Home » , , » Tragedi Rohingnya Jangan Jadi Isu Provokasi di Jambi

Tragedi Rohingnya Jangan Jadi Isu Provokasi di Jambi

Written By jambipos-online on Friday, September 8, 2017 | 10:35

Gubernur Jambi H Zumi Zola Zulkifli.
Jambipos Online, Jambi-Gubernur Jambi H Zumi Zola Zulkifli mengapresiasi aksi damai bersama umat Muslim dan Umat Budha yang turut menjaga suasana kondusif Provinsi Jambi terlebih untuk peduli Rohingnya. Zola juga menghimbau masyarakat Provinsi Jambi untuk turut serta membantu etnis Rohingya dengan berbagai aksi damai dan donasi. 

Ungkapan itu disampaikan Zumi Zola dalam Dialog Wawasan Kebangsaan, bertempat di Auditorium Rumah Dinas Gubernur Jambi, Rabu (6/9/2017) malam. Zola mengatakan bahwa dialog tersebut sebagai silahturahmi antar etnis, umat beragama dan berbangsa yang ada di Provinsi Jambi menindaklanjuti perkembangan di Rohingya, dimana etnis Rohingya saat ini sedang mengalami perselisihan dengan Pemerintah Myanmar. 

“Kita telah sepakat untuk mengutuk dan mengecam tragedi yang terjadi di Rohingya dan memberikan dukungan serta perhatian kepada etnis Rohingya dengan melakukan aksi damai,” ungkap Zola. 

Zola menyampaikan, dialog wawasan kebangsaan ini sangat penting dan sangat strategis sekali sebagai upaya menjaga suasana kondusif yang merupakan modal utama dalam melaksanakan pembangunan di Provinsi Jambi, terlebih lagi dengan adanya tragedi yang terjadi di Rohingya.

“Kita boleh memberikan perhatian dan dukungan kepada etnis Rohingya, tapi jangan sampai menimbulkan perpecahan diantara kita yang ada di Jambi. Kita bisa memberikan dukungan untuk mengecam tragedi kemanusiaan dengan aksi damai melakukan penggalangan dana bagi etnis Rohingya,” katanya.

Kata Zola, tragedi kemanusiaan yang terjadi di Myanmar merupakan konflik antara Pemerintah Myanmar dengan etnis Rohingya dan Pemerintah Indonesia telah bersikap aktif, serta meminta kepada Pemerintah Myanmar untuk segera meredakan konflik yang terjadi, dengan berpegang pada nilai-nilai kemanusiaan. 

“Tragedi yang terjadi terhadap etnis Rohingya merupakan tragedi kemanusiaan, jangan sampai kejadian tersebut dibawa-bawa kedalam isu-isu yang lainnya, sehingga mengakibatkan perpecahan di Indonesia khususnya di Provinsi Jambi,” kata Zola.

“Bapak Presiden Jokowi telah mengutus Menteri Luar Negeri untuk bertemu dengan Pemerintah Myanmar, selain itu juga telah mengirimkan bantuan kemanusiaan kepada semua korban dan pada bulan Oktober 2017 akan membangun Rumah Sakit di Myanmar. Semua ini adalah langkah nyata yang sudah dilakukan oleh Pemerintah Indonesia dan mendapat pengakuan dari Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB), khususnya utusan PBB yaitu Kofi Annan,” jelas Zola.

Lebih lanjut dikatakan, semua masyarakat Jambi untuk menyikapi kejadian ini dengan bijaksana, terutama terhadap berita-berita yang tersebar di media sosial, harus benar benar dicek sumber kebenaran berita tersebut, agar jangan sampai terhasut unsur provokasi.

“Hati-hati dalam membaca berita, terutama berita-berita yang ada di media sosial, saya tidak mengatakan semua berita tersebut tidak benar, tetapi bijaksanalah dalam menyikapi berbagai berita yang ada di media sosial,” ungkap Zola.

Zola mengharapkan supaya melalui dialog wawasan kebangsaan tersebut dapat mengidentifikasi daerah rawan konflik yang ada di Provinsi Jambi, agar bisa dirumuskan langkah-langkah yang antisipatif serta penanganannya secara cepat, tuntas dan komperhensif untuk bisa meredam konflik tersebut.

“Saya memberikan apresiasi kepada umat Muslim dan umat Budha di Provinsi Jambi yang telah bersama sama menggelar aksi damai dan memberi dukungan untuk etnis Rohingya dengan melakukan penggalangan dana yang akan didonasikan kepada etnis Rohingya,” katanya.

Wakil Gubernur Jambi H Fachrori Umar berpesan kepada masyarakat Provinsi Jambi untuk selalu menjaga kerukunan antar umat beragama. “Kita, antar umat beragama harus hidup rukun secara berdampingan, selalu beribadah dan ingat kepada Tuhan kita karena semua agama mengajarkan kebaikan dan hidup secara damai,” katanya.

Sebelumnya, Kapolda Jambi, Brigjen Polisi Priyo Widyanto menyampaikan, sampai dengan saat ini, kondisi Provinsi Jambi dalam kondisi yang sangat kondusif, ini semua berkat hasil kerja seluruh lapisan masyarakat yang ada di Provinsi Jambi.

“Alhamdulillah, Jambi dalam kondisi damai, karena damai itu indah. Kita tidak merasakan indahnya damai itu ketika kita dalam kondisi damai, tetapi ketika kita dalam kondisi yang tidak damai, maka kita sangat mendambakan damai itu sendiri. Oleh karena itu, marilah bersama sama kita jaga agar Provinsi Jambi ini tetap damai,” ujar Priyo Widyanto.

Priyo Widyanto menghimbau kepada masyarakat Provinsi Jambi untuk terus menjaga kerukunan umat beragama, jangan sampai terprovokasi dengan oknum-oknum yang ingin memecah belah bangsa ini, khususnya Provinsi Jambi. 

“Kita sangat bersyukur, sampai sekarang kerukunan itu masih tercipta dengan baik. Bukti nyata yang bisa dilihat adalah dengan adanya penggalangan dana yang dilakukan oleh umat Muslim dan umat Budha untuk etnis Rohingya yang sedang mengalami konflik,” tutur K Priyo Widyanto.

“Momen seperti ini harus terus dilaksanakan secara berkelanjutan untuk saling bersilahturahmi sehingga setiap permasalahan sekecil apapun bisa dikomunikasi dengan cepat dan bisa menyelesaikan permasalahan-permasalahan yang terjadi diantara umat beragama, sehingga Jambi terus dalam keadaan kondusif,” katanya. (JP-Lee)
 
Share this article :

Post a Comment

 
Support : Redaksi Jambipos Online | KONTAK KAMI | Pedoman Media
Copyright © 1998. Jambipos Online - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Publiser/Admin Jambipos Online
Proudly powered by Jambipos