PLN Padam, Netizan Ribut di Medsos

Written By jambipos-online on Sunday, May 28, 2017 | 07:17

Jembatan Pedistrian Saat Malam Hari Jika Listrik Menyala. Bayangkan Jika Listrik Padam!!!
Jambipos Online, Jambi-Aliran listrik dari PLN di Kota Jambi, Muarojambi, Batanghari dan Sarolangun, Minggu (28/5/2017) dini hari hingga Sahur padam. Ratusan netizan melampiaskan kekesalannya kepada PLN lewat sosial media (Facebook). 

“Bagian Pelayanan teknik mitra PT PLN mesti standby disaat saat bulan Ramadhan seperti ini, oleh karena seluruh umat muslim malam hingga subuh sedang melaksanakan ibadah buka, tarawih dan sahur. Semestinya dengan diberikan kepada pihak ketiga, beban pekerjaan BUMN ini semakin baik, cepat tanggap dan ready full service. Tpi faktanya bertolak belakang. Mungkin perlu evaluasi dari pihak pemberi kerja untuk mencari rekanan yang lebih profesional. Listrik padam ada apa....??,” tulis Mulyadi Afrinal Tanjungbajuree Minggu pagi atau 2 jam lalu. 

Aji Muhammad: Catatan selama dua hari puasa : Baca status fb kawan2 di Kota Jambi, Batanghari, Muarojambi dan Sarolangun. Rata-rata masalah PLN yang menjengkelkan. Setelah dilihat kenyataanya ohh... ternyata PLN pandai sekali memilih jadwal mematikan lampu. 1. Saat mau makan sahur 2. Saat berbuka 3. Saat tarawih Pertanyaan nya "apakah petugasnya muslim" atau memang ???? 

Edi Marpaung: MATI LAMPU DARI JAM 2 TADI, SAHUR DITERANGI LILIN...SUBUH PUN DI MESJID PAKE GENSET, BARU HIDUP JAM 5....EH, SEKARANG JAM 6 MATI LAGI LISTRIKNYO. LANTAS, APO MAUNYO PLN INI...? 

Demikian beberapa dari ratusan status kekesalan warga soal padamnya aliran listrik PLN Minggu dini hari hingga subuh. Semoga pihak PLN Jambi bisa mengkonfirmasi soal pemadaman aliran listrik tersebut.

Terpisah, Ketua Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Jambi Ibnu Kholdun megatakan PLN tidak serius melayani masyarakat.

"Atas pemadaman ini pihak PLN harus klarifikasi dan sesuai ketentuan UU perlindungan konsumen no. 8 tahun 1999 PLN wajib memberi konpensasi kerugian masyarakat dampak pemadaman listrik," kata Ibnu Kholdun kepada wartawan, Minggu (28/5/2017).
 

Ibnu mengatakan pihaknya akan segera melayangkan surat kepada Direktur PLN di Jakarta untuk melaporkan hal ini dan meminta komitmen untuk tidak memadamkan aliran listrik PLN demi kenyamanan masyarakat dalam menjalankan ibadah puasa.

Ada Ganggguan Transmisi di Bungo 


Pemadaman listrik saat bulan Ramadhan membuat kesal warga Kota Jambi dan Sekitarnya, seperti terjadi pada Puasa kedua di bulan Ramadhan ini, pemadaman hampir merata di sejumlah wilayah Jambi khususnya Kota Jambi. 

Apalagi kalau listrik padam disaat waktu berbuka puasa, sholat Tawarih dan sahur. Banyaknya keluhan masyarakat yang terjadi membuat Kepala PLN Area Jambi yang baru, Haris angkat bicara, Minggu (28/5) pagi.

Saat dihubungi wartawan Minggu (28/5/2017) pagi, Kepala PLN Area Jambi, Haris mengakui selama Ramadhan banyak protes kepada mereka jika terjadi pemadaman. “Benar, memang untuk sementara​ masih ada gangguan transmisi 150 kV arah Muarabungo, teman-teman dilapangan masih mengecek penyebabnya,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Harus juga mengungkapkan pihaknya akan berusaha penormalan bertahap jika kondisi Gangguan sudah ditemukan dan aman. “Kalau padamnya sekitar jam 2 pagi berarti penyebabnya, gangguan transmisi 150 kV arah Muara Bungo itu,” jelasnya.

Saat ditanya, hampir disejumlah Kota Jambi Listrik padam yang pasalnya banyak keluhan dari Sejumlah warga Kota Jambi di Medsos dan aplikasi Gubernur. Haris yang baru Satu Minggu menjabat Kepala PLN Area Jambi hanya mengatakan pihaknya akan mengecek dahulu, posisi padam tepatnya dimana. 

“Saya pastikan ke rekan-rekan dulu, karena penormalannya memang bertahap setelah dilakukan pengecekan dan dipastikan aman,” ungkapnya.

Sementara itu, David Rinaldho yang mewakili masyarakat Kelurahan Bajubang awalnya menyambut baik dan merasa senang atas statement kepala PLN Jambi di salah satu Media Online yang menyatakan tidak ada pemadaman listrik selama bulan ramadhan tahun ini. 

Namun pada kenyataannya, hari ini puasa pertama saja sudah ada pemadaman listrik pada sekitar pukul 16.30 an selama kurang lebih 30 menitan dan sekarang dimana masyarakat lagi nyenyak tidur listrik kembali padam dari pukul 01.40 an hingga saya menulis pengaduan ini. Saya sangat berharap ada tindakan tegas dari Bapak Gubernur Jambi atau pejabat yang berwenang. 

Sebelumnya, Gubernur Jambi Zumi Zola menyatakan agar seluruh bupati di setiap Kabupaten Kota se – Provinsi agar menyurati Kepala PLN daerah masing-masing, agar tidak ada pemadaman listrik selama bulan suci ramadhan.

Hal itu disampaikan Zola pada Rakor bersama Forkopimda tanggal 23 Mei 2017 lalu, Gubernur, menanggapi terkait permasalahan hidup ditengah masyarakat. Baik persoalan harga pangan, maupun pemadaman listrik yang menjadi permasalahan di bulan puasa. 

“Saya minta jangan sampai ada pemadaman dan keluhan masyarakat terkait listrik, apalagi memasuki bulan ramadhan dan Idul Fitri nanti,” kata Zola waktu itu.  (JP-Lee)
Share this article :

Post a Comment

 
Support : Redaksi Jambipos Online | KONTAK KAMI | Pedoman Media
Copyright © 1998. Jambipos Online - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Publiser/Admin Jambipos Online
Proudly powered by Jambipos