Info Terkini

10/recent/ticker-posts

Widget HTML

 


Elviana: Komisi XI Pilih Agung Firman Sampurna dan Isma Ya‎tun Jadi Anggota BPK RI Baru

Anggota Komisi XI Dapil Provinsi Jambi Dra Elviana Msi saat memberikan hak suara pada Pemungutan suara Pemilihan Anggota BPK RI di Ruang Komisi XI DPR, ‎Kompleks Parlemen, Kamis (6/4/2017). IST

Perhitungan Pemilihan Anggota BPK RI di Ruang Komisi XI DPR, ‎Kompleks Parlemen, Kamis (6/4/2017). IST

Anggota Komisi XI Dapil Provinsi Jambi Dra Elviana Msi (tengah) pada acara Pemilihan Anggota BPK RI di Ruang Komisi XI DPR, ‎Kompleks Parlemen, Kamis (6/4/2017). IST

Jambipos Online, Jakarta-Agung Firman Sampurna dan Isma Yatun terpilih menjadi dua anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI yang baru periode 2017-2022. Keduanya menjadi peraih suara tertinggi dari 26 calon yang melalui uji kelayakan dan kepatutan di Komisi XI DPR.

Pemungutan suara dilaksanakan di ruang Komisi XI DPR, ‎Kompleks Parlemen, dipimpin oleh Ketua Komisi Melkias M Mekeng, Kamis (6/4/2017). Agung Firman Sampurna, yang merupakan calon incumbent, berhasil memperoleh suara tertinggi yakni 31. Selanjutnya Ismayatun dengan perolehan 29 suara.

Demikian diberitahukan Anggota Komisi XI Dapil Provinsi Jambi Dra Elviana Msi lewat akun media sosialnya, Kamis (6/4/2017) malam. “Alhamdulillah selesai malam ini melaksanakan tugas konstitusional sebagai Anggota Komisi XI DPRRI yaitu "Memilih Anggota BPK RI". Selamat kepada sahabatku Ismayatun dan Agung Firman Sampurna sebagai Anggota BPKRI terpilih. Semoga Amanah,” tulis Elviana.

Menurutnya, calon lain yakni Dadang Suwarna berada di tempat ketiga dengan raihan 27 suara, diikuti oleh Abdul Latief dengan 19 suara. Bambang Pamungkas mendapat 3 suara. Sementara I Gede Kastawa,‎ Ismono Wijayanto, dan Elbert Frits Putranto memperoleh masing-masing 1 suara. Calon lainnya sama sekali tak mendapat suara.

“Selanjutnya, nama-nama itu akan diserahkan ke pimpinan DPR, di mana bersama Bamus DPR, mengagendakan rapat paripurna pengesahan. Selanjutnya disahkan di rapat paripurna," kata Elviana.

Agung Firman Sampurna merupakan anggota BPK RI sejak 2014. Dirinya adalah anak dari Ketua Fraksi Partai Golkar Kahar Muzakkir, dan saudara kandung anggota DPR dari Fraksi Partai Demokrat Wahyu Sanjaya.

Sementara Isma Yatun sebelumnya tercatat sebagai Anggota DPR dari Fraksi PDI Perjuangan sejak tahun 2004. Terakhir tercatat duduk di Komisi X DPR yang menangani isu pendidikan, pariwisata, dan olah raga. 

Agung Firman Calon Kuat Pimpinan BPK 2017-2022

Sementara seperti dilansir beritasatu.com, Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI merekomendasikan 13 nama kepada DPR RI sebagai calon pimpinan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), termasuk Agung Firman Sampurna yang kini menjabat Anggota I BPK.

Ke-13 nama itu direkomendasikan setelah melalui uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) terhadap 26 nama yang masuk ke DPD. Selanjutnya, mereka akan kembali menjalani fit and proper test di Komisi XI DPR guna mendapatkan dua nama untuk mengisi dua kursi pimpinan BPK yang habis masa jabatannya tahun ini. Komisi XI DPR kemudian akan memilih dua calon untuk menjadi anggota BPK periode 2017-2022.

Dua pimpinan BPK yang akan habis masa jabatannya itu, yakni Agung Firman Sampurna sebagai calon petahana serta Sapto Amal Damandari yang kini menjabat Wakil Ketua BPK. Rekomendasi tersebut tertuang dalam keputusan Komite IV DPD yang ditandatangani oleh Ketua Ajiep Padindang dan dua Wakil Ketua yakni Ghazali Abbas Adan dan Budiono, serta disahkan dalam Sidang Paripurna DPD pada 11 Maret 2017.

Ke-13 nama itu adalah Agung Firman Sampurna (BPK), Hendra Susanto (Auditor BPK), M. Ridwansyah (akademisi), Bambang Pamungkas (PNS BPK), Padri Achyarsyah (akademisi), Sjarifudin Mosli (Auditor BPK), dan Deddy Supriady Bratakusumah (PNS Bappenas).

Selain itu, Razaki Persada (Bawaslu Kepri), Eko Sembodo (akademisi), I Gede Kastawa (BPK Sumsel), Isma Yatun (PDIP), Mahendro Sumardjo (PNS BPK), dan Abdul Latief (BPK).

Agung Firman Sampurna disebut-sebut sebagai calon kuat untuk kembali menjabat pimpinan BPK masa bhakti 2017-2021. Agung Firman Sampurna dinilai berpengalaman dan berhasil memimpin tiga Auditorat Utama Keuangan Negara (AKN) selama masa bhaktinya, yakni AKN 3 (2012-2013), AKN V (2013-2014), dan AKN I (2014-2017).

Profil Agung Firman 

Mengutip dari beritalima.com, Dr Agung Firman Sampurna, SE, M.Si, terlahir di Madiun 19 November 1971. Karir birokrasinya dimulai sebagai Staf Bagian Organisasi dan Tata Laksana Setwilda Tingkat II Kabupaten Musi Banyuasin 1998-1999 lalu sebagai Plh Kepala Kantor Pengolahan Data Elektronik Kabupaten Musi Banyuasin lalu Staf  Sekretariat Daerah Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan.

Hasil perkawinannya dengan Dian Anggraini memiliki satu orang anak bernama Rachmat K.M Sampurna. Berkat keuletannya di birokrasi dan memiliki sepak terjang yang mumpuni. Agung Firman kemudian berkarir sebagai Kepala Sub Bagian Program Sekretariat KPUD Provinsi Sumatera Selatan, 2004-2005, Fungsional Umum pada Pusat Kajian Manajemen Kebijakan LAN RI dan Fungsional Umum pada Pusat Kajian Sumberdaya Aparatur LAN RI.

Agung Firman Sampurna juga pernah merilis buku yang ditulis berjudul Utang Luar Negeri Indonesia Indonesia : Argumen, Relevansi dan Implikasinya bagi Pembangunan, Penerbit Djambatan, 1999.

Sejumlah kegiatan di dalam negeri serta luar negeri pun pernah dilakukan Agung Firman Sampurna diantaranya menjadi Narasumber Konvensi Nasional Akuntansi VII IAI di Jogyakarta, Juni 2012, Narasumber dalam Raker RKAP 2013 PT Pupuk Sriwidjaja Palembang, Juli 2012, kemudian di luar negeri yaitu Memimpin Delegasi BPK RI dalam kegiatan The 2nd Meeting of Parallel Audit on Disaster Preparedness INTOSAI WG AADA di Ankara, Turki, April 2012 dan Supervisi Pemeriksaan Kinerja Penempatan dan Perlindungan TKI Formal Program G to G di Jepang dan Korsel, November 2012.

Agung Firman Sampurna rupanya juga pernah memimpin sejumlah organisasi yaitu Ketua III Senat (BEM) Mahasiswa FE-Unsri (1993-1994), Ketua HMI Komisariat FE-Unsri (1994-1995), Wakil Bendahara Umum HMI Cabang Palembang (1995-1996), Wakil Ketua BPM (Senat) FE-Unsri (1995-1996), Anggota Dewan Pengarah Forum Kajian Ekonomi FE-Unsri (1994-1996).

Penerima Bintang Mahaputra Nararya dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada 2014 silam ini terbilang aktif menulis karya Ilmiah sejak berkuliah di Fakultas Ekonomi, Universitas Sriwijaya.

Terhitung dua kali Agung Firman Sampurna menyabet gelar juara, yaitu juara I Lomba Karya Tulis Ilmiah Bidang IPS Tingkat Provinsi Sumatera Selatan pada tahun 1994 dan Juara I Lomba Karya Tulis Ilmiah Bidang IPS Tingkat Wilayah A (Sumatera – DKI) pada tahun 1994.

Biodata Agung Firman Sampurna
Pendididikan :
– SD Negeri 65 Palembang (1985)
– SMP Negeri 1 Palembang (1987)
– SMA Negeri 1 Palembang (1990)- Fakultas Ekonomi Universitas Sriwijaya – Inderalaya (1996)
– Pasca Sarjana (S2) Program Studi Administrasi dan Kebijakan Publik, Universitas Indonesia (1998)
– Pasca Sarjana (S3) Program Studi Administrasi dan Kebijakan Publik, Universitas Indonesia (2011)

Pekerjaan :
1.Anggota I Badan Pemeriksaan Keuangan Negara Republik Indonesia, 2014 – sekarang.
2.Anggota V Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia, 2013 – 2014.
3.Anggota III Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia, 2012 – 2013.
4.Fungsional Umum pada Pusat Kajian Manajemen Kebijakan LAN RI.
5.Fungsional Umum pada Pusat Kajian Sumberdaya Aparatur LAN RI.
6.Kepala Sub Bagian Program Sekretariat KPUD Provinsi Sumatera Selatan, 2004-2005.
7.Staf. Sekretariat Daerah Kabupaten Banyuasin.
8.Plh. Kepala Kantor Pengolahan Data Elektronik Kabupaten Musi Banyuasin.
9.Staf Bagian Organisasi dan Tata Laksana Setwilda Tk.II Kab. Musi Banyuasin 1998-1999.
Pelatihan dan Riset (antara lain) :
1.Prajabatan, 1998;
2.Bimbingan Teknis Pelayanan Minimum, Departemen Dalam Negeri, 1999;
3.Adum/Diklatpim Tk.IV, 2000;
4.Fiscal Decentralization and Local Governance Course, Atlanta, Georgia, USA, 2007 (International Certificate);
5.Public Budgeting and Fiscal Management Course, Atlanta, Georgia, USA, 2007 (International Certificate);
6.Tax Policy, Fiscal Analysis and Revenue Forecasting Course Atlanta, Georgia, USA, 2007 (International Certificate);
7.Driving Goverment Performance: Leadership Strategies that Produce Result; di Jhon F. Kennedy School of Goverment, Havard University, USA, Maret 2014;

Penghargaan :
– Bintang Mahaputra Nararya yang diberikan oleh Presiden RI Dr. Susilo Bambang Yudhoyono pada tahun 2014.
– Juara I Lomba Karya Tulis Ilmiah Bidang IPS Tingkat Provinsi Sumatera Selatan pada tahun 1994
– Juara I Lomba Karya Tulis Ilmiah Bidang IPS Tingkat Wilayah A (Sumatera – DKI) pada tahun 1994
Buku yang diterbitkan :
Utang Luar Negeri Indonesia Indonesia : Argumen, Relevansi dan Implikasinya bagi Pembangunan, Penerbit Djambatan, 1999.

(JP-Asenk Lee)


Berita Lainnya

Posting Komentar

0 Komentar