Home » » Lahan Gambut di Tanjabtim Mulai Terbakar

Lahan Gambut di Tanjabtim Mulai Terbakar

Written By jambipos-online on Monday, July 31, 2017 | 09:04

Lahan Gambut Dikonversi jadi perkebunan kelapa sawit di Muarosabak, Kabupaten Tanjabtim. Dok Jampos.
Jambipos Online, Jambi-Sebagian lahan gambut di Provinsi Jambi mulai terbakar menyusul meningkatnya kekeringan di daerah itu. Salah satu kawasan lahan gambut yang terbakar api, yaitu di kawasan perkebunan kelapa sawit Desa Sinar Wajok, Kecamatan Mendahara Ulu, Kabupaten Tanjungjabung Timur (Tanjabtim). 

Pasukan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jambi hingga Senin (31/7/2017), masih memantau kawasan lahan gambut tersebut mengantisipasi meluasnya kebakaran. Kepala BPBD Provinsi Jambi, Hamdan, mengatakan, luas areal lahan gambut yang terbakar di Desa Sinar Wajok, Tanjabtim tersebut mencapai dua hektare. 

Kebakaran lahan gambut tersebut sudah dipadamkan dengan pengeboman air (water bomb) menggunakan helikopter pemadam kebakaran hutan dan lahan Sabtu-Minggu (29-30/7/2017). 

“Pemadaman kebakaran lahan gambut tersebut memang sudah dilakukan. Namun kami masih menyiagakan pasukan di lokasi mengantisipasi timbilnya kembali kebakaran. Biasanya lahan gambut terbakar hingga ke dalam tanah, sehingga sulit padam total. Kebakaran lahan gambut sewaktu-waktu bisa muncul lagi kendati di permukaan tanah sudah padam,” katanya. 

Dijelaskan, helikopter pemadam kebakaran hutan dan lahan di Jambi memadamkan dua titik api dengan bom air di dua lokasi, Sabtu. Satu lokasi kebakaran lahan yang dipadamkan di Kabupaten Tanjabtim dan satu lokasi lagi di Kabupaten Sarolangun. 

Tiga helikopter water bombing memadamkan kedua titik api (hot spot) di dua lokasi tersebut sebanyak 30 kali. Sebagian kebakaran hutan dan lahan tersebut berasal dari pembakaran lahan dan semak belukar. 

Menurut Hamdan, BPBD Jambi terus meningkatkan patroli dan pemadaman kebakaran hutan dan lahan menyusul terus munculnya titik api di beberapa kabupaten di Jambi. Patroli kebakaran hutan dan lahan tersebut tidak hanya dilakukan melalui udara, tetapi juga melalui darat. 

“Kami memprioritaskan pencegahan dan pemadaman kebakaran hutan dan lahan di kawasan gambut. Biasanya lahan gambut sulit dipadamkan jika sudah sempat terbakar. Luas hutan dan lahan gambut di Jambi sekitar 700.000 hektare (ha). Hutan dan lahan gambut tersebut paling luas di Kabupaten Tanjabtim, Tanjungjabung Barat dan Muarojambi,” katanya. 

Sementara itu Gubernur Jambi, Zumi Zola kembali mengingatkan para petani, pengusaha perkebunan dan kehutanan meningkatkan kewaspadaan terhadap kebakaran hutan dan lahan. Kewaspadaan itu penting karena saat ini Jambi sudah memasuki musim kemarau dan kebakaran hutan dan lahan cenderung meningkat. 

“Para petani dan pengusaha juga kami minta jangan sekali-kali melakukan pembakaran untukpembersihan maupun pembukaan lahan. Kemudian jika terjadi kebakaran di sekitar areal perkebunan dan hutan perusahaan, para pengusaha diminta segera melakukan pemadaman,” katanya.(JP-04)
Share this article :

Post a Comment

 
Support : Redaksi Jambipos Online | KONTAK KAMI | Pedoman Media
Copyright © 1998. Jambipos Online - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Publiser/Admin Jambipos Online
Proudly powered by Jambipos