Home » , , , » Gubernur Jambi Zola: Beasiswa Harus Digunakan Sesuai Peruntukan

Gubernur Jambi Zola: Beasiswa Harus Digunakan Sesuai Peruntukan

Written By jambipos-online on Tuesday, March 28, 2017 | 11:50


Gubernur Jambi H. Zumi Zola Zulkifli.

Jambipos Online, Jambi-Gubernur Jambi H. Zumi Zola Zulkifli, S.TP, MA menekankan sekaligus mengharapkan agar beasiswa digunakan sesuai peruntukannya, sehingga program beasiswa tepat guna. Zola juga berharap supaya siswa yang mendapatkan program Beasiswa (Program Indonesia Pintas) PIP agar dapat memanfaatkan dana tersebut dengan baik untuk menunjang kegiatan belajar bagi siswa. 

Hal tersebut dikemukakan Zumi Zola dalam Pemberian Beasiswa PIP  di SMA Negeri 1 Kota Jambi, jalan Arif Sukoharjo, Kecamatan Telanaipura, Kota Jambi, Senin (27/03/2017). Zola memberikan beasiswa PIP tersebut bersama Pimpinan Komisi X DPR RI, yang juga putra Jambi, H.Sutan Adil Hendra (SAH).

“Saya himbau kepada orang tua/ wali murid dan majelis guru agar terus memantau dan memperhatikan anak-anak kita, agar mempergunakan beasiswa tersebut sesuai dengan peruntukannya supaya tepat sasaran," katanya.

Dikatakan, ini merupakan sekolah yang kesekian kalinya menerima pemberian beasiswa PIP. "Untuk mendapatkan Beasiswa PIP perlu perjuangan yang gigih ditingkat pusat. Kita beruntung karena ada anggota DPR RI yang selalu memperhatikan pendidikan di Provinsi Jambi, yaitu perjuangan Bapak SAH. Untuk itu, bersainglah dengan bagus dengan teman kalian, dengan cara tingkatkan prestasi belajar," kata Zola.

“Program PIP secara bergulir terus diberikan kepada siswa, setiap siswa hanya bisa mendapatkannya satu kali. Pendidikan harus ditingkatkan, danbagi siswa SMA Negeri 1 Kota Jambi yang ingin melanjutkan kejenjang yang lebih tinggi, teruma yang ingin melanjutkan ke Universitas Jambi (Unja) jurusan Dokter, sekarang ini sudah dibuka dan dilanjutkan ke Dokter Spesialis. Sekarang Ini Unja telah membuka jurusan Dokter Spesialis. Kita di Jambi ini masih banyak kekurangan dokter. Untuk itu, bagi siswayang  ingin melanjutkan pendidikannya sudah bisa di Unja Dokter spesialis. Untuk melayani masyarakat di Jambi ini," ungkap Zola.

Gubernur Jambi Zola juga menjelaskan, pada beberapa kesempatan dirinya bertemu dengan Menteri Pendidikan RI dan Presiden RI, Jokowi, dia terus mengemukakan masalah guru honorer, tentang kesejahteraannya yang belum terpenuhi. 

“Setiap saya rapat di Istana Negara, semua persoalan yang sering disampaikan para guru kepada saya, saya sampaikan kepada Bapak Presiden, ternyata semua gubernur se Indonesia mendukung apa yang saya sampaikan tadi," jelasnya.

“Setiap kunjungan kerja saya ke sekolah sudah pasti banyak laporan dan permintaan dari sekolah tersebut, apalagi semenjak pengelolaan SMA/SMK menjadi kewenangan Pemprov. Kita mempunyai 5.500 guru tenaga honorer di seluruh Provinsi Jambi dan ruang kelas masih banyak yang kurang, masih ada sekolah yang belum mempunyai ruang perpustakaan. Ini semua harus kita carikan solusi bersama, Pemprov dengan anggaran yang terbatas, tentu kita dulukan mana yang prioritas, kesejahteraan guru honorer dan baru fasilitas lainnya, sekarang ini yang utama kesejahteraan guru honorer, Pemprov akan bayar semua gaji honorer, Januari sampai Maret 2017,"pungkas Zola.

Sementara itu, Pimpinan Komisi X DPR RI, Sultan Adil Hendra (SAH) menjelaskan, dia pak GubernurJambi berkomitmen meningkatkan mutu pendidikan di Provinsi Jambi.

“Beasiswa PIP merupakan program Pemerintah Pusat dari dana APBN. Dengan berbagai cara, kita melobi Pemerintah Pusat agar dana tersebut dapat mengalir ke Provinsi Jambi. Seperti di SMA N 1 saja ditahun yang lalu dana PIP hanya didapat 954 orang siswa, dengan perjuangan yang gigih kita dapat meningkatkan sebanyak 1045 orang. Pendidikan butuh biaya yang besar, untuk itu Beasiswa PIP mengurangi beban bagi siswa dan orang tua," kata SAH.

Senada dengan yang dipesankan oleh Gubernur Jambi, SAH juga mengingatkan para siswa agar mempergunakan beasiswa tersebut sesuai peruntukannya. “Jangan gunakan beasiswa untuk yang tidak tepat sasaran penggunaannya, seperti beli pulsa atau d pakai untuk nonton dan beli rokok. Beasiswa ini dinilai penting untuk mengurangi angka putus sekolah," terang SAH.

SAH mengajak seluruh siswa SMA 1 Kota Jambi untuk menjauhi narkoba. “Anak- anakku, jangan sekali-kali mencoba yang namanya narkoba, sekali saja mencoba, masa depan anakku hancur semuanya. Tingkatkan ilmu agama dan tingkatkan kualitas belajar," tegas SAH.

Sebelumnya, Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Kota Jambi, Hj. Eva Yuliana mengemukakan, SMA Negeri 1 Kota Jambi merupakan salah satu SMA terbanyak menerima beasiswa, yaitu 1.045 orang. 

“Sudah banyak bantuan yang diterima dari Bapak Gubernur dan pak SAH. Saya mengucapkan terima kasih kepada bapak Gubernur dan Pimpinan Komisi X DPR RI yang telah banyak memberikan bantuan kepada sekolah SMA N 1," ujar Eva.

“Kami dari SMA N 1 Kota Jambi bertekad memajukan dunia pendidikan yang berkualitas dan bermutu serta siap mewujudkan Jambi TUNTAS 2016 – 2021," ungkap Eva.

Turut serta pada kesempatan tersebut, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, para Kepala Sekolah SMA/SMK se Kota Jambi,  para orang tua/wali murid, serta para undangan lainya. (Humas)

Share this article :

Post a Comment

 
Support : Redaksi Jambipos Online | KONTAK KAMI | Pedoman Media
Copyright © 1998. Jambipos Online - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Publiser/Admin Jambipos Online
Proudly powered by Jambipos