. Cegah Konflik, Warga Jambi Diminta Tak Terjebak Euforia Kemenangan Pilkada | Jambipos
Home » , , » Cegah Konflik, Warga Jambi Diminta Tak Terjebak Euforia Kemenangan Pilkada

Cegah Konflik, Warga Jambi Diminta Tak Terjebak Euforia Kemenangan Pilkada

Written By jambipos-online on Jumat, 11 Desember 2020 | 20:36


Jambipos, Jambi
-Masyarakat Jambi diminta tidak terjebak euforia kemenangan calon kepala daerah hasil hitung cepat (quick count) yang diumumkan beberapa lembaga survei. Pengumuman hasil pemungutan suara Pilkada Serentak 2020 yang dikeluarkan beberapa lembaga survei tersebut bisa memicu konflik antarpendukung pasangan calon kepala daerah karena hasilnya berbeda-beda. Hasil quick count yang berbeda antarlembaga survei membuat masyarakat bisa saling klaim kemenangan pasangan calon kepala daerah yang mereka dukung.

“Saya meminta seluruh warga masyarakat di Kabupaten Bungo menahan diri terkait pengumuman beberapa lembaga survei mengenai pemenang pilkada melalui hasil quick count. Segenap warga masyarakat Bungo kami harapkan menunggu hasil rekapitulasi resmi KPU Provinsi Jambi dan Kabupaten Bungo mengenai pemenang pilkada. Jangan hanya gara-garasaling klaim menang, warga menjadi ricuh,”kata Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bungo, Provinsi Jambi, Muhammad Bisri, Jumat (11/12/2020).

Menurut Muhammad Bisri, suasana politik di Bungo masih tetap panas pascapemungutan suara menyusul tingginya publikasi mengenai hasil quick count pilkada di media sosial (medsos) dan media massa. Hasil quick count tersebut dinilai bisa menjadi acuan, tetapi tidak bisa dijadikan kepastian mengenai kemenangan calon kepala daerah karena masih ada penghitungan secara manual yang dilakukan KPU.

“Karena itu kami mengharapkan seluruh tim dan pendukung semua calon kepala daerah tidak merayakan kemenangan calon yang mereka dukung dengan mengumpulkan massa. Hal tersebut bisa menimbulkan konflikdan juga memicu terjadinya penularan Covid-19,”katanya.

Secara terpisah, Kapolda Jambi, Irjen Pol A Rachmad Wibowo juga semua tim sukses dan pendukung calon kepala daerah di Jambi menahan diri terkait pengumuman lembaga survei mengenai kemenangan para pasangan calon kepala daerah. Warga masyarakat Jambi diharapkan tetap menunggu pasangan calon kepala daerah pemenang pilkada sesuai hasil penghitungan suara yang dilakukan KPU di Jambi.

“Saya mengimbau kepada segenap warga masyarakat Jambi, khususnya para pasangan calon dan tim sukses menunggu hasil pengitungan resmi dari KPU mengenai perolehan suara yang diraih setiap pasangan calon kepala daerah. Jangan sampai ada pengerahan massa untuk merayakan kemenangan pasangan calon kepala daerah yang dinyatakan unggul berdasarkan hasil quick count,”katanya.

A Rachmad Wibowo juga mengingatkan agar seluruh paangan calon kepala daerah di Jambi tetap komitmen terhadap pernyataan mereka sebelum pilkada, yaknisiap menang siap kalah. Untuk itu, para calon kepala daerah yang menang diharapkan tidak sampai melakukan kegiatan pengumpulan massa di tengah pandemic ini. Sebaliknya juga pasangan calon kepala daerahyang kalah tidak melakukan protes hasilpilkada dengan mengerahkan massa.

"Bila mana nanti ada yang tidak puas dengan hasil pilkada ini, kan sudah ada jalurnya yakni melalui Mahkamah Konstitusi. Jadi jalur hukum inilah yang harus ditempuh bila ada ketidak-puasan mengenai hasil pilkada,”katanya.

Saling Klaim

Sementara itu, dua pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Jambi, pasangan nomor urut 1, Cek Endra-Ratu Munawaro dan pasangan nomor urut 2, Al Haris – Abdullah Sani saling klaim kemenangan menyusul pengumuman hasil quick count perolehan suara pilkada yang dilakukan beberapa lembaga survei.

Pasangan Al Haris - Abdullah Sani mengklaim kemenangan karena berdasarkan hasil quick count yang dilakukan Lingkaran Survei Indonesia (Cikom-LSI), mereka meraih suara terbanyak, yakni 38,83 %. Sedangkan pasangan Cek Endra-Ratu Munawaroh meraih suara 36,88%.

Sedangkan pasangan Cek Endra - Ratu Munawarah mengklaim kemenangan karena hasik quick count yang dilakukan Charta Politica Indonesia menunjukkan mereka meraih suara 37,71%, mengalahkan pasangan Al Haris - Abdullah Sani yang meraih suara 36,97%. Hasil quick count yang dilakukan Pusat Polling Indonesia juga menempatkan pasangan Cek Enrda-Ratu Munawaroh peraih suara terbanyak, yakni 38,53%. Sedangkan pesaingnya, Al Haris - Abdullah Sani meraih suara 36,91%.

Menyikapi hasil survei tersebut, Calon Gubernur Jambi, AlHaris mengatakan, pihaknya tetap menunggu hasil resmi perolehan suara pilkada yang diumumkan KPU Provinsi Jambi.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang mendukung perjuangan kami selama pilkada ini. Mengenai hasil quick count yang menyatakan kami meraih suara terbanyak, kami sambut dengan baik. Namun kami meminta segenap pendukung kami tetap menunggu hasil pengumuman pengitungan suara yang dilakukan KPU Jambi,”katanya.(JP-SP)
Share this article :

Posting Komentar

Komentar Dilarang Melanggar UU ITE

Garis Tangan Ahmadi Zubir-Alvia Santoni Jadi Wali Kota dan Wali Kota Sungaipenuh

Garis Tangan Ahmadi Zubir-Alvia Santoni Jadi Wali Kota dan Wali Kota Sungaipenuh
Nyaris Gagal Maju Pilkada Karena Gerakan Rival Borong Partai

Bersyukur Sebagai Kader Alumni GMKI

Bersyukur Sebagai Kader Alumni GMKI
Tinggi Iman Tinggi Ilmu dan Tinggi Pengabdian #UtOmnesUnumSint. Robinson Hutapea.

Rasa Optimisme Pembangunan GKPS Tanah Kanaan Jambi Bersama St Radipoh Hasiholan Sinaga SH

Rasa Optimisme Pembangunan GKPS Tanah Kanaan Jambi Bersama St Radipoh Hasiholan Sinaga SH
KLIK Benner Untuk Beritanya

Sebesar Rp 211 Miliar Refokusing APBD Provinsi Jambi Seperti “Menggarami Laut”

Sebesar Rp 211 Miliar Refokusing APBD Provinsi Jambi Seperti “Menggarami Laut”
KLIK Benner Untuk Beritanya

Mengucapkan

Mengucapkan
HPN 2021
 

Copyright © 1998. Jambipos Hak Cipta PT JAMBI POS MULTI MEDIA