Home » , , , » UMKM Kerinci Terkendala Modal dan Pemasaran

UMKM Kerinci Terkendala Modal dan Pemasaran

Written By jambipos-online on Saturday, October 1, 2016 | 8:04 AM



TERKENDALA: Kalangan UMKM yang ada di wilayah Kabupaten Kerinci mengalami kesulitan dalam modal dan pemasaran. FOTO: ANTARA

Jambipos Online, Kerinci-Sektor Usaha Kecil Mikro dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Kerinci tumbuh pesat. Data yang diterima dari Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Kerinci, setidaknya pada tahun 2016, sudah berdiri 218 Koperasi dan 30 ribu pelaku UMKM binaan yang telah memberikan manfaat bagi anggota serta pertumbuhan ekonomi daerah. Namun, saat ini masih terkendala dengan pemasaran serta bantuan modal dari pemerintah.

Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Kerinci, Rahmi Nuddin, mengaku geliat kegiatan UMKM Kerinci telah memberikan kontribusi dalam pertumbuhan ekonomi, penyerapan tenaga kerja dan pemerataan pendapatan daerah."Kita mengharapkan pemerintah pusat benar-benar serius memperhatikan kegiatan UMKM didaerah. Terutama soal suntikan modal serta mencari solusi pemasaran,"ungkapnya.

Menurut Rahmi Nuddin, pada tahun 2016 pertumbuan keuangan disektor UMKM saat ini menunjukan diterimanya produk unggulan Kerinci, seperti dodol kentang, sirup kayu manis, keripik keladi, Jagung Goreng, anyaman bambu dan bordir khas Kerinci. Dimana perkembangan keuangan yaitu sebesar Rp30 Miliar terdiri dari modal sendiri, Rp30 Miliar modal luar, sementara omset Rp36 Miliar. 

"Selain perkembangan koperasi ditahun ini, kita juga mendapat kucuran dana sebesar Rp950 juta dari Kementerian Koperasi. Dana tersebut digunakan untuk revitalisasi pasar rakyat,"ungkapnya.

Dikatakan Rahmi, upaya peningkatan ekonomi disektor koperasi, Pemkab Kerinci melalui Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Kerinci telah menertibkan 86 badan hukum koperasi, 475 sertifikat hak tanah, 640 surat izin usaha mikro, 28 unit peralatan koperasi seperti Komputer. "Serta bantuan peralatan bagi UMKM sebanyak 371 buah serta sebesar Rp 650 juta bantuan modal untuk koperasi,"ujarnya.

Sementara, Ely Nida, salah seorang pengrajin dodol kentang di Kabupaten Kerinci mengharapkan Pemkab Kerinci benar-benar terjun langsung membantu kelompok koperasi dan UMKM Kerinci dalam pemasaran. Sebab, saat ini hanya sebagian kecil pemasaran UMKM diluar daerah. "Harapan kita pemerintah lebih banyak lagi mempromosikan produk lokal daerah. Supaya produk UMKM yang ada di Kerinci mampu bersaing dipasar modern seperti Supermarket dan Minimarket,"jelasnya.(JP-06)


Share this article :

Post a Comment

 
Support : Redaksi Jambi Pos | KONTAK KAMI | Pedoman Media
Copyright © 1998. JAMBIPOS ONLINE - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Admin Jambipos Online
Proudly powered by Jambipos