Home » , , » Ketua Gafatar Jambi Telantar di Jawa Tengah

Ketua Gafatar Jambi Telantar di Jawa Tengah

Written By jambipos-online on Tuesday, February 2, 2016 | 12:27 PM

99 Jiwa Eks Anggota Gafatar Jambi Ditampung Sementara di Asrama Haji Bekasi.Foto Sigit Eko Yuwo
Jambipos Online, Jambi-Ketua DPD eks-Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar) Jambi, Abdiansyah kini telantar di Jawa Tengah. Dirinya meminta Pemerintah Jambi untuk menjemput dirinya karena status kependudukannya sebagai warga Jambi ditolak pemerintah Jawa Tengah.

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Jambi, Ali Dasril, Senin (1/2/2016) mengatakan, ketua DPD Gafatar Jambi itu sebelumnya telah meninggalkan rombongannya di tempat pengungsian di Pontianak, Kalimantan Barat.

"Ketua eks Gafatar Jambi itu sebelumnya tidak mau pulang ke Jambi, dia lebih memilih merantau ke Jawa Tengah dan meninggalkan anggotanya. Namun ditolak pemerintah setempat dan sekarang minta dijemput di Boyolali," katanya di Jambi.

Ali mengatakan, eks Gafatar asal Jambi yang berjumlah 28 kepala keluarga (KK) dengan jumlah keseluruhan 99 orang itu sudah berada di pengungsian Tanjung Priok, Jakarta.

Namun pihaknya belum bisa menjamin eks-Gafatar asal Jambi itu dipulangkan ke daerah asalnya. Sebab mereka sudah membuat pernyataan tidak mau pulang ke Jambi lagi.

"Mereka beralasan tidak mau pulang ke Jambi karena malu dan tak punya aset lagi, tapi kita masih membujuk mereka untuk mau pulang ke Jambi," katanya.

Ali merincikan, 28 KK eks-Gafatar tersebut terdiri dari warga Kota Jambi sebanyak 14 KK, enam KK berasal dari Tanjung Jabung Timur, empat KK dari Kabupaten Tanjung Jabung Barat dan tiga KK berasal dari Muarojambi.

Ali mengaku Pemprov Jambi siap menampung eks-Gafatar asalkan mereka mau pulang ke Jambi. Namun dimana mereka ditempatkan dan dilakukan pembinaan masih dibicarakan di tingkat provinsi.

"Kita akan rapat bagaimana langkah-langkah selanjutnya apabila mereka pulang ke Jambi, yang jelas kita sudah antisipasi kepulangan mereka. Untuk tempat penampungannya bisa saja nanti di panti sosial, di dinas sosial ataupun di Makorem 042 Garuda Putih. Kita juga akan bina mereka kembali dengan nilai-nilai bangsa dan agama," katanya menjelaskan.

Di samping itu, Ali juga minta masyarakat Jambi untuk bisa menerima mereka kembali jika eks-Gafatar pulang ke kampung halamannya.

"Kita juga akan akan sosialisasikan kepada masyarakat agar masyarakat bisa menerima eks-Gafatar itu," katanya menambahkan. (Lee)
Share this article :

Post a Comment

 
Support : Redaksi Jambi Pos | KONTAK KAMI | Pedoman Media
Copyright © 1998. JAMBIPOS ONLINE - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Admin Jambipos Online
Proudly powered by Jambipos