Home » , , » Krisis Air Bersih di Kota Jambi Meluas Akibat Kemarau Panjang

Krisis Air Bersih di Kota Jambi Meluas Akibat Kemarau Panjang

Written By jambipos-online on Tuesday, September 5, 2017 | 08:57

Debit Sungai Batanghari di Kota Jambi turun drastis selama dua pekan terakhir menyusul tak turunnya hujan di Hulu Sungai selama sebulan terakhir. Air Sungai Batanghari merupakan bahan baku PDAM Tirta Mayang Kota Jambi untuk diolah dan disalurkan ke pelanggan. Dua pekan ini krisis air bersih terjadi di Kota Jambi. Gambar diabadikan, Selasa (5/9/2017) Pagi. Photo: Asenk Lee Saragih.
Jambipos Online, Jambi-Krisis air bersih di Kota Jambi semakin meluas menyusul musim kemarau panjang. Warga yang kesulitan air bersih tidak hanya yang jauh dari jangkauan pipa air Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM). Krisis air juga melanda warga yang dekat dengan tangki air PDAM. 

Moris Siregar (26), warga rukun tetangga (RT) 11, Kelurahan Paal V, Kecamatan Kotabaru, Kota Jambi kepada SP di Kota Jambi, Selasa (5/9/2017) pagi mengatakan, keluarganya terpaksa membeli dari perusahaan air minum swasta menyusul krisis air bersih. 

Hal ini dilakukan karena air PDAM Tirta Mayang Kota Jambi sudah hampir satu bulan tidak mengalir. Padahal jarak tangki penampungan ke rumah hanya sekitar 100 meter. Selain itu, sumur juga sudah kering. “Selama sepekan ini kami sudah dua kali membeli air bersih. Satu tangki berisi 4.000 liter kami beli seharga Rp 250.000," katanya. 

Sementara krisis air bersih di Kota Jambi saat ini tersebar di Kelurahan Mayang, Kenali Asam, Talang Bakung dan beberapa pemukiman yang jauh dari jangkauan PDAM dan kawasan dataran tinggi. 

“Sumur kami sudah hampir sebulan kering dan pasokan air PDAM sering macet. Kami terpaksa membeli air bersih dari perusahaan air minum swasta. Pemesanan air ke PDAM Kota Jambi sulit, karena banyak warga yang antre memesan air ke PDAM,” kata Rosna Br Sitohang (54), warga Talang Bakung, Jambi Selatan, Kota Jambi. 

Sementara Kepala Bagian (Kabag) Humas PDAM Tirta Mayang Kota Jambi Jendro Suseno, menjelaskan, krisis air bersih di Kota Jambi disebabkan musim kemarau dalam dua bulan terakhir. Kemarau membuat sumur warga kering. Selain itu, menyebabkan Sungai Batanghari menyusut, sehingga pasokan bahan baku air PDAM Tirta Mayang Kota Jambi terganggu. 

“Penurunan debit air Sungai Batanghari hingga tiga meter selama kemarau ini sehingga pasokan air ke Instalasi Pengolahan Air (IPA) PDAM berkurang. Akibatnya distribusi air PDAM kepada pelanggan juga sering terganggu," katanya. 

Dijelaskan, selama musim kemarau, pasokan air baku PDAM Tirta Mayang Kota Jambi berkurang sekitar 25 persen. Kondisi tersebut menyebabkan kapasitas produksi lima IPA PDAM juga menurun. Perinciannya, produksi IPA Benteng PDAM Tirta Mayang Kota Jambi turun dari rata-rata 600 liter per detik menjadi 400 liter per detik. 

IPA Tanjung Sari turun dari 100 liter per detik menjadi 75 liter per detik dan IPA Aur Duri turun dari 220 liter per detik menjadi 212 liter per detik. Sedangkan IPA Pasir Panjang turun dari 40 liter per detik menjadi 39 liter per detik dan produksi air IPA Tanjung Johor turun dari 20 liter per detik menjadi 13 liter per detik.

"Ini membuat beberapa wilayah permukiman di Kota Jambi mengalami gangguan distribusi air bersih di antaranya Kecamatan Jambi Timur dan Kecamatan Jambi Selatan,” katanya. 

Menurut Jendro Suseno, untuk mengatasi krisis air bersih di Kota Jambi, pihaknya meningkatkan air bersih menggunakan mobil tangki. Satu tangki air bersih berkapaitas 4.000 liter ditebus warga dengan harga Rp 150.000. 

Namun pengiriman air bersih tidak semua bisa dilayani dengan cepat, karena warga yang memesan banyak. “Pemesanan air bersih kepada PDAM Kota Jambi selama dua bulan terakhir meningkat 50 persen. Sedangkan mobil tangki PDAM Kota Jambi saat ini hanya 10 unit," katanya.(JP-SP)
Debit Sungai Batanghari di Kota Jambi turun drastis selama dua pekan terakhir menyusul tak turunnya hujan di Hulu Sungai selama sebulan terakhir. Air Sungai Batanghari merupakan bahan baku PDAM Tirta Mayang Kota Jambi untuk diolah dan disalurkan ke pelanggan. Dua pekan ini krisis air bersih terjadi di Kota Jambi. Gambar diabadikan, Selasa (5/9/2017) Pagi. Photo: Asenk Lee Saragih.
Debit Sungai Batanghari di Kota Jambi turun drastis selama dua pekan terakhir menyusul tak turunnya hujan di Hulu Sungai selama sebulan terakhir. Air Sungai Batanghari merupakan bahan baku PDAM Tirta Mayang Kota Jambi untuk diolah dan disalurkan ke pelanggan. Dua pekan ini krisis air bersih terjadi di Kota Jambi. Gambar diabadikan, Selasa (5/9/2017) Pagi. Photo: Asenk Lee Saragih.
Debit Sungai Batanghari di Kota Jambi turun drastis selama dua pekan terakhir menyusul tak turunnya hujan di Hulu Sungai selama sebulan terakhir. Air Sungai Batanghari merupakan bahan baku PDAM Tirta Mayang Kota Jambi untuk diolah dan disalurkan ke pelanggan. Dua pekan ini krisis air bersih terjadi di Kota Jambi. Gambar diabadikan, Selasa (5/9/2017) Pagi. Photo: Asenk Lee Saragih.


Share this article :

Post a Comment

 
Support : Redaksi Jambipos Online | KONTAK KAMI | Pedoman Media
Copyright © 1998. Jambipos Online - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Publiser/Admin Jambipos Online
Proudly powered by Jambipos