Home » , , » Polres Tanjungjabung Intensifkan Pencegahan Kebakaran Hutan

Polres Tanjungjabung Intensifkan Pencegahan Kebakaran Hutan

Written By jambipos-online on Wednesday, August 24, 2016 | 7:48 AM

KABUT ASAP di Kota Jambi KAMIS 3 SEPT 2015.
Jambipos Online, Jambi-Jajaran kepolisian resor (Polres) Tanjungjabung Barat (Tanjabbar) Provinsi Jambi mengintensifkan penyuluhan mengenai pencegahan dan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) memasuki musim kemarau Agustus ini. Penyuluhan penanggulangan karhutla tersebut dilakukan hingga ke tingkat petani dengan mendatangi para petani ke kebun-kebun sawit mereka.

“Kami sengaja mendatangi para petani ke kebun-kebun sawit agar mereka tidak melakukan pembakaran untuk pembukaan maupun pembersihan lahan. Penyuluhan langsung ke petani ini cukup efektif memberikan kesadaran kepada petani mengenai bahaya kebakaran hutan dan lahan. Penyuluhan dan patroli mengenai karhutla ini kami lakukan untuk menghadapi musim kemarau saat ini,” kata Kapolres Tanjabbar Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Agus Sumartono di Kualatungkal, Tanjabbar, Jambi, Selasa (23/8).

Menurut Agus Sumartono, untuk melakukan penyuluhan dan patroli pencegahan kebakaran hutan dan lahan di Tanjabbar, Polres Tanjabbar menerjunkan beberapa satuan Bhayangkara Pembinaan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas). Penyuluhan karhutla tersebut tidak hanya dilakukan hari biasa, tetapi juga pada hari libur, termasuk Minggu.

Dijelaskan, wilayah yang mendapat prioritas penyuluhan dan patrol karhutla di Tanjabbar, wilayah perkebunan kelapa sawit, hutan tanaman industri (HTI) dan lahan gambut seperti Kecamatan Teluk Nilau, Merlung, Tebing Tinggi, Senyerang dan Betara.

Intensitas penyuluhan dan patroli karhutla di Jambi juga dilakukan Komando Resort Militer (Korem) Korem 042/Garuda Putih (Gapu) Jambi. Satuan Tugas (Satgas) Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Provinsi Jambi yang dipimpin Komandan Korem (Danrem) 042/Gapu Kolonel Inf Refrizal turun langsung ke daerah-daerah melakukan deteksi dini kebakaran hutan dan lahan. Deteksi dini dilakukan langsung hingga ke kawasan perkebunan dan pertanian di setiap kabupaten.

“Kami tidak mau kecolongan terjadinya kembali bencana kebakaran hutan dan asap di Jambi seperti kejadian tahun 2015. Karena itu kami kini mengintensifkan deteksi dini kebakaran hutan dan lahan dengan menerjunkan beberapa satgas TNI ke desa-desa di beberapa kabupaten rawan kebakaran hutan dan lahan,” katanya.

Antisipasi dini kebakaran hutan dan lahan di Jambi, lanjut Refrizal, dilakukan juga dengan membentuk pos komando (posko) penanggulangan bencana karhutla di Bandara Sulthan Thaha, Kota Jambi. Posko penanggulangan bencana karhutla tersebut juga dibentuk di setiap kecamatan di Provinsi Jambi.

"Jambi kini telah memiliki Satgas Karhutla di tingkat provinsi hingga kecamatan. Satgas memantau langsung kebakaran hutan dan lahan di lapangan setiap hari. Kalau satelit memantau adanya titik api, satgas langsung mengecek ke lapangan. Kalau ada kebakaran hutan dan lahan, pemadaman langsung dilakukan dengan cepat," katanya.

Sementara itu Gubernur Jambi, Zumi Zola mengimbau petani dan pengusaha perkebunan maupun kehutanan agar tidak membuka lahan dengan cara membakar untuk mencegah bencana kebakaran hutan, lahan dan asap. Segenap elemen masyarakat Jambi diharapkan bekerja sama dan memiliki kesadaran tinggi untuk mencegah kebakaran hutan dan lahan.

Dijelaskan, Jambi hingga Agustus ini masih terbebas dari kebakaran hutan dan lahan serta bencana asap akibat tertolong hujan. Selama Agustus hujan masih sering turun di Jambi. Karena itu kebakaran hutan dan lahan tidak banyak terjadi. Titik api di Jambi sepekan ini juga tidak ada akibat hujan. Namun Jambi tetap harus waspada kebakaran hutan dan lahan karena begitu hujan tidak turun, biasanya kebakaran hutan dan lahan cepat terjadi.

“Selama Juli lalu misalnya, ketika hujan jarang turun, kebakaran hutan dan lahan di Jambi terjadi sebanyak 20 kasus. Sedangkan luas kebakaran hutan dan lahan mencapai 71 hektare. Nah, kemarau diperkirakan masih terjadi hingga September nanti. Karena itu kebakaran hutan dan lahan harus dicegah secara dini,” katanya.(SP)
Share this article :

Post a Comment

 
Support : Redaksi Jambi Pos | KONTAK KAMI | Pedoman Media
Copyright © 1998. JAMBIPOS ONLINE - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Admin Jambipos Online
Proudly powered by Jambipos