Home » » Yolla Primadona Atlet Silat Sekaligus Aktor Bintang Laga

Yolla Primadona Atlet Silat Sekaligus Aktor Bintang Laga

Written By jambipos-online on Selasa, 21 Agustus 2018 | 12:29


Silat itu kita, silat itu Indonesia. Bagi Yolla Primadona pencak silat adalah harmoni kehidupannya. Prima demikian sapaan akrabnya, mengenal suka duka kehidupan dari olahraga ini. Maklumlah ia telah mengenal pencak silat sejak masih kecil.

Silat bukan hanya tentang olahraga bela diri, akan tetapi ada nilai-nilai persahabatan dan solidaritas di dalamnya. Suasana kekeluargaan itulah yang membuat Prima akhirnya jatuh cinta kepada pencak silat.

“Yang membuat saya jatuh cinta sama pencak silat itu rasa persahabatanya. Rasa dimana kita satu sama lain tuh dalam pencak silat menjadi sama. Kenapa dibilang seperti itu karena ketika kita masuk di pencak silat baju yang kita kenakan sama warnanya yaitu hitam.”

Berkat kecintaan Prima, ia mendapat tawaran untuk mempromosikan pencak silat melalui dunia akting. Pria asal Sumatra Barat ini adalah aktor film The Raid, sebuah film laga yang menampilkan jurus-jurus pencak silat. Lantas bagaimana keseruan Prima selama terlibat dalam proses pembuatan film itu.

“Sebenarnya sudah tau sama film The Raid sudah dari lama tapi tidak bisa meluangkan waktu untuk ikut shooting di film itu. Karena di tim nasional itu 'kan jadwal latihanya sudah diprogramkan jadi tidak memungkinkan untuk ikut casting di film The Raid yang pertama. Untuk The Raid kedua casting-nya itu dibuka secara online dan salah satu aktornya itu nge-tag saya di Twitter untuk ikut casting. Alhamdulillah sutradara, aktor, dan produsernya mempercayakan beberapa scene untuk saya. Lalu the best actor di film tersebut, yaitu Eko Uwais kita sempet ngobrol dan buat kreografi juga untuk beberapa adegan di film.”

Pencak silat sudah mendunia berkat aksi-aksi Prima dan pesilat lainnya dalam film tersebut. Sang sutradara yang merupakan warga Negara Inggris turut mengapresiasi kehebatan milik Indonesia. Hal itu membuktikan bahwa pencak silat sudah mendunia dan diterima dengan baik oleh masyarakat internasional.

“Sutradaranya tidak cuma suka action. Sutradaranya film The Raid ini setau saya sudah mengikuti pencak silat sejak 10-20 tahun yang lalu. Saya bertemu dengan dia pertama kali di festival pencak silat. Saya selalu lihat dia membawa kamera untuk men-shooting tentang festival pencak silat, jadi memang dia sudah sangat cinta dan dia ingin menunjukkan kepada dunia bahwa pencak silat bisa dibuat ke dalam suatu seni pertunjukkan yaitu akting.”

Di luar dunia akting, Prima adalah atlet pencak silat yang handal. Berbagai prestasi telah ia torehkan untuk merah putih mulai dari level tingkat nasional hingga level kejuaraan dunia. Lantas kejuaraan mana yang paling membekas di hati Prima?

“Yang paling berkesan menurut saya adalah ketika kejuaraan dunia di Bali. Setelah pertandingan kita dibuatkan pesta, di pesta tersebut kita semua para atlet berkumpul dan sudah tidak melihat lagi yang namanya ras, kulit, agama, baju silat mana, atau dari perguruan mana. Kita cuma datang ke situ duduk, makan-makan, dan senang-senang. Itu adalah hal yang sangat indah bagi saya. Pokoknya itu salah satu kejuaraan dunia yang tidak pernah saya lupakan karena ada terdapat peserta terbanyak total ada 72 negara yang ikut dan kita menyatu menjadi satu, itu sangat luar bisa. Bahagia banget bisa melihat senyum mereka dan mengatakan bahwa saya bangga punya pencak silat, itu bagus banget.”

Respon positif dari negara–negara lain terhadap pencak silat tidak ia sia-siakan. Pada tahun 2010, ia memulai usaha bisnis jersey pencak silat. Tim-tim pencak silat dari Asia, Eropa, dan Amerika bahkan memesan seragam langsung kepada Prima.

Pada Asian Games 2018 nanti pencak silat untuk pertama kalinya akan dipertandingkan. Tentu saja ini merupakan sejarah baru olahraga nasional. Prima mengaku bangga dan tidak akan melewatkan momen berharga ini.

“Saya sangat bangga dan momen ini sangat luar biasa, seperti kalian bisa melihat sendiri Indonesia sangat excited.”

Prima sangat antusias menyambut Asian Games 2018. Kita pun tidak boleh kalah semangat. Ayo dukung atlet Indonesia untuk raih yang terbaik di Asian Games kita, ayo Indonesia.(*)

Sumber: BeritaSatu.com

Share this article :

Posting Komentar