Dalam pisah sambut dan silaturahmi Kepala BNN di Rumah Dinas Gubernur Jambi, Senin, (3/9/2018) M.Toha mengatakan selama dirinya bertugas sebagai Kepala BNN, baginya tugasnya tersebut merupakan ladang amal karena dapat menolong generasi muda dari bahaya narkoba.
     
"Tidak terasa saya akan akhiri pekerjaan saya dan terus terang saja di BNN ini merupakan ladang amal bagi saya karena bagaimana cara kita mencegah anak-anak muda jangan sampai tersentuh apalagi sebagai pecandu narkoba," kata M.Toha. 
     
Dirinya berharap khusus di Jambi ke depan angka penggunaan narkoba dapat berkurang drastis sehingga Jambi tidak lagi berada di tingkat bahaya narkoba. 
     
"Pada tahun 2017 Jambi ranking 4 se-Indonesia dan secara pribadi saya sangat prihatin melihat kondisi ini. Kita mengharapkan adanya perubahan ke arah yang lebih baik lagi, jangan ada lagi peredaran narkoba yang cukup besar di Jambi ini," ujarnya. 
     
Dirinya juga berharap Kepala BNN Provinsi Jambi yang baru, Heru Pranoto dapat bersinergi dan melaksanakan kegiatan BNN lebih baik lagi. 
     
Dirinya juga berpesan kepada seluruh masyarakat Provinsi Jambi apabila ada keluarga yang terkena atau pecandu narkoba jangan dibiarkan atau dijauhi, tapi harus dirangkul dan diajak berobat.
     
Kepala BNN Provinsi Jambi Kombes Pol Heru Pranoto berharap agar dirinya dan jajaran BNN Provinsi Jambi bisa bekerja sebaik-baiknya dan bersineergi dengan semua pihak terkait di Jambi.
     
Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Jambi Fachrori Umar yang hadir dalam pisah sambut Kepala BNN itu menyampaikan atas nama masyarakat dan pemerintah mengucapkan terima kasih kepada Brigjen Pol M.Toha Suharto atas dedikasinya selama mengemban tugas di Jambi. 
     
"Telah banyak keberhasilan beliau dalam penanganan narkoba di Provinsi Jambi ini," kata Fachrori.
     
Plt Gubernur Jambi juga mengajak seluruh komponen masyarakat untuk bahu-membahu memberantas peredaran narkoba karena itu merusak generasi muda. 
     
Menurutnya kejahatan narkoba dapat melemahkan sendi-sendi kehidupan berbangsa dan bernegara, sebab itu semua elemen masyarakat harus melakukan langkah-langkah yang terpadu untuk melawan dan memberantas narkoba. 
     
"Kita harus bersinergi dalam memberantas narkoba, jangan hanyut dalam rutinitas kita sehari-hari, tindakan nyata dari seluruh elemen mulai dari BNN, Polri, pemerintah daerah, LSM dan masyarakat semua harus betul-betul dijalankan," ujarnya.(*)