Info Terkini

10/recent/ticker-posts

Widget HTML

 


Gubernur Jambi Al Haris Minta Pelajar di Merangin Yakinkan Orang Tua Pentingnya Vaksinasi

Para pelajar di Bangko, Kabupaten Marangin, Provinsi bersama Gubernur Jambi, H Al Haris (tengah) seusai pelaksanaan vaksinasi massal untuk pelajar di daerah itu, Senin (20/9/2021). (Foto : KominfoJambi). 





Jambipos, Merangin-
Kurangnya kesedaran orang tua mengenai pentingnya vaksinasi menjadi salah satu kendala percepatan vaksinasi di Kabupaten Merangin, Provinsi Jambi. Kondisi tersebut membuat realisasi vaksinasi di Kabupaten Merangin saat ini baru mencapai 63.000 orang atau 42 % dari total 150.000 orang sasaran vaksinasi di daerah itu.

“Realisasi vaksinasi di Merangin saat ini baru mencapai 42 %. Saya mengharapkan vaksinasi di daerah ini  dipercepat agar mencapai 70 % di akhir tahun ini. Anak-anak sekolah atau remaja yang sudah divaksinasi diharapkan bisa meyakinkan orang tua mereka mengenai pentingnya vaksinasi,”kata Gubernur Jambi, H Al Haris ketika meninjau vaksinasi remaja dan pelajar beberapa sekolah menengah pertama (SMP) dan sekolah menengah atas (SMA) dan sederajat di Bangko, Kabupaten Merangin, Provinsi Jambi, Senin (20/9/2021).

Pada kesempatan tersebut, Al Haris meninjau vaksinasi di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) 1 Merangin, SMA Negeri 12 Merangin dan SMP Negeri 3 Merangin dan beberapa pondok pesantren.

Di hadapan para pelajar atau siswa, Al Haris mengatakan, vaksinasi Covid-19 penting untuk meningkatkan daya tahan tubuh agar tidak mudah terpapar Covid-19. Namun bukan berarti orang yang sudah divaksin kebal terhadap Covid-19. Kendati sudah divaksinasi, setiap orang harus tetap mematuhi protokol kesehatan, khususnya memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan dengan sabun di air mengalir.

Al Haris meminta para pelajar yang sudah divaksinasi mengajak seluruh siswa untuk ikut vaksinasi dan menyampaikan kepada keluarga pentingnya vaksinasi bagi tubuh Dengan demikian kalangan orang tua yang enggan divaksin bisa segera divaksinasi.

"Saya mengharapkan para pelajar yang sudah divaksinasi meyakinkan yakinkan orang tua pentingnya vaksinasi. Ajak mak, bapak, nenek, kakak ikut vaksinasi. Pulang ke rumah ajak keluarga vaksinasi. Jadi semuanya harus divaksinasi,”ujarnya.

Mengenai pembelajaran tatap muka, Al Haris mengatakan, pembelajaran tatap muka di Merangin harus dipersiapkan dengan matang. Pembelajaran tatap muka di daerah itu sudah bisa dilaksanakans karena Merangin sudah turun ke zona kuning (risiko rendah) penularan Covid-19.

Sementara itu, Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Merangin, M Arief mengatakan, kasus Covid-19 di Merangin hingga Senin (20/9/2021) sudah mencapai 1.678 kasus dan kasus meninggal sebanyak 92 kasus. Sedangkan pasien Covid-19 yang sembuh sekitar 1.572 orang dan sedang dirawat 12 orang.

Dikatakan, Kabupaten Merangin yang sejak sebulan lalu masuk zona merah (risiko tinggi) penularan Covid-19 dan menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 kini sudah turun ke zona kuning.(JP-Lee/Matra)

Berita Lainnya

Posting Komentar

0 Komentar