Info Terkini

10/recent/ticker-posts

Widget HTML

 


Libur Sekolah, Murid Tetap Belajar di Rumah

Siswa kelas IV SD Xaverius 2 Kota Jambi tengah belajar di rumah melalui aplikasi digital pada hari pertama Pemkot Jambi meliburkan sekolah untuk mengantisipasi persebaran virus korona, Selasa (17/3/2020). ( Foto Asenk Lee Saragih)
Jambipos, Jambi- Keputusan beberapa pemerintah daerah (Pemda) yang meliburkan sekolah di wilayahnya disambut beragam respons dari para orang tua dan siswa. Apalagi, sebagian besar sekolah sudah menyiapkan langkah antisipasi untuk mendorong siswa tetap belajar di rumah.

Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Jambi yang meliburkan seluruh sekolah PAUD, SD, SMP Sederajat mulai Selasa (17/3/2020) hingga 14 hari kedepan. Juga Gubernur Jambi H Fachrori Umar mengintruksikan untuk meliburkan SMA/SMK Sederajat di seluruh Provinsi Jambi. 

Banyak sekolah yang mempergunakan teknologi digital dan media sosial untuk memberikan tugas kepada murid. Seperti yang dilakukan di SD Xaverius 2 Kota Jambi dan SMPN 14 Kota Jambi, misalnya. Pihak sekolah menyarankan murid untuk belajar lewat Aplikasi “Ruang Guru” yang bisa diakses gratis karena kerjasama Menteri Pendidikan dengan pihak penyedia layanan aplikasi “Ruang Guru”.

Selain itu, tugas-tugas juga didistribusikan melalui grup Whatsapp kelas. Para siswa tinggal mengisi tugas tersebut di komputer, laptop, atau ponsel, lalu mengumpulkannya via Whatsapp.

“Dengan begini, anak-anak tetap belajar dan terpantau oleh sekolah. Jadi mereka enggak cepat bosan karena dua minggu di rumah terus,” kata C Mujito, Kepala Sekolah SD Xaverius 2 Kota Jambi, Selasa (17/3/2020).

Hal serupa juga dilakukan di sekolah SMPN 14 Kota Jambi. Kepala Sekolah SMPN 14 Kota Jambi, Bonarti Lubis SPd juga mengintruksikan kepada seluruh guru kelas untuk membuat tugas murid lewat  grup Whatsapp kelas. 

Pihak sekolah mengimbau dan mengingatkan orang tua melalui surat edaran yang disampaikan lewat grup Whatsapp, selama dua pekan siswa belajar jarak jauh tersebut, untuk bisa mendampingi proses belajar anak-anaknya.

Dalam surat edaran itu disebut saat kondisi darurat, komunikasi menggunakan grup Whatsapp ini dioptimalkan. Setiap hari pada pukul 10.30 WIB, wali kelas akan memberikan materi yang dapat dipelajari lewat grup WA tersebut.

“Belajar di rumah saja enggak enak sih karena tidak ketemu teman-teman di sekolah. Tapi karena ada korona, aku harus di rumah sampai korona reda. Untung ada Ruang Guru yang membantu belajar dirumah secara gratis pula," kata Ezer Twopama Manihuruk, Murid Kelas IV SD Xaverius 2 Kota Jambi.

Pendapat serupa juga dilontarkan Moses Juneri Manihuruk. Siswa kelas VII SMPN 14 Kota Jambi ini juga mendapatkan materi pelajaran dan tugas dari guru lewat WA grup.

Orang tua dari Ezer dan Moses berpandangan, pola belajar jarak jauh untuk mencegah penyebaran virus korona ini harus disikapi dengan bijak. Begitu pula adanya surat edaran sekolah yang mengimbau agar peserta didik tidak bepergian jika tidak mendesak.
"Iya tidak apa-apa, itu kan demi kebaikan kita semua. Makanya guru kasih tugas supaya anak-anak tetap belajar di rumah," kata Lisbet Sinaga, Ibunda Ezer dan Moses.

Orang tua Ezer dan Moses mengaku setuju terkait kebijakan untuk siswa belajar di rumah selama dua pekan. 

“Aku setuju apalagi kondisi sekarang ini saat banyak yang terjangkit virus korona. Sebagai orang tua jujur saja merasa was-was dengan kondisi ini," katanya.

Dengan anak-anak belajar di rumah, orang tua merasa lebih tenang karena tidak bertemu dengan banyak orang. Sekolah juga peduli dan mendukung program pemerintah untuk pencegahan, penyebaran dan memutusk mata rantai virus ini dengan meliburkan anak-anak. Sekolah juga mengingatkan supaya anak-anak berkegiatan di rumah saja.

Aplikasi Digital

Selain belajar melalui tugas-tugas dari sekolah, banyak juga orang tua yang mendorong anak-anaknya untuk belajar melalui aplikasi digital seperti Ruangguru, Zenius, dan Sekolahmu.

Ezer dan Moses menjadi salah satu yang mencoba belajar melalui aplikasi Ruangguru mulai Selasa (17/3/2020). Menurutnya, aplikasi itu bagus karena mudah digunakan dan punya grafis dan video yang menarik. “Soal-soal latihannya juga sesuai yang ada di sekolah,” katanya. (JP-Asenk Lee Saragih)

Berita Lainnya

Posting Komentar

0 Komentar