Home » , , » Polres Bungo Selidiki Kasus Penyebab Tewasnya Pekerja Tambang Batu Bara

Polres Bungo Selidiki Kasus Penyebab Tewasnya Pekerja Tambang Batu Bara

Written By jambipos-online on Rabu, 16 Maret 2022 | 11:43

Tim Polres Bungo dan SAR saat mengevakuasi korban tewas pekerja PT. Kuansing Inti Makmur (KIM)  di Dusun Tanjung Belit, Kecamatan Jujuhan, Kabupaten Bungo, Kamis (10/3/2022). (IST)

Jambipos, Jambi-
Tim Penyidik Polres Bungo hingga kini masih melakukan penyelidikan kasus tewasnya dua pekerja PT Kuansing Inti Makmur (KIM) di lokasi penambangan batu bara di Dusun Tanjung Belit, Kecamatan Jujuhan, Kabupaten Bungo, Provinsi Jambi baru-baru ini. Hingga Rabu (16/3/2022) Tim Penyidik Polres Bungo sudah memeriksa 10 orang saksi.

Kapolres Bungo AKBP. Guntur Saputro melalui Kabid Humas Polda Jambi, Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol)  Mulia Prianto, SSos, SIK saat ditemui wartawan di Mapolda Jambi, Rabu (16/3/2022) mengatakan, pihak dari PT. KIM sudah dimintai keterangan untuk mendalami kasus tewasnya pekerja dilokasi tambang PT. KIM di Dusun Tanjung Belit, Kecamatan Jujuhan, Kabupaten Bungo, Kamis (10/3/2022).

Disebutkan, Polres Bungo masih melakukan pemeriksaan bersamaan dengan Inspektur Tambang ESDM Provinsi Jambi. Pada tahun 2020 lalu perusahaan tambang batu bara milik PT. KIM juga sempat memakan satu korban tewas tertimbun longso tambang batu bara di Kecamatan Jujuhan, Kabupaten Bungo, Jumat (16/10/2020).

Disebutkan, Polres Bungo saat ini masih melakukan penyelidikan setelah mengamankan tempat kejadian perkara (TKP). Lokasi kejadian juga sudah dipasang garis polosi untuk keperluan penyelidikan.

 “Yang sudah diperiksa saat ini baru 10 orang. Pihak perusahaan pasti diperiksa juga, karena lokasi kejadian masih di area perusahaan. Kita masih melakukan penyelidikan. Yang memeriksa kondisi tanah bukan polisi, tapi ahlinya yang akan menjelaskannya,” kata Mulia Prianto.

Terpisah, Humas PT. KIM, Farid saat dimintai wartawan keterangan menyebut sejumlah orang dari bagian tambang sudah diperiksa oleh polisi. Apapun hasil pemeriksaan nanti, pihak perusahaan akan menerimanya. 

“Kejadian yang menewaskan dua nyawa karyawan PT KIM tersebut merupakan kejadian alam, bukan dari kelalaian pihak perusahaan. Kita serahkan sepenuhnya kepada pihak kepolisian dan inspektur tambang untuk melakukan penyelidikan,” katanya.

Seperti diberitakan galasibot.co sebelumnya, dua orang karyawan PT.KIM di Kabupaten Bungo, Provinsi Jambi tewas tertimbun longsor saat bekerja. Sementara dua korban mengalami luka serius.

Keempat korban adalah Suhanda Mulya alias Wanda (33), Agus Setiyono (32), Pirna Irwansyah (35) dan Riwayat (42). Wanda dan Agus Setiyono kemudian ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Sementara Pirna Irwansyah patah tulang kaki. Dan riwayat hanya mengalami luka ringan dan trauma. Jenazah Wanda, Kamis (10/3/2022) pagi baru ditemukan oleh tim dari Polres Bungo dan tim SAR. (JP-Red) 
Share this article :

Posting Komentar

Komentar Dilarang Melanggar UU ITE

 

Copyright © 1998. Jambipos Hak Cipta PT JAMBI POS MULTI MEDIA