Home » , , » Harga Sawit Merosot, Pemudik di Jambi Turun 12 Persen

Harga Sawit Merosot, Pemudik di Jambi Turun 12 Persen

Written By jambipos-online on Senin, 11 Juni 2018 | 08:09

Tertolong: Mudik gratis yang difasilitasi PTPN 6 Jambi bagi sekitar 900 orang lebih masyarakat Jambi dengan menggunakan 32 Bus ke empat kota tujuan utama di Sumatera (Padang, Medan, Gunung Tua, Padang Sidempuan, Pekanbaru) sangat menolong bagi masyarakat. Mudik gratis ini dilepas dari Halaman Kantor PTPN 6 Jambi di Jalan Lingkar Barat, Kenali Asam Bawah, Kecamatan Kotabaru Kota Jambi oleh Sekda Provinsi Jambi M Dianto didampingi Dirut PTPN 6 H Achmad Haslan Saragih, Sabtu 9 Juni 2019. Foto Asenk Lee Saragih 

Pemudik dari Jambi tahun ini diperkirakan menurun akibat kesulitan ekonomi warga masyarakat. Selama satu tahun terakhir, ekonomi petani karet dan sawit di Jambi sulit akibat harga karet dan sawit yang terus merosot.

Jambipos Online, Jambi - Sedikitnya 4.000 orang pemudik yang menggunakan bus meninggalkan Kota Jambi menuju berbagai kota di Pulau Jawa dan Sumatera mulai H-8 hingga H-5 Lebaran, Kamis-Minggu (10/6/2018). Jumlah pemudik paling banyak meninggalkan kota itu diperkirakan terjadi pada H-6 dan H-5, Sabtu-Minggu (9-10/6/2018).

Kepala Terminal Bus Alam Barajo, Kota Jambi, Despredo kepada SP di Kota Jambi, Jumat (8/6/2018) malam menjelaskan, jumlah penumpang bus antar kota antar provinsi (AKAP) dan antar kota dalam provinsi (AKDP) yang berangkat dari terminal bus Alam Barajo mulai H-8 hingga H-7 Lebaran sekitar 1.967 orang. Sekitar 887 orang pemudik berangkat pada H-8, Kamis (7/6/2018) dan sekitar 1.076 orang berangkat pada H-7, Jumat (8/6/2018).

“Pemudik yang meninggalkan Kota Jambi menggunakan moda transportasi bus melalui terminal Alam Barajo, H – 6 Lebaran, Sabtu (9/6/2018) kami perkirakan mencapai 1.100 orang. Pemudik yang berangkat H – 5, Minggu (10/5/2018) kami perkirakan sekitar 1.200 orang. Jadi total pemudik yang meninggalkan Kota Jambi mulai H – 7 hingga H – 5 mencapai 4.263 orang,”ujarnya.

Despredo mengatakan, puncak arus mudik Lebaran melalui terminal Alam Barajo, Kota Jambi diperkirakan terjadi H – 3 dan – 2 Lebaran, Selasa – Rabu (12 – 13/6/2018). Jumlah pemudik yang meninggalkan Kota Jambi menggunakan bus melalui terminal H – 3 dan H - 2 Lebaran nanti diperkirakan mencapai 2.500 orang.

Menurut Despredo, arus mudik Lebaran dari Kota Jambi melalui terminal bus Alam Barajo tahun ini turun hingga 12 persen. Total pemudik yang berangkat menggunakan bus dari terminal Alam Barajo mulai H – 8 dan H – 7 sekitar 1.963 orang. Sedangkan pada arus mudik lebaran tahun lalu, pemudik yang berangkat melalui terminal bus kota itu H – 8 dan H – 7 mencapai 2.220 orang.

“Jadi ada penurunan 257 orang (12 persen) pemudik yang berangkat dari terminal bus Alam Barajo, Kota Jambi pada H-8 dan H -7 Lebaran tahun ini dibandingkan H-8 dan H-7 Lebaran tahun lalu,” katanya.

Ditambahkan, arus kedatangan pemudik dari berbagai kota lain di Pulau Jawa dan Sumatera di terminal Alam Barajo, Kota Jambi juga menurun drastis. Jumlah pemudik yang tiba di terminal itu mulai H-8 dan H-7 Lebaran hanya sekitar 393 orang. Sedangkan tahun lalu, pemudik yang datang dari berbagai kota di terminal Alam Barajo pada H – 8 dan H – 7 Lebaran mencapai 1.085 orang.

“Jadi ada penurunan kedatangan pemudik di terminal Alam Barajo Kota Jambi tahun ini sekitar 1.692 orang (81 persen) dibanding tahun lalu,”katanya.

Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Perhubungan Darat Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Jambi, Wing Gunariadi mengatakan, arus mudik Lebaran di Jambi tahun ini diperkirakan tidak akan melonjak. Indikasi tersebut tercermin dari penurunan jumlah pemudik yang tiba di terminal Alam Barajo Kota Jambi H-8 dan H-7 Lebaran.

Menurut Wing Gunariadi, pemudik dari Jambi tahun ini diperkirakan menurun akibat kesulitan ekonomi warga masyarakat. Para pemudik dari Jambi ketika Lebaran sebagian besar menuju daerah Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, dan Jawa Timur. Para pemudik tersebut sebagian besar berasal dari daerah-daerah perkebunan karet dan sawit.

“Selama satu tahun terakhir, ekonomi petani karet dan sawit di Jambi sulit akibat harga karet dan sawit yang terus merosot. Kondisi tersebut berpengaruh terhadap penurunan jumlah pemudik dari Jambi ke berbagai kota di Pulau Jawa,” katanya.

Dijelaskan, pemudik yang berangkat dari Provinsi Jambi menggunakan moda transportasi darat pada arus mudik Lebaran tahun 2017 sekitar 1.358.246 orang dan pemudik yang datang ke Jambi sekitar 1.392.636 orang.(JP)


Share this article :

Posting Komentar