Home » , , » Drs H Abdullah Sani, MPdI: Selama Natal dan Tahun Baru Prokes Diperketat di Jambi

Drs H Abdullah Sani, MPdI: Selama Natal dan Tahun Baru Prokes Diperketat di Jambi

Written By jambipos-online on Jumat, 17 Desember 2021 | 16:39

Wakil Gubernur Jambi, Drs H Abdullah Sani, MPdI (dua dari kanan) didampingi Kapolda Jambi, Irjen Pol A Rachmad Wibowo (dua dari kiri) dan Danrem 042/Garuda Putih Brigjen TNI M Zulkifli, SIP, MM pada Rapat Koordinasi Lintas Sektoral Dalam Rangka Pengamanan Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 di Provinsi Jambi, di gedung Bhayangkara Siginjai Polda Jambi, Kota Jambi, Jumat (17/12/21). (Foto : KominfoJambi).

Jambipos, Jambi- Protokol kesehatan (prokes) harus tetap dilaksanakan secara ketat dalam segala kegiatan perayaan Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 (Nataru) mencegah bangkitnya kembali kasus Covid-19 klaster Nataru di Jambi. Perayaan Nataru di berbagai arena publik, termasuk rumah ibadah yang melibatkan banyak orang harus disertai disiplin penggunaan masker, mencuci tangan dengan sabun di air mengalir dan menjaga jarak. Kepatuhan terhadap prokes tersebut penting mencegah munculnya Covid-19 klaster Nataru. 

Hal tersebut diungkapkan Wakil Gubernur Jambi, Drs H Abdullah Sani, MPd pada Rapat Koordinasi Lintas Sektoral Dalam Rangka Pengamanan Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 di Provinsi Jambi, di gedung Bhayangkara Siginjai Polda Jambi, Kota Jambi,  Jumat (17/12/2021).

Turut hadir pada kesempatan tersebut, Wakil Gubernur Jambi, Drs H Abdullah Sani, MPdI, Kapolda Jambi,  Irjen Pol A Rachmad Wibowo, Komandan Komando Rayon Militer (Danrem) 042/Garuda Putih (Gapu) Brigjen TNI M Zulkifli, SIP, MM dan Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Jambi, Sapta Subrata, SH.

Abdullah Sani mengingatkan seluruh elemen masyarakat di Jambi, khususnya umat Kristen yang merayakan Nataru tidak sampai lalai terhadap prokes karena saat ini masih dalam kondisi pandemi Covid-19. Dalam situasi waspada Covid-19 saat ini, khususnya munculnya Covid-19 varian baru, omicron, setiap orang harus selalu menerapkan prokes mencegah penularan Covid-19 di Provinsi Jambi.

“Saya mengajak masyarakat mengawasi pelaksanaan prokes dalam aktivitas sehari hari, terutama aktivitas yang melibatkan banyak orang. Kita harus bersama-sama mengantisipasi mencegah peningkatan kasus Covid-19 selama Nataru. Jangan sampai terjadi lonjakan kasus Covid-19 selama Nataru ini. Kita tentunya mendambakan seluruh aktivitas masyarakat dapat berjalan dengan lancar dan aman, terutama dalam pelaksanaan Nataru,”katanya.

Dijelaskan, kasus Covid-19 di Provinsi Jambi selama dua bulan terakhir sudah mulai berhasil dikendalikan. Hal tersebut ditandai dengan kasus harian Covid-19 di Jambi yang rata-rata di bawah dua kasus selama November – Desember ini. Kondisi tersebut harus dipertahankan melalui kepatuhan melaksanakan prokes dan meningkatkan vaksinasi ke seluruh lapisan masyarakat.

Abdullah Sani mengatakan, vaksiansi dosis pertama di Provinsi Jambi hingga Jumat (17/12/2021) sudah mencapai 1.889.165 orang atau 70,33 % dan vaksinasi dosis kedua mencapai 1.339.090 (49,85 %). Capaian vaksinasi yang sudah melebihi 100 % di Jambi, yakni vaksinasi tenaga kesehatan. Total vaksinasi dosis pertama tenaga kesehatan mencapai 124,32 %, dosis kedua 118,09 %. Kemudian vaksinasi dosis pertama petugas publik mencapai 158,52 % dan dosis kedua 136,96 %.

Lebih lanjut dikatakan, vaksinasi yang sudah mencapai 100 % di 11 kabupaten/kota di Provinsi Jambi saat ini baru di Kota Jambi, yukni mencapai 100,62 %. Sedangkan vaksinasi di Kabupaten Tebo mencapai 81,35 %, Tanjungjabung Barat (74,48 %) dan Tanjungjabung Timur (68,68 %). Kemudian capaian vaksinasi di Kabupaten Muarojambi sekitar 66,96 %, Bungo (65,28 %), Batanghari (64,12 %), Merangin (59,09 %), Sarolangun (54,70 %), Kerinci (36,01 %) dan Kota Sungaipenuh (34,68 %).

Wakil Gubernur Jambi, Drs H Abdullah Sani, MPdI (kiri) didampingi Kapolda Jambi,  Irjen Pol A Rachmad Wibowo (kanan) memberikan keterangan pers terkait pengamanan Natal dan Tahun Baru seusai Rapat Koordinasi Lintas Sektoral Dalam Rangka Pengamanan Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 di Provinsi Jambi, di gedung Bhayangkara Siginjai Polda Jambi, Kota Jambi,  Jumat (17/12/2021). (Foto : KominfoJambi).

Optimistis

Abdullah Sani yakin, perayaan Nataru di Provinsi Jambi bisa berlangsung aman dan tertib melalui kebersamaan seluruh jajaran pihak terkait dan seluruh elemen masyarakat menciptakan situasi kondusif. Upaya bersama menjaga dan mewujudkan kondisi yang aman, kondusif dan stabil mulai menjelang Natal 2021 hingga pasca Tahun Baru 2022 penting agar seluruh rangkaian peringatan dan perayaan Natal 24 - 25 Desember 2021 dan Tahun Baru 1 Januari 2022 berjalan lancar.

“Guna mewujudkan situasi aman dan kondusif selama Nataru di Provinsi Jambi, kepolisian bersinergi dengan instansi terkait dan stakeholder (pemangku kepentingan) melaksanakan Operasi Lilin 2021. Saya mengharapkan Operasi Lilin 2021 ini bisa menjamin seluruh kegiatan Nataru sebaik-baiknya. Karena itu Operasi LIlin 2021 jangan dijadikan sekadar agenda rutin. Kewaspadaan harus terus ditingkatkan mengantisipasi aktivitas masyarakat yang berpotensi menimbulkan ancaman, gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat,”tuturnya.

Salah satu upaya yang bisa dilakukan menjamin situasi kondusif di tengah masyarakat selama Nataru, yakni tetap menjaga kestabilan harga bahan pokok, kelancaran distribusi bahan pokok, ketersediaan Bahan Bakar Minyak (BBM) dan kecukupan gas. Kelangkaan berbagai kebutuhan pokok tersebut rentan terhadap keamanan dan kekondusifan daerah pada masa Nataru.

“Karena itu seluruh jajaran terkait, pihak Pertamina, Hiswanamigas, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Bulog Jambi dan para pedagang perlu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat selama Nataru. Jadi bukan hanya keamanan yang perlu dijaga selama Nataru, tetapi kenyamanan masyarakat perlu diperhatikan. Kita harus memberikan pelayanan publik yang terbaik agar Nataru dapat berlangsung dengan lancar dan khidmat,”katanya.

Dijelaskan, ada beberapa hal yang perlu diantisipasi selama Nataru. Di antaranya ancaman terorisme dan radikalisme, penyalahgunaan narkoba, pesta minuman keras, aksi perusakan fasilitas umum, aksi kriminalitas, kemacetan dan kecelakaan lalu lintas, serta bencana hidrometeorologi yakni banjir dan tanah longsor sebagai dampak dari musim penghujan saat ini.

“Pemporv Jambi sendiri siap mendukung dan menyukseskan pelaksanaan Operasi Lilin 2021 guna menciptakan kondisi aman dan nyaman di Provinsi Jambi. Tugas ini merupakan tanggung jawab kita semua dan masyarakat. Jika kondisi Provinsi Jambi aman dan kondusif, tentunya akan sangat mendukung dalam proses pembangunan Provinsi Jambi kedepannya,”tambahnya.

Sementara itu, Kapolda Jambi Irjen Pol A Rachmad Wibowo pada kesempatan tersebut mengatakan, Polda Jambi siap menerjunkan sekitar 3.000 orang personil. Sekitar 1.528 orang personil dari jajaran Polri (Polda dan Polres 11/kabupaten kota di Jambi) dibantu 1.358 orang personil dari TNI (Korem 042/Gapu Jambi dan Kodim kabupaten/kota).

“Fokus utama pengamann Nataru, pelaksanaan ibadah perayaan Natal di gereja-gereja, Jumat – Minggu (24 – 26/12/2021), Akhir Tahun, Jumat (31/12/2021) dan Tahun Baru, Sabtu – Minggu  (1 – 2/1/2022). Selain itu kami juga meminta seluruh jajaran pengamanan Nataru di Jambi hingga ke kabupaten/kota menerapkan prokes,”katanya.

A Rachmad Wibowo juga meminta seluruh jajaran keamanan, pemerintah daerah dan stakeholders (pemangku kepentingan) di Provinsi Jambi meningkatkan kewaspadaan terhadap penularan Covid-19 varian baru, omicron selama masa Natal 2021 hingga Tahun Baru 2022 (Nataru). Untuk itu pengawasan terhadap warga pendatang ke Jambi maupun warga Jambi yang ke luar daerah diawasi secara ketat. Selain itu, pencapaian target vaksinasi juga diupayakan semaksimal mungkin guna membentuk herd immunity (kekebalan kelompok) masyarakat Jambi.

“Saya ingin menyampaikan atensi (perhatian) Presiden Joko Widodo (Jokowi) ketika beliau menyampaikan bahwa varian omicron sudah masuk di 88 negara pada saat zoom meeting , Kamis (16/12/2021). Bahkan di Indonesia juga sudah masuk dan sudah dirilis Menteri Kesehatan. Kemudian badan kesehatan dunia (World Health Organization/WHO) menyampaikan bahwa kemungkinan varian ini sudah masuk di seluruh negara,”katanya.(JP-/Matra/lee)
Share this article :

Posting Komentar

Komentar Dilarang Melanggar UU ITE

 

Copyright © 1998. Jambipos Hak Cipta PT JAMBI POS MULTI MEDIA