Home » , » 1 Tewas dan 10 Luka Akibat Gempa Donggala

1 Tewas dan 10 Luka Akibat Gempa Donggala

Written By jambipos-online on Jumat, 28 September 2018 | 20:59

Seorang anak berjalan di depan rumah yang rusak akibat gempa 7,7 SR di Kecamatan Sinreja Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah, 28 September 2018. ( Foto: Twitter )
Gempa dirasakan sangat keras terjadi di Kecamatan Sirenja, Kabupaten Donggala.Korban tertimpa oleh bangunan yang roboh.

Jambipos Online, Donggala - Dampak gempa dengan kekuatan M 6 yang berpusat di darat pada kedalaman dangkal mengguncang wilayah Donggala, Sulawesi Tengah. Badan Metereologi Klimatologi Geofisika (BMKG) telah memutakhirkan kejadian gempa yang semula M 5,9 menjadi M 6 dengan pusat gempa 2 km arah utara Kota Donggala pada kedalaman 10 km pada Jumat (28/9/2018) pukul 14.00.00 WIB. Akibat dampak gempa, satu tewas dan 10 orang luka-luka.

"Sumber gempa berasal dari sesar Palu Koro," kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho mengutip data BMKG, Jumat (28/9/2018).

Berdasarkan analisis peta guncangan gempa, dilaporkan dirasakan di daerah Donggala IV MMI, Palu III MMI, Poso II MMI. "Gempa tidak berpotensi tsunami," kata Sutopo.

Sutopo mengatakan, berdasarkan data sementara dari BPBD Kabupaten Donggala tercatat 1 orang meninggal dunia, 10 orang luka-luka dan puluhan rumah rusak. "Korban tertimpa oleh bangunan yang roboh," kata dia.

Sutopo mengatakan, evakuasi masih dilakukan oleh petugas. Begitu halnya pendataan dan penanganan darurat masih dilakukan. "Posko BNPB telah mengkonfirmasi ke BPBD Kabupaten Donggala terkait dampak gempa," kata dia.

Dia mengatakan, sebagian masyarakat masih berada di luar rumah dan berada di tempat aman.

Gempa dirasakan di wilayah Kabupaten Donggala, Kota Palu dan Parigi Moutong. Secara umum gempa dirasakan berintensitas sedang selama 2-10 detik. "Gempa dirasakan beberapa kali karena adanya gempa susulan," kata dia.

Gempa dirasakan sangat keras terjadi di Kecamatan Sirenja, Kabupaten Donggala karena dekat dengan pusat gempa. "Beberapa rumah roboh dan rusak akibat gempa dan masyarakat berhamburan keluar rumah," kata dia.(*)



Sumber: BeritaSatu.com
Share this article :

Posting Komentar