Home » , , » Konvoi Kelulusan Berujung Maut (Pelajar SMP Tewas)

Konvoi Kelulusan Berujung Maut (Pelajar SMP Tewas)

Written By jambipos-online on Saturday, June 3, 2017 | 20:48

Pelajar bernama Wahyudha, asal SMPN 3 Kota Jambi tewas dalam lakalantas saat konvoi kelulusan di Jalan Hayam Wuruk, Jelutung Kota Jambi Jumat (2/6/2017) malam. IST
Jambipos Online, Jambi-Maksud hati bergembira merayakan kelulusan. Namun kebahagiana itu sekejab berujung duka. Nyawa akhirnya melayang karena kecelakaan lalulintas saat konvoi kelulusan. 

Konvoi kelulusan SMP di Kota Jambi pada Jumat (2/6/2017) malam lalu berakhir dengan kabar duka. Konvoi puluhan pelajar SMP di Kota Jambi yang melintasi Jalan Hayam Wuruk, Kecamatan Jelutung, Kota Jambi Jumat malam lalu berdampak buruk. 

Satu pelajar yang ikut konvoi bernama Wahyudha, asal SMPN 3 Kota Jambi menghembuskan nafas terakhir diaspal jalan. Wahyudi tewas ditempat. Sementara tiga korban lainnya kini menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Bhayangkara Jambi karena mengalami luka parah.

Berdasarkan keterangan Andi (28) saksi mata di tempat kejadian perkara, kecelakaan itu berlangsung setelah Shalat Tarawih. Awalnya korban mamacu kendaraan dengan kecepatan tinggi dari arah Simpang 5 Puncak, Jelutung. “Dio sambil bonceng cewek bang,” ujarnya.

Tepat di depan Lorong Eko Sablon, datang pengendara motor lainnya, yaitu pasangan suami istri yang ingin berbelok. “Pas itu lah bang, dio langsung nabrak,” sebutnya.

Korban diketahui menggunakan motor Honda Beat warna putih plat nomor polisi BH 5738 YY dari arah simpang lima lampu merah Jelutung dan menabrak Honda Astrea merah hitam plat nomor BM 5473 G yang tengah berboncengan. 

Kanit Laka Satlantas Polresta Jambi, Iptu Jadi Pamuas mengatakan, pihaknya masih mengumpulkan data yang lebih lengkap. “Kita juga belum BAP keterangan saksi,” ungkapnya.

Dilarang Konvoi
Sebelumnya Kepala Dinas Pendidikan Kota Jambi, Arman telah menghimbau kepada seluruh lulusan SMP sederajat di Kota Jambi yang jumlahnya sebanyak 11.343 siswa SMP untuk tidak melakukan konvoi usai pengumuman kelulusan.

Hal itu telah disosalisasikan kepada seluruh siswa dan juga orangtua murid. Sehingga pengambilan pengumuman kelulusan hanya oleh orag tua siswa atau wali murid. 

Arman mengaku kaget mendapatkan kabar lakalantas pelajar yang konvoi tersebut. Dirinya mengucapkan turut berduka cita dan prihatin atas kejadian itu. 

Kata Arman, pengumuman sebagian besar sekolah mengumumkan kelulusan melalui website sekolah sehingga siswa tidak perlu lagi datang ke sekolah. 
 
Disebutkan, bahwa siswa tidak dibenarkan untuk datang ke sekolah. Ini karena hasil kelulusan akan diserahakan kepada masing-masing orang tua dan di umumkan via online. 

Dia juga sudah “Hasil UN dari Provinsi sudah kita terima tadi pagi (kemarin, red), dan hasil tersebut sudah langsung kita serahkan pada masing-masing sekolah. Selanjutnya sekolah akan melakukan rapat kelulusan,” jelas Arman, kemarin. Diimbau agar para siswa tidak melakukan konvoi kendaraan dan coret seragam sekolah. 

“Siswa cukup menunggu di rumah saja. Kita minta kepada orang tua tidak mengizinkan anaknya membawa kendaraan,” imbuhnya. 

 Sementara, Budi, Kepala Sekolah SMPN 4 Kota Jambi mengatakan bahwa untuk mekanismenya, pihak sekolah akan mengundang para orang tua siswa untuk datang ke sekolah pada pukul 16.00 WIB. 

“Anak-anak kita minta tidak datang ke sekolah. Kita undang orangtua nya saja, sekalian silaturrahami dan memberikan informasi kepada orang tua siswa,” katanya. 

Dikatakannya bahwa para siswa tidak dibenarkan untuk melakukan konvoi kendaraan dan coret seragam sekolah. Ini karena selain mengganggu lalu lintas dan keamanan siswa sendiri, baju seragam sekolah tersebut masih akan digunakan untuk melanjutkan ke jenjang SMA.

Dua Siswa Tak Lulus UN

Sementara hasil ujian Nasional tingkat SMP sederajat telah diumumkan Jumat lalu. Hasilnya, dua siswa SMP di Kota Jambi yang tidak lulus. Ini karena keduanya tidak mengikuti UN secara penuh. Keduanya hanya mengikuti UN pada beberapa mata pelajaran saja.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Jambi, Arman mengatakan, bahwa siswa yang tidak lulus adalah dari SMPN 20 dengan jenis kelamin perempuan inisial AA dan siswa SMPN 19 dengan jenis kelamin laki-laki dengan inisial I. 

Menurut Arman, Kota Jambi masih menjadi daerah di Provinsi Jambi dengan nilai UN tertinggi. “Baik secara sekolah maupun perorangan kita masih yang tertinggi,” katanya. 

Ditambahkan, nilai UNBK di Kota Jambi juga sangat baik jika dibandingkan tahun sebelumnya. Menurutnya kesuksesan UN di Kota Jambi didukung oleh beberapa faktor. 

Seperti fasilitasnya sudah cukup mumpuni, persiapan lebih matang serta tenaga pengajar yang berpengalaman. Juga sosialisasi berjalan dengan baik dan siswa juga sudah terbiasa ujian dengan sistem komputer. 

“Siswa sekarang kan sudah tak asing lagi dengan IT. Para guru kita juga sudah banyak belajar dari tahun sebelumnya,” ujarnya. 

Sementara Kabid SMP Dinas Pendidikan Kota Jambi Arianto menambahkan bahwa dua orang siswa yang tidak lulus tersebut nantinya bisa mengambul paket B sehingga nantinya memiliki ijazah.

“Orang tuanya sudah dipanggil, tapi memang anaknya tidak mau lagi. Bisa ikut paket B,” ujarnya.

Terpisah, Kepala SMPN 1 Kota Jambi, Firdaus mengatakan bahwa seluruh siswanya sebanyak 274 dinyatakan lulus. Dimana ada sebanyak 8 orang siswa yang mendapatkan nilai 100 untuk mata pelajaran Matematika, dan 1 orang siswa mendapat nilai 200 untuk mata pelajaran Bahasa Indonesia.

Kelulusan sendiri sebut Budi, ditentukan berdasarkan hasil rapat majelis guru dengan pertimbangan nilai dan prestasi siswa selama belajar. (JP-04)

Share this article :

Post a Comment

 
Support : Redaksi Jambipos Online | KONTAK KAMI | Pedoman Media
Copyright © 1998. Jambipos Online - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Publiser/Admin Jambipos Online
Proudly powered by Jambipos