Info Terkini

10/recent/ticker-posts

Widget HTML

 


Komisi IV DPRD Provinsi Jambi Mendorong Transparansi Penerimaan PPDB

Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Jambi, Fadli Sudria.

Jambipos, Jambi- Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Jambi, Fadli Sudria meminta Pemerintah Provinsi Jambi melalui Dinas Pendidikan Provinsi Jambi agar transparan dalam proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMAN se Provinsi Jambi. Juga soal uang transpormasi guru-guru dari sekolah-sekolah favorit ke sekolah-sekolah non-favorit. Langkah ini diambil untuk mengubah mindset masyarakat yang sering kali memaksa keberadaan sekolah unggulan dan tidak unggul.

Fadli Sudria menekankan bahwa langkah pertama ke depan adalah mentransformasikan guru-guru yang ada di sekolah-sekolah menengah favorit ke sekolah-sekolah non-favorit. Ini termasuk pergantian Kepala Sekolah, agar tidak ada lagi animo masyarakat yang memaksa untuk memasukkan anak mereka ke sekolah favorit tersebut. 

“Kami menegaskan bahwa langkah pertama ke depan adalah mentransformasikan guru-guru yang ada di sekolah favorit ini ke sekolah non-favorit, mulai dari Kepala Sekolah harus bergeser. Dengan demikian, tidak akan ada lagi desakan dari masyarakat untuk masuk ke sekolah favorit tersebut,” ujar Fadli Sudria.

Fadli Sudria juga menjelaskan bahwa ia telah mengkomunikasikan hal ini kepada Kepala Dinas Pendidikan dan seluruh Kepala Sekolah Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri dalam sebuah hearing yang diadakan beberapa waktu lalu. 

“Dalam hearing yang kami adakan beberapa waktu lalu, kami mengundang Kepala Dinas Pendidikan, para Kepala Bidang, dan para Kepala Sekolah dari SMA Negeri 1, SMA Negeri 2, SMA Negeri 3, SMA Negeri 4, dan SMA Negeri 5,” jelasnya.

Hearing tersebut juga membahas polemik yang terjadi terkait pelaksanaan penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) untuk tahun ajaran 2023 di Kota Jambi. 

“Kami memanggil beberapa kepala sekolah yang disebut sebagai sekolah favorit 1 hingga 5, karena ada laporan dari masyarakat mengenai kesenjangan dalam penerimaan PPDB. Kami melakukan klarifikasi terhadap hal tersebut,” tambahnya.

Langkah yang diambil oleh Fadli Sudria ini merupakan upaya untuk menciptakan transparansi dalam sistem pendidikan di Provinsi Jambi. Diharapkan dengan adanya transpormasi guru dan pengawasan yang lebih ketat terhadap penerimaan PPDB, akan tercipta kesempatan yang lebih adil bagi seluruh calon siswa. Semua pihak diharapkan dapat bekerja sama untuk memajukan pendidikan di Provinsi Jambi menuju standar yang lebih baik dan merata.(*)

Berita Lainnya

Posting Komentar

0 Komentar