Home » , , » Polri: KKB Dibantu Masyarakat Bunuh Pekerja Konstruksi

Polri: KKB Dibantu Masyarakat Bunuh Pekerja Konstruksi

Written By jambipos-online on Rabu, 05 Desember 2018 | 08:33

Pasukan Brimob dari Timika tiba di Wamena, 4 Desember 2018. Pasca penembakan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) yang diduga menewaskan 31 karyawan PT Istika Karya saat melakukan pengerjaan jalur Trans Papua di Kali Yigi dan Kali Aurak Distrik Yigi, Kabupaten Nduga, Papua pada 2 Desember lalu, aparat keamanan pun ditambah untuk mengamankan situasi di daerah tersebut. ( Foto: Antara / Iwan Adisaputra )
“Peristiwa ini dilakukan oleh kelompok KKB pimpinan Egianus Kogoya. Kelompok KKB ini juga menyerang Pos TNI."

Jambipos Online, Jakarta — Tragedi pembantaian pekerja proyek infrastruktur di Papua oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) menemukan fakta yang tak biasa tentang keterlibatan masyarakat setempat.

Fakta ini terkuak setelah pasukan gabungan TNI-Polri yang hampir berhasil menembus lokasi kejadian di Distrik Yagi pada Selasa (4/12/2018) pukul 06.30 WIT.

“Peristiwa ini dilakukan oleh kelompok KKB pimpinan Egianus Kogoya. Kelompok KKB ini juga menyerang Pos TNI dengan dukungan masyarakat kurang lebih sebanyak 250 orang,” kata Kabid Humas Polda Papua Kombes AM Kamal, Selasa (4/12/2018).

Perwira menengah Polri ini juga menjelaskan empat warga yang berhasil meloloskan diri dari pembantaian sadis itu sedang dievakuasi ke Wamena dan tim medis sudah menjemput di sekitar Habema.

“Tindakan kepolisian yang dilakukan yakni melakukan evakuasi korban selamat ke Wamena. Juga melakukan pengejaran terhadap KKB,” tambahnya.

Mereka yang selamat itu adalah:
1. Martinus Sampe (Karyawan Istaka) luka tembak dikaki kiri;
2. Jefrianto (Istaka) luka tembak di pelipis kiri;
3. Irawan (karyawan Telkomsel);
4. John (petugas Puskesmas).

Dari ke empat orang tersebut itulah didapatkan keterangan bahwa pos TNI yang berada di Distrik Mbuma telah hancur diserang dan satu anggota TNI meninggal dunia.(*)



Sumber: BeritaSatu.com
Share this article :

Posting Komentar