Home » , , » Bisa Kumpulkan Syarat Dukungan 2 Ribu KTP, Anda Bisa Mendaftar Calon DPD RI

Bisa Kumpulkan Syarat Dukungan 2 Ribu KTP, Anda Bisa Mendaftar Calon DPD RI

Written By jambipos-online on Senin, 19 Maret 2018 | 15:08

7 Anggota DPR RI dan 4 Anggota DPD Hasil Pemilu 2014 Dapil Provinsi Jambi.
Jambipos Online, Jambi-Proses pencalonan Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI mulai dilaksanakan April 2018. Jika Anda bisa mengumpulkan dukungan minimal 2 Ribu KTP, bisa mencalonkan diri sebagai bakal calon DPD RI Pemilu 2019 mendatang. Bagi Anda yang ingin maju, kini sudah bisa mulai melengkapi berkas dukungan yang menjadi syarat wakil rakyat non partai politik ke Senayan.

Komisioner KPU Provinsi Jambi, M Sanusi kepada wartawan, Senin (19/3/2018) mengatakan, Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu menyertakan sejumlah aturan teknis pemilu termasuk persyaratan dukungan minimal bagi calon anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI pemilu 2019 mendatang.

“Syarat minimal untuk Provinsi Jambi harus ada dukungan 2000 pemilih. Karena masuk kategori jumlah penduduk antara 1 juta sampai 5 juta,” katanya.

Disebutkan, dukungan pemilih ini dibuktikan dengan daftar dukungan yang dibubuhi tanda tangan atau cap jempol jari tangan dan dilengkapi fotokopi kartu tanda penduduk setiap pendukung.

Adapun dukungan sebagaimana yang dimaksud harus tersebar paling sedikit 50 persen dari jumlah kabupaten dan kota di Provinsi Jambi bagi calon yang bersangkutan. “Berarti minimal tersebar di 11 kabupaten kota se Provinsi Jambi,” ujar Sanusi.

Sementara penyerahan dukungan sudah dibuka KPU Provinsi Jambi mulai tanggal 22 April 2018. Berdasarkan Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 7 Tahun 2017 tentang Tahapan, Program dan Jadwal Penyelenggaraan Pemilihan Umum tahun 2019, tahapan jadwal pencalonan Anggota DPD untuk Pemilu 2019 adalah Pengumuman penyerahan syarat dukungan (26 Maret 2018 – 8 April 2018), Penyerahan dokumen syarat dukungan (22 April 2018 – 26 April 2018).

Kemudian, verifikasi jumlah minimal dukungan dan sebaran (27 April 2018 – 10 Mei 2018), verifikasi administrasi dan analisa dukungan ganda (27 April 2018 – 10 Mei 2018), penyampaian hasil verifikasi administrasi, analisis dukungan ganda, jumlah minimal dukungan dan Sebaran Kepada Calon Anggota DPD (11 Mei 2018 – 13 Mei 2018).

Nantinya dukungan ini akan diverifikasi secara faktual satu persatu. Jika ada kesengajaan melakukan penggadaan dukungan atau melakukan pemalsuan dukungan secara sengaja maka pihaknya akan memberikan sanksi adminsitrasi. “Satu dukungan yang sengaja dipalsukan atau digandakan makan disanksi untuk menambah 50 dukungan. Bukti dukungan diserahkan dalam bentuk hard copy dan soft copy excel,” katanya.

Hasil Pemilu 2014

Berdasarkan Rapat Pleno Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Jambi tanggal 23 dan 24 April 2014 llau, menetapkan tujuh calon anggota legislatif (Caleg) DPR RI dan empat calon anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) daerah pemilihan (Dapil) Provinsi Jambi Periode 2014-2019 hasil Pemilu 9 April 2014 lalu.

Dari data KPU Provinsi Jambi, perolehan suara sah partai politik dari delapan kabupaten dan dua kota se Provinsi Jambi yakni Nasdem 98.336 suara, PKB 105.551 suara, PKS 70.303 suara, PDIP 274.143 suara, Golkar 288.724 suara, Gerindra 193.970 suara, Partai Demokrat 235.471 suara, PAN 179.438 suara, PPP 104.628 suara, Hanura 85.439 suara, PBB 39.203 suara, PKPI 16.752 suara.

Sementara jumlah suara sah yakni 1.691.958 dan suara tidak sah 270.646. Dan total pemilih yakni 1.962.604 dari total daftar pemilih tetap (DPT) 2.540.604 mata pilih. 

Sementara tujuh partai politik perolehan suara terbanyak dan menempatkan calegnya di DPR RI yakni Golkar 288.724 suara dengan caleg Hj Saniatul Lativa dengan perolehan suara caleg 87.911,  PDIP 274.143 suara dengan caleg MR Ihsan Yunus dengan perolehan suara caleg 61.648 suara.

Kemudian  Partai Demokrat 235.471 suara dan calegnya Drs Zulfikar Achmad dengan 53.556 suara, Gerindra 193.970 suara dan calegnya Ir HR Sutan Adil Hendra dengan perolehan suara terbanyak 59.261 suara.

Selanjutnya   PAN 179.438 suara dengan calegnya H.A Bakri HM SE dengan perolehan suaranya 79.605 suara,  PKB 105.551 suara dengan calegnya H Handayani dengan perolehan suaranya 47.479 suara dan kursi ke tujuh oleh PPP 104.628 suara dengan calegnya Dra Hj Elviana Msi dengan perolehan suaranya 42.535 suara.

Sementara suara Partai Nasdem dengan total 98.336 suara dan dua caleg penyumbang suara terbanyak Nasdem yakni H Agus Suyandi Roni SH MH (Ketua DPD Nasdem Provinsi Jambi) dengan 22.721 suara dan Ir Tigor Gh Sinaga (caleg Nasdem nomor urut 7) 22.054 suara.

Perolehan suara Tigor Sinaga tersebar di Kabupaten Kerinci 271 suara, Merangin 1.198 suara, Sarolangun 1.608 suara, Batanghari 1.411 suara, Muarojambi 3.528 suara, Tanjung Jabung Barat 2.044, di Tanjung Jabung Timur 514 suara, Bungo 1.414 suara, Tebo 1.143 suara, di Kota Jambi 7.913 suara dan Kota Sungai Penuh 210 suara. Namun Nasdem Jambi tidak mewakili calonnya karena harus tersingkir oleh suara PKB.

Empat Anggota DPD RI

Sementara empat dari 32 calon anggota DPD RI peraih suara terbanyak yakni M Syukur SH dengan perolehan  235.941 suara, Hj Daryati Uteng S SE MM dengan perolehan 127.376 suara, Dra Hj Juniwati T Masjchun S dengan perolahan 94.841 suara dan peringkat empat yakni H Abu Bakar Jamalia dengan perolehan suara 93.605 suara. Suara sah pemilihan DPD 1.565.791 suara dan suara tidak sah 396.813 suara.

Hasil Pileg 9 April 2014 lalu, setidaknya menjadi catatan berharga bagi caleg incumben yang tidak lolos lagi ke Senayan. Setidaknya caleg incumben yang tak lolos itu yakni Selina Gita caleg nomor urut satu dari Partai Golkar.

Kemudian caleg incumben saat itu Indrawati Sukadis caleg nomor urut satu dari Partai Demokrat, caleg Herman Kadir dari PAN, H Murady Darmansyah caleg Hanura. Kemudian calon DPD Irsan Yunus yang sebelumnya adalah anggota DPR RI dari PDIP.

Ternyata mendapat predikat caleg incumben dengan nomor urut caleg cantik tak menjamin bisa dengan mulus melaju ke Senayan. Justru caleg wajah-wajah baru yang mampu membuat warna perolehan suara yang cukup signifikan, bahkan melesat tajam.

Kita bisa melihat perolehan suara caleg Hj Saniatul Lativa dengan perolehan suara caleg 87.911. Berstatus sebagai istri Bupati Kabupaten Tebo Sukandar, Saniatul Lativa mendapat perolahan suara yang melesat tajam dari enam caleg Golkar lainya.

Bahkan Saniatul Lativa meraup suara mayoritas di Kabupaten Tebo yang mencapai 59.775 suara. Sedangkan urutan kedua perolehan suara di Kabupaten Tebo yakni caleg Salina Gita dengan perolehan suara 13.540 suara. Padahal Pileg 2009 lalu, Tebo merupakan lumbung suara Salina Gita.

Sementara Caleg Golkar nomor urut 2 Pinto Jayanegara yang notabene putra dari mantan Wakil Gubernur Jambi Antony Zeidra Abidin yang hanya memperoleh 1.833 suara di Kabupaten Tebo. 

Caleg wajah baru yang melesat dalam memperoleh suara signifikan yakni Caleg Demokrat nomor urut tiga Drs Zulfikar Achmad dengan total perolehan 53.556 suara se Provinsi Jambi. Mantan Bupati Bungo dua periode itu juga menang telak di Kabupaten Bungo dengan perolehan 36.985 suara.

Caleg PDIP nomor wahid yakni MR Ihsan Yunus tidak memberikan perolehan suara signifikan disalah satu kabupaten kota, namun perolahan suaranya MR Ihsan Yunus hampir merata di delapan kabupaten dua kota se Provinsi Jambi hingga total perolehan suaranya mencapai 61.648. 

Perolehan suara Ihsan Yunus yakni di Kabupaten Sarolangun 8.967 suara, Merangin 9.684 suara, Kerinci 2.003 suara, Batanghari 5.085 suara, Muarojambi 5.742 suara, Tanjung Jabung Barat 2.642 suara, Tanjung Jabung Timur 2.136 suara, Bungo 3.649 suara, Tebo 8.345, Kota Jambi 12.582 suara dan di Kota Sungai Penuh 813 suara. 

Sementara caleg PDIP nomor urut 5 Dodi Sularso mennag telak di Kota Jambi dengan perolehan suara 28.165 suara, dan total suara Dodi Sularso yakni 57.521 suara. Perolehan Dodi Sularso lebih tinggi di Kota Jambi dibandingkan dengan Ihsan Yunus yang notabene putra dari Irsan Yunus, Ketua DPD PDIP Provinsi Jambi.

Caleg DPR RI wajah baru lainnya yakni Ir HR Sutan Adil Hendra (Ketua DPD Gerindra Provinsi Jambi)  dengan perolehan suara terbanyak 59.261 suara. 

Perolehan suara Ir HR Sutan Adil Hendra yakni di Kabupaten Kerinci 12.759 suara, Merangin 4.909 suara, Sarolangun 4.156 suara, Batanghari 4.697 suara, Muarojambi 5.619 suara, Tanjung Jabung Barat 6.928 suara, Tanjung Jabung Timur 1.386 suara, Bungo 3.915 suara, Tebo 4.217, Kota Jambi 10.679 suara dan di Kota Sungai Penuh 1.593 suara.  

Partai PKB yang meraih 105.551 dengan meloloskan satu kursi di DPR RI juga menjadi catatan tersendiri bagi dunia politik di Provinsi Jambi. Meningkatnya suara PKB secara nasional, juga berpengaruh di Provinsi Jambi.

Suara calegnya PKB, H Handayani mampu meraih suaranya 47.479 suara. Perolehan suara H Handayani yakni di Kabupaten Kerinci 1.852 suara, Merangin 23.932 suara, Sarolangun 4.126 suara, Batanghari 3.910 suara, Muarojambi 2.728 suara, Tanjung Jabung Barat 3.701 suara, Tanjung Jabung Timur 838 suara, Bungo 1.280 suara, Tebo 2.049, Kota Jambi 2.529 suara dan di Kota Sungai Penuh 534 suara.

Karena H Handayani pernah menjadi calon Bupati Merangin membuat perolahan suaranya di Mabupaten Merangin menang telak dengan perolehan  23.932 suara. 

Perolehan suara PPP yang mencapai 104.628 suara juga mendudukkan satu kursi di DPR RI. Caleg yang bakal duduk yakni Dra Hj Elviana Msi dengan total perolehan suaranya 42.535 suara.

Dra Hj Elviana Msi merupakan periode ke tiga berkantor di Senayan. Pada Pemilu 2004 Dra Hj Elviana Msi terpilih jadi DPR RI dari PDIP. Kemudian mencalonkan sebagai anggota DPD RI Dapil Provinsi Jambi 2009 dan lolos ke Senayan. Pileg 9 April 2014, Dra Hj Elviana Msi mencaleg dari PPP dan lolos juga ke Senayan.

Perolehan suara Hj Elviana Msi yakni di Kabupaten Kerinci 5.753 suara, Merangin 6.665 suara, Sarolangun 5.078 suara, Batanghari 2.281 suara, Muarojambi 2.029 suara, Tanjung Jabung Barat 1.142 suara, Tanjung Jabung Timur 714 suara, Bungo 7.606 suara, Tebo 6.843 suara, Kota Jambi 2.762  suara dan di Kota Sungai Penuh 1.662 suara. 

Dengan terpilihnya 7 Anggota DPR RI dan 4 DPD RI Dapil Provinsi Jambi diharapkan mampu membawa perubahan pembangunan ke arah yang lebih baik untuk Provinsi Jambi. Semoga.(JP-Lee)

Share this article :

Posting Komentar