Info Terkini

10/recent/ticker-posts

Widget HTML

 


Bupati Sarolangun Cek Endra Lantik 286 Pejabat

Bupati Sarolangun Drs H Cek Endra resmi melantik 286 orang pejabat Eselon III dan IV lingkungan Pemerintahan Kabupaten Sarolangun di Ruang Pola Kantor Bupati Sarolangun, Kamis (18/1/2018).IST
Jambipos Online, Sarolangun-Bupati Sarolangun Drs H Cek Endra resmi melantik 286 orang pejabat Eselon III dan IV lingkungan Pemerintahan Kabupaten Sarolangun di Ruang Pola Kantor Bupati Sarolangun, Kamis (18/1/2018).

Sementara itu, sebanyak 76 orang pejabat eselon III dan IV tidak ada jabatan. Pejabat yang dilantik terdiri dari 177 orang pejabat eselon III dan 109 orang pejabat eselon IV. 

Menurut Cek Endra, saat ini pejabat Kabupaten Sarolangun perlu dilakukan penyegaran. “Kita memerlukan mesin yang baru, sebab masih ada pejabat yang sudah lama menjabat di Organissai Perangkat Daerah (OPD) karena itu diperlukan penyegaran,” kata Cek Endra. 

Disebutkan, sebelumnya tampak ada kelesuan kinerja pegawai, yang dapat diindikasikan akibat pengaruh politik Pilkada 2017 yang lalu. Ini juga terlihat dalam pidato pelantikan yang  disebutkan Cek Endra, yang menyinggung tentang adanya ASN yang berpolitik.

“Semestinya ASN tidak diperbolehkan berpolitik, tapi setelah terdeteksi adanya ASN yang ikut berpolitik, tentu saja ini dinilai melanggar aturan. Itulah pemicu adanya pejabat yang dinonjobkan," ujar Cek Endra.

“ASN yang berpolitik harus siap menerima resiko, seharusnya ASN netral, loyal dan satu visi dan misi dengan pimpinan, bukankah Saya pribadi sudah 12 tahun membina ASN, tapi masih ada ASN bertantangan dengan visi dan misi Saya,” katanya.

Dia menambahkan bahwa proses evaluasi terhadap pejabat eselon III dan IV yang dilantik ini tidak mengenal waktu. Bekerja harus profesional dan proporsional, disesuaikan dengan aturan. "Jika tidak mampu berkerja dengan baik, kapanpun jabatan yang disandang bisa distop," tegas Cek Endra.

Cek Endra  juga menambahkan, kinerja pejabat eselon III dan IV yang dilantik akan dievaluasi. “Apabila tidak mendukung program Bupati, otomatis mereka tidak kebagian jabatan. Ingat. Pejabat yang dinonjob jangan patah hati, tapi masih berkesempatan meraih jabatan baru untuk kedepannya, silakan tunjukkan prestasi kerja,” sebutnya. (JP-Sianturi)

Berita Lainnya

Posting Komentar

0 Komentar