Home » , » Selamat Jalan BJ Habibie

Selamat Jalan BJ Habibie

Written By jambipos-online on Rabu, 11 September 2019 | 21:04

Innalillahi wa inna ilaihi rajiun. Selamat jalan Bapak BJ Habibie.
BJ Habibie Dimakamkan Besok Kamis 12 September 2019

Jakarta- Jenazah Presiden ke-3 RI BJ Habibie akan disemayamkan di rumah duka, Patra Kuningan, Jaksel setelah dimandikan dari RSPAD Gatot Soebroto. Berdasarkan informasi, jenazah teknokrat andal Indonesia itu bakal dimakamkan, Kamis (12/9/2019), di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, tepat berdampingan dengan pusara isteri tercinta, Ainun Habibie.

Sementara di rumah duka sudah dilakukan persiapan seperti memasang tenda hingga lampu penerangan. Habibie meninggal dunia di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta Pusat, Rabu (11/9/2019) petang setelah menjalani perawatan intensif dalam beberapa hari terakhir.

Menurut keluarga, Habibie menghembuskan nafas terakhirnya pada pukul 18.05 WIB setelah kondisinya melemah sekitar pukul 17.00 WIB. Habibie meninggal dunia dikelilingi segenap keluarga besarnya.

Sewaktu membesuk Habibie yang berbaring lantaran sakit tua, mantan Ketum Golkar dan Ketua DPR Akbar Tanjung menyatakan bangsa ini masih membutuhkan sosok almarhum. Namun Tuhan berkehendak lain.

BJ Habibie memimpin Indonesia pada masa krisis dan transisi dari orde baru ke reformasi. Habibie berjasa dalam demokrasi setidaknya membebaskan banyak tahanan politik dan menjamin kebebasan pers. Dia pula yang menggelar referendum di Timor Timur yang sekarang menjadi negara merdeka, Timor Leste.

Hari Berkabung Nasional

Menteri Sekretaris Negara Pratikno menginstruksikan pengibaran bendera setengah tiang 3 hari berturut-turut atas wafatnya presiden ketiga Republik Indonesia Bacharuddin Jusuf Habibie di Jakarta, Rabu (11/9/2019).

Presiden Ketiga RI BJ. Habibie menghadiri buka puasa bersama ICMI di 2016. ( Foto: BeritaSatu Photo / Emral Firdiansyah )
Instruksi yang disampaikan dalam surat edaran bernomor B- 1010/M.Sesneg/Set/TU.00/09/2019 itu juga menetapkan tanggal 12 sampai 14 September 2019 sebagai hari berkabung nasional.

"Untuk memberikan penghormatan yang setinggi-tingginya kepada putra terbaik bangsa, Bapak Bacharuddin Jusuf Habibie, yang wafat pada tanggal 11 September 2019 di Jakarta," tulis Mensesneg dalam surat edaran yang diterima di Jakarta, Rabu (11/9/2019).

Sesuai dengan Pasal 12 ayat 4, 5, dan 6 Undang-Undang Nomor 24 tahun 2009 tentang Bendera, Bahasa, dan Lambang Negara, serta Lagu Kebangsaan, Mensesneg memohon agar seluruh pimpinan Lembaga Negara, Gubernur Bank Indonesia, para menteri, Jaksa Agung, Panglima TNI, Kapolri, pimpinan lembaga nonstruktural, pimpinan lembaga pemerintah nonkementerian, gubernur, bupati, wali kota, pimpinan BUMN atau BUMD, serta Kepala Perwakilan Republik Indonesia di Luar Negeri beserta jajarannya untuk mematuhi instruksi tersebut.

Selanjutnya, Mensesneg meminta kepada gubernur, bupati, dan wali kota untuk menyampaikan instruksi tersebut kepada masyarakat luas.

Presiden ketiga RI B.J. Habibie wafat di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Subroto Jakarta, Rabu pukul 18.05 WIB, kata putra kedua Habibie Thareq Kemal Habibie.

Tim dokter kepresidenan, menurut Thareq, sudah bekerja dengan baik selama Habibie dirawat mulai 1 September.

Golkar: Selamat Jalan Bapak Teknologi dan Demokrasi

Ketua DPP Partai Golkar, Ace Hasan Syadzily mengungkapkan, partainya sangat kehilangan sosok BJ Habibie. Selain sesepuh Partai Golkar, Habibie merupakan salah satu Presiden Indonesia yang banyak mengukir sejarah dan dikenang sebagai Bapak Demokrasi Indonesia.

"Partai Golkar sangat kehilangan atas wafatnya Presiden Habibie. Beliau salah satu Presiden Indonesia yang mengukir sejarah dan terkenang jasa-jasanya sebagai Bapak Demokrasi Indonesia. Beliau memuluskan jalan bagi proses transisi demokrasi Indonesia yang kita nikmati saat ini," kata Ace Hasan kepada wartawan, Rabu (11/9/2019).

Ace mengatakan, Indonesia mampu melewati badai dari ancaman terfragmentasi dan terpecah di bawah kepemimpinan Presiden Habibie. Tak hanya itu, fondasi demokrasi yang kuat dan solid mampu diletakkan Presiden Habibie yang memimpin Indonesia dalam waktu singkat.

"Selain itu, di bawah kepemimpinannnya, Presiden Habibie menyelamatkan ekonomi Indonesia dari krisis yang dapat memporak-pondakan negara kita," katanya.

Untuk itu, Partai Golkar merasa sangat kehilangan sosok Habibie. Mewakili Partai Golkar, Ace menyatakan duka cita yang mendalam atas kepergian Ketua Dewan Kehormatan Partai Golkar tersebut.

"Partai Golkar sungguh sangat kehilangan. Kami sangat berduka atas kepergian beliau. Hingga akhir hayatnya, almarhum tercatat sebagai Ketua Dewan Kehormatan Partai Golkar," ungkapnya.

"Selamat jalan Presiden Habibie. Selamat jalan Bapak Teknologi Indonesia & Bapak Demokrasi Indonesia," tambah Ace.

Polri: Habibie Bapak Demokrasi Indonesia

“Polri turut menghaturkan bela sungkawa dan rasa duka cita yang mendalam atas wafatnya presiden RI ke 3. Beliau bapak demokrasi dan bapak kemajuan teknologi Indonesia,” kata Karo Penmas Polri Brigjen Dedi Prasetyo, Rabu (11/9/2019).

Habibie, masih kata Dedi, merupakan putra terbaik bangsa Indonesia. Seluruh bangsa merasa kehilangan dan mendoakan semoga arwah lelaki kelahiran Pare-Pare mendapat tempat yang terbaik di sisi-Nya.

Habibie meninggal dunia karena sudah berusia tua sehingga sejumlah organ dalam tubuhnya mengalami degenerasi. Salah satunya adalah jantung. (*)

Sumber: BeritaSatu.com
 
Share this article :

Posting Komentar