Home » , , » Pemkot Jambi Larang Peternakan Babi Tanpa Izin di Jambi

Pemkot Jambi Larang Peternakan Babi Tanpa Izin di Jambi

Written By jambipos-online on Friday, April 28, 2017 | 12:26

Salah satu peternakan babi di Kelurahan Sijenjang, Kecamatan Jambi Timur Kota Jambi  yang disegel tim terpadu Pemkot Jambi. IST 

Jambipos Online, Jambi-Sejumlah peternakan babi tanpa izin yang berada di Kelurahan Sijenjang, Kecamatan Jambi Timur disegel oleh tim terpadu Pemerintah Kota Jambi yang terdiri dari Satpol PP, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, serta pihak Kecamatan Jambi Timur. 

Lokasi peternaman babi tersebut disegel karena tidak mengantongi izin resmi dari Pemerintah Kota Jambi. Selain itu, keberadaan peternakan babi tersebut juga sudah sering dikeluhkan warga, karena menimbulkan aroma tidak sedap. 

“Awalnya ada laporan yang masuk mengenai peternakan babi tidak memiliki izin. Setelah kita cek ke lapangan, ternyata memang belum ada izin,” kata Camat Jambi Timur Rahmad Sugiarto kepada wartawan, kemarin. 

“Ini kita segel. Nanti juga tidak terlepas dari izin lingkungan masyarakat. Apabila dari masyarakat tidak menyetujui, maka akan di segel permanen. Tidak adanya izin sangat merugikan Pemerintah Kota Jambi. Selain itu, ketiadaan izin juga membuatkan upaya pemantauan sulit dilakukan,” katanya. 

 “Kita tidak bisa memantau, tahap pemotongan, penjualan, limbah, maupun kelayakan kandang. Padahal semua sisi harus diawasi. Kepada para peternak kita berikan waktu satu minggu untuk mengurus izin,” ujarnya. 

Sementara itu, Walikota Jambi Syarif Fasha mengatakan memang dirinya yang meminta tim terpadu untuk mengecek langsung izin dan kondisi kandang babi tersebut. Setelah di cek memang lokasi ternak babi tersebut ilegal dan tidak memiliki izin. 

“Saya mendapatkan laporan adanya aktivitas ternak babi ilegal. Saya sudah minta Satpol PP, Distarum dan DPMPTSP untuk mengecek langsung, ternyata tidak ada izinnya. Memang kita tidak pernah mengeluarkan izin peternakan babi di dalam kota,” katanya. 

Menurut Fasha, sebelumnya tim terpadu sudah memberikan peringatan kepada peternak babi tersebut. Namun pemilik ternak menurutnya malah berkata kasar dan bahkan menantang pihak Pemkot. 

 “Mereka sudah kita tegur. Tapi malah oknum tersebut berkata kasar dan menantang kita. Makanya saya minta langsung segel saja karena sudah menyalahi aturan yang ada. Aktivitasnya juga ilegal,” katanya. 

Pemilik peternakan babi yang disegel mengaku kecewa atas tindakan Pemkot Jambi tersebut. Karena menurutnya, Pemkot Jambi sejak lama tak memberikan izin peternakan babi di Kota Jambi. 

Sementara peternakan hewan lain seperti sapi, kambing di Kecamatan Jelutung Kota Jambi juga ada tapi tak dilarang. (JP-Lee)
Share this article :

Post a Comment

 
Support : Redaksi Jambipos Online | KONTAK KAMI | Pedoman Media
Copyright © 1998. Jambipos Online - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Publiser/Admin Jambipos Online
Proudly powered by Jambipos