Home » , , » Surplus Beras 44.326 Ton, Kabupaten Ini Justru Minim Alsintan

Surplus Beras 44.326 Ton, Kabupaten Ini Justru Minim Alsintan

Written By jambipos-online on Tuesday, November 14, 2017 | 20:05

Lahan Padi Payo di pinggir Danau Kerinci, Selasa 7 November 2017. Photo: Asenk Lee Saragih
Jambipos Online, Jambi-Kabupaten Kerinci merupakan satu-satunya daerah kabupaten di Provinsi Jambi yang mempu surplus produksi beras hingga 44.326 Ton pertahun. Bahkan Kabupaten Kerinci telah mampu memproduksi beras sebanyak 57.644 Ton, sementara kebutuhan beras di Kerinci hanya 9.432 Ton per tahun. Namun demikian, bantuan alat dan mesin pertanian (Alsintan) kepada petani padi sawah masih sangat minim di Kerinci.

Pengamatan Jambipos Online selama tiga hari di Kerinci, para petani padi sawah masih menggaral sawahnya dengan cara tradisional yakni mencangkul, menanam dengan manual dan panen padi juga dengan cara manual. Saat panen petani hanya membanting-banting padi yang telah dipanen dengan sebuah pemukul hingga padi terpisah dari batagnya.

Padahal luas lahan sawah padi di Kabupaten Kerinci cukup luas, namun petaninya masih menggarapnya dengan cara manual dan tradisional. Bahkan pekerja tenaga harian untuk petani juga sangat sulit didapatkan di Kerinci.

Bupati Kerinci H Adirozal saat Pidato HUT Ke 59 Kabupaten Kerinci Pada Sidang Istimewa DPRD Kerinci, Kamis (9/11/2017) lalu mengatakan, dalam upaya meningkatkan ketahanan pangan , Kerinci juga telah berhasil memendekkan umur padi Payo menjadi 5-5,5 bulan dengan produksi yang lebih tinggi dan rasa yang tidak berobah.

“Pengembangan ini dari hasil penelitian kerjasama antara Pemda Kerinci dengan Badan Tenaga Atom Nasional (Batan). Demikian pula dengan komuditi holtikultura dari 19 komuditi, Pemkab Kerinci mampu mencapai produksi sebanyak 217.950 Ton dan pada tahun 2018 direncanakan pula pembangunan balai benih hortikultura di Kerinci,” kata Adirozal.

Namun Adirozal tak menyebutkan berapa luas lahan padi sawah di Kabupaten Kerinci yang kini digarap petani. Bahkan disebutkan, lahan padi sawah di Kabupaten Kerinci terus menyempit karena warga dipergunakan untuk permukiman. 

Bupati Kerinci H Adirozal juga meminta Pemerintah Provinsi Jambi untuk membantu Alsintan kepada petani padi sawah di Kerinci. Dia juga meminta agar pembangunan sarana irigasi di Kabupaten Kerinci oleh Dinas PUPR Provinsi Jambi dimaksimalkan. (JP-Lee)   
Lahan Padi Payo di pinggir Danau Kerinci, Selasa 7 November 2017. Photo: Asenk Lee Saragih

Lahan Padi Payo di pinggir Danau Kerinci, Selasa 7 November 2017. Photo: Asenk Lee Saragih
Jemur Padi Payo di Jalan Keliling Danau Kerinci, Selasa 7 November 2017. Photo: Asenk Lee Saragih
Jemur Padi Payo di Jalan Keliling Danau Kerinci, Selasa 7 November 2017. Photo: Asenk Lee Saragih
Wakil Gubernur Jambi H Fachrori Umar (kanan) didampingi Bupati Kerinci H Adirozal saat meninjau Jalan Rigid Beton di Jalan Keliling Danau Kerinci, Selasa 7 November 2017. Photo: Asenk Lee Saragih

Share this article :

Post a Comment

 
Support : Redaksi Jambipos Online | KONTAK KAMI | Pedoman Media
Copyright © 1998. Jambipos Online - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Publiser/Admin Jambipos Online
Proudly powered by Jambipos