Wali Kota Jambi Paparkan Capaian 11 Program Unggulan Dalam LKPJ 2025

cover
jambikota.go.id | Pemerintah Kota Jambi

Jambipos Online, Jambi - Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi di bawah kepemimpinan Dr. dr. H. Maulana, M.K.M , bersama Wakil Wali Kota Diza Hazra Aljosha, S.E., M.A, secara komprehensif mewujudkan berbagai capaian pembangunan daerah. Hal itu disampaikan dalam Rapat Paripurna penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Wali Kota Jambi Tahun 2025.

Rapat paripurna tersebut digelar pada Selasa (31/03/2026) di Ruang Rapat Swarna Bumi DPRD Kota Jambi, sebagai bentuk akuntabilitas kinerja pemerintah daerah kepada legislatif dan masyarakat.

Dalam pemaparannya, Wali Kota Jambi Maulana menegaskan komitmen mewujudkan visi besar pembangunan daerah yakni “Kota Jambi sebagai Kota Perdagangan dan Jasa yang Bersih, Aman, Harmonis, Agamis, Inovatif dan Sejahtera, atau Kota Jambi Bahagia 2030.”

Untuk mendukung visi tersebut, Pemerintah Kota Jambi telah menetapkan 11 Program Unggulan Daerah yang sepanjang tahun 2025 terbukti mampu memperkuat fondasi pembangunan dan meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Penguatan Sektor Pendidikan dan Kesehatan

Di sektor pendidikan, Pemkot Jambi mengalokasikan anggaran sebesar Rp476,14 miliar atau 22,54 persen dari total APBD 2025, melampaui ketentuan minimal 20 persen sebagaimana amanat konstitusi.

Melalui Program Kartu Bahagia, bantuan pendidikan sebesar Rp3 miliar telah disalurkan kepada 2.006 siswa SD dan SMP dari keluarga kurang mampu.

Capaian indikator pendidikan juga menunjukkan hasil positif, dengan:

Harapan Lama Sekolah (HLS) mencapai target 15,56 tahun.

Rata-rata Lama Sekolah (RLS) melampaui target menjadi 11,59 tahun.

Selain itu, Pemkot Jambi berhasil memperjuangkan pembangunan Sekolah Rakyat dengan hibah lahan seluas 5,5 hektare dan investasi sekitar Rp250 miliar dari pemerintah pusat.

Di bidang kesehatan, cakupan kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) berhasil mencapai 99,91 persen, melampaui target 98,6 persen.

Program jaminan sosial ketenagakerjaan juga menyasar 3.000 pekerja rentan, 1.650 Ketua RT, 1.114 PHL, dan 1.316 petugas syara’, dengan total santunan lebih dari Rp1,6 miliar.

Penurunan angka stunting menjadi capaian signifikan, dari 10,3 persen pada 2024 menjadi 1,75 persen pada 2025. Upaya ini diperkuat melalui program peningkatan gizi dan dukungan program nasional.

Perlindungan Sosial dan Penguatan Ekonomi

Pemkot Jambi juga terus mengurangi beban masyarakat melalui berbagai program bantuan, seperti sembako, operasi pasar, bantuan alat kesehatan bagi warga sakit dan disabilitas, serta perluasan jaringan gas rumah tangga sebanyak 13.235 sambungan dengan potensi tambahan 50 ribu sambungan.

Di sektor ekonomi, realisasi investasi Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) mencapai Rp1,317 triliun.

Berbagai program unggulan seperti BAN HARKAT, BALIKAT, RUMEL, dan Bahagia Berbudaya turut mendorong pertumbuhan ekonomi, peningkatan keterampilan, serta penciptaan lapangan kerja.

Hasilnya antara lain:

Pelatihan tematik bagi lebih dari 2.000 peserta

Job Fair dengan 13 ribu lowongan kerja

Program magang ke Jepang

Penyaluran kredit berbunga rendah Rp111,4 miliar

Bantuan usaha UMKM lebih dari Rp5 miliar

Pembentukan 68 Koperasi Merah Putih

Pembangunan Infrastruktur dan Kota Tangguh

Dalam mewujudkan kota tangguh, sejumlah indikator infrastruktur menunjukkan peningkatan signifikan:

1. Jalan mantap mencapai 71,57 persen (371,602 km)

Cakupan air minum 84,27 persen (107.040 sambungan rumah)

2. Akses sanitasi aman 6,31 persen

3. Penanganan kawasan rawan banjir mencapai 124,42 persen dari target

Pemkot Jambi juga mendorong proyek strategis seperti pembangunan kolam retensi Telago Kajang Lako dengan dukungan pembiayaan lintas sumber, termasuk kerja sama internasional.

Penataan kawasan kota turut dilakukan melalui revitalisasi ruang publik seperti kawasan Kota Tua, Menara Air, serta Taman Remaja yang kini menjadi Banjuran Budayo sebagai ruang publik modern dan representatif.

Selain itu, Pemkot Jambi mulai menginisiasi transportasi ramah lingkungan melalui pengadaan bus listrik dan angkutan feeder berbasis listrik.

Perumahan, Lingkungan, dan Kampung Bahagia

Di sektor perumahan, capaian penyediaan rumah layak huni mencapai 92,20 persen dari target.

Sebanyak 2.955 rumah tidak layak huni telah ditangani hingga 2025, dengan 207 unit direalisasikan pada tahun tersebut melalui berbagai program, termasuk dukungan pemerintah pusat, provinsi, dan Baznas.

Program Kampung Bahagia menjadi inovasi berbasis masyarakat dengan pelaksanaan pilot project di 67 RT. Program ini menghasilkan 651 kegiatan, terdiri dari pembangunan fisik dan kegiatan sosial, dengan tingkat efektivitas mencapai 135 hingga 150 persen.

Reformasi Birokrasi dan Pelayanan Publik

Dalam tata kelola pemerintahan, Pemkot Jambi menjalankan Program Apel Kota dan BALAP (Bahagia Berintegritas Layanan Anti Pungli).

Sepanjang 2025, sebanyak 5.628 tenaga honorer telah diangkat menjadi PPPK, serta dilakukan pengembangan kapasitas ASN melalui pelatihan, talent pool, dan kerja sama internasional.

Melalui Call Center Bahagia, pemerintah menghadirkan layanan pengaduan masyarakat 24 jam. Dari 6.152 panggilan yang masuk, 97,15 persen telah ditindaklanjuti.

Dukungan Pembiayaan dan Kolaborasi

Wali Kota Jambi juga menyampaikan bahwa sepanjang 2025, Pemkot berhasil menghimpun dukungan pembiayaan pembangunan dari berbagai sumber sebesar lebih dari Rp1,7 triliun di luar APBD, meliputi APBN, APBD Provinsi, kerja sama internasional, CSR, hingga Baznas.

Apresiasi dan Komitmen Berkelanjutan

Mengakhiri penyampaian LKPJ, Wali Kota Jambi menyampaikan apresiasi kepada pimpinan dan anggota DPRD Kota Jambi, seluruh pemangku kepentingan, serta masyarakat atas dukungan dalam pembangunan daerah.

“Pemerintah Kota Jambi akan terus melanjutkan kinerja yang sudah baik serta melakukan evaluasi untuk perbaikan ke depan, agar manfaat pembangunan semakin dirasakan masyarakat,” ujarnya.

Melalui capaian ini, Pemkot Jambi optimistis langkah menuju terwujudnya Kota Jambi Bahagia 2030 semakin nyata, dengan pembangunan yang inklusif, berkelanjutan, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.(JPO-ADV) 


0 Komentar

Komentar Dilarang Melanggar UU ITE