Home » , , » Sekda Harap Program Kepemudaan Tumbuhkan Minat Belajar Pemuda

Sekda Harap Program Kepemudaan Tumbuhkan Minat Belajar Pemuda

Written By jambipos-online on Kamis, 22 Maret 2018 | 16:37

Drs H M Dianto,M Si 
Jambipos Online, Jambi-Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jambi, Drs H M Dianto,M Si berharap agar program kepemudaan tumbuhkan minat belajar pemuda, serta mendorong pembentukan karakter dan nasionalisme. Hal itu dikemukakan Sekda dalam Pembukaan Rapat Koordinasi (Rakor) Program Kepemudaan dan Keolahragaan, dengan tema "Kita Tingkatkan Sinergitas Pembinaan Program Kepemudaan dan Keolahragaan Kabupaten/Kota se-Provinsi Jambi menuju Jambi TUNTAS 2021,” bertempat di Shang Ratu Hotel, Rabu (21/3/2018) malam.

"Ada beberapa hal yang penting dalam pembangunan kepemudaan, salah satunya adalah menumbuhkembangkan minat belajar dan berlatih serta memupuk kepedulian dan wawasan berbangsa dan bernegara di kalangan generasi muda, dengan program yang telah dibentuk diharapkan para pemuda dapat mendukung terpiliharanya kerukunan, kedamaian dalam kehidupan bermasyarakat," tutur Sekda.

Sekda mengharapkan supaya melalui rakor dapat dilakukan sinergi dan sinkronisasi perencanaan, pembiayaan, dan sumberdaya manusia dalam melakukan kerjasama antara kabupaten/kota, provinsi dan pusat dalam upaya pembangunan kepemudaan dan keolahragaan di Provinsi Jambi.

“Untuk di ketahui bersama, Rancangan Pembangunan Jangka Menegah Nasional (RPJMN) tahun 2014-2019 telah mengamanahkan bahwa pembangunan bidang sosial budaya dan kehidupan beragama yang mencakup bidang kesehatan, pendidikan, pemuda dan olahraga serta pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak yang merupakan rangkaian prioritas yang berkelanjutan untuk peningkatan kehidupan manusia dan masyarakat Indonesia," ujar Sekda.

Sekda mengungkapkan, semua harus memahami pembangunan dibidang kepemudaan yang berusia 18 s/d 30 tahun produktif, putus sekolah perlu mendapatkan perhatian dan pembinaan agar mereka dapat memberikan sumbangsih terhadap pembangunan, dan untuk itu perlu ada program-program yang terarah serta terpadu, terutama yang menyangkut dengan keterampilan agar mereka dapat dan mampu bersaing di pasar kerja untuk memperoleh pekerjaan yang layak.

Sekda mengatakan, fungsi dan peranan olahraga perlu dipahami supaya partisipasi dan apresiasi masyarakat terhadap kegiatan olahraga akan semakin tinggi. “Ini merupakan salah satu kriteria ukuran keberhasilan pembangunan bidang keolahraga," ungkap Sekda.

“Pembangunan di bidang keolahragaan yang mencakup mulai dari usia dini sampai pada usia lanjut, tergambar dalam semboyan mengolahragakan masyarakat dan memasyarakatkan olahraga. Untuk mewujudkan semboyan tersebut, perlu ada upaya memberikan pengertian dan pemahaman kepada masyarakat tentang fungsi dan peranan olahraga bagi kehidupan masyarakat yaitu olahraga sebagai sarana untuk meningkatkan derajat kesehatan, perekat persatuan dan kesatuan bangsa serta sebagai alat promosi dan jembatan untuk menjalin persahabatan antar bangsa," lanjut Sekda.

Dia juga menambahkan, pada bulan Juni 2018 Provinsi Jambi tuan rumah perlombaan olahraga tradisional tingkat nasional, untuk itu, dirinya mengharapkan bantuan dari Dinas Dispora kabupaten/kota untuk ikut mensukseskan acara tersebut dengan mencari olahraga tradisional dari masing-masing kabupaten/kota yang unik dan langka untuk ditampilkan pada perlombaan nanti, yang perlu dilestarikan.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Jambi, Wahyuddin menyampaikan, pembangunan bidang kepemudaan dan keolahragaan adalah bagian integral dari pembangunan nasional yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan serta menciptakan masyarakat sehat melalui bidang kepemudaan dan keolahragaan untuk mewujudkan warga negara yang baik.

"Untuk mencapai tujuan pembangunan tersebut diperlukan strategi dan taktik yang diterjemahkan dalam bentuk program kegiatan, agar tujuan program dan sasaran kegiatan dapat tercapai secara maksimal diperlukan koordinasi dan pengawasan dari kita semua," ujar Wahyudi.

"Peserta rakor  dari Dispora kabupaten/kota se Provinsi Jambi sebanyak 60 orang, dengan narasumber Kepala Bidang Pengembangan Olahraga Tradisional Kementerian Pemuda dan Olahraga, Arman. (JP-Hms-Sapra Wintani)

Share this article :

Posting Komentar