Home » , , , » “Slogan Panwaslu Jadi Moncong Senjata”

“Slogan Panwaslu Jadi Moncong Senjata”

Written By jambipos-online on Kamis, 26 Juli 2018 | 19:13


Oleh: Tulang Sam

Jambipos Online, Jambi-"Sebagai masyarakat Kota Jambi dengan membaca slogan pada papan reklame Panwas Kota Jambi yang bunyinya: Tolak dan lawan politik uang...!!! Pemberi dan Penerima siap-siap di Penjara. Salam Awas...”.

Bahasa dan makna slogan itu sendiri mungkin sebagai Panitia Pengawas sama sekali tidak dipahami apa makna dan tujuannya yang mungkin dicetak secara sembarangan tanpa memperhatikan pesan moral apa yang dibungkus pada slogan tersebut. 

Sebab sangat jelas disebutkan pada slogan tersebut bahwasannya Pemberi dan penerima siap-siap dipenjara. Dengan penekanan pada pernyataan "siap-siap" tentu sebenarnya pihak Panwaslu tidak perlu lagi mengindahkan apa hasil keputusan sidang Politik uang yang melibatkan pasangan calon nomor urut 2 yaitu calon Walikota Jambi Maulana. Sebab dengan tegas siap-siap seharusnya sudah barang pasti muaranya ke penjara. 


Tapi...entah apa yang mengganjal hati dan pikiran Panwaslu Kota Jambi tersebut terhadap implementasi slogan lembaga tersebut yang pada dasarnya sulit dan rumit bagi Panwaslu Kota Jambi untuk melaksanakannya hanyalah isapan jempol belaka. Seakan akan lembaga itu sudah benar adanya menjalankan perintah konstitusi sebagai penyelenggara dan pengawas pemilu. 
Photo Endang bersama salah satu paslon menjelaskan banyak hal di Persidangan.FB
Semisal saja slogan Panwaslu tersebut kita sederhanakan menjadi “Muncung Senjata” yang sudah disiapkan pelurunya dan ada pada genggaman tangan Panwaslu Kota Jambi yang siap diberondongkan kepada pelaku pemberi dan penerima politik uang. 

Yang menjadi pertanyaan besar. Apakah Panwaslu Kota Jambi mau dan sanggup menembakkan pelurunya pada tersangka Hermansyah, Aviv Amrullah, Endang Priatun, Didik, dan Maulana sebagai pemberi dan pemilik uang??? 

Yang secara jelas dan terbuka menurut keterangan para saksi uang itu sumbernya dari Maulana. Jika senjata Panwaslu Kota Jambi hanya mampu memberondong Aviv Amrullah dan Hermansyah, maka dengan tegas Panwaslu Kota Jambi patut dicurigai karena tidak mampu menciptakan Pemilihan Kota Jambi yang bersih dan terhindar dari skema money politik. Masyarakat Kota Jambi Berharap Panwaslu Kota Jambi tidak masuk angin. (JP-Penulis Penggiat Medsos)
Share this article :

Posting Komentar