Info Terkini

10/recent/ticker-posts

Widget HTML

 


Syarif Fasha: Jabatan Staf Ahli Bukan “Pembuangan” Pejabat

Foto Bersama: Gubernur Jambi H Zumi Zola (kelima dari kiri), Walikota Jambi H Sy Fasha (ke empat dari kiri), Sekjen Menteri Dalam Negeri RI, Yuswandi A Temenggung, Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Dr H Suhajar Diantoro S Si, Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan Drs Hamdani, MM M Si Ak, Staf Ahli Bidang Hukum dan Kesatuan Bangsa, Dr Didik Surayitno, dan Staf Ahli Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Reformasi Birokrasi Bidang Pemerintahan dan Ekonomi Daerah, M Shadir Padadigu, Kapolda Jambi Brigjen Pol Drs Priyo Widyanto MM (ke empat dari kanan), Kajati Jambi Andi Nurwinah SH  MH (ketiga dari kanan).  
 Jambipos Online, Jambi-Walikota Jambi Syarif Fasha mengatakan bahwa Jabatan Staf Ahli bukan tempat parkirnya pejabat atau “pembuangan” pejabat. Namun Staf Ahli merupakan jabatan strategis bagi pemikir-pemikir perencanaan pembangunan dan program pemerintah. Sehingga peran dan fungsi staf ahli sangat penting dalam membantu tugas-tugas kepala daerah. 

Hal itu mengemuka pada Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) staf ahli Bupati maupun Walikota se-Indonesia di Abadi Convention Centre, Kamis (4/5/2017). 

Acara Rakornas Staf ahli ini Pemerintah Kota Jambi menjadi tuan rumah dengan Tema “Memperkuat Peran dan Fungsi Staf Ahli Dalam Membantu Tugas-tugas Kepala Daerah". 

Acara tersebut juga dihadiri, Gubernur Jambi H Zumi Zola, Walikota Jambi H Sy Fasha, Sekjen Menteri Dalam Negeri RI, Yuswandi A Temenggung, Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Dr H Suhajar Diantoro S Si, Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan Drs Hamdani, MM M Si Ak, Staf Ahli Bidang Hukum dan Kesatuan Bangsa, Dr Didik Surayitno, dan Staf Ahli Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Reformasi Birokrasi Bidang Pemerintahan dan Ekonomi Daerah, M Shadir Padadigu. 

Kemudian Unsur Forkompimda Provinsi Jambi, unsur Forkompimda Kota Jambi, Ketua DPRD Kota Jambi, Kepala kantor Kementrian Agama Kota Jambi, Polresta Jambi, Kepala OPD di lingkup Kota Jambi dan tamu undangan lainnya. 

Syarif Fasha menyampaikan, bahwa acara Rakornas tersebut berinisiasi pada saat Rakornas yang pertama yaitu di Kota Palembang. Pada waktu itu, Syarif Fasha dimintak untuk menjadi narasumber. Saat itu Syarif Fasha mengatakan, untuk Rakornas yang kedua, Kota Jambi siap untuk menjadi tuan rumah. 

Kata Fasha, bahwa acara Rakornas tersebut, Pemerintah Kota Jambi tidak menggunakan dana APBD. “Pada saat itu kami tidak menganggarkan sama sekali dana di APBD. Kegiatan even Nasional yang tidak perlu menggunakan dana APBD. Saya menghimbau kepada peserta Rakornas, untuk memesan hotel melalui panitia. Karena panitia telah berkerja sama dengan PHRI,” katanya. 

Atas kehadiran peserta Rakornas staf ahli si-Indonesia yang telah meluangkan waktunya untuk memenuhi undangan Pemerintah Kota Jambi, Fasha mengucapkan terima kasih. 

Dari acara Rakornas tersebut, Syarif Fasha berharap agar masukan-masukan dan saran kritikan yang konstruktif untuk pemerintah pusat, sehingga yang selama ini staf ahli adalah tempat parkir penjabat, untuk kedepan semua itu tidak akan pernah terulang lagi. 
Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi menjamu peserta Rakornas makan malam bersama di Abadi Convencion Centre, Rabu (3/5/2017).
Sebelumnya, Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi menjamu peserta Rakornas makan malam bersama di Abadi Convencion Centre, Rabu (3/5/2017).

Gubernur Jambi Apresiasi

Sementara itu GubernurJambi Zumi Zola sangat mengapresiasi atas acara Rakornas staf ahli Bupati maupun Walikota se-Indonesia, yang diadakan Pemerintah Kota Jambi. 
Walikota Jambi H Syarif Fasha (kanan), Gubernur Jambi H Zumi Zola (kiri) dan Pejabat Pusat.
Zola mengatakan, tujuan dari acara tersebut adalah untuk menentukan peran staf ahli yang sebenarnya. “Tujunnya adalah membahas bagai mana peran dari staf ahli ini yang sebetulnya, memang penting di tentukan oleh dua hal, pertama dalam kualitas dari posisi yg menjabati staf ahli," katanya.

Ditambahkan, bagaimana kepala daerah, baik itu Gubernur, Walikota maupun Bupati melihat dan memanfaatkan dari posisi staf ahli tersebut, karena staf ahli juga bisa memberikan pandangan dan juga bisa memberikan solusi pada setiap permasalahan yang ada pada daerah.

Zola berharap dengan adanya acara tersebut bisa menjadi wadah bagi media untuk dapat berkomuniksi dalam menyampaikan permasalahan yang ada di daerah masing-masing.

“Semoga dengan adanya acara ini, menjadi suatu wadah bagi media untuk dapat berkomunikasi menyampaikan permasalahan yang ada di daerah masing-masing termasuk Jambi,” katanya. (JP-Lee)
 


Berita Lainnya

Posting Komentar

0 Komentar