Info Terkini

10/recent/ticker-posts

Widget HTML

 


Kolarov, Mihajlovic dan Tendangan Bebas di Piala Dunia (Kostarika 0 Vs Serbia 1)

Aleksandar Kolarov Bek Serbia, Aleksandar Kolarov, merayakan gol ke gawang Kosta Rika pada laga Grup E Piala Dunia 2018 di Cosmos Arena, Minggu (17/6/2018). (AFP/Fabrice Coffrini)

Jambipos Online-Babak penyisihan grup Piala Dunia 2018 di Rusia masih belum memainkan seluruh pertandingannya. Namun, sejauh ini telah tercipta beberapa gol indah, di mana tiga di antaranya lewat sebuah eksekusi tendangan bebas.

Aleksandar Kolarov menjadi nama terakhir yang sukses mencetak gol indah dari eksekusi tendangan bebas. Kolarov melakukan saat mengantar Serbia menang dengan skor 1-0 atas Kosta Rika, Minggu (17/6/2018) malam. Kolarov pun jadi man of the match laga ini versi FIFA.


Bagi Kolarov, sejatinya dia memang spesialis pengambil tendangan bebas. Tugas yang sama juga dia ambil di level klub, baik ketika membela AS Roma maupun di klub sebelumnya yakni Manchester City. Kolarov pun sohor dengan tendangan bebas saat masih di Lazio.

Tapi, gol tendangan bebas yang diukir ke gawang Kosta Rika bakal dia kenang sepanjang hayat. Sebab, itu adalah gol pertama Kolarov di ajang Piala Dunia 2018.


Titisan Sinisa Mihajlovic
Inter Milan's defender Sinisa Mihajlovic celebrates after scoring a goal against AS Roma, during their Italian Cup final football match second leg Inter Milan-AS Roma/ Paco SERINELLI

Bicara tentang bek dengan kemampuan tendangan bebas yang memukau, tentu saja tidak afdhol jika tidak membicarakan sosok Roberto Carlos dari Brasil. Tapi, ada soal Kolarov, ada yang lebih dekat dengannya dibanding Roberto Carlos.

Ya, Kolarov tidak berlebihan jika disebut sebagai penerus Sinisa Milajlovic. Pemain yang pernah membela Lazio dan Inter Milan.

Saat masih aktif bermain, Mihajlovic membela timnas Yogoslavia, yang kini salah satu pecahannya menjadi Serbia. Miha dikenal punya kemampuan tendangan bebas yang bukan hanya keras, tapi akurat. Gol pun kerap dia ciptakan.

Sebelum Kolarov, pemain asal Yugoslavia atau Serbia yang terakhir kali mampu mencetak gol dari tendangan bebas di Piala Dunia adalah Miha. Itu terjadi pada ajang Piala Dunia 1998, saat Miha membobol gawang Iran, ya lewat tendangan bebas.


Tendangan Bebas Ketiga di Rusia


Kolarov bukan pemain pertama yang sukses mencetak gol dari tendangan bebas di Piala Dunia 2018, pada fase penyisihan grup. Pemain 32 tahun adalah pencetak gol tendangan bebas ketiga.

Sosok pertama yang mencetak gol lewat free kick adalah bintang tuan rumah Aleksandr Golovin. Pemain berusia 22 tahun membobol gawang Arab Saudi pada laga pembuka. Golovin pun membawa Rusia menang dengan skor 5-0 atas Arab Saudi.

Selanjutnya, ada sosok Cristiano Ronaldo yang mencetak gol ke gawang Spanyol. Tendangan bebas Ronaldo membuat David De Gea tak berkutik dan membawa Portugal bermain imbang 3-3 atas La Roja. Ronaldo hattrick di laga ini.


Kolarov Bek Produktif


Kolarov adalah tipikal bek yang modern. Hal tersebut sudah dia tunjukkan saat bermain untuk Lazio dan kemudian membuatnya direkrut oleh Manchester City. Selain tendangan bebas, Kolarov juga kerap mencetak gol dari open play.

Musim 2017/18 lalu, Kolarov mencetak empat gol untuk Roma. Termasuk satu gol ke gawang Chelsea di pentas Liga Champions.

Tidak hanya di level klub, Kolarov juga aktif mencetak gol untuk Serbia. Terhitung sejak tahun 2012, seperti dicatat Squawka, Kolarov tidak pernah absen mencetak gol untuk Serbia untuk setiap tahun kalender di laga kompetitif.

Sejak tahun 2012, eks pemain OFK Boegard ini telah mencetak 11 gol untuk Serbia. Tahun 2013 adalah tahun paling produktifnya dengan mencetak tiga gol dalam satu tahun. Mampukah Kolarov mematahkan torehan tersebut pada tahun 2018?

Pak Tua Yang Belum Habis!
Bek Serbia, Aleksandar Kolarov dengan badan penuh tato merayakan kemenangan timnya di pertandingan sepak bola Grup E Piala Dunia 2018 Rusia di Samara, (17/6). Aleksandar memilih tato ikan koi di bagian lengannya. (AFP PHOTO / Emmanuel Dunand)

Tato Keberuntungan Aleksandar Kolarov

Timnas Serbia berhasil merealisasikan start sempurna mereka di Piala Dunia 2018. Mereka berhasil meraih tiga poin di Samara Arena setelah mengalahkan Timnas Kosta Rika dengan skor 1-0.

Serbia sendiri memang menjadi tim yang diunggulkan untuk memenangkan pertandingan ini. Tim mereka diperkuat oleh sejumlah pemain muda menjanjikan seperti Aleksandar Mitrovic, Sergej Milinkovic-Savic, Adem Ljajic dan Andrija Zivkovic. Namun siapa sangka mereka malah mengandalkan seorang pemain tua bernama Aleksandar Kolarov untuk membekuk Kosta Rika.


Pertandingan yang digelar Samara Arena itu bisa dikatakan menjadi laga yang menyulitkan bagi Serbia. Timnas Kosta Rika yang memasang 5 bek sejajar pada laga itu membuat Serbia kesulitan untuk menciptakan peluang berarti di babak pertama.

Serbia sendiri mencoba mengakali pertahanan rapat Kosta Rika itu dengan memainkan bola-bola panjang. Mereka memanfaatkan postur tubuh mereka yang rata-rata lebih tinggi dari para pemain Kosta Rika untuk memainkan bola-bola atas, namun sayang taktik itu juga belum mampu menembus pertahanan wakil Amerika Utara itu.

Namun di menit 56 angin segar datang bagi Serbia. Memanfaatkan pelanggaran yang dilakukan David Guzman, Aleksandar Kolarov yang berperan sebagai kapten Serbia mengambil tendangan bebas dan sukses menerbangkan bola dengan cantik ke gawang Keylor Navas dan merubah kedudukan menjadi 1-0.

Gol itu menjadi satu-satunya gol yang tercipta pada pertandingan itu. Tak ayal Kolarov ditetapkan menjadi pemain terbaik pada laga tersebut versi FIFA.


Nama Kolarov sendiri mulai melambung saat ia dibeli Manchester City dari Lazio tahun 2010 silam. Ia menjadi pemain penting dibalik 2 trofi Premier League The Citizens dalam tujuh tahun terakhir.

Namun pada musim panas lalu, ia pergi dari Etihad Stadium. Ia dinilai sudah uzur oleh Josep Guardiola, sehingga ia dijual ke AS Roma dengan mahar transfer sebesar 5 Juta Euro saja.

Pindah ke Roma terbukti menjadi keputusan yang tepat bagi Kolarov. Ia menjadi pemain kepercayaan Eusebio Di Francesco di mana total ia mengumpulkan 4231 menit bermain atau 47 pertandingan bagi Il Lupi musim lalu, di mana ia membuat total 3 gol dan 11 asisst bagi tim ibukota Italia tersebut.

Kepercayaan diri di Roma itu menular ke Timnas Serbia. Sepanjang tahun 2017-2018, ia selalu dilibatkan dalam 11 pertandingan Serbia d imana ia mencetak 3 gol untuk negaranya tersebut di berbagai ajang.

Selain menjadi kunci kemenangan Serbia, gol Kolarov itu juga mencatatkan sebuah milestone tersendiri. Menurut data yang dilansir website FIFA, Kolarov adalah pemain Timnas Serbia pertama yang mencetak gol di Piala Dunia dari tendangan bebas semenjak Piala Dunia 1998.

Gol Kolarov itu juga merupakan gol dari tendangan bebas ketiga yang tercipta sepanjang Piala Dunia 2018. Menurut data yang dilansir Opta Joe, di Piala Dunia 2014 lalu hanya ada 3 gol yang tercipta dari tendangan bebas, sehingga gol Kolarov ini tergolong Gol yang langka.

Kolarov yang diwawancara seusai pertandingan mengaku ia tidak pernah meragukan dirinya sendiri, sehingga ia berani mengambil tendangan bebas tersebut.

"Kami mendapatkan tendangan bebas itu saat kami berada dalam momen yang sulit. Saya tahu saya bisa membuat perbedaan dan itulah yang saya lakukan tadi." ujarnya di halaman resmi FIFA.(JP)

Sumber: Bola.com

Gallery Foto: Costa Rica 0-1 Serbia-Foto Fifa.com
Gallery Foto: Costa Rica 0-1 Serbia-Foto Fifa.com

Gallery Foto: Costa Rica 0-1 Serbia-Foto Fifa.com

Gallery Foto: Costa Rica 0-1 Serbia-Foto Fifa.com

Gallery Foto: Costa Rica 0-1 Serbia-Foto Fifa.com

Gallery Foto: Costa Rica 0-1 Serbia-Foto Fifa.com

Gallery Foto: Costa Rica 0-1 Serbia-Foto Fifa.com

Gallery Foto: Costa Rica 0-1 Serbia-Foto Fifa.com

Gallery Foto: Costa Rica 0-1 Serbia-Foto Fifa.com

Gallery Foto: Costa Rica 0-1 Serbia-Foto Fifa.com

Gallery Foto: Costa Rica 0-1 Serbia-Foto Fifa.com

Gallery Foto: Costa Rica 0-1 Serbia-Foto Fifa.com

Berita Lainnya

Posting Komentar

0 Komentar