Home » , , , , » Jambi Harus Bersabar Hingga Tahun 2020 Realisasi Pembangunan BH 3

Jambi Harus Bersabar Hingga Tahun 2020 Realisasi Pembangunan BH 3

Written By jambipos-online on Jumat, 09 Maret 2018 | 17:24

Jembatan BH 3 Design Jembatan Batanghari III di Sungai Duren Muarojambi. Foto Asenk Lee Saragih
Jambipos Online, Jambi-Pemerintah Provinsi Jambi harus bersabar menanti hingga tahun 2020 untuk realisasi pembangunan Jembatan Batanghari 3. Untuk Jembatan Batanghari belum bisa dilaksanakan tahun 2018 ini. Bisa dipersiapkan semuanya pada akhir tahun 2019 tender 2020 dikerjakan.

Hal itu dikatakan Sekjen Kementerian PUPR, Prof.Dr.Ir.Anita Firmanti Eko Susetyowati,MT  di Jambi menjawab langsung kebutuhan Provinsi Jambi untuk pembangunan Jembatan Batanghari III serta akses jalan menuju  Pelabuhan Muarasabak.

Menurut Prof Anita, terkait pembangunan infrastruktur yang dilaksanakan, lebih fokus dan efisien dan bisa diselesaikan dalam kurun waktu satu periode kepemimpinan.

“Kementerian PUPR tidak ingin lagi membangun dalam kurun waktu yang lama karena berbeda kepemimpinan akan berbeda kebijakan dan kita tidak ingin nanti hanya tiang saja lalu mangkrak," ungkap Prof. Anita. 

Anita Firmanti menambahkan, pihaknya akan terus mendorong pembangunan infrastruktur di wilayah Sumatera khususnya Provinsi Jambi, dengan membangun jembatan dan jalan-jalan yang ada di Jambi.

“Saat ini juga, kami sedang merencanakan untuk Jalan di Provinsi Jambi menggunakan aspal karet. Langkah ini dilakukan untuk menyerap produksi karet alam dalam negeri yang berlimpah di Indonesia,” ungkapnya.

Dikatakan, bahwa ia sangat mendukung untuk pembuatan jalan dengan menggunakan aspal karet ini. Namun, diakuinya hal tersebut masih dalam tahap uji penelitian dari pusat Pengembangan Jalan Balitbang Kementerian PUPR.

“Untuk di Sumatera sendiri kita telah melakukan uji coba aspal karet ini di Sumatera Utara, namun masih dalam skala kecil. Untuk skala besarnya belum ada, karena terlebih dahulu harus melalui uji penelitian kemudian uji cobanya juga,” jelasnya.

Untuk diketahui, Aspal yang tercampur dengan karet memiliki kualitas yang lebih baik, dari sisi kekuatan terhadap retakan dan kelenturan lelehan. Namun memang, harganya jauh lebih mahal ketimbang aspal tanpa campuran karet.

Sementara Wakil Gubernur (Wagub) Jambi H Fachrori Umar menyampaikan kebutuhan prioritas pembangunan infrastruktur Provinsi Jambi sangat mendesak. Pemprov Jambi berharap agar Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengakomodir usulan pembangunan infrastruktur di Provinsi Jambi, untuk menunjang perekonomian Provinsi Jambi.

Hal itu diungkapkan H Fachrori Umar dalam Pra Konsultasi Regional Kementerian PUPR Se Sumatera Tahun 2018 yang berlangsung di Abadi Convention Centre (ACC) Jambi Rabu (7/3/2018) malam. Sekjen Kementerian PUPR, Prof Dr Ir Anita Firmanti Eko Susetyowati,MT hadir dalam acara ini.

Acara tersebut juga diikuti Bappeda Se Sumatera dengan menghadirkan KPK guna mengetahui hal-hal yang menjadi perhatian bersama dalam melaksanakan pembangunan guna menghindari kebocoran  dan potensi korupsi pada pembangunan infrastruktur. (JP-Lee)

Berita Terkait



Share this article :

Posting Komentar