Wali Kota Jambi Sampaikan LKPJ Tahun 2025 dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Jambi


cover
jambikota.go.id | Pemerintah Kota Jambi

Jambipos Online, Jambi- Wali Kota Jambi Dr. dr. H. Maulana, M.K.M, bersama Wakil Wali Kota Jambi Diza Hazra Aljosha, S.E., M.A, menghadiri Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Jambi dalam agenda penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Wali Kota Jambi Tahun 2025. Rapat tersebut berlangsung di Ruang Rapat Swarna Bumi DPRD Kota Jambi, Selasa (31/03/2026).

Rapat paripurna tersebut di pimpin langsung ketua DPRD kota Jambi Kemas Faried Alfarelly. S.E, dengan turut dihadiri oleh anggota DPRD Kota Jambi dan unsur Forkopimda, serta Instansi Vertikal Kota Jambi.

Penyampaian LKPJ ini merupakan amanat peraturan perundang-undangan, sebagaimana diatur dalam Permendagri Nomor 18 Tahun 2020 sebagai pelaksanaan Peraturan Pemerintah Nomor 13 Tahun 2019 tentang laporan dan evaluasi penyelenggaraan pemerintahan daerah, yang mewajibkan kepala daerah menyampaikan LKPJ kepada DPRD satu kali dalam satu tahun, paling lambat tiga bulan setelah tahun anggaran berakhir.

Dalam laporannya, Wali Kota Jambi Maulana memaparkan capaian kinerja Pemerintah Kota Jambi sepanjang Tahun 2025 yang mencakup indikator makro daerah, pengelolaan keuangan daerah, serta penyelenggaraan urusan pemerintahan.

Dari sisi indikator makro daerah, meskipun perekonomian global mengalami perlambatan akibat dinamika geopolitik, perekonomian Kota Jambi tetap menunjukkan kinerja positif. Pertumbuhan ekonomi meningkat dari 4,88 persen pada tahun 2024 menjadi 5,13 persen pada tahun 2025. Pendapatan per kapita berdasarkan PDRB harga berlaku juga mengalami peningkatan dari Rp68,5 juta menjadi Rp73,6 juta per tahun. Disisi lain, ketimpangan ekonomi yang diukur melalui Indeks Gini berhasil ditekan dari 0,395 menjadi 0,339.

Kinerja ekonomi tersebut didukung oleh meningkatnya aktivitas investasi dan penguatan sektor unggulan, serta kebijakan Pemerintah Kota Jambi dalam mendorong pertumbuhan UMKM dan peningkatan konektivitas serta infrastruktur kota. Tingkat inflasi sepanjang tahun 2025 juga berhasil dikendalikan pada kisaran 2±1 persen, dengan inflasi tahunan sebesar 3,03 persen, lebih rendah dari inflasi Provinsi Jambi sebesar 3,71 persen.

Selain itu, angka kemiskinan berhasil ditekan dari 7,73 persen pada tahun 2024 menjadi 7,69 persen pada tahun 2025, seiring dengan penurunan tingkat pengangguran terbuka dari 7,38 persen menjadi 7,08 persen. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Jambi juga meningkat dari 81,77 pada tahun 2024 menjadi 82,32 pada tahun 2025, yang menunjukkan peningkatan kualitas hidup masyarakat.

image-content
jambikota.go.id | Pemerintah Kota Jambi

Dalam aspek pengelolaan keuangan daerah, realisasi Pendapatan Daerah Kota Jambi Tahun 2025 mencapai Rp2,008 triliun atau 101,46 persen dari target Rp1,980 triliun. Angka ini meningkat sebesar Rp243,78 miliar atau 13,81 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Pendapatan Asli Daerah (PAD) terealisasi sebesar Rp618,98 miliar atau 108,10 persen dari target, meningkat signifikan sebesar Rp163,72 miliar atau 35,96 persen dibandingkan tahun 2024. Sementara itu, pendapatan transfer terealisasi sebesar Rp1,389 triliun atau 101,18 persen dari target.

Di sisi belanja daerah, realisasi mencapai Rp1,848 triliun atau 92,74 persen dari target Rp1,992 triliun (sebelum audit BPK RI), yang terdiri dari belanja operasi sebesar Rp1,476 triliun, belanja modal Rp369,78 miliar, belanja tidak terduga Rp1,233 miliar, serta belanja transfer Rp150 juta. Dibandingkan tahun 2024, realisasi belanja daerah meningkat sebesar Rp47,838 miliar atau 2,66 persen.

Lebih lanjut, Wali Kota Jambi juga menyampaikan capaian penyelenggaraan urusan pemerintahan daerah yang berfokus pada pelaksanaan visi “Kota Jambi sebagai Kota Perdagangan dan Jasa yang Bersih, Aman, Harmonis, Agamis, Inovatif dan Sejahtera (Kota Jambi Bahagia 2030)” melalui 11 Program Unggulan Daerah.

Di sektor pendidikan, Pemerintah Kota Jambi mengalokasikan anggaran sebesar Rp476,14 miliar atau 22,54 persen dari APBD, melampaui ketentuan minimal 20 persen. Melalui Program Kartu Bahagia, bantuan pendidikan sebesar Rp3 miliar telah disalurkan kepada 2.006 siswa kurang mampu. Indikator pendidikan juga menunjukkan capaian positif, dengan Harapan Lama Sekolah (HLS) mencapai 15,56 tahun dan Rata-rata Lama Sekolah (RLS) meningkat menjadi 11,59 tahun.

Di sektor kesehatan, cakupan kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) mencapai 99,91 persen dari target 98,6 persen. Program jaminan sosial ketenagakerjaan juga telah mencakup ribuan pekerja rentan, ketua RT, PHL, dan petugas syara’, dengan total santunan lebih dari Rp1,6 miliar.

Angka prevalensi stunting berhasil ditekan secara signifikan dari 10,3 persen pada tahun 2024 menjadi 1,75 persen pada tahun 2025. Program cek kesehatan gratis di puskesmas juga mencatat partisipasi sebanyak 118.602 orang.

Dalam upaya perlindungan sosial dan pengendalian ekonomi, Pemerintah Kota Jambi menyalurkan bantuan sembako, melaksanakan operasi pasar, memberikan bantuan peralatan bagi warga sakit dan disabilitas, serta memperluas jaringan gas rumah tangga sebanyak 13.235 sambungan, dengan potensi tambahan hingga 50 ribu sambungan.

image-content
jambikota.go.id | Pemerintah Kota Jambi

Sementara itu, di sektor ekonomi dan investasi, realisasi investasi PMDN mencapai Rp1,317 triliun. Berbagai program unggulan seperti BAN HARKAT, BALIKAT, RUMEL, dan Bahagia Berbudaya turut mendorong peningkatan produktivitas dan daya saing masyarakat, di antaranya melalui pelatihan bagi lebih dari 2.000 orang, pelaksanaan job fair dengan 13 ribu lowongan kerja, program magang ke Jepang, serta dukungan pembiayaan kredit berbunga rendah sebesar Rp111,4 miliar.

Selain itu, Pemerintah Kota Jambi juga menyalurkan bantuan usaha bagi UKM lebih dari Rp5 miliar, memfasilitasi pembentukan 68 Koperasi Merah Putih, serta memperkuat sektor pemuda, budaya, dan pariwisata melalui penyediaan ruang publik seperti Rumel Rawasari dan Banjuran Budayo.

Revitalisasi Taman Remaja menjadi Banjuran Budayo juga berhasil direalisasikan dengan dukungan BAZNAS RI dan pihak swasta.

Berbagai kegiatan festival budaya, event ekonomi kreatif, serta sport tourism juga terus digelar guna meningkatkan daya tarik Kota Jambi sebagai destinasi wisata dan pusat aktivitas masyarakat.

Secara keseluruhan, capaian pembangunan Kota Jambi sepanjang Tahun 2025 menunjukkan kemajuan yang signifikan, baik dari aspek pelayanan dasar, penguatan ekonomi, perlindungan sosial, hingga pengembangan budaya dan pariwisata, sebagai wujud komitmen Pemerintah Kota Jambi dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat dan Kota Jambi Bahagia 2030.(JPO-ADV)

0 Komentar

Komentar Dilarang Melanggar UU ITE