Info Terkini

10/recent/ticker-posts

Widget HTML

 


Pemudik Waspadai Jalan Rusak di Batanghari Jambi


Ilustrasi Jalan Rusak.
Ilustrasi Jalan Rusak.

Jambipos Online, Jambi-Kemacetan bakal menjebak para pemudik yang melewati Kabupaten Batanghari, Provinsi Jambi menjelang Lebaran nanti menyusul rusaknya sejumlah ruas jalan dan jembatan. Perbaikan dipastikan tidak bakal rampung hingga H – 7 Lebaran. Untuk menjamin kelancaran arus mudik, seluruh proyek pembangunan jalan dan jembatan harus dihentikan seminggu sebelum Lebaran. 

Demikian diungkapkan Bupati Batanghari, Syahirsah terkait antisipasi mudik Lebaran, di Muarabulian, Batanghari, Jambi, Selasa (21/6). Kabupaten Batanghari menjadi jalur utama mudik Lebaran dari Kota Jambi – Kabupaten Bungo – Padang, Sumatera Barat dan Kota Jambi – Sarolangun – Sungaipenuh – Kerinci.

“Saya sudah memantau ruas jalan yang menjadi jalur utama mudik Lebaran di Kabupaten Batanghari, Senin (20/6). Ada kerusakan jalan dan jembatan pada empat titik. Sekarang sedang diperbaiki. Namun perbaikan tidak bisa selesai hingga H – 7 Lebaran.  Karena itu para pemudik yang melewati Batanghari akan menghadapi macet di beberapa ruas jalan,” katanya.

Syahirsah menjelaskan, titik macet akan terjadi di Jembatan Emas, Kecamatan Pemayung yang sedang diperbaiki. Kemudian ruas jalan di Desa Kampung Baru, Kecamatan Muaratembesi dan di beberapa desa, Kecamatan Marosebo Ulu. Titik macet tersebut merupakan jalur utama mudik yang menghubungkan Kota Jambi dengan Padang, Sumatera Barat.

“Perbaikan jalan dan jembatan saya minta dihentikan pada H-7 Lebaran agar tidak mengganggu arus mudik. Saya juga meminta kepolisian dan dinas perhubungan melakukan sistem buka tutup pada ruas jalan rusak untuk mencegah kericuhan antarpemudik yang hendak saling mendahului,” katanya.

Sementara Kepala Bagian Operasi Satuan Lalulintas (Satlantas) Polres Batanghari, Inspektur Satu Polisi (Iptu Pol) Sabar Sianturi mengatakan, pihaknya siap mengatur arus mudik di Batanghari, termasuk dengan sistem buka tutup. Polres Batanghari juga akan mengamankan jalur rawan kecelakaan dan kejahatan di Batanghari.

Jalur rawan itu lanjut Sabar Sibarani, terdapat pada ruas jalan Desa Serasan dan Desa Pelayangan, Kecamatan Pemayung. "Sejak Januari, terdapat 53 kali kasus kecelakaan lalu lintas pada ruas jalan tersebut," kata dia.

Mengantisipasi kasus-kasus kecelakaan dan kejahatan pada jalur mudik di Batanghari, Polres Batanghari membentuk empat pos pengamanan. "Pos tersebut disiapkan pada ruas jalan Batanghari menuju Kabupaten Bungo dan Batanghari menuju Kerinci,” katanya. (SP)

Berita Lainnya

Posting Komentar

0 Komentar