Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN) /Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Bidang Hubungan Kelembagaan, Dr Diani Sadia Wati SH LLM pada Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rancangan Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Provinsi Jambi Tahun 2018, dengan Tema “Peningkatan Kualitas Pembangunan Infrastruktur dan Pelayanan Dasar dalam Rangka Percepatan menuju “Jambi TUNTAS 2021,” bertempat di Ratu Covention Center (RCC), Rabu (5/4/2017). 

Kata Diani saat itu, dalam mendukung pembangunan di Provinsi Jambi, beberapa proyek prioritas nasional yang akan dilaksanakan yaitu Pembangunan Pelabuhan Ujung Jabung, Rekonstruksi Jalan Bangko - Sungai Penuh – Batas Provinsi Sumatera Barat, Pengembangan Bandar Udara Depati Parbo (Kerinci), dan Peningkatan Kapasitas Jalan Merlung – Lubuk Kambing – Simpang Niam untuk mendukung aksesibilitas, serta berbagai rencana indikatif pembangunan infrastuktur yang diharapkan dapat mengatasi berbagai permasalahan pembangunan Provinsi Jambi. 

Kemudian Staf Ahli Bidang Hukum dan Reformasi Birokrasi Perhubungan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Republik Indonesia, Dr Umar Aris saat berkunjung ke Jambi Selasa (18/4/2017) lalu, juga pesimis terhadap rencana Gubernur Jambi H Zumi Zola soal lanjutan pembangunan Pelabuhan Sungai Muarosabak tersebut. 

Umar Aris menjelaskan secara teknis pembangunan Pelabuhan Muarasabak tidak ada kendala namun adanya trayek atau lalu lintas kapal akan disesuaikan dengan pihak terkait atau asosiasi angkutan laut dan sungai. “Konektifi lancar dan efisensi yang menjadi penekanan pak Menteri," kata Dr Umar Aris. 

Berkaitan dengan kajian ekonomi atau efisiensi dan konektivitas yang melandasi pembangunan pelabuhan menjadi catatan Kementerian Perhubungan terkait dengan pembangunan Pelabuhan Muarasabak yang lokasinya berada di Sungai Batanghari. 

Sebelumnya Gubernur Jambi, H Zumi Zola saat menerima dengan rombongan Staf Ahli Bidang Hukum dan Reformasi Birokrasi Perhubungan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Republik Indonesia, Dr Umar Aris di Rumah Dinas Gubernur Jambi, Selasa lalu mengatakan, Pelabuhan Muarasabak yang didorong pembangunannya terkait lahan sudah tidak ada masalah, dan milik Pelindo tinggal beberapa titik yang dinormalisasi agar kapal besar bisa masuk. 

Zola menyatakan, Pelabuhan Muarasabak yang terletak di Kabupaten Tanjung Jabung Timur diharapkan mampu memperkuat serta mendukung aktifitas perekonomian yang terkoneksi dengan Pelabuhan Talang Duku Muarojambi. 

 “Mendukung Pelabuhan Talang Duku, berkaitan dengan jalan menuju Pelabuhan Muarasabak merupakan jalan nasional yang dapat dilalui sedang dalam proses pembangunan dengan anggaran Rp150 miliar, mungkin tidak bisa selesai semua dan akan kita perjuangkan mencapai 300 milyar nanti,” katanya. (JP-Lee)

Kemenhub Nilai Pemprov Jambi Lamban Atasi Pembebasan Lahan Trans Sumatera

Pembangunan Tol Bandara Kualanamu-Tebing Tinggi yang Juni 2017 ini Rampung.IST
Jambipos Online, Jambi- Staf Ahli Bidang Hukum dan Reformasi Birokrasi Perhubungan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Republik Indonesia, Dr Umar Aris menilai Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi lamban dalam melakukan pembebasan lahan jalur Trans Sumatera seperti yang dicanangkan Presiden Joko Widodo. 

Demikian dikatakan Umar Aris kepada wartawan disela-sela pembahasan Program Pembangunan Pelabuhan Muarasabak, Rel Kereta Api Jambi-Palembang-Jambi-Pekanbaru, Jembatan Timbang antara Gubernur Jambi, H Zumi Zola dengan rombongan Staf Ahli Bidang Hukum dan Reformasi Birokrasi Perhubungan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Republik Indonesia, Dr Umar Aris di Rumah Dinas Gubernur Jambi, Selasa (18/4/2017) lalu. (Baca: Pemprov-kesulitan-bebaskan-tanah-trans)

Menurut Umar Aris, pembangunan Trans Sumatera yang meliputi Tol Sumatera dan Rel Kereta Api menjadi program prioritas Pemerintah Pusat hingga 2019 mendatang. Namun hingga kini pembebasan lahan jalur trans Sumatera di Provinsi Jambi masih terkendala. Dirinya meminta agar Pemprov Jambi intensif lagi dalam melakukan pembebasan lahan jalur trans Sumatera tersebut. 

Sehingga Pemerintah Pusat dapat melakukan anggaran dalam percepatan pembangunannya. Rel kereta api jalur Jambi Palembang dan Jambi Pekanbaru menjadi harapan Gubernur Jambi segera terealisasi sesuai dengan semangat Pemerintah Pusat. 

“Tahapan DED (Detail Engineering Design/ gambaran detil pembangunan) yang pertama dilakukan, juga amdal, izin trase atau rute yang dianggap aman. Kalau sudah trase nanti tinggal tarok (pasang) rel aja,” kata Umar. 

Umar menambahkan, anggaran pembangunan rel kereta api di Jambi masih belum ada kepastian angka, karena rel kereta api masih dalam proses DED, yang didalamnya juga terkait dengan kehandalan/kekuatan tanahnya. 

“Anggaran belum untuk rel kereta api, banyak tahapan yang perlu kita lalui, sabarlah dan dalam proses," jelas Dr Umar Aris. (JP-Lee)

Hari Ini John Walingson Purba SH MH (Kajati Jambi) Meninggalkan Jambi

Jambipos Online, Jambi-John Walingson Purba SH MH hari ini Kamis (20/4/2017) akan bertolak ke Jakarta dan meninggalkan tugasnya sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Jambi. Rencananya John Walingson Purba SH MH dan keluarga akan berangkat ke Jakarta pesawat Jam 13.00 WIB. (Ini Video Penjelasan JW Purba Soal Korupsi di Jambi)

John Walingson Purba SH MH dimutasi sebagai Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan pada Jaksa Agung Muda Bidang Pembinaan Kejaksaan Agung RI. Sementara penggantinya oleh Nurwinah. Nurwinah sebelumnya menjabat sebagai Kasi Penerangan Hukum Kejati Jambi Deddy Susanto. (Baca: Kejati Jambi Pool Data Robohnya Tanggul Muarojambi)

“Iya benar Kajati Jambi diganti sesuai dengan surat keputusan Jaksa Agung tanggal 7 April 2017. Surat Keputusannya baru keluar malam ini. Berliau (John Walingson Purba, red) bertukar posisi dengan Nurwinah,” ujar Deddy. Nurwinah menjadi Kajati perempuan pertama di Jambi. (Baca: JW Purba Berpamitan Ke Staf)

“Iya, setahu saya sebelumnya memang tidak pernah ada Kajati perempuan di Jambi. Mutasi Kajati Jambi ini merupakan hal yang biasa. Tujuannya untuk penyegaran organisasi,” katanya. 

Nurwinah sebelumnya juga pernah menjabat sebagai Kajati Sulawesi Tenggara sebelum menjabat Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan pada Jaksa Agung Muda Bidang Pembinaan. 

Jejak John Walingson Purba SH MH di Jambi 

Seperti diberitakan Jambipos Online sebelumnya, Kejaksaan Agung (Kejagung) RI kembali merotasi sejumlah pejabat di jajaran Kejaksaan. Salah satunya yang dirotasi adalah Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Jambi Erbindo Saragih SH MH. (Baca: Pisah Sambut Erbindo Saragih Ke JW Purba)

Sementara yang menggantikan Erbindo Saragih yang menjabat Kajati Jambi sejak 10 September 2015 hingga Oktober 2016 ini digantikan oleh John Walingson Purba SH MH. John Walingson Purba SH MH sebelumnya menjabat Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). 

John Walingson Purba SH MH juga pernah menjabat sebagai Wakajati Jambi sejak 6 September 2012 hingga 6 September 2014. Pada September 2014 John Walingson Purba SH MH menjabat Kajati NTT hingga awal Oktober 2016. 

Erbindo Saragih SH MH yang akan memasuki masa pensiun dimutasi menjadi Jaksa Fungsional di Kejagung RI. JW Purba jabat Kajati Jambi sejak 7 Oktober 2016 hingga 7 April 2017. 

Keberanian John Walingson Purba SH MH dalam pengusutan kasus korupsi tidak pandang bulu dan terkenal tegas. Hal itu sudah dibuktikannya saat John Walingson Purba SH MH menjabat Wakajati Jambi sejak 6 September 2016 hingga September 2014 lalu. 

Saat menjabat Kajati Jambi sejak 7 Oktober 2016 lalu, gebrakan penuntasan kasus-kasus korupsi di Provinsi Jambi juga tergolong cepat. Banyak kasus dugaan korupsi yang sudah lama mengendap kembali diungkap dan berhasil dituntaskan. (JP-Lee)

Berita Lainnya

Jambi Punya Orang Kate Seperti Mante Aceh

Jambi Punya Orang Kate Seperti Mante Aceh
Klik Gambar Untuk Selengkapnya

Kasus PNS "Siluman" Kantor Gubernur Jambi Terungkap

Kasus PNS "Siluman" Kantor Gubernur Jambi Terungkap
Berita Selengkapnya Klik Gambar

Olahraga di Jambi Makin Merosot?

Olahraga di Jambi Makin Merosot?
Catatan Ringan: KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Total Pembaca

RUANG IKLAN

RUANG IKLAN
Bahan Iklan Krim Ke Email: redaksijambipos@gmail.com (Harga Rp 250.000 Sebulan)

Merawat Koruptor Sebagai Penghasilan Sampingan

Merawat Koruptor Sebagai Penghasilan Sampingan
KLIK GAMBAR UNTUK NEWS SELENGKAPNYA

.

.
KLIK Benner Untuk Info SOKSI

.

.
.

.

.
Portal Berita Khusus Berita Wisata Provinsi Jambi. KLIK BENNER
 
Support : Redaksi Jambipos Online | KONTAK KAMI | Pedoman Media
Copyright © 1998. Jambipos Online - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Publiser/Admin Jambipos Online
Proudly powered by Jambipos