Menghangat di Senyap: Duet Fasha–Elviana Mulai Diuji Publik Jelang Pilgub Jambi 2029

Foto Ilustrasi (J24)

Tes Ombak Jelang Pilgub Jambi 2029, Duet Dr H Syarif Fasha - Dr Hj Elviana MSi Disuarakan Warganet Jambi 

Jambipos Online, Jambi-Peta politik menuju Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jambi 2029 memang masih jauh dari fase matang. Namun, dinamika awal justru mulai terbentuk lebih cepat dari perkiraan. Bukan dari partai politik, melainkan dari ruang yang lebih cair: media sosial, polling digital, dan perbincangan publik.

Di tengah situasi politik yang masih relatif “dingin” secara formal, dua nama mulai mencuri perhatian publik, Dr. H. Syarif Fasha, SE, ME dan Dr. Hj. Elviana, MSi.

Fenomena ini menunjukkan satu hal penting, kontestasi Pilgub Jambi 2029 sudah dimulai secara kultural, meskipun belum secara struktural. Kedua tokoh ini bukan wajah baru dalam politik Jambi. Mereka datang dengan rekam jejak panjang dan basis massa yang teruji.

Elviana, misalnya, kembali menunjukkan dominasinya dalam kontestasi DPD RI pada Pemilu 2024. Berdasarkan data Sirekap KPU RI per 5 Maret 2024, ia meraih suara tertinggi dan memastikan satu kursi di Senayan. Ini memperpanjang eksistensinya sebagai representasi Jambi di tingkat nasional selama sekitar 25 tahun.

Sementara itu, Syarif Fasha juga mencatat performa signifikan. Maju sebagai calon anggota DPR RI dari Partai NasDem, ia berhasil meraih suara pribadi yang tinggi dan menjadi salah satu kontributor utama kemenangan partainya di daerah pemilihan Jambi. Dengan kata lain, keduanya tidak hanya populer, tetapi juga terbukti elektabel.

Simulasi Alamiah: Ketika Publik Mendahului Partai

Menariknya, wacana duet Fasha–Elviana tidak lahir dari elite partai, melainkan dari publik itu sendiri. Polling bebas yang beredar di media sosial memperlihatkan adanya kecenderungan kuat untuk memasangkan keduanya.

Fenomena ini bisa dibaca sebagai bentuk “tes ombak” awal. Dalam politik modern, persepsi publik sering kali menjadi fondasi awal sebelum keputusan politik formal diambil.

Di titik ini, publik Jambi tampak sedang melakukan simulasi sendiri, mencoba melihat apakah kombinasi dua figur dengan latar belakang berbeda ini bisa menjadi formula kemenangan.

Jika ditarik lebih dalam, kekuatan keduanya berada pada spektrum yang berbeda, namun justru berpotensi saling melengkapi.

Syarif Fasha dikenal sebagai figur eksekutif dengan pengalaman birokrasi yang matang. Dua periode menjabat sebagai Wali Kota Jambi memberinya legitimasi dalam hal tata kelola pemerintahan. 

Selain itu, latar belakangnya sebagai pengusaha membuatnya relatif dekat dengan dunia investasi dan pengembangan ekonomi daerah.

Saat ini, posisinya sebagai Ketua DPW Partai NasDem Provinsi Jambi juga memperkuat daya tawar politiknya dalam membangun koalisi.

Di sisi lain, Elviana membawa kekuatan jaringan pusat yang tidak bisa diabaikan. Pengalamannya selama puluhan tahun di Senayan menjadikannya figur dengan akses luas terhadap kebijakan nasional.

Tak hanya itu, latar belakangnya sebagai akademisi, pernah menjadi dosen di Universitas Jambi memberikan dimensi tambahan dalam isu pendidikan dan pembangunan sumber daya manusia.

Jika dipasangkan, kombinasi ini menciptakan keseimbangan antara pengalaman birokrasi daerah dan jejaring nasional.

Peluang dan Tantangan

Meski terlihat menjanjikan, jalan menuju Pilgub 2029 jelas tidak akan semulus polling media sosial. Ada beberapa faktor krusial yang akan menentukan, sikap Partai Politik. 

Hingga kini, partai-partai masih belum menunjukkan arah dukungan. Padahal, tanpa kendaraan politik yang kuat, elektabilitas tinggi bisa jadi tidak berarti.

Dinamika kandidat lain. Politik Jambi tidak kekurangan figur. Nama-nama lain bisa saja muncul dan mengubah peta secara drastis. Ketahanan popularitas. 

Tantangan terbesar justru menjaga relevansi hingga 2029. Dalam politik, popularitas bisa naik cepat, tapi juga hilang lebih cepat.

Apa yang terjadi saat ini menunjukkan bahwa kontestasi politik tidak lagi dimulai dari deklarasi resmi, melainkan dari persepsi publik. Duet Fasha–Elviana mungkin belum nyata secara politik, tetapi sudah hidup dalam imajinasi kolektif masyarakat Jambi.

Dan dalam banyak kasus, politik sering kali dimenangkan oleh mereka yang lebih dulu “hidup” di kepala pemilih, jauh sebelum hari pencoblosan tiba.




Dr Hj Elviana MSi (lahir 10 November 1966) adalah seorang politikus yang menjabat sebagai Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia dan DPD RI. Anggota DPD-RI 2024-2029, DPD-RI 2019-2024, DPR-RI FP3 2014-2019, DPD-RI 2009 -2014, DPR-RI FPDIP 2004-2009.

Elviana mengenyam pendidikan di SD Negeri 1 Koto Baru, Dharmasraya (1974–1980), SMP Negeri 2 Wonotiung (1980–1983), dan SMA Negeri Solok (1983–1986). Ia meraih gelar Sarjana Pendidikan (Dra.) Biologi dari Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan (IKIP) Padang (1986–1990). Ia meraih gelar Magister Sains (M.Si) Biologi dari Institut Pertanian Bogor (1998–2000).

Sebelum masuk ke dunia politik, Elviana juga  berkecimpung di dunia pendidikan, seperti diantaranya pernah menjadi dosen di Universitas Jambi dan STIE Jambi. Di samping itu, Elviana juga sampai sekarang masih aktif menjadi pembina ILUNI Universitas Negeri Padang sejak 2008. 

Perempuan kelahiran Sawahlunto pada 10 November 1966 ini menorehkan sejarah sebagai Politisi dan Senator yang sudah hampir 5 kali Pemilu mengabdi di Senayan.

Elviana Tahun 1992 menikah dengan Abang Kaspul Waton orang Tebo yang masih ada hubungan keluarga dengan Elviana. Pernikahan Elviana dengan Abang Kaspul Waton dikarunia tiga anak, dua laki-laki satu perempuan.

Sebelum terjun ke dunia politik, Elviana jadi dosen UNJA Tahun 1993 tanpa test karena selama kuliah di IKIP Padang Elviana dapat beasiswa ikatan dinas. Elviana masuk lulusan terbaik di angkatannya. 

Ke 3 anak Elviana lahir dan besar di Jambi. Sejak tahun 2004 hingga sekarang, Elviana bersama keluarga pindah ke Jakarta karena Elviana bekerja di Senayan sejak 2004 hingga sekarang.

Selama duduk sebagai wakil rakyat di Senayan, tentunya harus fokus untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat daerah pemilihan, yakni Provinsi Jambi. Hal itulah yang telah dilakukan oleh sosok Politisi dan Senator Perempuan Jambi ini dengan berbagai program pro rakyat yang selama ini dia diperjuangkan di Senayan.

Elviana sangat peduli kepada pendidikan. Dirinya ikut bagian memperjuangkan dana BOS, Beasiswa Program Indonesia Pintar (PIP), kredit tanpa aggunan kepada Ibu Rumah tangga pelaku UMKM. 

Saat menjadi Anggota DPR-RI, Elviana juga pernah dipercaya sebagai Wakil Ketua Panitia Perancang Undang-Undang DPD RI tahun 2012-2013.


Profil H Syarif Fasha

Dr. H. Syarif Fasha, M. E. merupakan Wali Kota Jambi yang telah menjabat selama dua periodem mulai periode 2013-2018 dan 2018-2023. Jabatannya itu resmi berakhir pada November 2023.

Pria kelahiran 12 Mei 1968 ini memiliki riwayat pendidikan di berbagai daerah. Ia pernah menempuh pendidikan di SD Pertamina IX Palembang pada 1975 hingga 1981.

Setelah lulus, Syarif melanjutkan pendidikan selama tiga tahun di SMPN 16 Palembang, tepatnya pada 1981 hingga 1984. Kemudian ia bersekolah di SMA Methodist II Palembang pada tahun 1984 hingga 1987.

Syarif melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi dengan mengambil D3 di Politeknik Sriwijaya Palembang pada 1987 hingga 1990. Pendidikannya dilanjutkan di Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Jambi pada 2002 hingga 2005.Referensi Geografis

Pada 2005, Syarif mengambil S2 di Universitas Jambi dan lulus pada tahun 2008. Terakhir, ia melanjutkan pendidikan hingga jenjang S3 di Institut Pemerintahan Dalam Negeri pada 2017.

Sebelum menjabat sebagai Wali Kota Jambi, Syarif memiliki sederet pengalaman di organisasi. Berikut ini daftarnya:

1.Ketua Umum Gapeknas Provinsi Jambi
2.Ketua Umum ATAKI Provinsi Jambi
3.Ketua KADIN Jambi
4.Ketua Pengprov PGI Jambi
5.Ketua Penasehat GP. ANSOR Provinsi Jambi
6.Ketua Harian Golkar Provinsi Jambi
7.Ketua Pemuda Panca Marga (PPM) Provinsi Jambi
8.Ketua Ikatan Motor Besar Indonesia (IMBI) Jambi
9.Ketua DPP Ikatan Alumni Resimen Mahasiswa Indonesia (IARMI) Provinsi Jambi
10.Ketua Asosiasi Kota Kabupaten Peduli Sanitasi (AKKOPSI)
11.Representative Council United Cities and Local Government Asia Pacific (UCLG ASPAC)
12.Ketua Dewan Pengawas Asosiasi Pemerintahan Kota Seluruh Indonesia (APEKSI ) Bidang           Pembangunan
13.Ketua DPW Partai Nasdem Provinsi Jambi

Syarif Fasha juga tercatat pernah memperoleh sederet prestasi. Berikut ini penghargaan yang diterimanya:

1.LPPKS Appreciation dari Mendikbud RI 2014
2.Piala Adiwiyata Menteri LHK RI 2014
3.Sertifikat Eliminasi Malaria Menkes RI 2014
4.Penghargaan Pelayanan Publik “Indkes Kepuasan Masyarakat Se-Provinsi Jambi” untuk RSUD Abdul Manap Jambi 2014
5.Motivator RS Sayang Ibu dan Anak Tingkat Provinsi Jambi untuk RSUD Abdul Manap Jambi 2015
6.Piala Adipura oleh Presiden Jokowi 2014
7.Piala Adiupaya Puritama oleh Menteri PUPR 2014
8.Plakat Kalpataru oleh Menteri LHK 2014
9.Sanipura Award Utama dan Sanipura Award Khusus oleh Menko PMK 2014
10.Pakarti Utama III PHBS oleh ketua TP RKK 2014
11.Piala Wahana Tata Nugraha oleh Menhub 2014
12.Indonesia Road Safety Award oleh Menhub 2014
13.Satya Lencana Kebaktian Sosial oleh Presiden Jokowi
14.Penghargaan Pembina K3 oleh Menaker
15.Lencana Emas Adhi Bhakti Tani Nelayan Pratama oleh KTNA Nasional 2014
16. Bintang Jasa pratama oleh Presiden Jokowi 2019.

Jika dua tokoh Jambi yang elektabilitasnya dan popularitasnya ini berpasangan, akan memberikan warna pesta demokrasi di Provinsi Jambi lebih berkelas. Bakal paslon H Syarif Fasha - Dr Hj Elviana MSi akan memberikan jawaban pertumbuhan ekonomi dan pembangunan Provinsi Jambi kedepan. Semoga.(JPO-Asenk Lee Saragih) 


0 Komentar

Komentar Dilarang Melanggar UU ITE