Home » » Gol Tunggal Yurary Poulsen Bawa Denmark Bungkam Peru

Gol Tunggal Yurary Poulsen Bawa Denmark Bungkam Peru

Written By jambipos-online on Minggu, 17 Juni 2018 | 07:05

Pemain Timnas Denmark, Yurary Poulsen, merayakan gol yang diciptakannya bersama rekan setimnya, Christian Eriksen, di pertandingan Grup C Piala Dunia 2018 di Mordovia Arena, Saransk, Sabtu (16/6/2018). (AP Photo/Martin Meissner)
Pemain Timnas Denmark, Yurary Poulsen, merayakan gol yang diciptakannya bersama rekan setimnya, Christian Eriksen, di pertandingan Grup C Piala Dunia 2018 di Mordovia Arena, Saransk, Sabtu (16/6/2018). (FIFA.com Foto)

Jambipos Online, Saransk - Timnas Denmark menang 1-0 atas Peru pada laga Grup C Piala Dunia 2018, di Mordovia Arena, Saransk, Sabtu (16/6/2018). Gol tunggal Denmark dicetak Yurary Poulsen. 

Denmark maupun Peru bermain hati-hati sejak awal pertandingan. Peru mampu memberikan beberapa ancaman serius dalam 20 menit pertama. Namun, Tim Dinamit tampak lebih baik dalam mengalirkan bola dan menguasai jalannya pertandingan.

Namun, nasib sial dialami gelandang bertahan Denmark, William Kvist, saat laga baru berjalan sekitar setengah jam. Pemain Denmark itu harus dibawa keluar dengan menggunakan tandu setelah mengalami benturan serius di bagian tulang rusuk.

Pelatih Denmark, Agen Hareide, pun memutuskan untuk memasukkan Lasse Schone untuk menggantikan Kvist pada menit ke-36.

Peru mendapatkan hadiah penalti setelah wasit Bakary Papa Gassama menunjuk titik putih pada menit ke-44 setelah melihat tayangan ulang melalui Video Assistant Referee (VAR). Bakary melihat Yurary Poulsen melanggar Christian Cueva di kotak penalti.

Namun, Cueva yang mengambil eksekusi penalti itu gagal melakukan tugasnya dengan baik. Kiper Timnas Denmark, Kasper Schmeichel, sudah salah menebak arah bola, namun tembakan Cueva melayang jauh di atas mistar gawang. 

Setelah babak pertama berakhir tanpa gol, kedua tim mengawali paruh kedua dengan permainan cepat. Peru tampak lebih bersemangat ketimbang Denmark dalam bermain. Sejumlah ancaman diperlihatkan anak asuh Ricardo Gareca itu.

Berawal dari serangan cepat yang dilakukan Denmark, sebuah gol tercipta pada menit ke-59 melalui kaki Yurary Poulsen. Pemain bernomor punggung 20 itu berlari dari sisi kiri sambil terus mengamati Christian Eriksen yang membawa bola menuju jantung pertahanan Peru.

Yurary menambah kecepatannya ketika melihat Eriksen melepas umpan terobosan ke arahnya dan dengan tenang mengoyak jala gawang Peru yang dikawal Pedro Gallese.

Tertinggal satu gol tak membuat Peru kehilangan semangat. Jefferson Farfan dkk. justru menambah intensitas permainan dan berusaha untuk menciptakan peluang. Namun, penyelesaian akhir tim asal Amerika Selatan itu terbilang buruk.

Hingga pertandingan berakhir, tak ada gol tambahan yang tercipta. Timnas Denmark berhasil mengamankan tiga poin dan kini berada di peringkat kedua Grup C Piala Dunia 2018. Denmark hanya kalah produktivitas gol dari timnas Prancis yang berada di puncak grup berkat kemenangan 2-1 atas Australia.

Susunan pemain:

Peru (4-2-3-1): Pedro David Gallese (kiper); Luis Advincula, Christian Ramos, Alberto Rodriguez, Miguel Trauco (belakang); Renato Tapia, Victor Yotun, Andre Carrillo, Christian Cuevas, Edison Flores (tengah); Jefferson Farfan (depan)

Pelatih: Ricardo Gareca

Denmark (4-2-3-1): Kasper Schmeichel (kiper); Henrik Dalsgaard, Simon Kjar, Andreas Christensen, Jens Larsen (belakang); William Kvist, Thomas Delaney, Yurary Poulsen, Christian Eriksen, Pione Sisto (tengah); Nicolai Jorgensen (depan)

Pelatih: Age Hareide

Profil Kontestan Piala Dunia 2018: Denmark
Timnas Denmark (AFP)
Piala Dunia 2018 ini adalah Piala Dunia kelima dalam sepanjang sejarah Denmark. Pada empat keikutsertaan sebelumnya (1986, 1998, 2002, 2010), prestasinya terbaik mereka adalah mencapai babak perempat final yakni pada 1998.

Denmark absen ketika Piala Dunia digelar di Brasil empat tahun lalu. Namun, mereka akhirnya bisa lolos ke Piala Dunia 2018 melalui Play-off zona UEFA setelah mengalahkan Republik Irlandia.

Prestasi terbaik Denmark dalam ajang internasional adalah saat mereka menjuarai Piala Eropa 1992. Saat itu mereka sebenarnya tidak lolos, namun mereka akhirnya mengikuti turnamen setelah menggantikan Yugoslavia yang dilarang bertanding akibat sanksi internasional. Secara mengejutkan, Denmark pun berhasil keluar sebagai juara.

Christian Eriksen merupakan pahlawan Denmark selama mereka mengikuti pertandingan kualifikasi zona Eropa. Gelandang Tottenham tersebut mampu mencetak 11 gol, termasuk hattrick ke gawang Republik Irlandia pada babak play-off.

Aksi Eriksen tersebut memastikan tim Dinamit berangkat ke Rusia. Eriksen sudah menjadi langganan tim nasional sejak masih muda dan akan menjadi andalan timnya di Piala Dunia 2018

Kemampuan Christian Eriksen tergolong lengkap, yang membuatnya menjadi sumbu pemicu hulu ledak permainan Denmark. Tak bisa dipungkiri, pengalaman berlaga di Premier League, memberi modal berharga bagi eks Ajax Amsterdam tersebut.

Setidaknya, Christian Eriksen sudah menunjukkan kalau dirinya adalah tipikal gelandang modern. Selain daya jelajah tinggi dan kreatif, ia melengkapi permainannya dengan kemampuan menjebol jala lawan.

Satu ciri khas Christian Eriksen dalam dua tahun terakhir adalah kebolehannya dalam mengeksekusi sepakan bebas dan atau tendangan jarak jauh. Tak sekadar itu, Christian Eriksen juga bisa menjadi pelayan yang memanjakan bagi para penyerang, dan itu sudah terlihat kala berkostum Timnas Denmark dan Tottenham Hotspur.

Profil Pelatih: Age Hareide

Hareide menggantikan pelatih terlama Denmark, Morten Olsen, pada 2015 setelah negara Skandinavia tersebut gagal lolos ke Euro 2016. Mantan pemain dan pelatih Norwegia tersebut punya pengalaman melatih selama puluhan tahun dan membantu Denmark lolos ke Piala Dunia 2018 di Rusia setelah meraih kemenangan di babak play-off atas Republik Irlandia.

Meski belum punya pengalaman hebat di sebuah turnamen akbar, kemampuan Age Hareide terletak pada kelihaiannya meramu kekuatan. Setidaknya, para pemain Denmark bisa memberikan permainan maksimal, dengan kolektivitas tinggi di lapangan.

Kondisi itu pula yang membuat Denmark sanggup lolos ke putaran final Piala Dunia 2018. Andai Age Hareide gagal mengantisipasi mental para pemain, bisa saja mereka gagal ke Rusia.

Kini, Age Hareide harus membuktikan kalau dirinya sanggup bersaing dengan sederet pelatih ternama. Racikan berpola dasar konsisten dan solid, layak mendapat atensi dari lawan-lawan Denmark pada fase grup.

Prakiraan Skuat

Kiper: Kasper Schmeichel, Jonas Lossl, Frederik Ronnow

Bek: Jannik Vestergaard, Simon Kjær, Peter Ankersen, Andreas Christensen, Andreas Bjelland, Mathias Jørgensen, Jonas Knudsen,Jens Stryger Larsen, Henrik Dalsgaard, Riza Durmisi, Frederik Sorensen

Tengah: Mike Jensen, William Kvist, Thomas Delaney, Christian Eriksen, Lukas Lerager, Lasse Schöne, Pione Sisto, Daniel Wass, Andrew Hjulsager

Penyerang: Nicolai Jørgensen, Nicklas Bendtner, Martin Braithwaite, Yussuf Poulsen, Andreas Cornelius, Viktor Fischer, Kasper Dolberg, Lasse Vibe

Jadwal pertandingan di Piala Dunia 2018

Peru Vs Denmar (16 Juni 2018)

Denmark Vs Australia (21 Juni 2018))

Denmark Vs Prancis (26 Juni 2018)

Road to Russia

Denmark, Irlandia, Kualifikasi Piala Dunia 2018

Denmark memastikan diri lolos ke Piala Dunia 2018 lewat babak play-off setelah mengamankan peringkat runner up pada kualifikasi zona UEFA. Mereka mengalahkan Republik Irlandia pada babak play-off dengan agregat skor 1-5.

Berikut ini pertandingan-pertandingan Denmark di Kualifikasi dan play-off Piala Dunia 2018:

4/9/2016 Denmark 1 - 0 Armenia

9/10/2016 Polandia 3 - 2 Denmark

12/10/2016 Denmark 0 - 1 Montenegro

12/11/2016 Denmark 4 - 1 Kazakhstan

27/3/2017 Rumania 0 - 0 Denmark

10/6/2017 Kazakhstan 1 - 3 Denmark

2/9/2017 Denmark 4 - 0 Polandia

4/9/2017 Armenia 1 - 4 Denmark

6/10/2017 Montenegro 0 - 1 Denmark

8/10/2017 Denmark 1 - 1 Rumania

12/11/2017 Denmark 0 - 0 Republik Irlandia (Play-off)


15/11/2017 Republik Irlandia 1 - 5 Denmark (Play-off)


Gallery Denmark Vs Peru, Foto FIFA.com









Gallery Denmark Vs Peru, Foto FIFA.com



Sumber: Bola.com

Share this article :

Posting Komentar