Home » » Sebelum Dibangun, Izin Rumah Ibadah Diverifikasi

Sebelum Dibangun, Izin Rumah Ibadah Diverifikasi

Written By jambipos-online on Rabu, 24 Oktober 2018 | 20:52

Bupati Merangin H Al Haris menjadi narasumber pada acara Forum Kerukunan Umat Beragama.
Jambipos Online, Bangko-Sebelum dibangun, izin pengajuan rencana pembangunan rumah ibadah harus terlebih dahulu diverifikasi, sehingga jika sudah dibangun tidak akan ada masalah dikemudian hari.

Hal tersebut ditegaskan Bupati Merangin H Al Haris ketika menjadi narasumber pada acara Sosialisasi Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) di Aula Dinas Kesbangpol Merangin kemarin (16/10/2018).

Jangan sampai lanjut bupati, pembangunan rumah ibadah itu jaraknya terlalu dekat dengan rumah ibadah yang telah dulu dibangun. Hal ini bisa menimbulkan masalah, bisa saja tentang kiblatnya atau akan terjadi perebutan jemaah.

Di salah satu desa di Merangin ada sekelompok orang membangun masjid, padahal di desa itu sudah ada masjidnya. Bahkan antara masjid yang dibangun itu sangat dekat dengan masjid yang sudah ada.

‘’Benar, akhirnya di desa itu terjadi perebutan jemaah antara masjid yang baru dengan masjid  yang lama. Untuk membangun rumah ibadah itu, kita juga harus melihat berapa banyak jumlah masyarakatnya,’’terang Bupati.

Untuk pengajuan izin rencana pembangunan rumah ibadah itu jelas bupati, pertama harus ada berita acara dari RT dan RW, kemudian ada rekomendasi dari Forum Kerukunan Umat Beragama.

Sementara itu Wabup Merangin H Mashuri yang membuka acara Sosialisasi Kerukunan Umat Beragama itu mengatakan, sangat berterimakasih kepada FKUB karena pada pelaksanaan Pilkada Merangin berlangsung aman dan lancar.

Tidak terjadi konflik terkait isu-isu yang mengatasnamakan agama. "Ini juga harus terjadi pada Pemilihan presiden RI dalam waktu dekat. "FKUB sarana kuat mempersatukan umat beragama di Merangin,’’ujar Wabup.

Bupati menambahkan, semua peserta sosialisasi FKUB adalah wakil dari semua agama yang ada di Kabupaten Merangin. Forum ini nanti akan merumuskan hal-hal penting yang terjadi di masyarakat.

Tidak hanya itu tapi juga berbagai isu-isu yang berkembang di masyarakat. FKUB ini terang bupati, nanti yang akan menjamin keamanan dan kerukunan umat beragama di Merangin.

‘’Meskipun Merangin saat ini dalam kondisi aman dan tenang, FKUB harus lebih waspada. Sekarang ini agama bisa diangkat menjadi isu-isu politik, hal ini harus diwaspadai dan diredam oleh FKUB,’’pinta Bupati. (JP-Teguh/Humas)
Share this article :

Posting Komentar