Home » , , » Dua Warga Jambi Tewas Terseret Banjir

Dua Warga Jambi Tewas Terseret Banjir

Written By jambipos-online on Monday, March 6, 2017 | 14:42


Banjir di Kota Jambi Maret 2017.(Istimewa)


Banjir di Kota Jambi Maret 2017.(Istimewa)
Banjir di Pasar Talang Banjar Kota Jambi Sabtu 4 Maret 2017. (Istimewa)
Jambipos Online, Jambi - Banjir yang melanda tiga kabupaten di Provinsi Jambi sepekan terakhir akhirnya memakan korban jiwa. Dua orang warga yang terseret banjir di daerah itu ditemukan meninggal dunia, Minggu (5/3/2017).

Kedua korban banjir tersebut, Hendro (16), warga Pulau Rengas, Kecamatan Bangko, Kabupaten Merangin dan Junior Abdian Sakti (9), warga Dusun Air Kemuruh, Kecamatan Bathin III, Kabupaten Bungo.

Kapolres Merangin, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Aman Guntoro didampingi Kepala Urusan (Paur) Humas Polres Merangin, Inspektur Dua Polisi (Ipda Pol) Eko Sitorus di Bangko, Merangin, Jambi, Minggu (5/3) menjelaskan, korban Hendro hanyut terseret arus deras Sungai Belango, Bangko, Merangin, Jumat (3/3).

Korban hanyut ketika mengantarkan bahan bakar minyak (BBM) usaha tambang emas rakyat melalui sungai. Pencarian korban dilakukan sejak Jumat hingga Minggu.

“Jenazah korban baru ditemukan Tim Search and Rescue (SAR) Merangin sekitar 200 meter dari lokasi hanyut, Minggu (5/3) pukul 11.00 WIB. Jenazah korban langsung diserahkan kepada keluarga setelah diotopsi di rumah sakit umum daerah (RSUD) Bangko, Merangin. Setelah itu jenazah korban diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan,”katanya.

Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bungo, Hasan Efendi mengatakan, korban banjir di Bungo, Junior Abdian Sakti (9), warga Dusun Air Kemuruh, tewas akibat terseret banjir ketika mandi bersama kawan-kawannya di depan rumahnya yang terendam banjir. Korban diduga tenggelam terseret arus banjir karena tidak bisa berenang.

“Korban sempat hilang beberapa jam. Setelah dilakukan pencarian, korban ditemukan tidak jauh dari lokasi kejadian pukul 11.00 WIB. Korban sempat dibawa ke RSUD Muarabungo untuk mendapatkan pertolongan. Namun nyawa korban tidak bisa diselamatkan,”katanya.

Masih Banjir

Sementara itu ratusan warga di Kabupaten Bungo, Merangin dan Sarolangun hingga Minggu (5/3) masih mengungsi menyusul banjir yang melanda daerah itu. Warga belum semuanya kembali ke rumah mereka karena genangan banjir yang merendam rumah mereka masih ada yang mencapai satu meter.

Bupati Bungo, Mashuri ketika meninjau korban banjir di beberapa desa, Kecamatan Muarabungo mengatakan, para korban banjir sudah mendapatkan bantuan pangan. Selain itu Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bungo juga memberikan bantuan uang kepada para korban banjir.

“Saya sudah meninjau banjir di beberapa desa. Bantuan kebutuhan pokok dan uang sudah kami berikan kepada para korban banjir. Selain itu bantuan obat-obatan juga diberikan kepada korban banjir. Baik yang masih bertahan di rumahnya maupun di tempat pengungsian,”katanya.

Mashuri pada kesempatan tersebut mengingatkan kembali warga di daerah itu, khususnya yang bermukim di sekitar daerah aliran sungai (DAS) tetap siaga banjir. Warga juga diharapkan mengurangi kegiatan di sekitar sungai mencegah jatuhnya korban jiwa akibat terseret banjir.

"Kami mengimbau masyarakat Bungo yang bermukim di kawasan DAS selalu waspada bencana banjir. Warga kami harapkan tidak melakukan kegiatan di pinggiran sungai. Kalau membutuhkan bantuan, warga diharapkan segera datang atau menghubungi petugas posko penanggulangan bencana banjir terdekat,” katanya.

Secara terpisah, Bupati Merangin, Al Haris mengatakan, pihaknya sudah menyalurkan bantuan beras, mi instan, ikan sarden dan minyak goreng kepada para pengungsi di enam desa, Kecamatan Tabir, Tabir Ilir dan Margo Tabir. Korban banjir di daerah itu mendapatkan bantuan beras antara 500 kg hingga satu ton.

“Kami juga mengharapkan bantuan berbagai pihak untuk meringankan beban para korban banjir di Merangin. Tambahan bantuan pangan, air bersih dan obat-obatan masih sangat dibutuhkan korban banjir di Merangin karena jumlah mereka cukup banyak, yakni mencapai 500 kepala keluarga (KK),” katanya.(SP-Jp)

Share this article :

Post a Comment

 
Support : Redaksi Jambipos Online | KONTAK KAMI | Pedoman Media
Copyright © 1998. Jambipos Online - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Publiser/Admin Jambipos Online
Proudly powered by Jambipos