Home » , » Kapal Roro Bantuan Pusat di Tanjabtim Jadi Barang Rongsokan

Kapal Roro Bantuan Pusat di Tanjabtim Jadi Barang Rongsokan

Written By jambipos-online on Jumat, 20 Juli 2018 | 15:55

Kapal Roro Bantuan Pusat Jadi Rongsokan di Tanjabtim.
Jambipos Online, Tanjabtim-Bantuan pemerintah pusat berupa Kapal Roro dengan nilai Rp 25 miliar, sejak lima tahun terakhir tidak lagi digunakan sehingga hanya menjadi barang rongsokan.

Pasalnya, kapal bantuan yang diterima Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim) itu saat ini kondisinya mengalami kerusakan parah.

Sejak diberikan tahun 2010 lalu, Pemkab Tanjabtim hanya memanfaatkan kapal tersebut sekitar tiga tahun. Kemudian kapal tersebut mengalami kerusakan, namun tidak diperbaiki karena Pemkab Tanjabtim belum mengantongi surat hibah. Biaya perbaikan juga tergolong mahal, ditaksir Rp 1 miliar hingga Rp 1,5 miliar.

“Surat hibah inilah yang tengah kita usahakan, karena tanpa adanya surat hibah kita tidak bisa menggunakan APBD untuk memperbaiki kapal tersebut," ujar Kadis Perhubungan Kabupaten Tanjabtim Yan Rizal saat dikonfirmasi, Kamis (19/7/2018).

Sebagian besar kerusakan kapal terjadi di bagian bawah kapal, bahkan kapal sempat terendam akibat mengalami kebocoran di dekat baling-baling kapal. Selain itu beberapa bagian mesin juga memerlukan pergantian sparepart, dan pengecetan badan kapal untuk menambah usia kapal itu sendiri.

"Perbaikan kapal untuk mesin dan pengecatan saja, diperkirakan menelan dana 1 hingga 1,5 miliar. Terkait hal ini kami telah berkoordinasi dengan Pak Bupati, dan sebagai langkah awal kami akan berusaha untuk mendapatkan surat hibah kapal dulu," paparnya.

Wacana perbaikan kapal sendiri, lanjut Yan Rizal, nantinya akan digunakan sebagai angkutan hasil perkebunan dengan bekerja sama para perusahaan yang ada di Kabupaten Tanjabtim.

"Kesepakatan nanti seperti apa kita belum tahu pasti, yang jelas jika kapal roro ini diperbaiki setidaknya dapat menambah PAD Tanjabtim," pungkasnya.

Sekedar diketahui bantuan kapal roro dari pemerintah pusat, pada awalnya akan digunakan untuk transportasi penyeberangan. Namun di saat yang bersamaan, ketika Jembatan Muarasabak selesai dibangun, maka keberadaan Kapal Roro tersebut nyaris tidak pernah digunakan. Saat ini kapal roro berada di dermaga Kecamatan Dendang.(JP)

Share this article :

Posting Komentar