Info Terkini

10/recent/ticker-posts

Widget HTML

 


Jokowi: Jengkel Saya Masih Maraknya Narkoba dan Obal Ilegal

Foto: Biro Pers Setpres
Jambipos Online- Kadang-kadang saya begitu jengkel. Narkotika, obat-obatan ilegal marak beredar, anak-anak kita yang terkena. Masa depan kita yang terancam. Kemarin, pada Pencanangan Aksi Nasional Pemberantasan Obat Ilegal dan Penyalahgunaan Obat di Jakarta, saya bertanya ke Kepala Badan Reserse Kriminal Polri, Komisaris Jenderal Ari Dono: apa yang telah dilakukan oleh kepolisian menghadapi soal ini? 

Pak Ari Dono menjawab dengan penyuluhan di sekolah-sekolah, razia, lalu penegakan hukum. Menurut saya itu sudah biasa dilakukan. Nah, ketegasan Bareskrim seperti apa? “Kita proses yang bersalah, untuk yang memenuhi unsur pidana kita penjarakan.

“Saya juga bertanya kepada Bimo Setiawan Almachzumi alias Bimbim "Slank", bagaimana seharusnya perang terhadap narkoba dan obat-obatan ilegal. Bimbim mengajarkan anaknya menjauhi narkoba dan obat ilegal. Kepada putri sulungnya yang kini berusia 16 tahun, Bimbim mengatakan: “Narkoba itu kampungan, narkoba itu norak, narkoba itu hanya orang-orang yang enggak jelas.” 

Begitulah. Pengawasan peredaran obat ilegal dan terlarang harus betul-betul dijalankan dengan tegas dan cepat. Jangan pula ditemukan lagi adanya praktik-praktik seperti suap yang mencemari proses pengawasan ini sehingga tidak berjalan dengan baik. 

Saya juga berharap betul agar sekolah, pondok pesantren, dan para pengajar dapat lebih menggencarkan sosialisasi mengenai bahaya narkoba dan obat ilegal kepada murid-muridnya. 

Sekarang saatnya kita semua bertanggung jawab untuk melindungi kesehatan dan keselamatan seluruh rakyat Indonesia.(FB-Presiden Joko Widodo)

Berita Lainnya

Posting Komentar

0 Komentar