Refleksi Dua Tahun Zumi Zola Membangun Jambi

Written By jambipos-online on Selasa, 20 Februari 2018 | 17:16

Gubernur Jambi H Zumi Zola saat memberikan Alsintan panen padi kepada kelompok tani di Kabupaten Tanjungjabung Timur belum lama ini. 
Jambipos Online, Jambi-Pada 12 Februari 2018, tepatnya H Zumi Zola menjabat Gubernur Provinsi Jambi. Selama dua tahun kepemimpinan Zumi Zola, telah berhasil meningkatkan perekonomian dan membenahi infrastruktur di Provinsi Jambi. Berikut ini rangkuman keberhasilan sejumlah program Zumi Zola selama dua tahun menjabat Gubernur Jambi yang dicatatat Jambipos Online.

Mencermati  catatan perjalanan pembangunan Provinsi Jambi sepanjang tahun 2016 dan tahun 2017, kondisi perekonomian Provinsi Jambi masih dipengaruhi oleh perlambatan ekonomi global. Pada tahun 2016  ekonomi Provinsi Jambi tumbuh sebesar 4,37 persen, sedangkan pada tahun 2017 tumbuh 4,64 persen. 

Pertumbuhan ekonomi diperkirakan masih bersumber dari pertumbuhan sektor utama provinsi Jambi yaitu sektor pertambangan dan penggalian, sektor pertanian, kehutanan dan perikanan, serta sektor industri pengolahan. 

Tingkat Pengangguran Terbuka Provinsi Jambi, pada Agustus 2017 mencapai angka 3,85 persen, lebih baik dibandingkan kondisi  Agustus tahun 2016 yaitu 4,34 persen. Demikian pula kinerja penurunan kemiskinan juga memperlihatkan perbaikan, ditunjukkan dengan persentase penduduk miskin yang mengalami penurunan dari 8,41 persen pada Maret tahun 2016 menjadi 8,19 persen pada Maret 2017.

Angka kemiskinan Provinsi Jambi juga lebih rendah, jika dibandingkan dengan angka kemiskinan nasional yang tercatat 10,64%. Selanjutnya untuk meningkatkan kesejahteraan kaum buruh di Provinsi Jambi, Dewan Pengupahan Provinsi Jambi telah menaikkan  Upah Minimum Provinsi (UMP) tahun 2018 menjadi 2,243 juta Rupiah atau naik 8,7% dari tahun 2017 yaitu sebesar 2,063 juta Rupiah.

Pada Tahun 2017 merupakan tahun kedua pelaksanaan Perda Nomor 7 Tahun 2016 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi Jambi Tahun 2016-2021. Dengan Visi yaitu Mewujudkan Provinsi Jambi yang Tertib, Unggul, Nyaman, Tangguh, Adil dan Sejahtera, atau Jambi TUNTAS 2021, kami memfokuskan pada 6 Misi pembangunan. 

Misi pertama dari 6 Misi tersebut, yaitu Meningkatkan Tata Kelola Pemerintahan yang baik. Guna mewujudkan misi ini, kami telah banyak melakukan pembaruan khususnya dalam peningkatan kelembagaan dan sumberdaya aparatur, serta berbagai sistem pendukung lainnya. Kami berterima kasih kepada Dewan yang terhormat, atas kerjasama dan kemitraannya, dalam menyelesaikan berbagai aturan terkait.

Selanjutnya peningkatan integritas birokrasi juga merupakan salah satu perwujudan Tata Kelola Pemerintahan yang Baik. Kinerja integritas birokrasi ditunjukkan dari kewajaran informasi pengelolaan keuangan daerah. 

Berdasarkan hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan, atas laporan keuangan pemerintah Provinsi Jambi, yang pada tahun 2017, untuk kelima kalinya diberikan predikat Opini Wajar Tanpa Pengecualian atau WTP”.

Dalam rangka meningkatkan sinkronisasi pembangunan regional di wilayah Sumatera, Pemerintah Provinsi Jambi ditunjuk sebagai tuan rumah pelaksanaan Rakor Gubernur se-Wilayah Sumatera pada tanggal 9 Oktober 2017 lalu, yang dihadiri oleh  Menteri Dalam Negeri, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, dan Kementerian BUMN  yang  menghasilkan beberapa kesepakatan kerjasama antar Pemerintah Provinsi  di wilayah Sumatera,  juga  menghasilkan rekomendasi dari Kementerian PUPR untuk beberapa kegiatan fisik di wilayah  Provinsi Jambi.

Dalam rangka mewujudkan Misi ke dua yaitu Meningkatkan Kualitas Sumberdaya Manusia yang Sehat, Terdidik, Berbudaya, Agamis dan Berkesetaraan Gender, maka pada bidang pendidikan telah dilakukan berbagai upaya, diantaranya:    wajib belajar 9 tahun di perpanjang menjadi 12 tahun, serta mengurangi jumlah Angka Putus Sekolah. Sejak tahun 2016, Pemerintah Provinsi Jambi juga telah merumuskan dan melaksanakan kegiatan pemberian beasiswa untuk 15.000 orang selama 5 tahun.

Bidang kesehatan, berbagai upaya sudah kita lakukan terutama peningkatan pelayanan kesehatan mulai dari pemberian nutrisi seribu hari pertama hari kehidupan sampai dengan, kemudian peningkatan sarana dan prasarana kesehatan, peningkatan SDM tenaga kesehatan (beasiswa dokter spesialis) serta peningkatan jaminan kesehatan bagi masyarakat miskin. 

Berkaitan dengan Misi ke tiga yaitu Menjaga Situasi Daerah yang Kondusif, Toleransi antar Umat Beragama  dan Kesadaran Hukum Masyarakat, kita semua mengetahui, bahwa kondisi kehidupan berdemokrasi di Provinsi Jambi sampai saat ini, masih tetap berada pada kategori baik. 

Hal ini tercermin dari penyelenggaraan pemilihan Kepala Daerah/Wakil Kepala Daerah pada tahun 2017 di Kabupaten Sarolangun, Kabupaten Tebo dan Muaro Jambi, semuanya berjalan lancar, tertib dan aman.

Kondisi sosial kemasyarakatan Provinsi Jambi saat ini, meskipun di  daerah lain terjadi gejolak, namun daerah Jambi tetap aman dan damai, dimana hubungan antar umat dan antar etnis terjalin dalam suasana yang harmonis. 

Upaya menciptakan situasi yang kondusif tersebut mendapat apresiasi dari Pemerintah Pusat dimana pada tanggal 15 Maret 2017,  Provinsi Jambi menerima Piagam Penghargaan dari Menteri Dalam Negeri sebagai Peringkat IV Nasional dalam hal capaian Kinerja Rencana Aksi Terpadu Penanganan Konflik Sosial Tingkat Provinsi. 

Peran dari Forum Kerukunan Umat Beragama atau FKUB, tokoh adat, tokoh masyarakat dan organisasi masyarakat terus dioptimalkan, guna menjaga kerukunan antar kelompok dan antar anggota masyarakat.

Dalam rangka mewujudkan Misi  ke empat yaitu Meningkatkan Daya Saing Daerah melalui optimalisasi pembangunan ekonomi kerakyatan yang didukung oleh penerapan IPTEKIN berwawasan lingkungan.

Maka Pemerintah Provinsi Jambi terus meningkatkan peran dari sektor Usaha Mikro, Kecil dan Menengah dalam perekonomian daerah yang berbasis Ilmu Pengetahuan Teknologi dan Inovasi.

Berbagai upaya kita lakukan dalam rangka memasyarakatkan IPTEKIN di Bumi Sepucuk Jambi Sembilan Lurah ini. Pemerintah Provinsi Jambi mengikuti berbagai event salah satunya adalah Gelar Teknologi Tepat Guna Tingkat Nasional dan berhasil mendapatkan Juara Harapan 1 untuk lomba Pos Pelayanan Teknologi (Posyantek) yang diraih oleh Posyantek Permata Kecamatan Bajubang Kabupaten Batang Hari.

Pemprov Jambi menyadari bahwa sektor ekonomi rakyat terbukti memiliki pondasi yang kuat dalam menghadapi berbagai krisis ekonomi. Untuk mendukung pengembangan ekonomi rakyat ini, kita telah melaksanakan berbagai program, yang diharapkan dapat menjadi motor penggerak perekonomian, seperti penguatan permodalan bagi Usaha Kecil dan Menengah, sebagai upaya untuk mendorong UMKM agar mampu melaksanakan usaha secara berkesinambungan dan berdaya saing.

Berkenaan dengan pelaksanaan Misi ke lima yaitu “Meningkatkan aksesibilitas dan kualitas infrastruktur umum, pengelolaan energi dan sumber daya alam yang berkeadilan dan berkelanjutan”, maka untuk memperlancar roda perekonomian dan  mendukung percepatan pembangunan di semua sector.

Pembangunan Infrastruktur wilayah menjadi sangat penting. Oleh karena itu, pembangunan infrastruktur wilayah, selama tahun 2016-2021, tetap akan menjadi perhatian serius bagi Provinsi Jambi.

Infrastruktur jalan dan jembatan sebagai urat nadi perekonomian, menjadi salah satu fokus utama penanganan infrastruktur. Oleh karena itu selama tahun 2017 telah dilaksanakan program pembangunan, peningkatan dan rehabilitasi beberapa ruas jalan yang menjadi kewenangan provinsi, baik untuk peningkatan aksesibilitas dan konektivitas, maupun jalan produksi yang menghubungkan sentra-sentra produksi dalam wilayah Provinsi Jambi. 

Capaian kondisi jalan mantap sampai dengan akhir tahun 2017 adalah 76,57 persen dari target  76,18 persen. Sedangkan untuk jalan produksi dalam kondisi mantap sudah mencapai 74,22 persen dari target 74,59 persen.

Untuk infrastruktur keciptakaryaan, khususnya untuk perluasan  akses masyarakat terhadap air minum, maka pada tahun 2017 Pemerintah Provinsi Jambi telah melaksanakan kegiatan pengadaan dan pemasangan pipa di 10 kabupaten/kota, dengan total panjang pipa terpasang mencapai 59.848 meter. 

Diharapkan dengan terpasangnya pipa tersebut, distribusi dan pelayanan air minum di seluruh wilayah Provinsi Jambi dapat meningkat signifikan. Disamping itu, dalam rangka mewujudkan kawasan pemukiman yang aman, layak dan memadai, dilaksanakan pembangunan drainase di beberapa kawasan perkotaan, dengan total panjang drainase dibangun pada tahun 2017 mencapai  4.105 meter. 

Selain itu, juga telah dibangun Prasarana, Sarana, dan Utilitas (PSU) perumahan berupa jalan rabat beton di 5 kabupaten/kota dengan total panjang jalan mencapai 8.557 meter.

Guna mendukung kelancaran dan kemudahan aksesibilitas pada kawasan unggulan, khususnya Kabupaten Kerinci dan Kota Sungaipenuh yang merupakan Kawasan Strategis Pariwisata Nasional dan Branding Wisata Provinsi Jambi, maka Pemerintah Provinsi Jambi tahun 2017 telah memberikan bantuan keuangan sebesar Rp. 15 Milyar kepada Pemerintah Kabupaten Kerinci untuk pembebasan lahan dalam rangka pengembangan Bandara Depati Parbo Kerinci. 

Diharapkan dengan pengembangan bandara ini nantinya akan makin meningkatkan kunjungan wisata pada wilayah Kerinci - Sungai Penuh dan sekitarnya.

Dalam rangka mewujudkan Misi ke enam yaitu Meningkatkan Kualitas Kehidupan Masyarakat, maka untuk untuk pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, terhadap gizi, pelayanan kesehatan, pendidikan serta infrastruktur dasar. 

Untuk itu melalui Misi ke-6 dari Jambi TUNTAS, dan sejalan dengan Nawacita agenda ke-3, yaitu “Membangun Indonesia dari Pinggiran dengan memperkuat daerah-daerah dan desa dalam kerangka Negara Kesatuan”, kami telah menyiapkan program unggulan untuk menuntaskan desa tertinggal di Provinsi Jambi sebanyak 191 desa sampai tahun 2021, melalui bantuan keuangan untuk membangun infrastruktur ekonomi desa, meningkatkan kapasitas aparatur desa.

Gubernur Jambi Zumi Zola menyadari bahwa ditengah keberhasilan pembangunan, yang dilaksanakan selama dua tahun ini yaitu pada tahun 2016  dan tahun 2017 tersebut, belum dapat memuaskan semua pihak, khususnya dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat. 

“Oleh karenanya, atas nama Gubernur Jambi, saya sampaikan permohonan maaf. Inshaa Allah, kedepan dengan kerjasama dan kebulatan tekad kita semua, mudah-mudahan apa yang kita cita-citakan dapat terwujud,” kata Zumi Zola. (JP-Lee)

Share this article :

Posting Komentar