Home » , , , , , , » Ivan Wirata: Kembalikan Marwah DPRD Provinsi Jambi Sesuai Tufoksi Penghuninya

Ivan Wirata: Kembalikan Marwah DPRD Provinsi Jambi Sesuai Tufoksi Penghuninya

Written By jambipos-online on Kamis, 19 Juli 2018 | 08:35

H Ivan Wirata ST MM MT Caleg Potensial Golkar Menjemput Aspirasi Rakyat Muarojambi-Batanghari.IST
Jambipos Online, Jambi-Kerinduan dan niat H Ivan Wirata ST, MM, MT mencalonkan diri maju sebagai Caleg DPRD Provinsi Jambi dari Partai Golkar di daerah pemilihan Jambi 2 (Kabupaten Muarojambi dan Kabupaten Batanghari) ingin merubah marwah dan pandangan masyarakat Provinsi Jambi terhadap DPRD Provinsi Jambi pasca kasus "suap" pengesahan APBD Provinsi Jambi 2018 yang menjerat pejabat pemerintah dan Gubernur Jambi ZZ.

Melalui Partai Politik merupakan jalan satu-satunya untuk merubah anggapan negatif tersebut, yakni duduk menjadi Anggota di DPRD Provinsi Jambi. Visi Misi "Jambi Tuntas 2021" yang diusung Gubernur-Wakil Gubernur Jambi harus diselamatkan lewat tugas dan fungsi DPRD Provinsi Jambi.

Dengan slogan 4G : Golkar Bersih, Golkar Maju, Golkar Bangkit, Golkar Menang dan Motto “Ketika Orang Baik Tidak Berpolitik Maka Orang Jahatlah yang akan Berkuasa Ivan Wirata menyakinkan masyarakat Kabupaten Muarojambi dan Kabupaten Batanghari untuk membawa aspirasi ke gedung dewan.

Lewat politik, saya bisa berbuat untuk membangun Provinsi Jambi. Dengan niat dan ketulusan saya siapkan diri untuk berbuat dan bertanggung jawab ikut membangun Provinsi Jambi. Sudah saatnya marwah dan tufoksi Anggota DPRD Provinsi Jambi diperbaiki sehingga rakyat percaya dan iklas untuk memilih wakilnya di dewan.

Demikian penjelasan H Ivan Wirata saat bincang-bincang dengan Jambipos Online di kediamannya di Jelutung, Kota Jambi, Rabu (18/7/2018) pagi kemarin.

Menurutnya, anggapan dan kepercayaan masyarakat terhadap Anggota DPRD Provinsi Jambi yang duduk saat ini sudah pesimis. Hal ini pasca Operasi Tangkap Tangan (OTT) Tim Satgas KPK di Jambi November 2017 lalu. 

Dari keterangan para terpidana dan keterangan saksi-saksi di persidangan serta pernyataan KPK bahwa anggota dan pimpinan DPRD Provinsi Jambi terseret didalamnya. Tentu hal ini menimbulkan rasa pesimisme masyarakat terhadap anggota dewan dan tufoksinya sebagai wakil rakyat. 

"Bahkan yang miris lagi, dari hasil studi banding dewan ke sejumlah provinsi lain, tak pernah diimplementasikan dengan organisasi pemerintah daerah terkait apa hasil dari studi banding itu. Jadinya studi bandung hanya modus untuk jalan-jalan atau liburan bagi anggota dewan. Bahkan studi banding juga sebagai ajang tempat dan waktu perselingkuhan sesama oknum anggota dewan tersebut. Seperti mantan saya itu, bahkan BK DPRD Provinsi Jambi juga tak berkutik dalam mengusut kasus yang melibatkan oknum anggota dewan," ujarnya. 

Disebutkan, dalam pencapaian Visi dan Misi "Jambi Tuntas 2021" DPRD Provinsi Jambi juga harus ikut andil. Sudah seharusnya program-program Pemprov Jambi dievaluasi yang disampaikan kepada publik. 

"Seperti program pengadaan satu kecamatan satu alat berat. Sudah berapa persen program itu berjalan, seharusnya bisa dievaluasi dewan bersama dengan OPD yang bersangkutan. Namun sejauh ini semua berlalu begitu saja. Dewan harus mau mengkritisi pemerintah untuk kebaikan, dan harus bisa dipublikasikan kepada publik secara luas," ujar mantan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PU-PR) Provinsi Jambi ini.

(Baca: Rasa Optimisme Saya Tulus Untuk Membangun Jambi)

“Saat ini saya  memposisikan dirinya sebagai calon legislatif bersama Partai Golkar, dan ini saya lakukan hanyalah semata – mata berkeinginan untuk mendorong percepatan pembangunan di kedua daerah dapil saya itu dan daerah lainnya lewat tufoksi dewan," katanya.

Kata Ivan Wirata, jika dirinya terpilih, dia akan mengajak seluruh anggota DPRD Provinsi Jambi menyatukan visi dan misi dalam memperhatikan masyarakat dan pembangunan di daerah pemilihan masing-masing. Juga membangun sinergitas dengan pemerintah provinsi dan juga kabupaten kota dalam mewujudkan program pro rakyat.

Menyinggung soal kualitas caleg DPRD Provinsi Jambi, Ivan Wirata berpendapat, bahwa caleg yang maju harus paham soal Visi dan Misi Pemerintah Provinsi Jambi dan apa solusi untuk pencapaian visi misi tersebut. 

"Maju sebagai caleg tidak hanya ambisi semata dan keberadaan logistik, namun caleg dituntut juga akan pengetahuan soal Visi Misi Pemerintah sehingga bisa diawasi dan dapat dievaluasi bersama. Jadi caleg itu bukan hanya menguji keberuntungan, namun lebih penting memiliki niat baik untuk mensejahterakan rakyat lewat program-program yang diawasi dewan," kata Ivan Wirata yang kini menjabat sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah (Depidar) Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia (SOKSI) Provinsi Jambi ini. SOKSI merupakan organisasi pendiri Partai Golkar.

“Insya Allah, jika masyarakat di kedua daerah itu memilih saya, dengan segala upaya akan saya perjuangkan melalui DPRD Jambi untuk membangun daerah tersebut, apalagi Kabupaten Batanghari memiliki jumlah penduduk 266. 323  jiwa, sedangkan Kabupaten Muarojambi mencapai 378.464 jiwa,” katanya.

Ditanya soal dapil Jambi 2 (Kabupaten Batanghari-Muarojambi) Ivan Wirata mengatakan, di kedua daerah itu namanya dan elektabilitas dan popularitasnya lebih tinggi. 

“Saya nomor urut caleg 4 dari Partai Nomor Urut 4 dan Juga Nomor Urut 4 Saat Pilkada Muarojambi. Dengan ingat Nomor 4, semoga masih ingat Ivan Wirata. Semoga Tuhan mengabulkan niat baik saya untuk menyuarakan aspirasi di dewan untuk memperjuangkan kesejahteraan masyarakat,” imbuhnya.

“Jika saya duduk di dewan, banyak buah pemikiran saya yang saya mau terapkan dengan bersama-sama dengan anggota dewan yang lain. Kita harus mendorong pemerintah berikut OPD-nya untuk bahu-membahu dalam membangun secara nyata. Sejumlah program pembangunan harus dieksekusi tidak hanya dalam bentuk wacana semata. Program itu misalnya Islamic Center, Sport Center di Sungai Gelam Muarojambi, Pelabuhan Ujung Jabung, FlayOver Tugu Juang, Pembangunan Sekolah Baru dan masih banyak lainnya,” ujar Ivan Wirata. (JP-Asenk Lee)

Share this article :

Posting Komentar