Home » , » Pemkot Jambi Berencana Adobsi Ide Singapura Mewujudkan Smart City di Kota Jambi

Pemkot Jambi Berencana Adobsi Ide Singapura Mewujudkan Smart City di Kota Jambi

Written By jambipos-online on Friday, July 28, 2017 | 20:18

Pererat Hubungan Bilateral Pemkot Jambi-Singapura 

Dr Mohamad Maliki Osman (kiri) dan H Syarif Fasha (kanan) tampak akrab berbincang-bincang pada acara “The Rising 50 Reception” Walikota Jambi H Syarif Fasha menerima kunjungan Menteri Pertahanan dan Hubungan Luar Negeri Singapura Mohammad Maliki bin Osman beserta rombongan di Ballroom Swissbel Hotel Jambi, Kamis malam (27/7/2017). Photo: Humas

Jambipos Online, Jambi-Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi berencana akan mengadopsi ide-ide kreatif Pemerintah Singapura guna mewujudkan Smart City di Kota Jambi. Bahkan dibutuhkan 50 program guna mewujudkan Smart City di Kota Jambi. Kini Pemkot Jambi sudah memiliki 40 program dalam pencapaian Smart City di Kota Jambi. Program Smart City itu diantaranya bidang Perizinan, Perencanaan, Pembayaran Gaji dan lain sebagainya. Guna mewujudkan hal itu, Pemkot Jambi sudah membuka kerjasama dengan beberapa Kota, termasuk dengan Pemerintah Singapura lebih spesifik soal program Smart City.

Hal itu terungkap pada acara “The Rising 50 Reception” Walikota Jambi H Syarif Fasha menerima kunjungan Menteri Pertahanan dan Hubungan Luar Negeri Singapura Mohammad Maliki bin Osman beserta rombongan di Ballroom Swissbel Hotel Jambi, Kamis malam (27/7/2017).

Kunjungan ini dalam rangka silaturahmi dan menjalin kerjasama dengan Pemkot Jambi dan juga dalam rangka memperingati 50 Tahun hubungan kerjasama Diplomatik antara Indonesia dan Singapura agar dapat selalu terjaga.

Pada kesempatan itu, H Syarif Fasha menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang tinggi atas kehadiran Dr Mohamad Maliki Osman di Kota Jambi. Dalam perbincangan, Walikota Jambi H Syarif Fasha memaparkan konsep Smart City Kota Jambi.

Keseriusan dan komitmen ini terus diwujudkan Pemkot Jambi dengan pengembangan berbagai inovasi yang berfokus pada peningkatan kemudahan, ketepatan dan kepercayaan masyarakat. 

Disebutkan, program-program Pemkot Jambi yang inovatif saat ini telah banyak terdengar di tingkat Nasional dan Internasional. Seperti Kota Jambi terpilih sebagai 30 besar kota terbaik dari 7000 kabupaten/kota di dunia yang memiliki inovasi sosial inspiratif, yang mengedepankan peran serta dan partisipasi komunitas masyarakat pada inovasi.
H Syarif Fasha.

Kemudian program inovatif “Bangkit Berdaya” yang dipelopori Walikota Jambi Syarif Fasha juga telah dikenal luas secara internasional dan diakui sebagai inovasi sosial inspiratif di bidang pemberdayaan partisipasi masyarakat. Pengakuan dunia internasional tersebut mengemuka saat diterimanya Penghargaan atas Program Inovasi Bangkit Berdaya IOPD Awards Recognition 2017 di Montreal Quebec Kanada.

Keberhasilan Negara Singapura dalam berbagai bidang dalam mewujudkan konsep Kota yang Modern menjadi contoh dalam impelementasi konsep Smart City di Kota-kota lain untuk peningkatan pelayanan bagi masyarakat. Hal itu juga yang akan diwujudkan Pemkot Jambi dengan konsep Smart City di Kota Jambi.

“Kalau Kota Jambi sudah berjalan Smart City-nya dalam hal Perizinan, Perencanaan, Pembayaran Gaji dan lain sebagainya. Sudah ada 40 program yang kita buat Smart City. Memang butuh sekitar 50 lagi, nanti yang akan kita kembangkan kedepan semua," jelas Fasha.

Kata Fasha, bahwa Smart City itu sebetulnya tidak hanya berbicara tentang internet, tidak hanya tentang CCTV, tetapi Smart City itu bagaimana kebudayaan lokal juga dikenal oleh masyarakat luas.

Smart City itu juga bagaimana kita mengembangkan kearifan lokal, yang penting bagaimana kita bisa memecahakan permasalahan dengan Smart, tanpa membenani yang lain juga,” ujarnya.

Disebutkan, Smart City juga nantinya akan mempermudah pelayanan untuk masyarakat. Dengan Smart City di Kota Jambi segala urusan masyarakat dalam pelayanan akan lebih mudah. “Kita mempermudah itu semua, yang tadinya urusan panjang menjadi pendek, yang sulit menjadi mudah dengan konsep-konsep Smart City ini dan dibantu oleh IT,” sebutnya.

Kini Pemkot Jambi tengah mempersiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) untuk mengelola pelayanan tersebut dan sedang membenahi fasilitas setiap tahunnya. “SDM kita ini lagi kita persiapkan. Kita punya banyak tenaga SDM, maka SDM dan Fasilitas lah yang kita benahi setiap tahun," kata Fasha.

Konsep Smart City merupakan konsep yang diterapkan dalam berbagai sistem pelayanan online meliputi Konsep Systemic (terhubung sistem), Monitorable (dapat dipantau), Accessible (mudah diakses), Reliable (dapat dipercaya), serta Time Bound (batasan waktu). Konsep smart ini fokus pada upaya memberikan kemudahan, ketepatan dan kepercayaan bagi warga masyarakat termasuk para pelaku usaha.

Singapura-Pemkot Jambi

Kini hubungan kerjasama bilateral Pemerintah Kota Jambi dengan Pemerintah Singapura makin menunjukkan peningkatan yang signifikan. Dalam waktu yang relatif singkat, Pemkot Jambi dapat menunjukkan kekuatan hubungan kerjasama yang saling menguntungkan antara Kota Jambi dengan negara Singapura.
H Syarif Fasha (kiri) dan Dr Mohamad Maliki Osman (kanan).
Kemitraan strategis itu dibuktikan dengan hadirnya Dr Mohamad Maliki Osman dan  Konsulat Jenderal Singapura untuk Indonesia Mr Mark Low di Kota Jambi, Kamis lalu. Kehadiran pejabat penting Negara Singapura itu merupakan kunjungan balasan, karena Wali Kota Jambi H Syarif Fasha beberapa waktu lalu berkunjung ke Singapura.

Kehadiran Dr Mohamad juga bertepatan dengan 50 tahun perayaan hubungan diplomatik Pemerintah Singapura dan Pemerintah Republik Indonesia, yang bertajuk "RISING 50".

Pemkot Jambi

Dr Mohamad dalam sambutannya menyampaikan, bahwa sebagai negara sahabat Indonesia dan Singapura, telah terbina hubungan yang baik, begitu juga dengan Pemerintah Kota Jambi. 

“Kota Jambi adalah salah satu Kota di negara Indonesia yang telah terbina hubungan baik dengan Singapura. Kunjungan ini juga bertepatan dengan perayaan 50 tahun hubungan kerjasama Pemerintah Indonesia dengan Singapura yang bertajuk "RISING 50". "RI" merujuk pada Republik Indonesia dan "SING" merujuk pada Pemerintah Singapura. Rising juga berarti makin meningkat dan berkembang, seperti itu juga harapan kami terhadap hubungan kerjasama yang baik ini,” katanya.

Mohamad pun merasa kagum dengan kepemimpinan Wali Kota Jambi Syarif Fasha yang memiliki konsep outward looking. Ia juga mengungkapkan bahwa Singapura dan Kota Jambi memiliki beberapa persamaan, yaitu sebagai negara yang memiliki berbagai keterbatasan sumber daya alam, dan hampir seluruh kebutuhannya diimpor dari negara lain. Namun mereka memiliki kekuatan sumber daya manusia yang menjadi modal utama pembangunan.

Hal tersebut juga turut dirasa oleh dirinya menjadi fokus utama Wali Kota Fasha dalam membangun Kota Jambi. Kesungguhan tersebut dibuktikan dengan banyaknya ASN Kota Jambi yang dikirim belajar ke Singapura melalui program Singapore Cooperation Programme. Dirinya pun turut merasa bangga bahwa sebagian ASN alumni SCP Singapura telah meningkatbjenjang karirnya.

Singapore Cooperation Programme (SCP) bagi aparatur Kota Jambi berbuah manis, menghasilkan timbal balik yang luar biasa. Sebagian dari mereka di promosikan ke level yang lebih tinggi. Oleh karena itu kami berharap terbangun komitmen untuk memperkuat kemitraan jangka panjang, lebih banyak lagi peserta dimasa yang akan datang,” sebutnya.

Dirinya pun turut mendukung kebijakan pengimplementasin 100 Smart City Indonesia di Kota Jambi. Singapura bersedia bertukar informasi, teknologi dan sistem pelayanan masyarakat yang ada Singapura di Kota Jambi.

Kolaborasi dengan Singapura 

Disisi lain, H Syarif Fasha menyampaikan, banyak hal yang dapat dikolaborasikan bersama Pemerintah Singapura dengan Pemkot Jambi. Pasalnya Singapura selama ini jadi percontohan dalam pembangunan, termasuk soal Smart City.

Syarif Fasha menyampaikan bahwa masyarakat Kota Jambi patut berbangga hati, karena di Indonesia hanya beberapa kota yang memiliki hubungan kerjasama yang baik dengan Pemerintah Singapura, yaitu Kota Bandung, Makassar dan Kota Jambi.

Terkait dengan program SCP, kata Fasha, bahwa tahun 2017 ada tambahan 25 orang ASN yang akan dikirim ke Singapura untuk mengikuti program tersebut. “Kami berharap kedepannya hubungan kerjasama ini akan lebih meningkat, tidak hanya untuk ASN Kota Jambi, namun juga ada kesempatan bagi mahasiswa Jambi untuk mengikuti pendidikan di Singapura,” kata Fasha.

Jamuan makan malam bersama Menteri Pertahanan dan Hubungan Luar Negeri Singapura tersebut, selain dihadiri oleh Asisten II Sekda Prov Jambi dan Sekda Kota Jambi, turut pula dihadiri oleh ASN Kota Jambi Alumni SCP Singapura dan mahasiswa perguruan tinggi di Jambi. (JP-Asenk Lee)
 
Share this article :

Post a Comment

 
Support : Redaksi Jambipos Online | KONTAK KAMI | Pedoman Media
Copyright © 1998. Jambipos Online - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Publiser/Admin Jambipos Online
Proudly powered by Jambipos