Info Terkini

10/recent/ticker-posts

Widget HTML

 


Uskup Agung Palembang Resmikan Gereja St Gregorius Agung Jambi


Peresmian Gereja Katolik St Gregorius Agung Jambi yang beralamat di Jalan Lingkar Barat KM 10 Rt 31 Kelurahan Kenali Asam Bawah, Kecamatan Kotabaru, Kota Jambi, Minggu (29/5/2016). Foto Asenk Lee Saragih

Prosesi Misa Ibadah Raya oleh Uskum Agung Mgr Aloysius Sudarso SCJ. Foto Asenk Lee Saragih

Uskup Agung Palembang Mgr Aloysius Sudarso SCJ (tengah Jubah Putih) bersama Sekda Provinsi Jambi H Ridham Priskab mewaliki Gubernur Jambi, Walikota Jambi Sy Fasha, Anggota DPRD Provinsi Jambu Luhut Silaban, FKUB Dll Foto Bersama di Dalam Gereja Katolik St Gregorius Agung Jambi, Minggu 29 Mei 2016. Foto Asenk Lee Saragih

Jambipos Online, Jambi-Uskup Agung Palembang Mgr Aloysius Sudarso SCJ memberkati dan meresmikan fungsional Gereja Katolik St Gregorius Agung Jambi yang beralamat di Jalan Lingkar Barat KM 10 Rt 31 Kelurahan Kenali Asam Bawah, Kecamatan Kotabaru, Kota Jambi, Minggu (29/5/2016). Acara peresmian Gereja St Gregorius Agung Jambi juga dihadiri Sekda Provinsi Jambi H Ridham Priskab mewaliki Gubernur Jambi, Walikota Jambi Sy Fasha, Anggota DPRD Provinsi Jambu Luhut Silaban.

Acara Peresmian ditandai dengan penandatanganan Prasasti oleh Uskup Agung Palembang Mgr Aloysius Sudarso SCJ, Gubernur Jambi (Sekda), Walikota Jambi Sy Fasha. Kemudian pemotongan pita pada pintu utama masuk gereja, pemantauan bangunan dalam gereja, pelepasan burung merpati dan pelepasan balon ke udara.

Sebelum acara seremoni peresmian, telah dilaksanakan Misa Ibadah Raya yang dibawakan Uskup Agung Palembang Mgr Aloysius Sudarso SCJ, Romo Yohannes Haryono (St Theresia Jambi) beserta 12 Pastor serta pelayan lainnya. Ibadah raya itu dihadiri sekitar 3000 jemaat Katholik se Kota Jambi dan dari daerah lainnya se Provinsi Jambi. Ibadah Raya berlangsung hikmat dan penuh hening.

Uskup Agung Palembang Mgr Aloysius Sudarso SCJ dalam Kotbahnya menyampaikan dengan diresmikannya fungsional Gereja St Gregorius Agung Jambi yang bertepatan dengan Penerimaan Komuni Pertama Pada Hari Raya Tubuh dan Darah Kristus bagi Katholik, diharapkan keberadaan Gereja St Gregorius Agung Jambi menjadi “Obor Terang” bagi masyarakat sekitarnya, secara umum bagi Kota Jambi.

Misa Pemberkatan Gereja Katolik St Gregorius Agung Jambi yang Bertemakan “Beriman Tangguh, Mendalam dan Membumi” ini meliputi Prosesi Misa oleh Uskum Agung Mgr Aloysius Sudarso SCJ yakni Pengantar, Perarakan, Pemberkatan Patung Santo Gregorius Agung, Ritus Pembuka, Tanda Salib dan Salam, Serah Terima Gedung Gereja, Pemberkatan Pintu Gereja, Pemberkatan Salib, Pemberkatan Kursi Imam, Pemberkatan Mimbar, Doa Permohonan, Doa Pembuka.

Kemudian Homili, Syahadat, Doa Umat, Pemberkatan Altar, Pengurapan Altar, Liturgi Ekaristi, Persiapan Persembahan, Doa Syukur Agung, Dialog Pembuka, Prefasi, Kudus, Doa Syukur Agung II, Embolisme, Doa Damai, Pemecahan Roti, Persiapan Komuni, Madah Pujian, Nyanyian Komuni, Persembahan Bejana, Pemberkatan Tabernakel, Doa Sesudah Komuni, Pengumuman, Amanat Pengutusan, Berkat Meriah, Pengutusan oleh Uskum Agung Mgr Aloysius Sudarso SCJ.

Usai Ibadah Misa, dilanjutkan dengan acara seremoni penyambutan rombongan Sekda Provinsi Jambi H Ridham Priskab mewaliki Gubernur Jambi, Walikota Jambi Sy Fasha, Anggota DPRD Provinsi Jambu Luhut Silaban, FKUB Kota, MUI Kota, Ketua Lembaga Adat kota Jambi Drs Asnawi AB dan tamu undangan lainnya.

Tamu undangan disambut dengan Tarian Tradisional Karo dan pengalungan bunga kepada Sekda Provinsi Jambi H Ridham Priskab, Walikota Jambi Sy Fasha, Anggota DPRD Provinsi Jambu Luhut Silaban dan FKUB Kota Jambi oleh perwakilan jemaat lengkap dengan pakaian adat Nusantara.

Ketua Panitia Pelaksana Pesta Peresmian Gereja Katolik St Gregorius Agung Jambi, Pantun Bukit dalam sambutannya mengatakan, Gereja Katolik St Gregorius Agung Jambi dibangun sejak tahun 2010 dengan izin resmi dari Pemerintah Kota Jambi.

“Jemaat Gereja Katolik St Gregorius Agung Jambi di Kota Jambi ada 1430 KK atau 5300 jiwa. Kemudian dari Kabupaten Muarojambi, Batanghari sebanyak 370 KK atau 1250 jiwa. Dengan 8 wilayah, 2 stasi (Batanghari dan Muarojambi). Itu jemaat yang beribadah di Gereja Gereja Katolik St Gregorius Agung Jambi,” kata Pantun Bukit.

Menurut Pantun Bukit, Kota Jambi yang penduduknya heterogen dan plural, sehingga keberadaan Gereja Katolik St Gregorius Agung Jambi juga sebagai terang bagi masyarakat sekitar dan jemaatnya ikut berpartisipasi dalam pembangunan dengan profesi masing-masing demi pencapaian Visi-Misi Provinsi Jambi “Jambi Tuntas 2021”.

Disebutkan, sesuai dengan laporan Ketua Pembangunan Gereja Katolik St Gregorius Agung Jambi, Paten Ginting, dana yang dibutuhkan untuk pembelian lahan dan membangun gereja itu mencapai Rp 8,5 Miliar. Sementara sumber dana dari sumbangan dan iuran wajib jemaat dan bantuan donateur.

Uskup Agung Palembang Mgr Aloysius Sudarso SCJ dalam sambutannya mengatakan, keberadaan gereja harus ramah lingkungan, terbuka bagi masyarakat sekitar, peduli dengan masyarakat sekitar, menjaga keragaman dengan masyarakat sekitar serta bersama-sama hidup rukun berdampingan.

“Jemaat Katolik Jambi harus mencintai perbedaan, agama, suku, golongan. Karena Tuhan Allah juga mencintai seluruh umat Manusia tanpa membeda-bedakannya. Sehingga keberadaan Gereja Katolik St Gregorius Agung Jambi ini menjadi obor terang di Kota Jambi yang selalu memberikan terang dan sukacita damai bagi masyarakat Kota Jambi dan sekitarnya,” ujarnya.

Sementara Walikota Jambi Sy Fasya dalam sambutannya menyinggung keberadaan gereja yang beribadah dalam bahasa daerah. “Tadi saya tanya Bapak Luhut Silaban, katanya ibadah di Gereja Katolik St Gregorius Agung Jambi memakai bahasa Indonesia. Itu adalah bagus. Jangan seperti gereja lain yang memakai bahasa daerah saat ibadah. Sehingga terkesan gereja itu esklusif,” katanya.

Kata Fasha, Pemkot Jambi dan FKUB sangat kesulitan saat berhadapan pengurusan ijin gereja yang berbahasa daerah. “Kami selalu diperhadapkan pada pilihan yang sulit. Jika kami robohkan gereja itu, beritanya jadi isu internasional. Kami selalu diperhadapkan dengan pilihan sulit saat memberikan ijin gereja,” katanya.

Sy Fasha juga mengapresiasi keberadaan Gereja Katolik St Gregorius Agung Jambi yang berdiri sesuai dengan Prosedur. “Saya juga akan membantu pengaspalan jalan hingga ke depan gereja ini,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Sekda Provinsi Jambi H Ridham Priskab mengatakan, Pemprov Jambi sangat mendukung kerukunan umat beragama di Provinsi Jambi. Pihaknya juga mendukung pendirian rumah-rumah ibadah, namun tetap pada jalur dan prosedur yang berlaku.

Sementara  Romo Yohannes Haryono (St Theresia Jambi) Selaku Ketua Dewan Pastoral Paroki (DPP) Jambi mengucapkan terimakasih kepada Unsur Forkompida Kota dan Provinsi Jambi atas dukungan sejak mengurus ijin serta pembangunan Gereja Katolik St Gregorius Agung Jambi.

Dirinya juga mengucapkan terimakasih kepada seluruh Jemaat Katolik Jambi dan Donateur yang bahu-membahu dalam dukungan pembangunan Gereja Katolik St Gregorius Agung Jambi. “Tuhan Memberkati Kita Semua,” katanya. 

Usai acara seremoni peresmian, dilanjutkan dengan acara pesta hiburan pengumpulan dana melalui “Tortor” yang dibawakan Embas Musik Jambi.  (Asenk Lee Saragih)  

Berita Lainnya

Posting Komentar

0 Komentar