Home » , , » Pemerintah Harus Jamin Stabilitas Harga Daging Sapi Jelang Puasa

Pemerintah Harus Jamin Stabilitas Harga Daging Sapi Jelang Puasa

Written By jambipos-online on Tuesday, May 24, 2016 | 10:56 AM


Ketua KPPU Pusat, Muhammad Syarkawi Rauf (kanan) berdialog dengan pedagang sapi di pasar induk Angso Duo, Kota Jambi ketika melakukan inspeksi mendadak harga sapi dan kebutuhan pokok di pasar tersebut, Rabu (19/5/2016). RDS


Jambipos Online, Jambi-Pemerintah Pusat (Kementerian Perdagangan) perlu melakukan upaya-upaya khusus untuk menjamin stabilitas harga daging sapi menjelang bulan Ramadhan (Puasa) Juni mendatang. Bahkan kalau bisa, pemerintah bisa menekan harga daging sapi hingga di bawah Rp 100.000/kg. Untuk menekan maupun menjamin stabilitas harga daging sapi tersebut, pemerintah harus meningkatkan pasokan daging sapidi pasaran, baik pasokan daging sapi lokal maupun daging sapi impor.

“Hal paling penting dilakukan pemerintah menjamin stabilitas harga daging sapi menjelang puasa mendatang, yaitu mencegah terjadinya kartel perdagangan daging sapi. Praktik kartel perdagangan daging sapi ini perlu diawasi agar persediaan daging di pasaran mencukupi dan harga daging sapi tidak sampai mengalami lonjakan,”kata Ketua Komisi Pengawasan Persaingan Usaha (KPPU) Pusat, Muhammad Syarkawi Rauf ketika melakukan inspeksi mendadak (sidak) harga daging sapid an berbagai kebutuhan pokok di Pasar Induk Angso Duo, Kota Jambi, Kamis (19/5). Turut dalam sidak tersebut, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Jambi, Hartono dan Asisten II Pemerintah Provinsi Jambi, Kailani.

Menurut Muhammad Syarkawi Rauf, pemerintah pusat sudah merancang upaya penurunan maupun menjaga stabilitas harga daging sapi menjelang puasa nanti. Upaya tersebut, yaitu mendatangkan daging sapi impor atau beku dari Australia sekitar 4.000 ton, Sabtu (21/5). Masuknya daging sapi impor tersebut ke Indonesia diharapkan bisa menekan harga daging sapi hingga di bawah Rp 100.000/kg.

“Pasokan daging sapi impor atau daging beku dari Australia itu juga diharapkan bisa masuk ke pasaran local, termasuk Jambi. Hal itu penting agar harga daging sapi di Jambi yang saat ini mulai mencapai Rp harga Rp 130.000/kg, bisa turun hingga di bawah Rp 100.000/kg,”katanya.

Muhammad Syarkawi Rauf mengatakan, untuk menjamin persediaan pasokan dan menekan harga daging sapi di pasaran, khususnya menghadapi puasa hingga lebaran tahun ini, KPPU akan melakukan pengawasan ketat terhadap distribusi, persediaan pasokan dan harga daging sapi di pasaran. Pengawasn tersebut dilakukan di seluruh pasar di Tanah Air mencegah terjadinya kartel perdagangan daging sapid an berbagai kebutuhan pokok lainnya.

“Pengusaha atau produsen daging sapi yang terbukti melakukan kartel perdagangan daging sapi akan kami tindak dengan tegas. KPPU akan mengusulkan agar pemerintah mencabut ijin pelaku usaha yang mencoba-coba mempermainkan harga daging, utamanya menjelang puasa. Kuota daging sapi kepada pengusaha yang mempermainkan harga daging sapi juga harus dihentikan,”tegasnya.

Tidak Terkendali

Sementara itu para pedagang sapi di Kota Jambi mengaku tidak akan bisa mengendalikan harga daging sapi menjelang puasa kalau pasokan daging di pasaran selalu kurang dibandingkan permintaan. Hal tersebut sudah terbukti dalam sepekan terakhir.

Hadi (38), pedagang daging sapi di Pasar Induk Angso Dua, Kota Jambi ketika berbincang dengan Muhammad Syarkawi Rauf mengatakan, harga daging sapi diKota Jambi sepekan terakhir sudah mulai naik dari Rp 120.000/kg menjadi Rp 130.000/kg. Naiknya harga daging sapi tersebut dipengaruhi meningkatnya permintaan.

Permintaan daging sapi di Jambi sepekan ini, kata Hadi, mencapai Rp 1,5 ton/hari. Sedangkan persediaan daging sapi di pasaran hanya satu ton per hari. Karena itu harga daging sapi mulai naik Rp 10.000/kg. Pasokan daging impor di Jambi belum mampu menekan harga daging sapi. Masalahnya persediaan daging impor yang harga jualnya Rp 95.000/kg tak mencapai 100 kg/hari. untuk menurunkan harga daging sapi di Jambi perlu pasokan daging sapi beku yang mencukupi. Kalau hanya mengandalkan daging sapi lokal, harga daging sapi di Jambi akan terus naik.

“Karena itu untuk menurunkan harga daging sapi di Jambi hingga di bawah Rp 100.000/kg, khususnya menjelang puasa, pasokan daging impor atau daging beku ke Jambi harus diperbanyak. Daging sapi yang diimpor dari Australia, Sabtu (21/5), kalau bisa sebagian dipasok ke Jambi. Jangan daging sapi impor tersebut hanya dipasok di Jakarta dan Jawa,”katanya. (JP-03)
Share this article :

Post a Comment

 
Support : Redaksi Jambi Pos | KONTAK KAMI | Pedoman Media
Copyright © 1998. JAMBIPOS ONLINE - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Admin Jambipos Online
Proudly powered by Jambipos