Home » , , , » H Al Haris: Waspada Penyakit Pasca Banjir

H Al Haris: Waspada Penyakit Pasca Banjir

Written By jambipos-online on Wednesday, March 8, 2017 | 16:30


Bupati Merangin H Al Haris menghimbau kepada masyarakat yang daerahnya kebanjiran, untuk mewaspadai berbagai jenis acaman penyakit menular pasca terjadinya banjir. Yahya Jampos

Penyalit Leptospirosis Cenderung Mengancam

Jambipos Online, Merangin-Banjir yang melanda Kabupaten Merangin sepekan terakhir, selain menimbulkan dampak buruk bagi lingkungan, juga seringkali memberikan dampak tidak baik bagi kesehatan masyarakat. Biasanya berbagai menyakit tanpa diduga akan mewabah.

Untuk itu Bupati Merangin H Al Haris menghimbau kepada masyarakat yang daerahnya kebanjiran, untuk mewaspadai berbagai jenis acaman penyakit menular pasca terjadinya banjir.

“Bencana banjir sangat berpotensi menyebarkan penyakit menular Water-borne disease (penyakit yang terbawa air, red) seperti, Diare, demam tipus, kolera, disentri, hepatitis A dan leptospirosis,” kata Al Haris Senin (7/3/2017).

Kata H Al Haris, perlu diwaspadai  penyakit demam berdarah yang ditularkan melalui nyamuk. Masyarakat juga diminta manggunakan air bersih, karena faktor utama mewabahnya penyakit itu diantaranya, kontaminasi fasilitas air minum.

Dijelaskan bupati, wabah penyakit dapat diminimalkan dengan menggunakan air bersih sebagai prioritas. Tak heran bila setiap pasca banjir, bupati melalui PDAM Tirta Merangin memasok air bersih ke sejumlah desa yang kebanjiran.

Sementara itu dr Syahrial Kepala Puskesmas Bangko menjelaskan, penyakit yang sangat perlu diwaspadai pasca banjir adalah penyakit leptospirosis. Penyalit ini ditularkan oleh hewan, terutama tikus.

“Penyakit dari bakteri leptospira ini, sering kali menyerang manusia saat musim hujan dan banjir. Penyakit ini menular melalui kotoran atau kencing tikus yang mengandung bakteri lepstopira saat terbawa air,’’ujar dr Syahrial Senin (7/3/207) di Puskesmas Bangko.

Selain itu orang yang memiliki luka dihimbau dr Syahrial, sebaiknya jangan bermain air saat banjir. Bila terpaksa harus masuk daerah banjir, pastikan untuk menggunakan pelindung, seperti sepatu bot.

Sebab bila luka tersebut terkena air yang sudah tercemar akibat banjir, maka potensi terinfeksi penyakit leptospirosis sangat tinggi. Untuk melakukan pencegahan penyakit ini, solusinya dengan menekan populasi tikus.

‘’Hindari tikus berkeliaran di sekitar tempat tinggal kita. Lebih penting lagi , jaga kebersihan di lingkungan kita, sehingga berbagai jenis penyakit pasca banjir akan terhindar,” ujar pria bertubuh tinggi besar ini. (Yah)
Share this article :

Post a Comment

 
Support : Redaksi Jambipos Online | KONTAK KAMI | Pedoman Media
Copyright © 1998. Jambipos Online - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Publiser/Admin Jambipos Online
Proudly powered by Jambipos