Home » , » Kampanye Blusukan Sani-Izi Merangkul Simpatik Masyarakat Kota Jambi

Kampanye Blusukan Sani-Izi Merangkul Simpatik Masyarakat Kota Jambi

Written By jambipos-online on Minggu, 15 April 2018 | 12:27

Calon Walikota Jambi Pilkada 27 Juni 2018 H Abdullah Sani saat berbincang-bincang dengan warga. IST
Jambipos Online, Jambi-Pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Jambi Pilkada 27 Juni 2018 H Abdullah Sani-Kemas Alfarizi (San-Izi) memilih kampanye blusukan ala Jokowi dalam memikat hati masyarakat Jambi. Blusukan yang dilakukan Sani-Izi bukan ke tempat-tempat kemeriahan, namun ke pasar-pasar tradisional dan masyarakat sederhana dan juga masyarakat Kota Jambi pinggiran.

Bahkan DPD PDI Perjuangan Provinsi Jambi optimis bisa mengejar ketertinggalan elektabilitas dari pasangan lawan Syarif Fasha-Maulana yang lebih dahulu bergerak di masyarakat. Bahkan, partai pengusung Jokowi ini yakin bisa memenangkan Sani-Izi dalam pemungutan suara Rabu 27 Juni 2018 mendatang.

Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Jambi, Edi Purwanto mengatakan jika partainya sudah biasa menghadapi lawan dengan elektailitas lebih dulu unggul. Sebut saja saat mengusung Jokowi di Pilkada Jakarta, Ganjar di Jawa Tengah bahkan di beberapa tempat lainnya.

“Karena kita punya strategi sendiri. Dan untuk urusan bergerilya di masyarakat, PDIP sudah terbiasa melakukannya. Dengan gaya blusukan ala Jokowi, rakyat semain dekat,” kata Edi saat ditemui wartawan belum lama ini.

Di Kota Jambi dan termasuk di dua daerah yakni Merangin dan Kerinci, pihaknya bergerak langsung di masyarakat dengan mengurangi kegiatan yang sifatnya seremonial. Karena pihaknya ingin Sani-Izi bertemu langsung dengan masyarakat sehingga mengetahui apa yang diinginkan masyarakat. 

“Selain program yang sudah dirancang, terkadang masukan dari masyarakat juga menjadi bahan penting yang bisa menjadi solusi menghadapi persoalan kota,”kata Edi.

Kata Edi, berdasarkan evaluasi yang dilakukan timnya, elektabilitas pasangan Sani-Izi terus mengalami kenaikan. Menurutnya ini tren positif yang cukup baik. Artinya apa yang dilakukan selama ini bisa diterima masyarakat.

Kegiatan blusukan Sani-Izi banyak tidak terpublikasi media karena tidak ada anggaran untuk membayarnya, sementara paslon lain terpublikasi karena  patahana. 

Sani-Izi masuk langsung ke kantung-kantung suara, kampanye dengan massa besar juga tidak selalu efektif. Selain itu, dirinya juga menekankan ke calon agar melakukan kampanye berbiaya murah. Ini penting agar pasangan calon jika terpilih juga fokus melaksanakan pemerintahan tanpa harus berfikir untuk mengembalikan dana kampanye.

Blusukan di Pasar Aur Duri

Abdullah Sani dan Kemas Alfarizi terus bergeriliya menggalang dukungan masyarakat. Kali ini pasangan yang diusung PDIP dan PAN ini melakukan blusukan ke pasar Aur Duri Kota Jambi. Ini dilakukan guna menyerap aspirasi dan keluhan masyarakat sekitar tentang pasar Aur Duri.

Abdullah Sani dan Kemas Alfarizi membagi tempat untuk melakukan sosialisasi di pasar tersebut. Abdullah Sani menyisir di bagian luar pasar, sementara Kemas Alfarizi menyisir bagian dalam pasar.

Tampak Abdullah Sani melakukan perbincangan dengan pedagang pasar. Mulai dari harga dan kesulitan pedagang menjadi pertanyaan Abdullah Sani. Selain itu pedagang juga mengharapkan agar fasilitas pasar diperbaiki, mulai dari kesediaan air bersih hingga jalan yang masih belum bagus.

“Ya semua semua mengeluhkan fasilitas, tapi kita tidak bisa, namun jika kami terpilih kami akan benahi itu semua," ujarnya.

Selain itu Abdullah Sani juga melakukan dialog dengan para pembeli di pasar tersebut. Banyak yang dikeluhkan yakni soal harga yang belum stabil. “ Harga masih belum jelas. Kadang naik kadang turun," ujar Sari yang sedang berbelanja ayam potong pada Abdullah Sani.

Namun hal itu langsung direspon dan menyatakan bahwa itu adalah proses ekonomi. Nanti juga akan ada  operasi pasar untuk menstabilkan harga-harga. Blusukan yang dilakukan Sani-Izi sangat efektif dalam menyerap aspirasi masyarakat Kota Jambi. 

Sementara menurut Rosmansyah, warga Kebun Handil, Kecamatan Jelutung Kota Jambi kepada Jambipos Online mengatakan, kini masyarakat lebih senang kepada calon pemimpin yang sederhana dan merakyat. Bukan pemimpin yang arogan terhadap kebijakan yang merugikan masyarakat. 

“Saya dan keluarga sudah sepakat untuk ingin Walikota Jambi diganti, bukan yang sudah pernah menjabat. Kebijakannya bukan pro rakyat kecil namun lebih kepada pembangunan infrastruktur yang kurang penting seperti taman. Bahkan kebijakan menjadikan areal Tugu Keris Siginjai jadi pasar tumpah saat Sabtu malam adalah kebijakan yang sangat koyol. Pasalnya sudah ada disekitarnya dibangun tempat para PKL, namun tak digunakan,” ujar Rosmansyah sembari member hastag#GantiWalikota.(JP-04) 

Pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Jambi Pilkada 27 Juni 2018 H Abdullah Sani-Kemas Alfarizi (San-Izi) memilih kampanye blusukan ala Jokowi dalam memikat hati masyarakat Jambi. Blusukan yang dilakukan Sani-Izi bukan ke tempat-tempat kemeriahan, namun ke pasar-pasar tradisional dan masyarakat sederhana dan juga masyarakat Kota Jambi pinggiran.









Pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Jambi Pilkada 27 Juni 2018 H Abdullah Sani-Kemas Alfarizi (San-Izi) memilih kampanye blusukan ala Jokowi dalam memikat hati masyarakat Jambi. Blusukan yang dilakukan Sani-Izi bukan ke tempat-tempat kemeriahan, namun ke pasar-pasar tradisional dan masyarakat sederhana dan juga masyarakat Kota Jambi pinggiran.IST

  

Share this article :

Posting Komentar